e-ISSN:2721-6632 p-ISSN:2721-6624 Vol6,No2,Oktober2025 . http://sttmwc. id/e-journal/index. php/haggadah MENGASAH PIKIRAN MAHASISWA MENJADI SEORANG FILSUF KRISTEN Herlina Sony Sinaga. MPd. STT Misi William Carey herlinasony2005@gmail. Correspondence: herlinasony2005@gmail. Abstract: Philosophy is curiosity or science that studies the nature of existence, knowledge, truth and life. Philosophy can be interpreted as a critical view of something, or an individual's life stance. A philosopher is someone who does a lot of reflection and observation, by utilizing every experience in seeking an understanding. It also requires honesty, critical thinking skills, rationality, and responsibility and has the courage to do Philosophers also do not only give opinions and speak without meaning and purpose. But on the contrary they are able to develop weighty arguments, based on a proposition that can and will be challenged by other philosophers. Humans as true thinkers, want to prove that humans with their minds, are not only able to know the secrets of nature, but are able to master and manage them. Humans with their minds as cultural forces are able to build with various systems of thinking, knowledge systems, and scientific systems that are able to place them as actors of the times. Christian philosophy is a way of understanding human concepts and learning how to think critically according to the Christian faith. The Word of God is very helpful for Christians who must often philosophize, both in the context of defense . , outreach . re-evangelis. and teaching . A contemporary philosopher is basically an academic, and must have a very high degree. In order to succeed in a career in philosophy, try to get a very high degree, students must get a doctorate or at least a bachelor's degree. Keywords: Philosophy. Critical Thinking Abstrak: Filsafat adalah keingintahuan atau ilmu yang mempelajari hakikat keberadaan, pengetahuan, kebenaran dan kehidupan. Filsafat dapat diartikan sebagai pandangan kritis terhadap suatu hal, atau pendirian hidup individu. Seorang filsuf adalah seseorang yang banyak melakukan refleksi dan observasi, dengan memanfaatkan setiap pengalaman dalam mencari suatu pengertian. Juga dibutuhkan kejujuran,kemampuan berpikir kritis, rasionil,dan tanggung jawab serta memiliki keberanian untuk melakukan hal ini. Para filsuf juga tidak hanya memberikan pendapat dan berbicara tanpa arti dan tujuan. Tetapi justru sebaliknya mereka mampu mengembangkan argumen yang bebobot, berdasarkan sebuah dalil yang bisa dan akan ditantang oleh para filsuf yang lain. Manusia sebagai pemikir sejati, berkeinginan untuk membuktikan bahwa manusia dengan pikirannya, bukan saja mampu mengetahui rahasia alam, tetapi mampu menguassainya dan mengelolanya. Manusia dengan pikirannya sebagai tenaga budaya mampu membangun dengan berbagai sistem berpikir, sistem pengetahuan,dan sistem keilmuan yang mampu menempatkannya sebagai aktor Filsafat Kristen adalah cara memahami konsep manusia dan mempelajari cara berpikir kritis sesuai iman Kristen. Firman Tuhan sangat menolong orang Kristen yang harus sering berfilsafat, baik dalam rangka pembelaan . , penjangkauan . maupun pengajaran . Seorang ahli filsafat amasa kini pada dasarnya adalah seorang akademisi, dan harus memiliki gelar yang sangat tinggi. Agar bisa berhasil berkarir dibidang filsafat berusahalah meraih gelar yang sangat tinggi, mahasiswa harus meraih gelar doktor atau sekurang-kurangnya sarjana. Kata Kunci: Fisafat. Berpikir Kritis CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. PENDAHULUAN Mengapa saya tertarik menulis tentang filsafat bagi mahasiswa Kristen adalah dilatar belakangi oleh karena saya seorang dosen pengajar mata kuliah Fisafat Umum dan Filsafat PAK. Dengan memperhatikan keadaan cara pandang humanistis yang dominan di masyarakat modern dalam kehidupan dan kebenaran mutlak dari sudut pandang kepentingan manusia. Terlalu banyaknya orang Kristen memandang hidup ini dari sudut pandang humanistis lewat nalar dan logika mereka. Umat percaya perlu menyaring peritiwa yang terjadi dalam hidup ini dari sudut pandangAllah. Jika kita benar-benar merenungkan Alkitab maka kita akan menemukan banyak kesan lain tentang bagaimana seharusnya kita mempelajari filsafat dan mengasihi Tuhan dengan pikiran kita secara umum. Mempelajari filsafat bukan saja baik, tetapi juga perlu bagi orang Kristen dengan merenungkan nasihat rasul Paulus sebagaimana tertulis dalam Alkitab. Sebagaimana keberadaan filsuf-filsuf Kristen yang terkenal, studi filsafat dapat menjadi sumber daya yang berharga bagi orang Kristen dan gereja. Saya berpendapat bahwa filsafat itu penting dan baik bagi orang Kristen khususnya mahasiswa yang berminat mendalaminya. Saya melihat beberapa mahasiswa sangat antusias ketika memberikan argumen dan berusaha memenangkan argumennya untuk membuktikan diri dan membangun rasa harga diri yang baru mereka bangun selama mengikuti pembelajaran mata kuliah tersebut diatas. Mereka sangat berpotensi menjadi filsuf Kristen jika pembelajaran yang mereka terima dikembangkan dengan cara mengasah bekal/benih ilmu filsafat yang ada dalam pikiran mereka sehingga pikiran mereka menjadi tajam. Mengenali pandangan dunia yang salah dan mengembangkan pandangan dunia yang benar merupakan pekerjaan filsafat. Serta sulitnya membedakan mana ajaran yang baik dan mana ajaran sesat, dikarenakan maraknya timbul kecerdasan AI. Filsafat yang baik harus ada, jika tidak ada alasan lain, karena filsafat yang buruk harus dijawab agar orang Kristen tidak terjebak dalam ajaran-ajaran sesat yang banyak muncul di zaman akhir ini. Firman Tuhan sangat menolong orang Kristen yang harus sering berfilsafat, baik dalam rangka pembelaan . , penjangkauan . ra- penginjila. maupun pengajaran . Pada akhirnya saya terdorong dan berpikir bagaimana melahirkan filsuf-filsuf Kristen dan bagaimana seharusnya orang Kristen mendekati filsafat, serta bagaimana seorang mahasiswa menajamkan pikirannya agar bisa menjadi seorang filsuf Kristen. METODE PENELITIAN Artikel ini adalah hasil riset studi pustaka atau library risearch dengan melibatkan penelusuran dan analisis dari berbagai literatur yang relevan dengan topik penelitian dari buku-buku dan sumber terpercaya lainnya. Tujuan riset ini berupaya memahami bagaimana ber-filsafat dengan baik dan benar terutama dalam menghadapai maraknya potensi bahaya dari para penyesat. Juga mendorong agar mahasiswa termotivasi untuk mengasah pikiran agar memperlengkapi diri dengan mempelajari hakikat keberadaan, pengetahuan, kebenaran dan kehidupan. PEMBAHASAN Defenisi Filsafat Filsafat berasal dari dua kata istiah Yunani AphilosAy dan AushopiaAy, yang berarti Aucinta kebijaksananAy. Aucinta akan hikmatAy. Aucinta akan pengetahuanAy. Seorang AufilsufAy adalah seorang AupecintaAy. AupencariAy . hilmat atau pengetahuan . 1Karena kecintaan, keinginan atau kerinduannya, orang berupaya mencari, menggali dan merumuskan Kebenaran menyangkut pertanyaan-pertanyaan tentang makna dan tujuan hidup Harry Hamersma. Pintu Masuk ke Dunia Filsafat (Yogyakarta. Kanisius, 1. , 10 CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. yang paling hakiki . he quest of lif. Filsafat erat kaitannya denganberpikir dan yang berpikir tentu manusia. Sebab arti kata mens dalam bahasa Latin berarti Auada yang berpikirAy. Ilmu filsafat adalah hasil dari suatu pemikiran ilmiah dan berlimu filsafat adalah berpikir secara ilmiah. 4Jadi jelaslah bahwa berpikir ilmiah berbeda dengan berpikir biasa. Mempelajari filsafat bukan saja baik, tetapi juga perlu bagi orang Kristen dengan nasihat rasul Paulus sebagaimana Firman Tuhan yang mengatakan : AuJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Ay (Roma 12:. AuHati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Ay (Kolose 2:. Latar Belakang Kitab Studi filsafat dapat menjadi sumber daya yang berharga bagi orang Kristen dan Jika kita perhatikan nasihat Rasul Paulus diatas nyatalah bahwa Alkitab sudah sangat luar biasa mengilhamkan dengan peringatan-peringatan agar orang percaya mempelajari filsafat. Umat percaya diperlengkapi untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaili kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran melalui Firman Tuhan yang tertulis didalam Alkitab, hal ini untuk menghindari potensi bahaya dari ajaran para penyesat yakni roh-roh dunia. Filsafat selalu mencari pengetahuan dan kebenaran hingga menemukan penimbangan tentang kebenaran sebagai puncak kearifan. Namun, puncak itu bukanlah yang final, melainkan titik henti menuju pencarian dan pemahaman berikutnya. Untuk mencapainya, filsafat berkembang secara evolutif dari Aumitos, sastra, filsaat dan ilmuAy. Kehidupan seorang filsuf tidaklah mudah, tetapi jika Anda senang mempelajari hubungan yang rumit dan mau memikirkan secara mendalam topik-topik penting akan tetapi seringkali cukup sulit dipahami studi mengenai filsafat bisa menjadi jalan hidup anda. Filsafat Kristen Secara sederhana Filsafat adalah keingintahuan atau ilmu yang mempelajari hakikat keberadaan, pengetahuan, kebenaran dan kehidupan. Filsafat dapat diartikan sebagai pandangan kritis terhadap suatu hal, atau pendirian hidup individu. Kata AufilsafatAy juga berarti cinta akan kebijaksanaan. Seorang filsuf bukanlah seseorang yang sekedar mengetahui banyak hal atau mempelajari tentang cinta. Tetapi mereka terlibat secara aktif dalam pemikiran kritis tentang pertanyaan-pertanyaan besar yang tidak bisa terjawab dengan jelas. Ada tiga hal yang mendorong manusia untuk berfilsafat yakni. kekaguman atau keheranan, keraguan atau kesangsian, dan kesadaran akan keterbatasan. 6Pada umumnya orang berfilsafat untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis dan Filsafat juga membantu manusia untuk memahami kebenaran, mencari solusi dan mengembangkan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan menalar, mengembangkan kemampuan menolak asumsi yang diterima begitu saja. Filsafat Kristen adalah filsafat yang dianut oleh umat Kristen atau yang berkaitan dengan agama Kristen. Artikulasi sebuah filsafat Kristen yang bertahan perlu diajukan untuk membantu orng Kristen dalam membangun kapal mereka, yaitu membangun ide-ide penting yang dibagikan oleh Rasul Paulus kepada orang Kristen di Korintus ( 1 Korintus 3. bisa diterapkan baik untuk pembangunan sebuah kapal maupun untuk Samuel B Sijabat. Strategi Pendidikn Kristen (Yogyakarta: Andi Offset, 1. , 2 Lorens Bagus. Kamus Filsafat (Jakarta: Grmedia, 2. , 565 C Mulder. Pembimbing ke dalam Ilmu Filsafat (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1. , 6 Stephen Palmquis. Pohon Fisafat (Jakarta: Pustaka Pelajar, 2. ,38 Hillun Vilayl Napis,Wiki Fisafat:Menulis dan Olah Pikir Rasional (WIKIMEDIA INDONESIA. CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. pembangunan sebuah bangunan permanen didarat. Au. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan bagaimana ia harus membangun . Korintus 3:. Filsafat ini bertujuan untuk mendamaikan iman dan ilmu pengetahuan. Filosofi Kekristenan membahas cara kita berpikir, atau bagaimana berpikir sesuai dengan Firman Tuhan, dan menerapkannya dalam cara yang praktis untuk masalah yang kita hadapi dalam budaya kita. Filsafat Kristen muncul dengan tujuan mendamaikan ilmu pengetahuan dan Iman, dimulai dari penjelasan rasional ditambah dengan bantuan wahyu. Jika ada suatu pertanyaan seandainya saya sudah benar-benar percaya dan bersandar kepada Firman-Nya sepanjang perjalanan hidup ini, apakah saya tidak akan menghadapai masalah atau apakah hidup saya baik-baik saja? Tentu saja tetap akan ada masalah akan berbeda halnya jika kita bersandar kepada Firman-Nya. Orang-orang yang memiliki filsafat bahwa Allah adalah sumber mereka tidak akan jatuh bila ada krisis, karena sukacita dan kepuasan mereka ada didalam Allah dan didalam hubungan mereka dengan Dia. Para filsuf Kristen tidak hanya memberikan pendapat dan ngobrol tanpa arti atau kosong. Justru sebaliknya, para filsuf Kristen mengembangkan argumen berdasarkan sebuah dalil yang bisa dan akan ditantang oleh para filsuf yang lain. Hakikat Mahasiswa Sebagai Pemikir Sejati. Banyak diantara pembaca fisafat selama ini hanya mengetahui bidang filsafat, seperti ontologi atau epistemologi saja. Sebagian besar tulisan tulisan menenai filsafat hanya berkutat mengenai konsep AuideaAynya Plato, materialisme historis dari Karl Marx, eksistensialisme dari Friedrich Nietzsche, rasionalitas dari Rene Descartes. Tidak banyak anak muda atau mahasiswa yang tertarik menulis tentang filsafat. Dunia ini bahkan juga gereja seringkali dipenuhi dengan berbagai macam filsafat, ajaran kosong dan palsu, adat istiadat atau ajaran turun temurun dapat menawan manusia jika tidak berhati-hati. Hal itu dapat mempengaruhi perilaku cara berpikir kita atau mahasiswa yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya beitulah seterusnya. Salah satu tujuan kelas filsafat Kristen adalah untuk mengekspos filsafat-filsafat tersebut sehingga kita dapat menyadari bahwa hal-hal tersebut merupakan tipu mulishat Adat istiadat sekuler maupun agama telah merusak cara berpikir kita dan segala sesuatu dalam kehidupan Kristen, berputar disekitar cara berpikir kita. Amsal 23:7 (KJV) mengingatkan kita: AuSebab seperti yang dipikirkan seseorang dalam hatinya, demikianlah ia . Ay Ayat ini menekankan pentingnya apa yang Anda pikirkan pada tingkat hati bukan ditingkat permukaan. Mahasiswa adalah kelompok manusia atau komunitas akademis yang Ausecara aktualAy sedang senangnya mencari jati diri dengan pikirannya, untuk berusaha mencetakkan baginya sebuah identitas sebagai Aukaum pemikirAy. Kesadaran diri selaku pemikir sejati, seharusnya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan diri sebagai ilmuwan sejati, dan calon professional sejati. Mereka terdorong untuk mengamati, menguji, mengkritisi, dan mengembangkan pemikiran-pemikiran baru yang lebih jelas atau tajam dalam memecahkan realitas dimaksud. Berdasarkan hal inilah penulis tertarik untuk mengajak mahasiswa Kristen menajamkan pikirannya sehingga menjadi pemikir sejati atau kritis. Apalagi saat ini informasi bisa didapatkan dengan mencarinya di internet. Dengan harapan melahirkan filsuf Kristen, sehingga nantinya diharapkan dapat menciptakan pemikiran atau penemuanpenemuan baru dalam bentuk ilmu, teknologi dan industri. Cara Menjadi Seorang Filsuf Untuk menjadi ahli filsafat, seseorang harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kejujuran, keberanian untuk mempertahankan argumennya. Selain itu mereka juga harus Robert W . Pazmino. PONDASI PENDIDIKAN KRISTEN (Jakarta BPK Gnung Mulia, 2. , 168 Andrew Wommack. Filsafat Kristen. Jakarta: Light Publishing, 2013,1-4 Ibid CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. memiliki kemampuan memahami dirinya sendiri dan mampu mengembangkan argumen yang berbobot. Seorang ahli filsafat masa kini pada dasarnya adalah seorang akademisi, dan harus memiliki gelar yang sangat tinggi. Agar bisa berhasil berkarir dibidang filsafat berusahalah meraih gelar yang sangat tinggi, mahasiswa harus meraih gelar doktor atau sekurang-kurangnya sarjana. Beberapa hal yang harus dipelajari untuk menjadi seorang ahli filsafat adalah sebagai Mempersiapkan Pikiran Anda Bertanyalah tentang apa saja. Filsafat berkembang karena ada seseorang yang dengan keras dan kritis mempertanyakan hal-hal yang ada dalam kehidupan dan kejadian didunia ini secara Orang ini haruslah seseorang yang bebas dari pasangka, sikap masa bodoh, dan dogma. Sesesorang harus bisa memahami dirinya sendiri terlebih dahulu agar ia dapat berpikir secara filosofis. Para filsuf tidak hanya memberikan pendapat dan mengobrol tanpa arti . Justru sebaliknya, para fisuf mengembangkan argumen, berdasarkan sebuah dalil yang bisa dan akanditantang oleh para fisuf lain. Bacalah tulisan tentang filsafat. Semakin banyak tulisan tentang filsafat yang bisa Anda baca. Anda akan menjadi fisuf yang makin baik. Berpikir besar. Sediakan waktu untuk berpikir tentang kehidupan ini, apa artinya menjalani hidup, meninggal, hadir didunia ini, dan apa tujuannya. Libatkan diri dalam debat. Sebenarnya para filsuf memandang pertukaran ide melalui debat ini sebagai sebuah jalan yang menuju kepada kebenaran. Menerapkan Filsafat Kembangkan cara melakukan investigasi dan terapkan. Bagian penting dari filsafat adalah investigasi dan analisis tentang kehidupan. Dengan kata lain, tugas utama dari filsafat adalah menemukan cara-cara yang bisa menjelaskan dan menggambarkan struktur dasar dan pola-pola kehidupan, seringkali dengan cara memilahnya ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil. Mulailah menulis pandangan-pandangan Anda. Jika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, anda bisa mulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang sebelumnya sudah pernah digali oleh para filsuf yang lain, misalnya bagaimana seseorang harus menafsirkan tentang keberadaan Tuhan, atau apakah kita mempunyai kehendak bebas atau dikendalikan oleh nasib. Kembangkanlah filsafat kehidupan. Pada saat Anda menulis Anda harus mulai mengembangkan wawasan filsofis Anda sendiri, yang akan membawa Anda kepada gagasan-gagasan yang logis dan benar tentang kehidupan dan dunia ini. Tulis ulang dan dapatkan umpan balik. Bersiaplah menerima kritikan dan gunakan untuk mengembangkan gagasan http///w. com/teacher-network/2012/aug/14/philsophical-teching-students http://w. com/teacher-network/2012/aug/14/philsophical-teching-students http://philosophynow. org/issues/81/How_To_Be_A_Philosoper http://philosophynow. org/issues/81/How_To_Be_A_Philosoper http://philosophynow. org/issues/81/How_To_Be_A_Philosoper http://philosophynow. org/issues/81/How_To_Be_A_Philosoper http://plato. edu/entries/analysis http://philospir. fr/Lesson3. http://w. edu/jewel001/humanities/book/5philosophy. CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. Anda. Biasakan melakukan analisis atas buktiyang diberikan agar Anda bisa memperoleh pemahaman, dan biarkan wawasan serta kritikan dari orang lain membantu Anda memperluas pemikiran Anda. Menjadi Seorang Ahli Berusahalah meraih gelar yang sangat tinggi. Sediakan waktu untuk mencari program filsafat yang ditawarkan oleh berbagai Pilihlah yang paling sesuai untuk Anda dan daftarkan diri Anda pada program yang Anda plih. Pendaftaran kuliah ini biasanya penuh persaingan yang ketat, jadi jangan berharap Anda akan langsung diterima pad program yang pertama Anda daftar. Sebaiknya Anda mendaftar ke beberapa universitas, idealnya 10-12. Terbitkan gagasan Anda. Bahkan sebelum Anda selesai kuliah. Anda harus mulai mencoba menerbitkan pandangan-pandangan filosofis Anda. Belajarlah mengajar. Kebanyakan para filsuf besar sepanjang sejarah pernah menadi guru. Selain itu, universitas yang mungkin ingin menerima Anda mengajar bidang studi filsafat secara profesional akan meminta Anda mengajar para filsuf muda. Carilah pekerjaan. Banyak sarjana filsafat yang tidak berhasil mendapatkan pekerjaan di bidang akademis. Meskipun demikian, keahlian yang akan Anda pelajari di universitas bisa bermanfaat dalam berbagai bidang pekerjaan, dan Anda bisa tetap berkarya di bidang filsafat pada waktu senggang. Cara Menerapkan Filsafat Kristen Alkitab menekankan pentingnya mencari hikmat, yang merupakan dasar pemikiran Allah mendorong umat-Nya untuk mencari hikmat yang datang dari-Nya, dari pada hanya mengandalkan pemahaman manusia. Filsafat Kristen adalah cara memahami konsep manusia dan mempelajari cara berpikir kritis sesuai iman Kristen. Firman Tuhan sangat menolong orang Kristen yang harus sering berfilsafat, baik dalam rangka pembelaan . , penjangkauan . maupun pengajaran kelas sidi . Inilah beberapa ayat yang berkaitan dengan filsafat Kristen: Firman Allah adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita,. (Mazmur 119:. Bahwa didalam Kristus tersembunyi semua harta hikmat dan pengetahuan, (Kolose 2:. Rasul Petrus memberitahu kita untuk Auselalu siap sedia memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab tentang pengharapan yang ada padamuAy . Petrus 3:. Bahwa segala tulisan yang diilhamkan Allah bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan dan mendidik orang dalam kebenaran. (Timotius 3:. Kita diperintahkan untuk mencintai Tuhan bukan hanya dengan hati, jiwa dan kekuatan kita, tetapi juga dengan pikiran kita (Markus 12:. Jika diantara kamu ada yang kekurangan hikmat, mintalah kepada Tuhan kita yang murah hati, dan Dia akan memberiknnya kepadamu. Dia tidak akan menegurmu karena meminta, (Yakobus 1. Karena Tauhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya keluar pengetahuan dan pengertian, (Amsal 2: . http://philosophynow. org/issues/81/How_To_Be_A_Philosoper http://philoshopy. edu/hedberg_grad_apps_guide. http://w. /bissines/archive/2014/07/what-do-philosophers-do/374036/ CopyrightA2025,HAGGADAH(JurnalTeologidanPendidikanKriste. Bahwa kita telah mati bagi dosa, sehingga kita tidak boleh bertekun dalam dosa. (Roma 6: 1-. Bahwa segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah hendaklah dibuang, dan sebaliknya hendaklah saling mengampuni, (Efesus 4 :29-. Kebijaksanaan dan uang dapat memberimu hampir segalanya, tetapi hanya kebijaksanaan yang dapat menyelamatkan hidupmu, (Pengkhotbah 7: . Bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, (Ibrani 11:. Kita diperingati oleh Rasul Paulus sebagai berikut: AuJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Ay (Roma 12:. AuHati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Ay (Kolose 2:. PENUTUP Jika kita ingin ber-filsafat dengan baik dan benar perlengkapilah diri kita dengan mempelajari hakikat keberadaan, pengetahuan, kebenaran dan kehidupan. Injil punya banyak kesanlain tentang bagaimana seharusnya kita mempelajari filsafat Kristen. Orang-orang yang memiliki filsafat bahwa Allah adalah sumber mereka tidak akan jatuh bila ada krisis. Kita harus bertindak dengan kerendahan hati, epistemik-pemahaman yang benar tentang keterbatasan pengetahuan kita sendiri dan keterbukaan terhadap koreksi orang lain. Bagaimanapun kita mengetahui kelemahan dan kecenderungan kita sendiri untuk melakukan kesalahan, mengingat kabar baik Injil, kita dapat dengan yakin mengakui kekurangan kita tanpa takut akan krisis identitas. Kita bebas megambil resiko, karena nilai kita tidak bergantung pada keberhasilan argumen kita atau seberapa baik kita mempertahankan pandangan tertentu atau kita pun dapat mengeksplor pertanyaan mendasar yang disampaikan kepada filsuf lain. REFERENSI