STUDI PENAFSIRAN LAFAZH MAUAoIZHAH DALAM TAFSIR AL-MARyCGHya A STUDY OF MAUAoIZHAH WORD INTERPRETATION IN AL-MARyCGHya Anis Qurnia Rahma Prodi Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima. Karanganyar. Jawa Tengah anisqr34@gmail. ABSTRACT MauAoizhah is an urgent matter as it is a part of sunnah Rasul. It is also a characteristic of AlQurAoan as it is the source of mauAoizhah. MauAoizhah word is ofter used as a part of preaching method when it is put along side hasanah word that it is formed as mauAoizhah hasanah phrase. The phrase is defined as preaching in good and well liked way bringing the purpose to draw human closer to the goodness in accordance to AllahAos pleasure. Allah TaAoala has mentioned many of mauAoizhah word in Al-QurAoan. To interpret the whole definition of mauAoizhah word, tafsir book is needed. The purpose of this study is to find the interpretation of mauAoizhah word in Al-Maryghy tafsir book. The method used in this research is maudhuAoi tahlili . nalytical themati. by finding the verses in Al-QurAoan with mauAoizhah word in theme and their derivation then explaining the interpretation in Al-Maryghy tafsir book and analysing the verses and classifying them according to their interpretation meaning. Then, explaining the meaning of mauAoizhah word in table according to al-Wujyh wa an-Nazhyir scheme. Researcher found that mauAoizhah word was not only meant as advice that is delivered through mere utterance. MauAoizhah word and its derivation in Al-QurAoan has many meaning depending on the word In particular: kitybullah, the message of the past people, the words of wisdom and the shariAoah of Allah in the form of orders and prohibitions. Keywords: MauAoizhah. Al-Maryghy ABSTRAK MauAoizhah merupakan suatu yang urgen karena bagian dari sunnah para rasul. Juga merupakan sifat dari Al-QurAoan, karena Al-QurAoan sendiri adalah sumber mauAoizhah. Lafazh mauAoizhah sering digunakan sebagai bagian dari metode dakwah bila disandingkan dengan lafazh hasanah sehingga menjadi sebuah kalimat AomauAoizhah hasanahAo maksudnya adalah menyampaikan dakwah dengan cara yang baik dan disenangi dengan tujuan mendekatkan manusia kepada kebaikan sesuai keridhaan Allah TaAoyla. Allah Subhynahu Wa TaAoyla telah menyebutkan banyak lafazh mauAoizhah dalam al-QurAoan. Untuk menelusuri seluruh makna lafazh mauAoizhah tersebut dibutuhkan kitab tafsir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran lafazh mauAoizhah dalam tafsir Al-Maryghy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maudhuAoi tahlili . ematik analiti. yaitu dengan mengumpulkan ayat-ayat Al-QurAoan yang terdapat lafazh mauAoizhah dan derivasinya kemudian menjelas- kan penafsirannya dalam tafsir Al-Maryghy serta menganalisis ayat-ayat tersebut dan mengelompokkannya sesuai dengan makna tafsirannya. Selanjutnya, memaparkan makna lafazh mauAoizhah dalam tabel berdasarkan skema al-Wujyh wa an-Nazhyir. Peneliti menemukan bahwa lafazh mauAoizhah tidak hanya dimaksudkan sebagai nasihat yang disampaikan lewat ucapan saja. Tetapi lafazh mauAoizhah dan derivasinya dalam Al-QurAoan memiliki banyak makna sesuai kegunaan lafazh tersebut. Di antaranya: kitybullyh, berita umat terdahulu, perkataan hikmah dan syariAoat Allah berupa perintah dan larangan. Kata kunci: Lafazh MauAoizhah. Tafsir Al-Maryghy PENDAHULUAN MauAoizhah atau nasihat adalah suatu yang urgen, merupakan bagian dari sunnah para raHULUAN Dan di antara tugas besar Rasulullah ShalMauAoizhah atau nasihat adalah suatu yang urgen. Aoalaihi sallamDan menyampaikan bagian dari mauAoizhah Rasulullah Shallallahu Aoalaihi wa sallam 1 atau Sebagaimana telah dijelaskan mpaikan mauAoizhah oleh Allah Wa TaAoyla oleh dalamAllah yangSubhynahu telah dijelaskan Sebagaimana hu Wa TaAoyla An-Nisy` dalam surat ayat 63: ayat an-Nisy` ENEaEUEO AAoECOEa AUAEau EAaEaAEICEEAeAA EAEaE EAaEACA AAEAua EAaEAeaEa. erilah mereka pelajaran. Au. dan katakanlah berilah mereka yang berbekas pada "kepada mereka perkataan yang berbekas Ay2karena MauAoizhah juga merupakan al-QurAoan, n sendiri adalah sumber mauAoizhah. Allah Subhynahu Wa MauAoizhah sifat dari Alerfirman dalam surat Yunusjuga 57 yang menjelaskan QurAoan. Al-QurAoan adalah sumber sifat al-QurAoan mauAoizhah . , syifaAo Dalam uda . mauAoizhah. dan rahmah . Allah Subhynahu Wa TaAoyla berfirarakat, lafazh manmauAoizhah dalam suratsering Yunus ayat 57 yang menjelasari metode dakwah bila sifat kan tentang Al-QurAoan, dengan yaitu meliputi sehingga menjadi mauAoizhah . , syifaAoAomauAoizhah . , hudahasanahAo . etunnya adalah menyampaikan dakwah dengan cara yang ju. , dan rahmah . Dalam kehidupan n disenangi dengan tujuan mendekatkan manusia bermasyarakat, lafazh mauAoizhah sering digukebaikan dan tidak menjerakan mereka, memudahkan sebagai bagian dari metode dakwah bila k menyulitkan. ermasuk dalam sebuah dengan AomauAoizhah hasanahAo emberi mauAoizhah. Bila dalam lingkup kecil, mauAoizhah perubahan yang baik, maka mudah juga untuk Aidh Al-Qarni. Cahaya Zaman. Abdul Hayyie. baiki masyarakat Sebagai Jakarta: Al-Qalam. manusia, kita Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya. lai dan lupa dari jalan kebenaran. Oleh sebab itu. Bandung: Sygma Examedia Arkanleema. Manna Al-Qaththan. Pengantar Ilmu Alg sangat butuh mauAoizhah untuk Studi QurAoan. Aunur Rafiq El-Mazni. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. Xi. ni, 2006. Cahaya Zaman, terj. Abdul Hayyie (Jakarta: Al-Qala. Agama RI, 2009, 16Al-QurAoan dan Terjemahnya (Bandung: PT. Sygma m. aththan, 2015. Pengantar Studi Ilmu Al-QurAoan, terj. Aunur Rafiq ElTimur: Pustaka Al-Kautsa. Xi, hlm. aya, 2003. Aa Gym DaAoi Sejuk dalam Masyarakat Majemuk (Jakarta maksudnya adalah menyampaikan dakwah dengan cara yang baik dan disenangi dengan tujuan mendekatkan manusia kepada kebaikan dan tidak menjerakan mereka, memudahkan dan tidak menyulitkan. Termasuk dalam sebuah keluarga harus ada upaya saling memberi mauAoizhah. Bila dalam lingkup kecil, mauAoizhah memberi perubahan yang baik, maka mudah juga untuk memperbaiki masyarakat yang luas. Sebagai manusia, kita sering lalai dan lupa dari jalan Oleh sebab itu, seseorang sangat butuh kepada mauAoizhah untuk kebaikan dunia dan akhiratnya. Tapi pada saat ini hanya sedikit orang yang mau memperhatikannya, baik dalam hal menyampaikan mauAoizhah maupun Karena yang terjadi pada akhir zaman ini, orang-orang lebih sensitif bila diingatkan sehingga ada istilah EGP (Emang Gue Pikiri. atau masa bodoh, hidup-hidup lo yang menanggung juga elo. Allah Subhynahu Wa TaAoyla telah menyebutkan banyak lafazh mauAoizhah dalam AlQurAoan. Jika kita kaji dan telusuri lebih dalam tentang makna lafazh mauAoizhah maka akan didapati berbagai macam kegunaan katanya berdasarkan kalimat yang ada. Namun semuanya Enung Asmaya. Aa Gym DaAoi Sejuk dalam Masyarakat Majemuk Jakarta Selatan: Mizan Publika tetap memiliki satu tujuan khusus, yaitu mengarahkan kepada kebaikan, mengajak kepada kebenaran dan menyadarkan manusia untuk kembali ke jalan yang lurus. Lafazh mauAoizhah dan derivasinya dalam Al-QurAoan telah disebutkan sebanyak 25 kali. 5 Pembagian lafazhnya berdasarkan 13 padanan katanya dalam AlQurAoan, penulis merujuk pada kitab Al-MuAojam Al-Mufahras Li Alfyzh Al-QurAoyn al-Karym. Sesuai dengan judul yang dipaparkan sebelumnya, bahwa penelitian ini akan mengajukan penelitian tentang makna lafazh mauAoizhah dalam tafsir Al-Maryghy. Kitab tafsir ini dilahirkan oleh seorang tokoh intelektual yang bernama Ahmad Mushthafa bin Muhammad bin Abdul MunAoim Al-Maryghy. Kadang-kadang nama tersebut diperpanjang dengan kata Beik, sehingga menjadi Ahmad Mushthafa AlMaryghy Beik. Beliau lahir pada tahun 1300 H/1883 M di kota Al-Maraghah. Provinsi Suhaj. Kira-kira 70 km arah selatan kota Kairo. Berdasarkan pengalaman dan khidmat beliau selama setengah abad dalam bidang bahasa Arab dan Al-QurAoan Al-Karim baik belajar maupun mengajar, maka beliau merasa berkewajiban untuk menuangkan hasil keterlibatannya itu dalam melahirkan suatu karya tafsir ayat-ayat Al-QurAoan yang diberi judul tafsir Al- Sementara peneliti memilih tafsir AlMaryghy karena tafsir ini menggunakan penulisan yang sistematis dan bahasa yang mudah Penjelasannya juga ringkas, padat, dan jelas. Selain itu, tafsir ini menggunakan corak adyby ijtimyAoy . orak sastra budaya dan kemasyarakata. yang tujuannya adalah menjelaskan petunjuk ayat-ayat Al-QurAoan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat serta usaha-usaha untuk menanggulangi penyakit-penyakit atau masalah-masalah mereka berdasarkan petunjuk ayat-ayat dengan mengemukakan petunjuk-petunjuk tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti dan indah didengar. KAJIAN PUSTAKA Setelah melakukan penelusuran terhadap beberapa penelitian ilmiah yang membahas tentang mauAoizhah atau yang berkaitan dengannya juga penelitian yang membahas ayat berkenaan dengan mauAoizhah, maka kami dapati penelitian tersebut pada beberapa universitas. Karya ilmiah tersebut diantaranya: Skripsi yang berjudul Konsep MauAoizhah Hasanah Dalam Al-QurAoan (Analisa Tafsir dengan Metode Temati. yang ditulis oleh Muhammad Hizbullah, mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta . Skripsi MauAoizah Luqman Kepada Anaknya (Studi Atas Penafsiran KH. Bisri Mustofa Terhadap Surat Luqman Ayat 1219 dalam Kitab Tafsir Al-Ibriz li MaAorifati Tafsir Al-QurAoan Al-Azi. yang ditulis oleh Lilik Faiqoh, mahasiswi Fakultas Quraish Shihab. Membumikan Al-QurAoan. Bandung: Mizan. Maryghy. Quraish Shihab. Mukjizat Al-QurAoan Ditinjau dari Aspek Kebahasaan. Isyarat Ilmiah dan Pemberitaan Gaib. Bandung: Mizan Pustaka. Muhammad Fuad Abdul Baqi. Al-MuAojam AlMufahras Li Alfyzh Al-QurAoyn Al-Karim. Kairo: Darul Kutub Al Mishriyyah. Fithrotin. AuMetodologi dan Karakteristik Penafsiran Ahmad Mustafa Al-Maraghi dalam Kitab Tafsir Al-Maraghi. Kajian Atas QS. Al-Hujurat Ayat: 9. Ay Al-Furqan: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Desember 2018. Lamongan: Institut Agama Islam Tarbiyah Tholabah. Ahmad Mushthafa Al-Maraghi. Tafsir Al-Maraghi. Mesir: Maktabah Mushthafa Al-Bab Al-Halabi. Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Yogyakarta . Skripsi yang membahas makna kata adalah Makna Kata MaAoruf dan Padanannya Dalam Al-QurAoan (Suatu Kajian Terhadap Penafsiran Al-Marygh. ditulis oleh Yuli Gusmawati, mahasiswi Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim. Riau . Dari pemaparan kajian pustaka di atas, secara umum pembahasan tentang mauAoizhah hanya pada tema tertentu saja, menurut pandangan peneliti bahwa pentingnya mengkaji makna mauAoizhah secara keseluruhan dalam Al-QurAoan yang disertai dengan penafsiran dari tafsir Al-Maryghy. Dengan demikian, penelitian ini merupakan karya yang baru dan berbeda dengan karya-karya di atas. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam jenis kategori penelitian kepustakaan . ibrary researc. , yaitu penelitian yang semua datanya berasal dari bahan-bahan tertulis berupa buku, naskah, dokumen, dan lain-lain yang semuanya berkaitan dengan Al-QurAoan dan tafsirannya. 10 Objek utama dalam penelitian ini menggunakan kitab tafsir Al-Maryghy karya Ahmad Mushthafa Al-Maryghi. Adapun objek pendukung berupa kitab tafsir lainnya seperti tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab. Juga objek tambahan yang berkaitan dengan tema pembahasan seperti kitab Al-Wujyh wa An-Nazhyir Fy Al-QurAoan Al-Karym karya Harun bin Musa yang ditahqiq oleh DR. Hatim Shalih adh-Dhamin. Nashruddin Baidan dan Erwati Aziz. Metodologi Khusus Penelitian Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Dan teknik analisisnya menggunakan metode MaudhuAoi Tahlili (Tematik Analiti. Sebagaimana langkahlangkahnya yang diambil dari buku Mabyhits fy at-Tafsir Al-MaudhyAoi karya DR. Mushthafa Muslim11, diantaranya sebagai berikut: . Menentukan tema yakni semua lafazh mauAoizhah dan derivasinya dalam Al-QurAoan, merujuk pada Al-MuAojam Al-Mufahras Li Alfyzh AlQurAoyn Al-Karym . Mengumpulkan ayat-ayat Al-QurAoan yang terdapat lafazh mauAoizhah dan derivasinya . Menjelaskan penafsiran alMaryghy terhadap ayat-ayat tersebut . Menganalisis ayat-ayat tersebut dan mengelompokkannya sesuai dengan makna tafsirannya . Menyimpulkan makna lafazh mauAoizhah dan derivasinya dalam tabel berdasarkan skema AlWujyh wa An-Nazhyir. PEMBAHASAN 1 Lafazh MauAoizhah Dalam Al-QurAoan Lafazh mauAoizhah dan derivasinya dalam Al-QurAoan terdapat pada 25 tempat dengan 13 pecahan katanya. Berikut pemaparannya: QS. Al-Baqarah ayat 66, 231, 232, dan 275. QS. Ali Imryn ayat 138. QS. An-Nisy` ayat 34, 58, 63, dan 66. QS. Al-My`idah ayat 46. QS. Al-AAoryf ayat 145 dan 164. QS. Yynus ayat 57. QS. Hyd ayat 46 dan 120. QS. An-Nahl ayat 90 dan 125. QS. An-Nyr ayat 17 dan 34. QS. Asy-SyuAoary` ayat 136. QS. Luqman ayat 13. QS. Saba` ayat 46. QS. Al-Mujydalah ayat 3, dan QS. AthThalyq ayat 2. Mushthafa Muslim. Mabyhits Fy At-Tafsir Al-MaudhyAoi. Berikut penafsiran Al-Maryghy terhadap ayat-ayat tersebut: QS. Al-Baqarah ayat 66 Al-Maryghy menafsirkan pengertian pada ayat ini mengandung mauAoizhah bagi orangorang yang bertakwa. Karena mereka akan mengambil pelajaran dari peristiwa ini dan menjadikannya cambuk untuk dirinya agar tidak melanggar larangan-larangan Allah. Orang-orang bertakwa adalah mereka yang takut akan hukuman Allah. Kedua mauAoizhah secara khusus adalah bagi orang-orang yang bertakwa, karena mereka adalah orang yang mau mengambil petunjuk dan pelajaran untuk menghadapi kenyataan dalam hidup. Karena mukmin sejati adalah orang yang mau mengambil hidayah dari Al-Kitab dan mau menerima penyuluhan nasihat-nasihatnya. QS. An-Nisy` ayat 58 Menurut Al-Maryghy makna yaAoizhukum dalam ayat ini berarti bahwa Allah Subhynahu Wa TaAoyla telah memberikan sebaik-baik nasihat, yaitu menyampaikan amanat dan memutuskan perkara dengan QS. Al-Baqarah ayat 275 -Maragh. QS. An-Nisy` ayat 34 Al-Maryghy menjelaskan langkah-langkah dalam menghadapi wanita-wanita yang dikhawatirkan akan bersikap sombong dan tidak menjalankan hak-hak suami istri menurut cara yang kalian ridhai, maka hendaknya kalian memulai dengan cara memberikan nasihat yang dapat menyentuh hati, sebab ada di antara tipe wanita yang cukup diingatkan dengan nasihat maka hatinya tersentuh oleh peringatan dan ancaman yang mengakibatkan keburukan di dunia. Al-Maryghy menjelaskan, barang siapa yang telah mendengar berita pengharaman QS. Ali Imryn ayat 138 Al-Maryghy menjelaskan lafazh mauAoizhah dalam ayat ini memiliki dua maksud, pertama mauAoizhah secara umum adalah penjelasan tentang keadaan umat manusia, sekaligus petuah dan nasihat bagi orang yang bertakwa dari kalangan mereka. QS. Al-Baqarah ayat 232 Al-Maryghy menerangkan bahwa hukumhukum yang telah disebutkan . ukum tala. yang disertai dengan penyebutan hikmahhikmah dan anjuran serta peringatannya adalah guna menasihati orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Sebab, hanya mereka sajalah yang mau menerima hal ini dan hanya mereka pulalah yang bisa terketuk hatinya serta hanya mereka pula yang mau mengutamakan hal ini sebagai tanda ketaatan mereka kepada Allah dan pengharapan mereka atas pahala-Nya baik di dunia dan di akhirat. QS. Al-Baqarah ayat 231 Al-Maryghy yaAoizhukum adalah merupakan nikmat Allah seputar perkawinan dan hukumhukum yang berkaitan dengan hubungan antarsuami-istri. Di dalamnya juga terdapat hikmah dan rahasia dari pensyariAoatan hukum tersebut yang diperkuat dengan nasihat-nasihat yang membukakan mata hati kita untuk melaksanakannya. riba, wajib untuk meninggalkannya dengan segera tidak diulur-ulur dan tidak bersikap ragu untuk menentukan sikap dalam rangka mengikuti perintah Allah. Tafsir Al-Maraghi. Jld. adil di antara manusia. Sebab, nasihat yang diperintahkan ini mengandung kebaikan, keberuntungan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. merupakan rincian dari prinsip-prinsip syariAoat. Al-Maryghy menafsirkan kalimat taAoizhyna pada ayat ini adalah segolongan umat yang memberikan nasihat kepada segolongan lain yang hendak Allah binasakan karena melanggar aturan hari Sabtu. Pemberian nasihat ini sebagai hujjah dan tanggung jawab mereka terhadap adanya kemungkaran dengan tujuan agar orangorang yang melanggar itu bisa bertobat dari perbuatannya. Tapi ada segolongan lagi yang mencela para pemberi nasihat Jadi penduduk kota itu terbagi menjadi 3 golongan. QS. An-Nisy` ayat 63 Ayat ini ditujukan kepada orang-orang Ahmad Mushthafa Al-Maryghy menafsirkan makna Aoizh-hum dalam ayat ini adalah memberikan nasihat dan peringatan akan kebaikan dengan cara yang dapat menyentuh hati dan mendorong untuk merenungkan berbagai pelajaran dan teguran yang disampaikan kepada QS. An-Nisy` ayat 66 Al-Maryghy menjelaskan sekiranya mereka mengerjakan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang, hal itu adalah lebih baik bagi mereka dalam segala kemaslahatan mereka dan lebih menguatkan keimanan mereka. Al-Maryghy memberikan kesimpulan bahwa ayat mulia ini menerangkan secara ijmal tentang usaha Al-QurAoan dalam memperbaiki jiwa manusia ada 4 perkara23: Nasihat, obat bagi penyakit hati, petunjuk, dan rahmat bagi orang-orang mukmin. QS. Hyd ayat 46 Al-Maryghy menafsirkan, sesungguhnya Aku (Alla. melarang Nabi Nuh AoAlaihissalam menjadi orang yang tergolong ke dalam kelompok orang-orang QS. Al-AAoryf ayat 145 Al-Maryghy mauAoizhah pada ayat ini sebagai lauhlauh yang Allah berikan kepada Nabi Musa AoAlaihissalam yang di dalamnya tertulis bermacam-macam petunjuk dan pelajaran yang membekas dalam hati, baik berupa dorongan ataupun ancaman yang QS. Yynus ayat 57 QS. Al-My`idah ayat 46 Al-Maryghy menjelaskan lafazh mauAoizhah dalam ayat ini adalah kitab Injil yang diberikan Allah kepada Nabi Isa AoAlaihissalam yang berisi petunjuk yang menyelamatkan, juga berfungsi membenarkan Taurat yang telah turun Dan sebagai petunjuk juga pelajaran bagi kaum yang bertakwa. QS. Al-AAoryf ayat 164 QS. Hyd ayat 120 Al-Maryghy mauAoizhah sebagai fungsi atau faedah dari kisah-kisah yang lalu, bahwa di dalam kisah-kisah itu terdapat keterangan kebenaran yang diserukan oleh para Rasul dan terdapat pula pelajaran dan peringatan bagi orang-orang yang mau mengambil Ahmad Mushthafa Al-Maraghi. Tafsir Al-Maraghi. Tafsir Al-Maraghi. pelajaran dari hukum yang menimpa umat QS. An-Nahl ayat 90 Al-Maryghy menjelaskan dalam tafsirnya bahwa Allah menyuruh kalian melakukan tiga perkara juga melarang dari tiga perkara agar kalian dapat mengambil pelajaran lalu kalian mengerjakan apa yang mengandung keridhaan Allah dan kemaslahatan kalian di dunia serta di akhirat. Demikian pula dengan kalimat al-wyAoizhyn bahwa kaum Nabi Hud AoAlaihissalam telah meremehkan Hud sebagai penasihat dan pemberi peringatan juga menganggapnya sebagai suatu hal yang sia-sia. QS. An-Nyr ayat 17 QS. An-Nyr ayat 34 Al-Maryghy menafsirkan lafazh mauAoizhah dalam ayat ini dengan dua makna: mauAoizhah secara umum adalah Al-QurAoan sebagaimana penjelasannya bahwa Allah telah melimpahkan nikmat-Nya kepada para hamba-Nya, salah satu nikmat itu adalah Allah turunkan ayat-ayat Al-QurAoan yang menerangkan berbagai hukum dan adab yang dibutuhkan manusia. Dan Tafsir Al-Maraghi. QS. Luqman ayat 13 Al-Maryghy menjelaskan bahwa Allah Rasulullah Shallallahu Aoalaihi wa sallam tentang nasihat Luqman terhadap anaknya sebagai tanda cinta dan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Karenanya Luqman memerintah kepada anaknya supaya menyembah Allah semata dan melarang berbuat syirik . enyekutukan Allah dengan lainNy. Al-Maryghy menafsirkan ayat ini bahwa Allah memperingatkan kepada orang beriman untuk tidak melakukan hal serupa ini lagi yaitu menyebarkan berita bohong yang berisi fitnah dan kekejian. QS. Asy-SyuAoary` ayat 136 Al-Maryghy menyebutkan maksud dari kalimat awaAoazhtaadalah bahwa kaum AoAd telah mencela dan mengejek nasihat yang disampaikan oleh Nabi Hud AoAlaihissalam. QS. An-Nahl ayat 125 Al-Maryghy menjelaskan bahwa Allah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam untuk menyeru manusia dengan cara, yaitu menyeru kepada syariAoat Allah yang telah digariskan Allah bagi makhlukNya melalui wahyu yang telah diberikan kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, memberi pelajaran dan peringatan berdasarkan dalam kitab-Nya sebagai hujjah atas mereka. MauAoizhah secara khususnya tentang berita umat terdahulu, seperti kisah Yusuf AoAlaihissalam, kisah Maryam juga kisahkisah yang serupa dengan kisah Aisyah radhiyallahu Aoanha yang di dalamnya mengandung pelajaran bagi orang yang bertakwa kepada Allah dan takut akan azab dan siksa-Nya. QS. Saba` ayat 46 Al-Maryghy aAoizhukum dalam ayat ini adalah bahwa Allah memerintahkan kepada Rasulullah Shallallahu Aoalaihi wa sallam untuk menasihatkan kepada kaumnya agar tidak tergesa-gesa untuk mendustakan ajaran yang dibawa oleh beliau Shallallahu Aoalaihi wa sallam melainkan untuk Tafsir Al-Maraghi. Tafsir Al-Maraghi. merenungkannya dan memikirkan apa yang telah sampai kepada mereka, boleh satu persatu boleh juga dua orang dua QS. Al-Mujydalah ayat 3 Al-Maryghy menjelaskan kalimat tyAoazhyna dalam ayat ini menunjukkan pensyariAoatan Yakni hukum kaffarah bagi para suami yang melakukan zhihar jika mereka ingin kembali kepada istrinya. QS. Ath-Thalyq ayat 2 Al-Maryghi menafsirkan kalimat yyAoazhu dalam ayat ini adalah urusan talak yang Allah perintahkan kepadamu dan yang dikenalkan kepadamu dan yang wajib bagi sebagian kamu terhadap sebagian yang lain ketika terjadi perceraian atau rujuAo ini merupakan nasihat dari Kami bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, agar dia melaksanakannya sesuai dengan jalan dan caranya. 2 Analisis Penafsiran Lafazh MauAoizhah Dalam Tafsir Al-Maryghy Berdasarkan data-data yang sudah penulis kumpulkan, maka dapat dipaparkan analisis atas penafsiran Al-Maryghy terhadap ayat-ayat yang di dalamnya terdapat lafazh mauAoizhah: Kitybullah Berita umat terdahulu Perkataan hikmah SyariAoat Allah berupa perintah dan larangan Dalam hal ini. Al-Maryghy tidak jauh berbeda dari pendapat mufassir lainnya. Hanya saja dalam menafsirkan makna mauAoizhah pada perkataan hikmah dan syariAoat Allah beru31 pa perintah dan larangan. Al-Maryghy melihat konteks ayatnya dan objek yang disandarkan. Bilamana mauAoizhah dalam ayat tersebut disandarkan kepada Allah, maka bermakna syariAoat Allah dan bilamana disandarkan kepada orang shalih termasuk para Nabi dan Rasul, maka bermakna perkataan hikmah. 3 Perspektif Lafazh MauAoizhah Berdasarkan Skema Al-Wujyh wa An-Nazhyir Menurut arti bahasa Al-Wujyh adalah bentuk jamaAo dari waj-hun artinya adalah mengarah atau menghadap, bila dalam kalimat Aowaj-hulkalamAo artinya arah atau tujuan yang Sedangkan an-Nazhyir adalah bentuk jamaAo dari nazhyr artinya sepadan atau semisal. 34 Jadi al-Wujyh wa an-Nazhyir adalah satu kalimat yang disebutkan pada beberapa tempat dalam Al-QurAoan dengan lafazh dan harakat yang satu. Namun memiliki makna atau arti yang berbeda satu dengan yang lainnya35, seperti lafazh al-Ummah, an-NiAomah, ad-Dyn, dan sebagainya. Ibnu Al-Jauzi berpendapat bahwa an-Nazhyir adalah lafazhnya dan alWujyh adalah makna tafsirnya. Peneliti belum menemukan kajian khusus lafazh mauAoizhah dalam kitab-kitab Al-Wujyh wa An-Nazhyir seperti kitab Nuzhatul AAoyun an-Nawyzhir Fy AoIlmi Al-Wujyh wa An-Nazhyir karya Ibnu Al-Jauzi, kitab Kamus Al-QurAoan Jamaluddin Abu Al Faraj Abdurrahman bin Al-Jauzi. Nuzhatul AAoyun An-Nawyzhir fy Ilmi Al-Wujyh wa AnNazhyir. Harun bin Musa. Al-Wujyh wa An-Nazhyir Fy AlQurAoan Al-Karim. ditahqiq oleh DR. Hatim Shalih AdhDhamin. Baghdad: Dyr Shadam. Jamaluddin Abu Al-Faraj Abdurrahman bin Al-Jauzi. Nuzhatul AAoyun An-Nawyzhir fy Ilmi Al-Wujyh wa AnNazhyir. (Ishlyh Al-Wujyh wa An-Nazhyir fy Al-QurAoan Al-Kari. karya Husain bin Muhammad Ad-Dymaghyni yang sudah ditahqiq oleh Abdul Aziz Sayyid dan kitab AlWujyh wa An-Nazhyir Fy Al-QurAoan Al-Karim karya Harun bin Musa yang sudah ditahqiq oleh DR. Hatim Shalih Adh-Dhamin. Maka hasil dari analisis ini akan dipaparkan dalam tabel Lafazh MauAoizhah Kitybullyh QS. Ali Imryn ayat 138 QS. Al-MyAoidah ayat 46 QS. Al-AAoryf ayat 145 QS. Yynus ayat 57 QS. An-Nyr ayat 34 MauAoizhah Berita umat QS. Al-Baqarah ayat 66 QS. Ali Imryn ayat 138 QS. Hyd ayat 120 QS. An-Nyr ayat 34 FaAoizhyhunna. Perkataan hikAoIzh-hum. TaAoizhyna. MauAoizhah. AwaAoazhta. AlWyAoizhyn. YaAoizhuhu. AAoizhukum YaAoizhukum. YyAoazhu. MauAoizhah. YyAoazhyna. AAoizhuka. TyAoazhyna Al-Wujyh* An-Nazhyir** QS. An-Nisy` ayat 34 & 63 QS. Al-AAoryf ayat 164 QS. An-Nahl ayat 125 QS. Asy-SyuAoary` ayat 136 QS. Luqman ayat 13 QS. Saba` ayat 46 SyariAoat Allah QS. Al-Baqarah ayat 231, 232 berupa perin- & 275 tah & larangan QS. An-Nisy` ayat 58 & 66 QS. Hyd ayat 46 QS. An-Nahl ayat 90 QS. An-Nyr ayat 17 QS. Al-Mujydalah ayat 3 QS. Ath-Thalyq ayat 2 Al-Wujyh : Makna tafsirnya sebagaimana dalam penjelasan tafsir Al-Maryghy. ** An-Nazhyir: Lafazh yang sepadan atau semisal dalam ayat-ayat Al-QurAoan. Penafsiran lafazh mauAoizhah dalam tafsir Al-Maryghy adalah: Apabila lafazh mauAoizhah dalam ayat tersebut dideskripsikan langsung dari Allah, maka disebut sebagai syariAoat hukum yang merupakan pengajaran dari Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Dan apabila lafazh mauAoizhah dalam ayat itu dideskripsikan datang dan disampaikan oleh para Nabi atau Rasul dan juga orang-orang shalih, maka mauAoizhah tersebut sebagai nasihat atau perkataan hikmah. Perspektif lafazh mauAoizhah dalam tafsir Al-Maryghy berdasarkan skema Al-Wujyh wa An-Nazhyir adalah sebagai berikut: Lafazh mauAoizhah bermakna kitybullyh terdapat pada surat Ali Imryn ayat 138. Al-MyAoidah ayat 46. Al-AAoryf ayat 145. Yynus ayat 57, dan An-Nyr ayat 34. Lafazh mauAoizhah bermakna berita umat terdahulu terdapat pada surat AlBaqarah ayat 66. Ali Imryn ayat 138. Hyd ayat 120, dan An-Nyr ayat 34. Lafazh mauAoizhah bermakna perkataan hikmah terdapat pada surat An-Nisy` ayat 34 & 63. Al-AAoryf ayat 164. AnNahl ayat 125. Asy-SyuAoary` ayat 136. Luqman ayat 13, dan Saba` ayat 46. Lafazh mauAoizhah bermakna syariAoat Allah berupa perintah dan larangan terdapat pada surat Al-Baqarah ayat 231, 232 & 275. An-Nisy` ayat 58 & 66. Hyd ayat 46. An-Nahl ayat 90. AnNyr ayat 17. Al-Mujydalah ayat 3, dan Ath-Thalyq ayat 2. Berdasarkan penjelasan tabel di atas disebutkan bahwa lafazh mauAoizhah dalam satu ayat dengan ayat lainnya bisa berbeda makna juga memungkinkan untuk lafazh mauAoizhah dalam satu ayat memiliki dua makna. PENUTUP Berdasarkan uraian pembahasan dari Bab I sampai Bab IV, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa: DAFTAR PUSTAKA