GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia Siti Muyassaroh Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Korespondensi penulis: sitimuya09@gmail. Fadilla Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Email: dilla@stebisigm. Choiriyah Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Email: choi@stebisigm. Abstract. This study aims to determine the effect of Murabahah and Ijarah Finaning either partially or jointly on Return On Assets (ROA) at Indonesian Muamalat Banks. Sampling in this study is contained in the quarterly financial reports published by financial services The number of samples obtained is 52 data. The time of the study was carried out from June to July. The research method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. This study uses Multiple Linear Regression Analysis model, using four clasiccal assumptions, namely normality test, multicollinearity, autocorrelation, and Based on the results of the study using the SPSS version 26 statistical The analytical technique used in this study was the t test with a significant level of 5%. The results in this study indicate that the Murabahah and Ijarah financing variables have significant effect on Return On Assets. The results of the partial test show that murabahah financing has a negative effect on Return On Assets, while ijarah has no affect on return on assets. Keywords : Murabahah. Ijarah. Return On Assets. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia. Pengambilan sampel pada penelitian ini terdapat pada laporan keuangan triwulan yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah sampel yang didapat adalah 52 data. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan model Analisis Regresi Linier Berganda, dengan menggunakan empat asumsi klasik yaitu uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan program statistik SPSS Version 26. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dengan tingkat signifikan 5%. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pembiayaan Murabahah dan Ijarah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets. Hasil Uji parsial menunjukkan pembiayaan murabahah berpengaruh negatif terhadap return on assets, sedangkan ijarah tidak berpengaruh terhadap return on assets. Kata kunci : Murabahah. Ijarah. Return On Assets. Received September 30, 2022. Revised Oktober 2, 2022. Oktober 22, 2022 Siti Muyassaroh, sitimuya09@gmail. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Pendahuluan Kehadiran Bank Syariah ternyata tidak hanya ditujukan kepada masyarakat muslim saja tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat non muslim. Bank Syariah pertama di Indonesia merupakan hasil kerja tim perbankan MUI, yaitu dengan dibentuknya PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang disahkan pada tanggal 1 November 1991. Dalam perkembangan selanjutnya, kehadiran Bank Syariah di Indonesia mulai diminati oleh masyarakat muslim karna dengan adanya Bank Syariah ini, dapat membantu masyarakat dalam menjalankan bisnis usaha (Hery, 2. Murabahah merupakan bentuk akad jual beli atas suatu barang tertentu dengan tambahan keuntungan yang telah disepakati. Bank akan memberitahu harga pokok dan berapa tambahan keuntungannya yang telah disepakati. Murabahah dengan penjualan yang biasa dilakukan dapat dibedakan dengan penjual secara jelas kepada Bank dan nasabah dapat melakukantawar-menawar atas besarnya keuntungan yang pada akhirnya diperoleh kesepakatan bersama (Mega Silvia Sari et , 2. Ijarah merupakan akad pemindahan hak guna suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu dengan membayar upah dan tidak mengubah kepemilikan barang tersebut. Prinsip ijarah didasarkan pada sebuah perjanjian, dimana terdapat ijab dan qabul sebagai pernyataan kehendak dua belah pihak dengan memperhatikan syarat sah perjanjian pada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi (Devianita, 2. Fasilitas unggulan pada produk ijarah Bank Muamalat yakni KPR iB Hijrah yang merupakan produk pembiayaan yang akan membantu nasabah untuk memiliki rumah tinggal, rumah susun, apartemen dan termasuk renovasi dan pembangunan serta pengalihan . ake-ove. KPR dari bank lain (Muamalat, 2. Dalam hal ini Bank juga memiliki produk seperti Ijarah Muntahiya Bittamlik yang berarti sewa milik. Pada akad ini, selain terjadi akad sewa-menyewa dan jual-beli, pada akhirnya objek akad akan menjadi hak kepemilikan atas pihak penyewa . Dari uraian diatas dalam menjalankan kegiatan operasionalnya Bank syariah membutuhkan pengawasan kinerja yang baik. Keberhasilan Bank dalam menghasilkan laba pada setiap periodenya dapat dilihat dari profitabilitas suatu bank yang diukur menggunakan return on assets (Mega Silvia Sari et al. , 2. Kenaikan pembiayaan setiap tahunnya mampu meningkatkan jumlah profitabilitas ROA yang Pembiayaan dan ROA pada profitabilitas merupakan indikator yang tepat untuk menganalisis perkembangan pembiayaan murabahah dan ijarah. Margin yang diperoleh bank dapat memperlihatkan seberapa besar tingkat profitabilitas pada pembiayaan murabahah dan ijarah. Oleh karena itu, pembiayaan Bank Syariah ini dapat menjadi pilihan nasabah dalam memakai produk pembiayaan yang ada di Bank Syariah. Profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan bank dalam mencari keuntungan, memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa hasil laba dari penjualan dan pendapatan (Kasmir. Indikator yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja profitabilitas bank salah satunya adalah return on assets (ROA) yaitu rasio profitabilitas sebagai indikasi perbandingan antara laba . ebelum pajak dengan total aset bank, rasio ini menunjukkan tingkat efisiensi pengelolaan aset yang dilakukan oleh Bank Syariah. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia Metode Penelitian Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Menurut Sugiyono. Metode deskriptif ialah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih, tanpa membuat perbandingan dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel yang lain. Sedangkan data kuantitatif merupakan data penelitian berupa angka-angka, yang akan dianalisis menggunakan data statistik yang telah diterapkan (Dailibas et al. , 2. Ruang lingkup dalam penelitian ini meliputi seluruh populasi variabel yang akan diteliti yaitu Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan menelusuri dokumentasi data-data laporan keuangan triwulan Bank Muamalat, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder (Agza & Darwanto, 2. Data sekunder pada penelitian ialah data yang diperoleh atau diambil dari lembaga pengumpulan data di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sampel diperoleh dengan mengkaji laporan keuangan triwulan dari PT. Bank Muamalat Indonesia. Operasional variabel penelitian, terdiri dari . variabel penelitian dan . Definisi operasiaonal, variabel penelitian dibedakan ke dalam dua jenis yaitu: (Nasution, 2. Variabel independen . merupakan variabel yang berperan memberi pengaruh kepada variabel lain. yang dapat mempengaruhi sebab perubahannya, hingga timbulnya variabel dependen, dan mempunyai hubungan positif dan negatif bagi variabel dependen. Penelitian ini yang termasuk variabel independen yaitu pembiayaan murabahah dan pembiayaan ijarah Bank Muamalat Indonesia. Variabel dependen . merupakan variabel yang dijadikan sebagai faktor yang dipengaruhi oleh sebuah atau sejumlah variabel lain. Pada penelitian ini menjadi variabel bebas ialah return on assets Bank Muamalat Indonesia. Definisi operasional dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel. Dua variabel independen, yaitu pembiayaan murabahah dan pembiayaan ijarah. Kemudian satu variabel dependen yaitu return on assets. Murabahah (X. yaitu jual beli dengan harga asal ditambah keuntungan yang telah disepakati antara pihak Bank dengan nasabah, dalam hal ini pihak Bank menyebutkan harga barang kepada nasabah, kemudian Bank memberikan laba dalam jumlah tertentu sesuai dengan Ijarah (X. merupakan akad pemindahan hak atas barang atau jasa tanpa diikuti dengan perpindahan kepemilikan atas benda yang dimanfaatkan. Return On Assets (Y) menunjukkan kemampuan Bank dengan menggunakan seluruh aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan laba setelah pajak. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan media analisis metode deskriptif kuantitatif. Uji asumsi klasik dilakukan dengan tujuan untuk menguji apakah data memenuhi asumsi klasik. Hal ini untuk menghindari terjadinya estimasi yang bias, mengingat tidak pada semua data dapat diterapkan regresi (Nurfajri & Priyanto, 2. Sehingga data yang telah diperoleh dan dikumpulkan akan dianalisis berdasarkan metode yang sudah ditetapkan agar dapat mengetahui bagaimana pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada penelitian ini. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Pembahasan Menurut Nurul Huda dan Mohammad Heykal. Murabahah adalah suatu penjualan harga barang tersebut ditambahkan dengan keuntungan yang disepakati, atau merupakan jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan yang telah disepakati antara penjual dan pembeli. Sedangkan menurut Muhammad SyafiAoi Antonio. Bai Al-Murabahah adalah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati (Ika & Alawiyah, 2. Ijarah merupakan akad pemindahan hak atas barang atau jasa . tanpa diikuti dengan perpindahan kepemilikan atas benda yang dimanfaatkan, melalui pembiayaan sewa. Manfaat . yang disewakan adalah sesuatu yang dibolehkan menurut ketentuan syariat dan dapat dimanfaatkan. Transaksi ijarah di dasarkan pada adanya pengalihan hak atau suatu objek yang disewakan (Soemitra, 2. Profitabilitas adalah rasio yang menilai kemampuan Bank dalam mencari laba. Rasio ini memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu Bank. Hal ini menunjukkan bahwa laba yang dihasilkan oleh Bank dapat mempengaruhi pembiayaan Bank Syariah (Apriyanto & Surachim, 2. Menurut Kasmir bahwa ROA merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan Bank dalam menghasilkan laba setelah pajak (Febriana & Amalia, 2. Rasio ini sangat berperan penting dalam mengukur atau menghitung laba yang diperoleh Bank syariah pada satu periode tertentu, menilai posisi laba Bank Syariah tahun sebelumnya dengan perbandingan tahun sekarang, dan menilai perkembangan laba dari waktu ke waktu, serta untuk menilai besarnya laba bersih sesudah pajak dengan modal Bank Syariah (Kurniasari, 2. Statistik Deskriptif Descriptive Statistics X1_Murabahah 52 X2_Ijarah Y_ROA Valid N 52 Minimu 0,02 Std. Maximum Mean Deviation 27546982 16535332,00 7252065,140 272351,19 136941,004 2,76 0,7340 0,68251 Dari tabel di atas dapat diperoleh informasi sebagai berikut : Variabel dependen yaitu ROA, memiliki nilai minimum 0. 02 yang dimiliki oleh Bank Muamalat Indonesia, dan nilai maksimum sebesar 2,76. Rata-rata ROA dari sampel sebesar 0,7340. Nilai standar deviasi sebesar 0,68251 yang artinya ialah data ROA menyimpang sebesar 0,68251 dari nilai rata-rata keseluruhan sampel sebesar 0,7340. Variabel independen yaitu pembiayaan murabahah, menghasilkan nilai minimum sebesar 4437767 yang dimiliki oleh Bank Muamalat Indonesia dan nilai maksimum Rata-rata nilai murabahah dari sampel sebesar 16535332. Nilai standar deviasi sebesar 7252065,140 yang artinya data murabahah menyimpang sebesar 7252065,140 dari nilai rata-rata keseluruhan sampel sebesar 16535332. Nilai independen yaitu ijarah, menghasilan nilai minimum sebesar 174311, dan nilai maksimum sebesar 614604. Rata-rata nilai ijarah sebesar 272351,19. Nilai standar deviasi sebesar 136941,004 yang artinya data ijarah menyimpang sebesar 136941,004 dari nilai rata-rata keseluruhan sampel sebesar 272351,19. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya masalah pada data. Apabila terdapat penyimpangan pada asumsi klasik, maka dapat mempengaruhi pengujian hipotesis yang berakibat uji hipotesis tidak akurat dan akan menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pengambilan kesimpulan (Maulidizen, 2. Sebagai alat pendeteksi suatu masalah pada data. Jika terdapat penyimpangan pada asumsi klasik, maka dapat mempengaruhi pengujian hipotesis yang mengakibatkan ketidakakuratan dan dapat menimbulkan kesalahan pada saat membuat kesimpulan. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Uji normalitas data berfungsi untuk memperlihatkan data sampel yang berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Metode yang digunakan untuk melakukan uji normalitas data menggunakan uji Skewness, dengan kriteria kenormalan AuJika rasio Skewness berada diantara -2 sampai 2, maka distribusi data adalah normalAy. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Normal Parameters Mean 0,0000000 Std. 0,57757318 Deviation Most Extreme Absolute 0,119 Differences Positive 0,119 Negative -0,064 Test Statistic 0,119 Asymp. Sig. -taile. 0,064c Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Berdasarkan tabel diatas, dinyatakan melalui asumsi normalitas dengan Asymp. Sig. -taile. 064 > 0. 05 secara simultan sehingga model yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas dilakukan dengan tujuan untuk melihat ada atau tidaknya korelasi yang tinggi antara variabel-variabel dalam satu model regresi linier berganda. Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk mendeteksi multikolinearitas yaitu dengan melihat Variance Inflation Factor dan Tolerance Value terdiri dari kriteria sebagai berikut : Jika nilai tolerance > 0,10 dan VIF < 10, maka dapat diartikan bahwa tidak terdapat multikolinearitas pada penelitian tersebut. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Jika nilai tolerance < 0,10 dan VIF > 10, maka terjadi gangguan pada penelitian tersebut. Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF X1_Murabaha 0,491 2,038 X2_Ijarah 0,491 2,038 Dependent Variable: Y_ROA Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil uji multikolinieritas variabel independen memiliki nilai VIF untuk variabel murabahah sebesar 2,038 < 10 dan nilai tolerance 0,491 > 0,1 maka variabel murabahah dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Sedangkan nilai VIF untuk variabel ijarah sebesar 2,038 < 10 dan nilai tolerance 0,491 > 0,1 maka variabel ijarah dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel independen tidak mengalami masalah multikolinieritas. Antara seluruh variabel independen tidak memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan untuk menguji asumsi regresi dimana nilai variabel dependen tidak berhubungan dengan nilai variabel itu sendiri. Jika angka DW dibawah -2 berarti terdapat autokorelasi positif. Angka DW diantara dibawah -2 sampai 2 berarti tidak terjadi autokorelasi. Sedangkan jika angka DW diatas 2 berarti terdapat autokorelasi negatif. Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinModel R R Square Square the Estimate Watson 0,533 0,284 0,255 0,58924 0,482 Predictors: (Constan. X2_Ijarah. X1_Murabahah Dependent Variable: Y_ROA Berdasarkan tabel 4. 4 menunjukkan bahwa nilai Durbin Watson sebesar 0,482. Maka DW hitung berada diantara -2 sampai 2 yang berarti tidak terjadi Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas berfungsi dalam menunjukkan bahwa varians variabel tidak sama untuk semua pengamatan. Ketika varian dari residual pengamatan kepengamatan lainnya tetap, maka dinamakan homoskedastisitas. Model regresi yang baik tidak terjadi kasus heteroskedastisitas karena data cross section memiliki data yang mewakili berbagai ukuran. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia Gambar 4. 3 menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak mengalami gejala heteroskedastisitas karena gambar tidak membentuk pola yang jelas, titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 dan sumbu Y. Maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Hipotesis Koefisien Determinasi (Uji R. Koefisien Determinasi (Uji R. berfungsi untuk melihat sejauh mana variabel Pembiayaan murabahah dan ijarah menjelaskan variabel ROA. Berikut hasil Uji R2 yang diperoleh : Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinModel R R Square Square the Estimate Watson 0,533 0,284 0,255 0,58924 0,482 Predictors: (Constan. X2_Ijarah. X1_Murabahah Dependent Variable: Y_ROA Tabel 4. 6 Data diolah oleh peneliti hasil SPSS 26,2022 Berdasarkan tabel 4. 6 dapat diketahui bahwa nilai R2 sebesar 0,284 hal ini berarti 28,4% variasi nilai ROA dipengaruhi oleh pembiayaan murabahah dan Sedangkan sisanya . % - 28,4%) adalah 71,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Uji t Uji t dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembiayaan Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. (Constan. 1,457 0,473 3,082 0,003 X1_Murabaha -4,721E-8 0,000 -0,502 -2,907 0,005 X2_Ijarah 2,121E-7 0,000 0,043 0,247 0,806 Dependent Variable: Y_ROA murabahah dan ijarah secara individual dapat menjelaskan terhadap variabel return on asset. Dengan pengujian taraf signifikan sebesar 5%. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Dasar pengambilan keputusan : Jika nilai thitung > ttabel, maka Ho ditolak oleh Ha diterima. Jika nilai thitung < ttabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan tabel 4. 7 menunjukkan bahwa nilai ttabel dengan = 0,05 dan DF = . = . = 50 sehingga diperoleh nilai ttabel sebesar 1,67591. Maka dapat diketahui pengaruh dari masing-masing variabel adalah sebagai berikut : Pengaruh Pembiayaan Murabahah terhadap ROA : Pembiayaan murabahah tidak berpengaruh terhadap ROA : Terdapat pengaruh pembiayaan murabahah terhadap ROA Dari pengelolaan data diatas diperoleh nilai dari thitung -2,907 < ttabel 1,67591 dengan nilai sig. 0,005 < 0,05 menunjukkan bahwa variabel pembiayaan murabahah memperoleh hasil yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel pembiayaan murabahah berpengaruh negatif secara parsial terhadap Return On Assets (ROA). Pengaruh Pembiayaan Ijarah terhadap ROA : Pembiayaan ijarah tidak berpengaruh terhadap ROA : Terdapat pengaruh pembiayaan ijarah terhadap ROA Dari pengolahan data diatas diperoleh nilai dari thitung 0,247 < ttabel 1,67591 dengan nilai sig. 0,806 > 0,05 menunjukkan bahwa variabel pembiayaan ijarah memperoleh hasil yang tidak signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya variabel pembiayaan ijarah tidak berpengaruh secara parsial terhadap Return On Assets ( ROA). Uji F Uji F berfungsi untuk mengetahui pengaruh pembiayaan murabahah dan ijarah secara bersama-sama terhadap return on assets. Rumus mencari Ftabel sebagai berikut : Df 1 = . Df 2 = . Keterangan : k = Jumlah variabel bebas dan terikat n = Jumlah sampel regresi Dasar pengambilan keputusan : Jika nilai Fhitung > Ftabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima Jika nilai Fhitung < Ftabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak Adapun perolehan hasil pengujian significance simultan atau uji F yang diperoleh dari SPSS version 26 dapat dilihat pada tabel berikut : GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Muamalat Indonesia ANOVAa Sum Model Squares Mean Square F Regression 6,744 3,372 9,712 Residual 17,013 0,347 Total 23,757 Dependent Variable: Y_ROA Predictors: (Constan. X2_Ijarah. X1_Murabahah Sig. 0,000b Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel diatas dengan taraf signifikan = 5% Df 1 = . = 2 Df 2 = . = 49 Maka nilai Ftabel sebesar 2,79 Dari hasil pengolahan data pada tabel 4. 9 menunjukkan bahwa nilai Fhitung 9,712 > Ftabel 2,79 dan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian hipotesis Ho diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama dari seluruh variabel bebas (Pembiayaan Murabahah dan Ijara. terhadap variabel (ROA). Simpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan data yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya tentang Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Ijarah terhadap return on assets pada Bank Muamalat, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : Variabel Pembiayaan Murabahah berpengaruh negatif terhadap return on assets (ROA) menunjukkan bahwa thitung -2,907 < ttabel 1,67591 dengan nilai sig. 0,005 < 0,05. Variabel Pembiayaan Ijarah tidak berpengaruh terhadap return on assets, dengan hasil uji statistik . thitung 0,247 < ttabel 1,67591 dengan nilai sig. 0,806 > 0,05. Variabel Pembiayaan Murabahah dan Ijarah secara bersama-sama berpengaruh terhadap return on assets, hal ini dibuktikan dengan hasil uji F dimana nilai Fhitung 9,597 > Ftabel 3,24 dan nilai sig. 0,000 < 0,05. Pada tabel R2 menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah dan ijarah secara simultan berpengaruh sebesar 0,284 hal ini berarti 28,4% variasi nilai ROA dipengaruhi oleh pembiayaan murabahah dan Sedangkan sisanya . % - 28,4%) adalah 71,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya tidak dijelaskan dalam penelitian ini. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 10-19 Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan, peneliti menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat didalamnya, untuk itu peneliti memberikan saran sebagai bahan pertimbangan untuk penyempurna penelitian selanjutnya terkait dengan penelitian serupa yaitu sebagai berikut: Bagi Pihak Perbankan Bank Syariah Indonesia disarankan untuk lebih memiliki jiwa kreatifitas dan inovatif agar dapat menarik perhatian nasabah dengan cara menambah beberapa fasilitas pembiayaan, dan memberikan knowledge terhadap masyarakat yang belum mengetahui akan hadirnya Perbankan Syariah agar calon nasabah terhindar dari riba pada Bank Konvensional. Bagi Peneliti yang akan datang Diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk menambah variabel mengenai permasalahan ini dan jumlah sampel Bank Muamalat Indonesia, serta menambah objek yang akan diteliti, sehingga dapat mengetahui seberapa jauh pengaruh beberapa pembiayaan pada Bank-Bank Syariah terhadap return on assets. Daftar Pustaka