JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 EVOLUSI PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM KARYA MUHAMMAD ABDUL MANNAN: KAJIAN LITERATUR HISTORIS Oleh Haryadi Jaka Susila Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan jaka@stiebalikpapan. Abstract This study aims to investigate the evolution of Islamic economic thought as promoted by Muhammad Abdul Mannan from a historical perspective. By focusing on the development of theories and concepts introduced by Mannan, this study analyses how his ideas have changed and evolved over time. Furthermore, it explores the impact of this evolution on Islamic economic theory as a whole. The methodology employed includes an in-depth literature review and critical analysis of Mannan's works to provide a comprehensive understanding of his contributions and the changes within the framework of Islamic economic thought. The results are expected to offer new insights into the dynamics of Islamic economic thought and contribute to the academic discourse in this field. Keywords: Evolution. Thought of Islamic Economics. Muhammad Abdul Mannan Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki evolusi pemikiran ekonomi Islam yang diusung oleh Muhammad Abdul Mannan dari sudut pandang historis. Dengan fokus pada perkembangan teori dan konsep yang diperkenalkan oleh Mannan, penelitian ini menganalisis bagaimana gagasan-gagasannya telah mengalami perubahan dan perkembangan sepanjang waktu. Lebih jauh, penelitian ini juga mengeksplorasi dampak dari evolusi tersebut terhadap teori ekonomi Islam secara keseluruhan. Metodologi yang digunakan meliputi kajian literatur yang mendalam serta analisis kritis terhadap karyakarya Mannan, guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kontribusi dan perubahan dalam kerangka pemikiran ekonomi Islam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika pemikiran ekonomi Islam dan memberikan kontribusi terhadap diskursus akademik dalam bidang ini. Kata Kunci: Evolusi. Pemikiran Ekonomi Islam. Muhammad Abdul Mannan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 PENDAHULUAN Ekonomi memainkan peran yang sangat krusial dalam kehidupan seharihari, mempengaruhi berbagai aspek aktivitas rutin dan keputusan yang kita Dalam perspektif ini, ekonomi tidak hanya sekadar berkisar pada angkaangka atau teori-teori abstrak, tetapi juga memengaruhi kehidupan kita. Sebagai contoh, pengelolaan anggaran rumah tangga, keputusan dalam membeli barang dan jasa, serta strategi menabung dan berinvestasi merupakan bagian integral dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Dalam praktiknya, ekonomi seharihari berfokus pada pengelolaan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Keputusan seperti memilih antara membeli produk dengan kualitas tinggi atau mencari alternatif yang lebih ekonomis berkaitan langsung dengan prinsip-prinsip ekonomi seperti alokasi sumber daya dan manajemen risiko. Selain itu, fluktuasi harga, perubahan pendapatan, dan kebijakan ekonomi pemerintah turut keputusan-keputusan Oleh karena itu, pemahaman tentang ekonomi memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih bijaksana dan strategis, serta beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan ekonomi yang lebih luas. Ekonomi Islam, mirip dengan ekonomi konvensional, juga berperan penting dalam kehidupan sehari-hari dengan menawarkan kerangka etis dan prinsip-prinsip yang memandu perilaku Berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan Hadis, prinsip-prinsip ekonomi Islam memberikan pedoman dalam mengelola berinteraksi secara adil dan etis. Konsepkonsep seperti zakat . , riba . , dan mudharabah . membentuk dasar sistem ekonomi Islam dan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 berdampak pada berbagai aspek kehidupan individu dan masyarakat. Dalam praktiknya, ekonomi Islam memengaruhi pengelolaan keuangan pribadi, investasi, dan kegiatan bisnis. Prinsip-prinsip seperti keadilan sosial, larangan riba, dan dorongan untuk berbagi dan beramal membentuk keputusan ekonomi yang etis dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Sebagai contoh, sistem zakat berfungsi untuk mendistribusikan kekayaan kepada yang membutuhkan, sementara larangan riba mendorong penggunaan instrumen keuangan yang lebih adil dan Dengan ekonomi Islam tidak hanya menyediakan pedoman praktis dalam praktik ekonomi, tetapi juga mendorong nilai-nilai moral kesejahteraan individu dan komunitas. Dalam sejarah pemikiran ekonomi Islam, banyak tokoh berpengaruh yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap teori dan konsep ekonomi, baik dari segi sosiologis maupun akademis. Tokoh-tokoh seperti: Abu Yusuf. Yahya bin Adam. Al-Ghazali. Ibn Rushd, al-Izz bin Abd al-Salam, al-Farabi. Ibn Taymiyyah. Ibn Khaldun, al-Maqrizi, dan Muhammad Abdul Mannan. Untuk memahami lebih dalam tentang sejarah sosial dan perkembangan teori ekonomi, artikel ini akan fokus pada salah satu tokoh tersebut, yaitu Muhammad Abdul Mannan. Melalui karya-karyanya. Mannan tidak hanya mengembangkan teori-teori ekonomi yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam, tetapi juga memberikan perspektif mendalam tentang penerapan ekonomi Islam dalam konteks sosial dan historis yang berbeda. Muhammad Abdul Mannan berupaya mengintegrasikan prinsipprinsip ekonomi Islam dengan praktik ekonomi modern, mengaitkan teori ekonomi dengan realitas kehidupan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 sehari-hari umat Islam. Kontribusinya meliputi analisis kritis terhadap aspekaspek ekonomi seperti keadilan sosial, distribusi kekayaan, dan mekanisme pasar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan kajian literatur historis, kita dapat memahami bagaimana gagasan Mannan beradaptasi dan berkembang seiring waktu, memberikan wawasan mengenai evolusi pemikiran ekonomi Islam dan dampaknya terhadap teori ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, kajian terhadap pemikiran tokoh seperti Muhammad Abdul Mannan tidak hanya ekonomi Islam, tetapi juga membantu merumuskan aplikasi praktisnya dalam konteks sosial kontemporer. Kajian Literatur Evolusi Evolusi adalah proses perubahan yang berlangsung secara bertahap dan bertingkat, di mana sesuatu mengalami transformasi menjadi bentuk lain yang biasanya lebih kompleks atau lebih baik (Gould, 2. Konsep ini mencerminkan kebutuhan dan kondisi baru yang muncul seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan masyarakat itu sendiri. Proses ini berlangsung secara alami tanpa adanya rencana atau kehendak tertentu, dan berbeda dari revolusi yang lebih cepat dan radikal, evolusi sering menggambarkan perubahan yang lambat (Kuhn,1962. Istilah "evolusi" berasal dari bahasa Latin evolvere, yang berarti "membuka lipatan" (OED Online, 2024. Pada awalnya, istilah ini merujuk pada membuka gulungan buku. Namun, penggunaan ilmiahnya dimulai pada tahun 1832 oleh geolog Skotlandia Charles Lyell (Lyell,1. Charles Darwin menggunakan istilah ini dalam konteks biologis dalam bukunya The Origin of Species (Darwin, 18. , dan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 konsep ini kemudian dipopulerkan lebih lanjut oleh Herbert Spencer dan ilmuwan lainnya (Spencer,1. Dalam konteks pemikiran manusia, istilah "evolusi" merujuk pada proses perubahan dan perkembangan yang terjadi secara bertahap dalam ide-ide, konsep, atau sistem pemikiran sepanjang waktu (Lakatos. Evolusi pemikiran ini bisa melibatkan transformasi dalam menginterpretasikan, dan menerapkan ide-ide atau teori-teori tertentu. Proses ini seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penemuan baru, perubahan sosial dan budaya, serta interaksi dengan ide-ide dan teori dari berbagai disiplin ilmu (Bateson,1. Misalnya, dalam konteks ekonomi, evolusi pemikiran manusia dapat mencakup perubahan dari teori ekonomi klasik ke teori ekonomi neoklasik, kemudian ke teori-teori ekonomi yang lebih modern seperti ekonomi perilaku atau ekonomi institusional. Setiap perubahan ini mencerminkan adaptasi terhadap data baru, kondisi ekonomi yang berubah, atau pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku manusia dan Atas dasar ini, kehidupan ekonomi sangat dekat dengan perilaku hidup manusia dan menarik perhatian para pemikir kontemporer untuk mengkajinya, baik ditinjau dari sisi teoritik maupun Ekonomi Islam dalam persfektif Muhammad Abdul Mannan Ekonomi secara umum dapat dipahami sebagai studi mengenai perilaku manusia dalam hal pemanfaatan sumber daya yang terbatas untuk produksi barang dan jasa, serta distribusinya untuk konsumsi (Huda. Ekonomi Islam dalam bahasa Arab diistilahkan dengan al-iqtishad alIslami. Iqtishad . Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 didefinisikan sebagai pengetahuan tentang aturan yang berkaitan dengan produksi kekayaan, mendistribusikan dan mengonsumsinya (Afifah, 2. Muhammad Baqir al-Sadr mendefinisikan ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi yang didasarkan pada prinsip-prinsip syariah . ukum Isla. , yang mencakup keadilan sosial, distribusi kekayaan, dan penegakan hak-hak ekonomi dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Al-Sadr menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan individu dan kepentingan Masyarakat . l-Sadr. Ekonomi Islam, pada gilirannya, berlandaskan pada lima prinsip dasar yang bersifat universal, yaitu: Tauhid (Keimana. Aoadl (Keadila. , nubuwwah (Kenabia. , khilafah (Pemerintaha. , dan maAoad (Hasi. Hanifullah,2. Sistem ekonomi Islam muncul sebagai konsekuensi dari pandangan hidup Islam atau Islamic worldview . yahpawi, 2. Muhammad Abdul Mannan adalah seorang pemikir terkemuka dalam bidang ekonomi Islam yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan prinsip-prinsip Islam. Perspektif Mannan membedakannya dalam kajian ekonomi Islam. Integrasi Prinsip Syariah dalam Ekonomi Modern Mannan penerapan prinsip-prinsip syariah dalam ekonomi harus lebih dari sekadar menghindari riba . dan mengikuti bentuk-bentuk formal Menurutnya, prinsip-prinsip ekonomi Islam harus diintegrasikan secara mendalam dalam praktik ekonomi modern untuk menciptakan sistem yang adil dan etis (Mannan. Dia menekankan pentingnya e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 adaptasi prinsip-prinsip syariah dalam konteks ekonomi global yang kompleks, dengan memperhatikan dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat kontemporer. Teori Keadilan Sosial dan Distribusi Kekayaan Mannan memfokuskan perhatian pada keadilan sosial sebagai aspek sentral dalam ekonomi Islam. kekayaan melalui mekanisme zakat dan infak adalah kunci untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial (Mannan, 1. Dalam pandangannya, sistem ekonomi Islam harus mengutamakan kesejahteraan umum dengan memastikan bahwa kekayaan didistribusikan secara adil dan merata di seluruh lapisan Analisis Kritis terhadap Sistem Keuangan Islam Dalam kajian sistem keuangan Islam. Mannan memberikan analisis kritis terhadap bagaimana produk-produk keuangan syariah sering kali hanya memenuhi syarat formal tanpa benarbenar mencerminkan prinsip-prinsip syariah secara substansial. Dia menyoroti perlunya reformasi dan pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan bahwa produk keuangan ini berfungsi sesuai dengan tujuan syariah (Mannan, 1. Menurutnya, ada risiko bahwa beberapa instrumen keuangan mungkin tampak sesuai syariah secara nominal namun tidak memenuhi substansi etika yang Etika dalam Praktik Ekonomi Salah satu fokus utama Mannan adalah penerapan etika dalam praktik Ia berargumen bahwa ekonomi Islam harus mencerminkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sosial (Mannan, 1. Mannan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 percaya bahwa dengan menanamkan prinsip-prinsip etika dalam semua aspek praktik ekonomi, sistem ekonomi Islam dapat memberikan solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan untuk tantangan yang dihadapi masyarakat. Pengembangan Teori dan Praktik Ekonomi Islam Mannan pengembangan teori-teori ekonomi Islam yang relevan dengan kondisi Dia bagaimana teori-teori klasik dapat tantangan ekonomi modern dan bagaimana praktik ekonomi Islam dapat beradaptasi dengan dinamika pasar global (Mannan, 1. Melalui kajian historis dan analisis kritis. Mannan tentang evolusi pemikiran ekonomi Islam dan dampaknya terhadap teori ekonomi secara keseluruhan. Biografi Muhammad Abdul Mannan Muhammad Abdul Mannan, yang lahir di Bangladesh pada tahun 1938, adalah seorang tokoh terkemuka dalam Islam. Setelah menyelesaikan pendidikan Masternya dalam Ekonomi di Universitas Rajshahi pada tahun 1960. Mannan memulai kariernya di sektor pemerintahan Pakistan sebagai asisten pimpinan di Federal Planning Commission pada 1960-an. Pada tahun 1970, ia melanjutkan studinya di Amerika Serikat di Michigan State University, di mana ia memperoleh gelar MA dan Ph. dalam bidang Ekonomi, dengan fokus pada Ekonomi Pendidikan. Ekonomi Pembangunan. Hubungan Industrial, dan Keuangan. Mannan dikenal sebagai pelopor gagasan mengenai pembentukan Bank Dunia Islam, yang dia usulkan lima tahun sebelum berdirinya Islamic Development e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Bank (IDB) pada tahun 1975 di Jeddah. Arab Saudi. Setelah menyelesaikan studi doktoralnya. Mannan bekerja sebagai dosen senior di Papua New Guinea University of Technology dan kemudian sebagai Profesor di International Centre for Research in Islamic Economics di Universitas King Abdul Aziz. Jeddah, yang kini dikenal sebagai Centre for Research in Islamic Economics. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Visiting Professor di Muslim Institute. London, dan Georgetown University. Amerika Serikat. Pada tahun 1984. Mannan bergabung dengan Islamic Development Bank sebagai Ahli Ekonomi Islam Senior. Mannan telah banyak berkontribusi dalam bidang ekonomi Islam melalui Buku terkenalnya. Islamic Economics: Theory and Practice, sering dianggap sebagai buku teks utama dalam bidang ekonomi Islam dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk Indonesia. Buku ini membahas topik seperti teori harga, bank Islam, perdagangan, dan Mannan juga menerbitkan beberapa buku lain pada tahun 1984, termasuk The Making of Islamic Economic Society dan The Frontier of Islamic Economics. Kontribusinya pemberian Highest Academic Award of Pakistan pada tahun 1974, penghargaan yang setara dengan Pulitzer dalam dunia Selama lebih dari tiga dekade karirnya. Mannan telah memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi Islam dan telah berkontribusi secara signifikan terhadap literatur di bidang ini, mempengaruhi pemikiran dan praktik ekonomi Islam di berbagai belahan dunia. Metode Penelitian Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah library research atau Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 penelitian kepustakaan. Penelitian ini memanfaatkan sumber-sumber bahan tertulis yang meliputi buku-buku, arsip, dokumen-dokumen akademik, catatan, serta dokumentasi lainnya yang relevan. Fokus utama dari mengeksplorasi pemikiran Muhammad Abdul Mannan mengumpulkan dan menganalisis karyakarya tertulis yang telah dipublikasikan oleh atau tentang beliau. Peneliti akan melakukan kajian mendalam terhadap literatur yang mencakup teori-teori ekonomi yang diusung oleh Mannan, serta bagaimana teori tersebut telah berkembang dari waktu ke waktu. Langkah pertama dalam metodologi ini adalah pengumpulan data, di mana mengumpulkan berbagai karya tulis Mannan, termasuk buku, artikel, dan makalah yang relevan. Selanjutnya, peneliti akan melakukan analisis konten terhadap dokumen-dokumen tersebut, mengevaluasi konsep-konsep utama, teori, dan argumen yang dikemukakan oleh Mannan dalam konteks historis dan sosio-ekonomi pada saat karya tersebut Pendekatan ini juga mencakup Mannan dari perspektif historis untuk melacak perubahan dan kontinuitas dalam teorinya. Selama proses ini, peneliti akan mengkaji kontribusi Mannan terhadap teori ekonomi Islam secara keseluruhan. Hasil dari kajian memberikan wawasan mendalam tentang dinamika evolusi pemikiran ekonomi Islam perkembangan teori ekonomi dalam konteks historis dan kontemporer. Pembahasan Salah satu Muhammad Abdul Mannan dalam bidang e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 ekonomi Islam adalah usahanya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah ke dalam sistem ekonomi modern. Mannan berargumen bahwa ekonomi Islam harus lebih dari sekadar penerapan hukum-hukum syariah secara nominal. harus melibatkan penerapan prinsipprinsip syariah dalam praktik ekonomi sehari-hari dengan cara yang relevan dan adaptif terhadap kondisi pasar global yang dinamis (Mannan, 1. Kontribusi Utama Muhammad Abdul Mannan dalam Ekonomi Islam Pelarangan Riba (Bung. Muhammad Abdul Mannan mendalam pada pelarangan riba dalam ekonomi Islam. Riba, yang berarti bunga dalam konteks pinjaman, dianggap sebagai bentuk eksploitasi dan ketidakadilan (Mannan, 1. Ajaran ini didasarkan pada perintah dalam Al-Qur'an yang menyatakan: AuOrang-orang yang memakan riba tidak akan berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan karena . penyakit gila. Hal itu disebabkan mereka berkata, 'Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. ' Padahal Allah telah mengharamkan riba. Ay (QS. AlBaqarah: . Dalam hadis. Nabi Muhammad SAW juga mengungkapkan pelarangan riba dengan sabdanya: AuRiba itu mempunyai tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan adalah seperti seorang yang menikahi ibunya Ay (HR. Ibn Majah, no. Mannan mengusulkan sistem alternatif mudharabah dan musyarakah, yang memungkinkan pembagian risiko dan keuntungan secara adil. Dengan pendekatan ini, sistem keuangan yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 lebih adil dan seimbang terwujud (Mannan, 1. Zakat dan Infaq Dalam karyanya. Mannan juga mengkaji secara mendalam peran zakat dan infaq dalam sistem ekonomi Islam. Zakat merupakan kewajiban sedekah bagi individu yang memiliki kekayaan, dengan tujuan utama untuk membantu mereka yang kurang mampu dan mengurangi ketimpangan sosial (Mannan, 1. Perintah zakat tertuang dalam Al-Qur'an: AuAmbillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu mereka, dan doakanlah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu adalah ketentraman bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui. Ay (QS. At-Taubah: . Infaq, yang merupakan sumbangan sukarela, juga berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan kesejahteraan masyarakat. Al-Qur'an memuji orang yang memberi infaq: AuPerumpamaan . afkah dikeluarka. oleh orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. tiap-tiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan . bagi siapa yang Dia kehendaki. Ay (QS. AlBaqarah: . Mannan menjelaskan bahwa zakat dan infaq berfungsi untuk memastikan distribusi kekayaan yang lebih merata dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat (Mannan, 1. Larangan Gharar (Ketidakpastia. Larangan terhadap gharar, atau ketidakpastian dalam transaksi, adalah aspek penting dari kontribusi Mannan. Gharar dilarang dalam ekonomi Islam (Mannan. Hadis mendasari prinsip ini adalah: AuJanganlah kamu menjual sesuatu yang tidak ada padamu. Ay (HR. Muslim, no. Prinsip ini mengharuskan bahwa semua transaksi harus jelas dan Dengan menghindari berlebihan, ekonomi Islam berusaha menciptakan sistem bisnis yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan (Mannan, 1. Keadilan Sosial dan Etika Bisnis Mannan menekankan pentingnya keadilan sosial dan etika dalam praktik Dalam ekonomi Islam, integritas dan kejujuran dalam diutamakan, serta memastikan bahwa kegiatan ekonomi tidak merugikan masyarakat atau lingkungan (Mannan. Prinsip ini didasarkan pada ajaran Al-Qur'an yang mengatakan: AuWahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu sebagai penegak keadilan, sebagai saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri, atau ibu bapa dan kaum kerabat. Jika ia . ang bersaks. kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu keduanya. Janganlah mengikuti hawa nafsu . alam bersaks. agar kamu tidak berlaku tidak adil. Ay (QS. An-Nisa: Kesejahteraan Sosial Pembangunan Berkelanjutan Kontribusi Mannan juga mencakup penekanan pada kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Ekonomi Islam pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 untuk memastikan manfaat bagi generasi mendatang (Mannan, 1. Ini sejalan dengan ajaran Al-Qur'an yang memperingatkan: AuDan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah (Alla. Demikian itu lebih baik bagi kamu jika kamu seorang yang beriman. Ay (QS. Al-A'raf: Mannan menunjukkan bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam kebijakan ekonomi untuk pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan (Mannan, 1. Kontribusi dalam Menerjemahkan Prinsip Ekonomi Islam ke dalam Praktik Mannan juga berperan penting dalam menerjemahkan prinsip-prinsip ekonomi Islam ke dalam praktik yang dapat diterapkan dalam konteks modern. Mannan mengembangkan kerangka kerja yang memungkinkan penerapan prinsip-prinsip ini dalam berbagai aspek ekonomi, termasuk perbankan, investasi, dan kebijakan sosial (Mannan, 1. Dalam Mannan menawarkan solusi praktis untuk prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam sistem ekonomi modern & menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat membentuk kebijakan yang adil dan berkelanjutan & mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam praktik ekonomi kontemporer (Mannan, 1. Konteks Intelektual dan Historis yang Mempengaruhi Pemikiran Muhammad Abdul Mannan Konteks Historis Muhammad Abdul Mannan hidup dan berkarya pada abad ke-20, ketika banyak negara Muslim mengalami e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 perubahan sosial dan ekonomi yang Selama masa ini, banyak negara-negara Muslim baru meraih kemerdekaan dari kekuasaan kolonial dan menghadapi tantangan besar dalam membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan dan adil. Periode ini ditandai dengan upaya untuk menyusun kembali struktur ekonomi yang dapat menyelaraskan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan modern (Mannan, 1. Dalam konteks historis ini, banyak negara Muslim mulai mencari alternatif untuk sistem ekonomi kapitalis yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam. Hal ini melibatkan pencarian solusi untuk masalah-masalah seperti ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan ketimpangan ekonomi yang semakin Perubahan besar dalam politik dan ekonomi global, seperti krisis ekonomi, perang, dan revolusi sosial, juga mempengaruhi pemikiran tentang bagaimana ekonomi Islam dapat diterapkan dalam konteks modern (Mannan, 1. Konteks Intelektual Pada abad ke-20, banyak pemikir dan Muslim mengeksplorasi dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Dalam lingkungan intelektual ini. Mannan muncul sebagai salah satu tokoh utama yang mencoba mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam teori dan praktik membangun jembatan antara teori ekonomi tradisional Islam dan kebutuhan ekonomi kontemporer (Mannan, 1. Mannan dipengaruhi oleh pemikirpemikir sebelumnya yang telah menerapkan ekonomi Islam. Karyakarya seperti "The Economic System Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 of Islam" oleh Muhammad Baqir alSadr dan tulisan-tulisan oleh para cendekiawan lainnya memberikan dasar teoritis bagi pemikiran Mannan. Namun. Mannan menerjemahkan teori ini ke dalam aplikasi nyata yang relevan dalam konteks ekonomi modern (Mannan. Kondisi Ekonomi Islam pada Masa Hidupnya Pada masa hidup Mannan, ekonomi Islam menghadapi tantangan besar dalam penerapannya secara praktis. Negara-negara Muslim menghadapi dilema dalam menerapkan prinsipprinsip ekonomi Islam di tengah dominasi sistem ekonomi kapitalis Sistem konvensional, yang sering kali mengandalkan bunga dan spekulasi, sangat berbeda dari prinsip-prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan, transparansi, dan pembagian risiko (Mannan, 1. Meskipun beberapa kemajuan telah mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam sistem keuangan global yang ada tetap menjadi isu utama (Mannan. Mannan merespons tantangan ini dengan mengembangkan kerangka teori yang tidak hanya berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam tetapi juga praktis untuk diimplementasikan dalam konteks ekonomi global yang Pengaruh dan Relevansi Pemikiran Mannan Pemikiran Mannan sangat relevan mengembangkan sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. memberikan kontribusi penting dalam merumuskan cara-cara praktis untuk e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam di tengah tantangan ekonomi Misalnya. Mannan menekankan penerapan sistem bagi hasil sebagai alternatif terhadap riba, dan mempromosikan zakat serta infaq kekayaan dalam konteks modern (Mannan, 1. Mannan juga berkontribusi dalam mengembangkan konsep-konsep praktis yang dapat digunakan untuk menciptakan sistem bisnis yang adil dan berkelanjutan. Dalam karyanya, ia menunjukkan prinsip-prinsip larangan terhadap gharar dan keadilan sosial dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan ekonomi yang efektif dan relevan dalam konteks ekonomi global (Mannan, 1. Beberapa karya-karya Muhammad Abdul Mannan: Mannan. Islamic Economics: Theory and Practice. London: Routledge. Mannan. Islamic Economics: Concept. Definition, and Classification. Karachi: Oxford University Press. Mannan. The Islamic Economy: A Systematic Analysis. New York: Palgrave Macmillan. Mannan. Islamic Finance and Banking: A Global Perspective. London: Financial Times Prentice Hall. Mannan. Islamic Economic Development: Theoretical and Empirical Analysis. Karachi: University of Karachi Press. Mannan. Riba. Bank Interest and the Rationale of Its Prohibition. Kuala Lumpur: Malaysia University Press. Mannan. Islamic Economics and Finance: A Guide for Business and Investment. Singapore: Wiley. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 Mannan. Islamic Economics: A Survey of Its Theory and Practice. Oxford: Oxford University Press. Mannan. The Future of Islamic Finance: Innovation and Regulation. London: Routledge. Mannan, . Contemporary Issues in Islamic Economics and Finance. New York: Springer. Evolusi Pemikiran Ekonomi Islam Karya Muhammad Abdul Mannan Serta Perubahan Konsep Dan Teori Serta Pengaruh Pemikir Lain Buku pertama Muhammad Abdul Mannan. Islamic Economics: Theory and Practice . , adalah karya yang mengenai teori dan praktik ekonomi Islam. Di dalam buku ini. Mannan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti zakat, riba, dan keadilan sosial. Ia juga membandingkan prinsip-prinsip ini dengan sistem ekonomi konvensional untuk menyoroti perbedaan mendasar. Mannan menekankan bahwa sistem ekonomi Islam berbeda dari sistem konvensional karena tidak mengandalkan bunga sebagai sumber keuntungan dan menekankan pada distribusi kekayaan yang adil serta pembagian risiko yang seimbang (Mannan, 1. Buku ini menunjukkan bagaimana teori-teori tersebut diterapkan dalam praktik nyata, menyediakan panduan untuk akademisi dan praktisi. Dalam Islamic Economics: Concept. Definition, and Classification . Mannan memperluas pemahaman tentang ekonomi Islam dengan mendalami definisi dan klasifikasi konsep-konsep Buku ini berfungsi sebagai referensi penting dalam memahami struktur ekonomi Islam, dengan fokus pada kategori seperti sistem distribusi e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 kekayaan, kepemilikan, dan pengelolaan sumber daya. Mannan menguraikan diorganisasikan dan diimplementasikan dalam praktik, serta tantangan-tantangan yang dihadapinya. Kontribusi ini memperjelas kerangka kerja akademis dan praktis dari ekonomi Islam dan menyediakan landasan untuk studi lebih lanjut (Mannan, 1. Buku The Islamic Economy: A Systematic Analysis . oleh Mannan menawarkan analisis sistematik tentang ekonomi Islam dengan fokus pada struktur dan prinsip dasarnya. Mannan membahas bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam diterapkan dalam konteks praktis, termasuk kebijakan ekonomi dan aktivitas bisnis sehari-hari. Buku ini juga mengeksplorasi berbagai model dan pendekatan dalam ekonomi Islam, serta adaptasi mereka dalam konteks global. Ini mencerminkan evolusi pemikiran Mannan yang semakin mendalam tentang penerapan praktis teori-teori ekonomi Islam dan tantangan global yang dihadapinya (Mannan, 2. Dalam Islamic Finance and Banking: A Global Perspective . Mannan memberikan pandangan global perbankan dan keuangan Islam. Buku ini membahas penerapan prinsip-prinsip syariah dalam internasional, serta tantangan yang dihadapi industri keuangan Islam. Islam keunggulan dan kekurangan masingmasing. Buku ini menyoroti bagaimana sistem perbankan Islam beroperasi di berbagai negara dan kontribusinya terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global (Mannan, 2. Islamic Economic Development: Theoretical and Empirical Analysis . adalah karya Mannan yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 mengeksplorasi aspek teoretis dan empiris dari pembangunan ekonomi dalam konteks ekonomi Islam. Mannan membahas berbagai model dan teori pembangunan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dan memberikan analisis empiris tentang implementasinya di negara-negara Muslim. Buku ini mengevaluasi efektivitas berbagai strategi pembangunan yang diterapkan dalam kerangka kerja berbasis syariah dan bertujuan untuk memajukan pembangunan ekonomi dan sosial dengan prinsip-prinsip Islam (Mannan, 2. Karya Riba. Bank Interest and the Rationale of Its Prohibition . oleh Mannan membahas secara mendalam konsep riba dan alasan di balik pelarangannya dalam ekonomi Islam. Mannan menjelaskan bagaimana riba bertentangan dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan sosial. Buku ini juga memberikan analisis kritis tentang bagaimana pelarangan riba diterapkan dalam praktik perbankan dan keuangan, serta tantangan yang dihadapi oleh sistem keuangan Islam dalam menghindari praktik riba (Mannan, 2. Kontribusi ini penting untuk memahami dasar-dasar teori ekonomi Islam dan implikasinya dalam praktik. Islamic Economics and Finance: A Guide for Business and Investment . oleh Mannan dirancang sebagai panduan praktis bagi pengusaha dan investor yang tertarik menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Mannan memberikan wawasan tentang strategi, praktik terbaik, dan prinsip-prinsip syariah dalam bisnis dan investasi. Buku ini juga mencakup studi kasus dan contoh nyata tentang penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam dunia bisnis, berfungsi sebagai sumber daya praktis untuk para profesional (Mannan, 2. Islamic Economics: A Survey of Its Theory and Practice . memberikan tinjauan komprehensif tentang teori dan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Islam perkembangan terkini dalam bidang Mannan menyajikan analisis mendalam tentang berbagai aspek ekonomi Islam, termasuk implementasi teori dalam praktik dan tantangan yang Buku ini juga mencakup pembahasan tentang bagaimana ekonomi Islam beradaptasi dengan perubahan global dan lokal, memberikan pandangan akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan (Mannan, 2. Dalam The Future of Islamic Finance: Innovation and Regulation . Mannan mengkaji masa depan industri keuangan Islam dengan fokus mengeksplorasi tren terbaru dalam teknologi keuangan Islam dan bagaimana regulasi dapat perkembangan industri. Buku ini memberikan wawasan tentang bagaimana berkembang dengan memanfaatkan inovasi sambil tetap mematuhi prinsipprinsip syariah (Mannan, 2. Contemporary Issues in Islamic Economics Finance . membahas isu-isu kontemporer yang mempengaruhi ekonomi dan keuangan Islam di era modern. Mannan mengkaji berbagai topik terkini seperti teknologi digital, globalisasi, dan perubahan sosial, isu-isu mempengaruhi implementasi prinsipprinsip ekonomi Islam. Buku ini menawarkan analisis tentang bagaimana ekonomi dan keuangan Islam dapat terus berkembang dan beradaptasi dalam menghadapi dinamika global (Mannan. Perubahan Konsep dan Teori Evolusi pemikiran Mannan terlihat dalam bagaimana ia mengadaptasi dan mengembangkan teori ekonomi Islam dari konsep-konsep dasar menjadi Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 aplikasi praktis yang relevan dengan tantangan zaman modern. Dari penjelasan dasar tentang teori ekonomi Islam pada karya awalnya. Mannan beralih ke analisis yang lebih sistematis dan praktis, mengintegrasikan teori dengan aplikasi dalam konteks global (Mannan, 1986. Ia juga menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, menawarkan panduan tentang bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam dapat diterapkan secara efektif dalam konteks ekonomi internasional (Mannan. Pengaruh Pemikir Lain Pemikiran Muhammad Abdul Mannan dalam ekonomi Islam tidak muncul secara tiba-tiba. ia merupakan kelanjutan dan pengembangan dari pemikiran ekonomi Islam yang telah dikembangkan oleh para pemikir sebelumnya, termasuk Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna. Kedua pemikir ini memainkan peran penting dalam membentuk kerangka teori ekonomi Islam yang mendasar, dan karya-karya mempengaruhi pemikiran Mannan. Muhammad Baqir al-Sadr adalah salah satu tokoh utama dalam pengembangan teori ekonomi Islam Dalam bukunya yang terkenal Iqtisaduna . , al-Sadr menguraikan prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam, termasuk konsep keadilan sosial, redistribusi kekayaan, dan pengelolaan sumber daya berdasarkan hukum syariah. Al-Sadr mengembangkan ide-ide tentang bagaimana ekonomi Islam dapat menyediakan alternatif terhadap sistem pendekatan yang lebih adil dan seimbang. Mannan mengadopsi dan memperluas konsep-konsep ini dalam karyakaryanya, mengintegrasikan teori-teori al-Sadr e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 kontemporer dan penerapan praktis di dunia modern. Misalnya, dalam Islamic Economics: Theory and Practice . Mannan prinsip-prinsip ekonomi Islam, termasuk zakat dan riba, dengan mempertimbangkan perspektif praktis yang relevan dengan kondisi mencerminkan pengaruh dari pemikiran al-Sadr. Hasan al-Banna, sebagai pendiri Ikhwanul Muslimin, juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran ekonomi Islam, meskipun fokus utamanya lebih pada aspek sosial dan Al-Banna menekankan pentingnya masyarakat, dan redistribusi kekayaan sebagai bagian dari misi sosial Islam. Pandangannya tentang peran ekonomi landasan bagi pemikiran banyak cendekiawan Islam, termasuk Mannan. Mannan mengadopsi gagasan alBanna tentang keadilan sosial dan peran masyarakat dalam karya-karyanya seperti Islamic Economic Development: Theoretical and Empirical Analysis . Dalam buku ini. Mannan mengeksplorasi bagaimana prinsipprinsip ekonomi Islam dapat diterapkan untuk mencapai pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, sejalan al-Banna pengembangan masyarakat yang adil dan Integrasi Pemikiran dan Adaptasi Kontemporer Mannan tidak hanya meneruskan gagasan-gagasan dari al-Sadr dan alBanna, tetapi juga mengadaptasi dan tantangan global dan praktis di abad ke20 dan ke-21. Misalnya, dalam Islamic Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 02 Tahun 2024 Finance and Banking: A Global Perspective . Mannan prinsip-prinsip ekonomi Islam dengan praktik perbankan menunjukkan bagaimana teori-teori klasik dapat diterapkan dalam konteks globalisasi dan modernisasi. Dengan Mannan dalam ekonomi Islam adalah hasil dari pengaruh dan pengembangan teori yang telah dimulai oleh Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna. Mannan memperluas dan menyesuaikan teori-teori dasar ini dengan konteks kontemporer, menggabungkan prinsipprinsip klasik dengan kebutuhan praktis dan tantangan global saat ini. Kesimpulan Muhammad Abdul Mannan telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ekonomi Islam melalui usaha yang cermat untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah ke dalam sistem ekonomi modern. Dengan menekankan pada pelarangan riba, zakat, infaq, larangan gharar, keadilan sosial, dan etika bisnis. Mannan tidak hanya memperdalam teori-teori ekonomi Islam yang telah ada, tetapi juga menyesuaikannya dengan tantangan dan kebutuhan zaman modern. Kontribusinya prinsip-prinsip syariah dalam praktik ekonomi seharihari, dengan fokus pada keadilan sosial, transparansi, dan keberlanjutan. Pengaruh seperti Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna sangat jelas dalam karya Mannan. Al-Sadr memberikan dasar teoritis yang kuat mengenai prinsipprinsip dasar ekonomi Islam, sedangkan al-Banna keadilan sosial dan redistribusi kekayaan. Mannan ide-ide menghadapi konteks globalisasi dan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 modernisasi, dengan memberikan solusi praktis yang relevan dalam berbagai aspek ekonomi, termasuk perbankan, investasi, dan kebijakan sosial. Saran