p-ISSN 2723-245X e-ISSN 2723-0813 AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak KONSEP MANAJEMEN PENDIDIKAN BAGI IBU MILENIAL DALAM MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL Siti Nurhasanah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta sitinurhasanah@uinjkt. Abstract This study aims to find out how the concept of millennial mothers' education management in educating children in the digital era. The qualitative research method uses a literature review from various books, journals, and research that has been done before. The concept of education management applied by millennial mothers begins with a planning process that starts when the children are in the mother's womb. Then is the organizing process: determining, grouping, and arranging various activities needed to achieve goals. The third stage is the process of movement or direction, where in this context, a mother will take action from the planning she has prepared and organized in the process of growth and development of the child so that the goals of the planning can be achieved through this process. The final stage of the education management series is supervision, which is the process by which all plans that have been made are carried out until the activity is completed. Keywords: millennial mother, education management. Islamic education Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep manajemen pendidikan ibu milenial dalam mendidik anak di era digital. Metode penelitian dalam riset ini adalah metode penelitian kualitatif dan menggunakan literatur . iterature revie. dari berbagai buku, jurnal, dan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Konsep manajemen pendidikan yang diterapkan oleh ibu milenial diawali dengan adanya proses perencanaan yang dimulai saat anak-anak dalam kandungan ibu, selanjutnya adalah proses pengorganisasian yaitu proses dimana penentuan dan pengelompokan serta pengaturan berbagai aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Tahap ketiga yaitu proses penggerakan atau pengarahan di mana pada konteks ini seorang ibu akan diorganisasikan dalam proses tumbuh kembang sang anak agar tujuan dari perencanaan tersebut bisa tercapai melalui proses ini. Tahap akhir dari rangkaian manajemen pendidikan adalah pengawasan yaitu proses dimana semua perencanan yang telah dibuat sedang dilaksanakan sampai dengan kegiatan tersebut selesai dilaksanakan. Kata kunci : Ibu milenial, manajemen pendidikan, pendidikan Islam AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 | 161 Siti Nurhasanah. Konsep Manajemen Pendidikan Bagi Ibu Milenial A. PENDAHULUAN Tuhan telah memberi manusia kemampuan untuk menghasilkan buah dan membesarkan anak-anak agar umat manusia dapat bertahan sebagai spesies Allah menetapkan wanita sebagai tempat damai bagi generasi manusia ini, untuk kebaikan mereka. Ini harus diakui sebagai peran utama ibu dalam kehidupan Karena ibu memainkan peran multifungsi dalam keluarga, hal-hal seperti itu tidak dapat dikendalikan oleh pria. (Nurhamidah, 2. Mengingat pendidikan. Islam memperhatikan masalah ini dan membahas bagaimana hal itu akan bermanfaat bagi masyarakat jika ibu mendidik anak-anak mereka menggunakan Manhaj, atau prinsip-prinsip Islam. Islam juga menggambarkan membesarkan anak-anaknya dengan tidak benar atau tidak mematuhi manhaj Islam. Ada pepatah yang mengatakan. AuIbu pergi ke sekolah. Ay Anda telah mempersiapkan sebuah negara yang makmur jika Anda dapat menyiapkan seorang ibu. (Maulana, 2. Ibu, yang area operasinya lebih terkonsentrasi di rumah, lebih cocok untuk mengambil tanggung jawab dan tugas utama seorang petugas rumah tangga karena karakter itu. Selain tugas dasar alam, pekerjaan seorang ibu dalam masyarakat saat ini sangat diharapkan (Thaha, 1. Dia memenuhi peran seorang wanita dengan terus-menerus mendorong dan mendukung suaminya dalam pekerjaannya, asalkan itu bukan pekerjaan yang intens. Namun, dari saat kelahiran anak sampai mereka tumbuh dewasa dan menjadi generasi anggota keluarga masa depan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, dia adalah pemilik rumah yang selalu mengajar anakanaknya dengan kasih sayang dan pengabdian sejati. Seorang keadaan yang dia hadapi. Sebagai seorang ibu. Anda harus tahu berapa banyak yang tepat untuk memenuhi kebutuhan anak anda. (Khalid, 1. 162 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Penulis Pertama, etc. Judul ArtikelA Ibu adalah orang yang paling dekat dengan anak-anaknya daripada seorang ayah. Pendidikan bukan didapat hanya dibangku sekolah saja, tetapi pendidikan juga bisa didapat di rumah dalam lingkungan keluarga yaitu orang Islam Seorang pasangan, dan anak-anak. Seorang ibu adalah batu penjuru di mana sebuah Seorang Suaminya anak-anaknya semua kecemasan dan memberikan kebahagiaan dan ketenangan pikirannya. Menjadi seorang ibu dan mengelola rumah adalah dua tanggung jawab utama seorang wanita. Ini adalah gambaran yang akurat dan realistis dari wanita karena hanya wanita yang memiliki tugas yang, jika terpenuhi, akan memastikan baik kesejahteraan generasi masa depan manusia dan ketenangan pribadi setiap anggota dalam keluarga mereka. Pendidikan di rumah merupakan hal yang mendasar dan atas dasar inilah pendidikan selanjutnya akan mempunyai dasar yang tidak kuat, bahkan Dengan pertumbuhan dan pendidikannya tidak tepat. Jelas kiranya bahwa pendidikan di rumah di bawah asuhan ibu mempunyai hubungan yang erat dengan masa depan bangsa dan negara. Seiring dengan adanya perkembangan zaman maka pendidikan Islam serba digital ini. Salah satu perubahan yaitu dari segi pendekatan pembelajaran. Pada era pendidikan Islam tradisional guru menjadi sumber utama dalam Islam modern pembelajaran cendrung mengarahkan kepada student center dimana anak lebih aktif dalam proses pembelajaran. (Priatmoko, 2. Dikarenakan tantangan tersebut maka seorang Ibu harus dapat beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi karna Ibu adalah madrasah pertama dan utama bagi seorang anak. (Gade, 2. Madrasah adalah tempat di mana anak-anak dan siswa dapat menerima instruksi sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan 163 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Siti Nurhasanah. Konsep Manajemen Pendidikan Bagi Ibu Milenial A. menghapus kebodohan. (Muhaimin, 2. Terkait hal tersebut maka seorang ibu juga perlu mengetahui mengenai konsep dari manajemen pendidikan untuk dapat mendidik anak dengan tantangan yang luar biasa di era serba digital. Berhasil kemampuan seorang ibu. Untuk itu seorang ibu harus memiliki kemampuan dalam mengelola atau me-manage semua hal dalam keluarga. Islam sangat memperhatikan pentingnya manajemen, hal ini sesuai pesan sayyidina Ali ibn Thalib AuAl haqqu bila nidham yablibuhul bathil bin nidhamAy yang artinya Ay AuKebenaran yang tidak diatur atau tidak dikelola dengan baik akan dihancurkan atau dikalahkan oleh situasi yang terorganisir dengan baikAy Ini menyiratkan bahwa tujuan manajemen adalah untuk lebih baik mengatur dan mengelola mengatur atau mengelola agar menjadi lebih baik dan bermanfaat. (Arsyam, 2. Kemampuan untuk mengelola untuk keuntungan sendiri dan keluarga. Sesuai firman Allah SWT dalam surat At Tahrim . Au Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dan keluargamu api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Alah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkanAy. Pendidikan Islam didefinisikan sebagai usaha pendidikan apa pun yang direncanakan, dikembangkan, atau dimulai dengan tujuan menyatukan prinsipprinsip dan ajaran Islam. (Muhaimin, 2. Menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik berarti bahwa seorang wanita tidak boleh meminta lebih banyak harta benda daripada yang dapat Sebaliknya, mereka butuhkan, dia cukup baik untuk bahkan mendesak suaminya untuk Ibu-ibu mendidik anak-anaknya bagaimana merawat rumah dari usia dini. Mereka harus terbiasa belajar bagaimana melakukan tugas sehari-hari, seperti merawat dan mengajar anak-anak muda. Di sini, seorang istri perlu termotivasi untuk membuat suaminya merasa nyaman dan damai. (Al-Tahrir, 1. Seorang sebagai seorang ibu adalah tipe dari ibu yang sempurna. Selain dapat membaca anak-anaknya secara langsung, dia juga harus dapat membaca pertanyaan dan 164 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Penulis Pertama, etc. Judul ArtikelA masalahnya sendiri, serta bagaimana berkomunikasi dengan mereka, mendidik. Al-QurAoan, hal-hal Selain itu, sangat penting bahwa ibu memahami bagaimana menggunakan sumber daya pendidikan kontemporer. (Abdullah, 2. METODE PENELITIAN Dasar-dasar penelitian, paradigma penelitian, formulasi masalah, tahap penelitian, prosedur penelitian, kriteria, dan metode pemeriksaan data, analisis, dan interpretasi adalah dasar dari metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. (Siti Nurhasanah. dkk, 2. Penelitian ini juga menggunanakan ulasan dari studi sebelumnya, buku, dan jurnal juga digunakan dalam penelitian ini HASIL DAN PEMBAHASAN Sosiolog mengkategorikan orang ke dalam generasi berikut menurut teori ini: Millennials, atau Generasi Y. Baby Boomer II Generasi X. Generasi Perang Dunia II. Depression Age Generasi. Post-PD Generasi II, dan akhirnya Generasi Z. Biasanya, pembagian ini dibuat sesuai dengan rentang tahun kelahiran. Namun, berbagai ilmuwan menggambarkan tahun-tahun tersebut dengan cara yang sedikit berbedaAihanya tidak secara signifikan berbeda. Generasi yang lahir antara tahun 1980-an dan 2000-an dikenal sebagai generasi milenial. Generasi milenial mengambil tanggung jawab untuk menjadi orangtua saat ini. ((Solution, 2. Orang tua diharapkan menjadi ahli teknologi untuk mengawasi dan menginstruksikan anak-anak mereka di era digital ini. Dampak perkembangan teknologi terhadap anak-anak sangatlah besar. Tidak hanya merugikan. Menjadi Ibu di era milenial memang tidak mudah dengan serangan teknologi yang semakin gencar, seorang ibu harus bisa menjadi teman bagi anaknya sekaligus sebagai pelindung untuk mereka. Seorang ibu harus menjadi pengabdi medsos, games dan fashion terbaru agar tidak kehilangan kendali terhadap anak-anak mereka dan memberikan batasan untuk mereka. Intinya, ibu milenial harus siap, tangguh, mandiri, belas kasih, empati, dan penuh cinta. (Ni Nyoman Ayu, 2. Orang tua milenial ini, bagaimanapun, akan terus merasa aman dalam pendekatan orang tua mereka jika dianggap bermanfaat bagi anggota keluarga. berbagai pengalaman untuk menggunakan media sosial untuk membantu orang mengatasi tantangan mereka. 165 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Siti Nurhasanah. Konsep Manajemen Pendidikan Bagi Ibu Milenial A. Ibu milenial adalah seorang ibu yang hidup di zaman yang serba modern dengan perkembangan tekhnologi yang serba canggih. Banyak kemudahan yang bisa dimanfaatkan oleh ibu milenial dalam mendidik anak-anaknya melalui tekhnologi yang Karena seperti ciri yang telah dijelaskan di atas bahwa ibu milenial adalah seorang ibu yang cerdas yang umumnya telah menyelesaikan pendidikannya minimal sarjana bahkan magister jadi ibu milenial akan sangat kritis dalam pola pengasuhan anaknya. (Hikmatullah, 2. Berdasarkan hasil observasi peneliti yang dilakukan di lingkungan sekolah madrasah ibtidaiyah swasta Inwanul Huda di Jakarta timur, diketahui bahwa ibu milenial yang tidak bekerja akan lebih cendrung mengurus anak-anaknya sendiri mulai dari mengurus masalah sekolah formalnya dan sekolah informalnya seperti Taman Pendidikan AL-Quran (TPA) mulai dari mengantar, menjemputnya bahkan membantunya membuat pekerjaan rumah (PR) dari anak-anaknya. Ibu milenial akan memanfaatkan tehnologi untuk membantu anak-anaknya belajar seperti membelikan boneka hafizs quran yang bisa digunakan untuk membantu anak-anak menghafal surat-surat pendek dan bacaan sholat. Selain itu ibu akan membelikan beberapa mainan yang menarik untuk digunakan anak belajar mengenai bahasa Inggris atau bahasa Arab serta membeli beberapa CD untuk anak agar mengetahui mengenai sejarah-sejarah nabi dan hal-hal yang terkait dengan bagaimana seorang anak harus berprilaku yang baik dalam masyarakat. Sedangkan untuk ibu milenial yang bekerja, tetap bisa memberikan yang terbaik untuk anaknya. Ibu yang bekerja akan memilih untuk memberikan les tambahan untuk anaknya baik itu untuk mata pelajaran sekolah seperti matematika, bahasa inggris, atau les musik, dikarenakan ibu bekerja tidak bisa mendampingi anaknya untuk belajar di rumah karena itu mempercayakan pada lembaga kursus atau mungkin les yang diberikan oleh guru kelas Ibu milenial harus dapat memahami cara mendidik anak berdasarkan al-quran dan kisah-kisah wanita sholeha yang ada di al-quran seperti kisah maryam yang dituliskan dalam surah Ali Imram ayat 37, dan berbagai kisah wanita sholeha lainnya yang ada di dalam hadist-hadist shahih. Pada prinsipnya seorang isteri yang sholeha akan mampu mendidik anak-anaknya apapun kondisi dan zamannya. Karena isteri yang sholeha merupakan gambaran ibu yang baik untuk anak-anaknya. Ibu yang baik di era milenial perspektif Islam adalah seorang ibu yang cerdas yang dapat mendidik anak-anaknya 166 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Penulis Pertama, etc. Judul ArtikelA dengan memanfaatkan perkembangan tekhnologi yang ada dengan landasan dan nilai agama yang baik. Berdasarkan gambaran di atas maka seorang ibu milenial secara tidak langsung telah menerapkan konsep manajemen dalam pendidikan di keluarga mereka. Karena Istilah AumanagementAy berasal dari kata kerja AumanageAy, yang berarti mengarahkan, mengatur, melakukan, mengawasi, dan menangani. Kemampuan atau keahlian untuk (Siagian. , 2. Sedangkan menurut George R. Terry mendefinisikan manajemen sebagai proses khas yang mencakup perencanaan, organisasi, bergerak, dan pengawasan kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan mencapai tujuan dengan menggunakan sumber daya, termasuk sumber daya manusia (George R. Terry dan Rue, 2. Berdasarkan konsep manajemen tersebutlah seorang ibu milenial memulai melakukan perencanaan untuk anak-anak mereka dimulai dari mereka dalam kandungan, sang Ibu sudah memberikan asupan gizi yang bagus untuk perkembangan janinnya serta sering memperdengarkan dengan music klasik serta lantunan ayat suci Al-quran. Dari situlah sang ibu milenial mulai melakukan proses perencaan buah hatinya. (Islam, 2. Proses perencanaan yang dilakukan ibu milenial untuk sang buah hati tidak hanya berhenti dalam tahapan kandungan bahkan seorang ibu milenial yang bekerja atau berkarir sudah menyiapkan tabungan pendidikan untuk anak-anaknya yang belum dilahirkan, itu merupakan bagian dari perencanaan yang dilakukan oleh ibu milenial. Tahapan berikutnya dari proses manajemen yang dilakukan oleh ibu milenial adalah melakukan pengorganisasian yaitu suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam-macam aktifitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap aktifitas, menyediakan alatAealat yang diperlukan, menetapkan wewenang yang secara relatif didelegasikan kepada setiap individu yang akan melakukan aktifitas tersebut. (Siagian. , 2016. Subekti, 2. Ibu milenial akan sangat kritis dalam proses pengorganisasian di mana seorang ibu akan menentukan sekolah yang terbaik untuk anak-anaknya, ibu milenial akan melakukan apa saja agar anaknya bisa mendapatkan sekolah unggulan dan untuk bisa memenuhi itu ibu akan rela bekerja untuk membantu suami mencukupi kebutuhan rumah tangga termasuk memilihkan sekolah unggulan untuk anaknya. Pada tahapan 167 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Siti Nurhasanah. Konsep Manajemen Pendidikan Bagi Ibu Milenial A. pengorganisasian ini seorang ibu akan menyediakan alat-alat yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan tersebut serta menempatkan orang-orang yang tepat pada setiap aktivitas anak. Rangkaian dari proses manajemen itu saling terkait satu dengan yang lain. Terry mendefinisikan actuating . sebagai tindakan untuk mengusahakan agar anggota kelompok mau bekerjasama dan bekerja secara untuk mencapai dengan perencanaan dan usaha (George R. Terry dan Rue, 2. Pada konteks ini seorang ibu akan melakukan tindakan dari perencanaan yang telah disusunnya dan diorganisasikan dalam proses tumbuh kembang sang anak agar tujuan dari perencanaan tersebut bisa tercapai melalui proses penggerakan tersebut. (Subekti, 2. Pada proses menggerakan atau mengarahkan inilah timbul dorongan untuk memberikan perhatian dan kesadaran kepada anak serta memberikan pendidikan terbaik untuk anak termasuk melakukan tindakan untuk melindungi anak dari bahayanya dunia online yang ada di media sosial maupun game online. Dalam hal ini peran ibu sangat penting seorang ibu harus mampu menguasai tehnologi digital termasuk di dalam nya sosmed dan game online agar bisa mengawasi dan memberikan batasan kepada anak agar tidak terjerumus ke dalam bahaya negatif dari pemanfaatan tehnologi digital. Tahapan terakhir dari proses manajemen pendidkan adalah tahap pengawasan. Dimana semua perencanan yang telah dibuat sedang dilaksanakan sampai dengan kegiatan tersebut selesai. Pada proses pengawasan ini diantaranya terdapat aktifitas inspeksi, control dan evaluasi. Istilah pengawasan dapat dipahami bagian kecil dari fungsi kontrol dimana pengawasan merupakan compeling yaitu suatu proses yang bersifat memaksa agar aktifitas sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. (Fattah. Pada proses pengawasan inilah sang ibu melakukan kontrol terhadap aktivitas anaknya yang sedang dilakukan saat ini sampai dengan aktivitas tersebut selesai dilakukan. Untuk itu ibu milenial harus bisa memposisikan dirinya sebagai seorang ibu atau sebagai sahabat untuk anak-anaknya, jadi anak-anak bisa bercerita apapun kepada ibunya mulai dari kegiatan di sekolah dan di rumah. Ibu juga tidak sungkan untuk bertanya kepada anaknya mengenai apa yang dia sukai atau mendiskusikan segala sesuatu dengan anaknya sehingga anaknya bisa memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap keputusan yang sudah diambilnya yang merupakan hasil diskusi dengan ibunya. Komunikasi adalah hal yang 168 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Penulis Pertama, etc. Judul ArtikelA penting dalam menjalin suatu hubungan walaupun itu dengan anak sendiri. Pengaruh lingkugan eksternal tidak terelakkan terhadap tumbuh kembang anak dan perilaku mereka dalam keseharian. Untuk itu seorang ibu harus mengetahui apa sajakah lingkungan eksternal yang mempengaruhi anak mereka. Untuk itu dengan membangun komunikasi yang baik maka ibu akan mengetahui semua pengaruh dari lingkungan eksternal tersebut. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa ibu milenial dalam mendidik anak di era digital ini telah menggunakan konsep dari manajemen pendidikan. Adapun proses tersebut diawali dengan adanya perencanaan dalam dibuat secara baik oleh ibu milenial dengan memberikan asupan gizi baik saat anak dalam kandungan bahkan perencanaan anak sampai dengan sekolah sudah dipersiapkan. Tahapan kedua dari proses manajemen pendidikan yaitu proses pengorganisasian proses dimana penentuan dan pengelompokan serta pengaturan berbagai aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Tahap ketiga yaitu proses penggerakan atau pengarahan di mana pada konteks ini seorang ibu akan melakukan tindakan dari perencanaan yang telah disusunnya dan diorganisasikan dalam proses tumbuh kembang sang anak agar tujuan dari perencanaan tersebut bisa tercapai melalui proses ini. Tahap akhir dari rangkaian manajemen pendidikan adalah pengawasan yaitu proses dimana semua perencanan yang telah dibuat sedang dilaksanakan sampai dengan kegiatan tersebut selesai. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Menjadi Ibu Ideal Penerjemah: Abu Nabil Hakim. Pustaka AlKautsar. Al-Tahrir. -H. Wanita dalam syariAoat dan masyarakat, judul asli:AyImratuna fi Al-syariAoati wal mujtamaAy. Pustaka firdaus. Arsyam. Manajemen Pendidikan Islam ( Bahan Ajar Mahasiswa ). Sekolah Tinggi Agama Islam, 13. Fattah. Landasan Manajemen Pendidikan. Remaja Rosdakarya. Gade. Ibu Sebagai Madrasah Dalam Pendidikan Anak. Jurnal Ilmiah Didaktika, 13. , 31Ae40. https://doi. org/10. 22373/jid. George R. Terry dan Rue. Dasar-dasar Manajemen Edisi Revisi (Revis. Bumi Aksara. Hikmatullah. Keluarga Islam di Era Millenial. Syaksia : Jurnal Hukum 169 | AL-ATHFAL. Volume 4 Nomor 2. Desember 2023 Siti Nurhasanah. Konsep Manajemen Pendidikan Bagi Ibu Milenial A. Perdata Islam, 22. , 125Ae146. https://doi. org/10. 37035/syakhsia. Islam. Mendidik Anak dalam Kandungan. Gema Insani. Khalid. Pendidikan Anak Putri dalam Pendidikan Keluarga. CV Pusataka Al-Kautsar. Maulana. Bagaimana menjadi Istri Shalihah dan ibu yang sukses. Darul Falah. Muhaimin. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Sekolah. Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Raja Grafindo Persada. Muhaimin. Manajemen Pendidikan Islam AuAplikasinya dalam Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah/Madrasah. Kencana. Ni Nyoman Ayu. Hari Ibu. Ibu Milenial. https://geotimes. id/kolom/sosial/hariibu-ibu-milenial/ Nurhamidah. Pembinaan Akhlak Anak Melalui Pendidikan Keluarga Perspektif Ki Hadjar Dewantara Dan Relevansinya Dengan Undang-Undang Pendidikan Indonesia (Doctoral Dissertatio. Universitas Islam Sumatera Utara. Priatmoko. Memperkuat Eksistensi pendidikan Islam di era 4. TAAoLIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1, 221Ae239. Siagian. Filsafat Administrasi Edisi Revisi. Bumi Aksara. Siti Nurhasanah. Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Edu Pustaka.