AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. IBRAH : DIBALIK KISAH PERJALANAN ZULKARNAIN DALAM ALQURAN Syarboini Dosen IAIN Lhokseumawe Email : syarboi78@gmail. Abstrak Kisah Perjalanan Zulqarnain dalam al-Quran Surat al-Kahfi kajian tafsir alAzhar ayat 83-98, masalah yang dikaji dalam pembahasan ini adalah tentang ibrah/ nilai-nilai pendidikan Islam. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Kisah Zulqarnain dalam al-Quran surat al-Kahfi ayat 83-98 dan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan dalam sejarah Zulqarnain. Metode penelitian yang digunakan kajian ini bersifat kajian perpustakaan dengan analisis deskriptif. Sumber data primer adalah alQuran, tafsir al-Azhar. Sumber data sekunder adalah buku-buku ensiklopedia Islam dan sumber bacaan lainnyayang berkenaan dengan judul kajian ini. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara menganalisis isi kandungan al-Quran. Berdasarkan masalah, tujuan dan metode di atas ibrah/ nilai pendidikan dalam kajian ini adalah sebagai berikut: Nilai pendidikan Kekuatan ayat 83-84. Nilai pendidikan Kepahlawanan ayat 85. Nilai pendidikan Kasih Sayang 86. Nilai pendidikan Keadilan 87. Nilai pendidikan Tawadhu`88. Nilai pendidikan Kebijaksanaan ayat 89. Nilai pendidikan Kekuatan Ukhuwah Insaniah ayat 90. Nilai pendidikan Mendidik 91-94. Nilai pendidikan sosial ayat 95. Nilai Kekuatan Ilmu Pengetahuan dan Kekuatan Fisik ayat 96-98. Kata Kunci: Kisah Zulkarnain Pendahuluan Al-Quran merupakan pedoman bagi ummat Islam yang paling utama, di dalamnya terdapat berbagai macam di siplin ilmu pengetahuan baik yang bersifat teoritis maupun bersifat praktis. tersusun dengan beberapa surat yang dimulai dengan surat alFatihah dan diakhiri dengan surat an-Nas, yang disampaikan kepada Syarboini Al-Mabhats with CC BY-SA license. Copyright A 20, the author. AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. kita secara mutawattir baik dari segi tulisan maupun ucapannya, dari satu generasi ke generasi lain, terpelihara dari berbagai perubahan dan pergantian sejalan dengan firman Allah : AuSesungguhnya kami al-Dzikr . l-Quran Kehadiran al-Quran yang demikian itu telah memberi pengaruh yang luar biasa bagi lahirnya berbagai konsep yang diperlukan manusia dalam berbagai bidang kehidupan. Kaum muslimin sendiri dalam rangka memahaminya telah melahirkan beribu-ribu kitab yang berupaya menjelaskan makna pesannya. Dari sekian masalah yang menjadi fokus kajian al-Quran adalah pendidikan/ ibrah dalam kajian tulisan ini, pendidikan/ ibrah yang lebih terfokus pada pendidikan Islam. Dengan mengemukakan beberapa alasan tersebut di atas, kiranya kita dapat mengatakan bahwa al-Quran benar-benar telah tampil sebagai Aukitab pendidikanAy. Di dalam al-Qquran banyak dikisahkan beberapa peristiwa yang pernah terjadi dalam sejarah. Dari al-Quran dapat diketahui beberapa kisah yang pernah dialami orang-orang jauh sebelum kita, sejak nabi Adam as, seperti kisah para nabi dan kaumnya, kisah orang-orang Yahudi dan Nasrani. Shobiin. Majusi dan lain sebagainya. Karena Alquran adalah kitab pendidikan, maka kisah itu juga mangandung nilai pendidikan. Sehubungan dengan hal di atas, di antara ayat-ayat al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw itu tersebutlah sebuah surat, yaitu surat Al Kahfi ayat 83-98 yang latar belakang turunnya adalah menceritakan tentang kisah Zulqarnain. Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Surat al Kahfi terdiri dari 110 ayat, termasuk kedalam surat Makiyah, adapun ayat 83-98 termasuk kedalam surat Madaniyah diturunkan setelah surat Al Ghasyiyah. Adapun sebab turunnya surat al Kahfi ayat 83-98 adalah merupakan jawaban Allah atas pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang yahudi melalui perantaraan orang-orang musyrikin kepada Nabi Muhammad SAW tentang kisah Zulqarnain dan Ya`juj dan Ma`juj. Dari berbagai macam kisah al-Quran, penulis hanya tertarik pada satu kisah, yaitu kisah Zulqarnain, karena dalam kisah tersebut Allah Swt sebagai Sang Khaliq langsung memberikan banyak Zulqarnain Zulqarnain menjelajahi bumi sebelah barat dan bumi sebelah timur dia seorang mukmin penyebar agama Allah, melaksanakan sebab-sebab dalam mencapai tujuannya dan mempunyai banyak keajaiban atas kuasa Allah Swt ia mengajak penduduk negeri-negeri yang ditaklukkannya untuk beriman kepada Allah. Zulqarnain adalah seorang hamba Allah yang sangat taat kepadanya sehingga dikaruniahi oleh Allah berbagai aneka ragam ilmu yang mampu membuat benteng antara Ya`juj dan Ma`juj dengan hambanya Allah yang sangat bertawakal kepadanya sehingga benteng tersebut akan rusak bila mana kiamat datang dan juga dikaruniai kepadanya kesabaran yang sangat tinggi. Pembahasan Tafsirsurat al-Qahfi Kisah perjalanan Zulkarnen dalam tafsir al-Azhar Dalam Al-quran Surat Al-Qahfi ayat 83 Ae 98 yang Artinya: Mereka akan bertanya kepadamu (Muhamma. tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya". Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di . bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan . ntuk mencapa. segala sesuatu, . Maka diapun menempuh suatu jalan(. hingga apabila Dia telah sampai ketempat terbenam matahari. Dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan Dia mendapati di situ segolongan Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka(. berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya. Maka Kami kelak akan mengazabnya, kemudian Dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan Kami titahkan kepadanya . yang mudah dari perintah-perintah kami". kemudian Dia menempuh jalan . ang lai. hingga apabila Dia telah sampai ke tempat terbit matahari . ebelah Timu. Dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari . matahari itu,. dan Sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada . kemudian Dia menempuh suatu jalan . ang lain lag. hingga apabila Dia telah sampai di antara dua buah gunung. Dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti mereka berkata: "Hai Dzulkarnain. Sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi. Maka dapatkah Kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara Kami dan mereka?". Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik. Maka tolonglah aku dengan kekuatan . anusia dan alat-ala. , agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, . berilah aku potongan-potongan besi". hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua . gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah . pi it. hingga apabila besi itu sudah menjadi . erah sepert. api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga . ang mendidi. agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu". Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa . Dzulkarnain berkata: "Ini . adalah rahmat dari Tuhanku. Maka apabila sudah datang janji Tuhanku. Dia akan menjadikannya hancur luluh. dan janji Tuhanku itu adalah benar". Hamka dalam tafsirnya berkata Zulqarnain yang mempunyai dua tanduk. artinya, bahwa pertanyaan kamu akan aku jawab dan aku akan membacakan atau mengulangkan kepada kamu satu Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. ingatan, atau satu kenangan atau suatu cerita yang tak dapat dilupakan (Hamka: . Artinya ialah bahwa kami, yaitu Allah telah memberikan kepada orang-orang yang bergelar Zulqarnain itu kekuasaan yang teguh di muka bumi, yang tidak dapat di goyangkan oleh musuhmusuhnya, yang boleh juga di artikan secara modern telah mempunyai pemerintah yang stabil. Dan bahwasanya Allah telah membukakan selalu baginya pintu-pintu kekayaan, terbuka saja jalan-jalannya. Kemana saja dia melangkah kaki atau mengatur siasat penaklukan, semua terbuka jalan. Ini menandakan bahwa dia pun adalah seorang raja penguasa yang cerdik dan mempunyai sifat-sifat kepahlawanan yang lain. Bahwa di dalam banyak jalan menuju kemenangan dan kejadian yang terbuka di ambilnyalah satu jalan. Di susun siasat, di buatnya satu rencana, lalu dia keluar dari dalam kota pemerintahnya dengan tentaranya yang besar. Tegasnya di sebelah barat, di dalam ayat ini jelas bahwa dia sampai di ujung perjalanan di sebelah barat, dia melihat keufuk, nampaklah matahari itu terbenam ke dalam mata air yang hitam, atau kedalam laut yang tidak tentu lagi di mana ujungnya, sebab tidak ada lagi tanah daratan. Yang nampak hanyalah lautan dan bartambah terbenam matahari itu bertambah hitamlah warna laut bercampur merah darah cahaya matahari. Besar kemungkinan bahwa laut ini ialah lautan Atlantik, yang biasa disebut Bahruzh-Zhulumat, lautan gelap. Dan didapatinya di sisinya ada satu kaum. Di tempat perhentian sebelah barat yang tak dapat perjalanan diteruskan lagi. Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. karena hanya mengahadapi lautan yang hitam ada rupanya satu kaum, atau satu penduduk. Jadi adalah rupanya tempat itu di diami Menurut ibnu Juraij dalam tafsirnya penduduk itu adalah kira-kira 12,000 rumah tangga. Hai Zulqarnain baik pun engkau siksa atau adakan pada mereka kebaikan artinya ialah bahwa Zulqarnain masuk ke dalam negeri sebelah barat itu dengan bala tentaranya yang besar dan penduduknya tidak mengadakan perlawanan, jatuhlah mereka dalam wilayah kekuasaanya. Dan kekuasaan itu telah di ridhakan oleh Tuhan, sehingga tuhan menyerahkan kepada pertimbangannya sendiri hukum apakah yang akan dilakukannya dalam negeri yang telah dikuasainya itu. Sebagai seorang penguasa yang telah menang dan dapat menguasai, sikap apakah yang akan diambilnya terhadap kepada bangsa yang telah ditaklukkannya. Terserah kepadanya, baik bangsa yang kalah itu akan disiksanya atau dia akan berlaku baik kepada mereka. Kalau dia seorang penakluk yang bijaksana, niscaya dia akan menaburkan kasih sayang kepada bangsa taklukan itu. Tetapi kalau dia seorang penguasa yang mabuk oleh kemenangan sehingga lupa akan pertolongan Allah kepadanya, tentu akan diperlihatkan kerakusan yang akan menimbulkan benci orang yang telah ditaklukan itu (Hamka: . Berkata artinya Zulqarnain menjawab apa yang telah dipersilisihkan Tuhan kepadaku itu adapun siapa yang aniaya, maka kami akan siksalah dia. Dengan perjawaban yang begini ternyata Zulqarnain penakluk yang akan berlaku adil kepada rakyat yang dia Lebih dahulu diadakan pemeriksaan. Maka yang bersalah akan dihukum, akan disiksa dengan siksaan yang pantas menurut Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. hukum dunia. Kemudian di kembalikan dia kepada Tuhannya lalu diazabnya dengan azab yang sengsara. Dari jawaban yang ini pun ternyata Zulqarnain ini ternyata seorang yang beragama. Tentu saja agamanya agama kesatuan turun temurun telah dibawa oleh para Nabi dan Rasul, yaitu percaya bahwa di samping hukum dunia yang fana ini ada lagi hukum yang akan diterima dari sisi Allah sendiri dan akhirat. Dan adapun barangsiapa yang beriman dan beramal shalih, maka untuknya adalah ganjaran yang baik. Dengan ini Zulqarnain menjanjikan bahwa akan menghargai kejujuran dan jasa-jasa yang baik para rakyanya itu dan dia tidak akan berlaku aniaya. Dan akan kami katakan kepadanya, dari apa yang kami perintahkan dengan kata-kata yang mudah. Ini pun menunjukkan satu siasat yang tinggi. Bahwa kalau rakyatnya itu jujur, tunduk kepada pemerintah, penguasa pun mesti berlaku adil dan kasih kepada mereka . berjasa hendaklah dihargai. Orang-orang yang beriman, hendaklah digalakkan dalam imannya, dan hendaklah penguasa menunjukkan sukacitanya jika rakyatnya berbuat amal yang shalih, atau karya yang berfaedah, baik untuk dirinya ataupun untuk masyarakatnya. samping itu jika menjatuhkan suatu perintah hendaklah dengan perkataan yang mudah di fahamkan oleh rakyat, jangan perintah yang membingungkan, apalagi perintah yang tidak akan dapat dipikul terlalu memberati. Kemudian satu jalan Zulqarnain menaklukkan negeri yan sebelah barat, tempat matahari terbenam kedalam lautan yang kelam itu, baginda pun kembali ke Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. pusat kerajaannya, lalu mengatur rencana baru pula atau menempuh jalan yang baru pula. Berangkat lagi diiringi oleh tentaranya yang gagah perkasa, menuju kejurusan yang lain (Hamka: . Sehingga apabila telah sampai ke tempat terbit matahari. pangkal ayat ini jelaslah bahwa perjalanan yang baginda tuju sekarang ialah sebelah timur, sesudah dahulu kesebelah barat. Didapatinya dia terbit pada suatu kaum. Melihat apa yang diuraikan dalam ayat ini terang sekali bahwa ujung perjalanan ke timur itu tertunduk ke satu negeri. Nyatalah bahwa negeri itu bukan lagi terletak di pinggir lautan, sebagai yang baginda dapati di barat Mungkin negeri sebelah timur itu berlatar belakang padang pasir yang amat luas dan kering yang sudah sukar buat ditempuh oleh manusia. Baginda berhenti hingga di situ lalu ditaklukkannya pula negeri itu. Disebutkan di ujung ayat iklim negeri itu yang tidak kami adakan untuk mereka satu perlindungan pun dari dia. Tidak ada satu perlindungan pun dari matahari. Sebab itu jelaslah bahwa hawa udara negeri itu amat panas dan latar belakang negeri itu padang pasir. Sebab ketika matahari naik tak ada suatu yang melindungi mereka. Seumpama gunung, mungkin tempat ini di sebelah Timur Afrika. Mungkin saja penduduk di sana belum mengenal pakaian, sehingga tidak terlindung badan mereka dari cahaya matahari. Negeri itu pun ditaklukkan pula, dijalankan hukum yang adil, yang bersalah melanggar perintah raja atau mengacaukan keamanan masyarakat, atau tidak tunduk kepada yang berkuasa akan dihukum dengan berat. Yang berjasa dan beriman, beramal shalih berbuat baik mendapat pula penghargaan yang stimpal. Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. sebagaimana yang baginda jalankan peraturannya di negeri sebelah barat tempat matahari terbenam ke laut yang kelam itu. Maka berfirmanlah Allah tentang kebijaksanaan pemerintah Zulqarnain itu pada ayat selanjutnya. Demikianlah yang telah dilakukan oleh Zulqarnain di dalam ia menaklukkan negeri, baik sebelah Barat atau jurusan Timur. Negeri itu pun ditaklukkan pula, dijalankan hukum yang Yang bersalah melanggar perintah raja atau mengacaukan keamanan masyarakat, atau tidak tunduk kepada yang berkuasa akan di hukum dengan berat. Demikianlah sesungguhnya pengetahuan kami telah meliputi segala yang ada padanya itu. Memberikan isyarat bahwasanya kebijaksanaan Zulqarnain dalam menaklukkan suatu negeri itu adalah dalam pengetahuan Allah, atau mendapat restu dri Allah (Hamka: . Sekarang diceritakan lagi, dibuka lagi dzikra, ingatan, kenangan atau sebutan ketiga dalam perjalanan Zulqarnain yang gagah perkasa lagi bijaksana mengatur pemerintahan itu. Kemudian diambilnyalah pula satu jalan lagi. Penaklukkan jalan ke Barat telah selasai, ke Timur pun sudah selesai, sekarang kejurusan yang lain Sehingga apabila telah sampai di antara dua gunung. Atha` al-Khurasani merawikan deri ibnu Abbas bahwa letak tempat itu adalah di antara Armenia dengan Adzerbijan. Di sana terdapat dua Tetapi Alquran menjelaskan di mana letaknya, hanya sifat tempat saja, sebagai di Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. tempat matahari terbenam dan matahari terbit itu jua. Didapatinya di sekeliling dua gunung itu suatu kaum yang hampit tidak mengerti Jelas dalam ayat ini bahwa di celah dua gunung itu ada negeri, ada manusia tinggal. Tetapi mereka sukar sekali dapat mengerti bahasa yang dipakai oleh Raja penakluk itu. Ada kemungkinan di waktu itu jarang sekali penduduk negeri itu yang pergi berhubungan keluar negeri, sehingga sukar sekali mereka dapat memahamkan perkataan atau bangsa yang dipakai oleh Zulqarnain atau juru bahasanya. Niscaya lantaran itu bercakap sudah banyak dengan insyarat (Hamka: . Mereka berkata: wahai Zulqarnain yang mempunyai dua Barang kali timbul kemusykilan memahamkan ayat ini, kalau benar mereka sukar dapat memahamkan perkataan atau bahasa, mengapa mereka dapat memanggil nama raja itu. Janganlah salah faham. Zulqarnain bukanlah nama melainkan gelar kebesaran dan kehormatan yang diperlambangkan oleh penguasa tersebut dengan memakai mahkota yang bertanduk dua. Biasanya tanduk dua itu, yang dilambangkan sebagai tanduk banteng bersibak ke kiri dan ke kanan terbuat dari pada emas. Dan hanya raja itu yang Maka ketika memohon ampun atau berdatang sembah memanggil mahkota yang merangkap gelar kebesarannya: wahai Zulqarnain wahai yang Empunya dua tanduk. Sampai kepada zaman kita yang mutakhir ini pun kebiasaan demikian masih banyak dipakai raja-raja besar, masing-masing dengan susunan katanya Malahan yang dipertuan minangkabau di zaman bahari Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. disebut Daulat yang dipertuan, yang bersemayam di pagaruyung, yang empunya Mahkota si-Kula-Qamat, yang empunya tenun Sang Seta, yang empunya Tubuh Pulut-pulut, yang empunya tambang Emas di Selida dan sebaganya. Wahai yang Empunya Dua Tanduk sesungguhnua Ya`juj dan Ma`juj adalah orang-orang yang perusak di Bahaya mereka tengah mengancam negeri kami ini, karena mereka mudah saja masuk dari celah dua gunung ini. Sudikah engkau kami bayar kepada engkau upeti artinya kami terima perlindungan yang akan engkau berikan kepada kami, dengan bayaran tiap tahun. Dengan syarat engkau adakan di antara kami dan mereka suatu tembok. Dari ayat ini dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwasanya penduduk negeri itu, meskipun mereka tidak mengerti bahasa asing, yaitu yang asing bagi mereka di waktu itu, namun dalam kalangan mereka pasti ada orang terkemuka, yang bijaksana, yang dapat dikuasakan oleh kaum yang dia pimpin buat menemui raja yang gagah perkasa itu. Mulai bertemu, meskipun bercakap kebanyakan hanya dengan isyarat, tetapi maksudnya yang baik dan jujur dan baik dihadapi oleh maksud penakluk yang jujur dan baik pula telah menyebabkan perundingan berjalan dengan amat Mereka datang kepada penekluk dengan sikap hormatnya, disebutkannya gelar kebesarannya AuYang Empunya Dua TandukAy, lalu dinyatakannya kesediaan mereka membayar upeti tiap tahun, asal penakluk itu menjamin pertahanan dan keamanan negeri mereka dari pada serangan musuh besar yang selalu mengancam Yang akan datang membanjir dari celah dua gunung itu. Itulah Ya`juj dan Ma`juj (Hamka: . Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Raja menyambut penyerahan penaklukan itu mereka dengan satu kebijaksanaan tertinggi, kebijaksanaan sambil mendidik. Mulanya baginda berkata apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku untuk aku terhadapnya, itulah yang lebih baik artinya kalau dipertimbangkan dengan akal sehat memang berlindung di dalam kekuasaanku, itulah yang levih baik bagi kalian. Sebab kalian tidak akan sanggup mempertahankan sendiri negeri kalian ini jika musuh itu datang membanjir. Maka akan hancur luluhlah negeri ini jika penyerbuan itu kejadian. Maka baginda terimalah penyerahan negeri Dan baginda terima permohonan mereka membuat tembok pertahanan itu. Tetapai baginda tidaklah mau membiarkan saja rakyat yang telah meminta perlindungan itu berpangku tangan saja dalam mempertahankan negeri mereka itu. Sebab itu tolonglah aku dengan sungguh-sungguh. Artinya keluarkan pula dan kerahkan tenaga kalian seluruhnya. Supaya aku adakan di antara kamu dan mereka suatu tembok penghalang. Dengan sambutan yang demikian nampaklah bahwa AuYang Empunya Dua TandukAy membawa rakyat itu bekerja sama dan menanamkan dalam diri mereka rasa tanggung jawab, sehingga jangan sampai merasa bahwa kalau upeti telah dibayar tiap tahun, kewajiban menjaga negeri tidak ada lagi pada mereka, cukup pada balatentara baginda saja. Ayat ini memberikan kepada kita suatu ilmu politik pemerintah tertinggi, bahwa sesuatu kekuasaan tidaklah akan tegak kalau sekiranya rakyat yang telah mengakui tunduk dan takluk tidak dibawa ikui serta bertanggung Indonesia Maka dimulai dengan segera pembinaan tembok Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. penghalang itu, laksana yang kita lihat kemudiannya pada pembinaan dinding tembok Cina, dan disebut juga tabir besi. Mulailah titah baginda berikanlah kepadaku kepingankepingan besi. Jelas di sini bahwa tembok atau linie itu menurut ilmu perbentengan AuYang Empunya Dua TandukAy hendaklah diberi kekuasaan dengan besi, atau sebagai besi tulang yang bahkan tetap terpakai pada pembangunan gedung-gedung besar di zaman modern kita ini. Maka rakyat negeri itu pun bekerja keraslah mengumpulkan kepingan besi. Besar kemungkinan bahwa ketika itu, walaupun dengan secara sederhana . penuang-penuang besi telah ada dan bijih-bijih besi telah ditemui. Sehingga sesudah dia ratakan kedua tepi gunung itu. Artinya telah mengumpulkan kepingan persediaan besi, dikeraskanlah tenaga manusia untuk menimbuni tepat yang Au StrategisAy dan gampang dimasuki musuh itu. Jika kita perhatikan runtuhan kota Babilon di wilayah Irak yang menjadi tempat perhatian para wisata sekarang ini, bahwa di zaman itu telah ada batu tembok, telah ada semen dan telah ada pula semacam aspal parekat, dapatlah kita memahami bahwa membangun tembok pertahanan Zulqarnain itu memang hebat. Sesudah bekerja keras meratakan tempat untuk menegakkan tembok itu. Dia pun berkata tiuplah nampak di sini bahwa hapal-hapal tempat menempa besi kepingan itutelah berdiri. Besi itu akan dibentuk sesuai dengan Lalu baginda suruh bakar besi-besi itu dengan ucapan Tiuplah dalam kata ini dapat pula kita pahamkan bahwa telah ada alat peniup api yang besar di waktu itu. Sebab lanjutan ayat berbunyi sehingga setelah dia menjadikan itu jadi api. Seakan-akan Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. nampak di mata kita bagaimana jadinya keping-kepingan besi itu di bakar dengan api besar-besaran, sampai besi itu pun telah menjadi merah jadi api atau api telah bersatu dengan besi. Dia berkata pula berilah kepada tembaga yang sudah dilebur untuk aku tuangkan Alangkah kuatnya pertahanan itu, diberi besi tulang, dikokohkan dengan batu-batu dan dikukuhkan lagi dengan menuangkan tembaga yang sudah lebur, artinya tembaga yang masih panas ke dalamnya. Dan semua perintah beliau itu berjalan dengan teratur dan tetap dan berwibawa. Sampai dinding raksasa itu selesai dengan kokohnya. Sampai disebut dalam ayat yang selanjutnya (Hamka: . Maka tidaklah mereka sanggup mendakinya. Mungkin oleh karena sangat licinnya dan tinggi. Karena di dalamnya perperangan zaman dahulukala benteng-benteng pertahanan itu biasa dipanjat, sebagaimana pahlawan-pahlawan Melayu dan Aceh pernah mendaki benteng pertahanan Portugis di Melaka dengan memakai sigai, . ambu panjan. Dan tidak pula mereka sanggup melobanginya. Kerena tembok semen dengan besi yang dipadu pula dengan tembaga tuangan waktu masih panas, dengan apa pun hendak dikorek tidaklah akan berlobang. Entah kalau dengan berlian, sebab kalau dia hendak dilobangi, hendaklah dicari logam yang lebih dari pada gabungan besi dan tembaga. Setelah selesai pekerjaannya yang mulia dan besar itu, tidaklah baginda sebagai kebanyakan manusia yang bangga lalu lupa kepada Tuhan setelah berhasil maksudnya. Pekerja baginda yang jaya itu beliau pulangkan kembali kepada Tuhan. Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Dia berkata: inilah suatu rahmat dari pada Tuhannku. Kepandaian membina benteng yang begini teguh tidak akan didapat Tuhan pembangunannya sampai berhasil, dengan tidak kurang suatu apa adalah rahmat anugrah Tuhan. Kerja sama yang baik di antara penguasa dengan rakyat yang menyerahkan kekuasaan pun adalah rahmat Tuhan. Terlindunglah negeri ini dari bahaya musuh besar itu. Ya`juj dan Ma`juj adalah rahmat Tuhan. Semuanya adalah atas kehendak tuhan. Tetapi bila direnungkan sambungan percakapan beliau nampaklah tebalnya iman bahwasanya Yang Maha Kuasa itu hanya Tuhan. Katanya selanjutnya maka apabilatelah datang perjanjian Tuhanku, dia akan menjadikannya rata dengan bumi. Oleh sebab itu bagaimanapun teguh, kuat dan kokoh benteng pertahanan yang didirikan, jika diingat kuasa Allah, maka pertahanan itu hanyalah laksana tumpukan pasir saja. Tenaga manusia sangat kecil jika dibanding dengan kuasa Tuhan. Bila masanya tiba, benteng yang bagaimanapun tidak ada antinya lagi. Pada perang Dunia ke-II terkenallah Perancis dengan Manginot-Linienya dan Hitler dengan Singfried-Linienya. Dengan segala tenaga arshitek dan mesin Prancis menegakkan tembok kokoh itu, merancau meriam menghadapi musuh mereka, yaitu Hitler, tetapi setelah tentara Nazi Jerman Paris. Hitler mengacungkan tangan ke atas melambangkan kesombongannya. Maginot Linie tak dapat berbuat apa-apa percuma. Sebab Hitler tidak jalan dari sana. Singfried-Linie Hitler pun demikian pula. Akhirnya Hitler kalah total. Berlin jatuh ke tangan Sekutu dan Hitler Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. membunuh diri. Singfried-Linie tidak diperhitungkan orang lagi (Hamka: . Zulqarnain Yang Empunya Dua Tanduk memperingatkan itu sekian ribu tahun, dengan ditutup ujung ayat dengan kata yang tidak dapat diobah lagi buat selama-lamanya. Dan janji Tuhan itu adalah benar. Memang janji Tuhan adalah benar tetapi sangatlah banyak manusia yang tidak percaya akan janji itu, sehingga mereka disesatkan oleh khayalnya sendiri. Diriwayatkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya bahwa khalifah al-Watsiq dari Bani Abbas . -232H- 842-847M) di zaman pemerintahannya mengirim suatu expedisi untuk penyelidikan di mana letak tembok pembendung itu dan kalau pulang supaya membawakan laporan lengkap Tugas itu mereka laksanakan, mereka pergilah kesana dengan melalui beberapa negeri, beberapa kerajaan sehingga sampai ke sana. Dua tahun lamanya mereka meninggalkan Bagdad. Setelah pulang mereka sampaikanlah laporan perbendungan raksasa itu memang terdiri dari besi dan Mereka lihat juga kunci-kunci yang besar dan pintu-pintu besar, sedang bekas-bekas batu tembok dan semen yang tidak terpakai lagi masih kelihatan telah membantu berserakan. Di sana masih ada tentara pengawal batas yang didudukkan oleh raja yang berkuasa dalam wilayah negeri itu. Mereka laporkan bahwa bendungan itu memang tinggi, tidak sanggup untuk didaki demikian juga gunung-gunung sekitarnya. Sayid Quthub menulis pula pada not Au Tafsir Fi Zhilalil Alqurannya yang terkenal bahwa telah ditemui orang bendungan itu di dekat kota Tarmidz . empat lahir Imam Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Hadis yang terkenal. Termidzi di Asia Tenga. , dikenal orang dengan nama AuPintu BesiAy. Dan di pangkal Abad Kelima belas Miladi, seorang Sarjana Jerman bernama Selad Burger telah menyelidiki ke sana dan telah menuliskan di dalam bukunya. Seorang ahli sejarah bangsa Spanyol bernama Klafego pada pengembaraannya di tahun 1403 telah pergi pula menyelidiki tempat dan dia menulis AuPintu BesiAy itu terletak di perjalanan antara Samarkand India. Maka penyelidik-penyelidik mengatakan besar kemungkinan bahwa itulah dia Bendungan Raksasa Zulqarnain itu (Hamka: . Ibrah/ Nilai Pendidikan Islam Hamka Dalam tafsirnya berkata Allah Telah Memberikan Kepada Orang Yang bergelar Zuqarnain itu kekuasaan yang teguh di muka bumi, yang tidak digoyangkan lagi oleh musuh-musuhnya, yang boleh juga diartikan sebagai pemerintah yang stabil. Hamka Dalam Tafsirnya Berkata bahwa dibanyak jalan menuju kemenangan dan kejadian yang terbuka itu diambilnyalah satu jalan. Kemana saja dia melangkah kaki atau mengatur siasat penaklukan, semua terbuka jalan. Ini menandakan bahwa diapun adalah seorang Raja atau Penguasa yang cerdik dan mempunyai sifat-sifat kepahlawanan yang lain. Hamka Dalam Tafsirnya Berkata Bahwa setelah Zulqarnain masuk ke dalam negeri sebelah Barat itu dengan balatentaranya yang besar dan penduduknya tidak mengadakan perlawanan, jatuhlah mereka ke dalam wilayah kekuasaannya dan kekuasaan itu telah diridhakan oleh Tuhan. Sebagai seorang penguasa yang telah Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. menang dan dapat menguasai, sikap apakah yang diambilnya terhadap kepada Terserah kepadanya, baik bangsa yang kalah itu akan disiksanya atau dia akan berlaku baik kepada mereka. Menurut Quraisy Shihab ayat ini menunjukkan kisah Zulqarnain dengan menyatakan bahwa dia berjalan, hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, yakni tempat yang sangat jauh yang selama itu belum terjangkau belahan bumi sebelah barat dia menemukannya yakni matahari bagaikan atau memang dia lihat terbenam di dalam mata air yakni lautan yang berlumpur hitam, dan dia mendapati disitu yakni di pantai mata air atau lautan itu satu kaum yang durhaka kepada Allah SWT, atau kaum yang belum mengenal agama. Hamka dalam Tafsirnya berkata: Ternyata Zulqarnain penakluk yang berlaku adil kepada rakyatnya yang dia taklukkan. Lebih dahulu diadakan pemeriksaan maka yang bersalah akan di hukum dunia. Zulqarnain ini ternyata seorang yang beragama. Tentu saja agamanya itu agama kesatuan turun-temurun yang telah dibawa oleh para Rasul dan Nabi. Lembaran sejarah telah melukiskan tentang kehidupan pera Nabi, di antaranya ada yang sangat jelas tentang keturunannya namun banyak juga kurang jelas bahkan ada yang sama sekali tidak terekam melalui lembaran sejarah. Tentang sejarah kehidupan Zulqarnain sebelum menjadi raja dalam sejarah yang penulis baca hanya menggambarkan tentang nasabnya saja. Itu pun para ulama Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. berbeda pendapat. Ini sebagaimana di tuliskan dalam majalah Khazanah ilmu-ilmu Islam Asy-Syari`ah adalah Para ulama berbeda pendapat tentang namanya, sehingga Ibnu Marda Waih berkata. Zulqarnain adalah Abdullah bin Adhahak bin Ma`ad bin Adnan. Namun riwayat sanat ini lemah sekali (Majalah: . Dalam sumber lain juga menyebutkan: adapun pendapat Ibnu Ishaq yang dibawakan Ibnu Hisyam, namanya adalah Marzabah bin Mardiyah atau Marziyah. Ibnu Ishaq menyatakan dengan jelas bahwa Zulqarnain adalah Iskandar. Oleh karena itulah pendapat ini masyur di antara lisan manusia karena kemasyuran kitab Assirah karya Ibnu Ishaq (Majalah: . Yang lebih benar bahwa yang disebutkan kisahnya dalam Alquran adalah Zulqarnain yang bernama asli Zulqarnain Abdullah. Hamka dalam Tafsirnya berkata Dan adapun barangsiapa yang beriman dan beramal shalih, maka untuknya adalah ganjaran yang baik. Dengan ini Zulqarnain menjanjikan bahwa akan menghargai kejujuran dan jasa-jasa yang baik para rakyanya itu dan dia tidak akan berlaku aniaya. Dan akan kami katakan kepadanya, dari apa yang kami perintahkan dengan kata-kata yang mudah. Ini pun menunjukkan satu siasat yang tinggi. Bahwa kalau rakyatnya itu jujur, tunduk kepada pemerintah, penguasa pun mesti berlaku adil dan kasih kepada mereka. Hamka dalam Tafsirnya menyebutkan setelah Zulqarnain menaklukkan negeri yang sebelah Barat, tempat matahari terbenam ke dalam lautan yang kelam itu, baginda pun kembali kepusat Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. kerajaan , lalu mengatur rencana baru pula, atau menempuh jalan yang baru pula. Allah SWT memberikan kedudukan sebagai raja kepada Zulqarnain. kemudian Allah juga memberikan sarana-sarana yang sarana-sarana memudahkannya mencapai tempat-tempat yang paling jauh yang dihuni manusia. Zulqarnain menggunakan sarana-sarana yang telah Allah SWT berikan itu sesuai dengan fungsinya. Hamka dalam tafsirnya Sebagai orang penguasa yang telah menang dan dapat menguasai sikap apakah yang akan diambilnya terhadap bangsa yang telah ditaklukkannya Zulqarnain penakluk yang akan berlaku adil kepada rakyat yang dia taklukkan lebih dulu akan diadakan pemeriksaan . maka yang bersalah akan dihukum, akan disiksanya yang pantas menurut hukum dunia. Hamka dalam tafsirnya berkata ini memberikan isyarat bahwasanya kebijaksanaan Zulqarnain dalam menaklukkan suatu negeri itu adalah dalam pengetahuan Allah, atau mendapat restu Allah. Mereka mereka tidak bisa memahami bahasa orang lain. Karena bahasa mereka amat jauh bedanya dari bahasa yang lain, dan merekapun tidak dapat menerangkan maksud mereka dengan jelas Karena kekurangan kecerdasan mereka. Namun dalam linkungan mereka ada orang yang terkemuka untuk memahamkan bahasa masyarakat tersebut. Ya`juj dan ma`juj adalah orang-orang perusak bumi, lalu dinyatakan kesediaan mereka membayar upeti tiap tahun. Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. asal penakluk itu menjamin pertahanan dan keamanan negeri mereka dari pada serangan musuh besar selalu mengancam mereka. Raja kebijaksanaan yang tertinggi, kebijaksanaan sambil mendidik. Dari ayat tersebut kita ketahui bahwa Zulqarnain itu merupakan sosok yang berjiwa sosial tinggi . hal ini membuktikan saat zulqarnain melakukan dialog dengan suatu kaum tersebut tidak memahami perkataan dan terisolasi dari manusia. Zulqarnain berkata: dinding adalah rahmat Tuhan , maka apabila telah sampai janji Tuhan atau kiamat, dia akan menjadikanNya hancur luluh, dan janji Tuhanku adalah benar (Ahmad Tafsie: Al-Zamakhsyari AuZulqarnain berkata, ini . adalah rahmat dari TuhankuAy. Ayat ini secara umum mengisyaratkan bahwa dinding itu adalah sebuah nikmat dari Allah dan rahmat atas hamba-hamba-Nya. Atau, maksud dari firman-Nya Au maka apabila sudah datang janji TuhankuAy adalah Au jika telah dekat kedatangan Hari kiamat dan Hampir tiba, maka Allah akan menjadikan dinding tersebut hancurluluh hingga rata dengan tanah (Asy-Syankhiti: . Nabi mereka mengatakan kepada mereka: AuSesungguhnya Allah Telah mengangkat Thalut menjadi rajamu. Ay Mereka menjawab: AuBagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan dari padanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?Ay nabi . AuSesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa. Ay Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui. Ay Menurut May Brodbeck dalam Logic And Scientific Methot In Re-Search, yang di muat dalam Handbook Of Research On Teaching, setiap ilmu berisi jumlah besar istilah yang disebut konsep, yang merupakan apa pengalaman dengan demikian, unsur yang menjadi ini setiap ilmu termasuk ilmu pendidikan, adalah konsep. Keseluruhan konsep yang menjadi isi sebuah ilmu di tata secara sistematis menjadi suatu kesatuan sekelompok konsep yang berkenaan dengan sekelompok hal, yang merupakan suatu kesatuan disebut skema konseptual. Setiap ilmu termasuk ilmu pendidikan, terbentuk dari beberapa skema konseptual yang merupakan bagian-bagian atau komponenkomponen isi ilmu. Dengan singkat dapat dikatakan organisasi ilmu pendidikan sebagai sebuah sistem konsep, terbentuk dari unsurunsur konsep-konsep bagian-bagian variabel-variabel skema-skema konseptual tentang komponen-komponen pendidikan (Redja: . Menurut pengetahuan secara abstrak, yaitu untuk mempertinggi mutunya. Ilmu mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalam masyarakat dengan maksud untuk membantu masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah uang dihadapinya (Wiliam: . Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Kalau ingin diangkat derajatnya oleh Allah Tala hendaknya ada keimanan dan ilmu. Lalu untuk mempertahankan kebenaran dituntut mempunyai fisik yang kuat. Rasulullah shallallahu Aalaihi wasallam telah mengajarkan pada umatnya untuk mendidik anakanak mereka dengan berenang, melempar dan berkuda. Oleh karena itu orang-orang yang berilmu dan kuat fisiknya adalah orang-orang yang berani. Seperti halnya Zulqarnain yang membangun masyarakat agar berani melawan kemunkaran, dengan berilmu dan kuat fisik. Allah Tala berfirman berkaitan dengan maAruf membutuhkan pengorbanan dan tidak ada perjuangan tanpa Orang-orang kafir saja berkorban untuk menegakkan Siapa yang paling besar pengorbanannya dialah yang mendapatkan kemenangan. Rasulullah dan para sahabatnya telah berkorban di jalan Allah dengan berhijrah dari Makkah ke Madinah, dan ini merupakan pengorbanan yang luar biasa. Begitu juga masyarakat yang di bina oleh Zulqarnain itu mereka sanggup membawakan potongan-potongan besi untuk membuat benteng yang kokoh. Jadi masyarakat yang beragam dibangun kesiapannya untuk menegakkan kebenaran. Kesimpulan Berdasarkan kajian yang telah Nilai-nilai Pendidikan Islam dipaparkan tentang Ibrah/ Perjalanan Zulqarnain Dalam Alquran Surat al Kahfi Ayat 83-98 Syarboini AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. Kajian Tafsir Al Azhar, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai Zulqarnain adalah seorang hamba Allah yang diceritakan dalam Alquran surat al Kahfi ayat 83-98 di negeri sebelah Barat dan Timur di anugrahkan kepadanya berbagai macam ilmu dan di lancarkan segala perjalanannya keujung Barat dan Timur. Allah taala Zulqarnain meningkatkan kemampuan dan mengembangkan sarana sehingga mampu mencapai kemajuan-kemajuan besar dalam pemerintahnya. Menegakkan keadilan dan kebenaran berdasarkan nilai-nilai wahyu, menjunjung kesetaraan berbagai dan memakmurkan dunia dengan tetap bersikap rendah hati. Ibrah/ Nilai Pendidikan Islam yaitu: Nilai Kekuasaan Terdapat pada ayat 83-84 dengan kekuasaan kita mampu mengarahkan manusia agar mematuhi segala perintah Allah dan meninggalkan larangannya. Nilai Kepahlawanan Terdapat pada ayat 85 merupakan contoh pembela dan pemberani dalam membela negara. Nilai Kasih sayang Terdapat pada ayat 86 merupakan contoh agar setiap umat manusia saling mengasihi antar Nilai Keadilan Terdapat pada ayat 87 setiap muslim harus memiliki sikap adil seperti yang di contohkan Zulqarnain terutama bagi pemimpin. Nilai tawadhu Terdapat pada ayat 88 setiap muslim harus memiliki sikap tawadhu. Ibrah/ Nilai pendidikan kebijaksanaan, merupakan sebagai contoh kepada pemimpin sekarang ini dari berdasarkan kisah Zulqarnain. Nilai Kekuatan Ukhuwah Insaniah terdapat pada ayat 90 Ibrah : Dibalik Perjalanan Zulkarnain dalam Al-quran AlJurnalAePenelitian Mabhats Sosial Agama Vol. 5 No. tanpa kekuatan ukhuwah insaniah kita tidak mudah bersatu dalam mewujudkan impian kedepannya. Nilai Mendidik terdapat pada ayat 91-94 tanpa mendidik manusia akan sulit untuk menempuh jalan Nilai sosial Terdapat pada ayat 95 merupakan sosial antar sesama manusia. Nilai Kekuatan ilmu pengetahuan dan kekuatan fisik terdapat pada ayat 96-98 dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan kekutan fisik beribadah kepada Allah SWT agar berbahagia dunia dan akhirat. DAFTAR PUSTAKA