ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Pada Jln. Merawan 14 A Rt. 31 Rw. 07 Kel. Sawah Lebar Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu Nia Indriasari. Tito Irwanto. Wagini. Ida Ayu Made Er Metha Gayatri . Tri Febrina. 1,2,3,4,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 indriasari_nia@yahoo. A titoirawanto@unived. A wagini@unived. Acinta. gayatri@yahoo. 5 triseirafebrisa@gmail. ARTICLE HISTORY Received . November 2. Revised . November 2. Accepted . Desember 2. KEYWORDS Community empowerment, waste management, waste This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Pengabdian masyarakat ini di latar belakangi oleh fenomena meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Merawan 14 A RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung. Sumber data dari pengabdian ini ialah pengelola, fasilitator, dan warga setempat. Hasil dari pengabdian ini yaitu: Untuk menyelesaikan masalah tersebut di atas maka dilaksanakanlah penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah dengan metode/langkah-langkah sebagai berikut : . Memperkenalkan sampah rumah tangga yang selama ini selalu dianggap menjadi barang/bahan yang tidak bernilai ekonomis. Pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah dengan pengembangan metod. ABSTRACT This community service is motivated by the phenomenon of increasing community participation in waste management which aims to find out how the community empowerment process is in waste management in Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 Sawah Lebar village. Ratu Agung subdistrict. The data sources for this service are managers, facilitators, and local residents. The results of this service are: To solve the above problems, counseling and training on waste management is carried out with the following methods/steps: . Introducing household waste that is so far it has always been considered to be goods/materials that have no economic . Training and assistance in waste processing by developing methods. PENDAHULUAN Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat di masa pandemi, berdampak pada peningkatan volume sampah rumah tangga. Salah satu upaya yang selalu dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan hidup masyarakat adalah pemberdayaan ekonomi keluarga . Pada kenyataan nya upaya yang dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam dan potensipotensi yang ada di lingkungan sekitar rumah tempat tinggal masyarakat itu sendiri. Meski banyak potensi produktif yang bisa menghasilkan uang di lingkungan sekitar tempat tinggal, namun karena keterbatasan kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh masyarakat sehingga potensi ini terabaikan begitu saja dan tidak berarti apa-apa bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah pengelolaan sampah rumah tangga . Untuk menyelesaikan masalah tersebut di atas maka dilaksanakanlah penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah dengan metode/langkah-langkah sebagai berikut : . Memperkenalkan sampah rumah tangga yang selama ini selalu dianggap menjadi barang/bahan yang tidak bernilai ekonomis. Pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah dengan pengembangan metode 3R meliputi kegiatan mengurangi . , menggunakan kembali . dan mendaur ulang sampah . , melalui sistem pilah dari sumber penghasil sampah dalam hal ini ibu-ibu rumah tangga. Penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran ibu-ibu rumah tangga terhadap sampah, sehingga mereka terlibat secara langsung dalam menangani sampah yang ada di rumah masing-masing. Lembaga mitra yang nantinya akan mendukung program ini adalah Kepala Desa yang selanjutnya akan terus melakukan pembinaan, pengawasan, monitoring, dan evaluasi pengelolaan sampah, sehingga berkelanjutan nya METODE PENELITIAN Kegiatan ini dilakukan dengan metode persiapan dan pelaksanaan serta rencana keberlanjutan Dalam pelaksanaanya meliputi: 1. Pengenalan sampah 2. Pembuatan alat pengolah sampah Penyuluhan agar tetap mengelola sampah dan menjadi mitra. Kelompok sasaran dalam kegiatan Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 35Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Pengabdian Masyarakat ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang ada di di Merawan 14 A RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung yang selama ini aktif membuang sampah namun tidak memilih mana sampah yang bisa dimanfaatkan. Tempat pengolahan sampah yang akan dibuat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organic setelah sebelumnya dilakukan pemilahan sampah. Keberlanjutan program ini hanya akan terjadi apabila ada kesadaran dari ibu-ibu rumah tangga untuk melanjutkannya, sesuai dengan harapan yang disampaikan pada tujuan dan luaran dari kegiatan ini. Rencana keberlanjutan program Pengabdian ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : 1. Melakukan monitoring kegiatan ke rumah-rumah sasaran pengabdian 2. Mengambil hasil kegiatan berupa kompos cair dan kering berdasarkan laporan dari ibu rumah tangga yang telah tuntas melaksanakan kegiatan. Melaksanakan keberlanjutan kegiatan dengan mengarahkan ibu rumah tangga tersebut pada tujuan utama yaitu peningkatan nilai ekonomi rumah tangga dengan menambah alat pengolah sampahnya. Rencana keberlanjutan yang diusulkan melalui kegiatan yang serupa membuat pengecekan ke laboratoriun dan penjualan hasil pengolahan sampah HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan situasi dan kondisi ibuibu rumah tangga di Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung, diidentifikasi beberapa hal permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi kegiatan yang hanya kepada ibu-ibu aktifis seperti posyandu dan istri rt dan istri rw sehingga belum bias menjangkau semua ibu-ibu rumah tangga, sehingga perlu ditekankan bahwa ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan dan penyuluhan ini kelak juga bias menjadi pelaksana pelatihan dan pendamping, yang bias melaksanakan sosialisasi dan praktek langsung bagi semua ibu-ibu rumah tangga di Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang sampah dan pengelolaan sampah rumah tangga yang praktis dan bias dilaksanakan di rumah sendiri, kemudian melakukan pelatihan melalui pengemasan hasil pengelolaan sampah tersebut supaya menjadi semakin meningkat nilai ekonomisnya dan dapat juga membentuk kelompok-kelompok pengolah sampah sehingga hasil olahannya bias dalam jumlah besar dan dapat dijual. Pemaparan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Program pengenalan sampah dan pelatihan pengolahan sampah serta penyuluhan kesadaran pentingnya mengolah sampah merupakan program yang sangat baik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga di Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung . Program ini dipilih dalam Pengabdian Kepada masyarakat kali ini dikarenakan salah satu permasalahan dimanapun adalah sampah, maka perlu sarana untuk melakukan transfer ilmu yang dimiliki oleh dosen sesuai dengan topik permasalahan untuk dibahas dan dicari solusinya secara bersama-sama sesuai konteks Pengenalan sampah dan pengelolaan sampah serta peningkatan kesadaran akan sampah ini diberikan dalam bentuk penyampaian materi dan tanya jawab, kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan alat pengolah sampah. Gambar 1. Pemaparan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Pemaparan program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen guna 36 | Nia Indriasari. Tito Irwanto. Wagini. Ida Ayu Made Er Metha Gayatri. Tri Febrina. Pemberdayaan Masyarakat Melalui. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 memberikan gambaran dan pemahaman tentang perguruan tinggi, dosen universitas Dehasen Bengkulu dan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini. Gambar 2. Perkenalan Tim Pengolahan Sampah dan peserta oleh Ibu RT dan RW Pengenalan Sampah dan tim Pembuatan Alat Pengelola Sampah Pelaksanaan pengenalan sampah dan tim pembuatan alat pengelola sampah ini bertempat di rumah ibu Rt jalan Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung . Kegiatan ini dilakukan dengan menyampaikan materi terkait sampah rumah tangga, demonstrasi pemilahan sampah dan praktek langsung pembuatan alat pengolah sampah . dan juga ditunjukkan hasil yang diperoleh dari composer berupa cairan pupuk dan media tanam. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ibu RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung yang dihadiri oleh semua ibu-ibu rumah tangga aktifis jln Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung dan juga istri ketua RT dan RW. Gambar 3. Proses Pemilahan sampah Kegiatan pengenalan sampah dimulai dengan mengenalkan sampah yang ada di rumah tangga, kemudian memilah sampah, antara sampah organic dan sampah non organic. Sampah non organic bias langsung dijual dengan cara dikemas baik, seperti karton disatukan dengan karton, botol minuman dengan botol minuman seperti dalam gambar. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 35Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Gambar 4. Pembuatan Wadah Pengolahan sampah organik Gambar 4. Pembuatan Wadah Pengolahan sampah organik Pembuatan alat pengolahan sampah adalah dari kaleng plastic bekas cat dan keran air, di gambar tampak ibu-ibu sedang membuka karton penyimpanan alat-alat pembuatan alat pengolah sampah. Penyuluh bersama ibu-ibu para peserta pelatihan mempraktekan langsung bagaimana membuat alat pengolah sampah organic yang bahannya terdiri dari kaleng bekas cat dan keran air. Gambar 5. Hasil Akhir Pengolahan Sampah dari Rumah Tangga Penyuluhan Kesadaran Pengelolaan Sampah Penyelesaian masalah sampah tidak akan pernah selesai kalau hanya dilakukan oleh orang-orang yang bertugas mengolah sampah saja, tetapi masalah sampah hanya bisa selesai apabila seluruh lapisan masyarakat sadar akan masalah sampah dan bersama semua lapisan masyarakat termasuk pemerintah bergerak bersama menangani masalah sampah dengan penerapan system 3 R . educe, reuse, recycl. Dalam hal sampah menjadi salah satu sumber pengahsilan maka pengolahan sampah bisa dimulai dengan memilah sampah, dan mendistribusikan sampah sesuai jenisnya, sampah anorganik seperti karton, plastic, bekas botol minuman misalnya langsung bias dikumpulkan, dikemas dan dijual. Sedangkan sampah organic bias diolah dengan alat 38 | Nia Indriasari. Tito Irwanto. Wagini. Ida Ayu Made Er Metha Gayatri. Tri Febrina. Pemberdayaan Masyarakat Melalui. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 pengolahan sampah yang akan menghasilkan pupuk cair dan media tanam. Sehingga sampah di tempat pembuangan akhir bisa berkurang dan sampah di rumah kita bisa bernilai ekonomis untuk rumah tangga Setelah memberikan sosialisasi pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari tahap penyadaraan, tahap memperkenalkan, tahap pelatihan dan tahap penyuluhan kepadai ibu-ibu Warga Jalan Merawan 14 A RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kec. Ratu Agung dapat dilihat antusias dari para ibu-ibu untuk langsung mempraktekan ilmu yang didapat yang dapat menghasilkan dan dapat dipasarkan secara luas sehingga ekonomi rumah tangga terbantu dengan adanya pemasukan dari pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh para ibu-ibu. Pengabdian ini juga diharapkan kepada seluruh ibu-ibu Warga Jalan Merawan 14 A RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kec. Ratu Agung tingkat kesejahteraannya meningkat dan dapat memberikan dampak yang besar bagi keberlangsungan rumah tangga menjadi lebih baik serta secara tidak langsung kepada para anak-anak penerus dari para ibu-ibu Jalan Merawan 14 A RT. 31 RW. kelurahan Sawah Lebar kec. Ratu Agung dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan memiliki masa depan yang cerah untuk kedepannya. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas program pengabdian ini menyimpulkan beberapa hal penting yakni: Masyarakat jln. Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung ibu-ibu rumah tangga yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat pengetahuan baru tentang sampah. Pengelolaan sampah, hal ini terlihat dari perilaku masyarakat yang sudah memahami pemilahan sampah sehingga tidak ada sampah yang terbuang sia-sia. Pelatihan pembuatan alat pengolah sampah organic di Jln Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung dikatakan berhasil dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan antusiasnya ibu-ibu rumah tangga dalam membuat alat dan adanya respon tanya jawab serta keberlanjutan program oleh ibu-ibu dimana tiap-tiap ibu rumah tangga menyatakan akan terus mengolah sampah rumah tangganya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Kompos cair dan bahan media tanam yang dihasilkan oleh alat pengolah sampah sangat menginspirasi ibu-ibu rumah tangga untuk terus melakukan pengolahan sampah karena ternyata walapun tidak dijual tetapi bias dimanfaatkan sediri untuk menanam bunga dan pupuk, apalagi kalau sampai dijual pasti menghasilkan uang. Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi persolaan yang rumit, bahkan akan tetap menjadi persoalan serius. Oleh karenanya, pengelolaan sampah harus terus dilakukan, kalau sudah ada kelompok atau relawan yang mau mengolah sampah harus selalu dimonitor dan dimotivasi supaya tidak bosan dan terus mau mengolah sampahnya. Kepada pemerintah, khususnya Ketua RT dan RW diharapkan agar membantu masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga yang sudah mengikuti penyuluhan dan pelatihan mensosialisasi akan pentingnya pengelolaan sampah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomis sehingga masyarakat termotivasi untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan dampaknya pada kebersihan dan kesehatan lingkungan desa. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada: Dekan Fakultas Ekonomi. Ibu Dr. Suwarni. Kom. M,M Ketua RT Ibu-Ibu Warga Jalan Merawan 14 A RT. 31 RW. 07 kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung Bapak/Ibu Dosen selingkup Universitas Dehasen yang terlibat dalam kegiatan PKM. DAFTAR PUSTAKA