Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DIKANTOR CAMAT HILIMEGAI KABUPATEN NIAS SELATAN Wita Kurniawati Mesra Laia Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya . itakurnialaia99@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana Motivasi Kerja Mempengaruhi kerja karyawan Di Kantor Camat Hilimegai Kabupaten. Nias. Selatan. Penelitian kuantitatif asosiatif adalah yang digunakan. Sumber data penelitian berasal dari karyawan, dan 30 orang adalah populasi dan sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai Thitung . lebih besar daripada Ttabel . Simpulan dari kajian ini yaitu bahwa semangat dalam bekerja memengaruhi tingkat giat pekerja di Kantor Camat Hilimegai. Penelitian ini menyarankan bahwa . dalam menaikkan kinerja karyawan, pemimpin di Kantor Camat Hilimegai Kabupaten Nias Selatan harus meningkatkan semangat kerja, kerjanya dan simpati pada pegawai sehingga mereka semangat dan terpacu untuk melaksanakan kerja mereka dengan baik. untuk menaikkan niat kerja para karyawan di Kantor Camat Hilimegai Kab Nisel wajib menjaga agar pegawai tetap aman. Kata Kunci : Motivasi. Kerja. Kinerja Pegawai Abstract This study sought to ascertain how employee performance in the South Nias Regency's Hilimegai Sub-district Office was impacted by work motivation. The research methodology employed is an associative quantitative research methodology. The population and sample in this study consist of 31 respondents, and the data source utilized is employees. According to the study's findings. Tcount . is more than Ttable . The research makes the following recommendations: . In order to raise pervormenca emlopyer et dhe Hilimegai Dictrist Sab Qvfice 0f Soth Nias Rejensl, enthusiasm for work, attention to detail, commendation of high performers, and concern for staff members are all necessary to inspire and motivate them to do their jobs well. The Hilimegai SubDistrict Head Office of South Nias Regency's leadership must prioritize employee safety in order to boost morale among staff members. Keywords: work motivation. employee workers Pendahuluan dengan baik, yakni melalui pemberian Pada dasarnya, sumber kemampuan orang adalah sebagian unsur yang paling martabatnya, menyiapkan fasilitas yang utama untuk keberhasilan satu bidang. dipakai, memberikan motivasi, dan Perilaku memberikan jaminan kesehatan dan keberhasilan organisasi. Suatu perusahaan Jika kebutuhan dan harapan mereka dipenuhi, https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X mereka pasti akan berkomitmen untuk mengabdikan diri sepenuhnya pada tujuan dan sasaran organisasi. Jika ini terjadi, karyawan akan lebih bersemangat dan lebih termotivasi untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa. Suatu organisasi tidak hanya mengharapkan karyawan yang berbakat, dan terampil yang lebih penting, karyawan harus rajin dan bersemangat untuk mencapai hasil kerja terbaik mereka. Perkembangan kinerja pegawai menunjukkan hasil kerja mereka. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan adalah motivasinya untuk bekerja. Keinginan untuk bertindak Menurut Wibowo . AuSalah satu masalah yang dibahas dalam motivasi kerja adalah bagaimana memotivasi karyawan untuk berusaha keras untuk mencapai tujuan perusahaanAy. Jadi, pada dasarnya, motivasi adalah keinginan seseorang untuk bekerja. Pekerja akan menunjukkan peningkatan kinerja jika mereka termotivasi untuk mencapai tujuan pribadi mereka. Jika kinerja pekerja ditingkatkan, kinerja organisasi juga akan ditingkatkan. Dengan demikian, peningkatan motivasi pekerja akan meningkatkan kinerja individu. Seni untuk mendorong seseorang dimulai dengan memahami bagaimana memengaruhi perilaku mereka. Kinerja karyawan akan meningkat seiring dengan peningkatan motivasi kerja. Kualitas kinerja karyawan akan sangat dipengaruhi oleh peningkatan motivasi kerja mereka. Semua upaya yang dilakukan oleh organisasi dan individu yang mengelolanya akan membentuk AuSemangat Kerja didefinisikan sebagai kekuatan potensial yang ada dalam diri seseorang yang dapat dikembangkan atau motivasi kerja. Salah satu cara yang bisa dipakai dalam menaikkan niat kerja adalah melalui membangun relasi kepada rekan yang bekerja, lingkungan pekerja yang menyenangkan, dan memastikan bahwa pimpinan memiliki pengawasan maksimal. Pegawai mungkin tidak melakukan pekerjaan dengan baik jika mereka tidak memiliki motivasi kerja yang cukup. Oleh karena itu, motivasi menjadi komponen penting dalam mendukung pencapaian tugas, fungsi, dan kinerja pegawai. Kinerja pegawai adalah wujud dari pekerjaan satu karyawan dalam melakukakn kegiatan dan kerjaan atau fungsi yang setara dengan wewenang dan tanggungjawabnya yang diakui dengan sah untuk mencapai titik Kinerja karyawan yaitu sesuatu yang begitu dibutuhkan bagi suatu bidang. Membagikan semangat dan niat yang begitu baik serta perhatian tulus kepada karyawan untuk bekerja sebaik-baiknya mungkin dan menuju target dapat membantu meningkatkan kinerja mereka. Penulis menemukan bahwa motivasi kerja masih kurang optimal di Kantor Camat Hilimegai. Ini dapat dilihat melalui karyawan yang tidak mempunyai niat dalam melakukan kerja dan kepercayaan tugas yang sudah diberikan oleh pimpinan kepada dia. Banyak yang menunggu dan kurang berinisiatif menyelesaikan tugas yang diberikan. Tidak ada penghargaan yang memadai untuk pegawai, membuat mereka kurang Masih ada karyawan yang tidak hadir pada waktu masuk, istirahat, dan pulang kerja. Ini menyebabkan proyek tertunda dan tidak selesai dalam waktu yang ditetapkan. eksternal yang dapat mempengaruhi Salah satu aspek dari motivasi kerja adalah bagaimana memotivasi karyawan untuk berusaha keras untuk https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X mencapai tujuan perusahaanAy (Wibowo, 2018:. Karena setiap motivasi memiliki tujuan yang ingin dicapai, motivasi kerja mendorong keinginan dan keinginan untuk bekerja (Christian & Kurniawan, 2. Dari beberapa teori itu, penulis menarik kesimpulan bahwa semangat kerja adalah kemauan dan keinginan karyawan untuk melakukan suatu pekerjaan dengan tujuan untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan kinerja karyawan secara penuh serta dilakukan dengan niat dan Hakikat Kinerja Karyawan Prestasi yang membanggakan bukan hanya menjadi kebutuhan esensial bagi setiap individu di dunia kerja, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kemajuan Kinerja, sebagai cerminan keterampilan yang diwujudkan dalam bentuk aksi nyata, menjadi penanda keberhasilan pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan Seperti dikemukakan oleh Priansa . , kinerja pegawai dapat didefinisikan sebagai hal-hal yang mendorong pekerja menjadi lebih giat dan menjadi lebih serius dalam merencanakan serta melaksanakan tugastugas yang telah diberikan kepada mereka baik secara sendirian maupun dengan bekerja bersama teman-teman kerja yang Dari perspektif ini, bisa ditarik simpulan bahwasanya kinerja para karyawan bukan saja sekedar atau hanya sesuatu yang kebiasan-kebiasaan melakukan pekerjaan-pekerjaan dan juga serangkaian aktivitas, tetapi juga mencakup sejauh mana mereka mampu menghasilkan karya sesuai dengan kapabilitasnya dan dinilai melalui standar tertentu. Bagi perusahaan, pemahaman yang mendalam tentang kinerja pegawai menjadi kunci untuk mengevaluasi kontribusi individu terhadap kesuksesan keseluruhan. Dampak M0tivasi Kerja Akan Kinerja Pegawai Beberapa pendapat yang disampaiakn oleh para pakar-pkar terkait ada dampak motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Menurut (Christian & Kurniawan, 2. semangat dalam bekerja yaitu sesuatu yang mendorong dan menggerakan hati para pekerjaan yang diberikan oleh kepada semangat begitu utama bagi memaksimalkan pencapaian tujuan, sebab semangat kerja juga sangat berpengaruh untuk meningkatkan keberhasilan atau menghasilkan kinerjanya dan dalam hal ini pemimpin organisasi sangat berperan dalam memberikan motivasi atau sebagai https://jurnal. id/index. php/JIM Metode Penelitian Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan karakteristik asosiatif. Sesuai dengan pandangan (Sugiyono, 2. , dijelaskan sebagai pendekatan penelitian yang mengandalkan filsafat non-parametrik dan digunakan untuk menginvestigasi pada suatu populasi atau sampel tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen seperti angket atau kuesioner, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan deskriptif, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi yang bersifat parametrik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat primer, artinya data yang dikumpulkan dengan memakai percakapan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 atau pertanyaan serta penye baran kuesioner dan dikumpulkan melalui Responden diminta memberikan pekerjaan karyawan di Kantor. ,Camat Hilimegai Kabupaten Nias Selatan. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sumber : hasil olahan data peneliti 2023 Gambar 1 Temuan Kajian dan Pembahasan Penggambaran variabel Penelitian Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan sifat asosiatif. Pada tahap deskriptif data variabel penelitian, memberikan gambaran tentang data yang telah terkumpul. Proses ini mencakup penghitungan nilai statistik seperti ukuran pemusatan . ata-rat. , ukuran penyebaran data . tandar devias. , serta kemiringan kurva . dari setiap variabel Tabel 1. Deskripsi Variabel X Statistics moivasi kerja Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Range Minimum Maximum Sum Percentile 25 https://jurnal. id/index. php/JIM umber : hasil olahan data peneliti 2023 Tabel 2. Deskripsi variabel Y Statistics kinerja pegawai Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Range Minimum Maximum Sum Percentile 25 Sumber : olahan peneliti 2023 Gambar 2 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Sumber : olahan peneliti 2023 Penguji. ,validites Validites pernyataan dikerjakan dengan menggunakan SPSS. 20 for windows. Perolehan hasil uji validitas variabel penelitian dapat dilihat pada tabel Tabel 3. Hasil Uji Validitas Keterangan Ite Rhitu Rhitu Rtabel Ket N=10 0,723 0,689 Valid 0,63 0,876 0,747 0,632 Valid 0,648 0,730 0,632 Valid 0,876 0,689 0,632 Valid 0,648 0,800 0,632 Valid 0,640 0,632 Valid 0,640 0,747 0,632 Valid 0,669 0,755 0,632 Valid 0,723 0,730 0,632 Valid 0,743 0,689 0,632 Valid Sumber : olahan peneliti 2023 Berdasarkan hasil olahan data pada tabel diatas yang diolah melalui program SPSS 20 for windows dengan responden sebanyak 10 orang pegawai dari item 1 sampai 10 dinyatakan valid, karena nilai Rhitung> Rtabel. Uji Realibilitas agar memahami kekonsistenan sesuatu alat yang dipakai untuk mengukur, maka https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X CronbachAos Alpha yang ditampilkan pada tabel berikut. Tabel 4. Hasil Uji Realibilitas CronbachAos N of CronbachAos N of Alpha Alpha Sumber : olahan data peneliti 2023 Berdasarkan tabel diatas maka diketahui nilai CronbachAos Alpha untuk X sebesar 0,906> 0,6 dan untuk variabel Y sebesar 0,925> 0,6 . maka disimpulkan bahwa butir pernyataan istrumen penelitian dinyatakan Uji Normalitas Data Tabel 5. Hasil Uji N0rmalitas Data One-Sample KolmogorovSmirnov Test Unstand Predicte d Value Normal Mean Parameters Std. Deviati Most Extreme Absolut Differences Positive Negativ Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber :olahan peneliti 2023 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Berdasarkan tabel diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sampel yang diambil dari populasi berdistribusi normal, karena nilai Kolmogorov-Sminorv sebesar 0. menunjukan signifikan diatas 0,05. Gambar 3 Pl0t Probabilitas Normal Sumber :hasil olahan data peneliti 2023 Berdasarkan gambar 4. 3 yang telah disajikan, dapat disimpulkan bahwa model regresi memenuhi asumsi klasik. Hal ini dilihat dari distribusi data yang tersebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, menunjukkan pola distribusi Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas ketidakseragaman dalam varians pada Jika terdapat perbedaan dalam Kualitas dianggap baik ketika tidak terjadi Pengambilan kesimpulan menggunakan metode grafik, di mana sesuatu pola dapat menjadi indikator terjadinya heteroskedastisitas. Gambar 4 Hasil Uji Heteroskedastisitas https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sumber : hasil olahan peneliti 2023 Dengan merujuk pada items 4. 4, bisa kesimpulan-kesimpulan bahwasannya tiada ada tanda-tanda heteroskedastisitas, sebab pada apa yang terlihat tersebut tidak terlihat susunan yang begitu teraatur atau pola yang teratur dari titik data. Hal ini menandakan bahwa persamaan tersebut memenuhi asumsi Uji parsial (Uji T) untuk mengevaluasi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji ini bertujuan untuk mengidentifikasi masing-masing variabel bebas dalam mempengaruhi variabel terikat. Tabel 6 Hasil Uji t Coefficientsa Stan Unstanda ized rdized Coef Coefficien ficie Std. Erro Sig Model B Beta t 1 (Co Dependent Variable: Y Sumber : olahan peneliti 2023 Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai thitung sebesar 2,057>1,549 pada df=Nk-1. -1-. =29. Maka disimpulkan bahwa M0tivasi Kerja Memiliki Pengaruh Terhadap Kinerja Pegawai Dikantor Camat Hilimegai Kabupaten Nias Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 7 Hasil Uji R2 Model Summaryb Std. Error of R Adjuste Squa Estimat re Square Predictors: (Constan. X Dependent Variable: Y Sumber : hasil olahan data peneliti 2023 Berdasarkan tabel diatas, diperoleh koefisien determinasi (R. sebesar 0,73, maka disimpulkan bahwa variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 73%, sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Metode Analisis Regresi Penelitian ini memanfaatkan metode analisis regresi linear simple dengan pendekatan OLS . rdinary least squar. Metode ini digunakan untuk menguraikan hubungan antar variabel dan untuk M0tivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Hilimegai Kabupaten Nias Selatan. Dengan persamaan regresi yakni Y= 32. 315 0,324 Y= variabel terikat yang diprediksi a= 32. x=0,324 Dengan merujuk pada persamaan regresi linear di atas, koefisien regresi . 315 mewakili nilai variabel kinerja ketika variabel motivasi kerja berada pada tingkat normal. Sementara itu, koefisien regresi untuk . X) sebesar 0,324 mengindikasikan bahwa setiap kenaikan 1 satuan pada variabel motivasi kerja, dengan https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X mengakibatkan peningkatan sebesar 0,324% dalam kinerja pegawai, begitu juga Pada pengujian hipotesis X terhadap Y, hasil menunjukkan bahwa nilai thitung . melebihi nilai ttabel . Hal ini mengindikasikan bahwa memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Pada penelitian terdahulu Arni Nazira menunjukkan nilai Fhitung sebesar 84,213>Ftabel 3,328. Penuutp Simpulan Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan, dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak M0tivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Hilimegai Kabupaten Nias Selatan dapat dijabarkan sebagai berikut: Berdasarkan menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor camat hilimegai kabupaten nias selatan, dari perhitungan, hipotesis diterima karena nilai thitung>ttabel dimana thitung sebesar 2,057>1,549. Dengan demikian berarti bahwa secara parsial variabel motivasi kerja(X) berpengaruh dan signifikan terhadap pegawai(Y) Hilimegai Kabupaten Nias Selatan. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian, maka model regresi linear sederhana Y= 32,215 0,324. Dari hasil persamaan regresi linear sederhana ini menunjukkan bahwa dalam keadaan tidak ada variabel motivasi kerja maka kinerja pegawai sebesar 32,057. Apabila ada kenaikan akan koefisien regresl variabel motivasi kerja maka kinerja Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 pegawai akan mangalami kenaikan begitu juga dengan sebaliknya. Saran Dari kajian akhir, analisis, dan simpulan yang sudah dijabarkan tersebut, peneliti merekomendasikan beberapa hal agar naiknya cara pekerja karyawan di Kantor Camat Hilimegai Kabaputen Nias Selatan, disarankan kepada pimpinan untuk memberikan dorongan semangat kerja, memberikan perhatian kepada pegawai, memberikan apresiasi kepada mereka yang berprestasi, serta menunjukkan kepedulian terhadap Hal bertujuan agar pegawai terdorong dan termotivasi dalam menjalankan tugas Guna meningkatkan semangat saat beraksi Hilimegai,Kabupaten Nias Selatan, perhatian terhadap aspek keamanan pegawai perlu diperhatikan. Faktor keamanan ini dapat mencakup berbagai hal seperti lingkungan kerja yang aman dan kondusif, serta kebijakan yang mendukung keamanan pegawai secara Daftar Pustaka