e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Optimalisasi VLAN dengan menentukan Trunk Link dan Access Link untuk Minimalisir Connection Failure Optimize VlAN By Determining Trunk Link And Access Link To Minimize Connection Failure Felix Wuryo Handono1. Hanafi Eko Darono2. Nanang Nuryadi3. Ade Suryanto4. Amir5* Program Studi Sistem Informasi1,2. Program Studi Informatika3. Program Studi Teknik Industri4. Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Bogor5 Fakultas Teknik Dan Informatika Universitas Bina Saraana Informatika felix@bsi. id, hanafi. haf@bsi. id, nanang. nyd@bsi. ayo@bsi. id, amir. amr@bsi. Received: 2024-11-06. Revised: 2024-11-26. Accepted: 2024-11-29. Issue Period: Vol. 8 No. Pp. Abstrak: Perangkat jaringan menyebar dapat terhubung ke sesama VLAN dengan ID yang sama, yang tidak dalam satu switch dan terhubung dengan switch lain. Dapat dihubungkan dengan metode Trunking. Metode trunking terdapat dua jenis yaitu Trunk Link dan Access Link. Koneksi Trunk link terdapat kendala, jika koneksi kabel atau port pada switch yang menghubungkan antar switch itu terjadi connection failure maka kabel atau port switch tersebut tidak dapat dilewati oleh beberapa VLAN. Kendala tersebut diperlukannya koneksi metode trunking Access Link yang merupakan jalur koneksi satu buah kabel atau satu buah port switch hanya digunakan untuk menghubungkan satu buah ID VLAN yang sama. Tetapi access link terdapat kendala juga jika diterapkan pada seluruh jaringan LAN kebutuhan tersedianya port pada switch, sehingga harus menyediakan switch yang banyak. Dalam meminimalisir terjadinya connection failure pada VLAN yang diambil adalah menentukan koneksi Trunk link dan Access link pada jaringan LAN sebagai optimalisasi kinerja VLAN tetap berjalan. Kata kunci: access link, trunk link, vlan Abstract: Diffuse network devices can connect to fellow VLANs with the same ID, which are not in one switch and are connected to other switches. Can be connected with the Trunking method. There are two types of trunking methods, namely Trunk Link and Access Link. The Trunk link connection has problems, if the cable or port connection on the switch that connects the switches experiences a connection failure then the cable or switch port cannot be passed by some VLANs. This obstacle requires a connection using the Access Link trunking method, which is a connection line of one cable or one switch port only used to connect the same VLAN ID. However, access links also have problems if they are applied to the entire LAN network, which requires the availability of ports on switches, so many switches must be provided. To minimize the occurrence of connection failure on the VLAN, what is DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. taken is to determine the Trunk link and Access link connections on the LAN network to optimize the performance of the VLAN while continuing to run. Keywords: access link, trunk link, vlan PENDAHULUAN Beberapa perusahaan modern yang terdiri dari beberapa lantai dan ruangan, tentunya sudah mempunyai teknologi jaringan komputer agar dapat terhubung pada setiap lantai untuk mendukung kegiatan operasional. Namun seiring dengan meningkatnya kebutuhan serta user, permasalahanpun timbul yang berkaitan dengan keamanan dan belum adanya jalur redudansi antar switch . Dalam hal keamanan, penggunaan LAN konvensional memiliki resiko pembajakan informasi atau paket di dalam jaringan LAN itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan setiap paket yang masuk dari jaringan luar akan didistribusikan ke semua workstation yang ada, mengingat jaringan hanya memiliki satu broadcast domain. Hal tersebut tentu kurang menguntungkan . Bahwa dengan perkembangan jaringan teknologi, terutama pada perangkat lunak computer . alam bentuk system operasi dan aplikas. , memungkinkan adanya konfigurasi dari suatu jaringan computer secara virtualisasi. VLAN merupakan salah satu solusi yang diberikan untuk hal tersebut . Didalam penerapan segi keamanan dengan VLAN sudah terpenuhi dengan adanya pengamanan VLAN digunakan untuk mengamankan data atau informasi dari satu bagian atau divisi terhadap bagian atau divisi lain agar tidak dapat discanning. VLAN ini digunakan untuk mengamankan data atau informasi dari satu bagian atau divisi terhadap bagian atau divisi lain agar tidak dapat discanning. Selain itu juga jika salah bagian terkena virus atau worm atau trojan atau lainnya, maka dengan adanya VLAN bagian atau divisi ini akan secara otomatis mengisolasi hanya bagian atau divisi tersebut saja yang terjangkit dan tidak akan menyebar ke bagian atau divisi lainnya . Setiap host atau computer atau perangkat jaringan computer yang menyebar didalam jaringan LAN dapat terhubung ke sesame VLAN dengan ID yang sama, yang tidak berada dalam satu switch dan mungkin tersebar didalam jaringan LAN yang terhubung dengan switch lain dapat terhubung ke sesame VLAN diperlukan sebuah metode yang disebut dengan Trunking. Jaringan LAN yang menghubungkan beberapa perangkat switch menggunakan konsep jalur trunking dalam mempertukarkan data antar perangkat switch . Dengan menggunakan VTP (Virtual Trunking Protoco. , mode Trunk setiap VLAN yang berada pada Switch yang berbeda dapat terhubung, dan mode Trunk ini memberikan link koneksi satu jalur kabel untuk digunakan lebih dari satu VLAN berkomunikasi dengan VLAN yang sama pada Switch yang berbeda . Metode trungking terdapat dua jenis yaitu Trunk Link dan Access Link. Kebutuhan akan adanya Trunking VLAN dengan metode Trunk Link membutuhkan satu koneksi kabel atau jalur fisik kabel atau satu buah port dalam satu switch pada setiap switch. Dikarenakan trunk link merupakan koneksi yang multi VLAN atau berkumpulnya ID VLAN-ID VLAN yang berbeda berjalan dalam satu buah jalur koneksi atau port yang menghubungkan antar switch. Koneksi Trunk link ini juga terdapat kendala atau permasalahan, jika sebuah koneksi fisik kabel atau port pada switch yang menghubungkan antar switch itu terjadi connection failure atau down . atau bisa juga port yang terdapat switch yang digunakan jalur trunk link tersebut mati . maka jalur fisik terebut tidak dapat dilewati kembali oleh beberapa ID VLAN-ID VLAN yang ada. Jalur fisik kabel atau koneksi penghubung antar ID VLAN yang sama pada switch tidak cukup kuat juga jika trunk link ini digunakan untuk ID VLAN yang digunakan sebagai jalur perangkat server, artinya perangkat switch sebaiknya menggunakan VLAN ID yang berbeda satu sama lainnya agar pemeliharaan jalur koneksi VLAN lebih mudah diidentifikasikan. Jalur koneksi server juga yang berada didalam VLAN ID harus adanya pemisahan ID VLAN dengan ID VLAN host atau computer lainnya atau perangkat jaringan lainnya, agar koneksi dapat berjalan dengan baik saat komunikasi dengan server. Ini dikarenakan sebuah perangkat server merupakan jalur yang penting terhadap kegiatan bisnis didalam sebuah organisasi atau perusahaan. Oleh sebab koneksi kabel atau port pada switch itu harus terjaga dengan meminimalisir connection failure atau down, agar kegiatan bisnis sebuah organisasi atau perusahaan tetap terjaga. Dari permasalahan tersebut diperlukannya adalah koneksi trunking VLAN dengan metode Access Link yang merupakan jalur koneksi satu buah kabel atau satu buah port pada switch hanya digunakan untuk DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. menghubungkan satu buah ID VLAN yang sama. Tetapi ada kendalanya jika penerapan access link ini diterapkan pada seluruh ID VLAN pada jaringan LAN. Kebutuhan akan tersedianya port pada switch amat sangat terbatas, sehingga sebuah organisasi atau perusahaan harus menyediakan switch yang banyak, karena banyaknya ID VLAN berbanding lurus dengan kebutuhan banyaknya port pada switch. Selain ituvagar dapat memberikan pandangan atau gambaran langkah terbaik dalam meminimalisir terjadinya connection failure pada VLAN yang diambil dalam memecahkan permasalahan tersebut. Menentukan koneksi Trunk link dan Access link pada perangkat jaringan LAN sebagai optimalisasi kinerja VLAN agar tetap berjalan sesuai dengan harapan dan tujuan kebijakan organisasi atau perusahaan. Dan untuk memberikan akses jalur VLAN yang terdapat pada alat-alat vital jaringan seperti server sebaiknya jangan digabungkan dengan dengan perangkat lainya. Sehingga jika terjadi permasalahan penanganan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat, maka dibuat penelitian ini. II. METODE DAN MATERI VLAN Sekelompok host atau komputer dan server yang dikonfigurasi seolah-olah mereka berada di dalam LAN yang sama, meskipun mereka berada di seluruh router di LAN yang terpisah . Terdapat 3 tipe VLAN, yaitu : Port-Based VLAN Komputer atau host yang terhubung ke port tertentu pada switch dimasukkan ke dalam VLAN tertentu. Tagged-Based VLAN ID VLAN yang digunakan berdasarkan protocol atau standar 802. Protocol-Based VLAN Koneksi ke port didasarkan pada protocol yang ada. VLAN dibangun menggunakan berbagi perangkat, seperti: switch, router. PC dan sebagainya. Tentunya diperlukan hubungan atau link diantara perangkat-perangkat tersebut. Link seringkali disebut sebagai interface. Ada dua jenis link yang digunakan, yaitu: Access Link Merupakan tipe link yang umum dan dimiliki oleh hampir semua jenis switch VLAN. Accesslink lazimnya digunakan untuk menghubungkan komputer dengan switch. Access link tidak lain merupakan port switch yang sudah terkonfigurasi. Selama proses transfer data, switch akan membuang informasi tentang VLAN. Anggota suatu VLAN tidak bisa berkomunikasi dengan anggota VLAN yang lain, kecuali jika dihubungkan oleh router. Access link mendukung teknologi Ethernet biasa . Mbp. hingga FastEthernet . MBp. Trunk Link Istilah Trunk diambil dari system telepon yang dapat mengangkut beberapa percakapan sekaligus . ultiple Trunk Link digunakan untuk menghubungkan switch dengan switch yang lain, switch dengan router, atau switch dengan server. Jadi, port telah dikonfigurasi untuk dilalui berbagai VLAN . idak hanya sebuah VLAN). TrunkLink hanya mendukung teknologi Fast . Mbp. Ethernet atau Gigabit . 0Mbp. Ethernet. Sebab Trunk Link lazimnya dihubungkan dengan network backbone berkecepatan tinggi. Wajar jika kebutuhannya lebih tinggi dibandingkan Access Link . Dalam penerapannya VLAN. Administrator jaringan harus memastikan port VLAN yang dibuat pada virtual machine sesuai dengan pada switch sebenarnya. Selain itu, setiap server virtual machine dipindahkan, maka administrator jaringan perlu melakukan konfigurasi ulan VLAN. Untuk mencocokan fleksibilitas virtualisasi server, pengelola jaringan harus mampu untuk secara dinamis menambahkan, drop dan mengubah Proses ini sulit dilakukan dengan switch tradisional, sebab logika control untuk setiap switch terletak dalam logika switching yang sama. Proses pengelolaan jaringan, tingkat QoS (Qualitu of Servic. dan tingkat keamanan dapat sangat memakan waktu jika jaringan perusahaan yang besar yan menggunakan perangkat jaringan dari beberapa vendor, sebab administrator jaringan harus mengkonfigurasi peralatan masing-masing vendor secara terpisah dan menyesuaikan kinerja serta parameter-parameternya . DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Penerapan VLAN ini sangat bermanfaat untuk pengembangan jaringan dalam ruang lingkup local area dan untuk dari segi pembagian IP address juga dapat di konfigurasikan sesuai kebutuhan. Selain dari sisi yang sudah disebutkan VLAN juga aman dari segi keamanan jaringan karena tidaksemua segmen IP sama antara VLAN. Kemudian dari sisi traffic data juga VLAN dapat di monitoring agar traffic bisa terlihat oleh administrator dan langsung mengambil keputusan untuk menambah jaringan atau memperkecil ruang lingkup jaringan local . Trunk Link Metode Trunk link merupakan perintah yang digunakan untuk mengaktifkan port switch sebagai jembatan beberapa VLAN ID utuk digunakan sebagai penghubung VLAN ID yang sama pada perangkat switch yang Parameter perintah Trunk link yang digunakan adalah : Perintah Switcport Mode Trunk Allowed VLAN All Tabel 1. Perintah Trunk Link Arti/Maksud Keterangan Mengatur karakteristik mode peralihan Memungkinkan perangkat atau port pada switch untuk mengirim dan menerima paket serta berkomunikasi dengan perangkat lain. Mengatur jenis trunking perangkat Port switch yang ingin dihubungkan menggunakan atau caranya atau jenis koneksinya. Mengatur jenis trunking ke Trunk tanpa Sebagai jembatan beberapa VLAN ID agar terhuubung pada switch yang berbeda dengan VLAN ID yang sama. Menentapkan karakteristik VLAN yang Menetapkan akses pada VLAN ID menggunakan port diperbolehkan saat interface dalam mode sebagai penghubung VLAN ID yang sama. Virtualisasi LAN Jenis virtual yang menjaga broadcast domain pada satu buah ID. Semua VLAN ID Memberikan akses pada beberapa VLAN ID menggunakan port sebagai penghubung VLAN ID yang sama. Berdasarkan perintah tersebut diatas trunk link mempunyai keunggulan jika dilihat dari ketersedian perangkat, artinya hemat dalam menggunakan perangkat jaringan khususnya port pada switch. Ini dikarenkan cukup dengan satu buah port dan satu buah koneksi jaringan kabel yang menghubungkan 2 buah switch dapat digunakan sebagai jembatan penghubung beberapa VLAN ID bisa lebih dari satu buah VLAN ID agar terkoneksi dengan VLAN ID sama dengan switch yang berbeda. Tetapi ada kendala dibalik kelebihan metode ini, yaitu dikarenakan hanya mengandalkan satu buah koneksi port atau kabel jika terjadi down atau off port atau kabel tersebut maka beberapa VLAN ID yang melewati jembatan tersebut akan mengalami putus koneksi dengan VLAN ID yang sama pada switch yang berbeda. 2 Access Link Metode access link ini sama dengan perintah yang digunakan untuk memasukkan port switch ke dalam VLAN ID atau dapat juga digunakan sebagai jembatan penghubung satu buah VLAN ID agar dapat berkomunikasi dengan VLAN ID yang sama pada switch yang berbeda. Parameter perintah Access Link yang digunakan adalah : Tabel 2. Perintah Access Link Perintah Arti/Maksud Keterangan DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Switcport Port yang ada didalam switch Mode Cara atau Jenis Access Mengatur jenis trunking ke Access tanpa syarat Virtualisasi LAN VLAN Memungkinkan perangkat atau port pada switch untuk mengirim dan menerima paket serta berkomunikasi dengan perangkat lain. Port switch yang ingin dihubungkan menggunakan atau caranya atau jenis koneksinya. Sebagai Koneksi atau jembatan satu buah VLAN ID yang Jenis virtual yang menjaga broadcast domain pada satu buah ID. Sesuai perintah yang digunakan pada Access Link merupakan perintah yang digunakan mempunyai dua fungsi, yaitu : Perintah Access Link digunakan untuk memasukkan atau menseting atau memindahkan port yang ada didalam switch dipindahkan ke dalam VLAN ID selain VLAN 1, dan sebenarnya secara default switch manageable yang digunakan untuk membuat VLAN, bahwa semua port yang ada didalam switch tersebut sudah masuk atau berada pada VLAN 1 dengan nama VLAN default. Perintah Access Link ini juga dapat digunakan sebagai trunking atau jembatan penghubung dengan dua switch yang berbeda, tetapi jembatan yang digunakan dengan metode access link ini hanya dapat dilewati oleh satu buah VLAN ID saja tidak bias lebih. Berdasarkan keterangan diatas maka dapat disimpulkan bahwa metode access link secara efisiensi maintenance atau pemeliharaan tidak terlalu sulit, tetapi secara efisiensi perangkat atau khususnya jumlah port yang digunakan akan boros sekali, ini dikarenkan setiap jembatan VLAN ID yang berbeda memerlukan satu buah koneksi fisik kabel dan port pada switch. Dapat disumpulkan bahwa jumlah VLAN ID pada jaringan LAN akan berbanding lurus dengan kebutuhan port switch. PEMBAHASA DAN HASIL Gambar 1. Skema Berjalan Terdapat sebuah skema jaringan dengan keterangan sebagai berikut : Switch Catalist (SC2 sampai dengan SC. dan Switch Multilayer (SC. yang berada disekitar skema jaringan berjalan. Switch catalist ini digunakan untuk membuat VLAN pada jaringan, sehingga semua perangkat jaringan computer seperti PC. Server dan Akses Point DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. berada didalam VLAN nantinya. Sedangkan Switch Multilayer merupakan switch core atau pusat koneksi dari switch catalyst yang ada didalam skema jaringan berjalan tersebut. Switch catalist berjumlah 6 . perangkat sedangkan Switch Multilayer berjumlah 1 . perangkat Switch Multilayer (SC. Berikut ini table gambaran koneksi port-port pada switch catalyst dan switch multilayer pada skema jaringan berjalan, yaitu : Tabel 3. Connectivity Switch ke Seluruh perangkat jaringan Nama Perangkat Menggunakan Port Terhubung Keterangan Switch Multilayer (SC. FastEthernet 0/1 SC2 SC2 terletak Lant 6 FastEthernet 0/2 SC3 SC3 terletak Lant 5 FastEthernet 0/3 SC4 SC4 terletak Lant 5 FastEthernet 0/4 SC5 SC5 terletak Lant 7 FastEthernet 0/5 SC6 SC6 terletak Lant 7 FastEthernet 0/6 SC7 SC7 terletak Lant 7 GigaEthernet 0/1 Router Router terletak Lant 6 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 6 FastEthernet 0/2 PC 1 Lant 6 FastEthernet 0/11 Server Aplikasi 1 Lant 6 FastEthernet 0/12 Server Aplikasi 2 Lant 6 FastEthernet 0/13 Server Aplikasi 3 Lant 6 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 6 GigaEthernet 0/2 Akses Point Lant 5 FastEthernet 0/1 A PC-PC Lant 7 Lant 5 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 5 GigaEthernet 0/2 Akses Point Lant 5 FastEthernet 0/1 A PC-PC Lant 5 Lant 5 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 6 GigaEthernet 0/2 Akses Point Lant 7 FastEthernet 0/1 A PC-PC Lant 7 Lant 7 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 6 GigaEthernet 0/2 Akses Point Lant 7 FastEthernet 0/1 . PC-PC Lant 7 Lant 7 Switch Catalist (SC. GigaEthernet 0/1 SC1 Lant 6 FastEthernet 0/1A PC-PC Lant 7 Lant 7 Optimalisasi VLAN dengan Trunk Link Skema jaringan berjalan mengalami perubahan saat diterapkan VLAN dengan menerapkan trunking atau VTP (Virtual Trunking Protoko. untuk semua VLAN, fungsinya agar semua VLAN dengan ID yang sama dapat terhubung satu sama lainnya di perangkat switch yang berbeda. Digunakan juga metode Inter-VLAN pada perangkat Switch Multilayer SC1 yang berfungsi menghubungkan beberapa VLAN ID yang berbeda, kebutuhan koneksi ini dikarenakan kebutuhan komunikasi dengan server-server yang ada didalam skema jaringan berjalan. Dibawah ini gambar tentang perubahan skema jaringan berjalan. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 2 Skema Usulan Metode Trunk untuk VLAN Kebutuhan akan adaya routing terhadap metode inter-VLAN agar semua VLAN ID yang berbeda ada didalam jaringan dapat terhubung, maka setiap perangkat jaringan yang masuk ke dalam VLAN ID harus mempunyai gateway yang akan difungsikan sebagai gerbang komunikasi VLAN yang berbeda-beda agar dapat terhubung satu sama lainnya. Metode Inter-VLAN juga menggunakan teknik yang dikenal dengan SVI (Sub VLAN Interfac. , dengan adanya SVI ini VLAN ID yang ada didalam jaringan akan mempunyai gateway berupa IP address. Dan IP address yang diinputkan didalam SC1 akan dijadikan gateway dan diinputkan ke seluruh perangkat jaringan yang berada didalam VLAN tersebut. Didalam menentukan IP Adress SVI yang nantinya sebagai gateway pada setiap VLAN ID tinggal mengikuti Network ID dan Host ID yang ada di setiap VLAN ID tersebut. Dan SVI yang digunakan adalah sebagai Tabel 4. SVI sebagai Gateway Perangkat VLAN ID SVI VLAN ID Keterangan 254/24 VLAN 10 Gateway dari 3 Server 254/24 VLAN 20 Gateway dari PC-PC lant 6 254/24 VLAN 21 Gateway dari PC-PC lant 5 254/24 VLAN 23 Gateway dari PC-PC lant 7 254/24 VLAN 23 Gateway dari AP lant 5, 6 dan 7 Selanjutnya konfigurasi koneksi fisik kabel dan port switch yang digunakan VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan computer pada Switch Multilayer (SC. yang terhubung ke semua perangkat switch catalyst (SC2 sampai dengan SC. SC 1 Port FastEthernet 0/1 FastEthernet 0/2 FastEthernet 0/3 Tabel 5. Connection Port Metode Trunk Link Hubungan Metode Link Keterangan SC2 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 10 dan VLAN 20 SC3 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 20 dan VLAN 23 SC4 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 21 dan VLAN 23 DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. FastEthernet 0/4 FastEthernet 0/5 FastEthernet 0/6 SC5 GigaEthernet 0/1 SC6 GigaEthernet 0/1 SC7 GigaEthernet 0/1 Trunk link Trunk link Trunk link VLAN 21 dan VLAN 23 VLAN 22 dan VLAN 23 VLAN 22 dan VLAN 23 Didalam trungking metode Trunk Link terjadi permasalahan ini dikarenakan jika sebuah port atau jalur fisik kabel yang digunakan mengalami connection failure atau down yang disebabkan lingkungan atau bisa saja umur port, atau bisa juga kemampuan hardware atau bisa saja alam seperti . erkena petir, atau konslet dan lain-lainny. Ini akan menyebabkan jalur VLAN-VLAN ID yang melalui port atau jalur koneksi kabel tersebut akan mengalami connection failure atau down. Contohnya saja dilihat dari table Connection Port trunking Metode Trunk Link pada port FastEthernet 0/1 SC1 mengalami connection failure atau down, maka VLAN 10 yang didalamnya terdapat koneksi 3 server (Server Aplikasi 1. Server Aplikasi 2 dan Server Aplikasi . dan VLAN 20 dengan berisi satu buah PC di lantai 6 tidak akan bisa diakses oleh semua computer atau perangkat jaringan yang ada didalam jaringan tersebut, tetapi PC-PC dan Akses Point yang berada di SC 3 dengan VLAN 20 ini tetap akan terkoneksi dengan semua VLAN ID yang ada didalam jaringan. Seorang administrator jaringan yang mempunyai tugas dan fungsinya bertanggung jawab atas kelancaran konektivitas jaringan computer atau VLAN-VLAN yang ada didalam skema jaringan yang berjalan pada sebuah organisasi atau perusahaan. Mempertimbangkan metode lainnya untuk menanggulangi atau meminimalisir permasalahan ini. Artinya seorang administrator harus berfikir bagaimana mengatasi atau meminimalisasi permasalahan agar semua perangkat server didalam jaringan dapat berjalan baik ataupun jika terjadi permasalahan connection failure pada jalur koneksi VLAN di port switch atau koneksi fisik kabel tersebut terjadi, ini tidak melibatkan semua server mengalami connection failure cukup satu server saja yang mengalami hal tersebut. Dan dalam hal tindakan perbaikan permasalahan ini dapat diidentifikasikan dengan efektif dan melakukan pemulihan secara cepat. Dalam hal meminimalisir permasalahan tersebut jika terjadi, sebaiknya setiap server berada pada VLAN ID yang berbeda, dan port switch yang diberfungsikan sebagai trunking bertanggung jawab pada satu koneksi VLAN ID terhubung ke smua VLAN yang ada didalam skema jaringan. Maka didalam koneksi perangkat-perangkat server menggunakan trunking metode Access Link untuk dapat terhubung ke semua VLAN yang ada didalam skema jaringan tersebut. Dan untuk lebih meminimalisir terjadi connection failure yang besar, sebaiknya setiap server mempunyai VLAN ID yang berbeda satu sama lainnya dan harus memiliki IP Address dengan network id yang berbeda-beda. Optimalisasi VLAN dengan Access Link Gambar 3. Skema Usulan Metode Access Link untuk VLAN DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar diatas merupakan skema usulan yang menambahkan trungking untuk jalur koneksi 3 perangkat server, konektivitas antara SC2 dengan SC1, antara lain adalah : Menambahkan jalur fisik dan port yang digunakan sebagai trunking oleh kedua switch tersebut sebagai Access Link untuk VLAN-VLAN Server. agar kinerja atau conecctivity VLAN-VLAN server yang ada didalam jaringan dapat terus terjaga. Ketiga server dibedakan VLAN ID nya, tidak dijadikan satu VLAN ID. Memberikan IP Address pada setiap server dengan network id yang berbeda satu sama lainnya, dan nantinya harus memiliki gateway pada setiap server tersebut, gateway yang dimiliki oleh ketiga server tersebut berbeda pula network id nya satu sama lainnya. Karena terdapat PC dalam SC2, maka PC VLAN 20 tersebut harus mempunyai jalur fisik kabel atau port switch tersendiri atas ketiga perangkat server. Gambar 4. Port Connectivity SC1 ke SC2 dan ke Semua Switch Tabel 6. Connection Port Metode Access Link dan Trunk Link SC 1 Port Hubungan Metode Link Keterangan FastEthernet 0/1 SC2 GigaEthernet 0/1 Tidak digunakan FastEthernet 0/10 SC2 FastEthernet 0/20 Access link VLAN 10 atau Server 1 FastEthernet 0/11 SC2 FastEthernet 0/21 Access link VLAN 11 atau Server 2 FastEthernet 0/12 SC2 FasEthernet 0/22 Access link VLAN 12 atau Server 3 FastEthernet 0/7 SC2 GigaEthernet 0/1 Access link VLAN 20 FastEthernet 0/2 SC3 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 20 dan VLAN 23 FastEthernet 0/3 SC4 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 21 dan VLAN 23 FastEthernet 0/4 SC5 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 21 dan VLAN 23 FastEthernet 0/5 SC6 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 22 dan VLAN 23 FastEthernet 0/6 SC7 GigaEthernet 0/1 Trunk link VLAN 22 dan VLAN 23 Gambar 5. Acces Link VLAN pada SC1 DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Selanjutnya konfigurasi routing yang ada didalam SC1 untuk VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan computer agar dapat terhubung satu sama lainnya yang memiliki VLAN ID berbeda. Tabel 7. SVI sebagai Gateway Perangkat VLAN ID SVI VLAN ID Keterangan 254/24 Tidak digunakan lagi 254/24 VLAN 10 Gateway dari Server 1 254/24 VLAN 11 Gateway dari Server 2 254/24 VLAN 12 Gateway dari Server 3 254/24 VLAN 20 Gateway dari PC-PC lant 6 254/24 VLAN 21 Gateway dari PC-PC lant 5 254/24 VLAN 23 Gateway dari PC-PC lant 7 254/24 VLAN 23 Gateway dari AP lant 5, 6 dan 7 Gambar 6. Routing Sub-VLAN Inetrface pada SC1 Pada penelitian ini berfokus pada meminimalisir connection failure atau down sebuah port yang digunakan sebagai koneksitas trunking yang digunakan untuk VLAN-VLAN agar terjadi pengurangan terhadap VLAN yang mengalami connection failure atau down tersebut. Pengujian terhadap connection failure terjadi pada VLAN 10. VLAN 11 dan VLAN 12 dibawah ini : Tabel 8. SC1 FastEthernet 0/10 terjadi Connection Failure VLAN Connection Status VLAN 20 Server 1 Connection failure VLAN 20 Server 2 Connect VLAN 20 Server 3 Connect VLAN 21 Server 1 Connection failure VLAN 21 Server 2 Connect VLAN 21 Server 3 Connect VLAN 22 Server 1 Connection failure VLAN 22 Server 2 Connect VLAN 22 Server 3 Connect VLAN 23 Server 1 Connection failure VLAN 23 Server 2 Connect VLAN 23 Server 3 Connect DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Didalam table diatas pengujian dilakukan jika terjadi connection failure pada switch SC1 dengan port FastEthernet 0/10 sebagai trunking yang menggunakan metode AuAccess LinkAy ke Server aplikasi 1 terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan. Dikarenakan mengalami connection failure pada jalur trunking access link untuk server aplikasi 1 ini, maka server tersebut tidak dapat terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan. Sedangkan VLAN 11 berisi sever aplikasi 2 dan VLAN 12 berisi server aplikasi 3 masih tetap terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan tersebut. Begitu sebaliknya jika switch SC1 dengan port FastEthernet 0/11 sebagai trunking yang menggunakan metode AuAccess LinkAy ke Server aplikasi 2 terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan. Dikarenakan mengalami connection failure pada jalur trunking access link untuk server aplikasi 2 ini, maka server tersebut tidak dapat terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan. Sedangkan VLAN 10 berisi sever aplikasi 1 dan VLAN 12 berisi server aplikasi 3 masih tetap terhubung ke VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan tersebut. IV. KESIMPULAN Ketersedian perangkat-perangkat jaringan yang ada jika menggunakan metode Access Link, akan menyebabkan kebutuhan port-port yang tersedia pada switch. Sehingga jika penerapan Access Link pada VLAN ini diterapkan didalam semua switch maka kebutuhan akan adanya port pada switch akan bertambah dan otomatis akan adanya banyaknya switch yang tersedia pada jaringan tersebut. Ini dikarenkan setiap VLAN ID yang ada didalam jaringan tersebut membutuhkan satu port switch. Sehingga jika didalam jaringan terdapat 6 . VLAN ID maka minimal 6 port pada switch harus disediakan dan ini belum termasuk kebutuhan perangkat-perangkat jaringan lainnya akan ketersedian port switch tersebut, contohnya PC, router, modem printer server dan akses point. Sehingga tidak efisien jika dilihat dari kebutuhan perangkat yang akan digunakan dengan menggunakan metode AuAccess LinkAy. Pertimbangan selanjutnya berdasarkan adanya terjadi Auconnection failureAy atau down pada port switch yang digunakan sebagai Trunk Link maka akan terjadi connection failure secara masal dan bersamaan terhadap VLAN-VLAN yang berada pada jalur koneksi port switch tersebut. Kejadian ini amat sangat merugikan untuk kegiatan bisnis pada sebuah organisasi. Maka betapa penting dalam melakukan kombinasi metode Trunk Link dan Access Link agar kinerja VLAN-VLAN yang ada didalam jaringan tetap berjalan. Kedua metode ini hanya dapat melakukan minimalisir connection failure yang terjadi pada hubungan VLAN didalam jaringan computer. Sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya untuk membuat jalur backup terhadap connection failure pada VLAN ini agar digunakan metode STP (Spanning Tree Protoco. , didalam metode ini pada switch menggunakan dua metode connectivity Trunk Link dan Access Link dan selanjutnya agar tidak terjadi loop packet data pada Memberikan pernyataan bahwa apa yang diharapkan, seperti yang dinyatakan dalam "Pendahuluan" akhirnya dapat mengakibatkan "Hasil dan Diskusi", sehingga ada kompabilitas. Selain itu dapat juga ditambahkan prospek pengembangan hasil penelitian dan prospek penerapan studi lanjutan. Kesimpulan harus menjawab tujuan dari penelitian. Menggunakan kalimat yang tidak terlalu panjang, lebih padat dan fokus REFERENASI Fitriansyah. Andreansyah, and A. Sopian. AuPenerapan Static VLAN Dan Access List Untuk Meningkatkan Keamanan Jaringan,Ay J. Teknol. Inform. dan Komput. , vol. 5, no. 2, pp. 58Ae63, 2019, doi: 37012/jtik. Pantu. Iswahyudi, and R. Kusumaningsih. AuANALISIS DAN PERANCANGAN VLAN PADA DISHUBKOMINFO KABUPATEN MANGGARAI MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER,Ay J. JARKOM, vol. 3, no. 1, pp. 62Ae72, 2015. Pratama. Handbook Jaringan Komputer. Bandung: Informatika Bandung, 2014. Hidayat. Sobari. Lubis, and P. Akhirianto. AuConnetivity Jaringan Public Dengan Satu ISP DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Menghubungkan Kantor Cabang Dengan Menggunakan Metode Metro Ethernet,Ay J. Teknol. Inform. Komput. , vol. 6, no. 2, pp. 63Ae73, 2020, doi: 10. 37012/jtik. Hidayat. Salim. Maulana, and P. Akhirianto. AuPenggunaan Firewall Metode Access Control List Sebagai Blok Situs dan Fitering File Transfer Protocol pada PT Indoraya Makmur Abadi,Ay vol. 10, no. 584Ae601, 2024. Nugroho. AuPengaruh Native VLAN terhadap Overhead Trafik Data pada Jaringan LAN,Ay ELKOMIKA J. Tek. Energi Elektr. Tek. Telekomun. Tek. Elektron. , vol. 9, no. 2, pp. 404Ae414, 2021, doi: 26760/elkomika. Putra. Ispandi, and B. Lubis. AuPerancangan Firewall dan Spanning Tree Protocol Sebagai Sistem Keamanan Jaringan Komputer,Ay J. Teknol. Inform. dan Komput. , vol. 9, no. 1, pp. 48Ae60, 2023, doi: 37012/jtik. Beasley and P. Nilkaew. A Practical Guide to Advanced Networking Third Edition. Indianapolis. Indiana: Pearson, 2013. Iwan. AuCisco CCNA dan Jaringan Komputer,Ay Bandung: Informatika Bandung. Informatika Bandung. Bandung, pp. 1Ae248, 2010. Coker and S. Azodolmolky. Software Define Network With OpenFlow. Second Edi. Birmingham: Packt Publishing, 2017. Ryansyah. AuPerancangan Virtual LAN Menggunakan Switch Manajemen Dengan Mikrotik,Ay J. Tek. Komput. AMIK BSI, vol. 4, no. 1, pp. 17Ae20, 2018. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional.