JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. Diterima: April 2019 Dipublikasikan: Desember 2020 ADVOKASI STRATEGI PEMULIHAN PASCA COVID-19 DI KABUPATEN TANA TIDUNG Advocating Recovery Strategy Post COVID-19 In Kabupaten Tana Tidung Daud Nawir1*. Nur Indah Noviyanti2. Agus Tri Darmawanto3. Gusriani4 Prodi Teknik Sipil. Fakultas Teknik . Universitas Borneo Tarakan. Jl. Amal Lama No. Kode Pos 77123. Tarakan Prodi D i Kebidanan. Jurusan Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan . Universitas Borneo Tarakan. Jl. Amal Lama No. Kode Pos 77123. Tarakan Prodi Ekonomi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Borneo Tarakan. Jl. Amal Lama No. Kode Pos 77123. Tarakan *e-mail korespondensi: daudnawir@borneo. ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 (COVID-. merupakan penyakit menular yang disevbabakan oleh corona virus dengan jenis baru. Kasus ini pertama kali muncul di kota Wuhan China dengan kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Pada akhirnya Januari pemerintah China mengumumkan penyebab kasus yang terjadi diakibatkan oleh Coronavirus baru yang diberi nama SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus . Penularan COVID-19 pemerintah di ikuti oleh beberapa kebijakan dala upaya untuk mencegah dan menghentikan penyebaran COVID19 melalui Pembatasn sosial yang meliputi, pembatasan kerumunan orang,pembatasan perjalanan, pemberlakukan isolasi, penundaan dan pembatalan acara, penutupan fasilitas dan pengaturan layanan publik. Hal ini berdampak pada Kesehatan, perekonomian, sosial dan pemerintahan. Pemerintah Indonesia telah menetapakn Coronavirus sebagai bencana nonalam. Penetapan yang dilakukan oleh pemerintah di ikuti oleh beberapa kebijakan dala upaya untuk mencegah dan menghentikan penyebaran COVID-19. Penutupan fasilitas dan pengaturan layanan publik. Hal ini berpengaruh terhadap aspek keseahtan, ekonomi, sosial dan pemerintahan. Kegiatan Advokasi Startegi Pemulihan Pasca COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung diharapakan dapat menjadi sumber data dan informasi dampak pandemic COVID-19 serta pengendalian, strategi mitigasi, penguatan pemerintahan daerah, kesiapsiagaan desa, dan keberlangsungan usaha yang didasarkan hasil diagnosis dampak pandemic Covid19 pada aspek kehidupan kesehatan, sosial, ekonomi, budaya, politik dan pemerintahan di Kabupaten Tana Tidung. Kata Kunci: Pemulihan. COVID-19. Dampak. Strategi. Kebijakan ABSTRACT Coronavirus Disease 2019 (COVID-. is an infectious disease caused by a new type of This case first appeared in the Chinese city of Wuhan with a case of pneumonia of unknown cause. In January the Chinese government announced the cause of the case was a new Coronavirus, named SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus . The government's transmission of COVID-19 is followed by several policies to prevent and prohibit the spread of COVID-19 through social Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. restrictions which include crowds, travel, isolation, removal, and cancellation of events, closure of facilities, and public service arrangements. This has an impact on health, the economy, society, and government. The Indonesian government has defined the Coronavirus as a non-natural disaster. The decision made by the government was followed by several policies in the efforts to prevent and prevent the spread of COVID-19. Closure of public service facilities and This affects the aspects of health, economy, social, and governance. It is hoped that the Advocacy for the Post-COVID-19 Recovery Strategy in Tana Tidung Regency can be a source of data and information on the impact of the COVID-19 pandemic as well as control, mitigation strategies, strengthening of local government, village preparedness, and business continuity which results from the diagnosis of the impact of the Covid-19 pandemic on this aspect. health, social, economic, cultural, political, and government life in Tana Tidung Regency. Keywords: Recovery. Covid-19. Impact. Strategy. Policy PENDAHULUAN Coronavirus Disease 2019 (COVID-. merupakan wabah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-COV-. SARS-COV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Transmisi COVID-19 dapat menyebar melalui percikan cairan/droplet yang terinfeksi yang keluar saat batuk atau bersin. SARS-CoV-2 menurut penelitian dapat bertahan di aerosol selama 3 jam dan virus ini dapat bertahan hingga 3 hari pada plastik dan stainless steel (Taylor et al. , 2. Pada beberapa orang yang terinfeksi COVID-19 tidak menimbulkan gejala, namun ada juga yang mengalami mulai dari ringan hingga Gejala klinis utama yang terjadi adalah demam . uhu >38 EoC), batuk, gastrointestinal seperti diare. Untuk kasus dengan gejala berat diperburuk dengan Acute Respiratore Distress Syndrome (ARDS), syok septik, gagal ginjal, dan asidosis metabolic. Masa inkubasi pada ratarata 5-6 hari dengan inkubasi terpanjang 14 Tanggal 30 Januari 2020 World Health Organization (WHO) Coranavirus sebagai Kedaruratan Kesehatan Mayarakat Yang Meresahkan Dunia (KKMD)/ Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Pada tanggal 11 Maret 2020 WHO menetapkan COVID-19 sebagai Pandemi. Transmisi yang begitu cepat terjadi dibeberapa negara, mengakibatkan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 menjadi meningkat. Pada tanggal 3 maret 2020, 72 negara dilaporkan terkonfimasi kasus COVID-19 dengan kasus global sebanyak 90. 870 dengan 3. kematian CFR (Case Fatality Rat. 3,4% (World Health Organization, 2. Kalimantan Utara yang terdiri dari 3 kabupaten dan 1 kota seluruh wilayahnya tidak dapat terhindar dari wabah Covid-19. Hal ini tercatat pada tanggal 16 Mei 2020 terdapat 3 kasus pertama terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung (KTT). Satu bulan setelah terkonfirmasi kasus pertama, pada tanggal 16 Juni 2020 terdapat 6 kasus positif terkonfirmasi COVID-19, 4 dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan 16 Juli 2020 kasus positif Covid-19 7 kasus dan 4 orang dinyatakan sembuh. bulan setelah kasus konfirmasi pertama tepatnya tanggal 16 Agustus 2020 data Covid 19 di KTT terkonfirmasi 7 kasus dan Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. 7 orang telah dinyatakan sembuh. Namun, pada tanggal 16 September 2020 Covid-19 terkonfirmasi di KTT 9 kasus positif dan 8 orang dinyatakan sembuh (Dinkes kaltara. Bencana nonalam yang disebabkan oleh Coronavirus ini membuat kekhawtiran dengan jumlah korban kasus Covid-19 secara global maupun di Indonesia masih Perkembangan krisis Kesehatan, yang semakin memprihatinkan sampai ketingkat daerah, berdampak terhadap kemunduran rencana-rencana strategis yang ditetapatkan masing-masing daerah terpaksa harus digantikan dengan kebijkan tanggap darurat dengan memobiliasasi semua sumber daya untuk mengatasi wabah COVID-19. Meluasnya dampak dari Covid-19 ini juga menimbulkan implikasi yang berpengaruh cukup besar di Kabupaten Tana Tidung terhadap aspek sosial, ekonomi, budaya, politik dan pemerintahan. Dalam situasi pandemi COVID-19 begitu banyak pembatasan terhadap layanan dan aktifitas hal tersebut bertujuan untuk menghentikan trasnmisi COVID-19 di Indonesia. Tidak hanya pemerintah pusat yang melakukan kebijkan-kebijakan terhdap pembatasan layanan publik, kabupaten diseluruh Indonesia juga melakukan hal yang sama yang dilakukan oleh pemerintah pusat dengan memperhatikan tingkat keparahan transmisi COVID-19 di daerah (Yunus & Rezki, 2. Fenomena awal terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi COVID-19 dapat dirasakan diseluruh wilayah Indonesia. Dimulai adanya kepanikan masyarakat untuk berbelanja . anic buyin. yang tidak hanya terjadi diperkotaan namun juga terjadi di daerah-daerah, terjun bebasnya indeks harga saham, depresinya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), lesunya kegiatan pengelolaan industri yang akhirya berimbas pada perlambatan VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Adanya Kebijakan PSBB dan Work From Home (WFH) berdampak pada kegiatan usaha yang berpotensi menurunkan aktifitas ekonomi akibat penyebaran COVID-19. Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya tumbuh pada angka 0-4% pada tahun 2020 (Baldwin & Weder, n. Begitu penyebaran kasus bencana non alam ini, pemerintah KTT mengambil kebijakan tegas dengan memodifikasi lockdown dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) (Djalante et al. , 2. Selama masa PSBB pemerintah melakukan kebijakan dalam membatasi kegiatan keluar masuk ke Kabupaten Tana Tidung, salah satunya dengan hanya mengoperasikan 1 dari 3 pelabuhan yang ada serta melakukan masyakarat maupun ASN dari luar KTT. Kegiatan lain yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di KTT disenfektan pada kendaraan maupun barang yang berasal dari luar KTT. Terjadinya COVID-19 mengakibatkan perubahan yang besar Pembangunan manusia merupakn salah satu aspek yang tentunya mengalami perubahan pada masa COVID-19. Sumber daya manusia yang berkualitas memiliki produktifitas yang tinggi tentunya menjadi Indonesia Sustainable Developments GoalAos (SDGAo. Didasarkan tersebut diatas, pentingnya dilakukan kajian pemulihan pasca COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung. Kajian pemulihan pasca COVID-19 ini diharapkan memberikan gambran kondisi pemerintah Kabupaten Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. Tana Tidung kepada pihak-pihak terkait serta menjadi rekomendasi kebijkan yang disusun dalam perumusan instrument pemulihan pemulihan pasca COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung. METODE Kegiatan AuPemulihan Pasca Covid-19 di Kabupaten Tana TidungAy menggunakan metode advokasi menurut (Miller dan Convey, 1. advokasi merupakan kegiatan aktivis yang menggunakan tenaga ahli atau kebijakan public yaitu masyarakat atau mengalami dampak terhadap suatu keadaan, sehingga membutuhkan pendampingan dalam melakukan analisis suatu kebijakan yang berdasarkan pada sumber daya yang ada untuk merubah kondisi menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk mereka . Adapun kerangka pikir yang dilakukan dalam pemulihan pasca COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung, yaitu. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung adalah sebagi berikut: Mengidentifikasi dan menganalisis dampak COVID-19 terhadap cara kerja dan tata Kelola layanan. COVID-19 yang terjadi di Indonesia memberikan dampak yang cukup besar hingga kedaerah Kabupaten Tana Tidung. Dampak tersebut meliputi aspek Kesehatan, sosial, ekonomi dan pemerintahan. Mengindetifiaksi dan menganalisis dampak kebijakan COVID-19 yang terjadi di Kabupaten Tana Tidung Mengidentifiaksi inisiatif-inisiatif dan starategi baru yang di munculkan pasca COVID-19 DI Kabupaten Tana Tidung Mengidentifikasi rekomendasi yang dapat diberikan untuk perbaikan perekonomian. Kesehatan, dan sosial di Kabupaten Tana Tidung. Lokasi kegiatan pengabdian pemulihan pasca COVID 19 ini dilaksanakn di Kabupaten Tana Tidung, mulai tanggal 15 Oktober sampai 15 November 2020. Jenis dan sumber data yang dibutuhkan dalam kegiatan ini adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui instansi atau SKPD terkait di wilayah Kabupaten Tana Tidung. Metode pengumpulan data digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan studi Pustaka. Teknik Analisa data yang digunakan adalah analisis SWOT. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi inisiatif-inisiatif dan kebutuhan serta strategi baru yang akan dimunculkan dalam pemulihan pasca COVID-19. Gambar 1. Bagan Kerangka Pikir Prosedur pengabdian masyarakat pemulihan pasca Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. Gambar 2. Diagram Analisis SWOT Gambar 3. Diagram Matriks SWOT HASIL DAN PEMBAHASAN Letak geografis Kabupaten Tana Tidung memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada pada jalur strategis perekonomian. Kabupaten Tana Tidung merupakan bagian dari wilayah Kalimantan Utara yang letak astronominya dianatar 116A 42Ao 50AoAo - 117A 49Ao 50AoAo Bujur Timur dan 3A12Ao 02AoAo - 3A 46Ao 41 Lintang Utara. Kabupaten dapat dibagi berdasarkan karakteristik sumberdaya yang ada, yaitu wilayah perbukitan dan wilayah Kawasan Wilayah perbukitan terdiri dari hutan, hutan lindung, sedangakn Kawasan non perbukitan adalah daerah pemukiman penduduk, daerah Kabupaten Tana Tidung merupakan wilayah dengan sumber daya alam berupa minyak bumi, batubara, emas, gas, dan hutan. Luas wilayah Kabupaten Tana Tidung secara administrasi adalah 4. 425,58 km2. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. Topografi dari Kabupaten Tana Tidung yaitu berbukit-bukit, bergunung-gunung dengan tebing terjal dan kemirangan yang Pulau yang terluas yang beradadi Kabupaten Tana Tidung. Adalh pulau Mandul dengan luas 35. 291,76ha, sungai terpanjang yaitu sungai sesayap dengan Panjang 576 km, sedangkan gunung tertinggi adalah gunung rian dengan ketinggian 250 m. Berdasarkan topografi Kabupaten Tana Tidung berada pada ketinggian 250 m. dpl Ae 680 mdpl. Ibu kota dai Kbupaten Tana Tidung berada di desa Tideng Pale di Kecamatan Sesayap, terdiri dari 3 wilayah kecamatan, yaitu: Kecamatan Sesyap. Sesayap Hilir. Kecamatan Tana Lia. Kecamatan Betayu dan Kecamatan Muruk Rian (BPS Prov. Kalimantan Utara, 2. Pada akhir tahun 2019 terjadi sebuh wabah penyakit menular yang disebabkan oleh corona virus dengan jenis baru. Kasus ini pertama kali muncul di kota Wuhan China dengan kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Pada akhirnya Januari pemerintah China mengumumkan penyebab kasus yang terjadi diakibatkan oleh Coronavirus baru yang diberi nama SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus . Penyebaran coranvirus yang begitu cepat dan meningkat secara global dan nasional, akses pelayanan kesehatan yang tertunda dan dibatasi merupakan salah satu contoh dampak yang besar terhadap aspek kesehatan yang dapat menigkatkan angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia (Center For Disease Controland Prevention (CDC), 2. Pemerintah pusat tidak dapat melakukan tindakan penanganan dampak COVID-19 sendirian, namun peran serta seluruh masyarakat sangat diperlukan dalam penuntasan wabah COVID-19. Adapun Tahapan kegiatan ini dijabarkan sebagai Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. Mengidentifikasi dan menganalisis dampak COVID-19 terhadap cara kerja dan tata Kelola layanan. Dalam hal ini dampak COVID-19 terhadap aspek-aspek yaitu aspek Kesehatan, sosial, dan ekonomi. Identifikasi dampak tersebut merupakan Langkah pertama yang kami lakukan untuk mengetahui dampak apa saja yang terjadi di msayarakat Kabupaten Tana Tidung selama masa pandemic COVID-19. Penjabaran dari setiap aspek tersebut memberikan gambaran dalam jumlah angka dan grafik sehingga hal ini menjadi indicator -strategi penanganan pasca COVID-19. Gambar 4. Tim Pengabdi Melakukan Presentasi Identifikasi dan Analisis Dampak COVID-19 Mengindetifiaksi dan menganalisis dampak kebijakan COVID-19 yang terjadi di Kabupaten Tana Tidung. Selama masa COVID-19 pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan beberapa kebijakan-kebijakan selama masa pandemic COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung. Pada Langkah ini kami sebagai pelaksana kegiatan melakukan dampak persebaran kebijakan di VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. seluruh wilayah kecamatan Sesayap. Sesayap Hilir. Betayau. Muruk Rian. Tana Lia dan desa di Kabupaten Tana Tidung. Dari hal tersebut didapatkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan melalui bebrapa SKPD terkait program yaitu: 1 Program bantuan BPNT, bantuan sembako, program keluarga harapan. Pada bantuan BPNT Persebaran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Per Kecamatan Di Kabupaten Tana Tidung Tahun 2020 hampir di seluruh Kecamatan Di Kabupaten Tana Tidung. Bantuan pangan non tunai paling banyak tersebar di Kecamatan Betayau dengan jumlah bantuan 286 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Paling sedikit persebaran bantuan pangan non tunai ada di Kecamatan Sesayap 98 KPM. Data BNPT paling banyak ada di Desa Tanah Merah dengan 118 KPM. Adapun desa yang tidak mendapatkan BNPT antara lain tanah merah barat dan sambungan Untuk bantuan persebaran bantuan sembako tahap 1 KK jumlah (Kepala keluarg. yang mendapatkan bantuan sembako sebnayak 5545 KK dan sembako tahap 2 dengan jumlah 5611 KK dan persebarannya di seluruh wilayah kabupaten Tana Tidung (Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tana Tidung, n. Pada KPH . rogram keluarga harapa. Persebarak KPH Kabupaten Tana Tidung tahun 2020 tersebar di seluruh Kecamatan. Desa penerima PKH terbanyak di daerah Sesayap Hilir yaitu 207 KPM dengan total jumlah Rp 54. sedangkan daerah paling sedikit menerima KPM yaitu 38 KPM dengan jumah total dana Rp 9. Setiap KPM hanya Komponenn PKH terdiri dari bantuan tetap Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. setiap keluarga yaitu PKH regular. PKH Bantuan komponen setiap jiwa juga berbeda, yaitu: Tabel 1. Komponen dan Jumlah Bantuan PKH Selama COVID-19 Kategori Bumil Indeks/ Tahun Tambahan AUD SMP SMA Selama masa COVID-19 besaran setiap komponen meningkat sebesar 25%. Selain itu PKH yang biasanya diterima pertriwulan mulai bulan April dapat diterima perbulan. Penerima manfaat dapat mengambil uang mereka melalui ATM bank yang telah Mereka juga bisa menabung uang yang dia miliki dari PKH dan tidak akan hangus selama mereka belum (Dinas Sosial. Pemberdayaan Masyarakat Desa 2020. Kabupaten Tana Tidung, 2. 2 Selain itu kebijakan yang dilakukan pada sector Pendidikan juga menjadi penting agar pemerintah dapat memastikan pembelajaran dapat tetap terlaksana meskipun tanpa ada tatap muka langsung antara guru dan siswa (Siahaan, 2. Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pendidikan melakukan beberapa kebijakan yaitu pemetaan moda belajar siswa, pengembangan bahan ajar berupa lembar aktivitas dengan menggunakan kurikulum yang disederhanakan, kunjungan dan alat komunikasi. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. program budaya baca, dan melakukan onitoring evaluasi secara berkala serta membentuk pos Pendidikan yang terdiri dari berbagai OPD dan Terkait dengan RKA BOS dan BOP untuk untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah dan persiapan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan seperti penyediaan masker, handsanitizer, tempat cuci tangan, biaya transportasi kunjungan, pengadaan bahan lembar aktifitas dan peningkatan kompetensi guru (Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung, 3 Persebaran kebiajkan UMKM selama masa pandemic COVID-19 melalui kementerian koperasi dan UMKM memberikan bantuan subsidi kepada para pelaku usaha kecil yang terdampak COVID-19 (Thaha, 2. Bantuan ini merupakan program Banpres Produktif/ Bantuan UMKM sebesar 2,4 juta. Program ini merupakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk memabantu pelaku usaha mikro agar dapat bertahan dalam masa pandemic. Pelaku usaha mikro dapat mendaftara melalui pada dinas koperasi dan UMKM selanjutnya. Sayarat untuk UMKM melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU). Nomor Induk Kependudukan (NIK). KTP , alamat tinggal, bidang usaha dan nomor telefon (Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung. Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. Hasil dari analisis SWOT didapatkan 5 inisiatif-inisiatif dan startegi baru dengan 5 aspek yaitu. 1 Aspek pencegahan dan Pengendalian No. Gambar 5. Tim Pengabdi Melaksanakan Presentasi Identifikasi dan Analisis Dampak Kebijakan Mengidentifikasi inisiatif-inisiatif dan starategi baru yang di munculkan pasca COVID-19 DI Kabupaten Tana Tidung. Inisiatif-inisiatif dan startegi Teknik Analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan . dan peluang . , bersamaan dapat meminimalkan kelemahan . dan ancaman . (Start & Hovland, 2. Hal ini disebut dengan analisis situasi. Setelah mendapatkan informasi data selanjutnya diperlukan analisis SWOT menggunakan matriks SWOT. Penyusunan strategi berdasarkan faktorfaktor strategis eksternal dan internal yang Dari analisa SWOT tersebut dihasilkan empat strategi yaitu strategi SO. ST. WO dan WT. Kemudian langkah selanjutnya yaitu menentukan prioritas strategi mana yang lebih diutamakan. Caranya dengan menjumlahkan nilai kode pembobotan dari tiap strategi yang telah ditentukan dalam matrik SWOT. Total skor yang terbesar menjadi prioritas strategi yang paling utama dan urutan strategi selanjutnya berdasarkan urutan total skor. Startegi Menyusun proram pengaktifan satgas tingkat desa diseluruh wilayah KTT Menyusun program pemberdayaan relawan non medis di tingkat desa untuk Pelaksanaan Penegakan hukum dan pendisiplinan protocol Kesehatan oleh OPD terkait Menyusun program evaluasi pemanfaatan KPM PKH terkait aspek Kesehatan. Pendidikan dan sosial secara berkelanjutan Melaksanakan program pemantauan dan check up khususnya kondisi kesehatan masyarakat pasca Covid-19 Melaksanakan kesehatan masyarakat memasuki pasca Covid-19 dan di masa yang akan datang. Menyusun program pemberdayaan relawan non medis di tingkat desa untuk penegakan Kesehatan, pengamanan desa Pelaksanaan Penegakan hukum dan pendisiplinan protocol Kesehatan oleh OPD terkait Melaksanakan kesehatan masyarakat memasuki pasca Covid-19 dan di masa yang akan datang. Melaksanakan program pemantauan dan check up khususnya kondisi kesehatan masyarakat pasca Covid-19 Menyusun program Kampung KB pada daerah wilayah padat penduduk dan wilayah dengan penghasilan rendah Aspek Mitigasi Strategi Menyusun program jangka Panjang berkaitan dengan antisipasi bencana non alam dan alam Peningkatan pendampingan masyarakat Meningkatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait DTKS Menyediakan SDM pendampingan PKH, minimal 1 orang/desa Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar OPD dalam mendukung program/ kegiatan bantuan sosial (PKH. BST, sembako. BPNT) di wilayah pedesaan Melakukan Kerjasama antara stakeholder di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa dalm memfasilitasi UMKM yang memiliki kendala akses transportasi Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. 3 Aspek Pemrintah Daerah Strategi Menyusun program berkaitan dengan kajian pertumbuhan ekonomi pasca COVID-19 Menyusun program sosialisasi pemanfaatan KPM dengan juknis merata didaerah desa Meningkatkan kinerja layanan dalam pemerataan distribusi manfaat program bagi masyarakat miskin Program padat karya bagi masyarakat miskin yang kehilangan pekrjaan dan terdampak bencana Meningkatkan SDM tenaga pendidik dalam pengembangan bahan ajar Meningkatkan Kerjasama perusahaan penyedia jaringan internet untuk meningkatkan fasilitas sarana dan mendukung pembelajaran daring VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 113-. Pembentukan UMKM/ Pemberdayaan pedulu UMKM yang berperan mencatat kepemilikan UMKM secara berkala dan Meningkatkan sosialisasi bantunan UMKM/BPUM secara merata diseluruh wilayah baik di pedesaan, perkotaan dan pesisir di Kabupaten Tana Tidung 4 Strategi Kebrlangsungan Usaha Strategi Menyusun program kebijakan untuk penguatan permodalan dan peningkatan saran dan prasarana UMKM Kebijakan pemenfaatan E-Commerce untuk UMKM Kebijakan pembinaan,pelatihan untuk UMKM Menyusun program kebijakan jaringan kerja dengan pemangku kepentingan kepada KPM yang telah graduasi Meningkatkan sarana dan prasarana transportasi untuk memudahkan pasokan beras dari luar Kabupaten Tana Tidung Melakukan Kerjasama stakeholder/kementrian/lembaga membantu dalam mengakses informasi terkait verifikasi dan tatacara proses pengajuan BPUM sehingga tidak terjadi antrian di bank dan menghindari penipuan berkedok bantuan Meningkatkan ketercukupan persediaan produksi pangan pertanian di Kabupaten Tana Tidung dengan program P2L (Pekarangan Pangan Lestar. 5 Strategi Kesiapan Desa Strategi Meningkatkan program pemberdayaan masyarakat terkait pelatihan kesiapan bencana alam dan non alam Meningkatkan kinerja layanan dan secara intensif dengan pelaksanaan program bantuan khususnya masyarakat di wilayah pedalaman Gambar 6. Tim Pengabdi Melakukan Presentasi Identifikasi Inisiatif-Inisiatif Pasca COVID-19 Di Kabupaten Tana Tidung PENUTUP Kegiatan pengadian kepada masyarakat melalui advokasi strategi pemulihan pasca COVID-19 di Kabupaten Tana Tidung dilaksanakan selama satu bulan. Kegiatan pemerintah dalam proses pemulihan pasca COVID-19, dimana selama terjadinya pandemic ini memberikan dampak yang sangat luas terhadap aspek Kesehatan, ekonomi, sosial dan pemerintahan. Advokasi strategi pemulihan pasca COVID19 di Kabupaten Tana Tidung diharapakan dapat menjadi sumber data dan informasi dampak pandemic COVID-19 serta pengendalian, strategi mitigasi, penguatan pemerintahan daerah, kesiapsiagaan desa, dan keberlangsungan usaha yang didasarkan hasil diagnosis dampak pandemic Covid-19 pada aspek kehidupan kesehatan, sosial, ekonomi, budaya, politik dan pemerintahan di Kabupaten Tana Tidung. Daud N. , et al. ADVOKASI STRATEGI PEMULIHANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. UCAPAN TERIMAKASIH