Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI VIDEO CAPCUT TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP SWASTA TAMANSISWA TAPIAN DOLOK Dea PuspitaA. Netti MariniA AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar email: Adeapuspita@gmail. Amarinnetti@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi video CapCut terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimen. Sampel berjumlah 61 siswa dari total populasi 89 siswa, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berbentuk essay test berupa pre-test dan post-test terhadap dua kelompok yang dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS version 30 for windows. Langkah pertama uji yang dilakukan adalah uji normalitas dengan menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov, yang menunjukkan bahwa data berdistribusi Uji homogenitas diperoleh sig. 0,326 > 0,05 menunjukkan bahwa data bersifat homogen. Hasil uji paired samples statistics menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 67,9, pre-test kelas kontrol sebesar 64,81 dan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 83,07 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 77,94. Uji paired sample t-test diperoleh sig. -taile. 0,001 < 0,05 atau nilai t hitung 22,944 > t tabel 2,042. Selanjutnya, uji independent sample t-test menghasilkan sig. -taile. 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan aplikasi CapCut terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa. Dengan demikian, penggunaan aplikasi CapCut terbukti efektif sebagai media pembelajaran inovatif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Kata kunci: Aplikasi Video CapCut. Kemampuan Menulis. Teks Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 PENDAHULUAN Di era globalisasi sekarang ini banyak teknologi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses pendidikan di sekolah, salah satunya adalah CapCut. Aplikasi CapCut adalah aplikasi video yang dapat digunakan untuk membuat dan mengedit video secara Aplikasi CapCut memberikan peluang besar untuk menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik. Media ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dengan mengintegrasikan elemen visual dan audio, yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital. Proses pembelajaran di sekolah sering menghadapi masalah, salah satunya adalah rendahnya hasil belajar siswa. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, fokus utamanya adalah pada empat keterampilan utama, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Belajar Bahasa Indonesia tidak hanya terbatas pada pemahaman teori, tetapi juga melibatkan penguasaan keterampilan berbahasa dan apresiasi terhadap karya sastra. Siswa diharapkan mampu menguasai kemampuan tersebut secara menyeluruh, termasuk keterampilan menulis yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan bahasa yang sangat penting dalam pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menulis adalah keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dengan orang Saat pembelajaran menulis di kelas, peserta didik diarahkan berpikir kritis dan kreatif, serta menuangkan berbagai ide, gagasan, pendapat, dan pengetahuannya ke dalam bentuk tulisan secara terstruktur dan jelas. Namun, kemampuan menulis teks prosedur masih menjadi tantangan, terutama bagi siswa kelas VII di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok, yang belum sepenuhnya mampu mencapai hasil yang optimal. Teks prosedur adalah teks yang bertujuan untuk memberikan petunjuk atau langkah-langkah secara sistematis agar pembaca dapat melakukan atau mencapai suatu hal dengan benar. Biasanya, teks ini Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 digunakan untuk menjelaskan cara membuat, menggunakan, atau melakukan sesuatu. Melalui pembelajaran teks prosedur, peserta didik dituntut memahami terlebih dahulu hal-hal apa saja yang akan dipersiapkan sebelum melakukan suatu pekerjaan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan selama penulis melaksanakan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdek. yaitu Asistensi Mengajar di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok, terdapat beberapa permasalahan yang teridentifikasi dalam kegiatan belajar mengajar, salah satunya adalah rendahnya minat siswa dalam menulis teks prosedur. Peserta didik kurang memahami konsep teks prosedur, mereka kesulitan membedakan teks ini dari jenis teks lainnya dan tidak tahu cara menyusun langkah-langkah yang tepat dan jelas. Peserta didik rentan terhadap kebosanan karena pembelajaran teks prosedur selama ini hanya dilakukan melalui penjelasan teori dan tugas menulis dapat membuat mereka merasa jenuh. Selain itu, pendekatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga masih kurang variatif, siswa hanya membaca buku teks, menulis tanpa diskusi, dan tanpa aktivitas tambahan yang membuat siswa merasa tidak tertarik dalam pembelajaran. Guru belum memanfaatkan teknologi zaman sekarang. Guru hanya sebatas datang ke kelas untuk menyampaikan materi dari buku, memberi soal-soal latihan, mengembangkan potensi peserta didik secara mendalam. Penggunaan aplikasi CapCut dapat menjadi solusi kreatif dalam permasalahan ini. CapCut tidak hanya memudahkan siswa untuk memahami struktur teks prosedur, tetapi juga mengasah keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk belajar. Melalui penerapan media CapCut, siswa diharapkan lebih termotivasi untuk menulis teks prosedur, memahami konsepnya secara lebih mendalam, dan mampu menghasilkan karya yang kreatif. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Dari penjelasan tersebut, dapat dilihat betapa pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan antusias dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Untuk itu, guru harus belajar menguasai media pembelajaran agar materi dapat tersampaikan kepada siswa dengan cara yang lebih efektif, menarik, dan interaktif. Berdasarkan paparan dan latar belakang masalah di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Penggunaan Aplikasi Video CapCut Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Swasta Tamansiswa Tapian DolokAy. TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian menyoroti aspek atau unsur penting dalam sebuah penelitian. Sugiyono . menyatakan bahwa tujuan penelitian di sini tidak sama dengan tujuan yang ada pada sampul skripsi atau tesis, yang merupakan tujuan formal . isalnya untuk memenuhi salah satu syarat untuk mendapat gelar sarjan. , tetapi tujuan di sini berkenaan dengan tujuan peneliti dalam melakukan penelitian. Tujuan penelitian berkaitan erat dengan rumusan masalah yang dituliskan. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: Penggunaan aplikasi video CapCut di kelas VII SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok. Kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok. Pengaruh aplikasi video CapCut terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan langkah-langkah yang digunakan peneliti dalam penelitiannya. Sugiyono . mengemukakan bahwa metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Selanjutnya. Safithri . menyatakan bahwa quasi experimental adalah desain sepenuhnya secara acak. Peneliti memilih individu ke dalam kelompok berdasarkan kriteria tertentu yang sudah ada sebelumnya, yaitu kelas yang sudah terbentuk. Berdasarkan pemaparan di atas, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain quasi experimental HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil Penelitian Hasil Nilai Pre-Test dan Post-Test Kelas Kontrol Hasil belajar siswa pada kelas kontrol diukur melalui pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah proses pembelajaran, di konvensional dalam menulis teks prosedur. Pre-test bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa, sedangkan post-test digunakan Nilai dari pre-test dan post-test siswa kelas kontrol dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel IV Nilai Pre-Test dan Post-Test Kelas Kontrol No. Nama Siswa Abhil Satria Afika Pratiwi Andika Rahmadanu Arum Maysyarahani Askarin Zahrah Aftisya Bipalqih Rey Alteza Dedek Andika Pratama Dimas Adytia Dirga Prasetya Divo Raja Suhendah Duwika Anggara Ega Dwi Nugraha Fahra Kalisa Putri Ginting Pre-Test Post-Test Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Fauzi Rizki Fhauzi Alif Fizwar Fiki Perdana Firza Adelia Arifty Galuh Siti Annisa Garel Giovanni Gilang Ramadhan Irfan Pranata Kaifa Ayuningtyas Khairil Azril Nazwa Karin Anandita Rafiqi Akasyah Raihana Pisya Atmaja Saragih Riyuga Sabil Roysaki Rizky Aditya Sifa Syah Nanda Tausyah Nur Khajijah Zhafira Rahmadinah Jumlah (Sumber data: Data Penelitia. Berdasarkan pre-test post-test pembelajaran pada kelas kontrol yaitu dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dapat dilihat dari tabel tersebut, nilai tertinggi 90 sedangkan nilai terendah 52. Hasil Nilai Pre-Test dan Post-Test Kelas Eksperimen Hasil belajar siswa pada kelas eksperimen diukur melalui pre-test post-test. Pembelajaran menggunakan media aplikasi video CapCut sebagai alat bantu untuk Pre-test pembelajaran untuk mengetahui kemampuan awal siswa, dan post-test dilakukan setelah pembelajaran untuk melihat peningkatan hasil belajar. Nilai pre-test dan post-test siswa kelas eksperimen dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel V Nilai Pre-Test dan Post-Test Kelas Eksperimen No. Nama Siswa Ali Wardana Alvin Ramadhan Aulia As Syfa Azam Jakaria Sihombing Dendry Diego Syahputra Pre-Test Post-Test Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 Dhiaz Arief Harahap Edo Al Diano Frizio Al-Habsy Gatsby Enda Resta Haikal Alfarizi Harun Nal Apraja Kannaya Salsabilah Tasya Khairul Izzam Mahib Assyaque Maulana Salsabila Asyraf Mawar Melati Melati Febiola Inggri Muhammad Tri Ananta Natasha Ayu Utami Nazwa Syahira Nursafna Adelya Pratiwi Raffa Aldevaro Rifki Anugrah Al Hanif Rifki Yuri Perdana Lubis Rifqi Hari Aqila Rizky Armansyah Rizqy Raharjo Viona Zahira Keyko Zuhri Aprillio Jumlah p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 (Sumber data: Data Penelitia. Berdasarkan tabel pre-test dan post-test di atas, menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal ini terlihat dari rentang nilai yang diperoleh siswa, di mana nilai tertinggi mencapai 95 dan nilai terendah sebesar 57. Analisis Deskriptif Analisis deskriptif adalah teknik statistik yang bertujuan untuk menyajikan dan merangkum data secara sistematis dan terorganisir. Metode ini membantu dalam mengidentifikasi pola, kecenderungan, serta penyebaran data, sehingga memudahkan dalam penarikan kesimpulan yang lebih tepat dan memberikan informasi yang bernilai. Tujuan dari analisis ini adalah untuk memberikan gambaran secara sistematis mengenai karakteristik data yang dikumpulkan, seperti nilai rata-rata . , nilai tengah . , nilai tertinggi . , nilai terendah . , simpangan baku . tandar devias. , dan sebagainya. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 TABEL VI Hasil Analisis Deskriptif Kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol Pretest Postest Descriptives Kelas Kontrol Mean 95% Confidence Lower Bound Interval for Mean Upper Bound 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Eksperi Mean 95% Confidence Lower Bound Interval for Mean Upper Bound 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Kontrol Mean 95% Confidence Lower Bound Interval for Mean Upper Bound 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Eksperi Mean 95% Confidence Lower Bound Interval for Mean Upper Bound Statistic Std. Error Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for Window. Berdasarkan tabel 4 hasil analisis deskriptif kelas eksperimen dan kelas kontrol, terlihat jelas nilai rata-rata, minimal, dan maksimal dari hasil belajar siswa. Pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pre-test yaitu 67,9 dengan nilai minimal 57 dan nilai maksimal 80. Setelah dilakukan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menggunakan aplikasi video CapCut, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat yaitu 83,07 dengan nilai minimal 75 dan nilai maksimal 95. Sedangkan nilai rata-rata pre-test pada kelas kontrol yaitu 64,81 dengan nilai minimal 52 dan nilai Setelah dilakukan pembelajaran secara konvensional atau ceramah, nilai rata-rata kelas kontrol menjadi 77,4 dengan nilai minimal 70 dan nilai maksimal 90. Pengujian Hipotesis Hasil Uji Normalitas Data Uji berdistribusi normal atau tidak. Hajaroh dan Raehanah . kenormalan distribusi sebuah data. Jika data mempunyai distribusi yang normal artinya mempunyai sebaran yang normal pula. Uji normalitas dilakukan pada dua kelompok data, yaitu data pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini melibatkan dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen yang terdiri dari 30 siswa dan kelas kontrol sebanyak 31 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 siswa, dengan total 61 responden. Oleh karena itu, untuk memperoleh hasil yang lebih akurat, digunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov. Dasar pengambilan keputusan pada uji normalitas yaitu: Jika nilai sig. > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data dikatakan berdistribusi normal. Jika nilai sig. < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data dikatakan tidak berdistribusi normal. Untuk lebih jelasnya, hasil uji normalitas kelas eksperimen dan kelas kontrol dari hasil perhitungan program SPSS dapat dilihat dari tabel Tabel VII Hasil Uji Normalitas Kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Kelas Statistic Sig. Statistic Sig. Pretest Kontrol Eksperimen Postest Kontrol Eksperimen This is a lower bound of the true significance. Lilliefors Significance Correction (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for Window. Berdasarkan tabel di atas, untuk seluruh data kelas eksperimen dan kelas kontrol baik itu pre-test maupun post-test, dapat dilihat dari hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov yang menunjukkan bahwa nilai sig. 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi Hasil Uji Homogenitas Data Uji perbandingan, untuk memastikan bahwa varians antar dua atau lebih kelompok data berada dalam kondisi yang homogen. Fitri, dkk. menyatakan bahwa uji homogenitas merupakan uji perbedaan antara dua atau lebih populasi. Semua karakteristik populasi dapat bervariasi antara satu populasi dengan yang lain. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Dalam penelitian ini, nilai uji homogenitas didapat dengan Homogeneity Variance. Dasar keputusan pada uji homogenitas yaitu: Jika nilai sig. Based on Mean > 0,05, maka Ho diterima . arians Jika nilai sig. Based on Mean < 0,05, maka Ho ditolak . arians tidak Untuk lebih jelasnya, hasil uji homogenitas kedua kelompok sampel penelitian dari hasil perhitungan program SPSS dapat dilihat dari tabel Tabel Vi Hasil Uji Homogenitas Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Pretest Postest Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic df1 Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Sig. (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for Window. Berdasarkan tabel di atas, didapatkan nilai sig. Based on Mean sebesar 0,326 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa varians data pada post-test kelas eksperimen dan post-test kelas kontrol dikatakan bersifat homogen atau sama. Hasil Uji Paired Sample T-Test Uji paired sample t-test, atau yang dikenal juga sebagai uji dua sampel berpasangan, digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata antara dua kelompok data yang saling berpasangan. Kaporina . menyatakan bahwa paired sample t-test merupakan Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 uji beda dua sampel berpasangan. Sampel berpasangan merupakan subjek yang sama, tetapi mengalami perlakuan yang berbeda. Model uji beda ini digunakan untuk menganalisis model penelitian sebelum dan Uji paired sample t-test ini digunakan untuk menjawab rumusan masalah nomor 2 dalam penelitian. Dalam konteks penelitian ini, uji paired sample t-test juga digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh variabel independent . enggunaan aplikasi CapCu. terhadap variabel dependent . emampuan menulis teks prosedur sisw. pada kelas eksperimen . ji t-test untuk pengujian hipotesis penelitia. Pengujian dilakukan dengan menggunakan signifikansi sebesar 0,05 . =5%) antara variabel independent dan variabel dependent. Adapun dasar pengambilan keputusan nilai sig. -taile. pada uji paired sample ttest ini adalah sebagai berikut: Jika nilai sig. -taile. < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata dan ada pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent (Ha diterima dan Ho Jika nilai sig. -taile. > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata dan tidak ada pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent (Ha ditolak dan Ho Untuk lebih jelasnya, hasil uji paired sample t-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dari hasil perhitungan program SPSS dapat dilihat dari tabel berikut: Tabel IX Hasil Uji Paired Sample T-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Mean Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Std. Std. Interval of the Deviati Error Difference Mean Lower Upper Significance One- TwoSided Sided Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 Pair Pretest_Eksperi men Posttest_Eksperi Pair Pretest_Kontrol 2 Posttest_Kontrol p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 - 3. - 29 <,001 <,001 - 3. - 30 <,001 <,001 (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for window. Berdasarkan tabel hasil uji paired sample t-test, dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan output Pair 1, diperoleh nilai sig. -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil pre-test dan post-test kelas eksperimen . enggunaan aplikasi CapCu. Berdasarkan output Pair 2, diperoleh nilai sig. -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat nilai perbedaan nilai rata-rata hasil data pre-test dan post-test kelompok kontrol . onvensional atau cerama. Dilihat dari hasil data pre-test dan post-test kelas eksperimen dengan nilai sig. -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Maka dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independent . enggunaan aplikasi video CapCu. terhadap variabel dependent . emampuan menulis teks prosedur sisw. Dengan ini. Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Cara lain yang dapat dilakukan untuk pengujian hipotesis dengan uji paired sample t-test yakni dengan membandingkan antara nilai t hitung dengan nilai t tabel pada kelas eksperimen. Adapun dasar pengambilan keputusan nilai t hitung dengan t tabel pada uji paired sample t-test, sebagai berikut: Jika nilai t hitung > t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Jika nilai t hitung < t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak sedangkan Ho diterima. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Berdasarkan tabel output uji paired sample t-test di atas, pada kelas eksperimen diperoleh t hitung bernilai negatif sebesar -22,944. T hitung bernilai negatif disebabkan karena nilai rata-rata hasil data pre-test lebih rendah daripada nilai rata-rata hasil data post-test pada kelas eksperimen. Dalam konteks kasus seperti ini, maka nilai t hitung negatif bermakna positif sehingga t hitung menjadi 22,944. Tahap selanjutnya adalah mencari nilai t tabel, di mana t tabel dicari berdasarkan nilai df . egree of freedom atau derajat kebebasa. dan nilai signifikansi (/. Dari tabel output uji paired sample t-test di atas, diketahui nilai df yaitu 29 dan nilai 0,05/2 = 0,025. Nilai ini digunakan sebagai dasar acuan dalam mencari t tabel dalam distribusi nilai t tabel statistik, maka diperoleh nilai t tabel sebesar 2,042. Dengan demikian, nilai t hitung 22,944 > t tabel 2,042. Sebagaimana dasar pengambilan keputusan, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh penggunaan aplikasi video CapCut terhadap peningkatan kemampuan menulis teks prosedur siswa. Untuk melihat lebih jelas nilai rata-rata hasil pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel X Nilai Rata-Rata (Mea. Hasil Pre-Test dan Post-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Pair 1 Pair 2 Paired Samples Statistics Mean Std. Deviation Std. Error Mean Pretest_Eksperimen Posttest_Eksperimen Pretest_Kontrol Posttest_Kontrol (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for window. Berdasarkan tabel di atas, dapat diambil kesimpulan sebagai Pada kelas eksperimen, nilai rata-rata . data pre-test sebesar 67,9000. Setelah diberi perlakuan . enggunaan aplikasi CapCu. , mengalami kenaikan rata-rata . data post-test yaitu menjadi 83,0667. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Pada kelas kontrol, nilai rata-rata . data pre-test sebesar 64,8065. Setelah diberi perlakuan . onvensional atau cerama. , mengalami kenaikan rata-rata . data post-test yaitu menjadi 77,9355. Hasil Uji Independent Sample T-Test Uji independent sample t-test disebut juga dengan uji dua sampel yang tidak berpasangan dan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata . dari dua sampel yang tidak berpasangan Syafriani, dkk. menyatakan bahwa independent sample t-test adalah suatu metode statistik yang digunakan untuk membandingkan rata-rata dua sampel yang tidak terkait atau independent. Tidak terkait dapat diartikan bahwa penelitian dilakukan untuk dua subjek sampel yang berbeda. Prinsip pengujian ini adalah melihat perbedaan variasi kedua kelompok data, sehingga sebelum dilakukan pengujian, terlebih dahulu harus diketahui apakah variannya sama . qual varianc. atau variannya berbeda . nequal varianc. Pada penelitian ini, uji independent sample t-test dilakukan untuk menjawab rumusan masalah nomor 1. Dari data post-test kelas eksperimen dengan kelompok kontrol yang akan dibandingkan untuk mengetahui beda nilai rata-rata serta menunjukkan seberapa berpengaruh media aplikasi yang diberikan. Adapun dasar pengambilan keputusan pada uji independent sample t-test sebagai berikut: Jika nilai sig. -taile. < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pada data post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jika nilai sig. -taile. > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata pada post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Untuk lebih jelasnya, hasil uji independent sample t-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dari hasil perhitungan program SPSS dapat dilihat dari tabel berikut: Tabel XI Hasil Uji Independent Sample T-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Independent Samples Test Levene's Test for Equality Variance t-test for Equality of Means Confidence Significanc Interval of the Std. One- Two- Mean Difference Error Side Side Differenc Differenc Pretes Equal Sig. Lower Upper - . Equal s not - 58. - . Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 Poste Equal 59 <,00 <,00 -5. p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Equal - 58. 51 <,00 <,00 -5. s not (Sumber Data: Diolah oleh SPSS versi 30 for Window. Berdasarkan tabel output uji independent sample t-test di atas, diperoleh nilai sig. -taile. sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pada post-test antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang artinya pembelajaran dengan penggunaan media aplikasi CapCut lebih efektif daripada pembelajaran metode konvensional atau ceramah. Pembahasan Penelitian Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa nilai sig. Based on Mean sebesar 0,326 > 0,05. Artinya, variansi data pada post-test kelas eksperimen dan post-test kelas kontrol bersifat homogen atau memiliki kesamaan. Dilihat dari tabel output nilai rata-rata, pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata . pre-test sebesar 67,9. Setelah diberi perlakuan . enggunaan aplikasi CapCu. , nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 83,07. Sedangkan pada kelompok kontrol, nilai rata-rata . pre-test sebesar 64,81. Setelah diberi perlakuan . onvensional atau cerama. , nilai rata-rata . data post-test meningkat menjadi 77,94. Berdasarkan tabel output uji independent sample t-test, diperoleh nilai signifikansi . -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata pada data post-test antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan aplikasi CapCut lebih efektif daripada pembelajaran yang hanya Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 dilakukan secara konvensional atau ceramah. Berdasarkan tabel hasil uji paired sample t-test, baik output Pair 1 maupun output Pair 2, diperoleh nilai signifikansi . -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata hasil data pre-test dan post-test pada kelas eksperimen . enggunakan aplikasi CapCu. dan kelas kontrol . enggunakan metode konvensional atau Uji paired sample t-test dalam penelitian ini juga digunakan untuk menguji hipotesis. Dari hasil pengujian pada kelas eksperimen, diperoleh nilai . -taile. sebesar 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independent . enggunaan aplikasi CapCu. terhadap variabel dependent . emampuan menulis teks prosedur sisw. Selain membandingkan antara nilai t hitung dengan nilai t tabel pada kelas eksperimen. Berdasarkan tabel output uji paired sample t-test, pada kelas eksperimen diperoleh t hitung bernilai negatif sebesar -22,944. Tanda negatif pada t hitung bernilai negatif disebabkan karena nilai rata-rata hasil data pre-test lebih rendah daripada nilai rata-rata hasil data post-test pada kelas eksperimen. Dalam konteks kasus seperti ini, maka nilai t hitung negatif bermakna positif sehingga t hitung menjadi 22,944. Langkah selanjutnya adalah mencari nilai t tabel, yang dapat diperoleh berdasarkan nilai df . egree of freedom atau derajat kebebasa. dan nilai signifikansi (/. Berdasarkan output uji paired sample t-test di atas, diketahui bahwa nilai df yaitu 29 dan nilai signifikansi adalah 0,025 . asil dari 0,05/. Nilai ini digunakan sebagai dasar acuan dalam mencari t tabel dalam distribusi nilai t tabel statistik, maka diperoleh nilai t tabel sebesar 2,042. Dengan demikian, nilai t hitung 22,944 > t tabel 2,042. Maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Artinya, terdapat pengaruh penggunaan aplikasi video CapCut terhadap peningkatan kemampuan menulis teks prosedur siswa. KESIMPULAN Berdasarkan pembelajaran menulis teks prosedur siswa kelas VII di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 Hasil p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 berdasarkan Based on Mean sebesar 0,326 > 0,05, yang berarti variansi data antara post-test kelas eksperimen dan kontrol adalah homogen atau sama. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, baik pada output Pair 1 dan output Pair 2, diperoleh nilai signifikansi . -taile. sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata antara data pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengujian hipotesis melalui paired sample t-test untuk kelas eksperimen menunjukkan nilai signifikansi . -taile. sebesar 0,001 < 0,05, menandakan adanya pengaruh signifikan antara variabel . enggunaan CapCu. emampuan menulis teks prosedur sisw. Nilai t hitung mencapai 22,944 yang menunjukkan nilai lebih besar daripada t tabel 2,042, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan kata lain. CapCut kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur. Berdasarkan tabel output hasil nilai rata-rata, diperoleh bahwa nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 67,9. Setelah diberikan perlakuan berupa penggunaan aplikasi CapCut, nilai rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 83,07. Sementara itu, pada kelas kontrol, nilai rata-rata pre-test sebesar 64,81 naik menjadi 77,94 setelah pembelajaran dengan metode konvensional atau ceramah. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi . sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada nilai post-test antara kelas eksperimen dan kelas Ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan bantuan aplikasi CapCut lebih efektif dibandingkan metode ceramah. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi video CapCut berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks prosedur siswa. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 2. Oktober 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 DAFTAR PUSTAKA