Penerapan Konsep Panca Indra pada Perancangan Ruang Spa di Beauty and Wellness Centre Jakarta Keryn Natasha1. Dwi Sulistyawati*2. Silvia Meliana3 1,2,3 Prodi Desain Interior. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Tarumanagara. Jakarta 615190026@stu. id, dwis@fsrd. id, silviameliana@fsrd. Pen. Korespondensi Abstrak Ai Panca indera merupakan salah satu bagian yang harus diperhatikan dalam sebuah desain. Melalui panca indera, kita dapat merasakan pengalaman pada suatu ruang desain. Perancangan ruang yang baik dapat memberikan stimulasi terhadap indera penciuman, pendengaran, penglihatan, perabaan dan perasa, sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi penggunanya. Hal ini dapat membantu mencapai fungsi dari pembuatan ruang spa yaitu Menghilangkan stress dan memberikan efek relaksasi. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk membentuk ruang spa di beauty and wellness di Jakarta yang menggunakan material dan dekorasi yang dapat memberikan rangsangan terhadap kelima panca indera sehingga memberikan pengalaman menyenangkan pada penggunanya. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif kualitatif. Metode ini menggunakan 8 proses design yaitu commit, state, collect, analyze, ideate, choose, implement, dan evaluate. Hasil dari perancangan ini adalah ruang spa di beauty and wellness di Jakarta yang menggunakan material dan dekorasi yang dapat memberikan rangsangan terhadap kelima panca indera sehingga memberikan pengalaman menyenangkan pada penggunanya. Kata kunci: Desain interior. Healing environment. Panca Indra. Spa. PENDAHULUAN bermakna bagi penggunanya. Salah satu Era digital yang semakin maju, membuat contohnya adalah dengan penggunaan hidup manusia jauh lebih mudah. Semua suara air, suara hutan yang tenang, maupun informasi dan teknologi sebagian besar pemilihan lagu dapat menstimulasi indera dapat dengan mudah diakses melalui pendengaran sehingga pengguna bisa lebih merasa nyaman dan rileks dalam ruangan merupakan panca indera yang paling sering Hal ini dapat membantu mencapai kita gunakan dalam kehidupan sehari hari fungsi dari pembuatan ruang spa yaitu dibandingkan dengan panca indera lainnya. Menghilangkan stress dan memberikan Panca indera merupakan salah satu efek relaksasi. bagian yang harus diperhatikan dalam SPA berasal dari bahasa latin yaitu Sante sebuah desain. Melalui panca indera, kita Par Aqua atau Solus Per Aqua, yang memiliki dapat merasakan pengalaman pada suatu arti sehati melalui air. Namun kata spa ruang desain. Perancangan ruang yang baik sering dikaitkan dengan kata Spau yang dapat memberikan stimulasi terhadap merupakan nama sebuah desa di dekat Liege. Belgia. Disana terdapat sumber air penglihatan, perabaan dan perasa, sehingga MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Dari tersebut, kini manfaat air dikembangkan yaitu sebesar 40 %, sedangkan medis hanya sebagai sarana terapi di setiap spa di 10 %, faktor genetik 20 %, dan faktor lain seluruh dunia. (Jumarani, 2. Ada 3 faktor lingkungan yang SPA adalah Aupelayanan kesehatan yang memberikan stimulus terhadap kesehatan seseorang yaitu bentuk arsitektural, bentuk memadukan berbagai jenis perawatan design interior, dan suasana lingkungan. kesehatan tradisional dan modern yang Bentuk arsitektural bersifat permanen seperti luas bangunan, letak jendela, ataupun layout dari bangunan. Sementara penggunaan ramuan, terapi aroma, latihan design interior tidak bersifat permanen, fisik, terapi warna, terapi musik, dan mencakup warna, perabotan, dan karya makanan untuk memberikan efek terapi melalui panca indera guna mencapai meliputi pencahayaan, aroma, suhu, dan keseimbangan antara tubuh . , pikiran Hal-hal ini memberikan stimulus . , dan jiwa . , sehingga terwujud kondisi kesehatan yang optimal. Ay (Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 2. (Harris, 2. Beberapa fungsi SPA antara lain : Sedangkan (Dijkstra. Murphy . mengemukakan konsep Memperbaiki sirkulasi darah serta Healing Environment adalah konsep yang di vitalitas dan fungsi organ tubuh dalamnya memuat tiga aspek penting. Sarana kebugaran dan kesegaran. Perawatan kulit tubuh Menghilangkan stress dan memberikan efek relaksasi restorative untuk psikologi manusia. Meningkatkan derajat kesehatan, jiwa, yang memberikan kenyamanan dan rileksasi untuk manusia. Tradisional Aspek alam. Lingkungan alam dinilai (Balai Kesehatan Masyarakat Makassar. Menurut Aspek psikologi dapat memberikan sugesti positif terhadap kesehatan Kurniawati . psikis pada pasien. Sehingga mampu penyembuhan pada manusia dipengaruhi membangkitkan rasa optimisme dan oleh beberapa faktor. Faktor tersebut harapan sehat bagi pasien. sebagian besar dipengaruhi oleh lingkungan MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Aspek panca indra manusia. Konsep Healing Environment harus mampu meningkatkan konsentrasi. Suara memberikan rangsangan terhadap alam berupa aliran air, kicauan burung, dan hembusan angin. diwujudkan dalam elemen-elemen Indra Perasa Indra perasa sangat berhubungan Inti dari konsep ini adalah membangun suasana positif melalui elemen-elemen desain agar dapat memberikan rangsangan makanan dan minuman, makanan positif bagi semua panca indera yang dimiliki oleh manusia. (Hafidz & Nugrahaini, memberikan perasaan senang bagi 2. (Wasista, 2. Indra meliputi pendengaran, penciuman. Indera Indera penciuman perabaan, perasa, dan penglihatan. Dengan terlibatnya semua panca indra, dapat mempengaruhi pandangan dan perasaan seseorang ke masa lalu. Mereka kita dalam ruangan tersebut. dapat memotivasi atau memberi Indra peraba Indra kenyamanan, dan pada beberapa studi,mereka proses penyembuhan Indera Penglihatan Tekstur alami dan kaya Penglihatan dapat mempernagaruhi dapat membuat pengguna secara Pemandangan alam, sinar matahari, karya seni, dan bahkan warna-warna Indra pendengaran Suara membuat mata relaks. (Ceria, 2. karakteristik dari ruang tersebut. Penelitian Faktor Pembentuk Suasana Ruang Garis paparan terhadap suara alam dapat Natasha. Sulistyawati. Meliana Tabel 1. Jenis-Jenis Garis warna hangat dan warna sejuk. Warna Tipe Garis Kesan Garis lurus . Vertikal Horisontal Diagonal stabil, kuat, megah dan yang agung. iru, memberikan kesan tenang dan damai secara psikologis. Di sisi lain, warnawarna hangat . erah, jingga, dan kunin. menyampaikan kesan psikologis menunjukan tampak yang lebar pada ruangan. tidak stabil dan sesuatu (Widyartamti, 2. Tekstur Tekstur adalah kualitas khusus dari awal Garis lengkung yang diciptakan oleh struktur tiga Lingkaran Garis kompleks lebih Garis energi kegembiraan dan juga keceriaan. Jika terlalu banyak dapat kegelisahan/ keresahan. Tekstur sering digunakan untuk kekasaran relatif suatu permukaan. garis melengkung besar bernuansa santai dan berliku-liku Tekstur batu, serat kayu, dan kain tenun proporsi yang baik akan memberikan kesan pada ruangan yang anggun dan ruang sempit. (Ching, 1. Sumber: (Lawson, 1. di dalam ruangan memberikan kesan Tekstur ringan, tipis, dan halus menciptakan kesan ruang yang lebih Tekstur berat memberikan kesan Material Penggunaan material mempengaruhi pembentukan suasana pada ruang, dapat diuraikan sebagai berikut: Warna Penggunaan warna pada desain interior Tabel 2. Jenis Material dapat memberikan efek psikologis bagi Material Selain itu, warna juga Marmer berperan penting dalam menciptakan Kayu suasana di dalam ruangan. Umumnya ada 2 kategori kelompok warna, yaitu Keramik Kesan pada ruang Permanen dan kaku, suasana sejuk, indah. Suasana alami, indah, dan Indah, sejuk, luas Dinding MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Batu Cat Fiberglass Kaca Alami, dekat dengan alam Bersih, luas, rapih Luas, bersih, modern, rapih Indah, modern, terang, luas Plafon Triplek Rapih, bersih, sederhana Gypsum Rapih, bersih, sederhana Kayu Suasana alami, indah, dan Kaca Indah, modern, terang, luas Sumber: (Suptandar, 1. pada perancangan ruang spa di beauty and wellness di Jakarta. Tahap kedua adalah tahap state dimana penulis menentukan masalah yang terdapat pada perancangan ruang spa. Tahap ketiga yaitu collect. Pada tahap ini data-data Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lapangan yang ada. Melakukan kunjungan membentuk ruang spa di beauty and ke spa yang ada di Jakarta sebagai wellness di Jakarta yang menggunakan wawancara terhadap narasumber yang rangsangan terhadap kelima panca indera berkompeten menjelaskan tentang spa yang dikunjungi perancang. dilakukan studi Perancang Hasil yang didapatkan digunakan menyenangkan pada penggunanya. untuk pembuatan programming concept. Tahap keempat yaitu Analyze. Di tahap II. METODE Penulis menggunakan metode penelitian ini, penulis menganalisa permasalahan dari deskriptif kualitatif. Metode deskriptif data dan fakta yang telah dicari. Penulis membuat peta konsep, grafik, diagram, dan menjelaskan objek penelitian apa adanya. Metode perkembangan programming concept. Tahap Tahap kelima adalah Ideate. Penulis informasi yang telah dikumpulkan. Lalu melakukan brainstorming dan diskusi ide untuk metode perancangan yang digunakan dari analisis yang sudah dilakukan untuk oleh penulis merupakan proses desain yang dapat lebih memahami dan Menghasilkan terdiri dari 8 tahapan. ide dan alternatif untuk perancangan ruang Tahap pertama adalah tahap commit spa pada Beauty and Wellness Centre di yaitu mengenali dan menerima masalah. Jakarta menggunakan material dan dekorasi Masalah pada objek perancangan ini adalah yang dapat merangsang kelima panca implementasi penggunaan material dan dekorasi dengan pengalaman panca indera Tahap keenam adalah choose. Pada tahap ini, penulis memilih opsi yang paling Natasha. Sulistyawati. Meliana sesuai menurut penulis untuk dapat memperbaiki masalah-masalah yang ada. Tahap Perbedaan kedua material untuk membatasi area bathtub. Garis vertical yang Penulis di tahap ini membuat visualisasi dibentuk oleh batas marmer dan kayu ruang spa pada Beauty and Wellness Centre menunjukan keagungan dan kenyamanan secara 3D manual maupun digital dan juga fasilitas bathtub. presentasi pada power point. Tahap terakhir adalah Evaluate. Pada Dinding tahap ini merupakan tahap evaluasi dimana penulis meninjau apakah proses tersebut menyelesaikan masalah aslinya atau tidak. Pada tahap ini perancang membuat revisi desain, kemudian membuat gambar kerja . Gambar 2: Gambar Tampak A-AAo (Sumber : Penulis, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Lantai Gambar 3: Gambar Tampak B-BAo (Sumber: Natasha, 2. Material perancangan dinding ruang spa adalah cat warna hijau untuk memberikan kesan alam. Gambar 1: Lantai Ruang Spa (Sumber: Natasha, 2. cat tekstur bewarna krem Material lantai yang digunakan dalam serta dinding batu alam bewarna krem perancangan ruang spa pada beauty and digunakan untuk memperkaya tekstur wellness Jakarta adalah kayu dan marmer. Kedua material ini memberikan Penggunaan penampilan segar, natural dan alami. memberikan kesan alami pada indera Melalui indera peraba, penggunaan kedua penglihatan serta rasa hangat terhadap tekstur ini memberikan perasaan dekat indera peraba. Material marmer di sekitar dengan alam dan membuat penggunanya bathtub memberikan kesan bersih, elegan menghargai apa yang disentuh . dan indah pada indera penglihatan. dipijak, sensasi sejuk dapat dirasakan oleh Plafon MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Bunyi daun saat bergesekan serta adanya fitur air terjun buatan menstimulasi indera pendengaran sehingga pengguna dapat merasa lebih tenang dan semakin dekat dengan alam. Ruang spa ini menggunakan Gambar 4: Gambar Perspektif ruang spa (Sumber: Natasha, 2. Material membuat pengunjung betah beraktivitas membuat plafon adalah gypsum dengan dalam ruangan. Pemilihan pengharum warna cat krem dan menggunakan konsep drop ceiling. Plafon dibentuk melengkung aromatherapy memberikan efek relaksasi sehingga memberikan kesan santai dan dan dapat meredakan stress. Aroma ini lembut, serta indah dan mewah. Penulis juga dapat meredakan kegelisahan serta memperbaiki mood. background music yang menyenangkan hangat, dan tenang. Furniture berwarna biru navy. Fasilitas ini dapat Dekorasi digunakan pengguna ruang untuk sejenak beristirahat atau menyantap minuman yang dapat disediakan. Pilihan aneka jus buah asli yang segar dan sehat dan dikombinasikan dengan warna minuman yang cerah memberi kesan segar dan Gambar 5: Isometri Ruang Spa (Sumber: Natasha, 2. Beberapa dekorasi yang digunakan IV. SIMPULAN dalam ruang spa ini adalah daun yang diletakan disebelah jendela. Perpaduan dedauan di sekitarnya menambah kesan alam, serta memberikan ketenangan pada saat pengguna berendam di bathtub. Natasha. Sulistyawati. Meliana Pengalaman berperan untuk manusia mengalami ruang. Untuk dapat memberikan pengalaman panca indera yang optimal, diperlukan material Pemilihan material dan dekorasi harus dipertimbangkan sebaik mungkin agar Ching. Ilustrasi Desain Interior. Jakarta: Erlangga. dapat memberikan pelayanan yang optimal Dijkstra. Understanding healing dan sesuai dengan tema ruangan yang environments : effects of physical environmental stimuli on patients' Pada perancangan ruang spa pada Beauty and Wellness Centre di Jakarta, health and well-being. Twente: University of Twente. penggunaan material kayu dan marmer sebagai lantai, cat tekstur dan batu alam sebagai dinding, gypsum dengan cat putih , serta dekorasi dekorasi seperti air terjun, memberikan pengalaman panca idnera yang optimal terhadap pengguna ruangan. Semua perancangan ini juga memenuhi konsep healing environtment sehingga dapat memberikan efek menyembuhkan bagi penggunanya. Hafidz. , & Nugrahaini. KONSEP HEALING ENVIRONMENT UNTUK MENDUKUNG PENYEMBUHAN PASIEN SAKIT Tri Fadhilla PROSES RUMAH Nugrahaini. Sinektika, 16. Retrieved from http://journals. id/index. /sinektika Harris. A place to heal: Environmental Journal of Applied Social DAFTAR PUSTAKA