Volume 10 No. Juli Ae Desember 2025 p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X PENGARUH PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QURAoAN HADIS PESERTA DIDIK DI MTS NEGERI GOWA Muhardi1. Saprin2. Syamsuddin3 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassa. @gmail. Universitas Islam Negeri Alauddin Makkasar |@gmail. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar | @gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar al-QurAoan Hadis peserta didik di MTs Negeri Gowa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Populasi berjumlah 450 siswa, dan sampel diambil secara stratified random sampling sebanyak 205 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan observasi, dengan analisis data deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai t hitung . > t tabel . yang memiliki motivasi tinggi cenderung memperoleh hasil belajar lebih baik. Pemanfaatan sumber belajar menunjukkan pengaruh sangat tinggi terhadap hasil belajar, dengan t hitung . > t tabel dan korelasi berada pada rentang 0,8Ae1,0. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan F hitung . > F tabel . Hasil ini menegaskan pentingnya motivasi dan akses sumber belajar yang optimal dalam meningkatkan hasil belajar. Implikasi penelitian ini mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor lain seperti dukungan orang tua dan lingkungan sosial siswa. Kata Kunci: Motivasi Belajar. Pemanfaatan Sumber Belajar. Hasil Belajar. AlQurAoan Hadis Jurnal Tarbaw. Volume 10 No 02 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 321 THE EFFECT OF UTILIZATION OF LEARNING RESOURCES AND LEARNING MOTIVATION ON THE LEARNING OUTCOMES OF ALQURAoAN HADIS STUDENTS AT MTS NEGERI GOWA Abstract This study aims to examine the effect of utilization of learning resources and learning motivation on the learning outcomes of al-Qur'an Hadith students at MTs Negeri Gowa, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with the type of ex post facto. The population amounted to 450 students, and the sample was taken by stratified random sampling as many as 205 students. Data collection techniques through questionnaires and observation, with descriptive and inferential data analysis. The results showed that: . learning motivation has a positive and significant effect on learning outcomes, with a t value . > t table . students who have high motivation tend to get better learning outcomes. Utilization of learning resources shows a very high influence on learning outcomes, with t count . > t table and the correlation is in the range of 0. Simultaneously, both variables have a significant effect on learning outcomes, with F count . > F table . These results confirm the importance of motivation and access to optimal learning resources in improving learning outcomes. The implications of this study encourage further exploration of other factors such as parental support and students' social environment. Keywords: Learning Motivation. Utilization of Learning Resources. Learning Outcomes. Al-QurAoan Hadith PENDAHULUAN peranan penting dalam menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa dan negara, karena Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya (Yusran & Riyaldi, 2. Proses belajar peserta didik akan terjadi, baik karena secara langsung diajar oleh seorang guru atau instruktur dan juga tidak diajar langsung. Peserta didik yang tidak diajar langsung harus aktif berinteraksi dengan media atau sumber belajar yang lain. Guru atau instruktur hanyalah satu dari banyaknya memungkinkan peserta didik untuk (Lestari et al. , 2. Faktor lain yang mempengaruhi menurut Harjanto adalah kemandirian peserta didik, yaitu kemampuan peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar yang bertumpu pada aktivitas dan tanggung jawab peserta didik tanpa tergantung orang lain. (Kurniati et al. , 2. Selain itu. Harjanto juga mengungkapkan bahwa sumber belajar merupakan segala jenis sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu Jurnal Tarbaw. Volume 10 No 02 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 322 yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga memudahkan peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu. (Tufail, 2. Sumber belajar tidak hanya dari media cetak ataupun internet, tetapi juga media peraga bahkan dapat juga laboratorium maupun kelas. (Prastowo, 2. Melalui alat bantu peraga atau fasilitas sumber belajar, peserta didik menjadi terbantu untuk berlatih dan belajar dari materi ajar yang telah diperoleh, dengan sumber belajar tersebut peserta didik diharapkan dapat memperoleh ilmu dengan cepat dan terbaru, sehingga prestasi belajar (Purwanti, 2. Selain pemanfaatan sumber belajar, motivasi belajar juga menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan peserta didik. (Ilmiyah et , 2. Motivasi belajar, baik intrinsik maupun ekstrinsik, mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. (Syamsul, 2. Peserta didik dengan motivasi belajar tinggi cenderung memiliki daya juang yang lebih besar dalam sedangkan motivasi yang rendah dapat menghambat upaya mereka untuk (Risma & Hanif, 2. Dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an Hadis, motivasi belajar sangat relevan, karena mata pelajaran ini tidak hanya membutuhkan pemahaman kognitif, tetapi juga penghayatan (Suciati, 2. nilai-nilai Peserta didik dikatakan berhasil dalam proses pendidikan apabila dapat pendidikan dengan baik dan mencapai prestasi belajar di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang diberlakukan di masing-masing satuan pendidikan, dan untuk mencapai tujuan tersebut guru juga perlu memahami latar belakang yang mempengaruhi belajar peserta didik sehingga guru dapat memberikan motivasi yang tepat kepada peserta didik. (Mawarni et al. , 2. Apabila motivasi dapat ditimbulkan dalam proses pembelajaran, maka hasil belajar akan menjadi optimal. Semakin tepat motivasi yang diberikan, maka semakin tinggi pula keberhasilan pembelajaran itu, motivasi senantiasa menentukan intensitas usaha belajar peserta didik, sehubungan dengan hal tersebut, motivasi merupakan hal yang sangat penting dalam belajar. (Fernando et al. , 2. Menurut Suardiman, motivasi merupakan salah satu hal yang mendukung dalam pendidikan dan (Rahbini, 2. Motivasi belajar setiap orang tentu tidak sama, semuanya bergantung dari apa yang diinginkan orang yang (Munawwaroh, 2. Berdasarkan pengamatan atau obeservasi awal yang telah dilakukan penulis, diperoleh gambaran jika MTs Negeri Gowa memiliki fasilitas dan sumber belajar yang cukup lengkap. Kelengkapan sumber belajar tersebut Jurnal Tarbaw. Volume 09 No 01 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 323 diharapkan dapat membantu para peserta didik untuk meningkatkan prestasi belajarnya. Namun kenyataan yang terjadi adalah sumber belajar yang sudah ada di sekolah belum banyak dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran, contohnya pemanfaatan buku pelajaran dan perpustakaan. Berdasarkan terlihat bahwa pemanfaatan buku sebagai sumber belajar juga masih bergantung pada kehadiran guru, jika guru tidak hadir maka sumber belajar termasuk buku pun tidak dimanfaatkan oleh peserta didik. Peserta didik lebih senang mengobrol atau bermain daripada mengerjakan tugas yang diberikan guru. Kenyataan lain yang mengerjakan tugas mandiri sering ada peserta didik yang menyalin pekerjaan teman, inisiatif mencari sumber bacaan rendah padahal banyak sumber yang bisa diakses. MTs Negeri Gowa sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an Hadis. Namun, hasil observasi awal menunjukkan adanya variasi dalam hasil belajar peserta didik. Sebagian peserta didik menunjukkan sementara yang lain mengalami kesulitan dalam mencapai kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah faktor pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar berkontribusi terhadap perbedaan hasil belajar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dua faktor utama, yaitu pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar al-Qur'an Hadis. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Penelitian dilakukan di MTs Negeri Gowa sebagai objek penelitian. MTs Negeri Gowa beralamat di Jl. Malino No. Balang-Balang. Kec. Bontomarannu. Kabupaten Gowa. Sulawesi Selatan. Populasi dalam penelitian yakni 450 orang, dengan sampel penelitian sejumlah 205. Jenis digunakan adalah Stratified random Metode pengambilan data yang digunakan adalah angket dan Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan infrensial. Adapun rincian jumlah sampel dapat dilihat pada tabel berikut in: Tabel 1. Sampel Penelitian Kelas Vi VII TOTAL Rincian Sampel Laki- Perempuan Total HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Jurnal Tarbaw. Volume 10 No 02 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 324 Uji Regresi Variabel XI Terhadap Y Tabel 2: Hasil Uji Koefisien Korelasi XI terhadap Y Berdasarkan nilai R squared di atas adalah 0,75. Nilai R squared merupakan suatu memperlihatkan seberapa besar independen . mempengaruhi variabel dependen . R squared merupakan angka yang berkisar antara 0 sampai 1 yang mengindikasikan besarnya kombinasi variabel independen Ae Nilai R-squared (R. digunakan untuk menilai seberapa besar pengaruh variabel laten variabel laten dependen. Terdapat tiga kategori pengelompokan pada nilai R square yaitu kategori kuat, kategori moderat, dan kategori lemah (Hair et al. , 2. Hair et al square 0,75 termasuk ke dalam kategori kuat, nilai R square 0,50 termasuk kategori moderat dan square 0,25 kategori lemah (Hair et al. Dari nilai R squared yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel dependen secara simultan . ersama-sam. adalah 75 Untuk uji signifikansi dapat dilihat sebagai berikut: Tabel 3: Hasil Uji Signifikansi dan hitung XI terhadap Y Berdasarkan tabel output SPSS di atas, diketahui nilai Sig. Adalah 0,0000. Karena nilai Sig. 0,000 < 0,05, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji F dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau dengan kata lain X1 (Sumber Belaja. dan X 2 (Motivasi Belaja. secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar (Y). Signifikansi adalah besarnya probabilitas atau peluang untuk mengambil keputusan. Jika nilai signifikansi < 0. 05, maka terdapat pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Tetapi jika signifikansi > 05, maka tidak terdapat pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y atau pengaruh yang terjadi tidak Pada tabel di atas diketahui bahwa nilai signifikansi Artinya pengaruh antara motivasi terhadap hasil belajar siswa signifikan karena nilai signifikansi < 0. Pengaruh Antara Variabel X2 Nilai sig. Variabel X1 sebesar 0,003 (<0,. maka berkesimpulan variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Nilai sig. Variabel X2 sebesar 0,023 (<0,. maka berkesimpulan variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Persamaan diperoleh yakni: 4,736 0,082 X1 Ae Jurnal Tarbaw. Volume 09 No 01 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 325 0,025 X2, dari persamaan berikut dapat disimpulkan sebagai berikut: Nilai konstanta yang diperoleh sebesar 4,736 maka bisa diartikan jika variabel independen bernilai 0 . maka variabel dependen bernilai 4,736. Nilai koefisien regresi Variabel X1 bernilai positif sebesar 0,082 maka bisa diartikan bahwa jika variabel Y juga akan meningkat begitu juga sebaliknya. Nilai koefisien regresi variabel X2 bernilai negatif yakni -0,025, maka bisa diartikan bahwa jika variabel X2 meningkat maka variabel Y akan menurun, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan hasil output nilai R 4736 yang berarti tingkat pengaruh antara pemanfaatan sumber belajar terhadap hasil belajar pada siswa berada pada kategori sangat kuat karena mendekati nilai 1. Nilai R Square (R. menunjukkan koefisien determinasi. Angka ini akan diubah dalam bentuk persen, pengaruh variabel X2 terhadap variabel Y. Berdasarkan output di atas, diketahui nilai R kuadrat adalah 0,4736 atau 47,36%. Artinya sumbangan pengaruh pemanfaatan sumber belajar terhadap hasil belajar siswa sebesar sebesar 47, 36%. Pada tabel di atas diketahui bahwa nilai signifikansi adalah 0. Artinya terdapat pengaruh signifikan pemanfaatan sumber belajar terhadap hasil belajar siswa karena nilai signifikansi < 0. Pengaruh Antara Variabel X1 dan X2 Secara Simultan terhadap Berdasarkan tabel di atas diketahui nilai R adalah 0,866. Hal ini berarti tingkat pengaruh kedua variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sangat kuat karena mendekati nilai 1. Nilai R Square (R. Angka ini akan diubah dalam bentuk persen, artinya persentase sumbangan pengaruh variabel X1 dan X2 terhadap variabel Berdasarkan output di atas, diketahui nilai R kuadrat adalah 0,74,9 74,9%. Artinya sumbangan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar sebesar 74,9%. Output ini menjelaskan tentang hasil uji F . ji koefisien regresi bersama-sam. signifikansi pengaruh beberapa variabel dependen. Pengambilan keputusan dengan memperhatikan nilai signifikansi. Jika signifikansi < 0,05 maka dapat dikatakan terdapat pengaruh antara kedua variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat, namun jika nilai signifikansi > 0,05 maka tidak terdapat pengaruh. Berdasarkan tabel Jurnal Tarbaw. Volume 10 No 02 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 326 tersebut diketahui nilai signifikansi adalah sebesar 0,000 sehingga disimpulkan terdapat pengaruh secara bersama antara variabel bebas terhadap variabel terikat yang signifikan karena nilainya < 0,05. Pembahasan Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Terdapat antara variabel bebas Motivasi Belajar terhadap variabel terikat yaitu Hasil Belajar Siswa siswa MTs Negeri Gowa. Hal ini terbukti dari nilai t hitung > t tabel, yaitu 6,015 > 1,980. Hasil penelitian ini sama dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh banyak peneliti lainnya, yang menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap hasil belajar. Pengaruh antara motivasi terhadap hasil belajar disebabkan motivasi merupakan daya dorong utama seseorang dalam bertindak atau mengambil keputusan. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, maka hasil belajarnya juga akan tinggi karena siswa tersebut akan berusaha belajar dan menambah pengetahuan dengan giat. (Rahman, 2. Kendala dan kegagalan yang ditemui siswa dalam proses belajar justru akan menjadi sumber motivasi siswa untuk terus berusaha mencapai hasil yang lebih baik. Sebaliknya, siswa yang memiliki motivasi belajar rendah atau bahkan cenderung tidak memiliki motivasi belajar akan lebih cepat menyerah saat menemukan kendala atau kegagalan dalam proses (Suharni, 2. Siswa yang memiliki motivasi rendah tidak memiliki tekad yang kuat dalam belajar sehingga hasil belajarnya akan rendah. (Nurwahid, 2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa motivasi belajar pada siswa memiliki fungsi atau peran utama sebagai penggerak siswa dalam seluruh kegiatan belajar yang dilakukan demi mencapai tujuan yang diinginkan oleh siswa Bila termotivasi untuk belajar, maka ia menyeleksi dan menentukan arah perbuatan yang harus dilakukan dan pembelajarannya tercapai. (Sarnoto & Romli, 2. Semakin besar motivasi yang dimiliki siswa baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, maka akan semakin tekun ia belajar dan semakin mudah mendapatkan prestasi yang diinginkan. Pengaruh Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Terdapat pengaruh yang siginifikan antara variabel bebas Pemanfaatan Sumber Belajar terhadap variabel terikat yaitu Hasil Belajar Siswa MTs Negeri Gowa. Hal ini terbukti dari nilai t hitung > t tabel, yaitu 16,537 > 1,980. Hasil perhitungan menunjukkan tingkat pengaruh . antara sumber belajar dengan hasil belajar berada pada rentang 0,8 Ae 1,0 yang berarti Jurnal Tarbaw. Volume 09 No 01 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 327 pengaruh tersebut sangat tinggi. Penggunaan sumber belajar berupa internet dan buku memudahkan siswa untuk mencari berbagai pengetahuan baru selain yang pembelajaran di kelas. (Farida & Salim, 2. Siswa dapat mencari dan menemukan semua informasi yang mereka butuhkan terkait materi pelajaran di berbagai tempat dan berbagai kesempatan sehingga tidak terbatas pada ruang kelas dan guru. Pengaruh Motivasi Belajar dan Pemanfaatan Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Berdasarkan analisis uji pengaruh simultan (Uji F), terbukti bahwa terdapat pengaruh yang bermakna . antara variabel bebas yaitu Motivasi Belajar dan Pemanfaatan Sumber Belajar, terhadap variabel terikat yaitu Hasil Belajar Siswa. Hal ini terbukti dari nilai F hitung > F tabel, yaitu 119,135 > 3,072. Hasil ini memberikan gambaran bahwa motivasi belajar yang tinggi yang ditunjang dengan pemanfaatan sumber belajar secara optimal akan semakin meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di sekolah yang tercermin dalam hasil belajar yang baik. Sumber belajar yang menarik dan komunikatif juga dapat meningkatkan motivasi dan gairah siswa dalam belajar. (Imtihana et al. , 2. Minat dan motivasi siswa yang ada dalam mata pelajaran QurAoan Hadis sangat menarik perhatian siswa seperti materi sejarah. Selain itu, siswa juga tertarik terhadap metode yang digunakan guru seperti metode ceramah bervariasi, studi kepustakaan dan diskusi kelompok (Sholehatin & Wirdati, 2. Penggunaan tersebut mampu menarik atensi siswa sehingga siswa tidak cepat bosan dalam pembelajaran QurAoan Hadis. Adapun ketertarikan siswa terhadap sumber belajar disebabkan sumber belajar yang tersedia di sekolah cukup banyak dan beragam. Hampir semua komponen dalam lingkungan sekolah dapat dianggap sebagai sumber belajar seperti buku, internet, teman dan guru. Siswa merasa senang belajar QurAoan Hadis karena selain metode membosankan, siswa tertarik dengan materi yang diajarkan dan banyak sumber belajar yang tersedia bagi Bila ada materi yang belum dimengerti, siswa tidak ragu untuk bertanya secara langsung kepada guru atau teman yang lebih menguasai materi saat diskusi informasi yang dibutuhkan siswa dapat disampaikan secara baik. Diskusi berkelompok rutin dilaksanakan siswa terutama saat mengerjakan tugas atau mendekati waktu pelaksanaan ujian. Selain mengandalkan guru sebagai sumber belajar. Siswa juga memanfaatkan berbagai sumber Jurnal Tarbaw. Volume 10 No 02 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 328 belajar yang ada di lingkungan membaca koran dan mencari informasi tambahan di internet untuk menambah pengetahuan. Siswa perpustakaan sekolah biasanya untuk mencari dan meminjam buku bacaan yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas sekolah atau buku cerita yang mereka gemari. Bila di perpustakaan tidak tersedia buku yang mereka butuhkan, siswa akan langsung mencari informasi tersebut di Hal utama yang diharapkan siswa dari proses belajar yang dilakukan adalah mereka mampu menguasai pelajaran sehingga bisa memperoleh nilai yang memuaskan demi mewujudkan cita-cita mereka. Berdasarkan observasi yang dilaksanakan dalam pembelajaran QurAoan Hadis, siswa cukup aktif pembelajaran di kelas seperti metode tanya-jawab dan diskusi kelompok serta beberapa model pembelajaran kooperatif yang diterapkan guru. Aktivitas siswa ini disebabkan metode dan model yang digunakan menyenangkan sehingga siswa tidak bosan dalam belajar. Aktivitas siswa ini juga tampak menggunakan sumber pembelajaran yang digunakan guru serta selalu mengikuti arahan dari guru selama pelaksanaan pembelajaran. Siswa sangat aktif dalam kegiatan belajar mandiri, terlebih metode belajar kelompok karena dalam diskusi kelompok siswa dapat dengan leluasa bertukar pendapat atau bahkan berdebat dengan teman Hal ini membuat suasana belajar menjadi semarak serta secara langsung menambah pengetahuan siswa terhadap materi yang didiskusikan. Setelah menyampaikan materi, biasanya guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa dengan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Saat proses tanyajawab, siswa yang ditunjuk tidak malu untuk langsung menjawab Bila jawabannya benar, siswa merasa senang karena mendapatkan nilai tambah dan pujian dari guru. Namun demikian, siswa masih ragu-ragu jika harus mengajukan diri menjawab pertanyaan dari guru tersebut karena takut jawabannya salah. Di akhir proses pembelajaran, guru selalu memberikan kesempatan bagi siswa untuk bertanya. Pada kesempatan ini ada beberapa siswa yang bertanya bila belum memahami Siswa beranggapan, akan lebih baik jika bertanya langsung kepada guru agar informasi yang diperoleh adalah informasi yang Selain guru, siswa juga memanfaatkan beberapa sumber lain Jurnal Tarbaw. Volume 09 No 01 2. p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X| 329 seperti buku teks, internet, guru dan bahkan teman sebaya. Beberapa siswa juga sering berkunjung ke perpustakaan untuk mencari bahan mengerjakan tugas, meminjam buku pelajaran dan buku cerita atau hanya sekedar mengisi waktu istirahat menyediakan berbagai jenis buku dan sumber belajar lain yang dibutuhkan siswa. Pada beberapa kesempatan, guru selalu mengarahkan siswa untuk aktif mencari informasi di luar kelas seperti koran, majalah, televisi dan radio guna menambah pengetahuan siswa mengenai kondisi sosial yang PENUTUP Penelitian menunjukkan bahwa baik motivasi belajar maupun memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran Al-QurAoan Hadis peserta didik di MTs Negeri Gowa. Pertama, motivasi belajar berperan penting dalam mendorong siswa untuk lebih giat, tekun, dan tidak mudah pembelajaran, sehingga berdampak positif terhadap capaian akademik Kedua, pemanfaatan sumber belajar seperti buku, internet, perpustakaan, guru, dan teman pengaruh yang sangat tinggi terhadap peningkatan hasil belajar. Sumber belajar yang mudah diakses dan bervariasi memperkaya pengalaman belajar siswa di luar pembelajaran Secara simultan, kombinasi antara motivasi belajar yang tinggi dan pemanfaatan sumber belajar lingkungan belajar yang kondusif dan partisipatif. Hal ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, baik melalui diskusi kelompok, studi pustaka, maupun kegiatan belajar mandiri, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa secara menyeluruh. DAFTAR PUSTAKA