138 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Akuntansi Keperilakuan Dalam Perspektif Sistem Informasi Akuntansi Suci Dwi Mulia1. Rona Lianti2 Universitas Muhammadiyah Riau E-mail: 190301039@student. Article History: Received: 13 Desember 2022 Revised: 22 Desember 2022 Accepted: 22 Desember 2022 Keywords: Akuntansi perilakum Sistem Informasi Akuntansi Abstract: Perilaku audit terhadap kasus PT. Garuda Indonesia yang mendapati pengakuan yang tidak wajar pada laporan keuangan dan juga pembuatan laporan keuangan dari tahun sebelumnya yang menanggung kerugian menjadi untung pada tahun selanjutnya memberikan spekulasi bahwa dalam bekerja auditor tidak terbebas dari tekanan yang berasal dari pihak manapun, sehingga auditor menyalahi aturan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa adanya tindakan manipulasi laporan keuangan yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia (Perser. Tbk. Penelitian ini menggunakan strategi penulisan berupa membahas studi kasus yang telah ditulis peneliti terdahulu tentang fraud yang dilakukan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dijelaskan secara deskriptif dengan menggunakan ketentuan dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Data yang digunakan untuk analisis rasio adalah data pelaporan keuangan PT Garuda Indonesia (Perser. Tbk tahun 2016-2018. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya tindakan manipulasi laporan keuangan yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia (Perser. Tbk. yang dapat mengelabui investor tentang kinerja dan posisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. PT Garuda Indonesia Tbk pada tahun 2018 banyak mendapat sorotan publik terkait aksi manipulasi laporan keuangan pada akun pendapatan yang tidak sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. PENDAHULUAN Setiap kali pemangku kepentingan membuat keputusan, pasti membutuhkah sebuah analisis neraca yang menggambarkan situasi aktual mutlak. Tentunya untuk menganalisis laporan keuangan suatu perusahaan membutuhkan seorang analis yang benar-benar paham mengenai hal Analis yang benar-benar mengetahui subjek haruslah mereka yang memiliki perilaku dan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 sikap yang baik. Tujuan akuntansi perilaku adalah untuk menjelaskan, mengantisipasi, dan mengendalikan dampak dari proses akuntansi dan informasi yang dihasilkan oleh akuntansi pada perilaku manusia (Susanti et al. , 2. Hal ini sesuai dan konsisten dengan itu. Sistem informasi akuntansi adalah Ausekumpulan dua atau lebih komponen atau subsistem yang saling berhubungan yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama . ommon purpos. Ay. (Elisabeth, 2. Akuntansi perilaku . ehavioral accountin. adalah ilmu akuntansi yang digabungkan dengan ilmu-ilmu sosial dalam mempelajari efek dari perilaku manusia sehingga dapat mempengaruhi data akuntansi dan pengambilan keputusan dalam bisnis maupun usaha. Mengenai perilaku, perlu dipahami bahwa akuntansi muncul dari interaksi sosial seperti: Manusia menghasilkan jasa/barang dan perdagangan . ang melahirkan akuntansi keuanga. atau berinteraksi dengan pemerintah untuk memenuhi Kewajiban pajak . engarah ke akuntansi paja. atau interaksi antar pemerintah ada regulasi . ang memunculkan akuntansi sektor publi. atau interaksi manajer dengan menggunakan informasi keuangan dari akuntansi . ang memunculkan akuntansi manajeme. Dari paparan interaksi sosial yang telah disebutkan, maka yang akan dibahas kali ini adalah keterkaitan antara keperilakuan dalam sistem informasi akuntansi, bentuk sikap terhadap perilaku penggunaan informasi akuntansi, bagaimana persepsi pengguna perilaku menggunakan informasi akuntansi ini adalah tindakan baik atau jahat (Agriyanto, 2. Tidak dapat dipungkiri bahwa self interest adalah pemicu utama yang mempengaruhi hasil pelaporan dan pengambilan keputusan di suatu perusahaan. Tujuan penerapan SIA sebagai berikut : Dapat memberikan informasi untuk merencanakan, mengarahkan, mengevaluasi dan meningkatkan kegiatan. Informasi yang baik harus disajikan secara lengkap, relevan, tepat waktu, dan bebas dari kesalahan. Sebagai tolak ukur pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang sangat baik membantu untuk pengambilan keputusan. Dapat memberikan informasi kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai informasi bagi pemilik usaha maupun pihak lain (Ismunawan, 2. Riset yang memprediksi perilaku audit terhadap kasus PT. Garuda Indonesia yang mendapati pengakuan yang tidak wajar pada laporan keuangan dan juga pembuatan laporan keuangan dari tahun sebelumnya yang menanggung kerugian menjadi untung pada tahun selanjutnya seakan memberikan spekulasi bahwa dalam bekerja auditor tidak terbebas dari tekanan yang berasal dari pihak manapun, sehingga auditor menyalahi aturan yang ada (Septiananda, 2. Ekplorasi terhadap informasi akuntansi dan prilaku audit dapat mengembangkan dan menggali hubungan sebab akibatnya (Azmi et al. , 2. Informasi akuntansi yang dianggap sebagai sebab dan perilaku audit yang dianggap sebagai akibat atau sebaliknya. Dengan menerapkan sistem informasi akuntansi untuk perusahaan, nilai tambah bagi pengguna dalam penyediaan informasi keuangan untuk perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan perusahaan dan berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan . inerja keuangan dan non keuanga. ( Romney & Steinbart, 2. Menurut Sutrisno . , kinerja keuangan suatu perusahaan adalah kinerja yang telah dicapainya selama periode waktu tertentu dan mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan Untuk meningkatkan kinerja, manajemen harus mampu mengidentifikasi peluang, mengidentifikasi masalah, dan memilih dan menerapkan proses koordinasi dengan tepat. Manajemen juga memiliki tugas untuk menjaga kelangsungan hidup dan pengendalian bisnis. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Untuk mencapai tujuan ini diperlukan sistem informasi akuntansi yang terarah dan terintegrasi dengan baik. LANDASAN TEORI Akuntansi Keperilakuan Lubis, . mendefinisikan akuntansi perilaku sebagai sub-disiplin ilmu akuntansi yang mencakup berbagai aspek perilaku manusia yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan Selain itu, menurut Binberg dan Shields . Lubis . mengkategorikan penelitian akuntansi perilaku menjadi lima aliran: pengendalian manajemen, pengolahan informasi akuntansi, desain sistem informasi, penelitian audit, dan sosiologi organisasi . osiologi organisas. Perkembangan penelitian akuntansi perilaku pada awalnya menekankan pada aspek akuntansi manajemen, terutama dalam proses penganggaran. Namun, ruang lingkupnya terus berkembang, bergeser ke akuntansi keuangan, sistem informasi akuntansi, dan audit. Ruang Lingkup Akuntansi Keperilakuan Menurut Lord . ruang lingkup akuntansi keperilakuan meliputi : Akuntansi dalam konteks organisasional. Budget. Pemrosesan informasi individual (Human Information Processin. Teori kontinjensi Fungsi dan Peran Akuntansi Keperilakuan Peran akuntansi perilaku adalah untuk memperdalam kegunaan akuntansi. mengirimkan informasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Untuk pengambilan keputusan berkualitas yang berhasil, pasti memerlukan laporan untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi yang relevan. Kemajuan dalam teknologi pengukuran perilaku telah memungkinkan akuntan dalam pengambilan keputusan untuk memperluas cakupan informasi ke semua aspek perilaku organisasi. (Eni Endaryati, 2. Sistem Informasi Akuntansi Menurut Turner. Weickgenannt, & Copeland . , sistem informasi akuntansi adalah proses pengumpulan data akuntansi dari proses bisnis, mencatat data akuntansi dalam catatan yang sesuai, dan memproses data akuntansi secara rinci dengan mengklasifikasikannya. , merangkum, meringkas dan mengintegrasikan dan melaporkan data akuntansi yang diringkas kepada pengguna internal dan eksternal. Menurut Patel . , sistem informasi akuntansi adalah subsistem informasi dalam suatu organisasi, dan kegiatannya terdiri dari pengumpulan informasi dari berbagai subsistem entitas dan mengirimkannya ke subsistem pemrosesan informasi organisasi. Sistem informasi akuntansi secara tradisional mengumpulkan, memproses, menganalisis, dan berbagi informasi keuangan dengan pihak luar seperti investor, kreditur, bankir, otoritas pajak, dan orang dalam seperti manajemen dan pemilik. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memasukkan format data yang dapat diukur secara komersial: organisasi, unit, dan memberikan informasi akuntansi kepada pemangku kepentingan. (Eni Endaryati, 2. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Beberapa manfaat dengan teknologi informasi dalam akuntansi adalah : Menjadikan pekerjaan lebih mudah . akes job easie. , dimana semua data tersimpan dan terdokumentasi dengan rapi sehingga sewaktu-waktu diperlukan dengan mudah ditemukan. Dengan teknologi maka data transaksi ekonomi perusahaan telah diinput oleh pemakai dengan otomatisasi proses komputer menjadi laporan keuangan perusahaan. Dengan menggunakan teknologi produktifitas meningkat . Mempertinggi efektifitas dan juga efisiensi. Mengembangkan kinerja pekerjaan karyawan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan strategi penulisan berupa membahas studi kasus yang telah ditulis peneliti terdahulu. Studi kasus ini tentang fraud yang dilakukan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Survei ini membutuhkan data kuantitatif yang memasukkan angkaangka berupa indikator ke dalam analisis laporan keuangan suatu perusahaan. Studi kasus dijelaskan secara deskriptif dengan menggunakan ketentuan dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Dalam menemukan kecurangan saat penyusunan laporan keuangan suatu perusahaan, peneliti menggunakan teknik analisis rasio. Data yang diperlukan untuk analisis rasio adalah data angka yang dimasukkan dalam laporan keuangan perusahaan Seluruh data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yang dapat diakses melalui website BEI. Data keuangan yang digunakan adalah data pelaporan keuangan PT Garuda Indonesia (Perser. Tbk tahun 2016-2018. HASIL DAN PEMBAHASAN Mempertimbangkan Aspek Keperilakuan pada Akuntansi Akuntansi bukanlah sesuatu yang statis, tetapi akan selalu berkembang sesuai dengan pekembangan lingkungan akuntansi serta kebutuhan organisasi akan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya (Khomsiah dalam Arfan & Ishak, 2. Berdasarkan pemikiran tersebut, manusia dan faktor sosial secara jelas didesain dalam aspek-aspek operasional utama dari seluruh sistem akuntansi. Schiff dan Lewin . mengatakan, ada lima Aspek penting pada akuntansi perilaku, yaitu sebagai berikut : Teori Organisasi dan Keperilakuan Manajerial. Teori organisasi modern mempunyai perhatian dalam menjelaskan perilaku komponen entitas perusahaan sebagai dasar untuk memahami tindakan dan motif -motif mereka. Penganggaran dan Perencanaan. Dua isu penting dalam bidang penganggaran dan perencanaan adalah organizational slack dan budgetary slack. Pengambilan keputusan. ubject matte. yang di gunakan untuk pengambilan Informasi yang di gunakan tetaplah informasi akuntansi. Pengendalian. Semakin besar organisasi, memerlukan tindakan pengendalian yang semakin Intensif. Pengendalian selalu dihubungkan dengan pengukuran kerja dan adaptasi individu terhadap pengendalian. Pelaporan keuangan. Perlu diperhatikan di sini adalah antara format atau bentuk sama pentingnya dengan isi yang disajikan atau yang dilaporkan. Sejak meningkatnya orang-orang yang sudah memberikan pengakuan terhadap beberapa aspek a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 perilaku dari akuntansi, mereka cenderung mengambil pandangan yang lebih luas tentang bagianbagian penting dari akuntansi. Perspektif perilaku dari pandangan ini diisi dengan baik untuk membuat sistem akuntansi lebih mudah dicerna dan dapat diterima oleh manajer dan karyawan. Tetapi pertimbangan perilaku dan sosial tidak berarti mengubah dari tugas akuntansi secara radikal. Namun, akan mulai mengembangkan perspektif untuk mendekati pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku manusia dalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Adanya aspek keperilakuan pada akuntansi baik dari pihak pelaksana maupun dari pihak pemakai informasi akuntansi yaitu, pihak pelaksana memiliki peran penting sebab dapat diperkirakan apa yang akan terjadi ketika pelaksana sistem informasi akuntansi tidak memahami dan memiliki yang tidak diharapkan. Bukan saja laporan yang dihasilkan tidak handal dalam pengambilan keputusan, tetapi juga sangat berpotensi untuk menjadi bias dalam memberikan evaluasi kinerja unit maupun individu dalam Untuk itu motivasi dan perilaku dari pelaksana menjadi aspek penting dari suatu sistem informasi akuntansi. Sedangkan dari pihak pemakai informasi akuntansi baik pihak internal maupun pihak eksternal digunakan untuk motivasi, penilaian kinerja, dan dasar dalam pengambilan keputusan bisnis. Ada dua kelompok yang perlu dipertimbangkan dalam akuntansi perilaku yaitu behavioral . dan akuntansi. Analisis aspek perilaku dalam melakukan tindakan akuntan dan non akuntan dapat dilatarbelakangi oleh faktor dan implikasi akuntansi. Istilah lain untuk akuntansi perilaku adalah pembelajaran yang berkaitan dengan sikap akuntan dan non akuntan, yang membantu akuntan dan laporan keuangan. Istilah perilaku adalah ilmu yang menggunakan sistem akuntansi untuk mempelajari pengaruh sikap manusia terhadap pengambilan keputusan dan perilaku manusia. Contoh kasus akuntansi perilaku adalah PT Garuda Indonesia Tbk. pada tahun 2018 banyak menjadi sorotan publik karena publikasi laporan keuangan tahun 2018 tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang dibuat oleh IAI. Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta PT Garuda Indonesia Tbk melakukan revisi laporan keuangan tahun tersebut atau Setelah dilakukan revisi PT Garuda Indonesia Tbk mengalami kerugian $175 juta. Sebelum direvisi, perusahaan membukukan laba bersih $809 ribu pada tahun 2018, berbanding terbalik dengan tahun 2017 yang mengalami kerugian $ 216,58 juta. Analisis dilakukan pada laporan keuangan PT. Garuda Indonesia (Perser. Tbk periode 2016 hingga 2018 yang diduga melakukan kecurangan dalam pengakuan pendapatan, untuk memproyeksikan pertumbuhan yang tidak wajar tersebut, berikut merupakan analisis pada laporan keuangan menggunakan common size guna mengukur pertumbuhan pada pendapatan serta biaya yang timbul sejak tahun 2016 hingga 2018. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Sumber :Data Sekunder Diolah,2021 Pengakuan pendapatan Garuda diakui berdasarkan penjualan tiket serta jasa kargo yang diberikan oleh Garuda. Pengakuan awal dicatat sebagai unearned revenue yang mana hanya akan diakui sebagai pendapatan usaha ketika penerbangan telah dilakukan. Dari tahun 2016 hingga tahun 2018 belum ada perubahan pada revenue recognition pada PT. Garuda Indonesia (Perser. Tbk. Setelah melakukan analisis pada pertumbuhan pendapatan dari tahun 2016 hingga tahun 2018, terdapat kejanggalan pada peningkatan laba perusahaan yang diungkapkan pada laporan laba rugi Garuda tahun 2018 yang dinilai tidak wajar. Pada tahun 2017 posisi laba rugi Garuda masih mengalami kerugian sejumlah $213. 678 sedangkan pada kuarter ke 3 tahun 2018 posisi laba rugi perusahaan juga masih terdapat pada posisi rugi $110. 730, namun pada laporan keuangan tahunan 2018, posisi laba rugi telah berada pada posisi laba sejumlah $5. Hal ini merupakan pertumbuhan yang tidak wajar serta mengundang berbagai pertanyaan dan kecurigaan, didukung dengan penolakan penandatanganan laporan keuangan tahun 2018 oleh kedua komisaris. Akuntansi Keperilakuan Dalam Sistem Informasi Akuntansi Sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi. Informasi ini dikomunikasikan kepada beragam pengambilan keputusan (Asmawani, 2. Dari pembahasan sebelumnya mengenai kasus PT. Garuda Indonesia Tbk. penggunaan sistem akuntansi untuk menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas juga perlu didukung oleh sumber daya manusia untuk mengoperasikan sistem informasi tersebut dan memastikan bahwa kesalahan dalam pengelolaan dan pengoperasian sistem informasi akuntansi dapat Sumber daya manusia yang berkualitas baik tentuk tidak hanya mempunyai keterampilan tetapi juga tindakan/perilaku yang baik. Perilaku yang baik dapat dipengaruhi oleh motivasi dan sikap terhadap perilaku. Perilaku karyawan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan perusahaan. Perilaku karyawan secara tidak langsung mempengaruhi hasil laporan keuangan yang mendasari pengambilan keputusan manajemen dan Oleh karena itu, pertimbangan perilaku diperlukan ketika menganalisis, merancang, dan mengelola sistem informasi akuntansi. KESIMPULAN Peran akuntansi perilaku adalah memperdalam kegunaan akuntansi tradisional untuk mengirimkan informasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Untuk pengambilan keputusan berkualitas yang berhasil, pasti memerlukan laporan untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi yang relevan. Laporan keuangan yang berisi laporan posisi keuangan . , laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan dan laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif ini biasanya digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan. Laporan keuangan mencerminkan keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan dalam mencapai target profitable. Perusahaan maskapai nasional Indonesia. Garuda Indonesia tersandung skandal laporan keuangan. Pasalnya. Garuda Indonesia berhasil membukukan laba bersih setelah merugi pada kuartal sebelumnya. Keganjalan ini menimbulkan polemik bagi Garuda Indonesia. Penggunaan sistem akuntansi untuk menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas juga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas baik yang tidak hanya mempunyai keterampilan tetapi juga tindakan/perilaku yang baik, karena perilaku karyawan secara tidak a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 langsung mempengaruhi hasil laporan keuangan yang mendasari pengambilan keputusan manajemen dan pengguna. Oleh karena itu, pertimbangan perilaku diperlukan ketika menganalisis, merancang, dan mengelola sistem informasi akuntansi. DAFTAR REFERENSI Agriyanto. Model Rekayasa Perilaku Menggunakan Informasi Akuntansi Berbasis Akrual Pada Organisasi Pemerintah. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 15. , 77Ae https://doi. org/10. 21002/jaki. Asmawani. ANALISIS PENGARUH ASPEK KEPERILAKUAN TERHADAP PENERAPAN SYSTEM INFORMASI AKUNTANSI DI BALAI PRASARANA PERMUKIMAN WILAYAH SULAWESI-SELATAN. , 9Ae25. Elisabeth. Kajian Terhadap Peranan Teknologi Informasi Dalam Perkembangan Audit Komputerisasi (Studi Kajian Teoriti. METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi, 3. , 41. Eni Endaryati. Rusdyana Nur Arfa. Akuntansi Keprilakuan Dalam Prespektif Islam. Angewandte Chemie International Edition, 6. , 951Ae952. , 2013Ae2015. Ismunawan. Pengaruh Persepsi Owner. Pemahaman. Pengetahuan dan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM di Beteng Trade Center (BTC) Solo Corresponding Author. In Tahun: Vol. X (Issue . Nandasari. , & Ramlah. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan. Tangible Journal, 23. , 38Ae51. https://doi. org/10. 47221/tangible. Romney. Marshall B. dan Steinbart. Accounting Information System. Cengage Learning. Septiananda. Problematika Akuntan Publik dengan Maskapai Garuda. Kompasiana. https://w. com/nafilliaseptiananda1405/629cd278bb44866317334922/proble matika-akuntan-publik-dengan-maskapai-garuda Susanti. Tinggi. Ekonomi. Falah. Hariono. Tinggi. Ekonomi. Falah. Tinggi. Ekonomi. , & Falah. Akuntansi keperilakuan dalam perspektif sistem informasi akuntansi. Romney. Marshall B. dan Steinbart. Paul John, . AuAccounting Information SystemAy. Cengage Learning. USA. Sutrisno, 2009. Manajemen Keuangan Teori. Konsep, dan Aplikasi. Ekonisia. Kampus Fakultas Ekonomi UI. Jakarta Lubis. Akuntansi Keperilakuan: Multiparadigma. Jakarta: Salemba Empat. Bimberg. , & Shields. Three decades of behavioral accountingresearch: A search for order. Behavioral Research in Accounting, 1: 23-74. Lord. The Development Of Behavioral Though In Accounting, 1952-1981. Behavioral Research in Accounting. Vol. Turner. Leslie. Andrea Weickgenannt, dan Mary Kay Copeland. Accounting Information Systems: Controls and Processes. Patel. Effects of accounting information system on Organizational Profitability. International Journal of Research and Analytical Reviews, 2. , 168-174. Arfan Ikhsan & Muhammad Ishak. Akuntansi Keperilakuan. Salemba Empat. Jakarta. Schiff. Michael, dan Arie Y. Lewin, 1974," Behavioral Aspects of Accounting". New Jersey: ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Prentice Hall. Inc. ISSN : 2828-5298 .