PERAN GURU DALAM MENCIPTAKAN MEDIA PEMBELAJARAN GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI KOTA JAMBI Mulyadi1. Suci Sri WahyuniA. Andina Nisa SalsabilaA Universitas Jambi123 *Corresponding author Email: mulyadiahmad@unja. Abstrak Artikel ini membahas peran motivasi dalam proses pembelajaran dan hubungannya dengan media pembelajaran serta prestasi belajar siswa. Motivasi berperan sebagai penggerak atau pendorong kegiatan pembelajaran, memperjelas tujuan pembelajaran, serta menyeleksi arah perbuatan yang baik. Motivasi dapat bersifat internal . ari dalam diri sisw. atau eksternal . orongan dari lingkungan sekita. Motivasi yang tinggi berkontribusi pada prestasi belajar siswa. Selain motivasi, media pembelajaran juga berperan penting dalam proses belajar. Media pembelajaran yang menarik dapat merangsang pikiran dan minat siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar Media pembelajaran yang menarik dan efektif akan membantu siswa memahami pelajaran dengan baik. Berbagai media pembelajaran dapat digunakan, seperti film, proyektor, dan quiziz, yang dapat membangkitkan motivasi siswa dalam Penggunaan media pembelajaran yang inovatif dapat menciptakan suasana belajar yang berbeda dan menarik. Artikel ini juga mengungkapkan pengaruh positif media pembelajaran yang menarik terhadap motivasi belajar siswa SMA Kota Jambi. Dengan memanfaatkan media pembelajaran yang menarik, siswa menjadi lebih antusias dalam proses pembelajaran dan memiliki rasa penasaran terhadap materi Kata kunci: peran guru. media pembelajaran. motivasi belajar Abstract This article discusses the role of motivation in the learning process and its relationship with learning media and student achievement. Motivation acts as a driving force or driving force for learning activities, clarifying learning objectives, and selecting the direction of good behavior. Motivation can be internal . rom within the studen. or external . ncouragement from the surrounding environmen. High motivation contributes to student achievement. In addition to motivation, learning media also play an important role in the learning process. Interesting learning media can stimulate studentsAo thoughts and interests, increase learning motivation, and influence student achievement. Teachers have an important role in creating interesting learning media to increase student motivation. Interesting and effective learning media will help students understand the lesson well. Various learning media can be used, such as films, projectors, and quizzes, which can generate student motivation in learning. The use of innovative learning media can create a different and interesting learning atmosphere. This article also reveals the positive influence of interesting learning media on the learning motivation of Jambi City High School By utilizing interesting learning media, students become more enthusiastic in the learning process and have a sense of curiosity about learning material. Keywords: teacherAos role. learning media. learning motivation PENDAHULUAN Pendidikan adalah suatu hal yang penting karena dapat membentuk karakter suatu bangsa. Pendidikan adalah upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang bermutu melalui kegiatan pengajaran. Pendidikan diharapkan dapat membentuk manusia, terkhusus bagi generasi muda agar bermoral, beretika, berkualitas, berpengetahuan, berketerampilan dan efektif. Generasi muda berperan sangat penting pada perkembangan pendidikan bangsa, karena seberapa besar sumbangsih dan kontribusi generasi muda terhadap negaranya mempengaruhi kualitas pendidikan. Pada saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat berkembang pesat, hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kualitas pendidikan karena pelajar dapat mengakses ilmu pengetahuan dan informasi di mana pun dan kapan pun. Salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan suatu pendidikan adalah dengan ada atau tidaknya motivasi siswa dalam belajar. Dalam kegiatan belajar, motivasi merupakan dorongan yang timbul dari dalam diri siswa yang menjamin kualitas belajar. Motivasi ini berupa kesadaran dan semangat dalam belajar, motivasi belajar juga dapat timbul dari luar atau dipengaruhi oleh lingkungan sekitar seperti dapat diciptakan oleh adanya dorongan dari kedua orang tua, teman-teman dan guru. Siswa akan terancam gagal dalam menjalankan pendidikan jika kurangnya motivasi dalam belajarnya, karena motivasi belajar memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan. Dalam pendidikan selain peran orang tua untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, peran guru juga tak kalah penting untuk mengetahui dan meningkatkan motivasi belajar siswa, karena seringkali dengan disadari atau tidak, guru terkadang mengajar menggunakan metode yang membosankan dan monoton, sehingga kondisi pembelajaran menjadi membosankan. Media dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik, dapat menumbuhkan sikap penuh perhatian, kreativitas, serta kemampuan kognitif maupun psikomotorik peserta didik untuk mengembangkan penalarannya dari apa yang dilihat dan didengar (Rasdawita dkk, 2024:. Guru sangat berperan penting dalam menciptakan media pembelajaran, metode dan teknik yang dapat menarik minat dan keinginan belajar yang baru bagi siswa, sehingga suasana belajar menjadi bervariasi dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Peran guru dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan baru seharusnya merupakan bagian yang mendapat perhatian dalam kegiatan pembelajaran, karena hal tersebut dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat peserta didik untuk belajar, serta sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Namun nyatanya, pada beberapa sekolah SMA masih banyak dijumpai pendidik yang belum menerapkan media pembelajaran yang menarik dan inovatif pada saat mengajar. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya kepekaan dan kesadaran dari guru tentang pentingnya motivasi belajar yang dapat diciptakan melalui media pembelajaran yang inovatif, kurangnya fasilitas yang memadai dari pihak sekolah, dan anggapan tentang mahalnya menciptakan media pembelajaran yang menarik. Hal ini mengakibatkan siswa SMA merasa bosan dan jenuh dengan apa yang diajarkan oleh pendidik karena cara mengajar yang mereka dapatkan dari pendidik selalu sama dari hari ke hari dan terlalu monoton. Dampak ini bisa dilihat dari sikap siswa SMA yang terkadang acuh pada saat guru menjelaskan, enggan untuk masuk kelas, datang terlambat saat ke sekolah, cenderung meremehkan dan tidak semangat mengerjakan tugas yang diberikan, tidak tertarik dengan pelajaran, melakukan aktivitas lain pada saat pelajaran berlangsung seperti bermain handphone, mengobrol bahkan ada yang tidur. Berbeda halnya jika diterapkan media pembelajaran yang menarik, siswa akan bersemangat dan terpancing rasa penasaran tentang ilmu pengetahuan yang akan diajarkan. Penelitian ini penting untuk melihat bahwa dalam proses pembelajaran dibutuhkan strategi dan media pembelajaran yang bervariasi, karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jika tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik maka siswa akan lebih mudah merasa bosan dengan pelajaran yang diajarkan. Hal tersebut tentunya sangat tidak diinginkan. Dalam penelitian (Siburian, dkk. Penggunaan media visual . ideo bis. sangat berpengaruh untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, karena media visual ini memiliki ciri khas yaitu hanya menampilkan gambar tanpa suara yang sangat jarang digunakan guru yang menarik perhatian siswa untuk belajar dan memberikan pengalaman yang baru untuk sisiwa. Selaras dengan penelitian dari beberapa penelitian yang relevan bahwa media visual berdampak baik dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa maupun. Oleh karena itu, dalam dunia pendidikan para pendidik dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan harus melakukan suatu perubahanperubahan dan pembaruan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajarnya, agar dapat memenuhi tuntutan kurikulum. Pendidik dituntut agar dapat menerapkan inovasi-inovasi baru dalam pendidikan, khususnya dalam inovasi pembelajaran di sekolah karena pengembangan inovasi pembelajaran sangat menuntut kreativitas METODE Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Dengan berbasis literatur atau deskriptif, dalam penelitian ini penulis mengumpulkan informasi dan data dari berbagai macam sumber literatur yang relevan yaitu jurnal dan artikel, memanfaatkan teori yang ada sebagai penjelas, dan berakhir dengan suatu Penelitian ini juga didasarkan atas pengalaman dan pengetahuan penulis yang telah ada. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara penulis mencari artikel dan jurnal yang berkaitan dan relevan dengan tema, penulis membaca jurnal dan artikel, kemudian data tersebut dianalisis dengan mengamati jurnal dan artikel tersebut, lalu selanjutnya penulis berusaha menjadikan artikel dan jurnal tersebut sebagai referensi, setelah data ditemukan penulis kemudian menandai data tersebut agar lebih mudah untuk dijadikan referensi. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini, hasil penelitian dan pembahasan terkait peranan motivasi dalam proses pembelajaran, hubungan antara motivasi belajar, media pembelajaran, dan prestasi belajar, serta pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa di SMA Kota Jambi, akan disajikan secara terintegrasi. HASIL Peranan Motivasi dalam Proses Pembelajaran Proses pembelajaran adalah proses di mana pendidik menyalurkan ilmu pengetahuannya kepada siswa untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kegiatan pembelajaran diharapkan dapat mencapai tujuan yang diinginkan dan salah satu caranya adalah dengan menciptakan motivasi yang kuat dari dalam diri individu yang mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain dari individu, motivasi atau dorongan untuk belajar bagi siswa juga dapat diciptakan secara eksternal atau melalui faktor lingkungan di sekitarnya. Seperti dorongan dari keluarga, guru, dan teman-teman Tentunya yang paling berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah guru dan salah satu caranya adalah dengan menciptakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Adapun peranan motivasi dalam proses pembelajaran adalah: Peran Motivasi sebagai Penggerak atau Pendorong Kegiatan pembelajaran Motivasi belajar dalam hal ini berperan sebagai penggerak atau pendorong bagi siswa untuk belajar dengan baik dan giat, hal ini bisa berasal dari dalam diri siswa itu sendiri . maupun dari luar . dalam melakukan proses pembelajaran. Peran Motivasi Memperjelas Tujuan Pembelajaran Dalam proses pembelajaran tentunya memiliki tujuan-tujuan tertentu, dengan adanya motivasi dalam belajar maka akan dapat memperjelas tujuan yang ingin dicapai. Karena motivasi sangat berperan penting dalam mencapai hasil pembelajaran siswa secara optimal. Dengan adanya motivasi dalam belajar dapat memberikan arah kepada siswa tentang apa yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan yang Peran Motivasi Menyeleksi Arah Perbuatan Peran motivasi di sini adalah untuk membantu siswa menyeleksi arah perbuatan yang baik dan tidak baik yang harus dikerjakan bagi siswa untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Peran Motivasi Internal dan Eksternal dalam Pembelajaran Dalam kegiatan pembelajaran, motivasi belajar siswa dapat tercipta dari dalam diri siswa masing-masing . dan juga dapat tercipta dari lingkungan sekitar yang salah satunya tercipta karena dorongan dari pendidik atau disebut dengan motivasi dari luar . Peran Motivasi Melahirkan Prestasi Motivasi belajar siswa sangat berpengaruh terhadap prestasi seorang siswa, karena dengan memiliki motivasi yang tinggi saat belajar, maka siswa akan selangkah lebih maju untuk meraih prestasi belajar dan mencapai tujuan yang diinginkan. Hubungan Antara Motivasi Belajar. Media Pembelajaran dengan Prestasi Belajar Dari hasil analisis data yang telah dilakukan dapat menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar, media pembelajaran dengan prestasi belajar atau hasil belajar siswa. Berdasarkan pernyataan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa memiliki hubungan yang sangat erat dengan media pembelajaran dan motivasi belajar. Prestasi belajar siswa dapat dipengaruhi oleh faktor motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa, motivasi belajar siswa ini dapat diciptakan dengan adanya media pembelajaran yang menarik. Dalam proses pembelajaran, motivasi belajar siswa sangat perlu diperhatikan, karena siswa yang tidak memiliki motivasi dalam belajar akan kehilangan semangat untuk belajar dan hasil belajarnya pun berjalan kurang efektif. Motivasi dan media pembelajaran yang menarik mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses belajar. Tidak ada orang yang belajar tanpa memiliki motivasi, dan jika ada pun maka proses pembelajaran yang dilakukan akan tidak Motivasi belajar ini dapat tercipta dari diri sendiri . yang di mana siswa akan semangat melakukan sesuatu karena keinginan diri sendiri tanpa adanya faktor atau dorongan dari luar, dan motivasi internal ini cenderung dapat bertahan Selain motivasi dari dalam . , motivasi dari luar . juga tak kalah penting. Selain motivasi belajar, prestasi belajar siswa juga sangat dipengaruhi oleh adanya media pembelajaran yang menarik dari pendidik. Media pembelajaran adalah alat yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi kepada siswa dengan efektif dan tidak membosankan, sehingga dapat merangsang pikiran dan minat siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Manfaat media pembelajaran sangat besar karena dapat menciptakan suasana belajar yang jelas dan menarik, sehingga dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar. Motivasi belajar dan media pembelajaran merupakan faktor yang paling penting untuk meningkatkan prestasi dan tujuan belajar siswa. Peran Guru dalam Menciptakan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam proses mendidik siswa, ada dua unsur yang sangat penting untuk diperhatikan yaitu metode mengajar, dan media pembelajaran yang menarik untuk Pendidik adalah peranan utama dalam proses pendidikan. Peran guru sangatlah penting dalam proses pendidikan, ketika mengajar diharapkan guru dapat memberikan banyak andil dan peran kepada peserta didik, terutama dianjurkan untuk dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik, karena dengan adanya media pembelajaran yang menarik siswa akan lebih cepat memahami dan mengerti pelajaran yang diberikan dengan baik dan efektif. Kerja keras bagi seorang pendidik dalam memberikan pengajaran tentu harus dilakukan secara optimal, dengan melakukan berbagai cara dan salah satunya adalah dengan menciptakan media pembelajaran yang menarik, agar materi yang disampaikan akan memiliki makna. Usaha keras dalam mencoba hal-hal yang dapat memberikan kemajuan untuk peserta didik adalah salah satu proses pembelajaran yang baik guna mencapai tujuan yang diinginkan. Media pembelajaran sendiri secara umum adalah alat bantu dalam proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat merangsang pikiran, minat, perhatian, kemapuan, dan keterampilan dalam belajar, sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang efektif. Peran guru dalam menciptakan media pembelajaran sangat penting karena media pembelajaran merupakan metode untuk lebih mengefektifkan proses belajar mengajar. Dengan demikian, media pembelajaran yang menarik merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian integral demi berhasilnya proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Sebagai mediator, guru menjadi perantara dalam hubungan antar Untuk keperluan itu guru harus terampil dalam mempergunakan pengetahuan tentang bagaimana orang berinteraksi dan berkomunikasi. Tujuannya agar guru bisa menciptakan secara maksimal kualitas lingkungan yang interaktif. Pemanfaatan media dalam pembelajaran akan memberikan andil dan daya pemahaman yang jauh lebih mudah dan komplit kepada siswa. Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan minat dan keinginan yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap pelajar. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pengajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan serta isi pelajaran pada saat itu. (Falahudin, 2014:104-. Pengaruh Media Pembelajaran terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Kota Jambi Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran berfungsi sebagai pengantar materi pembelajaran kepada siswa. Hal ini jelas, bahwa dengan menggunakan berbagai macam media pembelajaran, maka materi pembelajaran cepat sampai kepada siswa dan dapat dipahami dengan baik. Sesuai dengan pengalaman pribadi penulis dan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap beberapa jurnal dan artikel yang mengangkat tema tentang pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa SMA di Kota Jambi dapat dikatakan bahwa media pembelajaran yang menarik sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMA. Seperti yang kita ketahui, masa SMA adalah masa-masa remaja yang masih sangat labil dan cenderung memiliki perasaan yang gampang berubah, hal ini bisa saja terjadi ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung, akan bertambah parah jika guru mengajarkan materi pembelajaran dengan monoton dan dengan metode yang sama setiap harinya, hal tersebut dapat membuat siswa akan malas untuk memahami materi dengan sempurna. Oleh karena itu, peran guru dalam menggunakan media pembelajaran saat proses belajar mengajar sedang berlangsung adalah hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengalaman penulis tentang pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa SMA di Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa, siswa SMA akan sangat antusias mengikuti proses pembelajaran dengan pendidik yang senang menciptakan media menarik di setiap pertemuannya. Siswa akan lebih tertantang untuk mengikuti rangkaian demi rangkaian proses pembelajaran, dan akan menciptakan rasa penasaran tentang materi pembelajaran yang akan diajarkan berkat metode pembelajaran yang menarik yang diciptakan oleh pendidik. Seperti ketika guru menggunakan media pembelajaran berbasis menonton film melalui proyektor, hal tersebut akan membuat siswa lebih mudah untuk mencerna ilmu pengetahuan karena penyampaian materi yang dilakukan dalam bentuk video akan mudah dipahami dan enak untuk dinikmati. Selain itu, siswa juga akan merasakan suasana yang berbeda dan baru dari pada hanya belajar menggunakan buku saja. Begitupun jika guru menciptakan media pembelajaran berbasis quiziz seperti yang dilakukan oleh pendidik di beberapa SMA di Kota Jambi, yang menunjukkan bahwa bantuan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi ternyata sangat efektif dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa SMA di Kota Jambi, dengan media pembelajaran berbasis quiziz yang dapat digunakan sebagai alat untuk guru memberikan inovasi baru dalam memberikan pertanyaan kepada siswa, dengan menjawab soal melalui media pembelajaran quiziz siswa akan lebih bersemangat dan termotivasi dengan hasil nilai yang akan mereka dapatkan nanti, dilengkapi dengan iringan lagu dan animasi52 animasi yang menarik yang dihadirkan oleh quiziz membuat siswa lebih tertarik. Selain itu, dengan menggunakan media pembelajaran quiziz, siswa juga akan termotivasi untuk mendapatkan nilai yang bagus karena nilai yang paling tinggi akan tertera diurutan pertama diantara siswa-siswa yang lain. Di samping itu, media pembelajaran seperti memanfaatkan barang-barang bekas yang ada disekitar juga dapat membangkitkan motivasi siswa dalam belajar, dengan adanya kerja kelompok untuk membuat hal yang diperintahkan oleh guru membuat siswa menjadi bersemangat untuk mengikuti pelajaran SIMPULAN Motivasi berperan penting dalam proses pembelajaran, baik sebagai penggerak atau pendorong kegiatan pembelajaran, memperjelas tujuan pembelajaran, menyeleksi arah perbuatan, maupun dalam menciptakan prestasi belajar yang baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar, media pembelajaran, dan prestasi belajar siswa. Motivasi belajar yang tinggi dan penggunaan media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik, guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Media pembelajaran yang menarik dapat membantu siswa memahami dan mengerti pelajaran dengan baik dan Penggunaan media pembelajaran yang menarik memiliki pengaruh yang positif terhadap motivasi belajar siswa SMA. Media pembelajaran yang kreatif dan variatif dapat membuat siswa lebih bersemangat dan tertarik dalam proses Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar dan media pembelajaran yang menarik merupakan faktor yang penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, dan guru memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang memadai dengan menggunakan media pembelajaran yang efektif dan menarik. DAFTAR RUJUKAN Aisyah. Siti. Pengaruh Media Pembelajaran Video terhadap Motivasi Belajar dan Speaking Skills Siswa di SMA Negeri 02 Kota Jambi. Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran. : 44. Arianti. Peranan Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Didaktika Jurnal Kependidikan. : 131-132. Mukarromah. Andriana. Peranan Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran. Journal of Science and Education Research. : 44-45. Rasdawita. Haliza. , & Rahmawati. Penerapan Media YouTube Dalam Pembelajaran Menganalisis Berita Palsu Kelas VII SMP Negeri 10 Kota Jambi Tahun 2023/2024. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 9. , 881892. Sari. Suci Dwi Novita. Hubungan Motivasi Belajar dan Media Pembelajaran dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Boyolali Tahun ajaran 2012/2013. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Siburian. Harahap. , & Wini. Penggunaan Media Pembelajaran Visual (Video Bis. dalam Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII E Smpn 1 Kota Jambi. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13. Syarif. Amma. Peran Guru dalam Media Pembelajaran. Academia. Tafonao. Talizaro. Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan. : 103-104. Yudha. Redi Indra. Strategi Pemanfaatan Media Pembelajaran dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan.