Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Submitted 29th Juni 2021 Accepted 15th Agustus 2021 PELATIHAN VIDEOGRAFI PROMOSI SEDERHANA UNTUK PEMULA Komang Trisna Pratiwi Arcana1. Komang Ratih Tunjungsari2. I Ketut Muliadiasa3 Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional. Denpasar tunjung@ipb-intl. id, trisna. pratiwi@ipb-intl. ABSTRACT Desa Kuta merupakan salah satu desa yang saat ini terdampak pandemi karena salah satu destinasi wisata di Bali. Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional merupakan kampus pariwisata dan perhotelan yang wajib melaksanakan tridarma perguruan tinggi, terdiri dari pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat. Kondisi perekonomian saat ini sangat berdampak kepada masyarakat di sekitar Kuta yang mata pencahariannya sebagian besar di bidang pariwisata. Kondisi pandemi seperti ini dapat dimanfaatkan untuk menambah keterampilan diri dalam berbagai hal positif, salah satunya adalah membuat video promosi. Video promosi dapat digunakan secara berkelanjutan untuk promosi dan menarik pelanggan baru ataupun mengingatkan pelanggan lama untuk dating kembali ke suatu bisnis. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis exploratorI. Adapun strategi yang digunakan adalah mensinergikan kemampuan mahasiswa, dosen kampus IPB Internasional serta dosen kampus dari Institut Seni Indonesia Denpasar dan dosen dari STIKI Indonesia untuk memberikan pelatihan video promosi sederhana untuk pemula. Harapannya dengan dilakukannya kegiatan ini, masyarakat lokal menjadi lebih terampil dan dapat memanfaatkan keterampilannya tersebut untuk menambah penghasilan di masa pandemi ini. Kata kunci: videografi, promosi, pemula PENDAHULUAN Wabah COVID-19 yang pertama kali dideteksi di kota Wuhan. China pada tanggal 31 Desember 2019 telah memicu dampak negatif bagi aktifitas masyarakat diseluruh dunia. Pandemi COVID-19 telah membuat roda perputaran ekonomi diseluruh negara berdenyut lemah, baik skala besar, menengah maupun kecil. International Monetary Fund ( IMF) telah menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia menurun sebesar 0,1 Ae 0,2% menjadi sebesar 3,3% pada tahun 2020 . iakses dari Dampak lain yang ditimbulkan adalah banyaknya maskapai penerbangan yang menutup akses dari dan ke China seperti Amerika Serikat. Jerman. Indonesia. Korea Selatan dan Mesir yang mengakibatkan turunnya jumlah kunjungan oleh masyarakat China ke luar negeri . iakses dari http://puslit. id/). Adanya pembatasan kegiatan dan perjalanan yang dijadikan opsi oleh pemerintah dalam menekan jumlah populasi yang terpapar virus COVID-19 berdampak pada terjadinya penurunan yang signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Selama tahun 2020 kunjungan wisman ke Bali sebanyak 1. 505 kunjungan, turun 83,26 persen dibandingkan tahun https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Kondisi ini tercatat sebagai kunjungan terendah selama sepuluh tahun terakhir . iakses dari https://bali. id/). Akibat dari hal tersebut banyak industri pariwisata yang terpaksa tutup hingga mengistirahatkan beberapa karyawan selama fase pandemic karena tidak adanya wisatawan yang berkunjung. Salah satu destinasi wisata di Bali yang turut mengalami dampak negatif dari pandemi COVID-19 adalah Kuta. Kuta yang dulunya menjadi destinasi para wisatawan yang sangat ramai mendadak sepi akibat adanya penyebaran virus COVID-19. Sepinya wisatawan di Kuta tentunya membawa dampak besar pada perekonomian, khususnya di bidang pariwisata. Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) di kabupaten Badung menyampaikan bahwa 60 hotel di Bali akan dijual para pemiliknya. Beliau berharap agar paar pengusaha jangan langsung putus asak arena pandemi ini karena menurutnya pariwisata akan eksis sepanjang masa . nnews-com. Krisis ekonomi yang tercipta dari adanya pembatasan sosial tersebut membuat pemerintah menggagaskan kebijakan baru untuk hidup berdampingan dengan pandemi COVID-19 yang disebut dengan AuNew NormalAy, yaitu perubahan perilaku atau kebiasaan untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol Kesehatan di tengah pandemi. Aturan seperti memakai masker, membersihkan tangan dan menjaga jarak social diakui sebagai norma baru dan teknologi tanpa sentuhan atau contactless technology yang mana dianggap sebagai solusi untuk mengisolasi diri sambil terus menjalankan bisnis. Solusi ini dapat menggantikan menu sebenarnya dengan kode QR yang dapat dipindai melakukan check-in hotel tanpa kontak, kunci kamar dengan seluler, pembayaran tanpa sentuhan, dan pemesanan dalam aplikasi (Fipra, 2. Selain itu, sarana yang dapat digunakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi adalah strategi pemasaran melalui digital marketing. Penggunaan digital marketing untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan dipandang efektif dalam menarik minat dan kesadaran wisatawan terhadap suatu usaha. Menurut Suhardi et all . digital marketing mampu memperluas jangkauan pemasaran dengan biaya yang tidak begitu mahal. Untuk itu selama era New Normal kami ingin membantu pengelolaan digital marketing sebagai media promosi dari usaha- usaha Hal ini mengingat adanya peningkatan jumlah pengguna internet dan media sosial selama beberapa tahun terakhir (Hooter, 2. Sudah sejak lama masyarakat Bali perekonomiannya sangat bergantung pada Bahkan, lebih dari 52 persen kontribusi pariwisata terhadap PDB Bali. Akibat pandemi, hotel-hotel kosong dan restoran sepi pengunjung. Kondisi ini berpengaruh terhadap perekonomian Bali. Sehingga untuk pertama kalinya dalam sejarah, pertumbuhan perekonomian Bali mengalami kontraksi yang paling dalam sampai mencapai 12 persen. Maka dari itu, tercetuslah ide untuk menyelenggarakan sebuah acara pelatihan pembuatan video promosi untuk pemula dengan menggunakan telepon seluler. Acara ini diharapkan bisa membantu para pelaku usaha pariwisata dan perekonomian Bali, terutama di daerah Kuta dalam meningkatkan promosi usaha mereka di dunia digital atau sosial media. Serta, menambah wawasan dan kreativitas bagi para peserta yang mengikuti acara ini. Media sosial saat ini telah menjadi trend dalam komunikasi pemasaran. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Media sosial sebagai Ausebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web2. https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated contentAy (Kaplan & Haenlein, 2. Saat ini Instagram digunakan sebagai aplikasi berbagi foto yang menawarkan kemudahan menghasilkan foto, mengunggah, dan menampilkan, serta kemudahan Pada umumnya user perusahaan pada Instagram adalah pengguna yang menggunakan fasilitas jenis akun bisnis/merek/organisasi. Berdasarkan identifikasi platform atau wadah dalam Instagram secara langsung, fasilitas yang dimaksud antara lain buku dan majalah, merek dan produk, perusahaan atau organisasi, bisnis lokal, musik, film, olahraga, profesi, televisi, hingga situs dan blog. Instagram merupakan aplikasi online yang digunakan untuk berbagi dan berkomunikasi di dalamnya. Media sosial Instagram diciptakan sehingga para pemilik smartphone akan merasa bahwa kamera yang terpasang di telepon genggamnya tidak siasia karena Instagram mengedepankan visual berupa foto dan video kepada penggunanya untuk memudahkan dalam berkomunikasi secara tidak langsung (Salamoon dalam Ghufron, 2. Instagram memiliki kelebihan dan kekurangan yaitu : . gratis, . Media utama yaitu foto dan video pendek berdurasi 1 menit, . Mudah untuk digunakan, dan kekurangan yaitu : . Persaingan dalam Instagram . Transaksi penjualan secara tidak langsung. Instagram yang akan digunakan dalam perancangan yaitu akun bisnis instagram. Terdapat perbedaan penggunaan akun pribadi dan bisnis pada instagram yaitu : . Profil bisnis, . Insight atau wawasan, serta . Berdasarkan penjajakan yang dilakukan pada tanggal 5 Februari 2021, berikut adalah masalah yang dihadapi oleh para masyarakat Desa Kuta: Dampak pandemic menjadikan banyaknya anggota Sekeha Teruna-Teruni yang belum memiliki kegiatan karena masa pandemi. Sumber Daya yang terbatas dari segi keterampilan dalam pembuatan video promosi Pentingnya promosi untuk tetap berjalan meskipun di masa pandemi METODE Sasaran pokok kegiatan ini adalah masyarakat lokal Desa Kuta. Dipilihnya masyarakat lokal ini didasari atas asumsi keinginan yang sangat tinggi dan adanya dorongan positif dari Kepala Desa Adat Kuta. Bertempat di Hotel Rama Beach, dengan alamat Jl. Jenggala Jl. Wana Segara No. Tuban. Kuta. Kabupaten Badung. Bali 80361. Waktu pelatihan atau pelaksanaan kegiatan yang berupa pelatihan berlangsung selama 1 hari pada hari Kamis tanggal 15 Juli 2021. Peserta Pelatihan: 20 orang masyarakat Kuta berusia Memperhatikan hasil kegiatan pengabdian maka metode yang akan digunakan untuk mengatasi permasalahan dilakukan dengan metode melalui diskusi, pelatihan dan pendampingan yaitu pertemuan secara berkala antara pendamping dengan masyarakat Model pendekatan yang dilakukan meliputi: . Model Knowledge Transfer, . Business model Innovation. Adapun langkah-langkah operasional yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini diantaranya: Pelatihan pengenalan pentignya social media. Pelatihan cara pembuatan video promosi https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 HASIL DAN PEMBAHASAN PESERTA KEGIATAN Peserta kegiatan BRAVE 2021 ini yaitu: Management IPB Internasional Dosen-dosen IPB Internasional Pegawai dan staff IPB Internasional Mahasiswa IPB Internasional Mahasiswa diluar IPB Internasional Tamu undangan pemilik/staff hotel dan restoran di daerah Kuta BENTUK KEGIATAN Kegiatan dibuka dengan kata sambutan oleh Petinggi IPB Internasional. MC memperkenalkan kedua pembicara, yaitu Ayu Pamungkas dan Rai Pendet kepada para peserta. Sesi pertama membahas tentang cara mencari ide dan naskah sebelum membuat video oleh Ayu Pamungkas dan pada sesi kedua dijelaskan oleh Rai Pendet mengenai teknis yang baik dan benar dalam mengambil video. Setelah kedua pembicara memaparkan materi, dibuka sesi tanya-jawab oleh para peserta . ebanyak 8 pertanyaa. Sesi berikutnya yaitu sesi demonstrasi oleh Rai Pendet, dimana beliau langsung mempraktekkan cara mengambil video dan dijelaskan oleh Ayu Pamungkas. Video pun diperlihatkan kepada para peserta. kegiatan dilanjutkan dengan speed quiz, diambil 5 pemenang yang mendapatkan total uang dalam bentuk Gopay sebanyak Rp 100. 000,-. Kegiatan BRAVE ditutup dengan penyerahan souvenir dan sertifikat untuk pembicara oleh ketua panitia. Pembagian link absensi para peserta dibagikan pada grup Whatsapp oleh panitia untuk mendapatkan sertifikat. Dikarenakan diberlakukannya PPKM, maka kegiatan BRAVE diadakan secara online . etinggi, tamu undangan, peserta, paniti. dan panitia yang di tempat secara offline dimaksimalkan menjadi 10 panitia di Restoran Hotel Rama Beach. Kuta. Adapun yang ditambahkan ada ruangan tersebut adalah beberapa tanaman, beberapa rak buku untuk bisa digunakan sebagai tempat menaruh buku sumbangan. Kemudian untuk ruang kreatif juga ada beberapa yang ditambahkan untuk digunakan sebagai dekorasi, seperti meja dan kursi santai agar menimbulkan kesan nyaman. Beberapa foto di bawah mengambarkan kamar yang belum di set-up dan kamar yang sudah di set-up pada saat pelatihan. Pada gambar di atas yang lebih digunakan adalah pola kamar untuk bulan madu. Sehingga dengan pola kamar tersebut menjadi lebih tertata dan menarik. Selain itu, pemuda mendapatkan kebutuhan untuk melakukan set up Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, kegiatan yang dilaksanakan untuk pemecahan masalah dalam mengolah makanan di Desa Tonja. Denpasar ini dilakukan dengan pelatihan merangkai janur dan bunga kering serta bertukar ide dan pendapat dengan masyarakat lokal. Berikut susunan kegiatan yang akan dilakukan:Gambar 1. Peserta Secara Daring https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Gambar 2. Foto Selama Kegiatan Gambar 3. Pembicara Menyampaikan Materi dan Panitia Memantau Kegiatan https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Gambar 4. Pembicara Sedang Praktek Gambar 5. Sesi Praktek oleh Panitia dan Pembicara Gambar 6. Sesi Pembahasan FebruariMaretApril Week 1 Tanggal Week 2 5 Februari 17 Februari Week 1 3 Maret Week 3 19 Maret https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Agenda Kegiatan Mendiskusikan acara yang akan dilakukan. Bimbingan dari dosen pengampu mata kuliah Event Membuat Proposal Membuat Checklist Note All Dosen panitia inti Wakil Wakil Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Week 4 25 April Pengecekan lokasi Agenda Kegiatan Mei-JuniJuli Week 1 Tanggal Week 2 Week 1 Week 2 15 Mei 2021 3 Juni 2021 14. Juni 2021 Week 3 15. Juni 2021 Week 1 2 Juli 2021 3 Mei 2021 7 Juli 2021 15 Juli 2021 Week 3 16. Juli 2021 Mendiskusikan detail bahan seminar dengan Meeting panitia zoom Meeting zoom Mendiskusikan dekorasi Survei Konsumsi Peserta & Panitia Meeting dengan semua panitia membahas tentang progress kerja Persiapan Tempat dan Dekorasi Gradi kotor dan gladi Pelaksanaan kegiatan All Note Panitia inti, dosen All All Panitia inti Sie Konsumsi All. Dosen All Seluruh panitia & Seluruh dosen pembimbing Tabel 1. Susunan Kegiatan Selain pelatihan pembuatan video promosi, pelatihan ini juga mengajarkan bagaimana membuat alur cerita yang baik dalam sebuah video. Sehingga video yang akan ditampilkan sesuai dengan apa yang ingin diiklankan. Pengabdian ini juga mengajarkan kepada masyarakat bagaimana dalam pengelolaan social media sebagai salah satu media untuk melakukan digital marketing. Mengingat semua kegiatan suatu institusi dapat dilihat dengan mudah melalui akun social media. Mengingat kebutuhan social media dan pembuktian di dunia maya saat ini sangatlah penting untuk kebutuhan pemasaran. https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Gambar 7. Sosial Media Kegiatan Pelatihan EVALUASI PROGRAM PELATIHAN KENDALA PEMECAHAN MASALAH DIVISI PERLENGKAPAN Banner yang sudah berisi lokasi Kebutuhan perlengkapan yang berubah- venue sebelumnya ditutupi dengan lakban ubah karena venue acara yang dirubah Penyewaan beberapa alat seperti HT karena ppkm darurat dan kamera dibatalkan dan digantikan dengan meminjam kamera dari DIVISI PUBLIC RELATION Menghubungi terlebih dahulu Hotel dan Saat pengiriman surat undangan untuk Restaurant yang menjadi undangan, lalu hotel dan restaurant di daerah Kuta menanyakan apakah surat undangan dikirim banyak restaurant yang tutup karena langsung atau melalui email atauWhatsapp pandemi dan pengiriman surat undangan menjadi tertunda BENDAHARA Mencari materi dan tutorial pada internetdan Tidak mengerti dan belum pernahdiajari terus berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk membuat RAB dan Minimum hingga akhirnya RAB dan Minimum Selling Price dapat dibuat Selling Price dengan baik BENDAHARA Didiskusikan bersama dan mencari bersama Terdapat perbedaan pada penghitungan kesalahan penghitungan yang dibuat hingga oleh kedua bendahara akhirnya ditemukan dimana titik perhitungan yang salah atau kurang dimasukkan https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Melakukan rapat dan brainstorming bersama DIVISI ACARA Awal pembentukan acara sedikit anggota divisi acara, dan meminta vote dari kesulitan dalam menentukan nama dan seluruh panitia melalui Google Form tema dari acara DIVISI ACARA Kepala divisi beserta anggota melakukan Selama persiapan acara, merasa adanya musyawarah dengan ketua dan wakil panitia, ketidakadilan dalam pembagian tugas dan sepakat bahwa ada beberapa tugas yang oleh ketua dan wakil panitia tidak seharusnya masuk ke divisi acara DIVISI ACARA Melakukan rapat dan brainstorming bersama Kewalahan karena adanya perombakan ketua, wakil, serta anggota lainnya untuk konsep dari acara lomba KUTTO menyusun konsep baru berupa workshop menjadi workshop BRAVE sehingga BRAVE harus menyusun konsep baru DIVISI ACARA Mengubah tanggal acara dan mengundur Kesulitan menentukan tanggal kosong pelaksanaan agar disesuaikan dengan tanggal dengan kedua pembicara karena jadwal available kedua pembicara setelah koordinasi mereka sempat bertentangan, sehingga lebih lanjut tanggal acara harus mundur . th : Kak Rai available tgl 10 Juni. Kak Ayu berhalanga. DIVISI SALES DAN MARKETING Kami mendapatkan venue hotel Rama Beach Pencarian venue untuk pelaksanaan Hotel & Resort yang bersedia untuk menjadi workshop online dan offline. Dalam hal venue dengan harga special untuk 50k/ pax ini, divisi sales and marketing perlu untuk 50 orang mencari sponsor yang bersedia menjadi lokasi BRAVE workshop Faktor Pendukung Kegiatan Kegiatan yang didukung penuh oleh pihak kampus Peralatan dan teknologi yang memadai. Kerjasama yang baik antara panitia dengan panitia dan panitia dengan dosen Masing-masing panitia mampu memahami dan melaksanakan tugasnya. Koordinasi antara panitia dengan perserta sangat baik sehingga acara berjalan dengan baik dan lancar. Faktor penghambat kegiatan Kendala pada sie perlengakapan. Terjadinya miss komunikasi antara panitia dengan panitia Solusi: dalam tim seharusnya lebih banyak komunikasi dan lebih kompak jika tidak ingin miss komunikasi dan seharusnya kita lebih menyimak dan mendengarkan apa yang di perintahkan oleh atasan Kendala pada sie dokumentasi. Panitia kurang paham menggunakan camera Solusi: seharusnya sie dokumentasi harus paham tentang kamera minimal di pelajari sebelum hari H agar tidak adanya masalah dalam mengambil foto atau video Kurangnya peserta untuk mendokumentasikan https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 91-100 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Solusi: seharusnya sie dokumentasi minimal 2 panita agar bisa mengambil video dan foto secara bersamaan dalam 1 moment. DAMPAK PROGRAM PELATIHAN Program pengabdian pelatihan dapat memberikan efek positif bagi masyarakat Desa Kuta untuk menambah ilmu di bagian social media, terutama untuk mengedit video dan menjadikannya video promosi. Selama ini masyarakat Desa Kuta belum memanfaatkan secara maksimal social media yang dimiliki. Sehingga dengan terlaksananya kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat memperkenalkan masyarakat Kuta serta para pekerja untuk dapat mengelola social media lebih baik melalui video promosi yang telah SIMPULAN Pengabdian Pelatihan Video Promosi Sederhana harus melakukan komunikasi yang baik antara masyarakat yang terdampak dengan COVID sehingga, memberikan salah satu pelatihan dapat meningkatkan keahlian dari masyarakat untuk dapat mengelola social Pembuatan video sederhana sangat dibutuhkan keahlian untuk dapat mengelola suatu akun social media oleh para pemasar di hotel, restaurant Kuta untuk dapat terus Meskipun pandemi COVID namun kreatifitas untuk berkarya harus tetap UCAPAN TERIMAKASIH Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Sesuhunan yang melindungi civitas akademika IPB Internasional, sehingga kegiatan pengabdian dapat dilaksakanan sesuai dengan perencanaan serta mendapatkan respon dan berdampak baik terhadap semua Ucapan terima kasih disampaikan kepada Rektor IPB Internasional beserta seluruh jajarannya serta Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun yang menaungi kampus IPB Internasional. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua LPPM IPB internasional beserta sekretaris LPPM atas masukan serta saran sebelum dan selama pelaksan kegiatan pengabdian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh elemen pendukung kegiatan ini, meliputi: mahasiswa Program Studi Diploma 4 Manajemen Pariwisata. Program Studi Diploma 4 Manajemen Perhotelan dan Program Studi Diploma 3 Perhotelan Kampus IPB Internasional. DAFTAR PUSTAKA