Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol. No. Mei 2025, pp. Analisis Rasio Likuiditas dan Profitabilitas pada PT Sumi Indo Kabel Tbk. Rika Kartika1. Sihabudin2. Robby Fauji3 Universitas Buana Perjuangan Karawang Article Info ABSTRAK Article history: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas dan profitabilitas pada PT Sumi Indo Kabel Tbk. selama periode 2019 sampai dengan 2023. Rasio likuiditas, seperti Current Ratio. Quick Ratio, dan Cash Ratio digunakan untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Sementara itu, rasio profitabilitas, seperti Return on Assets (ROA). Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE), dianalisis untuk mengukur kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan metodologi deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek likuiditas perusahaan, tergantung pada kondisi bisnis saat ini, dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang kinerja keuangan PT Sumi Indo Kabel Tbk. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas PT Sumi Indo Kabel Tbk. Menunjukan kondisi yang sangat baik yang disebabkan oleh peningkatan pinjaman bank dan pinjaman perusahaan. Di sisi lain, rasio profitabilitas menunjukkan peningkatan yang sangat kurang baik. Hal tersebut karena adanya kondisi yang tidak terduga yaitu pandemic COVID-19 yang berpengaruh pada laba sehingga Temuan mengindikasikan bahwa PT Sumi Indo Kabel Tbk. Memiliki kinerja keuangan yang sangat baik dan mampu mempertahankan likuiditas namun meiliki kinerja keuangan yang sangat tidak baik dalam mengoptimalkan profitabilitasnya. Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan keuangan serta bagi para investor dalam mengevaluasi potensi investasi di PT Sumi Indo Kabel Tbk. Received Jun 9, 201xx Revised Nov 20, 201xx Accepted Dec 11, 20xx Kata Kunci: Rasio Keuangan. Profitabilitas Likuiditas. Keywords: Financial Ratios. Profitability Liquidity. ABSTRACT This study aims to analyze financial performance using liquidity and profitability ratios at PT Sumi Indo Kabel Tbk. during the period 2019 Liquidity ratios, such as Current Ratio. Quick Ratio, and Cash Ratio are used to evaluate the company's ability to meet its short-term Meanwhile, profitability ratios, such as Return on Assets (ROA). Return on Investment (ROI) and Return on Equity (ROE), are analyzed to measure the company's performance in generating profits. The approach used in this study is quantitative and uses descriptive The findings of the study indicate that the company's liquidity aspect, depending on current business conditions, can provide a deeper picture of the financial performance of PT Sumi Indo Kabel Tbk. The results of the analysis show that the liquidity ratio of PT Sumi Indo Kabel Tbk. Shows a very good condition caused by an increase in bank loans and corporate loans. On the other hand, the profitability ratio shows a very poor increase. This is due to unexpected Journal homepage: https://wnj. westscience-press. com/index. php/jbmws Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science A 134 conditions, namely the COVID-19 pandemic which affects profits so that the company often experiences losses. These findings indicate that PT Sumi Indo Kabel Tbk. Having very good financial performance and able to maintain liquidity but having very poor financial performance in optimizing its profitability. This study provides useful insights for company management in making financial decisions and for investors in evaluating investment potential in PT Sumi Indo Kabel Tbk. This is an open access article under the CC BY-SA license. Corresponding Author: Name: Rika Kartika Institution: Universitas Buana Perjuangan Karawang Email: Mn20. rikakartika@mhs. PENDAHULUAN Dalam persaingan bisnis dan ekonomi yang semakin intens dan tidak dapat diprediksi pada era modern, keberhasilan perusahaan ditentukan oleh kemampuannya untuk bersaing dan Nilai penjualan perusahaan tidak bersifat tetap dalam kondisi perekonomian yang baik maupun buruk. perubahan dapat terjadi sewaktu-waktu oleh karena itu, untuk mempertahankan dan meningkatkan kesuksesan ekonomi, manajemen perusahaan perlu terus melakukan perubahan. Nilai perusahaan, yang melihat dalam harga saham, merupakan sinyal penting bagi investor. Harga saham yang lebih tinggi biasanya berhubungan dengan nilai perusahaan yang tinggi. Meningkatkan nilai perusahaan sangat penting karena berperan signifikan dalam menarik investor dan memastikan kelangsungan perusahaan. Perusahaan merupakan suatu badan usaha yang melakukan kegiatan dalam bidang bisnis dengan menyediakan barang atau jasa, diselenggarakan oleh orang perseorangan atau organisasi, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum untuk memperoleh suatu laba ataunilai manfaat bagi perusahaan. Dalam melakukan kegiatan bisnis, perusahaan membutuhkan sumber daya yakni meliputi manusia, uang, material, mesin, metode, dan pasar. (Wenda & Ditilebit, 2. Industri manufaktur secara umum tidak dapat lepas dari peran industry kabel. Kabel termasuk ke dalam industri manufaktur lebih spesifik lagi dalam subsektor industri elektronik dan Industri ini mencakup pembuatan berbagai jenis kabel, termasuk kabel arus listrik, kabel telekomunikasi, kabel serat optik, dan lain-lain yang digunakan dalam berbagai aplikasi seperti infrastruktur listrik, komunikasi, dan jaringan komputer. Industri kabel juga terkait erat dengan sektor konstruksi, otomotif, dan teknologi informasi. Bahkan dengan perkembangan jamanM memang, para pembuat kemasan dituntut untuk mampu berinovasi guna memenuhi permintaan dan mengikuti tren yang ada, terutama memasuki era industri 4. 0 dan harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. (Metalextra,2. Dengan memproduksi kabel listrik, telekomunikasi, dan kabel khusus seperti kabel sinyal dan kawat, sektor kabel di Indonesia telah membuktikan daya saingnya dalam pertumbuhan ekonomi saat ini. Dengan kapasitas produksi sebesar 450. 000 ton per tahun untuk kabel dan konduktor tembaga, serta 250. 000 ton per tahun untuk kabel dan konduktor aluminium, negara ini merupakan rumah bagi 54 produsen kabel yang berperan aktif dalam industri kabel listrik. (Menperin: TKDN Produk Kabel Tembus 95%. Wajib Dibeli, 2. Vol. No. Mei 2025: pp. Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science A 135 Salah satu perusahaan yang memproduksi konduktor, kabel listrik, kabel kendali, dan kabel telekomunikasi adalah PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI). Didirikan pada bulan Juli 1981 dengan nama PT Industri Kawat Indonesia di Tangerang (Bante. Badan usaha ini merupakan bagian dari Sumitomo Electric Group. Setahun setelah pendirian, nama perusahaan mengubah menjadi PT Indah Kabel Indonesia. Pada Januari 1991, perusahaan melakukan penawaran umum perdana (IPO), dan pada tahun 1999, nama perusahaan diganti lagi menjadi PT Sumi Indo Kabel Tbk. Selama bertahun - tahun, perusahaan terus mengembangkan berbagai produknya. Produksinya saat ini meliputi kabel tahan api, kabel telekomunikasi, kabel listrik tegangan menengah dan rendah, kabel instrumen untuk industri minyak dan gas, serta kabel kawat dan baterai untuk otomotif. (IDN Financial, 2. Dengan memeriksa laporan keuangan perusahaan, seseorang dapat mengetahui kinerja keuangan bisnis tersebut walaupun terdapat berbagai pendekatan untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan, penggunaan rasio keuangan yang sudah merupakan metode yang sering digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan keuangan suatu perusahaan. (Handayani, 2. Banyak sekali dampak dari kerugian bagi perusahaan jika perusahaan tidak melakukan pengukuran kinerja. dengan tidak melakukan pengukuran kinerja perusahaan tidak dapat melakukan evaluasi kinerja bagi karyawan. Evaluasi ini dilakukan untuk dapat mengukur suatu kualitas apakah sudah sesuai harapan atau bahkan tidak sesuai harapan. Bahkan hal ini dapat membuat motivasi karyawan menurun yang nantinya akan berdampak terhadap kualitas kinerja. Maka dari itu perlu dilakukannya pengukuran kinerja pada suatu perusahaan agar dapat mempertahankan kualitas itu sendiri. Secara umum, analisis rasio adalah proses penentuan rasio tertentu dari laporan keuangan dan menganalisis hasilnya. Bisnis dapat mengevaluasi kinerja mereka dalam hal profitabilitas, likuiditas, efisiensi, serta pengelolaan biaya dan uang menggunakan analisis keuangan ini. Dunia usaha dapat menggunakan rasio-rasio ini untuk melacak perubahan situasi keuangan mereka dan, dengan berbekal pengetahuan yang diperoleh, dapat memutuskan tindakan apa yang terbaik untuk Bisnis harus melakukan analisis rasio keuangan karena analisis ini memungkinkan mereka menentukan kesehatan keuangan organisasi secara nyata. Temuan dari analisis tersebut digunakan sebagai dasar untuk menilai manajemen, kinerja keuangan perusahaan, serta menentukan tindakan dan kebijakan yang diperlukan untuk pertumbuhan bisnis di masa depan (Erakipia & Gamaliel. Seorang pemimpin perusahaan juga dapat menggunakan analisis rasio untuk menginformasikan proses pengambilan keputusan mereka dengan mempertimbangkan tujuan organisasi dengan tantangan yang mungkin dihadapi di masa depan dalam studi ini, kinerja organisasi dievaluasi menggunakan kriteria seperti rasio likuiditas termasuk rasio kas, rasio cepat, dan rasio lancer serta rasio profitabilitas seperti return on equity (ROE), return on assets (ROA), dan return on investment (ROI). (Handayani, 2. Penelitian tentang kinerja keuangan sebelumnya juga pernah dilakukan kepada Perusahaan, yaitu pada KSP Kopdit Pintu Air . masih kurang dari standar nilai yang ditetapkan koperasi ini diyakini memiliki kinerja keuangan yang buruk atau kurang likuid. Hal ini disebabkan oleh beban utang koperasi yang saat ini jauh melebihi aset yang dimiliki. Oleh karena itu, alat likuid koperasi kurang untuk menutupi hutang jangka pendeknya. Ini menunjukkan bahwa aset perusahaan saat ini tidak memadai untuk melunasi seluruh utang jangka pendeknya. Penelitian Alpius Wenda dan Nobebertha Ditilebit . yang meneliti PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. perhitungan keseluruhan rasio-rasio hampir keseluruhan menunjukan fluktuasi. Perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya serta menghasilkan keuntungan, meskipun rasio lancar dan rasio cepatnya berada di bawah standar industri. Sementara itu, margin keuntungan perusahaan berada dalam batas norma industri. Namun, rasio laba atas ekuitas (ROE) dan rasio laba atas aset (ROA) perusahaan berada di bawah standar industri. Vol. No. Mei 2025: pp. Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science A 136 Berdasarkan penjelasan diatas, penulis ini memiliki maksud dan tujuan untuk mengamati kinerja keuangan pada PT Sumi Indo Kabel Tbk. Jl. Gatot Subroto Km. 7,8. Kel. Pasir Jaya Kec. Jatiuwung. Tangerang 15135, pada tahun 2019 sampai dengan 2023 ditinjau dari analisis rasio keuangan likuiditas dan profitabilitas. TINJAUAN PUSTAKA 1 Manajemen Keuangan Menurut Sartono . Istilah "manajemen keuangan" mengacu pada pengelolaan keuangan, yang mencakup upaya mengumpulkan dana untuk pembiayaan atau pengeluaran investasi, serta distribusi dana yang efisien di antara berbagai sarana investasi. Sedangkan menurut Suad Husnan . Seluruh fungsi keuangan dikelola melalui proses pengelolaan keuangan yang (Gustika, 2. 2 Likuiditas Salah satu metode untuk menila kemampuan perusahaan untuk melunasi utang jangka pendek dapat dinilai dengan menggunakan rasio likuiditas. Dengan memantau likuiditas dan menentukan seberapa banyak aset lancar perusahaan dapat digunakan agar membayar utang jangka pendek yang akan segera jatuh tempo, rasio lancar memberikan manfaat yang signifikan. (Sugiono & Untung, 2. 3 Profitabilitas Profitabilitas menurut Sofyan Syafri Harahap . sebagai Aukas dan operasi yang mencerminkan kapasitas suatu bisnis untuk menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan semua sumber dayanya, termasuk uang, personel, dan cabang bisnis. Ay Sementara itu, menurut Brigham dan Houston . , profitabilitas ialah hasil dari berbagai peraturan dan putusan Evaluasi oleh para spesialis ini memungkinkan penilaian terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan asetnya sendiri. 4 Kinerja Keuangan Sebagaimana dikemukakan oleh Fahmi . "Kinerja keuangan ialah analisis yang digunakan agar mengevaluasi sebisa mana perusahaan mematuhi dan menerapkan aturan menjalankan keuangan dengan efektif dan tepat" . id, 2. KERANGKA BERFIKIR Kesimpulan tentang keadaan keuangan perusahaan dapat diambil dari analisis laporan Peneliti akan fokus pada kinerja keuangan perusahaan, terutama dalam hal profitabilitas dan likuiditas, seperti yang tercermin dalam data laporan keuangan PT Sumi Indo Kabel Tbk. Analisis ini akan memberikan wawasan tentang efisiensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan serta kemampuannya untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, berdasarkan neraca dan laporan laba rugi selama periode lima tahun, dari tahun 2019 hingga Menurut Hery . , laporan keuangan berfungsi sebagai media komunikasi antara dunia usaha dan pihak perusahaan yang berkepentingan, memberikan wawasan mengenai kesehatan keuangan perusahaan melalui kinerja yang ditunjukkan dalam laporan tersebut. Kinerja keuangan PT Sumi Indo Kabel Tbk. Alat analisis rasio keuangan seperti yang terlihat pada gambar digunakan untuk memeriksa laporan keuangan sebagai berikut: Vol. No. Mei 2025: pp. A 137 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Gambar 1. Kerangka Berfikir METODE PENELITIAN 1 Pendekatan Penelitian Penelitian yang dilakukan bersifat kuantitatif dan menggunakan metodologi deskriptif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang diwakili dengan menggunakan skala atau angka Teknik deskriptif meliputi pengumpulan, pengorganisasian, dan penyajian data observasi sedemikian rupa sehingga memudahkan pihak lain untuk memahami hakikat atau karakteristik suatu hal berdasarkan data penelitian. (PT Sumi Indo Kabel Tbk. Tujuan pengumpulan data adalah untuk menampung informasi yang diperlukan guna mencapai tujuan penelitian. Alat untuk mengumpulkan data disebut instrumen pengumpul data. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dan menggunakan metodologi deskriptif, yang didasarkan pada data yang dikumpulkan oleh penulis dan melibatkan analisis masalah melalui perhitungan numerik dari temuan penelitian. Data tersebut kemudian dikategorikan dan dianalisis untuk memberikan wawasan yang mendalam Dalam penelitian ini mengukur hasil kerja keuangan perusahaan yang menggunakan dua variabel utama, yaitu rasio profitabilitas dan rasio likuiditas. 1 Ditinjau dari Likuiditas Dalam menganalisis likuiditas, beberapa rasio yang umum digunakan termasuk rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas. Rasio-rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa baik perusahaan dapat mengakses aset likuid untuk memenuhi tanggung jawab jangka (Ompusunggu & Febriani, 2. Berikut ini yang termasuk dalam rumus yang disebut rumus rasio likuiditas: Rasio Lancar (Current Rati. Current Ratio (Rasio Lanca. Rasio ini dihitung dengan membagi total tanggung jawab jangka pendek . urrent liabilitie. dengan total aset lancar . urrent asset. Indikator ini, yang dikenal sebagai rasio likuiditas jangka pendek, memberikan gambaran tentang sejauh mana asset lancar dapat menutupi tanggung jawab jangka pendek yang harus dipenuhi dalam periode waktu yang relatif singkat. (Kasmir,. Rumusnya adalah sebagai berikut : yaycoycycnycyca yaycaycuycaycayc yaycycycyceycuyc ycIycaycycnycu = ycu 100% ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc (Kasmir,2016:. Vol. No. Mei 2025: pp. A 138 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science . Rasio Cepat (Quick Rati. Quick Ratio (Rasio Cepa. adalah rasio yang mengukur jumlah asset likuid yang tersedia untuk membayar kewajibam saat ini. Akibatnya, persediaan harus dikurangi dari asset lancar sebagai asset lancar yang kurang likuid Rumusnya adalah sebagai berikut: yaycoycycnycyca yaycaycuycaycayc Oe ycEyceycycyceyccycnycaycaycu ycEycycnycayco ycIycaycycnycu = ycu 100% ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc (Kasmir, 2016:. Rasio Kas (Cash Rati. Cash ratio adalah kelebihan perusahaan dalam menyelesaikan kewajiban dengan kas yang dimilikinya saat ini dan surat berharga yang bisa cepat diperoleh diukur dengan rasio kasnya. Rumusnya adalah sebagai berikut : yaycayc yayceyceyco ycEycnycycycaycuyci yaycaycEa ycIycaycycnycu = ycu 100% ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc (Kasmir,2016:. 2 Ditinjau dari Profitabilitas Rasio profitabilitas adalah daya tampung suatu bisnis untuk menghasilkan keuntungan. (Ompusunggu & Febriani, 2. Return On Asset (ROA) Return On Assets (ROA) adalah Profitabilitas aset perusahaan secara keseluruhan diukur dengan laba atas aset (ROA. Manajer, investor, dan analis dapat menggunakan ROA untuk menilai seberapa berpengaruh manajemen perusahaan dalam memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan ROA dinyatakan pada bentuk persentase, dan semakin tinggi ROA, semakin menguntungkan perusahaan tersebut. Rumusnya adalah sebagai berikut : yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycyceycayceycoycyco ycyycaycycayco ycIycCya = ycu 100% ycNycuycycayco yaycoycycnycyca . (Kasmir,2016:. Return On Investment (ROI) Return on Investment (ROI) merupakan rasio yang menunjukkan seberapa baik manajemen mampu mengelola asetnya guna menghasilkan laba bersih yang diperlukan. Rumusnya adalah sebagai berikut : yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycyceycyceycoycaEa ycyycaycycayco ycIycCya = ycu 100% ycNycuycycayco yaycoycycnycyca . (Kasmir,2016:. Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE), adalah angka yang menilai berapa banyak uang yang dihasilkan pemilik atau pemegang saham suatu perusahaan atas investasi mereka. Rumusnya adalah sebagai berikut : yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycyceycyceycoycaEa ycyycaycycayco ycIycCya = ycu 100% yaycoycycnycycayc . cAycuyccycayco ycIyceycuyccycnycyc. (Kasmir,2016:. 2 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi. Teknik ini mencakup pengumpulan informasi teoretis dari berbagai sumber, seperti publikasi, buku perkuliahan, bahan penelitian, serta dokumen-dokumen seperti neraca dan laporan laba rugi Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan karakteristik data secara sistematis dan akurat. Analisis deskriptif ini bertujuan Vol. No. Mei 2025: pp. A 139 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science untuk memberikan informasi dan gambaran yang jelas tentang subjek yang diteliti melalui proses pengumpulan, klasifikasi, penjelasan, dan analisis data. Dalam hal ini, penulis memanfaatkan data dari neraca dan laporan laba rugi perusahaan untuk menghitung rasio likuiditas dan profitabilitas sesuai dengan kriteria yang berlaku. Perhitungannya didasarkan pada faktor finansial, yaitu rasio likuiditas . ancar, cepat, dan tuna. dan rasio profitabilitas (ROA. ROE, dan ROI). HASIL DAN PEMBAHASAN Rasio Likuiditas Current Ratio Quick Ratio Cash Ratio Tabel 1. Standar Rasio Likuiditas Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik >200% >150% >150% 150% - 200% 100% - 150% 100% - 150% 75% - 100% 100% - 150% 75% - 100% Sumber : Kasmir . 75% - 100% 50% - 75% 50% - 75% Tidak Baik <75% <50% <50% 1 Analisis Current Ratio Perhitungan Current Ratio: yaycoycycnycyca yaycaycuycaycayc ycu 100% yaycycycaycuyci yaycaycuycaycayc Tabel 2. Perhitungan Current Ratio Periode 2019-2023 Hutang Lancar Current Ratio Aktiva Lancar (R. (R. (%) 271,40% yaycycycyceycuyc ycIycaycycnycu = Tahun Kriteria Sangat Baik 292,06% Sangat Baik 203,46% 137,55% 149,21% Sangat Baik Cukup Baik Cukup Baik Berdasarkan tabel 2 diatas dapat dilihat bahwa PT. Sumi Indo Kabel Tbk. pada tahun 2019 memiliki current ratio sebesar 271,40%. Selanjutnya pada tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 20,66% dibanding dengan tahun 2019. Hal tersebut disebabkan karena menurunnya piutang dan persediaan serta menurunnya hutang pajak dan liabilitas lainnya. Pada tahun 2021 current ratio mengalami penyusutan sebesar 88,59% dibanding tahun 2020. Pada tahun 2022 current ratio mengalami penyusutan sebesar 65,92%. Kemudian pada tahun 2023 current ratio kembali mengalami peningkatan sebesar 11,67% hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan hutang usaha dan pinjaman bank jangka pendek. Kenaikan aktiva lancar dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 disebabkan karena meningkatnya inventoris piutang usaha, namun disertai dengan menurunnya kas dan setara kas. Selama lima tahun terakhir, perusahaan menunjukkan performa yang fluktuatif dalam mengelola likuiditasnya. Ditunjukkan dengan adanya beberapa peningkatan dan penurunan tiap Ratio Lancar yang konsisten tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan secara keseluruhan memiliki likuiditas yang kuat dan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek dengan Tahun 2020 menunjukkan peningkatan signifikan dalam likuiditas, yang memberikan perusahaan keamanan dan fleksibilitas keuangan yang lebih besar. Namun, perusahaan harus tetap memonitor pengelolaan aset dan kewajiban lancar untuk menjaga atau meningkatkan rasio ini di masa depan. 2 Analisis Quick Ratio Perhitungan Quick Ratio: Vol. No. Mei 2025: pp. A 140 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science ycEycycnycayco ycIycaycycnycu = Tahun yaycoycycnycyca yaycaycuycaycayc Oe ycEyceycycyceyccycnycaycaycu ycu 100% yaycycycaycuyci yaycaycuycaycayc Tabel 3. Perhitungan Quick Ratio Tahun 2019-2023 Aktiva Lancar Ae Hutang lancar Quick persediaan (R. (R. Ratio (%) Kriteria 156,42% Sangat Baik 185,59% Sangat Baik 119,90% Baik 73,74% Kurang Baik 85,31% Cukup Baik Pada tabel diatas dapat dilihat quick ratio nya cenderung fluktuatif. Quick ratio tahun 2019 adalah sebesar 156,42%. Kemudian ditahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 29,18%. Tahun 2021 hingga tahun 2022 quick ratio terus mengalami penurunan masing-masing sebesar 65,69% dan 46,16% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun ditahun 2023 quick ratio kembali mengalami kenaikan sebesar 11,57% dibanding dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena cadangan telah jaminan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko kerugian lainnya bersadarkan suatu paket polis tersentu. Selama lima tahun terakhir, meskipun fluktuatif tapi perusahaan menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam mengolah likuiditasnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan maupun penurunan tiap tahunnya dan peningkatan signifikan terjadi pada Secara keseluruhan, quick ratio yang tinggi selama tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa perusahaan memiliki manajemen likuiditas yang sangat baik dan yang memiliki kemampuan yang permanen untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya tanpa mengalami kesulitan 3 Analisis Cash Ratio Perhitungan Cash Ratio : yaycayc yayceyceyco ycEycnycycycaycuyci yaycaycEa ycIycaycycnycu = ycu 100% ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc Tabel 4. Perhitungan Cash Ratio Tahun 2019-2023 Hutang Lancar Kriteria Tahun Kas Efek piutang (R. Cash Ratio (%) (R. 155,50% Sangat Baik 184,34% Sangat Baik 117,32% Baik 73,11% Cukup Baik 84,59% Cukup Baik Pada tabel diatas dapat dilihat cash ratio nya cenderung fluktuatif. Cash ratio tahun 2019 adalah sebesar 155,50%. Kemudian ditahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 28,84% hal tersebut disebabkan oleh penurunan pada hutang lancar. Tahun 2021 hingga tahun 2022 cash ratio terus mengalami penurunan masing-masing sebesar 67,03% dan 44,20% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mana dengan hal tersebut disebabkan oleh menurunnya piutang dan kas. Tetapi ditahun 2023 cash ratio kembali mengalami peningkatan sebesar 11,47% dibandingkan tahun Hal tersebut sejalan dengan peningkatan pada piutang dan kas yang terjadi pada tahun Vol. No. Mei 2025: pp. A 141 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Secara keseluruhan, cash ratio perusahaan tetap berada pada level yang sangat baik selama lima tahun tersebut, kewajiban jangka pendeknya dengan nyaman akan mencerminkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya. Tabel 5. Standar Rasio Profitabilitas Rasio Likuiditas Sangat Baik Cukup Kurang Baik Tidak Baik Baik Baik Return on Asset >20% 15% - 20% 10% - 15% 5% - 10% <5% Return on Investmen >30% 20% - 30% 10% - 20% 5% - 10% <5% Return on Equity >40% 30% - 40% 20% - 30% 10% - 20% <10% Sumber: Kasmir,2016 4 Analisis Return On Assets (ROA) Perhitungan: Return On Assets : yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycIyceycayceycoycyco ycEycaycycayco ycIyceycycycycu ycCycu yaycycyceycyc . cIycCy. = ycU 100% ycNycuycycayco yaycoycycnycyca . Tabel 6. Perhitungan Return On Assests Tahun 2019-2023 Laba Bersih Sebelum Pajak Return on Kriteria Tahun Total Aktiva (R. (R. Assets (%) 3,02% Sangat Kurang 3,91% Sangat Kurang -1,70% Sangat Kurang -0,66% Sangat Kurang 3,71% Sangat Kurang Berdasarkan hasil penjumlahan diatas, dapat di lihat bahwa ROA sempat mengalami penurunan serta beberapa kali mengalami peningkatan. Seperti pada tahun 2019 ROA nya adalah sebesar 3,02% yang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2020 yaitu sebesar 0,89%. Selanjutnya terjadi penurunan ditahun 2021 dimana nilai ROA menurun 5,61% dibandingkan dengan tahun sebelumnya hal tersebut dikarenakan perusahaan mengalami kerugian dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berjalan. Kondisi serupa juga terjadi ditahun 2022 dimana perusahaan kembali mengalami kerugian. Selain itu, peningkatan penjualan kabel listrik serta efisiensi biaya mampu meningkatkan nilai ROA di tahun 2022 jika dibandingkan dengan tahun 2021. Kemudian pada tahun 2023 perusahaan mulai kembali stabil dengan perolehan laba sebesar Rp4. 102, namun hal tersebut masih belum mampu meningkatkan nilai profitabilitas perusahaan. Secara keseluruhan, perusahaan mengalami penurunan efisiensi penggunaan aset dari tahun 2019 hingga tahun 2023. Penurunan ini dikarenakan factor peningkatan biaya yang dilakukan pada PT Sumi Indo Kabel Tbk. 5 Analisis Return on Investment (ROI) Perhitungan Return on Investment: ycoycaycayca yaAyceycycycnEa ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco ycIyceycycycycu ycCycu yaycuycyceycycycoyceycuyc . cIycCya ) = ycu 100% ycNycuycycayco yaycoycycnycyca. Tabel 7. Perhitungan Return on Investment (ROI) Tahun 2019-2023 Return on Laba Bersih Setelah Pajak Kriteria Aktiva (R. Inventment Tahun (R. (%) Sangat Kurang 2,23% 2,56% Sangat Kurang -1,37% Sangat Kurang -0,41% Sangat Kurang Vol. No. Mei 2025: pp. A 142 Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science 2,94% Sangat Kurang Dapat dilihat tabel diatas dapat diketahui bahwa ROI sempat mengalami penurunan serta beberapa kali mengalami peningkatan. Seperti pada tahun 2019 ROI nya adalah sebesar 2,23% yang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2020 yaitu sebesar 0,33%. Selanjutnya terjadi penurunan ditahun 2021 dimana nilai ROI menurun sebesar 3,93% dibandingkan dengan tahun Kemudian peningkatan terus terjadi ditahun 2022 sampai dengan tahun 2023 yang masing-masing sebesar 0,96% dan 3,35% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa ROI terus mengalami penurunan dari 2019 ke 2023. Penurunan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor seperti penurunnya laba rugi atau faktor eksternal lainnya. 6 Analisis Return on Equity (ROE) Perhitungan Return on Equity : yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco ycIyceycycycycu ycCycu yaycycycnycyc . cIycCya ) = ycu 100% yaycoycycnycycayc . cAycuyccycayco ycIyceycuyccycnycycn ) Tabel 8. Perhitungan Return on Equity (ROE) Tahun 2019-2023 Laba Bersih Setelah Pajak Return on Kriteria Ekuitas (R. Tahun (R. Equity(%) Sangat Kurang 3,10% 3,38% Sangat Kurang -1,94% Sangat Kurang -0,68% Sangat Kurang 4,98% Sangat Kurang Dapat disimpulkan tabel diatas dapat diketahui bahwa ROE juga sempat mengalami penurunan serta beberapa kali mengalami peningkatan. Seperti pada tahun 2019 ROE nya adalah sebesar 3,10% yang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2020 yaitu sebesar 0,28%. Selanjutnya terjadi penurunan ditahun 2021 dimana nilai ROE menurun sebesar 5,32% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kemudian peningkatan terus terjadi ditahun 2022 sampai dengan tahun 2023 yang masing-masing sebesar 1,26% dan 5,67% jika dibandingkan dengan tahun Secara keseluruhan, secara konsisten dari tahun 2019 sampai dengan 2023 perusahaan menunjukkan performa yang sangat kurang baik. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi keuangan perusahaan yang beberapa kali mengalami kerugian. KESIMPULAN Rasio likuiditas selama lima tahun, yaitu dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2021 berada pada kondisi yang sangat baik yang mana perusahaan mampu menutup semua hutang usaha dengan asset yang dimilikinya dengan sangat baik. Namun demikian, pada tahun 2022 hingga 2023. Rasio Lancar dan Rasio Cair menunjukkan kondisi yang sangat baik. Hal ini disebabkan oleh peningkatan pinjaman bank dan pinjaman perusahaan pada tahun 2022, serta adanya asuransi persediaan yang melindungi dari kerugian akibat kebakaran dan bahaya lainnya pada tahun 2023. Rasio profitabilitas selama 5 tahun periode penelitian berada pada kondisi yang sangat kurang baik. Hal tersebut karena adanya kondisi yang tidak terduga yaitu pandemic COVID-19 yang berpengaruh pada laba sehingga perusahaan seringkali mengalami kerugian. SARAN Untuk memperoleh likuiditas yang cukup, bisnis harus meningkatkan penjualan tunai dan mempercepat pengumpulan piutang guna meningkatkan pendapatan. Jika pertumbuhan Vol. No. Mei 2025: pp. Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science A 143 pendapatan terus berlanjut, aset perusahaan akan meningkat, dan bisnis akan lebih mudah memenuhi kewajiban langsungnya. untuk memenuhi komitmen jangka pendeknya. Untuk peningkatan profitabilitas perusahaan sebaiknya meningkatkan penjualan adalah cara terbaik untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan, sekaligus menurunkan biaya operasional dengan demikian bisnis yang menguntungkan akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan. DAFTAR PUSTAKA