Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 ISSN: 2460-4437. E-ISSN 2549-3329 (Onlin. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. PENGARUH KEGIATAN STEMPEL KAYU TERHADAP MENGGAMBAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK PERTIWI 3 PADANG Lora Santika1. Farida Mayar2 1,2 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. FIP. Universitas Negeri Padang Email: lorasantika79@gmail. com1, mayarfarida@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar berkembangnya seni rupa menggambar anak di Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada menggambar anak yang mudah bosan di Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang. Hal ini terjadi karena di sekolah masih menggunakan cara-cara lama pada kegiatan menggambar. Maka berdasarkan permasalahan tersebut peneliti memberikan solusi yaitu menggambar menggunakan media bantuan stempel kayu dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap kemampuan menggambar anak. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasy Eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang dengan jumlah 38 anak, dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas B1 dan kelas B2 yang masingmasingnya berjumlah 10 orang anak. Teknik pengambilan sampel mlenggunakan Purposive Sampling. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan . -tes. menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25. 0 for windows. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen dengan kegiatan menggambar dengan bantuan stempel kayu diperoleh nilai rata-rata gain score 17,30 sedangkan pada kelas kontrol menggambar bebas dengan krayon diperoleh nilai rata-rata gain score sebesar 15,30. Kemudian berdasarkan hasil uji-t diketahui nilai sig . -taile. adalah sebesar 0,008 < 0,05. Dengan demlikian ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sehingga Ha diterimla Ho ditolak. Dengan demikian disimpulkan bahwa kegiatan menggambar menggunakan bantuan stempel kayu berpengaruh terhadap kemampuan menggambar anak usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang. Kata Kunci: Stempel Kayu. Menggambar. Anak Usia Dini Abstract This research aims to find out how much the fine art of drawing has developed for children at Pertiwi 3 Padang Kindergarten. This research was motivated by the problem of drawing children who get bored easily at the Pertiwi 3 Padang Kindergarten. This happens because schools still use old methods for drawing activities. So, based on this problem, the researcher provided a solution, namely drawing using wooden sticks as a medium to find out the effect on children's drawing abilities. This type of research uses a quantitative approach with the Quasy Experiment method. The population in this study was all students at Pertiwi 3 Padang DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 238 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Kindergarten with a total of 38 children, and the sample in this study was class B1 and class B2, each with 10 children. The sampling technique uses Purposive Sampling. The data analysis technique uses the swimmer test. Then the data was processed with a difference test . -tes. using the SPSS 25. 0 for Windows application. Based on data analysis, the research results showed that in the experimental class with drawing activities with the help of wooden sticks, the average gain score was 17. 30, while in the control class, free drawing with crayons obtained an average gain score of 15. Then, based on the results of the t-test, it is known that the sig . -taile. value is 0. 008 < 0. Thus there is a significant difference between the experimental class and the control class. So Ha is termed Ho rejected. Thus, it was concluded that drawing activities using wooden stamps had an effect on the drawing ability of children aged 5-6 years at Pertiwi 3 Padang Kindergarten. Keywords: Wooden Stamp. Drawing. Early Childhood Corresponding author : Email Address:lorasantika79@gmail. Received 05 July 2024. Accepted 30 July 2024. Published 06 August 2024 PENDAHULUAN Anak usia adalah anak yang Permendikbud No 146 . berada pada rentang usia 0-6 tahun. Pada usia ini sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian Pendidikan sebelum jenjang sekolah pada anak. Usia dini merupakan usai dasar yang bertujuan sebagai upaya ketika anak mengalami pertumbuhan dan pembinaan yang ditujukan kepada perkembangan secara pesat, maka pada masa inilah penting bagi orang tua untuk memberikan stimulus kepada anak agar pertumbuhan anak berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan umurnya. Pendidikan anak usia dini sangatlah Pendidikan anak sejak lahir hingga dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui Pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani penting diberikan kepada anak untuk anak agar memiliki kesiapan dalam tumbuh kembang anak. memasuki pendidikan lebih lanjut 1 Naisyah, dkk . 2 memaparkan Peraturan Menteri pendidikan dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak usia Dini. Ngaisah. , & Aulia. Perkembangan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 239 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 bahwa tujuan pendidikan anak usia perlu melakukan suatu kegiatan yang dini salah satunya yaitu menyiapkan bermain yang menyenangkan sehingga anak untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Anak berkembang dengan optimal. Seni rupa menunjukkan rasa ingin tahu melalui adalah cabang seni yang membentuk observasi eksplorasi, dan eksperimen media yang bisa dilihat dengan mata sekitar dan media sebagai sumber (Kristanto dan eko, 2014:. pengetahuan dan pengalaman baru Anak Macam-macam diantaranya seni lukis seni gambar, seni dekorasi, seni kerajinan/karya, seni bangunan/arsitektur, seni cetak, mengapresiasi karya seni. seni desain dan seni ilustrasi (Mayar. Salah satunya adalah aspek seni 2. Salah satu kegiatan bermain yang harus dikembangkan kepada Aspek dalam perkembangan seni menggambar anak adalah kegiatan seni beragam bidang seni lainnya seperti rupa stempel. Kegiatan seni rupa, dan lain sebagainya, serta kegiatan seni yang dilakukan dengan mampu mengapresiasikan karya seni, gerak seni, serta drama (Permendikbud berfungsi sebagai acuan yang telah 137: 2. diberi tinta dan ditempelkan ke kertas Dalam mengembangkan aspek sehingga dapat menghasilkan suatu perkembangan di atas, tentunya kita bentuk yang diinginkan. pada pendidikan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9. , 1-25. 3 Peraturan Menteri pendidikan dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak usia Dini. 4 Kristanto. Eko. Pembelajaran Seni Rupa Anak. Semarang: Universitas PGRI Semarang Press. 5 Mayar. Farida. Seni Rupa Untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Deepublish. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 240 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Kegiatan menggambar dengan sehingga terbentuk gambar 7 . Seperti halnya kegiatan bermain, pembelajaran menggambar memiliki manfaat untuk dituangkan dalam bentuk hasil karya. Kegiatan menggambar dengan bantuan media stempel yang menyenangkan, berekspresi karena dengan cara itu anak belajar berkomunikasi dengan anak dapat menuangkan perasaan temannya, belajar berbagi, mentaati sesuai dengan imajinasinnya dengan peraturan belajar kerapihan, ketelitian, menggunakan cat warna atau bahan memperluas keahlian berfikir serta lain yang lebih aman bagi kesehatan 8Jadi, dapat disimpulkan bahwa merekaAy. Sejalan Menggambar menggambar adalah kegiatan yang dilakukan manusia untuk menuangkan menggambar sangat disukai oleh anak dan menjadi sumber gagasan ide untuk bentuk goresan, garis dan warna. Berdasarkan inspirasi tentang segala hal yang yang peneliti lakukan di Taman Kanak- pernah disentuh atau dialami. kanak Pertiwi 3 Padang Tahun Ajaran Menggambar adalah kegiatan 2023/2024, yang dilakukan dengan cara mencoret, menggunakan stempel kayu belum ada menggaris, dan menoreh benda tajam digunakan di sekolah ini. Anak mudah ke benda lain serta memberi warna, 6 Iksan. Wondal. , & Arfa. Pelran Kelgiatan MLelngelcap Dalaml Mlelngelmlbangkan Krelativitas Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Cahaya PAUD, 3. , http://eljournal. id/indelx. /cahayapd/articlel/vielw/2109 Selni Pamladi. Hajar. Keltelramlpilan Anak. Tanggelrang Sellatan: Univelrsitas Telrbuka. Yuliantini. , & Arsih. Penerapan Finger Painting Mengembangkan Aspek Perkembangan Motorik Halus Anak Kelas A di Taman Kanak Islam Terpadu Ya Bunayya Sambas. PrimEarly: Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, 6. , 1-10. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 241 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 menggambar sehingga mengeluh cape setiap masing-masing kelas. Data yang dan bosan. Di sekolah tersebut, ada beberapa anak yang belum memiliki bersumber dari data pre-test dan post- keberanian dalam hal bereksplorasi test melalui hasil dari penggunaan dan berekspresi, anak ragu, tidak instrumen penelitian yaitu 5 butir item percaya diri, dan juga lebih sering Penelitian ini dilaksanakan meniru cara guru atau teman. Dengan pada tanggal 27 Mei-12 Juni 2024 yang tertarik untuk mengambil kegiatan Dimana Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang oleh guru kelas. menggambar dengan media stempel Kelas pembaharuan dengan menggunakan menggunakan stempel kayu dilakukan sebanyak 3 kali sedangkan di kelas digunakan berulang kali. Oleh karena kontrol dengan kegiatan menggambar itu, berdasarkan masalah yang telah bebas dengan penilaian akhir . ost-tes. kemampuan mengangkat judul AuPengaruh Kegiatan seni rupa menggambar dan mewarnai Stempel Kayu Terhadap Menggambar anak usia 5-6 tahun sesuai dengan Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak- indikator atau pernyataan-pernyataan kanak Pertiwi 3 PadangAy. pada instrumen penelitian terakhir METODE Penelitian sebanyak 5 kali yang terdiri dari 1 kali tes awal . re tes. , 3 kali perlakuan . , 1 kali tes akhir . ost tes. Kelas B1. Penilaian Selanjutnya menggambar untuk anak di kelas eskperimen dan kontrol, yang terdiri dari hasil tes sebelum, dan sesudah. Uji t digunakan pada penelitian ini sebagai informasi untuk menganalisis data. HASIL DAN PEMBAHASAN menggunakan 5 item pernyataan di DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 242 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Anak-anak yang baru dilahirkan Kegiatan atau sebelum usia enam tahun disebut merupakan bagian dari aspek seni, anak usia dini. Usia ini merupakan usia mendapatkan stimlulasi sesuai dengan kepribadian anak. 9 Pada usia inilah disebut sebagai goldeln age . sia ema. menggambar juga merupakan kegiatan yang terjadi hanya satu kali dalam Untuk tindakan seni yang ternyata, mampu pertumbuhan dan perkembangan ini, dirangsang sejak dini, salah satunya makanan dan stimulasi sangat penting dengan melalui kegiatan menggambar. diberikan kepada anak mulai dari usia Kegiatan yang dilakukan oleh anak baru lahir. Sejalan Kegiatan anak dengan memberikan kebebasan ruang dan waktu, membuat anak menggambar sangat disukai oleh anak menjadi senang. Adanya rasa senang dan menjadi sumber gagasan ideal untuk menuangkan segala perasaan melakukan sesuatu dengan melibatkan dan inspirasi tentang segala hal yang Menciptakan Menggambar adalah kegiatan yang melakukan kegiatan secara rutin dan menjadi sebuah kebiasaan, merupakan menggaris, dan menoreh benda tajam suatu hal yang sangat fantastis. Dengan ke benda lain serta memberi warna, hal tersebut akan menciptakan anak sehingga terbentuk gambar (Pamadhi. Seperti halnya kegiatan bermain, memiliki efek samping yang positif pembelajaran menggambar memiliki manfaat untuk perkembangan anak. Sujiono. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks. 10 Husnu, karya yang mereka . Analisis Krelativitas Kelgiatan MLelnggamlbar pada Anak Usia Jurnal MLeldiakarya Dini. JML2PI: DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 243 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Perkembangan dapat dikategorikan dalam beberapa tingkatan . Masa prabagan (Preschemati. usia 4-7 tahun proses perjalanan anak goresan-goresan Prabagan ungkapan-ungkapan Gambar 1: Alat dan bahan menggambar dengan stempel dapat dikaitkan dengan bentuk atau objek tertentu. Langkah-langkah kegiatan stempel kayu Bahan, peralatan dan langkah- . Peneliti memperkenalkan topik langkah melakukan kegiatan stempel dan sub topik. yang dapat digunakan adalah sebagai . Peneliti menyediakan alat-alat . Bahan dan peralatan stempel Bahan dan peralatan menggambar . Ambil warna cat poster yang di perlukan, kemudian letakkan HVS, ke plastik mika, lalu diamkan stempel, cat poster, plastik mika, stik es, krayon, pensil, dan penghapus. MLahasiswa Pelndidikan Islaml, 1. , 383401. 11 Pamladhi. Hajar. Pelndidikan selni (Hakikat. Kurikuluml Pelndidikan Selni. Habitus Selnidan Pelngajaran Selni untuk Ana. Yogyakarta: UNY Prelss. Mayar. Farida. Menggambar Melalui Ekspresi Bebas Bagi Anak Usia Dini. Yogyakarta: Deepublish. 13 MLayar. Farida. Selni Rupa Untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Delelpublish. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 244 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 . Tunggu hingga warna dari stempel menyerap ke bantalan stempel yang digunakan. Selanjutnya perlahan stempel pada kertas HVS untuk menghasilkan hasil stempel yang bagus dan benar. Gambar 3: Hasil menggambar dengan Gambar 2: Bentuk stempel berbentuk daun dan bunga Untuk Gambar 4: Hasil kreasi menggambar anak dengan warna yang berbeda Berdasarkan penelitian, terdapat maka ambil stempel sesuai perbedaan kecil pada hasil pada hasil warna yang disukai. pre-test antara kelas eksperimen dan . Setelah kelas kontrol mengenai bagaimana berbentuk bunga, anak dapat menggambar tangkai bunga, rumput, pot bunga dan lainnya menggambar untuk anak usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Pertiwi yang digambar. Setelah gambar selesai, gambar 3 Padang. Hasil pre-test pada kelas rata-rata tambahan anak selain stempel 12,70, dengan standar deviasi sebesar dapat di warnai menggunakan 1,337, dan rentang nilai antara 10 krayon agar gambarnya lebih Sementara itu, di kelas bagus dan menarik. kontrol, rata-rata pre-test adalah 11,10. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 245 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 dengan standar deviasi 0,876, dan gambar dalam kegiatan seni. Untuk rentang nilai antara 10 hingga 12. Kemudian nilai post-test di kelas eksperimen menunjukkan nilai rata- dilakukan dengan kegiatan stempel rata sebesar 17,30 sedangkan nilai post- 14 Tujuan dan manfaat dari test 15,30. Kelas eksperimen dilakukan di kelompok B2 dan kelas kontrol dilakukan pada kelompok B1. Kemudian Pengujian persyaratan pertama menggunakan uji normalitas, lalu yang kedua adalah tangan dan koordinasi tangan dan mata menggunakan uji Oneway Anova. Pengujian dan koordinasi tangan dan mata. Berdasarkan sudut pandang di mengetahui apakah data berasal dari atas, anak-anak dapat lebih mudah kelas yang homogen, antara kelas menggambar dengan bantuan stempel eksperimen dan kelas kontrol, untuk uji Dengan stempel kayu, anak homogenitas, peneliti menggunakan menggambar lebih menyenangkan dan gain score pada kegiatan menggambar anak selama pelaksanaan penelitian. Anak juga dapat belajar Suatu Manfaat sambal bermain dan mengenal warna- memperbanyak gambar dengan alat warna yang telah ditunjukkan peneliti cetak yang telah disediakan. 14 Stempel merupakan proses mencapkan alat instrumen penilaian. yang sudah diberi tinta pada kertas Tabel 1. Independent sampel test Supriyenti. Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anak Melalui Kegiatan Mencetak dengan Bahan Alam di PAUD Aisyiyah Lansano Pesisir Selatan. Spektrum PLS UNP. I No 2. 15 Khasanah. Irodatul. Peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan mencetak . di kelompok bermain PAUD subulus salam sarirogo sidoarjo. Skripsi. Pendidikan islam anak usia dini, universitas islam negeri sunan ampel. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 246 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 eksperimen lebih tinggi dibandingkan gain score kelas kontrol. Data tersebut menunjukkan bahwa treatment dikelas yang lebih besar apabila dibandingkan dengan treatment di kelas kontrol untuk mengembangkan kemampuan menggambar anak. Anak lebih senang menggunakan media stempel kayu Berdasarkan diketahui nilai signifikansi . pada kegiatan menggambar. LevenelAos Test of Variancel adalah 0,083 SIMPULAN > 0,05. Disimpulkan bahwa varians Berdasarkan hasil analisis data data N-gain untuk kelas eksperimen penelitian secara keseluruhan terjadi dan kelas kontrol adalah sama atau Disimpukan bahwa varians Dengan data N-gain untuk kelas eksperimen Kegiatan dan kelas kontrol adalah sama atau Menggambar Menggunakan Stempel Kemudian berdasarkan tabel Kayu di atas diketahui nilai sig . -taile. Kemampuan Menggambar Anak Usia adalah sebesar 0,008 < 0,05. Dengan 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Pertiwi 3 Padang. perbedaan yang signifikan . Berdasarkan antara kemampuan menggambar anak menggunakan stempel kayu dengan signifikansi . pada levenelAos test of perlakuan yang diberikan oleh guru varians adalah sebesar 0,083 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa varians data menghitung pada anak. Apabila dilihat N-gain pada kelas eksperimen dan perbandingan kenaikan skor pada tabel kelas kontrol homogeln. di atas, terlihat bahwa gain score kelas DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 247 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 2 . Pages 238-249 Berdasarkan nilai sig . -taile. adalah sebesar 0,008 berdasarkan tabel uji-t 0,008 < 0,05, dapat dikategorikan bahwa kegiatan menggambar anak berpengaruh terhadap menggambar anak usia 5-6 tahun di Taman Kanakkanak Pertiwi 3 Padang. Selain itu terdapat peningkatan dengan bantuan stempel kayu di kelompok eksperimen dengan nilai rata-rata keseluruhan untuk pre-test 12,2 dan post-test 17,3. Dan nilai ratarata kelas kontrol untuk pre-test 11,1 dan post-test 15,3. Pada kedua kelas terlihat hasil penelitiannya sama-sama meningkat, tetapi kelas eksperimen lebih tinggi nilai rata-ratanya dari pada kelas kontrol. Dari hasil tersebut dapat kemampuan berhitung anak di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. DAFTAR PUSTAKA: