Ukhuwah Islamiyah antara Konsep dan Realitas Lailan Rafiqah STAI Diniyah Pekanbaru Email: lailan@diniyah. Abstrak Ukhuwah Islamiyah bisa terwujud ketika hati seorang muslim itu bersih dari sifat- sifat yang buruk dan tercela. Menurut al-QurAan setiap manusia diberi dua potensi sejak lahir, yaitu potensi fujur . dan potensi taqwa . Hendaknya potensi fujur jangan dibiarkan tumbuh dan berkembang. Dan seharusnya memupuk potensi taqwa dengan cara mensucikan hati dengan cara mengikuti ibadah mahdah dengan tertib setiap hari dan menjaga kepekan sosial terhadap sesama muslim dengan merealisasikan taruf, tafahum, tawun serta takaful. Jika hati sudah bersih maka menjalankan Ukhuwah Islamiyah itu akan menjadi mudah. Kata kunci: Ukhuwah Islamiyah, konsep, realita. Pendahuluan Ukhuwah Islamiyah memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT, nilainya bisa lebih dari nilai materi yang dicapai oleh manusia dalam kehidupan, oleh karenanya perlu tabayyun atau croscek bahkan mengevaluasi dengan baik jika rezeki materi mapan namun hubungan antara sesama manusia dalam arti luas tidak baik, bahkan dengan orang tua, kakak adik, paman dan keluarga besar terdapat kebekuan. Ukhuwah Islamiyah secara normatif berdasarkan petunjuk al-QurAan dan sunnah memiliki manfaat besar. pertama hubungan yang baik dalam konsep Ukhuwah Islamiyah akan meringankan aktivitas kehidupan harian umat Islam. 1Kedua. Allah telah memberikan gambaran bahwa yang dimaksud dengan kembali kepada al-QurAan dan sunnah, di antaranya bukan sekedar mendekatkan diri kepada al-QurAan dan sunnah secara fisik, tetapi adalah merubah keadaan kita lebih baik dari sebelumnya. Ketiga, keadaan yang lebih baik itu adalah hadirnya sifat persaudaraan diantara umat muslim. Keempat,al-QurAan memberikan satu pelajaranyangbesar. Adi Hidayat. Ukhuwah Islamiyah, http//youtu. be/sCSHfJZktqg, accesed December 4, 2020 Vol. No. Desember 2020 . L a i l a n R a f i q a h Suku Aus dan Khazraj2 yang mempunyai permusuhan yang sangat dalam yaitu 120 tahun, tetapi al-QurAan . urat Ali Imran/3: . menurunkan manhaj bisa menyatukan mereka, sifat yang sangat buruk bisa disatukan dengan kalimat yang baik. Kelima, kebaikan dan persaudaraan bisa dihadirkan dengan tali Allah (Hablulla. yang diaktualisasikan dalam al-QurAan dan sunnah RasulullahSaw. Berdasarkan hal tersebut sangatlah penting meyakini isi dari al-QurAan, kemudian berkomitmen mengamalkanya dengan memahami penjelasan dari para ulama. Cara meyakini dan melaksanakannya dibagi menjadi dua bagian. bagian pertama tinggalkan semua hal-hal yang menghadirkan perpecahan dalam kehidupan seperti sifat dan sikap yang buruk. saling mencela, saling menggunjing, ghibah, pertengkaran, dan segala hal yang menjurus pada hal tesebut, yang kedua dengan meningkatkan kesholehan dan ketaatan kepada Allah SWT, terkhusus kesholehan yang bisa dilakukan dengan cara berjamaah, adalah dengan menguatkan shaf di antara umat. Oleh karena itulah Allah menurunkan praktek-praktek ibadah dengan cara menghimpun umat Islam untuk saling bertegur sapa dan saling menguatkan di dalamnya. Contoh cara yang paling gampang adalah penunaikan sholat, setiap menyebutkan kata sholat, al-QurAan mengisyaratkan berjamaah. aqimu, ini menunjukkan kalimat berjamAah/banyak. Jamah berasal dari kata al jamuA, yaitu berkumpul, menggikat dan saling memperhatikan. 4 Artinya ketika Allah mengundang hambanya untuk berjamah bukan berarti sekedar datang, sholat dan bubar tetapi ada hal yang sangat indah yaitu datang dan kenali siapa yang hadir di dalamnya, ikat persaudaraan dan saling perhatikan satu dengan lainnya. Pada masa Nabi, setiap siapa saja yang datang ke masjid, mereka saling mengenal dan menyelesaikanmaslalah. Maka eliminasikan hal-hal yang bisa menghadirkan perselisihan dan perbedaan. Imam SyafiAi ketika berbeda pendapat dengan kawannya, beliaumenggenggam tangannya Suku Ausdan Khazraj adalah suku yang berasal dari negeri Yaman. Aus dan Khazraj adalah nama dua orang laki-laki kakak beradik yang kemudian berpindah ke gurun Yastrib. Marzuki. Tarikh Dan Kebudayaan Islam, hlm. 13, http://staff. id/sites/default/files/pendidikan, diakses 4 Desember , 2020. Ibid. Adi Hidayat. Ibid Jurnal Dakwatul Islam Ukhuwah Islamiyah Antara Konsep Dan Realita. 33 dan berkata kita bisa beda pada pandangan ini, tapi perbedaan ini tidak harus membuat kita saling bermusuhan, kita bisa menjadi saudara dan berjalan bersama-sama serta beliau bisa saling mengajar dan belajar dengan muridnya, imam Ahmad bin Hambal walaupun keduanya mempunyai pandangan- pandangan yang kadangkala tidak sama. 5 Imam SafiAi adalah contoh imam besar keturunan Nabi, imam besar, hafal al-QurAan, hafal banyak hadits, dan sangat sholeh, demikian juga Imam Ahmad bin Hambal keduanya punya pandangan yang berbeda, tetapi bisa berjalan bersama dan bersaudara. Realita yang dihadapi sekarang banyak perpecahan terjadi karena hal-hal kerdil yang diblow-up, berselisih tentang perbedaan kecil yang belum dipahami, sehingga perbedaan pandangan di antara sesama muslim membuat tidak saling menjaga Ukhuwah Islamiyah. Berawal dari sebuah kerisauan dalam menerapkan Ukhuwah Islamiyyah inilah kemudian menimbulkan pertanyaan sudahkan ukhuwah ini direalisasikan secara normatif saat ini. Islam telah mengajarkan melalui al-QurAan dan Rasulullah Sawjuga telah mempraktekkannya dalam kehidupan yang kemudian ajaran dan aplikasi Ukhuwah Islmiyah melekat dalam kehidupan sehari-hari kepada para sahabat dan umat Islam pada Ukhuwah Islamiyah Realitas secara normatif atau menurut ajaran yang terdapat dalam al-QurAan dan sunnah tentang Ukhuwah Islamiyah akan dimulai dengan membahas Q. Al- ujuryt/49: aAO a eOIa a aaO eO aE eI o aOacCA AA aE aA acEE EaaEac aE eI a e a aIOIA e a AuaIac aI eE aIe aIIaOIa ua e aO U a a ca AOA Artinya: AuOrang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah . erbaikilah hubunga. antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmatAy. Ibid. Vol. No. Desember 2020 34 | L a i l a n R a f i q a h Dari segi bahasa . al-QurAan tidak menyebut innamal muslimun ikhwatun tetapi innamal mukminyna ikhwatun namun yang digunakan adalah ukhuwah Islamiyah. Mengapa tidak mengunakan istilah ukhuwah imaniyah. Menurut Buya Yun, pertanyaan ini senada dengan pertanyaan yang bisa diajukan kepada Umar bin khattab yang pertama sekali menggunakan istilah amirul mukminin, pertanyaannya mengapa tidak amirul muslimin, jawabannya karena walaupun semeuanya berdasarkan iman tetapi yang bisa dilihat dari hal itu adalahIslamnya. Iman seseorang tidak bisa dilihat jika bukan beragama Islam. Islam menjadi faktor lahir yang menjadi ukurannya. Jika dikatakan ukhuwah imaniyah akan menimbulkan pertanyaan, apa yang menjadi ukurannya, oleh sebab itu ukurannya harus yang luar atau yang resmi, yaitu Islam. Islam itu adalah dasarnya iman, walaupun ada orang Islam tetapi belum beriman7, hal ini terdapat dalam Q. Al ujuryt/49: 14 a aA IIac n CaE EacI ae aIIA aAeEO a aIIa AaO CaEaOaEa eI n aOuaI a aOA AOA a aACaEA a e AO aOEa aEI CaOEa eO a eEa eIIa aO aE acI Oa e a aEA a a a A ea aeA AO ac aO UIA a AacEEA a AacEE aO aaOEaNau aE Oa aeaI aI eI a e a aI aEEa eIA U a a ca AOeAUi o au acIA a ca Artinya: AuOrang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi Katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu. dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 6Yunahar Ilyas. AuUkhuwah https://query=yunahar ilyas ukhuwah islamiyah. Jurnal Dakwatul Islam Islamiyah Kesucian HatiAy. Ukhuwah Islamiyah Antara Konsep Dan Realita. 35 Dalam surat al ujuryt ayat 14, kata AArab bukan berarti arab kampung, tetapi Arab Badui. Arab kampung disebut Kurawi. Badui adalah orang yang bertindak berdasarkan spontanitas, yabdu yaitu apa yang terasa dikeluarkan, tidak pakai aturan, tidak ada sopan santun, tidak terikat dengan undang-undang apapun, tidak perduli, apa saja yang terasa baginya ia keluarkan, apa saja yang ingin ia lakukan maka ia lakukan, inilah badui. Jika ia ingin buang sampah ia buang saja di sembarang tempat. Jika ingin meludah maka ia meludah saja. Bahkan pada zaman Nabi Saw, jika mereka ingin buang air kecil mereka lepaskan saja tanpa peduli tempatnya walau itu masjid. Orang Badui walaupun tingalnya di kota, tetapi tidak punya peradaban, pernah mereka mendatangi Rasulullah yang sedang istirahat, dengan berteriak mengatakan bahwa Aukami telah beriman. Ay Rasul mengatakan. AuJangan katakan kami telah berimanAy, tapi katakanlah kami telah Islam, jadi yang bisa diukur dari luar itu adalah Islam. Inilah dasar di sebut Ukhuwuah Islamiyyah. Apalagi nabi Muhammad Saw memperkuat bahwa al muslim akhul muslim, seorang muslim saudara muslim. 8 Kata akhun, akhani, ikhwah dalam inammal mukminuna ikhwatun, dalam bahasa Arab digunakan untuk menyebut saudara yang berasal dari satu perut, atau saudara satu ibu. Al-QurAan menggunakan kata itu juga untuk orang yang seiman. Jadi saudara seiman itu sama dengan saudara kandung, bahkan dalam hal dan kondisi tertentu bisa lebih dari saudara kandung, apabila saudara kandungnya berbeda iman. Jika saudara kandungnya berbeda agama maka saudara seiman lebih daripada saudara kandungnya. Salman al-Farisi ketika ditanya siapa nama bapaknya dia tidak mau menjawab. bapakku Islam, aku tidak punya bapak kecuali Islam, sehingga Salman lebih populer disebut Salman orang Persia. Jadi kata ukhuwah itu hanya berlaku hanya kepada sesama Innamal mukminuna ikhwatun . eseungguhnyahanya Vol. No. Desember 2020 36 | L a i l a n R a f i q a h orang-orang yang berimanlah yang bersaudar. Jadi kata ukhuwah hanya berlaku hanya untuk sesama muslim. Konsep dan realita Ukhuwah Islmiyah Dalam konsep teologis ukhuwah itu hanya sesama orang yang beriman atau sesama Dalam pengertian yang lebih luas digunakan kata muAamalah yang berarti hubungan dengan siapa saja. Banyak hadits-hadits Nabi Muhammad Saw yang menjelaskan tentang bagaimana seorang muslim bersaudara dengan saudara muslim lainnya, misalnya Nabi Muhammad Saw bersabda: A a aA a aA aI a aE eE a a a aua e a aEO aI eINAUAaI a aE eE aIe aI aIOIa aAO aaO a aN eI aO aa a aI aN eI aO a aa aA aN eIA a A UeO a aA a aAO EaNA A aN a aO eE a acIOA ca A a aEA a AeE aA Artinya: AuPerempumaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan sakit maka sekujur badan akan merasakan tidak bisa tidur dan demamAy 9 Contohnya ketika umat Islam di Suriah, di Iraq, dan sebagainya menderita maka umat Islam di Indonesia juga merasakan sakit. Bukan mencelanya, dengan kalimat yang tidak menyenangkan Auitulah akibat bertengkar terusAy tidak seperti ini. Bagaimana pun satu anggota tubuh sakit, seluruh anggota tubuh akan merasakan sakit, inilah persaudaraan Islam. Rasul juga mengajarkan: kun kal yadaini wa laa takun udzunaini. Makna kalimat itu adalah Aujadilah seperti kedua tangan dan jangan menjadi seperti kedua telinga. Ay Tangan kanan dan tangan kiri berbagi tugas misalnya tangan kanan bertugas mengerjakan yang baik-baik, tangan kiri tugasnya menyelesaikan bagian yang kotor, tetapi tidak saling cemburu, mereka saling tolong menolong. Mengapa diisyaratkan jangan seperti kedua telinga, karena masing-masing tidak pernah bertemu. Seperti inilah yang diumpamakan Nabi Saw, jika diantaranya mendapat nikmat, hendaknya saudaranya merasakan juga, inilah contoh sesorang mukmin. HR. Muslim no. Jurnal Dakwatul Islam Ukhuwah Islamiyah Antara Konsep Dan Realita. 37 Pada zaman Nabi ukhuwah Islamiyah sudah dipraktekkan oleh para sahabat, yang selalu mendahulukan orang lain walau dirinya memerlukan, hal inisesuaidengan sabda Rasulullah Saw: AI O NI I I IEE O NEE IN Ae I OE NEE AEO NEE EON OEI Ae I EIO AEOA A Ay E OII EI O O EON I O EIANA:ANEE EON OEI CEA Artinya: Dari Abu Hamzah Anas bin Malik, khadim . Rasulullah Saw, dari NabiShallahu Aalaihi wa sallam beliau berkata. AuTidaklah seseorang dari kalian beriman. engan iman sempurn. sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya (HR. Bukhar. Hadits ini mengisyaratkan untuk berbagi kepada saudara seiman, ketika iamakan maka ingin juga saudarnya makan, ketika seseorang mendapat nikmat, ia inginsaudaranya juga merasakan, minimalnya seperti itu. Rasulullah juga pernah mencontohkan bagaimana mempersatukan antara kaum Muhajirin . dengan kaun Anshor . mau berbagai dan mendahulukan. Para sahabat lebih mendahulukan saudaranya daripada Pada zaman Nabi, para sahabat sudah mampu menerapkan konsep Aumendahulukan orang lain walau dirinya memerlukanAy, hal ini dicontohkan dalam kisah ketika ada tamu yg kemalaman datang ke masjid, kemudian biasanya Nabi menawarkan kepada jamah untuk Ketika itu Abu Ayyub al-Anshori angkat tangan menjawab tawaran Nabi untuk membawa pulang ke rumahnya dan menjamu tamu tersebut, sampai rumah Abu Ayyub bertanya kepada umi Ayyub. AuApakah makanan kita cukup untuk tamu kita. Ay Ternyata makanannya tinggal satu bagian Abu Ayyub, demi menjamu tamu tersebut. Abu Ayyub sengaja menyenggol lampu hingga terjatuh dan mati lampu, hal ini dilakukan untuk Takhrij hadits. HR Imam Bukhari dalam shahihnya , kitab al-Iman, no. 13 dan HR. Muslim dalam shahihnya, kitab al-Iman no. https://almanhaj. id/3002-mencintai-saudara-seiman-termasukkesempurnaan-iman. html, diakses, 7 Desember 2020 Vol. No. Desember 2020 38 | L a i l a n R a f i q a h mensiasati agar tamunya tidak tahu bahwa makanan yang tersedia hanya tinggal satu porsi, sementara Abu Ayyub hanya pura-pura memegang mangkuk kosong. Begitu juga kisah Umar bin khattab ketika diantarkan menu iga oleh saudara muslim, saat hendak makan beliau teringat sabda Rasul, jika mendapat kesenangan maka ingatlah saudara yang lain, sehingga beliau tidak jadi memakannya dan mengantarkan kepada yang lain, begitu terus, sampai akhirnya iga yang keliling tadi kembali kepada Umar, inilah ukhuwah, iga tersebut menjadi rezekinya dan bertambah juga pahalanya karena niat ukhuwah tersebut. Masihkah ukhuwah seperti zaman Rasulullah terlaksana? Upaya membumikan Ukhuwah Islamiyah Ukhuwah Islamiyah sesuatu yang indah diucapkan tetapi sulit dilaksanakan, untuk mewujudkan Ukhuwah Islamiyyah agar membumi, maka perlu upaya yang harus dilakukan untuk merealisasikan:11 Taruf . Dalam sebuah komunitas atau jamah masjid. Ukhuwah tidak akan terjadi tanpa saling kenal mengenal. Mengenal lebih dalam lebih baik, misalnya mengenali secara fisik . , mengenali pemikirannya . , mengenali kejiwaannya . , serta mengetahui latar belakang keluarganya, agamannya, mazhabnya bahkan riwayat penyakitnya, dan kegemaranya. Memulai dengan taruf baru kemudian memahami orang Tafahum . Ada istilah tidak bisa memahami kalau tidak mengenal, maknanya betapa penting tahapan taruf untuk menghindari salah faham. Sehingga muncul istilah harap maklum, contohnya : ciri orang Sumatera Utara kalau bicara biasanya bernada keras, harus dimaklumi, memaklumi orang Sumatera Barat yang menyapa hormat sesamanya dengan gesture menaikkan kepala. Ibid Jurnal Dakwatul Islam Ukhuwah Islamiyah Antara Konsep Dan Realita. 39 Orang Jogya menyapa hormat sesamanya dengan gesture menundukkan kepala. Inilah pentingnya untuk saling mengenal dan memahami latar belakang sosial budaya sesama Jika tidak ada taruf . maka akan terjadi kesalahpahaman. Salah paham inilah yang akan merusak Ukhuwah Islamiyah. Selanjutnya saling memahami untuk saling tolong menolong. Tawun . Ada beberapa daerah pada saat lebaran berkumpul bersama dengan satu rukun warga, gunanya untuk saling mengenal, saling memahami dan saling menolong. Jika dalam pertemuan itu ada keluarga yang tidak bisa hadir karena anaknya banyak sedangkan kendaraan yang dimiliki adalah sebuah roda dua, maka keluarga yang memiliki kendaraan yang banyak atau rezekinya berlebih memberikan sebuah mobil pada yang membutuhkan, inilah perlunya saling mengenal karena akan saling menolong. Fungsi dari pertemuan itu, yaitu untuk taruf, tafahum dantawun. Takaful . aling memberikanjamina. Inilah hal yang paling maksimal dalam ukhuwah Islamiyah. Seorang muslim seharusnya merasa terjamin, tidak kawatir akan kelaparan karena memiliki tetangga muslim, atau perasaan tidak kawatir jika anaknya tidak sekolah karena kesusahan ekonomi sebab tinggal di lingkungan muslim AhaveA, inilah yang disebut takaful yaitu saling memberikan Dari keempat hal di atas, ukhuwah Islamiyah bisa direalisasikan baik dalam skala kecil, skala yang lebih besar, maupun antar ormas, bahkan antar negara. Andai Ukhuwah Islamiyah tidak bisa terbangun, minimal tidak boleh merusaknya. Hal ini sesuai dengan ajaran yang terdapat dalam Q. Al ujuryt/49: 11-12. Jangan mencela antara sesama mukmin karana orang-orang mukmin seperti satu tubuh. Islam menganjarkan untuk menjauhi berburuk sangka . , karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Vol. No. Desember 2020 40 | L a i l a n R a f i q a h Kesimpulan Secara normatif berdasarkan al-QurAan dan Sunnah. Ukhuwah Islamiyah, menduduki tempat yang penting, indah diucapkan tetapi sulit untuk dipraktekkan. Berdasarkan konsep teologis Ukhuwah Islamiyah itu diartikan hanya kepada sesama orang yang beriman atau sesama muslim. Pada zaman Nabi, para sahabat sudah mampu menerapkan konsep Aumendahulukan orang lain walau dirinya memerlukanAy. Rasulullah mengajarkan antara sesama muslim hendaknya saling merasakan seperti satu anggota tubuh sakit, maka seluruh anggota tubuh akan merasakan sakit, jika mendapat nikmat maka muslim yang lainnya juga ikut merasakan, inilah persaudaraan Islam sehingga Rasul mengumpamakan kun kal yadaini wa laa takun udzunaini. Aujadilah seperti kedua tangan dan jangan menjadi seperti kedua telinga. Ay Tangan kanan dan tangan kiri berbagi tugas dan saling tolong menolong dan tidak saling cemburu, berbeda dengan telinga yang posisinya tidak pernahdekat. Ukhuwah Islamiyah bertujuan untuk mencegah perpecahan di antara sesesama Ukhuwah Islamiyah dapat dilaksanakan dengan cara yaitu meninggalkan semua hal-hal yang menghadirkan perpecahan dalam kehidupan seperti saling mencela, saling menggunjing, ghibah, pertengkaran, dan segala hal yang menjurus pada hal tesebut serta merealisasikan taruf, tafahum, tawun dan takaful dengan sesama muslim, kemudian tingkatkan kesholehan dan ketaatan kepada Allah SWT. Daftar Pustaka