J- Reb : Journal Ae Research of Economic and Bussiness Volume 2. Issue 1. January 2023 E-ISSN : 2828-3716 . P-ISSN : 2828-3708 J-Reb : Journal- Research of Economic dan Bussiness journal homepage: https://journal. id/index. php/j-reb Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Lion Metal Works Tbk. Periode 2016-2021 Nur Amalia1*. Yenni Samri Juliati Nasution 2. Nurwani3 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara123 Nuramalia593@gmail. *Correspondence: Nuramalia593@gmail. com* https:journal. id/j-reb | Submission Received : 16-12-2022. Revised : 31-12-2022. Accepted : 08-01-2023. Published : 13-01-2023 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Lion Metal Works Tbk. tahun 2016-2021 jika di ukur melalui rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melihat sebuah fenomena yang terjadi dalam lingkup laporan keuangan PT. Lion Metal Works Tbk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif yaitu berupa laporan keuangan perusahaan 2016-2021. Hasil penelitian memperlihatkan 2 rasio bernilai baik dan 2 rasio bernilai kurang Rasio likuiditas pada current ratio dengan standar industrinya adalah 2,0 pada tahun 2016-2019 nilainya yaitu 3,56. 3,27. 3,51. 3,82. Tahun 2020 terjadi kenaikan yang signifikan yaitu 6,7 kemudian tahun 2021 nilainya 3,25. Rasio solvabilitas perusahaan menunjukkan keadaan baik, standar industri debt to asset ratio yaitu 35%, tahun 2016-2017 nilainya yaitu 31%, 34%, tahun 2018-2020 32%, terakhir 2021 sebesar 36%. Rasio profitabilitas menunjukkan perusahaan kurang baik indikatornya adalah net profit margin dengan standar industrinya 20% tahun 2016-2021 nilainya sebesar 11%, 3%, 3%, 0%, -3%,-1%. Begitu juga dengan rasio aktivitas menunjukkan keadaan kurang baik salah satu indikatornya yaitu fixed assets turn over ratio dengan standar industrinya yaitu 5 kali dilihat pada tahun 2016-2021 nilainya sebesar 2,77. 2,7. 2,36. 2,04. 1,63. 1,50. Kata Kunci: Laporan Keuangan. Kinerja Keuangan. Rasio Keuangan. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Abstract The purpose of this study is to determine the financial performance of PT. Lion Metal Works Tbk. 2016-2021 if measured through liquidity, solvency, profitability and activity ratios. This research is a quantitative. The type of data used is quantitative data. The results of the study revealed 2 ratios of good scores and 2 ratios of bad scores. The liquidity ratio in the industry standard, current ratio is 2. 0 in 2016-2019 the value is 3,56. 3,27. 3,5. 3,82. In 2020 there will be a significant increase of 6,7 then in 2021 the value is 3,25. The company's solvency ratio shows good condition, the industry standard debt to asset ratio is 35%, 2016-2017 injuries are 31%, 34%, 2018-2020 32%, last 2021 is 36%. The profitability ratio shows that the company is not doing well, the indicator is the net profit margin, the industry standard is 20% for 2016-2021, a loss of 11%, 3%, 3%, 0%, -3%, -1%. Likewise, the activity ratio shows that the condition is not good, one of the indicators is the fixed assets turn over ratio, the industry standard, which is 5 times seen in 2016-2021 payments of 2,77. 2,7. 2,36. 2,04. 1,63. 1,50. Keywords: Financial Statements. Financial Performance. Financial Ratios PENDAHULUAN Tujuan utama didirikannya suatu industri salahsatunya yakni untuk menciptakan keuntungan semaksimal mungkin. Sukses tidaknya sesuatu industri saat mencari keuntungan serta mempertahankan eksistensinya bergantung pada pengelolaan keuangannya. Industri wajib mempunyai kinerja yang berhasil secara finansial, supaya bisa menciptakan keuntungan. Oleh sebab itu, bermakna untuk tiap industri pada persaingan bisnis buat melindungi kinerja keuangannya. Keuntungan ialah aspek moneter yang dipakai buat mengevaluasi kinerja industri, hingga keahlian industri untuk menciptakan keuntungan ialah kunci keberhasilan suatu industri, ataupun kinerja industri yang kokoh. Keahlian industri terus bergerak maju serta kerjasama antar industri dipengaruhi oleh kinerja industri (Dethan, 2. Periset meninjau lewat halaman kabar online ialah vocnewsindonesia. kalau PT. Lion Metal Works Tbk. Ditahun 2019 menurun penjualan sejumlah 25, 93% dibandingkan tahun sebelumnya serta kerugian bersih mencapai 18,25 Semenjak Oktober 2018. Pemasukan penjualan industri sudah menurun serta menggapai titik paling bawah pada April 2019. Terhitung sejak September 2018, harga baja sudah menurun selama 2019 (Mnrn, 2. Harga jual produk industri menurun lumayan drastis karena persaingan dari produk sejenis yang terbuat lewat teknologi Inductign Furnace. Sudah terjalin rugi yang lumayan besar akibat dari tumbangnya harga baja serta jumlah penjualan yang dipaparkan. Bisa diamati pula lewat laporan tahunan PT. Lion Metal Works Tbk. nilai yang berfluktuasi. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). TINJAUAN LITERATUR Laporan Keuangan Laporan keuangan . inancial statement. ialah hasil akhir dari kegiatan pengumpulan serta pencatatan data dari transaksi industri. Seseorang akuntan wajib sanggup menilai serta menganalisis laporan keuangan yang dikerjakannya juga mengumpulkan seluruh informasi akuntansi buat menciptakan laporan Laporan keuangan yang utuh umumnya terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan keuntungan rugi, laporan perubahan modal . ang bisa ditampilkan pada beberapa metode, semacam laporan arus kas ataupun laporan arus dan. , laporan catatan, serta laporan lain ataupun modul uraian yang umumnya tercantum pada laporan keuangan (Barus et al. , 2. Salah satu tujuan laporan keuanga adalah laporan keuangan pula menampilkan apa yang dicoba manajemen lewat sumber energi yang dipercayai padanya (Harmain et al. , 2. Analisis Laporan Keuangan Dua unsur analisis laporan keuangan adalah laporan keuangan dan analisis. Proses memecah masalah menjadi komponen-komponen penyusunnya dan mengilustrasikan ikatan antara mereka untuk lebih menguasai keseluruhan disebut Pengilustrasian terstruktur tentang status keuangan serta kinerja industri dikenal sebagai laporan keuangan (Maith, 2. Tujuan Analisis Laporan Keuangan Analisis laporan keuangan umumnya bertujuan untuk menolong pengguna dalam memperhitungkan masa yang akan datang sektor ini. Dengan cara menbandingkan, menilai, dan menganalisis laporan keuangan industri. Analisis laporan keuangan dicoba buat menggapai beberapa tujuan. contohnya, selaku penyaringan dini kala memilah investasi ataupun merger alternatif, selaku perlengkapan buat memperkirakan keadaan serta kinerja keuangan di masa depan, selaku mendiagnosis permasalahan manajemen, permasalahan operasi, ataupun permasalahan yang lain, serta pula selaku perlengkapan buat memperhitungkan manajemen (Hery, 2. Jenis-Jenis Analisis Rasio Keuangan Empat bagian rasio keuangan ialah: Rasio likuiditas ialah rasio guna mengukur kesanggupan industri guna menjugaai operasi juga membayar tagihan tepat waktu. Rasio aktivitas ialah rasio guna memahami kesanggupan korporasi guna mengerjakan kegiatan operasi secara teratur, ataupun kesanggupan industri guna menjual, menagih piutang, juga memanfaatkan aset yang dipunyai Rasio profitabilitas ialah rasio guna mengukur kapasitas industri guna mendapatkan keuntungan dari berbagai kebijaksanaan juga pilihan yang Korporasi akan menahan lebih banyak keuntungan guna mendanai kegiatan operasi sebagai output dari peningkatan perolehan keuntungan, mengurangi kebutuhan pinjaman sebagai sumber pendanaan luar (Nurwani. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Rasio solvabilitas ialah rasio guna menilai sebanyak apa aset industri yang didanai dari pinjaman (Munawir, 2. Kinerja Keuangan Kinerja keuangan ialah keberhasilan yang diperoleh industri pada melaksanakan tugasnya juga mengolah dananya secara efisien juga efektif dalam periode waktu tertentu. Industri perlu menganalisis kinerja keuangannya guna menukur tingkat kesuksesan berdasar kegiatan dimasa lalu. Selain itu, lewat menilai kinerja keuangannya, industri dapat menggunakan informasi guna menjelaskankan kebijakan strategi dimasa yang akan datang. Kinerja keuangan juga bisa memberi data untuk penanam modal yang bisa mereka pakai guna mengambil keputusan industri mana yang akan mereak investasikan (Syafina. Tujuan Analisis Kinerja Keuangan Tujuan analisis kinerja keuangan ialah . Memahami tingkat likuiditas, ialah mempunyai ilmu terkait kesanggupan industri guna membayar utangnya. Memahami tingkat solvabilitas, ialah kesanggupan industri guna menutup utang keuangannya pada konteks likuidasi. Memahami tingkat profitabilitas juga rentabilitas, ialah mengerti kapasitas industri guna menghasilkan laba pada kaitannya lewat penakaian sumber dayanya, seperti ekuitas ataupun aset. Memahami tingkat stabilitas usaha, ialah mempunyai ilmu terkait kapasitas industri guna menjalankan juga memelihara usahanya guna menjaga stabilitas (Munawir, 2. Tahapan Analisis Kinerja Keuangan Guna menganalisis kinerja keuangan sesuatu industri, ada 5 . tahapan yang harus dijalani, yaitu: Menganalisis data melalui laporan keuangan. Tujuan riset ini ialah guna memastikan bahwa laporan keuangan yang diurutkan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum sehingga output laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan. Membuat perhitungan. Penerapan cara perhitungan pada konteks ini menyesuaikan dengan kondisi juga permasalahan yang diriset sehingga kesimpulan yang diambil dari perhitungan akan sesuai dengan analisis yang diharapkan. Mengevaluasi juga membandingkan output perhitungan. Output perhitungan dari berbagai industri lain lalu dibandingkan lewat yang sudah dikerjakan. Mengatasi permasalahan yang terjadi. Sesudah mengerjakan tahap ketiga, dilaksanakan tinjauan kinerja industri guna memahami permasalahan juga keterbatasan apa yang terjadi pada industri saat ini. Menemukan solusi atas permasalahan yang telah ditemukan. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Ditahap akhir ini, carilah solusi guna memberikan input terkait hambatan juga kenala apa yang sampai saat itu bisa diselesaikan (Fahmi, 2. METODE Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Subjek penelitian ini adalah PT. Lion Metal Works Tbk. Objek Riset yakni laporan keuangan PT. Lion Metal Works Tbk tahun 2016 hingga 2021. Teknik pengumpulan data pada riset ini dengan cara dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai untuk riset ini yakni tata cara deskriptif ialah tata cara yang dipakai melalui metode mengumpulkan informasi laporan keuangan PT. Lion Metal Works Tbk terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan peubahan modal, dan laporan arus kas. HASIL DAN PEMBAHASAN Rasio Likuiditas Rasio Lancar (Current Rati. Rasio ini memperlihatkan bagaimana keseluruhan aktiva lancar perusahaan terkait seluruh utang lancarnya. Oleh karena itu, output bagi keseluruhan aktiva lancar juga keseluruhan utang lancar dipakai guna menghitung rasio lancar. Tabel 1. Analisis Rasio Lancar (Current Rati. Tahun Aset Lancar Kewajiban Lancar Sumber: Data diolah, 2022 Rasio Lancar 3,56 3,27 3,51 3,82 6,17 3,25 Berdasarkan pada output tersebut, bisa ditinjau kalau rasio lancar PT Lion Metal Works Tbk. tahun 2016 sejumlah 3,56 maksudnya tiap Rp 1,- kewajiban lancar dipastikan oleh aset lancar sejumlah Rp 3,56,- ditahun 2017 Rasio Lancar industri sejumlah 3,27 ditahun 2017 ini, rasio industri hadapi penurunan sejumlah 0,29 ataupun 29%. Tahun 2018 rasio lancar industri sejumlah 3,51. Ditahun 2018 ini, rasio industri hadapi kenaikan sejumlah 0,24 ataupun 24%. Rasio lancar ditahun 2019 yaitu sejumlah 3,82, serta ditahun 2019 rasio industri hadapi kenaikan lagi sejumlah 0,31 ataupun 31%. Ditahun 2020 Rasio lancar industri sejumlah 6,17 ditahun 2020 ini rasio industri hadapi kenaikan yang drastis dimana peningkatannya hingga 2,35 ataupun 235%. Ditahun 2021 Rasio Lancar industri hadapi pengurangan signifikan jadi 3,25 berkurangnya sejumlah 2, 92 ataupun A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Rasio Cepat (Quick Rati. Rasio cepat, juga diketahui sebagai rasio sangat lancar, yakni rasio yang dipakai buat memperhitungkan kapasitas industri buat menanggulangi utang rentang pendek yang hendak tiba. Rasio cepat ini, menggambarkan keseluruhan ketersediaan aset lancar industri . ang berbeda dari persediaan serta aset lancar yang lai. yang dipunyai perusahaan dibandingkan dengan keseluruhan utang Tabel 2. Analisis Rasio Cepat (Quick Rati. Tahun Aset Lancar Persediaan Kewajiban Lancar Rasio Cepat 2,53 2,18 2,45 2,45 4,20 Sumber: Data diolah, 2022 1,93 Berdasarkan pada tabel tersebut, bisa ditinjau kalau rasio cepat perusahaan ditahun 2016 sejumlah 2,53 maksudnya tiap Rp1,- kewajiban lancar dipastikan oleh 2,53 aset lancar lewat kata lain, aset lancar sanggup melunasi kewajiban rentang pendek sejumlah Rp2. 53,- dengan tiap rupiah aset lancar yang dipunyai Ditahun 2017 nilai rasio cepat industri sejumlah 2,18 dari 2016 ke 2017 nilai ke perhitungan rasio cepat menurun sejumlah 0,35 ataupun 35%, ditahun 2018 nilai rasio rasio cepat industri sejumlah 2,45, rasio cepat ditahun 2018 ini hadapi kenaikan sejumlah 0,27 ataupun 27%. Ditahun 2019 nilai rasio cepat tidak hadapi kenaikan maupun penyusutan tetapi tetap di jumlah 2,45, ditahun 2020 nilai rasio cepat industri ini hadapi kenaikan sejumlah 1,75 dari 2,45 jadi 4,20 peningkatan tersebut terjalin sebab kewajiban lancar yang menurun drastis. Pada tahun 2021 rasio cepat industri sejumlah 1,93, menurun yang drastis dari 4,20 jadi 1,93 penyusutan ini diakibatkan karena kewajiban lancar bertambah dari Rp 417,- jadi Rp 145. 985,Rasio Solvabilitas Rasio Kewajiban terkait Aktiva (Debt Asset to Rati. Rasio kewajiban terkait aktiva ialah rasio yang dipakai guna menentukan perbandingan antara keseluruhan kewajiban juga keseluruhan aktiva. Lewat kata lain, rasio ini dipakai guna mengevaluasi dampak kewajiban terkait pembiayaan aktiva ataupun dampak keseluruhan aktiva perusahaan yang didanai dari A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Tabel 3. Analisis Rasio Kewajiban Terkait Aktiva (Debt to Asset Rati. Keseluruhan Kewajiban Rasio Kewajiban Terkait Aktiva 0,31 0,34 0,32 0,32 0,32 Sumber: Data diolah, 2022 0,36 Tahun Keseluruhan Aktiva Berdasarkan pada tabel tersebut, dapat ditinjau bahwa rasio kewajiban terkait aktiva perusahaan ditahun 2016 sejumlah 0,31 maknanya 31% aktiva industri didanai dari kewajiban juga selebihnya sejumlah 69% oleh ekuitas ataupun lewat kata lain, tiap Rp 1,- aktiva, 0,31 nya didanai dari Kewajiban 0,69 nya oleh ekuitas, rasio ini juga memperlihatkan tiap Rp 1,- aktiva, 0,31 nya untuk menanggung kewajiban . tang kepada kreditu. juga 0,69 nya untuk menanggung ekuitas . tang kepada pemilik ataupun pemegang saha. , ditahun 2017 rasio kewajiban terkait aktiva sejumlah 0,34. Kemudian pada tahun 2018-2020 rasio kewajiban terkait aktiva sejumlah 0,32, meskipun dari 2018 sampai 2020 masingmasing keseluruhan aktiva juga keseluruhan kewajibannya beda, namun nilai rasio kewajiban terkait aktivanya memperlihatkan tetap. Ditahun 2021 rasio kewajiban terkait aktiva sejumlah 0,36, selama 6 tahun belakangan ini rerata rasio kewajiban terkait aktiva tidak melebihi 40%. Hal ini cukup baik karena semakin tinggi nilai rasio ini bermakna kondisi industri kurang baik, karena semakin tinggi rasio ini maka risiko industri tidak mampu melunasi kewajiban akan semakin besar pula. Rasio Kewajiban Terkait Ekuitas (Debt to Equity Rati. Adalah rasio yang dipakai guna menghitung keseluruhan dampak kewajiban terhadap ekuitas. Tabel 4. Analisis Rasio Kewajiban Terkait Ekuitas (Debt to Equity Rati. Keseluruhan Kewajiban Rasio Kewajiban Terkait Ekuitas 0,46 0,51 0,47 0,47 0,46 Sumber: Data diolah, 2022 0,56 Tahun Keseluruhan Ekuitas A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Berdasarkan pada tabel tersebut, bisa ditinjau kalau rasio kewajiban terkait ekuitas perusahaan ditahun 2016 sejumlah 0,46 ataupun 46% sedangkan ditahun 2017 rasio kewajiban terkait ekuitas sejumlah 0,51 ataupun 51%, maksudnya keseluruhan ekuitas owner pada 2016 bisa dijadikan sebagai jaminan kewajiban ialah lebih besar bila dibanding dengan dengan tahun 2017, setelah itu pada tahun 2018 rasio kewajiban terkait ekuitas industri sejumlah 0,47 ataupun 47%, menurun sejumlah 4%, setelah itu pada tahun 2019 rasio kewajiban terkait ekuitas tetap dari tahun terdahulu ialah sejumlah 0,47 ataupun 47%, berikutnya ditahun 2020 rasio kewajiban terkait ekuitas menurun 1% ialah sejumlah 0,46 ataupun 46% setelah itu tahun 2021 rasio kewajiban terkait ekuitas sejumlah 56% bertambah sejumlah 10% dari tahun terdahulunya. Sepanjang 6 tahun terakhir ialah mulai 2016 sampai 2021 nilai rasio kewajiban terkait ekuitas industri tidak melebihi 60%, perihal ini berarti baik mengingat semakin kecil angka rasio kewajiban terkait ekuitas bermakna industri terus menunjukkan perusahaan yang sehat. Rasio Profitabilitas Margin Keuntungan Neto (Neto Profit Margi. Rasio margin keuntungan neto ini dipakai buat mengukur porsi keuntungan neto yang diciptakan dari penjualan neto. n n n Tabel 5. Analisis Margin Keuntungan Neto (Neto Profit Margi. Tahun Keuntungan Neto Penjualan Neto Margin keuntungan neto 0,11 0,03 0,03 0,00 -0,03 Sumber: Data diolah, 2022 -0,01 Berdasarkan pada tabel tersebut, bisa ditinjau kalau Margin keuntungan neto perusahaan ditahun 2016 sejumlah 0,11 ataupun 11% maksudnya dari penjualan yang dikerjakan industri menciptakan keuntungan neto sejumlah 11%, ditahun 2017 Margin keuntungan neto industri sejumlah 0,3 ataupun 3% yang mana dari tahun terdahulu keuntungan industri menurun sejumlah 8%. Setelah itu ditahun 2018 Margin keuntungan neto industri sejumlah 3%. Ditahun 2019 Margin keuntungan neto industri sejumlah 0%, meski mempunyai keuntungan, tetapi tidak seimbang dengan penjualan netonya sehingga persentase ditahun 2019 menampilkan 0%, ditahun 2020 industri hadapi kerugian sejumlah 3%, perihal ini diakibatkan pandemi yang tercipta ditahun 2020 yang menyebabkan segala warga A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). wajib diisolasi mandiri di rumah serta melaksanakan kerja dari rumah sehingga penjualan di tahun itu menurun, ditahun 2021 industri pula hadapi kerugian lagi tetapi tidak keseluruhan ditahun 2020 ialah sejumlah 1%. Rasio Pengembalian pada Modal (Return on Equit. Rasio yang memperlihatkan hasil pengembalian pada modal dipakai buat melihat peran ekuitas terkait keuntungan neto. Keseluruhan keuntungan neto yang hendak diciptakan dari tiap rupiah yang termasuk pada keseluruhan ekuitas dihitung lewat rasio ini, lewat kata lain. P n m l np d yayco Tabel 6. Analisis Pengembalian pada Modal (Return on Equit. Tahun Keuntungan Neto Ekuitas Hasil pada modal 0,09 0,02 0,03 0,00 -0,02 Sumber: Data diolah, 2022 -0,01 Berdasarkan pada output tersebut, bisa ditinjau kalau output pengembalian pada ekuitasperusahaan 2016 sejumlah 0,09 ataupun 9% maksudnya industri mendapatkan tingkat laba sejumlah 9% dari ekuitas sendiri yang dipakai ataupun lewat kata lain tiap Rp 1,- modal mengoutputkan Rp0. 09,- keuntungan neto. Ditahun 2017 Hasil pengembalian pada modal sejumlah 0,02 ataupun 2%, ditahun tersebut industri menurun sejumlah 7%, ditahun 2018 output pengembalian pada ekuitas industri hadapi kenaikan sejumlah 1% ialah jadi 0,03 ataupun 3%. Ditahun 2019 output pengembalian pada ekuitas industri sejumlah 0% menyusut dari tahun terdahulu, ditahun 2020 output pengembalian pada ekuitas industri sejumlah 2% maksudnya output pengembalian pada ekuitas industri terletak pada kondisi tidak normal serta industri dihadapi kerugian sejumlah Rp. 569,-. Ditahun 2021 industri masih hadapi kerugian tetapi tidak seperti semacam ditahun 2020, output pengembalian pada ekuitasnya sejumlah 1%. Rasio Aktivitas Perputaran Aktiva Tetap (Fixed Assets Turnove. Perputaran aktiva tetap yakni rasio yang dipakai buat memperhitungkan seberapa baik aktiva tetap industri menciptakan pemasukan, ataupun, lewat kata lain, seberapa baik kapasitas aktiva tetap buat menciptakan penjualan. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). oP p yco P p Tabel 7. Analisis Rasio Perputaran Aktiva Tetap (Fixed Assets Turnove. Rata-Rata Aktiva Tahun Penjualan Aktiva Tetap FATR Tetap 2,77 2,17 2,36 2,04 1,63 1,50 Berdasarkan pada tabel tersebut, bisa ditinjau kalau Perputaran aktiva tetap perusahaan ditahun 2016 sejumlah 2,77 kali maksudnya perputaran aktiva tetap terkait penjualan sejumlah 2,77 kali lewat kata lain, industri sanggup menciptakan penjualan sejumlah 2,77 kali dari keseluruhan aktiva yang dipunyai industri, ditahun 2017 perputaran aktiva tetap terkait penjualan sejumlah 2,17 kali, di tahun 2017 ini penjualan menurun sejumlah 0,6 kali, ditahun 2018 perputaran aktiva tetap meningkat sejumlah 0,19 kali dari 2,17 kali jadi 2,36 kali. Ditahun 2019 nilai perputaran aktiva tetap sejumlah 2,04 kali dari keseluruhan aktiva, ditahun 2020 nilai perputaran aktiva tetap industri menurun lagi sejumlah 0,41 kali yaitu 1,63 kali, kemudian ditahun berikutnya, tahun 2021 nilai perputaran aktiva tetap lagi-lagi menurun sejumlah 0,13 kali yaitu 1,50 kali, secara keseluruhan perputaran aktiva tetap industri mengalami penurunan. Perputaran Keseluruhan Aktiva (Total Assets Turnover Rati. Perputaran keseluruhan aktiva ialah rasio yang dipakai buat mengukur keefektifan keseluruhan aktiva yang dipunyai industri untuk menciptakan penjualan ataupun lewat kata lain buat menghitung porsi keseluruhan penjualan yang hendak diciptakan dari tiap rupiah yang tertanam pada keseluruhan aktiva. oP p yco A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Tabel 8. Analisis Rasio Perputaran Keseluruhan Aktiva Rata-Rata Keseluruhan Tahun Penjualan Keseluruhan TATR Aset Aset 0,57 0,51 0,62 0,54 0,45 0,45 Berdasarkan pada tabel tersebut, bisa ditinjau kalau rasio perputaran keseluruhan aktiva perusahaan ditahun 2016 sejumlah 0,57 kali maksudnya perputaran aktiva terkait penjualan sejumlah 0,57 kali, lewat kata lain industri sanggup menciptakan penjualan sejumlah 0,57 kali dari keseluruhan aktiva yang dipunyai industri ataupun maknanya tiap Rp 1 keseluruhan aktiva ikut membantu menghasilkan Rp 0,57,- penjualan, ditahun 2017 rasio perputaran keseluruhan aktiva sejumlah 0,51 kali, menyusut dari tahun terdahulu sejumlah 0,06 kali, ditahun 2018 rasio perputaran keseluruhan aktiva meningkat sejumlah 0,11 kali dari 0,51 kali jadi 0,62 kali. Setelah itu ditahun 2019 menurun lagi sejumlah 0,08 jadi 0,54 kali, berikutnya pada tahun 2020 menurun lagi sejumlah 0,09 jadi 0,45 berikutnya di tahun selanjutnya 2021 rasio perputaran keseluruhan aktiva tetap di jumlah 0,45 kali, meski penjualan serta keseluruhan aktiva memperlihatkan sedikit kenaikan, tetapi rasio perputaran keseluruhan aktiva menampilkan angka yang sama. Berikut tabel kinerja keuangan PT Lion Metal Works Tbk. ditinjau dari rasio likuiditas pada Periode 2016-2021: Tabel 9. Kinerja Keuangan dari Rasio Likuiditas Rasio Likuiditas Tahun Standar Industri Kinerja Keuangan Rasio Lancar 3,56 3,27 3,51 3,82 6,17 3,25 2,00 Baik Rasio Cepat 2,53 2,18 2,45 2,45 4,20 1,93 1,50 Baik Rasio lancar bisa ditinjau dari tabel diatas, ditahun 2016 sejumlah 3,56 perihal ini bisa dibilang baik sebab terletak di atas rerata standar industri, setelah itu ditahun berikutnya ialah 2017 rasio lancar sejumlah 3,27 meski menurun dari tahun terdahulu tetapi bisa dibilang baik sebab masih terletak diatas rerata standar industri, setelah itu ditahun 2018 sejumlah 3,51 serta 2019 sejumlah 3,82 meningkat dari tahun terdahulu masih dibilang baik sebab terletak di atas rerata standar industri demikian juga di tahun 2020 serta 2021 meski ditahun 2021 A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). sejumlah 3,25 tetapi masih terletak di atas rerata standar industri, diharapkan ditahun berikutnya nilai rasio lancar industri tetap diatas rerata standar industri, perihal tersebut perlu mengingat rasio diatas rerata industri diperlukan guna meningkatkan keyakinan bermacam pihak kepada industri. Setelah itu output rasio kilat ataupun rasio cepat mulai tahun 2016 hingga tahun 2017 menurun, bila ditahun 2016 rasio cepatnya ialah 2,53 ditahun 2017 menurun jadi 2,18 turun sejumlah 0,35, ditahun 2018 dan 2019 sejumlah 2,45, ditahun 2020 meningkat jadi 4,20 serta ditahun 2021 sejumlah 1,93. Bila rerata standar industri buat rasio cepat yakni 1,5 kali keadaan industri bisa dibilang baik sebab terletak diatas rerata standar industri, sepanjang 6 tahun belakangan kinerja keuangan industri baik ditinjau dari rasio kilat, dan rasio lancar. Berikut tabel kinerja keuangan PT Lion Metal Works Tbk. ditinjau dari rasio solvabilitas pada Periode 2016-2021: Tabel 10. Kinerja Keuangan dari Rasio Solvabilitas Rasio Solvabilitas Tahun Standar Industri Kinerja Keuangan DAtR Baik DEtR Baik Rasio kewajiban terkait aktiva ditahun 2016 sejumlah 31%, maknanya 31% dari keseluruhan aset didanai dari kewajiban 69% diberikan oleh ekuitas ataupun pemegang saham, tahun 2017 rasio kewajiban terkait aset sejumlah 34%, dari tahun terdahulu meningkat sejumlah 3%, tahun 2018 rasio kewajiban terkait aktiva sejumlah 32% seperti tahun 2019 juga 2020, tetapi ditahun 2021 rasio kewajiban terkait aktiva industri sejumlah 36%. Mulai tahun 2016 sampai 2021 rasio kewajiban terkait aktiva terus dibawah 35% kecuali ditahun 2021, bila rerata standar industri rasio kewajiban terkait aktiva ialah 35%, maka bisa dibilang industri dalam keadaan baik karena berada dibawah standar industri terkecuali ditahun 2021, karena semakin kecil nilai rasio kewajiban terkait aktiva, semakin rendah pula risiko industri tidak bisa melunasi kewajiban. Rasio kewajiban terkait ekuitas ditahun 2016 sejumlah 46% ini memperlihatkan bila kreditur memiliki Rp 4,6,- dari tiap Rp 1,- yang diberikan pemegang saham ataupun lewat kata lain 46% dari keseluruhan aset diberikan oleh pemilik perusahaan, tahun 2017 rasio kewajiban terkait modal meningkat jadi 51%, tahun 2018 dan 2019 rasio kewajiban terkait modal sejumlah 47%, tahun 2020 rasio kewajiban terkait modal sejumlah 46% dari tahun terdahulu mrnurun sejumlah 1%, ditahun 2021 sejumlah 56%. Dari 6 tahun sebelumnya nilai rasionya pasti dibawah 60%. Jika rerata standar industri untuk rasio kewajiban terkait modal sejumlah 90%, bermakna industri dibilang dalam keadaan baik sebab berada di bawah rerata standar industri. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Berikut tabel kinerja keuangan PT Lion Metal Works Tbk. ditinjau dari rasio profitabilitas pada Periode 2016-2021: Tabel 11. Kinerja Keuangan dari Rasio Profitabilitas Rasio Profitabilitas Tahun Standar Industri Kinerja Keuangan NPM -3% -1% Kurang Baik ROE -2% -1% Kurang Baik Keadaan margin keuntungan neto industri 6 tahun terdahulu mulai tahun 2016 sampai 2021 butuh pertimbangan, sebab tiap tahunnya menurun yang cukup ekstrem semacam mulai tahun 2016 ke 2017 Menurun sejumlah 8% dari 11% jadi 3% apalagi pada tahun 2020 serta 2021 margin keuntungan neto menampilkan minus (-) ataupun lewat kata lain industri hadapi kerugian, bila rerata standar industri buat margin keuntungan neto yakni 20% bermakna sepanjang 6 tahun terdahulu industri bisa dibilang kurang baik sebab masih dibawah rerata standar industry, ini pula bermakna kalau harga barang industri ini relatif rendah ataupun biaya-biaya nya relatif besar atau mungkin keduanya. Tidak terlalu berbeda lewat margin keuntungan neto, keadaan output pengembalian pada ekuitas industri juga menurun yang lumayan signifikan mulai tahun 2016 sejumlah 9% hingga tahun 2017 sejumlah 2% turun sejumlah 7% apalagi ditahun 2020 serta 2021 nilai output pengembalian pada ekuitas industri menampilkan nilai minus (-) ataupun hadapi kerugian, bila rerata standar industri output pengembalian pada ekuitas 40% bermakna keadaan industri dibawah rerata standar industri yang bermakna kalau kondisi industri kurang baik ditinjau dari output pengembalian pada ekuitasnya. Berikut tabel kinerja keuangan PT Lion Metal Works Tbk. ditinjau dari rasio aktivitas pada Periode 2016-2021: Tabel 12. Kinerja Keuangan dari Rasio Aktivitas Tahun Rasio Aktivitas Standar Industri Kinerja Keuangan FATR 2,77 2,17 2,36 2,04 1,63 1,50 5 kali Kurang Baik TATR 0,57 0,51 0,62 0,54 0,45 0,45 2 kali Kurang Baik Rasio perputaran aktiva tetap industri sepanjang 2016 sampai 2021 seluruhnya dibawah 3 kali, dimana rerata standar industri ialah 5 kali, bisa ditentukan kalau keadaan industri dibawah rerata standar industri perihal tersebut A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). bermakna industri dalam keadaan kurang baik sebab tiap tahunnya nilai perputaran aktiva tetap industri terus menurun, mulai 2016 hingga 2017 menurun sejumlah 0,6 kali ialah dari 2,77 kali jadi 2,17 kali, setelah itu pada tahun 2018 jadi 2,36 meningkat sejumlah 0,19 setelah itu pada tahun 2019 menurun jadi 2,04 setelah itu tahun 2020 Menurun lagi jadi 1,63 sampai terakhir ditahun 2021 jadi 1,50 kali. Perihal tersebut kurang baik sebab terus dibawah rerata standar industri. Disimpulkan pemakaian aset tetap oleh industri belum efektif dibanding lewat industri lain. Selanjutnya rasio perputaran keseluruhan aktiva pula ikut menurun, dimana awalnya tahun 2016 0,57 jadi 0, 51 pada tahun 2017nya, setelah itu pada tahun 2018 meningkat sejumlah 0,06 kali serta berikutnya pada tahun 2019 menurun sejumlah 0,08 jadi 0,54, setelah itu pada tahun 2020 serta 2021 nilai perputaran keseluruhan aktiva industri sejumlah 0,45 kali. Dari 6 tahun terdahulu, nilai perputaran keseluruhan aktiva tidak menyentuh angka 1 kali, sedangkan rerata standar industri perputaran keseluruhan aktiva yakni 2 kali, rasio industri bisa dibilang belum baik, maknanya industri belum memakai asetnya dengan efektif dibanding lewat industri lain. KESIMPULAN Kesimpulan Analisis laporan keuangan PT Lion Metal Works Tbk. ditinjau dari rasio likuiditas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 bisa ditinjau baik sebab nampak lewat perhitungan rasio lancar tiap tahunnya terletak diatas standar industri, serta melalui rasio cepat pula tiap tahunnya terletak di atas standar industri, melalui rasio likuiditas ini pula bisa ditinjau kalau industri sanggup penuhi kewajiban rentang pendeknya segera ataupun saat sebelum jatuh tempo. Setelah itu ditinjau lewat rasio solvabilitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 dalam keadaan baik, perihal ini bisa ditinjau melalui perhitungan rasio solvabilitas yang terdiri dari rasio kewajiban terhadap aktiva serta rasio kewajiban terhadap ekuitas tetap terletak dibawah standar industri, perihal tersebut bermakna industri sanggup untuk melunasi kewajiban rentang panjang ataupun rentang pendek melalui keseluruhan aktiva, sebab keseluruhan aktiva industri melebihi dari kewajiban rentang panjangnya. Berikutnya ditinjau lewat rasio profitabilitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 pada kondisi kurang baik, sebab dari perhitungan rasio profitabilitas yang terdiri dari Margin keuntungan neto, serta Hasil pengembalian pada aset tetap menurun, apalagi hingga minus (-) perihal tersebut terjadi sebab industri hadapi kerugian yang diakibatkan besarnya biaya yang ditangung Terakhir ditinjau lewat rasio aktivitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 pada keadaan kurang baik, karena rasio aktivitas yang terdiri dari perhitungan perputaran aktiva tetap, dan perputaran keseluruhan aktiva yang tetap terletak dibawah standar industri, perihal ini bermakna industri belum efektif pada pelaksanaan operasional industri, terutama pada perputaran aktiva tetep, dan keseluruhan aktiva. Saran Bagi pihak industri PT Lion Metal Works Tbk. diharapkan bisa mempertahankan rasio likuiditas dan solvabilitasnya. Pada rasio profitabilitas. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). industri wajib meningkatkannya lagi lewat cara tingkatkan keuntungan tahun Juga industri wajib tingkatkan rasio aktivitas lewat cara lebih tingkatkan lagi perputaran aktiva tetap, keseluruhan aktiva serta persediaan oleh industri terus mewujudkan efisien serta efektif. Bagi penanam modal. Bila ditinjau dari nilai rasio likuiditas, penanam modal bisa menanamkan saham/ modalnya pada PT Lion Metal Works Tbk. sebab menampilkan industri yang lancar dalam segi pelunasan kewajibannya. Serta apabila ditinjau dari rasio solvabilitas, kewajiban industri lebih sedikit daripada aktiva yang dipunyai industri sehingga penanam modal tidak butuh takut terpaut industri tidak bisa melunasi Bagi peneliti berikutnya, diharapkan memaparkan analisis dengan rasio yang lebih lengkap lagi serta kebijakan yang seharusnya diambil oleh perusahaan, dan kebijakan yang diambil oleh investor secara detail. DAFTAR PUSTAKA