Al-Jawhar : Journal of Arabic Language Volume 1 No 2. Desember 2023 e-ISSN : 2988-6651, p-ISSN : 2988-6678 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru *Refiyana Yolanda1. Nuril Mufidah2 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang1 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang2 *Correspondence Address : yolandarefiyana@gmail. Citation Chicago Manual of Style 17th Edition Refiyana Yolanda and Nuril Mufidah. AuManajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru,Ay. Al-Jawhar, 1. , 105-116. Received: 19 Juni 2023 Accepted: 24 Desember 2023 Published: 24 Desember 2023 Abstract Organizing management is carried out through planning an effective course program with a good program, conducting regular evaluations as well as maintaining a good reputation. The purpose of this study is to describe. formulation of Arabic learning programs . management of human resources in carrying out learning programs . design of efficient organizational structures. This research is a descriptive qualitative research type of case study. The data collection used is learning observation and evaluation meetings. Interviews with managers, quality guarantors, administrative staff, financial staff and teaching staff. Documentation in the form of an organizational structure. The subject of this study is an employee of Leesan Arabic Pekanbaru. Indonesia in 2023. The techniques used in collecting this research data involved participant observation, in-depth interviews, and documentation. Observations about the process of continuity of the Arabic course program. The interview was conducted to find out the organization of the course institution in running the Arabic language program by involving the management of the institution, quality guarantor, administrative staff, financial staff and teaching staff of one person. In this study, the data analysis technique follows the approach adopted from the Miles and Huberman model, which consists of three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study found: . the formulation of Arabic language course programs based on student needs, there are 5 programs, namely regular Arabic. Middle East study preparation, dauroh qawa'id I, dauroh qawa'id II, and dauroh muhadtsah . HR management focused on teaching staff through TOT programs and trial classes . organizational structure planning coordination and collaboration between managers. Quality guarantors, administrative staff, financial staff, and teaching staff. In this case, the manager has full control over the responsibility of each decision Keywords : Arabic. Courses. Organizing Management Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru Pendahuluan Dalam konteks dunia pendidikan, manajemen berperan penting sebagai elemen krusial dalam menjalankan setiap aktivitas yang berorientasi pada Diantaranya fungsi utama manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, serta pengawasan1. Berdasarkan penjelasan ini, dapat dipahami bahwa keterlibatan manajemen dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, serta pengawasan merupakan suatu upaya dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang efektif dan efisien sesuai dengan harapan yang ditetapkan. Kontribusi fungsi manajemen sebagai perencanaan dalam sebuah lembaga pendidikan, baik formal maupun non-formal tidak akan mencapai suatu tujuan yang direncanakan tanpa pengorganisasian yang efektif. Saefrudin menyebutkan bahwa tidak akan pernah ada pengorganisasian, tanpa kontribusi sumber daya manusia sebagai pelaksana2. Pengorganisasian merupakan kegiatan mengkoordinasi sumber daya, tugas, dan otoritas diantara anggota organisasi agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan cara yang efisien dan efektif 3. Dalam buku Manajamen Pnedidikan Islam. Sarwoto menyatakan bahwa prose organisasi meliputi beberapa kegiatan diantaranya: . perumusan tujuan . penetapan tugas pokok . perincian kegiatan . pengelompokkan kegiatan dalam fungsifungsi . pelimpahan authority . Oleh karena itu, manajemen pengorganisasian menjadi penting dalam lembaga pendidikan untuk menyusun rencana dan mengatur pelaksanaan setiap program pendidikan, serta mengoptimalkan pengaturan dan pemanfaatan sumber daya Pendidikan non-formal merupakan sarana dalam melaksanakan program pembelajaran yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sebagai pendukung perkembangan peserta didik dalam upaya mengeksplorasi pengetahuan, keterampilan serta kesejahteraan keluarga5. Diantara berbagai jenis pendidikan non-formal yaitu lembaga kursus bahasa tempat seseorang dapat meningkatkan kemampuan aspek-aspek berbahasa melalui beragam jenis metode, strategi, materi, serta kegiatan pembelajaran yang inovatif. Salah satu lembaga kursus bahasa Arab pertama di Pekanbaru yang menerapkan metode pembelajaran otak kanan di Leesan Arabic yang dapat diimpelentasikan kepada semua kalangan baik tingkatan usia maupun profesi. Tentunya dalam mewujudkan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan, tidak terlepas dari keterlibatan elemenelemen organisasi dalam rangka menciptakan kerangka kerja yang efektif dan efisien, pengoptimalan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai kualitas kinerja yang baik. 1 (Fattah 2. 2 Saefrudin. AuPengorganisasian Dalam Manajemen,Ay Al-Hikmah 5, no. : 56Ae67. Hanafi Mamduh. Konsep Dasar Dan Perkembangan Teori Manajemen. Manajemen, vol. 2015, http://repository. id/4533/1/EKMA4116-M1. 4 Baharuddin Baharuddim and Moh Makin. Manajemen Pendidikan Islam (Malang: UIN MALIKI PRESS, 2. 5 Islahel Umam. Moh. Hasin, and Zakiyah Arifa. AuManajemen Pengorganisasian Program Kursus Markaz Bahasa Arab Darul Lughah Waddirasat Islamiyah,Ay An Nabighoh: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Arab 21, no. : 43, https://doi. org/10. 32332/annabighoh. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru Penelitian manajemen pengorganisasian program kursus bahasa Arab di Leesan Arabic ini berargumen bahwa sistem pengorganisasian di lembaga kursus bahasa arab Leesan Arabic memiliki keunikan yang cukup menarik untuk diamati melalui proses penelitian. Seperti hal nya yang telah dikemukakan para ahli sebelumnya melalui penemuannya dalam proses penelitian yang berkaitan dengan manajemen pengorganisasian lembaga bahasa arab sebagai berikut: Pertama, penelitian yang dilakukan Ghufron & Bambang menyatakan bahwa Sistem koordinasi dalam manajemen pengorganisasian program bahasa online di Akademi Almadinah terlihat melalui peran manajer yang bertanggung jawab kepada ketua umum. Manajer berkoordinasi dengan staf dan program-program yang ada di departemen bahasa arab. Hal ini disesuaikan dengan struktur organisasi garis dan staf yang ada baik dalam program bahasa Arab maupun secara keseluruhan dalam organisasi 6. Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Alfi mengungkapkan bahwa manajemen pengorganisasian di lembaga kursus bahasa Arab Al-Azhar masih belum optimal dikarenakan adanya beberapa kendala. Salah satunya adalah kurangnya kejelasan struktur organisasi yang dimiliki oleh manajer sebagai pemimpin lembaga kursus bahasa Arab Al-Azhar 7. Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dilakukan mengenai manajemen pengorganisasian pada suatu lembaga, terutama pada lembaga kursus bahasa arab di Leesan Arabic yang menjadi fokus penelitian ini. Sejalan dengan itu ada tiga rumusan masalah disusun: . Bagaimana perumusan program pembelajaran Bahasa arab di Leesan Arabic? . Bagaimana pengelolaan SDM dalam menjalankan program pembelajaran Bahasa Arab di Leesan Arabic? . Bagaimana merancang struktur organisasi yang efisien untuk mendukung program kursus Bahasa Arab di Leesan Arabic? Ketiga rumusan masalah tersebut menjadi fokus penjelasan dalam penelitian bidang manajemen pendidikan dengan menggali lebih dalam tentang cara optimal mengatur dan mengelola lembaga kursus bahasa, khususnya dalam konteks bahasa Arab. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan tentang perumusan program kursus bahasa arab, pengelolaan sumber daya manusia dalam menjalankan program kursus, serta perancangan struktur organisasi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memperoleh pemahaman tentang situasi kondisi dengan cara menjelaskan secara terperinci mengenai situasi aktual yang terjadi di lapangan Subjek dalam penelitian ini merupakan subjek primer yang terdiri dari manajer, penjamin mutu, kepala maAohad, staff tata usaha, staff keuangan, dan tenaga pengajar yang berjumlah 5 orang dan peserta kursus sejumlah 15 orang Dalam proses pengumpulan datanya, teknik yang digunakan peneliti adalah melakukan observasi partisipan dengan mengobservasi secara langsung 6 Ghufran Akbar and Bambang Budi Prasetyo. AuManajemen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Akademik Almadinah,Ay Taqdir . 19Ae33, https://doi. org/10. 19109/taqdir. 7 Alvi Dyah Rahmawati. AuManajemen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Di Pare Kediri,Ay Arabi : Journal of Arabic Studies 3, no. : 52, https://doi. org/10. 24865/ajas. 8 Muhammad Rijal Fadli. AuMemahami Desain Metode Penelitian Kualitatif,Ay Humanika 21, no. : 33Ae54, https://doi. org/10. 21831/hum. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru manajemen pengorganisasian program kursus bahasa arab di Leesan Arabic Wawancara yang dilakukan secara mendalam dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada pengelola lembaga dan para staff sejumlah 5 orang untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang manajemen pengorganisasian di Leesan Arabic. Peneliti menggunakan model analisis data menurut teori Miles & Huberman sebagai pendekatan dalam menganalisis data, yang melibatkan tiga langkah sebagai berikut: . mereduksi data. menyajikan data. menyimpulkan data9. Peneliti melakukan reduksi data dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan memilih data yang relevan serta memiliki makna yang terkait dengan permasalah dalam penelitian. Dalam penyajian data, peneliti menyajikan data dalam bentuk gambar atau ilustrasi lainnya yang dikombinasikan dengan naratif. Kegiatan ini dilakukan untuk mengintegrasikan informasi dan memberikan gambaran yang komprehensif tentang permasalahan yang terjadi. Kemudian peneliti menyimpulkan data berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, serta data-data yang diperoleh melalui hasil dari penelitian. Hasil dan Pembahasan Perumusan Program Kursus Bahasa Arab di Leesan Arabic Dalam merumuskan program kursus bahasa arab, pihak lembaga melibatkan hal-hal berikut: . melakukan identifikasi kebutuhan siswa yang ingin mempelajari bahasa arab seperti tingkat kemampuan siswa, tujuan siswa belajar maupun kebutuhan khusus seperti pengembangan kosakata, percakapan, membaca, atau menulis. melakukan penetapan tujuan pembelajaran dari masing-masing program yang ditetapkan secara terukur, spesifik, relevan dan pembatasan waktu lamanya program berjalan. Karmila menyebutkan kegiatan ini dilakukan sebagai peta bagi pengajar bahasa Arab untuk mengetahui langkah selanjutnya yang dapat dilakukan. merancangkan kurikulum yang komprehensif untuk menjalankan program kursus bahasa arab dengan memperhatikan cakupan materi pembelajaran yang relevan dengan program, yang tersedia serta tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Kegiatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian penggunaan buku teks, pemanfaatan multimedia serta sumber daya lainnya yang dapat mendukung proses pembelajaran bahasa arab. Langkah selanjutnya adalah . menyusun rencana pembelajaran (RPP) secara terperinci yang memuat setiap tingkatan program kursus. Rencana pembelajaran yang dimuat meliputi materi pembelajaran, alokasi waktu, metode pengajaran serta proses evaluasi yang akan digunakan. memilih metode pengajaran yang relevan di berbagai tingkatan usia. Dalam hal ini, metode pengajaran otak kanan yang dilakukan dengan pendekatan mindmapping merupakan kekhasan yang dimiliki oleh Leesan Arabic. Yusuf dalam temuannya menyebutkan pembelajaran bahasa arab menggunakan otak kanan merupakan hal yang menyenangkan dengan mengoptimalkan fungsi otak kanan yang berfikir 9 Nursapia Harahap. Penelitian Kualitatif (Sumatera Utara: Wal Ashri Publishing, 2. 10 Karmila Andriana. AuUrgensi Perencanaan Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Pendidikan Di Sekolah,Ay Konferensi Nasional Bahasa Arab I, 2018, 188Ae97. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru secara aksiomatis 11. menyusun modul pembelajaran yang dapat dijadikan acuan selama proses pembelajaran. menyusun rancangan instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur perkembangan siswa dalam mempelajari bahasa arab. Instrumen evaluasi berupa tes tulis dan tulisan dengan mempertimbangan metode penilaian yang dapat memberikan umpan balik yang bersifat konstruktif yaitu jenis penilaian sumatif dan formatif. Setelah melakukan langkah-langkah yang terlibat dalam merumuskan pembelajaran bahasa arab, maka dibawah ini rincian program kursus Leesan Arabic yang ditawarkan secara komprehensif dan terstruktur diantaranya sebagai berikut: Tabel 1. Program Kursus Bahasa Arab di Leesan Arabic PROGRAM KURSUS Bahasa Arab Reguler Persiapan Studi Timur Tengah Dauroh QawaAoid I WAKTU PELAKSANAAN TUJUAN PEMBELAJARAN 3 x seminggu Menguasai materi bahasa arab . ahwu, sharaf, 30 & 60 hari Menguasai materi bahasa arab . Sharaf, qirotul kutu. , melanjutkan studi ke Timur Tengah 20 hari Menguasai materi bahasa arab . Sharaf, qirotul kutu. dengan metode otak kanan dalam waktu 20 hari Dauroh QawaAoid II 14 hari Menguasai materi bahasa arab . Sharaf, qirotul kutu. dengan metode otak kanan dalam waktu 14 hari Dauroh Muhadatsah 7 hari Mempelajari bahasa arab Muhammad Yusuf. AuDesain Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab: Pendekatan Otak Kanan,Ay El-Tsaqafah 18 . : 147Ae60. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru dengan metode otak kanan dan hafal ratusan kosakata aplikatif Bahasa Arab Reguler Pembelajaran bahasa arab secara sistematis. Diantaranya mencakup dua mata pelajaran utama, yaitu Qawaid dan Muhadatsah. Pada pembelajaran qawaAoid, fokusnya adalah untuk melatih siswa dalam kemampuan membaca, menulis dan Sementara itu, pada pembelajaran muhadatsah, fokusnya adalah untuk melatih siswa dalam kemampuan mendengar dan berbicara. Kedua jenis pembelajaran ini dilaksanakan secara terjadwal sesuai periode pembukaan kelas baru setiap bulannya. Kemudian dalam satu pekan terdapat 3 pertemuan insentif yaitu satu pertemuan dilaksanakan dengan durasi waktu 120 menit. Yang dilaksanakan secara tatap muka di Leesan Arabic Persiapan Studi Timur Tengah Program yang dirancang khusus untuk siswa yang memiliki minat dan tujuan belajar Bahasa Arab di wilayah Timur Tengah. Kelas ini menawarkan program yang berfokus pada: . level 1, materi yang disajikan berupa nahwu. Sharaf, muhadatsah, qirotul kutub, pembahasan soal awal serta pembekalan berupa kiatkiat dalam menghadapi tes persiapan studi timur tengah dengan masa belajar 30 hari, terdapat 5 sesi per hari dengan waktu belajar 90 menit. level 2, pendalaman materi bahasa arab, kemudian mapping ilmu syarAoI yang meliputi pembelajaran fiqh, hadits, dan alAoquran, pembahasan soal lanjutan, serta pembekalan berupa kiat-kiat dalam menghadapi tes persiapan studi timur tengah dengan masa belajar 60 hari, terdapat 5 sesi per hari dengan waktu belajar 90 Dauroh QawaAoid I Program kursus bahasa arab yang terfokus pada peningkatan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab tanpa harakat. Adapun 3 kemampuan yang ditekankan adalah membaca, mengiAorab dan menerjemah yang meliputi materi nahwu, sharaf, muhadatsah, qirotul kutub dengan metode pengajaran otak kanan dalam waktu 20 hari Dauroh QawaAoid II Program kursus bahasa arab yang terfokus pada peningkatan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab tanpa harakat. Adapun 3 kemampuan yang ditekankan adalah membaca, mengiAorab dan menerjemah yang meliputi materi nahwu, sharaf, muhadatsah, qirotul kutub dengan metode pengajaran otak kanan dalam waktu 14 hari Dauroh Muhadatsah Program kursus Bahasa Arab yang memiliki fokus utama pada pengembangan keterampilan berbicara . dalam Bahasa Arab. Program ini dirancang untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan komunikasi lisan mereka dalam bahasa Arab secara aktif dan lancer dengan masa belajar 7 hari, terdapat 5 sesi per hari dengan waktu belajar 90 menit. Perumusan program yang baik memberikan implikasi yang tepat pada sasaran yang membutuhkan. Dalam hal ini program terfokus kepada siswa yang mengikuti kursus bahasa arab yang mengikuti pembelajaran sesuai dengan Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru jargoan khusu Leesan Arabic AuBahasa Arab Otak Kanan. Belajar Semudah Senyum" Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil wawancara yang disampaikan oleh responden SF sebagai siswa kursusan yang menyampaikan: Au Saya mesti mengatakan bahwa program kursus bahasa arab di Leesan Arabic sungguh luar biasa. Para asatidz benar-benar menjalankan moto lembaga AuBelajar bahasa arab semudah senyumanAy. Metode pengajaran otak kanan yang sangat menarik dan menyenangkan. Terbukti diantara kita yang sudah selesai belajar disini telah lulus di beberapa perguruan tinggi ternama seperti di Mesir. Maroko. Yordan dan Malaysia. Para asatidz terfokus pada penggunaan jargoan sehari-hari yang membuat pembelajaran bahasa arab lebih mudah dipahamiAy . /05/2. Pernyataan tersebut juga senada dengan pendapat RY yang AuProgram kursus di Leesan Arabic benar-benar terfokus pada metode 'Bahasa Arab Otak Kanan. Belajar Semudah Senyum' yang membuat pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan efektif Au /05/2. Pendapatan lain dari wawancara dengan SA juga menyampaikan bahwa: Au Penggunaan jargon khusus Leesan Arabic seperti ini menciptakan lingkungan belajar yang unik dan mendalam. Ketika saya belajar di sini, saya merasa lebih terhubung dengan materi pembelajaran dan merasakan kemajuan yang nyata dalam pemahaman Bahasa Arab Au /05/2. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Dalam Menjalankan Program Kursus Pembelajaran Bahasa Arab Dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia atau yang dikenal dengan istilah SDM untuk menjalankan program kursus bahasa arab dengan efisien yang terdapat di lembaga Leesan Arabic, pihak lembaga melakukan beberapa hal terkait dibawah ini: . melakukan perekrutan staff pengajar yang berkompeten, dalam kegiatan ini pihak lembaga melakukan proses identifikasi kualifikasi yang sedang dibutuhkan. Kegiatan ini meliputi menentukan kualifikasi maupun persyaratan yang diharapkan dari calon staf pengajar dengan memperhatikan kesesuaian latar belakang pendidikan dengan perekrutan yang dibutuhkan yakni bahasa arab, pengalaman sebelumnya calon staf pengajar dalam mengajar, sertifikat atau lisensi pendukung yang relevan dengan keahliannya dalam bidang bahasa arab, serta keterampilan calon pengajar dalam penguasaan bahasa arab yang baik. Setelah mengidentifikasi kualifikasi yang dibutuhkan, pihak lembaga melakukan siaran pengumuman lowongan pekerjaan di berbagai situs media sosial seperti facebook, whatsapp, dan berbagai saluran yang terfokus pada penjaringan untuk mencari calon pengajar yang berkualitas. Yang demikian dilakukan untuk membantu para pencari kerja mengetahui informasi lowongan Senada dengan temuan Tongkotow, dkk yang menyebutkan bahwa penggunaan media sosial dari rentang usia sekolah hingga purna kerja beragam Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru kebutuhan termasuk diantaranya memanfaatkan media social sebagai sarana memperlancar pekerjaan bagi yang membutuhkan 12. Selain yang telah disebutkan diatas, pihak lembaga melakukan seleksi awal untuk memeriksa kesesuaian kualifikasi dengan persyaratan yang sudah Guna untuk memperoleh calon guru yang berkompeten untuk Yang demikian senada dengan temuan Nur, dkk mengungkapkan hal ini memungkinkan untuk mendapatkan calon yang paling baik sesuai dengan keinginan perusahaan 13 dalam penelitian ini adalah Leesan Arabic . pelatihan dan pengembangan staf pengajar, kegiatan ini diberikan kepada calon staff pengajar yang sudah dinyatakan layak menjadi seorang pengajar di Leesan Arabic. Pihak lembaga menyelenggarakan program Training of Trainers atau yang disingkat dengan TOT guna untuk melatih pengajar yang diberi pembekalan dengan keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu pengajar terhadap metode pengajaran, pemahaman terhadap kurikulum pembelajaran, serta penguasaan teknologi pembelajaran yang digunakan agar lebih efektif. Langkah selanjutnya, setelah pengajar melewati program TOT selama satu bulan, pihak lembaga memberi kesempatan kepada pengajar untuk melakukan kelas trial . elas percobaa. Tujuan dilaksanakan dari kelas trial adalah membantu pengajar dalam meningkatkan keterampilan. Senada dengan temuan Mardiah yang menyebutkan kelas percobaan bagi calon pengajar dapat membantu dalam peningkatan keterampilan, pengembangan materi yang menarik serta dalam mengelola kelas 14. Setelah dinyatakan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan melalui tahap-tahapan diatas, pengajar diberikan kelas kursus untuk menempati posisi di program pembelajaran bahasa arab. Penerimaan calon staff pengajar dengan pembekalan program Training of Trainers (TOT) dan kelas trial merupakan wadah bagi calon staf pengajar untuk melakukan perbaikan terhadap pendekatan dalam pengajaran serta cara untuk meningkatkan komunikasi yang efektif terhadap siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil wawancara yang disampaikan oleh responden NA: Melalui TOT dan kelas trial, dari sisi pengalaman tentunya saya mendapatkan pengalaman baru untuk memperkuat pondasi yang sudah saya bangun sebagai pengajar bahasa arab. Saling memberi masukan, ini juga membantu saya untuk memperluas wawasan profesionalitas bidang yang saat ini sedang saya tekuni . /05/2. Perancangan Struktur Organisasi Yang Efisien Untuk Mendukung Program Kursus Bahasa Arab Di Leesan Arabic Dalam merancang struktur pengorganisasian di Leesan Arabic guna mendukung keberlangsungan program kursus, pihak lembaga melibatkan faktorfaktor dibawah ini sebagai bahan pertimbangan diantaranya: . melakukan Tongkotow Liedfray. Fonny J Waani, and Jouke J Lasut. AuPeran Media Sosial Dalam Mempererat Interaksi Antar Keluarga Di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Tombatu Timur Kabupaten Minasa Tenggara,Ay Jurnal Ilmiah Society 2, no. : 2. 13 Nur Cahyadi et al. MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (Batam. Kepri: CV. REY MEDIA GRAFIKA, 2. 14 Mardiah Mardiah. AuMetode Permainan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Madrasah Ibtidaiyah,Ay MITRA PGMI: Jurnal Kependidikan MI 1, no. : 61Ae77, https://doi. org/10. 46963/mpgmi. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru identifikasi tujuan dan strategi yang dituang dalam sebuah visi dan misi lembaga. Adapun visi yang ingin diwujudkan oleh Leesan Arabic ialah menjadi sebuah lembaga yang terdepan dalam pembelajaran pengembangan dan pendampingan dalam pembelajaran bahasa arab. Sedangkan misinya ialah memberikan sebuah layanan yang maksimal kepada peserta didik dengan memaksimalkan semua potensi yang ada. melakukan analisis dan peran tanggungjawab masingmasing pemegang struktur organisasi, diantaranya: manajer bertugas sebagai perencana program kursus bahasa arab yang meliputi rancangan kurikulum, pengembangan perencanaan pembelajaran, serta penjadwalan program kursus. Kemudian sebagai pengelola sumber daya, memastikan kegiatan administrasi berjalan dengan lancar serta evaluator tindakan dalam rangka meningkatkan kualitas program kursus bahasa arab. Selanjutnya penjamin mutu bertugas memastikan evaluasi terhadap relevansi kurikulum yang dimuat sesuai dengan kebutuhan siswa, melakukan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran bahasa arab. Fadhli menyatakan bahwa secara langsung atau tidak langsung, sistem penjamin mutu yang efektif akan memberikan dampak positif pada lembaga pendidikan 15. Kemudian, kepala maAohad yang bertanggungjawab atas kebutuhan siswa selama berada di dalam ruang lingkup asrama, melakukan pemantauan terhadap proses pembelajaran penunjang seperti tahfidzul quran, serta mengkoordinir kebutuhan perbaikan siswa untuk memastikan hasil yang dicapai siswa sesuai dengan harapan lembaga. Lalu, staff tata usaha yang bertanggungjawab sebagai mengurus proses pendaftaran siswa baru yang memberikan informasi terkait persyaratan serta biaya pendaftaran program yang tersedia, sebagai pelayan administrasi siswa dan pengelola inventaris Leesan Arabic. Sedangkan staff keuangan bertanggungjawab atas pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan secara berkala, menyusun Rancangan Anggaran Belanja (RAB) sesuai rencana yang ditetapkan oleh Leesan Arabic. Kemudian melakukan audit keuangan dengan memberikan informasi rekomendasi perbaikan untuk keberlangsungan program kursus dalam jangka panjang. Lalu, staff pengajar bertanggungjawab atas penyampaian materi pembelajaran secara efektif dan interaktiif kepada kegiatan ini dilakukan dengan menyusun rencana proses pembelajaran (RPP) dengan pengemasan materi yang relevan dan terstrukur dengan metode pengajaran yang sesuai sehingga dapat memfasilitasi proses interaksi antar Disamping itu, melakukan evaluasi terhadap kemajuan siswa untuk menguji pemahaman siswa terhadap suatu materi serta umpan balik untuk memperbaiki keterampilan siswa. Hal diatas senada dengan temuan Hasibuan yang menyatakan bahwa organisasi memiliki skema atau sebuah gambaran yang menampilkan struktur dan menunjukkan perintah atau posisi anggota serta hubungan antara individu yang telah ditetapkan 16. Leesan Arabic menerapkan jenis organisasi lini di mana manajer memiliki kuasa penuh dengan seluruh wewenang dan bertanggung jawab atas semua keputusan. Dalam jenis organisasi ini, satu orang memegang kendali penuh dan setiap anggota hanya memiliki satu atasan langsung yang Muhammad Fadhli. AuSistem Penjaminan Mutu Internal Dan Ekstenal Pada Lembaga Pendidikan Tinggi,Ay AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 4, no. : 53Ae65, https://doi. org/10. 33650/al-tanzim. 16 Hasibuan Hasibuan. Dasar-Dasar Manajemen (Jakarta: Bumi Aksara, 2. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru mengarahkannya17 Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil wawancara dengan NA yang menyatakan: Kami berupaya untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sejalan dengan visi dan tujuan Leesan Arabic dalam memberikan layanan terbaik kepada siswa kami. Meskipun struktur ini memungkinkan kewenangan yang jelas, kami juga tetap terbuka terhadap masukan dan ide dari tim kami untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan Berdasarkan penjabaran kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara pelaksana program kursus bahasa arab dapat dipastikan adanya koordinasi dan kolaborasi antara manajer, penjamin mutu, kepala maAohad, staff tata usaha, staff keuangan dan tenaga pengajar yang efektif dibuktikan dengan hasil wawancara yang disampaikan oleh responden AY sebagai pengelola lembaga yang Au Sebagai tim manajer dari Leesan Arabic ini menganggendakan pertemuan rutin antar tim yang bekerjasama dalam lembaga kursus ini untuk saling berbagi informasi, mengkoordinasi jalannya masing-masing program, serta melakukan musyawarah terhadap persoalan yang timbulAy . /05/2. Pernyataan diatas senada yang disampaikan oleh HR bahwa: Au Dari perspektif Tata Usaha, kami melihat bahwa memahami cara optimal mengatur dan mengelola lembaga pendidikan, terutama dalam konteks bahasa Arab, akan memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan teori manajemen pendidikan khususnya dalam pengembangan lembaga kursus. /05/2. Kemudian pendapat lain dari tenaga pengajar berinisial AS menyatakan AuSaya melihat bahwa koordinasi dan kolaborasi lintas departemen ini menjadi pilar yang kuat dalam menjaga kualitas dan keberhasilan program kursus bahasa Arab di Leesan ArabicAy . /05/2. Manajer Penjamin Mutu Ka. Ma'had Staff TU Staff Keuanga Staff Pengajar Bagan 1. Struktur Organisasi 17 G Saydam. Soal-Jawab Manajemen Dan Kepemimpinan (Jakarta: Penerbit Djambatan, 1. Al-Jawhar. Journal of Arabic Language. Volume 1 (No. , 2023 Manajamen Pengorganisasian Program Kursus Bahasa Arab Leesan Arabic Pekanbaru Kesimpulan Leesan Arabic mengimplementasikan manajemen secara efektif dalam melakukan organisasi program kursus bahasa arab. Menjalani program dibawah sturuktur kepengurusan organisasi yang jelas sesuai tupoksi yang telah disepakati secara bersama-sama. Program kursus bahasa Arab di Leesan Arabic juga telah dilakukan desain dengan baik dengan tujuan pembelajaran yang jelas dan metode pengajaran yang efektif. Adanya relevansi program yang tersedia dengan kebutuhan siswa. Kemudian, penggunaan sumber daya yang efisien menjadi salah satu keunggulan Leesan Arabic dalam manajemen organisasi program kursus bahasa arab. Lembaga memanfaatkan tenaga staff pengajar yang berkualitas, materi pembelajaran yang terstruktur, serta fasilitas yang memadai. Leesan Arabic juga memberikan perhatian pada penilaian dan evaluasi peserta Mereka melakukan penilaian secara berkala untuk memantau kemajuan peserta dan memberikan umpan balik yang konstruktif guna perbaikan Dalam melakukan penelitian ini, terdapat keterbatasan waktu yang berdampak pada pengumpulan data dan analisis yang lebih mendalam. Akan tetapi, penelitian ini menghadirkan wawasan tentang manajemen organisasi yang efisien di Leesan Arabic yang memiliki keunggulan pada pemanfaatan sumber daya yang terdapat pada lembaga tersebut sehingga berimplikasi pada keberlangsungannya progam kursus bahasa arab yang efektif. Namun, hal penting yang perlu diingatkan dalam penelitian ini adalah perlunya penelitian yang lebih lanjut dengan relatif waktu yang lebih panjang untuk menyelidiki manajemen organisasi yang lebih mendalam. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dengan jangka waktu yang lebih panjang akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan valid. Referensi