Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 Perputaran Modal Kerja. Arus Kas Operasi dan Days Receivable Turnover. Terhadap Kinerja Keuangan PT. Rejeki Persada Property Irfan. B, 2Muh. Rum, 3Milka Pasulu Program Pascasarjana STIM LPI Makassar ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah . Untuk menganalisis pengaruh perputaran modal kerja terhadap kinerja keuangan. Untuk menganalisis arus kas operasi terhadap kinerja keuangan . Untuk menganalisis Days Recevable Turnover Terhadap Kinerja Keuangan. Metode penelitian dalam tesis ini yaitu kuantitatif dengan Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian assosiatif deskriptif dengan pendekatan dengan data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan keuangan perusahaan PT. Rejeki Persada Property yang telah dipublikasikan dalam website BEI untuk menghitung variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian dan harga saham periode 2019-2022 yang diperoleh dari PT. Rejeki Persada Property. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan property. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria. Hasil penelitian menunjukan bahwa Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis yang dilakukan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: . Perputaran Modal Kerja PT. Rejeki Persada Property tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Perusahaan karena terdapat beberapa modal kerja negatif, yaitu hutang lancar lebih besar dari pada aktiva . Arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, karfena dari empat tahun terakhir mulai dari tahun 2019 sd 2022 pencapaian arus kas operasi mengalami peningkatan dalam membayar kewajiban lancarnya tanpa menggunakan kas dari akivitas lain. Perputaran piutang pada PT Rejeki Persada Property tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan karena banyaknya piutang yang belum tertagih, jika ada upaya mempercepat piutang tertagih maka akan semakin cepat pula perputaranya. Secara uji model menunjukkan bahwa perputaran modal kerja, arus kas operasi, dan days recevable turnover terhadap kinerja keuangan. Kata kunci : Perputaran modal kerja. Arus kas operasi. Days recevable turnover dan Kinerja keuangan. ABSTRACT The purposes of this research are . To analyze the effect of working capital turnover on financial performance. To analyze operating cash flow on financial performance . To analyze Days Recevable Turnover on Financial Performance. http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 453 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 The research method in this thesis is quantitative. The type of research used is descriptive associative research with a quantitative approach. with the data used is secondary data, in the form of company financial reports PT. Rejeki Persada Property which has been published on the IDX website to calculate the variables used in the research and share prices for the 2019-2022 period obtained from PT. Persada Property Fortune. The population used in this study is a property Sampling of the research was carried out using purposive sampling method, namely the sampling method based on criteria. The results of the research show that based on the data obtained and the results of the analysis carried out in this study, it can be concluded as follows: . PT. Persada Property's fortune has no significant effect on the company's financial performance because there are several negative working capital, namely current debt is greater than its current assets. Operating cash flow has a significant effect on the company's financial performance, because in the last four years starting from 2019 to 2022 the achievement of operating cash flow has increased in paying its current obligations without using cash from other activities. Receivable turnover at PT Rejeki Persada Property has no significant effect on financial performance because there are many uncollected receivables, if there is an effort to speed up collectible accounts, the faster the turnover will be. The model test shows that working capital turnover, operating cash flow, and days recevable turnover affect financial performance. Keywords: working capital turnover, operating cash flow. Days recevable turnover and financial performance. PENDAHULUAN Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 3,75% hingga 4,75% dengan asumsi tren pandemi covid19 terus menurun hingga akhir tahun. Hal ini didukung juga oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2021 yang berada di jangkauan 7% hingga 7,8%. Melihat pertumbuhan tersebut. Pemerintah Indonesia pun menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% pada 2022 mendatang. Melihat target pertumbuhan ekonomi nasional di 2022. Utamanya pada bidang property menunjukkan kontribusi sektor properti di 2020 mencapai Rp324,3 triliun atau 3,02% dari total nilai perekonomian nasional, tertinggi selama 10 tahun terakhir. Prospek sektor properti akan lebih cerah, di 2022 semakin bertumbuh dan memberikan kontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi . ttps://mediaindonesia. com/ekonomi/452096/sektor-properti-diprediksiterus-bertumbuh-tahun-depa. Jika diukur menurut besaran PDB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010, sektor real estate tumbuh 2,78% menjadi Rp 333,28 triliun pada tahun lalu dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang hanya tumbh 2,32%, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pdb nasional sebesar 3,69%. Sektor real estate menunjukkan tren kenaikan dan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,68% pada 2011. Sedangkan yang terendah terjadi pada 2020 karena terkena dampak pandemi Covid-19. Sebagai informasi. Industri pengolahan masih http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 454 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 menjadi penopang PDB nasional dengan kontribusi sebesar 19,25% pada tahun Diikuti sektor pertanian dengan kontribusi 13,28%, serta sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 12,97% (BPS. Tahun 2. Kecukupan modal kerja merupakan bagian penting dari pengelolaan keuangan perusahaan. Modal kerja PT. Persada Property tahun 2021 mengalami peningkatan Hal ini diperkuat oleh peniliti yang dilakukan oleh (Fuad et al. , . dan Jumingan, . Brigham & Daves, . Kinerja pengelolaan modal kerja yang baik bisa diukur dari tingkat perputaran modal kerja, yang menunjukkan adanya efisiensi sejak uang tunai diinvestasikan ke dalam bentuk modal kerja sampai saat kembali menjadi uang tunai. Perusahaan yang tidak memikirkan modal kerja dengan benar dapat merugikan bisnis mereka. maka Modal kerja merupakan salah satu aspek terpenting dari keseluruhan manajemen pembelanjaan perusahaan. Apabila perusahaan tidak dapat mempertahankan tingkat modal kerja yang memuaskan, maka kemungkinan perusahaan tidak mampu membayar kewajiban-kewajiban yang sudah jatuh tempo dan bahkan mungkin dilikuidasi. Aktiva lancar yang cukup besar untuk menutup hutang sedemikian rupa, sehingga menggambarkan adanya tingkat keamanan yang memuaskan. Selain modal kerja yang dilihat dari jumlah aktiva lancar pada perusahaan dapat juga dilihat jumlah kas yang tersedia. Jika modal kerja menyangkut seluruh aktiva lancar seperti kas, piutang, persediaan, perlengkapan dan pembayaran dimuka, maka kas adalah harta yang lebih likuid dari unsur modal kerja lainnya. Kas dapat digunakan langsung untuk setiap operasional perusahaan dan diharapkan memiliki perputaran yang cepat, yaitu jika di gunakan untuk setiap kegiatan perusahaan dapat kembali ke kas sesegera mungkin. Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya tidak terlepas dari tujuannya yaitu untuk memperoleh laba yang maksimal dan kelangsungan hidup . oing concer. Kelangsungan hidup perusahaan dipengaruhi oleh banyak hal antara lain likuiditas perusahaan itu sendiri hal in diperkuat oleh peneliti (Meutia Dewi 2. Modal kerja dapat didefinisikan dengan tiga konsep. Yang pertama adalah konsep kuantitatif, yaitu jumlah dana yang dibutuhkan untuk operasional bisnis sehari-hari. Kedua, konsep kualitatif adalah kelebihan aktiva lancar terhadap kewajiban lancar. Ketiga, merupakan istilah fungsional, yaitu dana yang dimiliki perusahaan, yang digunakan untuk menghasilkan laba sesuai dengan bisnis utama perusahaan. Tahun 2021 ini, sektor properti dapat disebut baru mulai pulih. Karena baru pulih, maka pertumbuhannya pun masih sangat terbatas. Hal itu terlihat dari kinerja pertumbuhan sektor ekonomi yang terkait dengan properti. Selama 9 bulan pertama 2021, sektor real estate dan konstruksi baru tumbuh masing-masing 2,40% . ear on yea. dan 2,43% . Pertumbuhan yang masih sangat terbatas tersebut karena memang konsumsi masyarakat belum pulih. Ini terlihat, selama 9 bulan pertama tahun 2021, konsumsi rumah tangga (RT) baru tumbuh 1,50% . perusahaan property di Indonesia saat ini Sektor perumahan melibatkan banyak pelaku ekonomi. Mulai dari pengembang . , kontraktor, pekerja konstruksi, investor . , penyewa . , dan lembaga keuangan. Pengaruh sektor perumahan bagi perekonomian juga relatif besar. Dampak multiplier . ultiplier effec. yang timbul dari kegiatan di sektor perumahan sangat Banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh seiring dengan pertumbuhan http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 455 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 sektor perumahan, mulai dari penyediaan bahan baku hingga industri besi baja. Itulah kenapa di banyak negara, otoritasnya memberikan perhatian besar terhadap setiap perkembangan di sektor perumahan. Modal kerja PT. Rejeki Persada Peroperti mengalami penigkatan setiap tahun yang mempengaruhi bertambahnya permintaan bahan baku yang juga ikut meningkat. Meskipun adanya wabah covid 19 yang melandah seluruh Indonesia tidak mempengaruhi permintaan peminat perumahan sehingga pertubuhan property tetap meningkat setiap tahunya dan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor ini termasuk jenis atau sifat bisnis, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi atau mendapatkan barang untuk dijual dan harga satuan barang, syarat pembelian bahan atau barang, syarat penjualan, dan perputaran persediaan. Modal Kerja, keuangan jangka pendek, yaitu manajemen. Oleh karena itu, untuk membuat keputusan yang tepat. Anda perlu menganalisis dengan cepat dan efektif. Modal kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan usaha agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan yang dapat mengakibatkan kerugian usaha. Perusahaan perlu menggunakan modal kerja yang ada untuk tujuan bisnis. Modal kerja suatu perusahaan memegang peranan yang sangat penting. Pentingnya modal kerja bagi perusahaan, di sisi lain, adalah untuk melindungi perusahaan dari krisis yang disebabkan oleh penyusutan modal kerja. Kedua, kemampuan untuk melunasi utang lancar tepat waktu. Ketiga, pelayanan kepada konsumen. Dan yang keempat adalah kesediaan perusahaan untuk berfungsi dengan lancar. TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan Teori Teori Sinyal (Signalling Theor. Menurut (Brigham dan Houston, 1. Sinyal ini dapat berupa informasi mengenai keuangan maupun informasi lain yang sudah dilakukan oleh Pengungkapan informasi tersebut memberikan sinyal kepada investor bahwa perusahaan mempunyai prospek yang baik atau buruk dimasa mendatang. Apabila informasi tersebut memiliki sinyal yang baik maka investor akan tertarik untuk melakukan perdagangan saham dan terjadi perubahan harga saham. sebaliknya, apabila informasi tersebut menunjukkan sinyal yang buruk maka dapat mempengaruhi perdagangan saham dan harga saham. Teori sinyal mengemukakan tentang bagaimana sebuah perusahaan memberikan sinyal kepada pengguna laporan keuangan berupa informasi mengenai kemampuan atau kinerja keuangan perusahaan (Wolk et al. , 2. Teori pecking order Teori pecking order menurut Desliana & Irawan, . dan Myers. Majluf . berpendapat bahwa ekuitas merupakan sarana yang kurang disukai untuk meningkatkan modal perusahaan. Ketika manajer mengeluarkan ekuitas baru, investor akan mengira bahwa manajer menilai perusahaan terlalu tinggi dan manajer mengambil keuntungan dari over-valuation. Akibatnya, investor akan memberikan nilai yang lebih rendah dengan penerbitan saham baru. menyatakan bahwa perusahaan memprioritaskan sumber-sumber pembiayaan . embiayaan internal equit. sesuai dengan biaya pendanaan, dan lebih memilih untuk meningkatkan ekuitas pembiayaan sebagai upaya terakhir. Dana internal http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 456 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 yang digunakan pertama dan ketika dana tersebut habis lalu menerbitkan utang, dan ketika utang tidak dapat diterbitkan lagi perusahaan akan mengeluarkan Perusahaan akan cenderung menggunakan pecking order dalam keputusan investasinya dengan urutan prioritas yaitu penambahan modal internal . aba ditaha. , penambahan hutang dan terakhir penambahan modal dengan menerbitkan saham baru. Perputaran Modal Kerja Modal kerja menurut Wairooy . dan Indriyo . ialah kekayaan atau aktiva yang diperlukan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dan yang selalu berputar atau modal kerja adalah merupakan modal yang selalu tersedia dalam perusahaan yang digunakan untuk membelanjai kegiatan perusahaan, modal kerja terdiri dari 3 . konsep yaitu: Konsep kuantitatif Konsep ini mendasarkan pada kuantitas dari pada modal kerja yang tertanam dalam keseluruhan unsur-unsur aktiva lancar di mana aktiva ini merupakan aktiva yang sekali berputar kembali dalam bentuk semula atau aktiva di mana modal kerja yang tertanam di dalamnya akan dapat bebas lagi dalam waktu yang pendek. Modal kerja yang dimaksud adalah modal kerja bruto, yaitu keseluruhan dari pada aktiva lancar. Konsep kualitatif Konsep ini adalah sebagian dari aktiva lancar yang benarbenar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa mengganggu likuiditasnya. Modal kerja yang dimaksud adalah modal kerja netto yaitu yang merupakan kelebihan aktiva lancar diatas hutang lancarnya. Dalam konsep kualitatif ini, modal kerja yaitu kelebihan atau selisih jumlah aktiva lancar terhadap kewajiban lancar. Jumlah aktiva lancar ini bersumber dari pemilik perusahaan maupun pinjaman jangka panjang Konsep ini juga disebut dengan Net Working Capital. Konsep fungsional Konsep ini berdasarkan fungsi dari pada modal kerja dalam menghasilkan pendapatan . Setiap dana atau modal yang digunakan dalam periode akuntansi tertentu yang seluruhnya langsung menghasilkan pendapatan pada periode terseut dan ada sebagian dana lainnya yang digunakan selama periode tersebut namun tidak seluruhnya digunakan dalam menghasilkan pendapatan pada periode berikutnya. Dalam konsep ini dikenal modal kerja potensial, yaitu modal kerja yang menghasilkan pendapatan dari perusahaan yang bersangkutan. Modal kerja menurut Van Home . , biasanya digambarkan melibatkan administrasi aset- aset ini yaitu, kas dan sekuritas yang dapat dipasarkan, piutang dan persediaan dan administrasi kewajiban lancarAy. Sedangkan Aktiva, 2010. Munawir . mengatakan bahwa modal kerja berarti net working capital atau kelebihan aktiva lancar terhadap hutang lancar, sedangkan untuk modal kerja sebagai jumlah aktiva lancar digunakan modal kerja bruto. Pentingnya modal kerja menurut Munawir . antara lain: METODE PENELITIAN Teknik Analisis Data yang digunakan adalah Uji validitas. Uji normalitas. Uji autokorelasi, uji multikolinieritas. Uji Hipotesis HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 457 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 Metode Analisis Data Metode analisis data merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana variabel yang mempengaruhi variabel lain agar data yang dikumpulkan tersebut dapat bermanfaat. Teknis analisis data secara regresi berganda dengan persamaan sebagai berikut: Y= 0 1X1 2X2 3X3 e Keterangan. = Variabel kinerja keuangan 0 = Konstanta 1, 1, 1 = Koefisien regresi = Variabel perputaran modal kerja = Variabel arus kas oprasi = Variabel days recevable turnover = error term Data analisisi regreasi linier berganda adalah regresi dengan data tiga variabel independen X1. X2, dan X3 dan satu variabel dependen YAy. variabel X1. X2 dan X3 merupakan variabel dependen atau variabel bebas apabila mengetahui hubungan antara variabel independen dan depeden memiliki hubungan linear, algoritme ini adalah yang terbaik digunakan kerena itu yang paling kompleks dibandingkan dengan algoritma lain yang juga mencoba menemukan hubungan antara variabel independen dengan depeden. Sebelum dilakukan analisis regresi terhadap model penelitian terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik. Tujuannya adalah agar model yang digunakan layak dijadikan sumber pengujian dan dapat dihasilkan kesimpulan yang benar. Uji asumsi klasik meliputi: Asumsi Klasik Descriptive Statistics Variabel Mean Std. Deviation ROE 1,12 0,574 WCTO 0,208 CFO 18,38 0,471 RTO 49,575 Sumber: Output SPSS. Tahun 2022 Tabel 4. 1 menunjukkan bahwa selama periode observasi diperoleh nilai rata-rata ROE sebesar 1,12 dengan standar deviasi sebesar 0,574. Hasil tersebut http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 458 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 menunjukkan bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari nilai rataratanya. Hal ini menunjukkan bahwa data variabel ROE sebaran atau variabilitasnya rendah, artinya data yang digunakan menyebar dari nilai rataratanya dan penyimpangannya kecil. Variabel WCTO, nilai rata-rata selama periode observasi sebesar 0,3 dengan standar deviasi sebesar 0,208 Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari nilai rata-ratanya. Hal ini menunjukkan bahwa data variabel WCTO sebaran atau variabilitasnya rendah, artinya data yang digunakan menyebar dari nilai rata-ratanya dan penyimpangannya kecil. Variabel CFO selama periode observasi mempunyai nilai rata-rata sebesar 18,38 dengan standar deviasi sebesar 0,471 Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari nilai rataratanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa data variabel CFO sebaran atau variabilitasnya rendah, artinya data yang digunakan menyebar dari nilai rataratanya dan penyimpangannya kecil. Variabel RTO selama periode pengamatan mempunyai nilai rata-rata sebesar 69,8 dengan standar deviasi sebesar 49,575 Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai standar deviasi lebih besar dari nilai rata-ratanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa data variable RTO sebaran atau variabilitasnya tinggi, artinya data yang digunakan mengelompok disekitar nilai rata-ratanya dan penyimpangannya besar. Uji t (Uji Parsia. Pengajuan ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel bebas . erputaran modal kerja,arus kas operasi dan perputaran piutan. berpengaruh positif atau negative terhadap kinerja keuangan terhadap perusahaan PT. Rejeki Persada Property tahun 2019 sd 2022 Uji Parsial Secara Uji t Model Std. Error Beta Sig. WTO 0,203 0,073 0,508 0,615 CFO 0,891 0,132 0,731 6,753 0,000 RTO -0,001 0,002 -0,096 -0,657 0,516 Ket Tidak Signifikan Signifikan Tidak Signifikan Perputaran modal kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan hal tersebut ditunjukkan dengan koefisien regresi sebesar 0,203, nilai uji-t sebesar 0,508, dan signifikasi sebesar 0,615 atau diatas nilai 0,05. Arus kas operasi berpengaruh terhadap kinerja keuangan hal ini tersebut ditunjukkan dengan koefesien regresi sebesar 0,891, nilai uji-t sebesar 6,753 dan signifikasi sebesar 0,000 atau dibawah 0,05. Perputaran piutang tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan hal tersebut ditunjukan dengan kofesien regresi sebesar -0,001 nilai uji-t sebesar -0,096 dan signifikasi sebesar 0,516 atau diatas 0,05. http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 459 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 Pengaruh Perputaran Modal terhadap Kinerja Perusahaan perputaran modal kerja . orking capital turnove. merupakan salah satu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja perusahaan selama satu periode tertentu. Artinya, seberapa banyak modal kerja berputar selama satu periode atau dalam suatu periode. Hasil pengujian menunjukan bahwa perputaran modal kerja berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hal ini ditunjukan pada tabel 8 dengan nilai signifikansi 0. 001 lebih kecil dari 0,05, maka hipotesis pertama (H. Dilihat dari rata Ae ratanya 3 pada periode penelitian sebesar 2. dalam periode penelitian ini perputaran modal kerja perusahaan Ae perusahaan yang dijadikan sampel penelitian cukup rendah. Berpengaruhnya perputaran modal kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja keuangan karena disebabkan oleh perputaran modal kerja yang rendah dapat diartikan perusahaan sedang kelebihan modal kerja. Hal ini mungkin disebabkan karena rendahnya perputaran persediaan atau piutang atau saldo kas yang terlalu besar. Demikian pula sebaliknya jika perputaran modal kerja tinggi, mungkin disebabkan tingginya perputaran persediaan atau perputaran piutang atau saldo kas yang kecil di kemukakan oleh Asril, . Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Olivia Mada Rolos . yang menyatakan bahwa perputaran modal kerja berpengaruh terhadap kinerja keuangan Arus kas operasi terhadap kinerja perusahaan Ukuran perusahaan merupakan tingkat besarnya perusahaan. Indikator ukuran perusahaan dapat dijabarkan dalam berbagai ukuran seperti misalnya nilai aset dan jumlah modal. Ukuran perusahaan menggambarkan besar kecilnya perusahaan yang ditunjukkan oleh total aktiva, jumlah penjualan, rata-rata total penjualan dan rata-rata total aktiva. Ukuran perusahaan merupakan tolok ukur yang dapat digunakan untuk menentukan nilai perusahaan. Salah satu faktor dalam memilih perusahaan yang akan dijadikan pilihan untuk menanamkan dana oleh investor adalah dengan melihat ukuran dari suatu perusahaan. Dalam penelitian ini, ukuran perusahaan diukur dengan menggunakan seluruh aset yang dimiliki oleh perusahaan. Ukuran perusahaan dapat dibagi menjadi tiga yaitu perusahaan besar, menengah, dan kecil. Berbagai penelitian telah membuktikan adanya hubungan antara ukuran perusahaan dengan laba perusahaan Cardilla et , . Alexander . menyimpulkan dari hasil penelitiannya bahwa ada hubungan yang positif antara ukuran perusahaan dengan struktur modal. Amato . melakukan penelitian mengenai pengaruh ukuran perusahaan terhadap tingkat laba perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan dengan menggunakan berbagai definisi ukuran perusahaan. Hasilnya adalah terdapat hubungan yang positif antara ukuran perusahaan dengan laba perusahaan. Gaur . menyatakan dari hasil penelitiannya bahwa ukuran perusahaan berpengaruh pada laba perusahaan. Mesut Dogan . juga menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara indikator-indikator ukuran dengan profitabilitas perusahaan. Jadi bila ukuran perusahaan meningkat maka kinerja juga akan meningkat. Chang . menunjukan dari hasil studi empirisnya bahwa terdapat hubungan antara ukuran perusahaan dengan kinerja keuangan. Abiodun . juga menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara ukuran perusahaan, dalam ukuran jumlah aset dan penjualan, terhadap profitabilitas http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 460 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 perusahaan pabrikasi di Nigeria. Kumas . melakukan penelitian pada pasar tenaga kerja Turki. Hasilnya dari studi empirisnya adalah terdapat hubungan antara ukuran perusahaan dengan kualifikasi pekerjaan. Jadi ada peran ukuran. Receivable turnover terhadap kinerja perusahaan Perputaran piutang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menagih dana yang tertanam dalam piutang selain itu perputaran piutang menunjukkan berapa kali perusahaan mampu menagih piutangnya dalam periode waktu tertentu. Berdasarkan dari hasil penelitian yang diperoleh, yaitu perputaran piutang tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hal itu dikarenakan piutang yang semakin tinggi akan diikuti pula dengan resiko yang tinggi, tetapi bersamaan hal tersebut akan memperbesar kinerja keuangan karena dengan adanya tingkat perputaran piutang yang tinggi menandakan bahwa penjualan perusahaan meningkat yang akan berakibat pada peningkatan kinerja keuangan. Piutang merupakan aktiva lancar, dalam mengelola aktiva lancar perusahaan harus mampu mempertimbangkan kemungkinan resiko dan kinerja keuangan yang akan diterima perusahaan. Oleh sebab itu apabila perusahaan mampu menyeimbangkan antara jumlah piutang dengan perputarannya akan meningkatkan kinerja keuangan dikemukakan Sakarya & Of, . Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian (Fitri, 2. yang menyatakan bahwa perputaran piutang yang tinggi harus disertai dengan penagihan piutang yang relatif cepat. Apabila tidak, maka modal kerja tersebut akan semakin lama tertanam. Sehingga tidak bisa segera digunakan untuk dijual secara kredit dalam rangka meningkatkan kinerja keuangan Hasil dari penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian lain (Sufiana & Purnawati, 2. yang menyatakan bahwa perputaran piutang berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, semakin tinggi perputaran piutang menyatakan bahwa semakin cepat piutang kembali menjadi kas, manajer piutang perusahaan harus bisa meningkatkan penjualan kredit dan menjaga perputaran piutang agar perputarannya meningkat. Bertambahnya penjualan kredit diharapkan mampu meningkatkan penjualan sehingga kinerja keuangan juga Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan Nilai perusahaan memiliki indikator yang dilihat dari besarnya laba pada periode Laba yang dihasilkan akan mencerminkan kinerja keuangan perusahaan apakah perusahaan tersebut memiliki prospek yang baik atau tidak di masa Laba bersih merupakan indikator kinerja keuangan perusahaan dan dapat digunakan oleh para stakeholder sebagai dasar dalam mengambil keputusan di perusahaan dikemukakan oleh Nursasi, . (Weshah et al. , 2. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan bagi para investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Investor termotivasi untuk menanamkan modalnya ke perusahaan apabila perusahaan memperoleh laba yang tinggi. Harga saham dan jumlah saham akan naik apabila investor menanamkan modalnya ke perusahaan, hal inilah yang nantinya akan membuat nilai perusahaan meningkat (Anggitasari, 2. Kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauhmana perusahaan tersebut telah melaksanakan dan mempergunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar (Fahmi, 2. Kinerja http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 461 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 3 No. ISSN : 2775 - 0752 keuangan suatu perusahaan menunjukkan kaitan yang cukup erat dengan penilaian mengenai sehat atau tidak sehatnya suatu perusahaan (Marfuah dan Nindya. Kondisi saat kinerja keuangan perusahaan baik maka, nilai perusahaannya akan tinggi dan begitu juga sebaliknya disaat perusahaan buruk maka, nilai perusahaan akan turun. Nilai perusahaan yang tinggi akan menarik para investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan sehingga, akan terjadi kenaikan harga saham, sedangkan disaat kinerja keuangan perusahaan buruk maka, akan menyebabkan penurunan harga saham (Harningsih. Sri dkk, 2. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini sebagai berikut: H1: Kinerja Keuangan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Perputaran Modal Kerja PT. Rejeki Persada Property tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Perusahaan karena terdapat beberapa modal kerja negatif, yaitu hutang lancar lebih besar dari pada aktiva Arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, karfena dari empat tahun terakhir mulai dari tahun 2019 sd 2022 pencapaian arus kas operasi mengalami peningkatan dalam membayar kewajiban lancarnya tanpa menggunakan kas dari akivitas lain. Perputaran piutang pada PT Rejeki Persada Property tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan karena banyaknya piutang yang belum tertagih, jika ada upaya mempercepat piutang tertagih maka akan semakin cepat pula perputaranya. Saran Penelitian memberikan kontribusi teoritis terhadap manajemen keuangan yaitu untuk meningkatkan kinerja keuangan dapat dilakukan meningkatkan arus kas operasi. Hasil penilitian diharapkan dapat dijadikan rujukan untuk ilmu keuangan tentang peningkatan kinerja keuangan perumahan dengan menjual secara tunai agar arus kas operasi semakin meningkat, serta berupaya menarik piutang lebih cepat. Penelitian ini dapat dijadikan rujukan penelitian keuangan sektor perumahan, dengan mengkaji kinerja keuangannya tetapi dapat diginakan indikator yang lebih fundamental dalam operasional keuangan perusahaan perumahan seperti arus kasi investasi, perputaran aset, hari perputaran piutangnya, serta efisiensi DAFTAR PUSTAKA