Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. DOI: https://doi. org/10. 61132/jbpai. Online Available at: https://journal. id/index. php/jbpai Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. Khoirin NiAomah1*. Delta Yaumin Nahri2. Atiqullah Atiqullah3. Faris Syariful Hikam4 IAIN Madura. Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya. Indonesia Email : khoirinnikmah786@gmail. com1*, deyeen@gmail. com2, atiqullah@iainmadura. farisibnubusiri@gmail. Korespondensi penulis : khoirinnikmah786@gmail. Abstract: The aim of this research is to find out the hermeneutics in the approach used by Sahiron Syamsuddin with the term maAona cum maghza theory in the analysis of leadership in contemporary history. This research is an application of a quantitave approach, because it comes from several reference sources such as books, journals and articles. The results of this research are to develop knowladge and find out the contets of the verses used in a text and the context to understand the interpretations of the verses of the QurAoan so that reinterpretations can be made to understand the analysis of Qs. An-nisa: 34 in Sahiron SyamsuddinAos hermeneutics Keywords: Hermeneutics. Sahiron Syamsuddin. MaAona Cum Maghza. Leadership Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hermeneutika dalam pendekatan yang digunakan Sahiron Syamsuddin dengan istilah teori maAona cum maughza dalam analisis kepemimpinan pada historis masa kini. Penelitian ini merupakan penerapan dengan pendekatan kulitatif, karena terjadi dari beberapa sumber rujukan dan refrensi seperti buku, jurnal dan artikel. Hasil dari penelitian ini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan mengetahui isi ayat yang digunakan dalam sebuah teks dan konteks untuk memahami penafsiran dalam ayat-ayat Al-QurAoan sehingga bisa menjadikan reinterpretasi untuk mengetahui analisis Qs. An-nisa: 34 dalam hermeneutika Sahiron Syamsuddin. Kata kunci: Hermeneutika. Sahiron Syamsuddin. MaAona Cum Maughza. Kepemimpinan. PENDAHULUAN Kalamullah turun pada waktu tempo dua puluh dua tahun dua bulan dua puluh dua hari. Waktu mulai 17 Ramadhan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW. Sehingga tanggal 9 pada waktu pelaksanaan WadhaAo atas kelahiran Nabi 10 H. sehingga pewahyuan Al-QurAoan atas Nabi Muhammad Saw. Proses dari beberapa golongan. Proses beberapa golongan. Pertama. Al-QurAoan turun secara langsung dari Allah ketempat Lauhul Mahfud, yaitu suatu tentang kejadian turunnya wahyu. Kedua, kalamullah di wahyukan sehingga turun sampai ke dunia. Ketiga, kalamullah turun di wahyukan secara berangsur angsur sesuai dengan kebutuhannya, yang mana ada kalanya satu ayat, dua ayat, dan bahkan kadang-kadang sampai satu surah. Kalamullah merupakan teks pertama atas dasar dari sebuah kegiatan yang mempelajari Al-QurAoan, sebagaimana yang terlihat dari berbagai pedoman bahwa Al-QurAoan merupakan teks yang di dalamnya isi nya firman Allah SWT, firman tersebut tidak mudah di pahami dan di maknai dengan cara se enaknya. Hal ini menunjukkan pembelajaran khusus yang Received Januari 15, 2025. Revised Februari 05, 2025. Accepted Februari 26, 2025. Online Available Februari 27, 2025 Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. terdapat untuk mengetahui firman-firmanya Allah SWT, sehingga dalam firman tersebut tidak di lakukan oleh masyarakat yang punya kepentingan terhadap yang berhadapan dengan ajaran-ajarannya dalam teks Al-QurAoan itu sendiri, agar ayat yang di gunakan yang mana tidak di laksanakan sesuai kemampuan dari keadaan tersebut. Al-QurAoan merupakan sumber dari materi-materi yang berupa hijaz, tempatnya yang ada di kota mekah dan madinah, dan merupakan contoh dari jazirah arab yang bersifat Kalamullah merupakan peristiwa penting dalam hal yang terdapat untuk menunjukkan perilaku orang arab dalam melakukan pesan yang diberitahukan oleh Nabi Muhammad Saw. Al-QurAoan merupakan faktor dari nilai-nilai dan norma-norma yang akan diterapkan oleh masyarakat. Hermeneutika adalah sebuah ungkapan dari cara dan metode untuk mengetahui dalm penafsiran teks Al-QurAoan baik dari simbol untuk mengetahui arti dan maknanya, hal ini merupakan untuk mengetahui metode dalam ungkapan hermeneutika dalam kemampuan seseorang atau masyarakat sehingga mampu untuk menafsirkan baik dengan ungkapan masa lalu atau sekarang, sehingga bisa terjadi pada saat ini. Hal ini untuk mengetahui dalam pendekatan sahiron syamsuddin dengan menggunakan teori atau cara melalui maAona cum magzha yang muncul dari berbagai kelompok dalam intuisi sebelum dilakukan untuk mencari arti dan makna yang sependapat antara singnifikansi dan fenomena baik secara teks dan konteks, sehingga terjadinya makna dalam priode masalalu hingga saat ini. Yang mana singnifikansi secara fenomenal dari segi sejarah, sedangkan dalam singmifikansi fenomenal secara sempurna dalam mengetahui makna dari beberapa Al-QurAoan yang kita pahami dalam beberapa kumpulan ayat-ayat AlQurAoan untuk ditafsirkan secara benar, padat dan jelas. Laki laki dan perempuan dalam memimpin itu tidak ada batasannya, bahwasanya boleh saja seorang perempuan berhak untuk dalam kepemimpinan, hal demikian seorang pemimpin perempuan itu ada beberapa masukan serta pendapat dalam Islam. Pemimpin perempuan dalam ranah publik itu bisa asalkan sesuai dengan hukum syariat Islam, sehingga bisa dalam memimpin masyarakat untuk ada perubahan yang lebih baik sampai bisa untuk mewujudkan kesejahtraan rakyat dalam ranah publik. Kepemimpinan itu adalah merupakan ranah dalam tanggung jawab di hadapan Allah Swt, dan harus mengemban amanah secara sempuna dan pemimpin dalam perempuan itu boleh sesuai realita yang ada di dalam Al-QurAoan, karena dalam pemimpin perempuan banyak persoalan bagi kaum laki laki. Maka hal ini penulis tertarik untuk dikaitkan dengan pendekatan Sahiron Syamsuddin yang sesuai dengan hermeneutika Dalam Al-Quran. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. METODE PENELITIAN Metode dalam penelitian ini dalam pendekatannya harus menggunakan pendekatan Metode kuantitatif juga disebut dalam melakukan sesuatu sampai pada Dan metode ini juga ditentukan sebagai tema yang ada kaitannya dengan keadaan sumber rujukan peneliti yang terjadi saat ini. Dengan adanya penelitian kuantitatif juga menghasilkan data-data yang deskriptif berupa sumber sumber rujukan yang meliputi berbagai refrensi. Dalam Penelitian ini menggunakan data sekunder, adapun sumber data dari skunder menggunakan data yang harus di kumpukan seperti harus mengumpulkan buku-buku, jurnal-jurnal yang berupa artikel dan lain sebagainya. Hal ini refrensi yang harus sesuai dengan tema tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Sahiron Syamsuddin Hermeneutika dalam pemikiran sahiron syamsuddin dengan cara terbaik melalui kajian dalam hermeneutika Al-QurAoan dari pandengan Islam dengan tujuan untuk mengembangkan terhadap suatu teks dan konteks, maka hal ini dengan adanya dari hasil sumber refrensi yang ada. Berdasarkan dalam pengembangan, perencanaan untuk mengetahi peran dalam kehidupan sahiron syamsuddin dengan rincian menggunakan kebutuhan jenis dan kerakteristik yang berdasarkan dari hasil adanya sumber rujukan. Dengan rencana tata cara mengelola dalam konsep yang sesuai dengan yang telah ditetapkan dan ditentukan oleh wawasan keilmuan dalam rencananya, hal ini menyampaikan serta memberikan wawasan kepada sebuah teks dan konteks sesuai dengan historis yang singnifikan terhadap pendekatan teori maAona cum maghza. Konsep dasar terhadap yang memberikan arahan dalam hermeneutika sahiron syamsuddin, untuk pengembangan kegiatan dalam hal-hal pembelajaran baik dari segi materi atau kegiatan yang dilakukan dalam teks, dan pembelanjaran yang akan dipakai serta dalam pendekatannya sesuai teori yang di gunakan dalam maAona cum maghza. Dalam pengembangan untuk membantu dalam sumber memahami ayat-ayat Al-QurAoan yang dapat dari ilmu pengetahuan hermeneutika, sehingga harus dilaksanakan dengan capaian wawasan keilmuan secara baik dan bermanfaat bagi ilmu hermeneutika dalam memahami ayat-ayat Al-QurAoan sesuai historis teks pada masa kini. Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. Adapun dalam hermeneutika yang harus diketetahui dalam bioragi kehidupannya akan diuraikan sebagai berikut : Riwayat hidup Sahiron syamsuddin lahir pada tanggal sebelas di bulan Agustus, pada tahun Dan dilahirkan di kota Cirebon, tempatnya yang terletak di Jawa Barat. Peneliti menemukan hasil dalam kemampuan melakukan pemikiran, hal ini yang termasuk katagori yang sangat relatif dengan adanya capaian dalam mengetahui rancangan, implementasi, serta evaluasi dalam menjalankan kehidupan setiap Adapun sauaudaranya terdiri dari lima belas saudara, dan merupakan anak yang pertama. Dalam kehidupan sahiron berdasarkan dimensi yang dilakukan sesuai dengan rancangan dan perencanaan dalam melaksanakan capaian kegiatan pendidikan ini termasuk katagori tinggi dalam pemikirannya yang sangat religius dari berbagai macam macam ilmu keagamaan. Dilihat dari tujuan adanya pendidikan yang pada dasarnya sesuai dengan kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran terhadap murid muridnya dalam bidang ilmu keislaman. Terutama dalam bidang bidang ilmu kegamaan, seperti ilmu Al-QurAoan dan Tafsir dan ilmu keagamaan yang lain. Rancangan dalam melakukan kegiatan ketetapan dalam pemikiran intlektual yang sangat produktif bagi kaum muslim untuk capaian dalam kegiatan-kegiatan yang berupa materi melalui akademik yang dilakukan adanya kajian ilmu hermeneutika Al-Quran. Oleh karena itu berdasarkan analogi yang bisa dilihat dari alokasinya untuk memberikan wawasan terhadap pembelajaran yang sesuai dengan alokasi keilmuan barat, yang mana hal seperti ini harus di kembangkan sesuai fenomena yang akan terjadi pada masa kini. Struktur pendidikan Peneliti menemukan dalam kemampuan Sahiron dalam mengerjakan tugas dalam berpendidikan termasuk katagori tinggi dengan rata-rata dari indikator nilai yang sangat kuat. Sekolahnya, sangatlah baik untuk mengelola adanya vasilitas dalam pembelajaran baik dari SD sampai perguruan tinggi, bahwa dalam pemakaian fasilitas yang ada disekolah dikerjakan secara baik sehingga bisa mengurangi kepada pemborosan dana sesuai teknis dari cara pemakaian dan pemeliharaan guru dan murid. Cara pakainya sangat bermanfaat terhadap fasilitas yang ada di tempat pembelajarannya, tanpa dipantau oleh jajaran guru terutama dalam menggunakan fasilitas pembelajaran. Dilihat dari kerapian dan kebersihan Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. yang menjadi bermanfaat bagi sekolah dan tidak terjadi pemborosan terhadap administrasi pembiayaan. Karena penanggung jawabnya baik dalam perlengkapan dan keungan sangat memahami dan berpartisipasi dengan cara pengelolaan adanya alat-alat pembelajaran yang dilakukan oleh sahiron syamsuddin. Sahiron menempuh SD di Cirebon, yang terletak di Jawa Barat. Dan pendidikan ilmu agamanya di PP. At-thalibin (Cirebon. Jawa Bara. Setelah menyelesaikan sekolah dasar, melanjutkan ke jenjang MTS dan MA di tempat yang sama, selanjutnya untuk S1 nya melanjutkan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang kondisi saat ini di katakan dengan (Uin Sunan Kalijaga Yogyakart. dan sambil menuntut ilmu di PP. Krapyak Yogyakarta untuk mendalami ilmu Al-QurAoan an dan Tafsir, dan ilmu keislaman lainnya. Setelah menyelesaikan S1 nya, selanjutnya untuk jenjang S2 nya (Magiste. melanjutkan di Universitas Canada. Karya karya Peneliti memperoleh informasi langsung dari refrensi terkait identifikasinya sangat baik karna didasarkan dengan nilai dan substansi yang ditunjukkan berdasarkan mutu dalam penulisan karya sahiron yang mengatur keadan tersebut baik dari pelatihan dalam karya-karya penulisan dan belajar mengajar terhadap ilmu keagamaan. Adanya kompetensi dalam berkarya sangat diperhatikan karena kompetensi keilmuannya sangat menguasai materi terhadap pelajaran dalam pendidikan yang sesuai dengan strategi sehingga menghasilkan inovatif dan kemampuan dalam inovasi pembelajaran serta evaluasi yang membentuk indikator terhadap pemikiran siswa dan lingkungan dari cara pembelajaran ilmu keagamaannya, dan antisipasi siswa sehingga bakat siswa memiliki terhadap nilai yang tertinggi. Hal tersebut didukung dengan kualitas dan aktif pendidikan yang dianggap relevan Karena lahirnya keunggulan dalam akademik baik dari cara belajar penulisan dan program pembelajaran yang lain. Sehingga sahiron menghasilkan dari beberapa macam macam karyanya. Seperti: Hermeneutika dalam pengembangan Ulumul QurAoan, muhkam dan mutasyabih dalam Ulumul QurAoan, pendekatan maAona cum maghza dalam ilmu Al-QurAoan dan hadis, integrasi hermeneutika dalam ilmu tafsir dan lain Karir dalam keilmuan Dalam penelitian ini ada cakupan antara keilmuan dan pendidikan dalam realitannya, baik secara individu atau secara kolektif dan hal ini menunjukkan Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. bahwa dalam karir keilmuan sahiron yang mempengaruhi terhadap keilmuannya dalam pendidikan ini dengan kontribusi yang mana ada faktor terhadap pengaruh dalam karir pendidikan di Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta dan harus disesuaikan dengan bidang ilmu keagamaanya, sehingga bisa di alokasikan oleh pengajar yang lain dalam memfasilitasi terhadap capaian kemajuan universitas yang terhambat terutama dalam bidang keilmuaanya bagi mahasiswa. Berdasarkan majunya terhadap pendidikan ini, menurut sahiron harus melalui variabel dalam fasilitas cara belajar mengajar dan membuktikan bahwa pendidikan itu harus bermanfaat sesuai dengan fasilitas dan prinsip Universitas Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal ini dapat dilakukan secara langsung melalui pembiayaan dengan tertentu dan sumber dana itu harus didapatkan dengan standar baik menggunakan komponen yang mempengaruhi hal-hal dalam pengelolaan universitas baik dalam adanya perpustakaan serta lingkungan universitas dan lain sebagainya. Berdasarkan penelitian dalam karir keilmuan sahiron sangat kuat antara fasilitas pembelajaran serta mutu yang ada di Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta disebabkan dengan prinsip dan tanggung jawab sahiron sebagai dosen tetap dan menjabat wakil rektor. Selanjutnya juga menjabat sebagai pengurus dalam organisasi NU (Nahdhatul Ulam. di Yogyakarta. Pendekatan MaAona Cum Maghza Berdasarkan dalam untuk mengetahui data dalam pendekatan makna cum maghza harus di prioritaskan dalam konteks saat ini secara tertentu yang harus dilakukan sesuai dengan historis teks. Dalam pendekatan teks bersifat sesuatu yang harus didahulukan terlebih dahulu sehingga bisa untuk mengetahui mengenai penafsiran Al-QurAoan pada masa kini dapat di tafsirkan secara baik sesuai pendekatan yang digunakan. Dalam pendekatan yang digunakan adalah dasar yang menumbuhkan dalam mengetahi adanya teks yang di gunakan pada masa kini untuk aliran hermeneutika kerja sama dalam proses penafsiran yang harus terlaksanakan bersama, sesuai tokoh tokoh hermeneutika antara sahiron dan tokoh yang lain. Baik dalam mencari makna AlQurAoan yang di tafsirkan untuk melaksanakan dengan sebuah proses yang objectif dan tradisionalis, secara efektivitas yang dilakukan terhadap suatu teks terdapat beberapa aliran dalam mengetahui pendekatan yang dilakukan oleh sahiron dari istilah teori maAona cum maghza. Adapun dalam pendekatan maAona cum maghza sebagai berikut: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Teori objectivis tradisionalis Dari hasil dalam pandangan Al-QurAoan hal ini menunjukkan bahwa adanya kegiatan dalam pemahaman terhadap teks Al-QurAoan yang di tafsirkan, hal ini telah dilakukan dengan menganalisis terhadap maAona yang sangat relatif dalam adanya penafsiran klasik, karena hal ini merupakan konsep sahiron terhadap historis singnifikansi terhadap makna. Untuk mengetahui terhadap makna yang asli dengan menggunakan terhadap pemahaman teks Al-QurAoan yang sesuai dengan konteks dalam memahami isi ayat dalam kandungan Al-QurAoan. Teori objektivis modernis Berdasarkan dari hasil dalam memahami makna secara modernis ada kecenderungan terhadap yang digunakan dalam makna asal terhadap makna yang harus disesuaikan dengan makna literal dengan tata cara memahami berita dalam kandungan Al-QurAoan. Penggunaan dalam adanya memahami teks untuk menunjukkan makna dalam pesan-pesan literal yang telah ditentukan pada masa Serta fungsi utama berupa pesan yang sesuai dengan historis pada masa kini. Hal seperti ini harus di implementasikan dalam sebuah penafsiran karena merupakan pesan utama dalam analisis terhadap maAona cum maghza. Dan merupakan pandangan tokoh tokoh hermeneutika dalam penafsiran ayat-ayat AlQurAoan, dalam hal ini juga merupakan sebuah wawasan baru antara wawasan teks dan wawasan dalam ilmu tafsir. Teori subjectivis Berdasarkan dari pandangan dalam sebuah penafsiran untuk menunjukkan kebenaran makna yang relatif dalam memahami dan menafsirkan terhadap ayat AlQurAoan dari pandangan tokoh hermeneutika. Hal ini merupakan dalam istilah pemahaman teks terhadap historis pada masa kini. Sehingga kebenaran dalam memahami makna ayat untuk ditafsirkan harus mempunyai sifat yang relatif, agar bisa terus dilakukan untuk perkembangan pada saat Al-QurAoan itu ditafsirkan sesuai dengan teks dan konteks masa kini. Dengan tujuan ayat yang ditafsirkan itu benar, sama dengan interpretasi terhadap pemaknaan ayat-ayat Al-Quran yang asli dan sifatnya relatif. Analisis Qs. An-Nisa' . Terhadap Kepemimpinan Kualitas dalam memahami strategi analisis dalam pemimpin laki-laki dan perempuan merupakan faktor utama yang memamahami dan mempelajari terhadap Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. pandangan sebuah makna ayat Al-QurAoan. Karena dalam pandangan memimpin, tidak hanya laki-laki saja. Perempuan juga ber hak dalam memimpin sesuai dengan Qs AnnisaAo: 34 sesuai yang singnifikansi terhadap makna ayat tersebut. Dan konteks ayat yang telah dipahami oleh para mufassir terhadap adanya istimbat hukum-hukum dalam ranah Islam dengan sebuah historis yang ada pada masa kini. Konsep strategi dalam kondisi historis pada masa kini dengan cara mengelola adanya tujuan teks agar menghasilkan upaya yang sesuai melalui teori dan pendekatan terhadap makna ayat dengan kualitas kepentingan yang sangat aktif dalam memiliki beragam pesan utama maupun literal. Adapun untu mengetahui strategi analisis dalam meningkatkan untuk memahami isi kandungan dalam ayat tersebut yang sesuai Konteks historis dalam penafsiran Berdasarkan konteks dalam sebuah penafsiran ayat ini, bahwa kaum laki laki dan perempuan mempunyai sifat yang rasional dalam pemimpin yang menunjukkan terhadap kekuatan fisik, keilmuan dan lain sebagainya, apabila dalam ranah Istri harus menghormati terhadap suaminya, dalam ranah apapun. Dan harus menjaga dari suaminya apabila tidak bersamanya. Suami juga harus menasehati terhadap istrinya dalam hal kesalahan, istri harus menjaga milik suaminya seperti harta, jabatan dan lain-lain. Dalam konteks penafsiran ini merupakan konteks pada masa kini yang dilakukan sahiron syamsuddin terhadap reinterpretasi ayat. Konteks histori dalam normatif makna Berdasarkan hasil penelitian ini bahwasanya dalam konteks historis yang bersifat normatif dalam realita makna kepemimpinan, bahwasanya pemimpin laki laki menjadi pemimpin seorang perempuan dalam ranah keluarga. Merupakan sifat yang universal dalam keluarga yang harmonis, seperti dengan cara dalam mencari nafkah dalam kebutuhan hidup sehari-hari. Dan juga bisa dikatakan menurut Muhammad Abduh hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam berkeluarga sangat erat bagaikan kepala dengan badan. Hal demikian sangat membutuhkan satu sama lain. Konteks historis dalam makna ayat Berdasarkan hasil penelitian ini bahwasanya dalam kontek historis terhadap makna ayat bahwasanya dalam hubungan kekeluargaan sangatlah ril dalam historis bangsa Arab dahulu, pada waktu Nabi Muhammad Saw dalam teks yang terdapat Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. dalam Al-QurAoan. Dan pada waktu itu seorang laki-laki melakukan penindadasan terhadap kaum wanita. Dilihat dari historis dalam konteks makna ayat hal ini merupakan nilai moral yang terdapat pada masa kini. KESIMPULAN Hermeneutika dalam pemikiran sahiron syamsuddin dengan cara terbaik melalui kajian Al-QurAoan Islam mengembangkan terhadap suatu teks dan konteks, maka hal ini dengan adanya dari hasil sumber refrensi yang ada. Berdasarkan dalam pengembangan, perencanaan untuk mengetahi peran dalam kehidupan sahiron syamsuddin dengan rincian menggunakan kebutuhan jenis dan kerakteristik yang berdasarkan dari hasil adanya sumber rujukan. Berdasarkan dalam untuk mengetahui data dalam pendekatan makna cum maghza harus di prioritaskan dalam konteks saat ini secara tertentu yang harus dilakukan sesuai dengan historis teks. Dalam pendekatan teks bersifat sesuatu yang harus didahulukan terlebih dahulu sehingga bisa untuk mengetahui mengenai penafsiran Al-QurAoan pada masa kini dapat di tafsirkan secara baik sesuai pendekatan yang digunakan. Dalam pendekatan yang digunakan adalah dasar yang menumbuhkan dalam mengetahi adanya teks yang di gunakan pada masa kini untuk aliran hermeneutika kerja sama dalam proses penafsiran yang harus terlaksanakan bersama, sesuai tokoh tokoh hermeneutika antara sahiron dan tokoh yang Kualitas dalam memahami strategi analisis dalam pemimpin laki-laki dan perempuan merupakan faktor utama yang memamahami dan mempelajari terhadap pandangan sebuah makna ayat Al-QurAoan. Karena dalam pandangan memimpin, tidak hanya laki-laki saja. Perempuan juga ber hak dalam memimpin sesuai dengan Qs An-nisaAo: 34 sesuai yang singnifikansi terhadap makna ayat tersebut. Dan konsep strategi dalam kondisi historis pada masa kini dengan cara mengelola adanya tujuan teks agar menghasilkan upaya yang sesuai melalui teori dan pendekatan terhadap makna ayat dengan kualitas kepentingan yang sangat aktif dalam memiliki beragam pesan utama maupun literal. Kepemimpinan Perempuan dalam Surah An-Nisa': . (Impelementasi Makna MaAona Cum Maughza Sahiron Syamsuddi. DAFTAR PUSTAKA