Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. Inspirasi Model Connect the Dots Bagi Startup Bisnis Industri Jobshop (Studi Kasus PT. RMB) Inspiration Model of Connect the Dots to Business Startup of Jobshop Industry Pandena Kicky Basuki Putri1. Darmawan Yudhanegara2 Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana, email: pandenak@gmail. Universitas Teknologi Digital, email: darmawanyudhanegara272@gmail. Corresponding Author: darmawanyudhanegara272@gmail. Abstrak. Para pelaku usaha dalam mendirikan industri adalah guna peningkatan pembangunan industri di Indonesia dan organisasinya. RMB merupakan perusahaan jobshop, yang dibangun guna memperoleh tercapai tujuan secara nasional maupun organisasi dalam memperoleh komersialisasi, artinya pemula industri memiliki tujuan kepentingan dalam industri dapat beroperasi dan menguntungkan secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses pengusaha pemula dalam memetakan bisnisnya agar dalam usaha yang dilakukannya memiliki potensi organisasi dan potensi Model yang digunakan adalah Inspirasi model Connect the Dots menjadi model yang dipilih berdasarkan dari beberapa penelitian terdahulu disesuaikan dengan karakteristik pengusaha membangun sistem startup bisnis industri jobshop, digunakan dan dievaluasi dalam pengambilan keputusan pendirian perusahaan ini. Penelitian ini dalam proses penyelesaiannya memerlukan waktu pengamatan pada objek secara berkala waktu ke waktu disesuaikan dengan visi dan misi dari perusahaan serta siapa yang mengelola dan mengatur dari bisnisnya. Selain dari proses perintis termasuk dalam determinasi operasi bisnis di masa mendatang, yang telah menghasilkan penelitian bahwa perintisan bisnis industri jobshop dapat berjalan menguntungkan dan beroperasi berkelanjutan apabila memiliki keyakinan dari diri pelaku mendorongnya dari dalam para pemula. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa nilai jaringan syaraf buatan tertinggi mencapai 0. 20 adalah dari pusat kognisi pada pengalaman karir dan sekolahnya, sedangkan yang lainnya cukup tinggi adalah orentasi kehidupan berusahanya. Kata kunci: Model Connect the Dots. Startup. Industri Jobshop. Abstract. Entrepreneurs in establishing an industry are for the purpose of increasing industrial development in Indonesia and its organization. RMB is a jobshop company, which was built to achieve national and organizational goals in obtaining commercialization, meaning that industry beginners have the goal of interests in the industry to operate and be profitable sustainably. The purpose of this study is to determine the process of novice entrepreneurs in mapping their business so that in the business they do it has organizational potential and market potential. The model used is the Connect the Dots model inspiration as a model chosen based on several previous studies adjusted to the characteristics of entrepreneurs building a jobshop industry business startup system, used and evaluated in making decisions to establish this company. This research in the process of completion requires observation time on objects periodically from time to time adjusted to the vision and mission of the company and who manages and regulates its business. Apart from the pioneering process, it is included in the determination of future business operations, which Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. has resulted in research that pioneering a jobshop industry business can run profitably and operate sustainably if the perpetrators have confidence in pushing it from within the beginners. The results of this study state that the highest artificial neural network value reaching 0. 20 is from the cognitive center on career and school experience, while the other one that is quite high is the orientation of business life. Keywords: Connect the Dots Model. Startup. Jobshop Industry. Pendahuluan Dalam hasil survey oleh StartupRanking adalah perusahaan statistik berada di Peru. Indonesia merupakan salah satu negara dengan startup terbanyak di dunia pada awal 2024. Mereka mencatat, per tanggal 11 Januari 2024 terdapat sejumlah 2. 562 startup di Indonesia, termasuk jumlah yang paling banyak peringkat pertama di wilayah Asia Tenggara, lalu peringkat ke-2 dalam regional Asia, dan peringkat ke-6 secara global, peringkat puncak global ditempati Amerika Serikat dengan 77. 984 startup. Di urutan selanjutnya adalah India . 344 startu. , lalu Inggris . 077 startu. , kemudian Kanada . 875 startu. , dan negara Australia . 795 startu. Negara lain yang masuk jajaran top 10 startup terbanyak global adalah Jerman. Prancis. Spanyol, dan Brasil dengan rincian seperti terlihat pada grafik dibawah ini posisi Indonesia secara global. Pendirian bisnis industri di Indonesia merupakan strategi nasional dikembangkan terus untuk kemajuan ekonomi di Indonesia oleh pemerintah. Para pelaku usaha maupun non usaha pertama kali membutuhkan suatu upaya keputusan untuk mendirikan usaha atau non usaha dengan bekerja di perusahaan lain. Membangun industri dimulai dari kecil non komersial sampai memiliki nilai komersial yang tinggi, melalui proses data dan persepsi yang dilakukan para pemula bisnis . guna mengembangkan industri. Permasalahan hal itu tidak cukup untuk mendorong industri-industri di Indonesia termasuk bahwa dalam dunia pendidikan juga permulaan bisnis menjadi bagian dari kebijakan ekonomi pemerintah (H 2. Gambar 1. Indonesia urutan ke-6 global Sumber : Katadata, 1 Januari 2024 RMB merupakan industri rintisan yang dilakukan oleh seseorang pemula dalam membuka usaha permulaan namun memiliki persiapan yang cukup matang . Perusahaan ini berjenis produksi berdasarkan ppermintaan atas produk yang berbeda-beda . , yang merupakan perusahaan yang didorong adanya kebutuhan memproduksi barang industri yaitu mesin perkakas oleh konsumen produksi, pendidikan, usaha kecil menengah, dan konsumen industri lainnya yang berkaitan menunjang produksi dan jasa. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. Kebutuhan permintaan industri sudah terjadi, namun dorongan memulainya memiliki banyak hambatan, karena pengurus industri ini masih terkendala dalam proses pengambilan keputusan untuk mendirikan industri usaha, karena kebutuhan industri ini dapat berkelanjutan untuk beroperasi. Pemula perusahaan ini masih belum meyakinkan apabila model yang dipilih dan digunakan dapat berhasil secara efektif terhadap bisnis industri ini yang bertujuan dapat memperoleh keuntungan dan beroperasi berkelanjutan sehingga mengambil keputusan untuk tidak bekerja di perusahaan lain hasil dari banyaknya kegagalan-kegagalan selama bekerja di perusahaan lain (Sean W. Penelitian ini perlu dilakukan secara evaluasi dari tujuan, model dan hasil yang diingin dicapai perusahaan industri kecil ini. Berdasarkan hasil riset Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), bahwa permasalahan utama yang dihadapi startup diTanah Air adalah akses permodalan atau finansial. Tercatat, bahwa sebanyak 34,1% startup mengemukakan bahwa modal finansial adalah permasalahan pokok para startup, dan juga 13,3% yang mengalami masalah kebijakan pemerintah, dan 12,9% menghadapi masalah produk masuk ke pasar. Lalu sebanyak 12,3% startup di Indonesia memiliki masalah strategi dalam pengembangan, 18,7% menyatakan penyediaan sumber daya manusia (SDM). Menjadi permasalahan utama mereka, dan 8,8% memiliki masalah terkait fasilitas seperti untuk kapasitas produksi. RMB dikembangkan tanpa modal hanya pada koneksi, sedangkan fasilitas masih menggunakan melalui penyewaan dalam proses pengembangan, namun dengan model connect the dots menemukan titik-titik kegagalan yang menjadikan suatu keberhasilan yang Kajian Pustaka Kebutuhan permintaan industri sudah terjadi, namun dorongan memulainya memiliki banyak hambatan, karena pengurus industri ini masih terkendala dalam proses pengambilan keputusan untuk mendirikan industri usaha, karena kebutuhan industri ini dapat berkelanjutan untuk beroperasi. Pemula perusahaan ini masih belum meyakinkan apabila model yang dipilih dan digunakan dapat berhasil secara efektif terhadap bisnis industri ini yang bertujuan dapat memperoleh keuntungan dan beroperasi berkelanjutan sehingga mengambil keputusan untuk tidak bekerja di perusahaan lain hasil dari banyaknya kegagalan-kegagalan selama bekerja di perusahaan lain (Sean W. Penelitian ini perlu dilakukan secara evaluasi dari tujuan, model dan hasil yang diingin dicapai perusahaan industri kecil ini. Berdasarkan hasil riset Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), bahwa permasalahan utama yang dihadapi startup diTanah Air adalah akses permodalan atau finansial. Tercatat, bahwa sebanyak 34,1% startup mengemukakan bahwa modal finansial adalah permasalahan pokok para startup, dan juga 13,3% yang mengalami masalah kebijakan pemerintah, dan 12,9% menghadapi masalah produk masuk ke pasar. Lalu sebanyak 12,3% startup di Indonesia memiliki masalah strategi dalam pengembangan, 18,7% menyatakan penyediaan sumber daya manusia (SDM) (Putri 2. Menjadi permasalahan utama mereka, dan 8,8% memiliki masalah terkait fasilitas seperti untuk kapasitas produksi. RMB dikembangkan tanpa modal hanya pada koneksi, sedangkan fasilitas masih menggunakan melalui penyewaan dalam proses pengembangan, namun dengan model connect the dots menemukan titik-titik kegagalan yang menjadikan suatu keberhasilan yang Rekayasa dan manajemen merupakan kombinasi yang diperlukan dalam pendekatan teori untuk penelitian ini. RMB masih memiliki pengetahuan dan penerapan dalam strategi atas pendirian dan pengembangan usahanya, dengan pendekatan rekayasa pada pemetaan pengembangan diperlukan melalui model connect the dots. Rekayasa yang dilakukan adalah menentukan kegagalan selama hidup menjadi sebuah keberhasilan yang tinggi (Yudha 2. Secara rekayasa penghubungan ini tidak terstruktur, tidak ada pengubahan secara sistematis, masih memiliki basis pada kemampuan instrumen dari subyek penelitian, maka dibantu dengan pendekatan-pendekatan dari latar belakang pendidikan, kemampuan kognisi dari subyek. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. berdasarkan pengalaman dari pembanding subyek lain diluar dari penelitian ini, dan sebagainya. Pemilihan dan penghubungan titik kegagalan dengan metodologi penelitian disusun seperti gambar dibawah ini. Metode MULAI Kebijakan Pemerintah dalam Startup Survey Perusahaan Sebagai Objek Kendala-kendala yang dihadapi Perusahaan Wawancara dan survey lapangan Data Persepsi Identification the dots Metode Penerapan Objek Pendekatan Inovasi connecting the Analisis Evaluasi hasil Hasil Penelitian SELESAI Gambar 2. Metodologi Penelitian Gambar diatas, menunjukan bahwa aliran dari penelitian dari awal sampai akhir dengan penyisipan model connect the dots pada metode yang telah digunakan oleh objek dan dibantu oleh metode refleksi didalamnya sehingga diperoleh suatu keputusan pada startup jobshop industry. Model ini merupakan model yang pernah diinspirasikan oleh Steve Job pada 12 Juni 2005 di Universitas Stanford yang merupakan seorang pemula bisnis dalam mendirikan industri elektronik yang memiliki merek AuappleAy di Amerika Serikat. Model ini cukup banyak digunakan oleh para pelaku usaha rintisan dalam mendirikan usaha seperti Mikaela Jade seorang CEO Indigital Australia (Stewart 2. Neil blume thal CEO Warby Parker yaitu model yang memberikan rekomendasi menghubungkan antar potensi dalam pribadi selama hidupnya dengan melihat ke belakang masa hidup dan memutuskan untuk membentuk determinasi di masa mendatang (Sanjay . Puneet K. Hind A. Jantje H. Sedangkan di Indonesia model ini dikomunikasi oleh Helmi Yahya pada pertengahan tahun 2023. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. Istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemula merupakan perintis proses bisnis perusahaan industri, pengurus merupakan pengelola dari perusahaan sebagai pengambil keputusan, pendiri merupakan titik dari awal perusahaan ini beroperasi. Sedangkan metode refleksi dalam penelitian ini merupakan evaluasi dari yang telah dilakukan dengan adanya rekayasa terhadap titik-titik yang telah ditentukan lalu di persepsikan secara positif menjadi ciptaan bahwa sisa hidup adalah berwirausaha, dengan bidang jobshop Hasil dan Pembahasan RMB didirikan sejak bulan September 2023 oleh seseorang yang telah berpengalaman di Industri selama 20 tahun lebih. Perusahaan industri ini memiliki legalitas yang lengkap dari pendirian, pajak, rekomendasi pemerintah daerah, dan administrasi lainnya yang menguatkan seperti Hak kekayaan intelektual (HaKI), tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan lain-lain. Perusahaan ini didirikan atas perseroan terbatas perorangan, yang hanya didirikan oleh satu orang sebagai pengurusnya. Perusahaan ini telah menjalani operasi beberapa bisnisnya seperti jasa riset, vokasi pelatihan, jasa keuangan yang masih beromzet relatif kecil. Proses produksi masih terkendala dengan adanya produksi yang masih menunpang ke pabrikasi lain dengan metode menyewa mesin sebagai alat produksinya. Bahan baku masih bersifat peminjaman dan produksi berdasarkan proyek dan kustomisasi. Karakteristik perusahaan startup terdiri dari usia usaha pengembangan masih belum tiga tahun, pemodalan berdasarkan dari pekerjaan, omzet kurang dari 11 juta perbulan, pegawainya belum sampai 20 orang, pekerjaannya masih dalam pengembangan dan bersifat adaptif. Gambar 3. Contoh Produk Pada gambar menunjukan sebuah mesin yang pada dasarnya sama dengan yang diterangkan dalam (Wahyudin. Muhammad C. Fahriza N 2. pada prosesnya, namun pada produk ini memiliki adanya digitalisasi dan kapasitas dari produksi. Digital yang ideal diterapkan pada produksinya yang nyata, belum dapat dipenuhi oleh produk yang diproduksi oleh RMB. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. namun masih dalam kapasitas laboratorium pendidikan untuk penyiapan tenaga kerja yang terampil di industri setelah mereka menyelesaikan studi vokasinya. Secara prospektus bawah mesin seperti ini sangat dibutuhkan terutama pada industri pendidikan pendidikan menengah. Titik-titik yang ditentukan dimulai dari sejak individu melakukan studi di bangku sekolah, awal bekerja, berpelancong dan bekerja di luar negeri, dan kembali ke tanah air. Titik-titik tersebut, dimulai bermain, belajar yang diterima, awal bekerja di perusahaan konsultan, perbankan, dan industri perhubungan udara dan terakhir mengajar. Titik-titik menjadi beberapa kategori yaitu pengetahuan, pengalaman, pola fikir, pendidikan, dan lingkungan (Dufaysa 2. dan (C. Hubungan dengan industri dan keilmuan rekayasa dalam penelitian ini adalah objek dari penentuan model connect the dots yang merupakan awal dari dorongan pendirian industri jobshop yang diperoleh hasil proses sehingga penentuan dan penghubungan titik menjadi determinasi masa mendatang sebagai keputusan perusahaan jobshop ini. Titik-titik kehidupan menjadi serangkaian hal yang dapat dibangun menjadi sesuatu hal yang baik. Dapat juga proses penghubungan ini mirip dengan metode jaringan syaraf buatan (JSB) yang pernah digunakan oleh penelitian (Halimah 2. namun berbedanya perhitungannya menggunakan persepsi, secara hitungannya diganti dengan pendekatan persepsi dari subyek instrumen penelitian. No. Tabel 1. Penentuan Dots dan Identifikasi Titik Identifikasi Bermain Kegiatan yang dilakukan pada masa hidupnya Pengetahuan Membaca sumber-sumber pengetahuan media Pendidikan Belajar dan masa pendidikan Pengalaman Kehidupan pribadi dan orang lain Bekerja Selama 20 tahun bekerja Keinginan Orentasi selama masa kehidupan Religi Keyakinan yang tertanam Metode refleksi yang digunakan adalah untuk menghubungkan antara titik-titik yang telah diidentifikasi sehingga dapat menghasilkan sebuah keputusan pendirian perusahaan industri jobshop ini, seperti yang telah dikemukan dalam penelitian mereka metode refleksi sebagai penghubungan (H 2. Penghubung ini didasarkan pada persepsi dari objek pemula bisnis terhadap jobshop Refleksi ini tidak memiliki struktur yang jelas secara sistematis dan matematis, semua ini disusun berdasarkan dari persepsi instrumen dengan pengukuran pendekatan kemumgkinan, maka terjadi penghubungan seperti pada tabel yang disusun setelah ini, dengan nilai jaringan syaraf buatan (JSB) dengan pendekatan yang pernah dibuat dalam penelitian (Priyanto 2. dengan pendekatannya dalam pemilihan. Tabel 2. Jaringan Syaraf Buatan No. Titik Bermain Pengetahuan Pendidikan Pengalaman Bekerja Keinginan Religi Identifikasi Kegiatan yang dilakukan pada masa hidupnya Membaca sumber-sumber pengetahuan media Belajar dan masa pendidikan Kehidupan pribadi dan orang lain Selama 20 tahun bekerja Orentasi selama masa kehidupan Keyakinan yang tertanam JSB Jika disusun kedalam proses penghubungan semua nilai JSB maka dapat dijadikan pengelompokan nilai seperti dibawah ini Tabel 3. Penghubungan Dots menjadi jobshop industry. Titik-titik Terhubung menjadi Jobshop Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,450-457,DOI 10. 51132/teknologika. Berkarir Pendidikan Lingkungan Bermain Berwirausaha Teknik Produksi Merancang Produk Kustomisasi Pelayanan Kesimpulan Hasil analisis dari penelitian menghasilkan bahwa titik-titik yang ditentukan, lalu dihubungkan, dan merefleksikan bahwa industri jobshop merupakan hasil dari keyakinan berdasarkan data dan persepsi yang dilakukan oleh pelaku startup untuk mendirikan perusahaan industri jobshop. Semua ini dilakukan dengan metode refleksi. Model inspirasi connect the dots untuk sementara sebagai model terpilih dan digunakan oleh pengurus perusahaan industri ini. Titikke titik membutuhkan waktu yang cukup lama bagi pengurus perusahaan, karena terkedala adanya penentuan titik dan penghubungan antar titik, namun masih dianggap efektif selama periode penelitian ini. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa: Model ini cukup efektif digunakan bagi pemula bisnis industri seperti RMB ini. Titik pertama adalah pengalaman, titik kedua adalah latar belakang pendidikan, titik ketiga adalah lingkungan, titik keempat adalah pola fikir yang dimiliki oleh individu yaitu pengurus industri ini. Penghubungan dan penentuan titik menggunakan teknik rekayasa berdasarkan pendekatan persepsi setiap individu seperti yang telah dilakukan oleh pemula bisnis ini. Secara keilmuannya bahwa pendirian bisnis merupakan ilmu rekayasa industri yang menghubungkan inovasi dan proses secara sistematis dan sistemik sehingga menghasilkan industri yang mencapai keuntungan dan operasi berkelanjutan. Setiap pelaku startup memiliki latarbelakang pengalaman dan pendidikan yang berbeda, maka dapat menghasilkan keputusan bidang industri yang lain. Referensi