Journal of Pharmaceutical Care and Sciences e-ISSN : 2828-4828 DOI :10. 33859/jpcs VOL 4 . 2023 : 99-108 | DOI : 10. 33859/jpcs. FORMULASI DAN EVALUASI SERUM GEL EKSTRAK DAUN SENGKUBAK (Pycnarrhena cauliflora diel. Ilma Widya Rini. Setia Budi. Agustina Hotma Uli Tumanggor. 1 Program Studi Sarjana Farmasi. Fakultas Kesehatan. Universitas Sari Mulia. Jalan Pramuka KM. 6, 70238, Banjarmasin. Indonesia. 2 Program Studi Teknik Industri. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Sari Mulia. Jalan Pramuka KM. 6, 70238, Banjarmasin. Indonesia. Info Artikel ABSTRAK Submitted: 15-11-2023 Revised: 27-11-2023 Accepted: 29-11-2023 Latar belakang: Serum memiliki konsentrasi yang tinggi tetapi dengan viskositas yang rendah. serum wajah yang memiliki kemampuan penyerapan pada kulit yang cukup baik, pelepasan dari zat aktif serum baik dan mudah untuk diaplikasikan pada wajah. Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora Diel. *Corresponding author merupakan salah satu jenis tumbuhan famili Menispermaceae yang banyak Ilma Widya Rini ditemukan di Kalimantan Barat. Sengkubak juga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai sumber senyawa antioksidan. Email: Tujuan: Mengetahui formulasi dari sediaan serum gel ekstrak daun ilmawidyarini@gmail. com sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. yang optimal dan mengetahui evaluasi sifat fisik serum gel ekstrak daun sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora DOI: 10. 33859/jpcs. 459 Diel. Metode: Penelitian yang digunakan dengan metode desain quasi experimental dengan variasi konsentrasi pada natrosol 1 gram , 1,5 gram, dan 2 gram. serum gel dilakukan evaluasi fisik organoleptis, homogenitas, daya sebar, waktu kering, daya lekat, ph, dan viskositas. Hasil: Hasil pengamatan pada uji organoleptis cair kental dan pada uji homogenitas sediaan homogen. hasil uji daya sebar yang paling optimal adalah formulasi 1, waktu kering yang paling optimal formulasi 1. hasil uji daya lekat paling optimal formulasi 1, hasil uji ph yang paling optimal formula 1, dan uji viskositas yang paling optimal formulasi 2. Kesimpulan: Serum gel ekstrak daun sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. yang paling optimal adalah formulasi yaitu dengan konsetrasi 1 gram. Kata Kunci: Ekstrak daun sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. , formulasi serum gel, serum gel ABSTRACT Background: Serum has a high concentration but a low viscosity. a facial serum that has a fairly good ability to absorb into the skin, releases the active substance of the serum well and is easy to apply to the face. Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora Diel. is a type of plant in the Menispermaceae family which can be found in West Kalimantan. Sengkubak also has good potential to be developed as a source of antioxidant compounds Objectives: Knowing the optimal formulation of sengkubak leaf extract serum gel (Pycnarrhena Cauliflora Diel. and knowing the evaluation of the physical properties of Sengkubak leaf extract serum gel (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Method: The study used a quasi-experimental design method with varying concentrations of 1 gram, 1. 5 grams and 2 grams of natrosol. Serum gel was evaluated for physical organoleptic, homogeneity, spreadability, dry time, adhesion, pH, and viscosity. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Results: The results of the observations on the viscous liquid organoleptic test and on the homogeneity test of homogeneous preparations. the most optimal spreadability test results were formulation 1, the most optimal drying time was the most optimal adhesion test results were formulation 1, the most optimal ph test results were formula 1, and the most optimal viscosity test were formulation 2. Conclusion: The most optimal serum gel of sengkubak leaf extract (Pycnarrhena Cauliflora Diel. is formulation 1, with a concentration of 1 gram. Keywords: Sengkubak leaf extract (Pycnarrhena Cauliflora Diel. , formulation of serum gel, serum gel PENDAHULUAN Penuaan dini ditandai dengan berkurangnya kolagen yang dihasilkan, degenerasi elastisitas kulit dan hilangnya kelembaban kulit. Jika radikal bebas adalah penganggu, antioksidan merupakan senjata untuk membasminya. Antioksidan adalah tabir surya alami dari tanaman yang memiliki nutrisi untuk melindungi dari sinar matahari (Siyanti et al. , 2. Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. merupakan salah satu jenis tumbuhan famili Menispermaceae yang banyak ditemukan di Kalimantan Barat. Tanaman Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. secara empiris tanaman banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai obat sakit kepala (Nurrohim et al. , 2. Penelitian sebelumnya menunjukkan kandungan senyawa yang terkandung pada tanaman ini positif mengandung alkaloid dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Daun Sengkubak memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 608,81 ppm (IC50 < 1000 pp. dan berpotensi sebagai antikanker dengan nilai LC50 248,75 ppm (LC50 < 1000 pp. (Lailiyah et al. , 2. Kosmetik herbal saat ini mulai banyak dikembangkan di mana salah satu komponennya adalah antioksidan. Antioksidan sintetik yang sudah biasa digunakan dalam produk kosmetik seperti Butylated Hydroxyanisole (BHA). Butylated Hydroxytoluene (BHT) yang dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan. (Maruli Purba et al. , 2. Serum memiliki konsentrasi yang tinggi tetapi dengan viskositas yang rendah, yang menghantarkan film tipis dari bahan aktif pada permukaan kulit Serum diformulasikan dengan viskositas yang rendah dan kurang jernih . yang mengandung kadar bahan aktif yang lebih tinggi dari sediaan topikal pada umumnya. serum wajah yang memiliki kemampuan penyerapan pada kulit yang cukup baik, pelepasan dari zat aktif serum baik dan mudah untuk di aplikasikan pada wajah. Penyerapan serum terjadi pada kulit bagian stratum korneum terdapat pada lapisan epidermis kulit merupakan lapisan terluar kulit, di dalam lapisan epidermis banyak mengandung sel keratinosit yang mengandung protein keratin (Cahya & Fitri, 2. Lapisan kulit . tratum korneu. hubungannya sangat erat dengan kosmetik karena dapan mencerminkan kondisi kulit lapisan ini sangat berperan terhadap penembusan sehingga menentukan konsentrasi senyawa aktif pada sel target. stratum korneum pada wajah merupakan lapisan kulit paling tipis yang dilapisi oleh lapisan tipis lemak dengan pH antara 4,5-6,5. Serum bekerja sebagai pelembab wajah yang bekerja pada srartum korneum untuk mengurangi https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA terjadinya penguapan air pada wajah, serum bekeja untuk mengikat air untuk tetap menjaga kelembapan wajah dan sebagai perlindungan kulit terhadap bakteri. METODE Jenis Penelitian Observasional Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian ini dikarenakan penelitian eksperimen atau percobaan . xperimental researc. yang merupakan sutau penelitian yang berkegiatan untuk percobaan. Eksperimen Pada penelitian ini tidak menggunakan desain quasil experimental desain dengan rancangan Nonequivalent Control Group design yaitu melibatkan variabel kontrol tetapi tidak dapat sebagai pengontrol sepenuhnya karena pada penelitian ini tidak mengambil sampel secara random, dengan menggunkan variasi konsentrasi geling agent natrosol sebagail basis serum gel. Perlakuan yang diberikan yaitu variasil natrosol yang digunakan pada setiap formulasi dengan konsentrasi berbeda dan kemudian di evaluasi uji organoleptis, uji homogenilas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji waktu kering, uji daya lekat. Sampel Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo. Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Ekstrak Daun sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Alat dan Bahan Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah timbangan analitik (AD600i. , spatula, mortir dan stemper, gelas beker 250 ml (IWAKI CTE. , gelas beker 500 ml (AGC IWAKI CTE. , gelas ukur 100 ml (HERMA), viscometer stromer . tromer NDJ- 5S), pipet tetes, batang pengaduk, sudip, hotplate, 3 buah botol serum, kertas perkamen, corong, kaca arloji, stirrer, dan pH meter (Lutro. stop watch. Ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Natrosol. Glilserin. DMDM Hydantoin. Ethoxydiglycol. Aqua dest. Prosedur Kerja Ekstraksi Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Del. diperoleh dengan cara maserasi pelarut etanol 96%. Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. yang sudah kering di haluskan menggunakan blender lalu di ayak hingga halus. Timbang Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Serbuk Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. dilarutkan dengan etanol 96% selama 3x24 jam. Ektrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. di saring dengan kertas saring. Ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. dikentakan pada waterbath. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Pembuatan Serum Gel Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Sediaan serum gel yang akan dibuat dengan cara kerja sebagai berikut: Timbang Ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhelna Caulilflora Dilell. Natrosol. Gilseriln. DMDM Hydantoiln, dan Ethoxydiglycol sesuai dengan perbandingan pada formulasi menggunakan neraca analitik, kecuali aqua dest dalam bentuk mililiter. Masukkan Natrosol ke dalam gelas dan larutkan dalam aqua dest 15 ml pada suhu 50AC pada hot plate. Setelah Natrosol agen larut, tambahkan Gilserin perlahan-lahan hingga homogen. Tambahkan Ethoxydiglycol perlahan-lahan hingga homogen. Tambahkan DMDM Hydantoiln sedikit demi sedikit hingga homogen. Tambahkan Ekstrak Daun Selngkubak (Pycnarrhelna Caulilflora Dilell. perlahan-lahan hingga homogen. Tambahkan Aqua dest hingga 100 ml dan aduk hingga homogen. Sediaan yang telah jadi dimasukkan ke dalam wadah botol serum menggunakan corong. Uji Organoleptis Pengujian organoleptis merupakan cara pengujian menggunakan indra manusia secara visual meliputi warna, bau, dan bentuk. Dilakukan dengan 3 kali replikasi. Uji Homogenitas Pemeriksaan homogenitas dilakukan pada preparat kaca, pengamatan dilakukan dengan melihat keberadaan partikel yang belum tercampur secara homogen. Dilakukan dengan 3 kali Uji pH Prinsip cara uji derajat keasaman . H) dilakukan dengan menggunakan alat pH meter. Nilai pH ideal untuk sediaan topikal adalah 4,5-7 (Maruli Purba et al. , 2. Dilakukan dengan 3 kali Uji Viskositas Uji viskositas sediaan menggunakan alat viscometer Brookfield dengan cara mencelupkan spindle pada viscometer dalam 100 gram sediaan yang telah dimasukkan ke dalam beaker glass dengan kecepatan yang sesuai. Viskositas harus memenuhi persyaratan dalam pembuatan serum, yaitu 2. 000 cPs (Lailiyah et al. , 2. Dilakukan dengan 3 kali replikasi. Uji Daya Sebar Pengujian ini dilakukan dengan menimbang 0,5 gram serum gel kemudian diletakkan dalam kaca bulat, kaca lainnya diletakkan di atasnya selama 1 menit. Setelah itu ditambahkan beban 150 gram dan diukur dalam air konstan. Daya sebar pada serum sesuai evaluasi sekitar 57 cm (Lailiyah et al. , 2. Dilakukan dengan 3 kali replikasi. Uji Waktu Kering Uji waktu kering dilakukan pada kulit. Serum dioleskan pada bagian pergelangan bawah untuk mengetahui penyerapan kulit selama 5 menit (Siyanti et al. , 2. Dilakukan dengan 3 kali replikasi. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Uji Daya Lekat Uji daya lekat dilakukan pada alat uji daya lekat dengan meletakkan sampel sebanyak 0,5 gram di antara dua objek kaca yang dilemari berat sebanyak 250 gram selama 5 menit. Persyaratan daya lekat serum waktu >4 detik (Lailiyah et al. , 2. Dilakukan dengan 3 kali HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil uji Organoleptis Tabel 1 Hasil Organoleptip Serum Gel Formulasi Warna Coklat Organoleptis Bau Khas ekstrak daun Khas ekstrak daun Khas ekstrak daun Bentuk Kental berair Kental berair Kental berair F II Coklat F i Coklat Gambar 1 Hasil Organoleptis Serum Gel Hasil Uji Homogenitas Tabel 2 Hasil Uji Homogenitas Formula F II F i Homogenitas Homogen Homogen Homogen Gambar 2 Hasil Homogenitas https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Hasil Daya Sebar Tabel 3 Hasil Uji Daya Sebar F II F i Replikasi 5,5 cm 5 cm 5 cm Replikasi 6 cm 5,5 cm 5 cm Replikasi i 5,15 cm 5,25 cm 6,25 cm daya sebar P value 5,55 cm A 0,430 5,25 cm A 0,254 5,41 cm A 0. 0,775 Gambar 2 Hasil Uji Daya Sebar Hasil Uji Waktu Kering Tabel 3 Hasil Uji Waktu Kering Replikasi I Replikasi II Replikasi i 3 menit 2,4 menit 3 menit 2,8 menit A 0,346 FII Fi 3 menit 3 menit 3 menit 3 menit 3 menit 3 menit 3 menit A 0,000 3 menit A 0,000 P value Gambar 4 Hasil Uji Daya Sebar Uji Daya Lekat Tabel 5 Hasil Uji Waktu Kering Replikasi I Replikasi II Replikasi i daya lekat 7 detik 11 detik 10 detik 9 detik A 2,121 FII 5 detik 10 detik 8 detik 7 detik A 2,549 Fi 8 detik 7 detik 10 detik 8 detik A 1,581 https://ejurnal. id/index. php/jpcs P value 0,637 Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Gambar 5 Hasil Uji Daya Sebar Uji pH Tabel 6 Hasil Uji Waktu Kering Formula Replikasi I Hasil Uji pH Replikasi II Rata-rata uji pH P value Replikasi i FII 5,27 pH 5,36 pH 5,24 pH 5,33 pH 5,23 pH 5,30 pH 5,24 pH A 0,070 5,33 pH A 0,005 0,016 Fi 5,37 pH 5,36 pH 5,30 pH 5,34 pH A 0,070 Gambar 6 Hasil Uji Daya Sebar Uji Viskositas Tabel 7 Hasil Uji Waktu Kering Replikasi I Replikasi II 450 cPs Replikasi i 100 cPs 050 cPs FII Fi 866 cPs A 0,362 540 cPs 120 cPs 300 cPs 320 cPs A 0,209 460 cPs 520 cPs 140 cPs 2,373 cPs A 0,202 https://ejurnal. id/index. php/jpcs Viskositas P value 0,416 Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Gambar 7 Hasil Uji Daya Sebar Pembahasan Serum gel daun sengkubak dibuat dibuat dengan 3 formulasi yaitu dengan variasi pada konsetrasi gelling agent Natrosol. Pada formulasi satu dengankonsentrasi 1 gram, formulasi dua dengan konsentrasi 1,5 gram, formulasi tiga dengan konsentrasi 2 gram (Cahya & Fitri, 2. Penambahan ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. pada masilng-masilng formulasi delngan konstrasi yang sama yaitu 5 gram. Sediaan serum gel Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. yang telah dibuat selanjutnya dilakukan evaluasi fisik organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, viskositas, dan pH. Pengujian sediaan dilakukan dengan dengan pengujian 3 kali replikasi. Uji Organoleptis Uji organoleptis ini dilakukan dengan pengamatan warna, bau dan bentuk pada sediaan serum gel ekstrak daun sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. dengan konsentrasi Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. yang sama tetapi konsentrasi gelling agent Natrosol yang berbeda. Pada pengamatan warna ketiga sediaan berwarna sama yaitu coklat yaitu dikarenakan penambahan ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Bau yang ditimbulkan dari sediaan serum gel masing-masing beraroma khas ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. Konsistensi yang dihasilkan pada formula 1 cair agak kental sedangkan pada formula 2 dan 3 cair kental dikarenakan variasi konsentrasi Natrosol pada formula semakin tinggi maka tekstur semakin kental. Uji Homogenitas Uji homogenitas sediaan sama-sama homogen tidak ada zat padat yang menggumpal. Dari hasil evaluasi homogenitas pada sediaan serum gel ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. semua formula homogen dan sudah sesuai spesifikasi sehingga dapat dikatakan bahwa semua formula optimal berdasarkan evaluasi homogenitas. Uji Daya Sebar Sebuah sediaan serum gel dikatakan baik jika daya sebar berkisar 5-7 cm. Uji daya sebar ketiga formula telah sesuai dengan spesifikasi uji daya sebar sehingga dapat dikatakan semua formula memenuhi namun dari ketiga formula didapatkan formula yang paling optimal daya sebarnya adalah pada formula 1 yaitu memiliki daya sebar 5,55 cm. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA Uji Waktu Kering Uji waktu kering pada tiga formula telah memasuki waktu kering yang baik yaitu kurang dari 5 menit sehingga dapat dikatakan semua formula memenuhi spesifikasi namun dari hasil elvaluasi waktu kering daya sebar yang paling cepat mengering adalah pada formula 1 dengan hasil waktu kering 2,8 menit sehingga dapat dikatakan formula yang paling optimal terdapat pada formula 1 berdasarkan uji waktu kerilng. Uji Daya Lekat Uji daya lekat dilakukan dengan tiga kali replikasi, fomula 1 didapatkan hasil dengan rata rata 9 detik, rata-rata pada formula 2 yailtu 7 detik, dan rata-rata pada formula 3 yaitu 8 detik. Berdasarkan sifat gel semakin besar konsentrasi Natrosol maka semakin lama daya lekat suatu sediaan dikarenakan tingginya konsentrasi yang ditambahkan maka semakin kecil jumlah air dalam sediaan, tetapi pada hasil yang didapatkan semakin besar konsentrasi geling agent yang ditambahkan semakin kecil nilai daya lekat yang dihasilkan. formula yang paling optimal daya lekatnya adalah pada formula 1 yaitu dengan daya lekat 9 detik. Uji pH pH serum gel harus sesuai dengan kulit yaitu 4,5-6,5 pH apabila pH terlalu asam maka dapat terjadi iritasi pada kulit, tetapi bila sediaan terlalu basa maka akan menyebabkan kulit menjadi Berdasarkan hasill evaluasi pada tiap formulasi ketiga formula memasukil kriteria uji pH yaitu pH 5,5 sehingga dapat dikatakan semua formula memenuhi uji pH namun dari hasil evaluasi pH pada ketiga formula didapatkan hasil yang optimal pH sediaan serum adalah pada formula 1 yaitu dengan pH 5,24. Uji Viskositas Viskositas yang baik pada standar sediaan gel adalah berkisar 2000-4000 cPs. Semakin tinggi konsetrasi geling agent maka semakin tinggi nilai viskositas. Semakin besar viskositas semakin sulit fluida untuk mengalir. Pada penelitian serum gel esktrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. hasil rata- rata formula 1 adalah 2866 cps, hasil rata rata pada formula 2 adalah 2320 cPs dan hasil rata rata formula 3 adalah 2373. Hasil evaluasi yang optimal adalah formula 2 dengan hasill 2320 cPs. Dari hasil evaluasi viskositas formula 2 memasuki spesifikasi optilmal. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari penelitian formulasi dan evaluasi sediaan serum gel ekstrak Daun Sengkubak (Pycnarrhena Cauliflora Diel. dari semua hasil evaluasi yang dilakukan dengan tiga kali replikasi didapatkan hasil formula yang optimal dari ketiga formula adalah pada formula satu yang paling optimal dan tidak terdapat pengaruh pada variasi konsetrasi Natrosol. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada Setia Budi dan Agustina Hotma Uli Tumanggor yang telah memberikan arahan dan bimbingan dalam penyelesaian penulisan artikel ini. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Formulasi Dan Evaluasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Dari Ekstrak Daun PepayaA DAFTAR PUSTAKA