ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB EFEKTIVITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA MABURAI KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Nahdiah* . Norhalidah Nnahdiah5@gmail. norhalidah2nor@gmail. Program Studi Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung Ae Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 71571 Email: info@stiatabalong. ABSTRAK BUMDes Berkah Bersama merupakan Badan Usaha Milik Desa yang bergerak di bidang usaha pelayanan jasa. PAMDes dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce. Reuse. Recycl. BUMDes Berkah Bersama memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan usaha yang lebih terencana dan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas BUMDes dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima orang informan. Analisis data menggunakan model Interaktif yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. di Desa Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Kabupaten Tabalong, telah berjalan secara efektif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Kata Kunci : Efektivitas. Badan Usaha Milik Desa. Pendapatan Asli Desa =============================================================================== THE EFFECTIVENESS OF VILLAGE-OWNED ENTERPRISES (BUMDES) IN INCREASING VILLAGE ORIGINAL INCOME IN MABURAI VILLAGE. MURUNG PUDAK DISTRICT, TABALONG REGENCY ABSTRACT BUMDes Berkah Bersama is a Village-Owned Enterprise involved in service provision. Village Water Management (PAMDe. , and Integrated Waste Management Facilities (TPS3R - Tempat Pengolahan Sampah Reduce. Reuse. Recycl. BUMDes Berkah Bersama has the potential to boost the village's economy through more planned and innovative business management. This research aims to identify and analyze the effectiveness of BUMDes in increasing Village Original Income in Maburai Village. Murung Pudak District. Tabalong Regency. This study employed a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation with five informants. Data analysis utilized an interactive model, which encompassed data collection, data reduction, data presentation, and conclusion The results of this study indicate that the Effectiveness of Village-Owned Enterprises (BUMDe. in Maburai Village. Murung Pudak District. Tabalong Regency, has been effective in increasing Village Original Income. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Keywords: Effectiveness. Village-Owned Enterprise. Village Original Income PENDAHULUAN Badan usaha yang berkembang di Kecamatan Murung Pudak yaitu Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. BUMDes Berkah Bersama merupakan Badan Usaha Milik Desa yang bergerak di bidang usaha pelayanan jasa, pembibitan, minyak jelantah. PAMDes (Perusahaan Air Minum des. dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce. Reuse. Recycl. BUMDes yang sudah terbentuk juga menghadapi tantangan dalam efektivitas pengelolaannya. Dalam konteks ini. BUMDes Berkah Bersama memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan usaha yang lebih terencana dan Namun, tanpa strategi yang jelas dan dukungan dari berbagai pihak, keberadaan BUMDes hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas BUMDes, sehingga dapat memberikan solusi untuk optimalisasi perannya. Variabel utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah efektivitas BUMDes. Efektivitas ini diukur berdasarkan tiga indikator yang diadaptasi dari teori (Richard M. Steers, 2. yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Pencapaian tujuan mengacu pada sejauh mana BUMDes berhasil mencapai target peningkatan PADes dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Integrasi mencakup kemampuan BUMDes dalam mengkoordinasikan sumber daya, seperti tenaga kerja, modal, dan aset lainnya. Sedangkan adaptasi melihat sejauh mana BUMDes mampu beradaptasi terhadap perubahan eksternal, termasuk kebutuhan pasar dan regulasi pemerintah. Salah satu masalah utama yang dihadapi BUMDes Berkah Bersama Desa Maburai adalah kurangnya pelatihan bagi pengelola BUMDes menjadi kendala yang signifikan dalam JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi usaha, di sisi lain partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting yang memengaruhi efektivitas BUMDes. Masyarakat Desa Maburai cenderung pasif dalam mendukung kegiatan BUMDes. Hal ini masyarakat tentang manfaat ekonomi yang dapat diperoleh dari keberhasilan BUMDes. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pengelolaan BUMDes. Penelitian ini penting untuk menjawab masalah yang sedang dihadapi BUMDes Berkah Bersama di Desa Maburai. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya, pemerintah desa dan pengelola BUMDes bisa lebih fokus memperbaiki aspek yang masih kurang. Penelitian ini juga diharapkan bisa memberi rekomendasi praktis yang bisa langsung diterapkan, agar BUMDes bisa benar-benar memberikan dampak positif untuk desa. Penelitian ini dilakukan di Desa Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Kabupaten Tabalong, yang memiliki BUMDes dengan beberapa unit usaha yaitu usaha pelayanan jasa, pembibitan, minyak jelantah. PAMDes (Perusahaan Air Minum des. dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce. Reuse. Recycl. Populasinya mencakup semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan BUMDes, seperti pengurus BUMDes, perangkat desa, dan masyarakat yang merasakan dampaknya. Sampel diambil dengan cara purposive, fokus pada pengurus dan tokoh masyarakat yang berperan dalam perekonomian desa. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dan observasi langsung untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang efektivitas BUMDes di desa ini. Berdasarkan observasi diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Di ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten TabalongAy. TINJAUAN PUSTAKA Hasil Penelitian Terdahulu (Nurchayuni, 2. melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Kedondong Kecamatan Sokaraja Kabupaten BanyumasAy Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan BUMDes dan efektivitas BUMDes di Desa Kedondong Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan BUMDes untuk usaha perkebunan pisang yaitu memaksimalkan perkebunan, serta publikasi kegiatan dan hasil usaha BUMDes sedangkan untuk usaha investasi sembako yaitu menambah investasi dan akan mengambil produksi dari desa dan di jual ke luar desa. Efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa yaitu cukup efektif memberikan kontribusi berupa pendapatan asli desa kepada pemerintah desa. Dari indikator pencapaian tujuan, adaptasi, dan integrasi belum semua tercapai secara maksimal. (Saputri, 2. melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa WangkelangAy penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas BUMDes dalam meningkatkan Kesejahteraan tertuang dalam Undang-Undang RI. Nomor 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial. Kesejahteraan dapat diwujudkan melalui pembangunan desa. Wujud dari pembangunan desa salah satunya adalah dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. yang merupakan lembaga ekonomi desa dengan tujuan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan dapat mensejahterakan masyarakat desa. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Sebelum adanya BUMDes dengan unit usaha PAB, masyarakat Desa Wakelang harus berjalan sekitar 3 km untuk memenuhi kebutuhan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Berkah Sejahtera telah cukup efektif namun belum maksimal karena belum adanya pengembangan unit usaha yang baru. Sehingga BUMDes kesejahteraan pun hanya dapat dirasakan oleh segelintir masyarakat saja, seperti pengelola. (Rubyanti dan Rozak, 2. melakukan penelitian dengan judul Efektivitas Dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan BUMDes Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Desa Se-Kecamatan Lumbun. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis . Efektivitas pengelolaan keuangan BUMDes Se-Kecamatan Lumbung dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Efisiensi pengelolaan keuangan BUMDes Se-Kecamatan Lumbung dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Hasil dari penelitian dan pengelolaan data menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan BUMDes dalam meningkatkan pendapatan asli desa termasuk kategori efektif. (Mia dan Rifandi, 2. melakukan penelitian dengan judul Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sidomoyo Kecamatan Godean. I Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas pengelolaan BUMDes dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Sidomoyo Kecamatan Godean Kabupaten Sleman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan utama dari BUMDes dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa belum efektif karena laba yang dikontribusikan ke PADes masih belum Namun, untuk perencanaan pengelolaan BUMDes sudah cukup baik. (Lestari, 2. melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Pengelolaan Dana Pada Badan Usaha Milik Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten TolitoliAy. Yang mana ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Buntuna, apakah sudah efektif dan sudah sesuai dengan prinsip efektivitas pengelolaan BUMDes. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan yang dilakukan pada badan usaha milik desa (BUMDe. di Desa Buntuna belum efektif. Efektivitas Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa kata Auefektivitas berasal dari bahasa inggris yaitu Effective yang ada efeknya . kibatnya, pengaruhnya, manjur dan mujarab. dapat membawa hasil, berhasil guna . entang usaha, tindaka. mulai berlaku. Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. menurut KBBI berasal dari beberapa kata yaitu badan usaha yang diartikan kesatuan yuridis . , teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan sedangkan milik dapat diartikan sebagai kepemilikan atau kepunyaan sementara Desa adalah kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang mempunyai sistem pemerintah sendiri. Maka BUMDes merupakan serangkaian unit usaha yang selenggarakan oleh sistem pemerintahan berdasarkan hukum tertentu dan digerakkan oleh masyarakat desa demi mencapai perekonomian yang lebih layak. Menurut (Maryuani, 2. BUMDes adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan membangun kerekatan sosial masyarakat yang dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Dalam pasal 1 angka 6 UU No. 6 /2014 tentang Desa. BUMDes didefinisikan sebagai: AuBadan Usaha Milik Desa, selanjutnya disebut BUMDes, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Ay Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk kebutuhan dan potensi desa. BUMDes menurut Undang-undang nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah didirikan antara lain dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes. Sebagai salah satu lembaga ekonomi yang beroperasi di pedesaan. BUMDes harus memiliki perbedaan dengan lembaga ekonomi pada umumnya. Ini dimaksudkan agar keberadaan dan kinerja BUMDes mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga desa. Disamping itu, supaya tidak berkembang sistem usaha kapitalistis di pedesaan yang dapat mengakibatkan terganggunya nilainilai kehidupan bermasyarakat. Pendapatan Asli Desa (PADe. Menurut penjelasan dari undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, bab . keuangan desa dan aset desa, pasal . , bahwa . Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa. Hak dan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat . menimbulkan pendapatan, belanja, pembiayaan, dan pengelolaan Keuangan Desa. Pasal . bahwa Pendapatan Asli Desa (PADe. terdiri dari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat . bersumber dari: Pendapatan asli Desa terdiri atas hasil usaha, hasil aset, swadaya dan partisipasi, gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli Desa. Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Bagian dari hasil pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten/Kota. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Alokasi dana Desa yang merupakan bagian dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota. Bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten/Kota. Hibah dan sumbangan yang tidak mengikat dari pihak ketiga. Lain-lain pendapatan Desa yang sah. Kerangka Konseptual Gambar 1 kerangka konseptual suatu keadaan secara objektif dalam suatu deskriptif situasi (Ali, 1. Metode penelitian kualitatif lebih mudah menyesuaikan dengan kondisi dilapangan, lebih peka terhadap perubahan pola atau nilai dan bahkan data yang ada di lapangan juga untuk mempertajam gambaran fenomena yang diteliti, maka pengamatan langsung dari fenomenafenomena atau kejadian- kejadian memperoleh prioritas yang tinggi dari peneliti kualitatif dari pada pengamatan terhadap pengukuran data. Teori dalam pengukuran kualitatif tidak semata-mata dimaksudkan untuk dibuktikan, namun dapat juga untuk dikembangkan berdasarkan data yang Lokasi penelitian ini di lakukan di BUMDes Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Adapun alasan memilih lokasi tersebut karena ingin mengetahui lebih dalam tentang Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama di Desa Maburai dan ingin mengetahui peningkatan Pendapatan Asli Desa PADes. Sumber Data Data Primer (Sugiyono, 2. Data primer yaitu sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan. Sumber : Diolah Peneliti . METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik kualitatif. Untuk memecahkan dan menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang, dilakukan dengan menempuh langkah-langkah pengumpulan data, klarifikasi dan membuat kesimpulan tentang JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Selanjutnya bila dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan data, maka teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara interview . , kuesioner . , observasi . , dan gabungan (Sugiyono. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan kuesioner. Data primer merupakan data yang didapat atau dikumpulkan oleh peneliti dengan cara langsung dari sumbernya. Data primer biasanya disebut dengan data asli atau data baru yang mempunyai sifat up to date. Untuk memperoleh data primer, peneliti wajib mengumpulkannya secara langsung. Cara yang ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB bisa digunakan peneliti untuk mencari data primer yaitu observasi dan wawancara. Sumber data penelitian adalah semua pengurus BUMDes Desa Maburai Data Sekunder (Sugiyono. Data merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau lewat Dan yang menjadi sumber data sekunder berupa buku, skripsi, jurnal yang berkenaan dengan penelitian yang sedang Data sekunder merupakan data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Data ini digunakan untuk mendukung informasi primer, dimana data ini bisa diperoleh yaitu dari bahan pustaka, literatur, penelitian terdahulu, buku, dan lain sebagainya. Data sekunder merupakan jenis sumber data yang sering digunakan dalam penelitian. Data dalam penelitian sangatlah penting peranannya, karena hasil penelitian akan sangat bergantung pada data yang digunakan. Ada dua jenis data yang sering digunakan dalam penelitian, yaitu data sekunder dan data primer. Tentu menggunakan jenis data yang mana, peneliti perlu mempertimbangkan secara matang karena data sekunder dan data primer cukup jauh Sumber Informasi Untuk mendapatkan informasi yang diinginkan mengenai Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Studi Kasus Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong menentukan informan sebagai responden yang sekaligus sebagai key informan. Adapun informan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Tabel 1 Informan Kunci NO INFORMAN KUNCI Sekretaris BUMDes Desa Maburai Ketua BUMDes Maburai 3 Masyarakat Desa Maburai Sumber : Data diolah oleh peneliti 2025 Teknik Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Bagi peneliti kualitatif, melakukan interaksi dengan subjek melalui wawancara mendalam dan observasi tentang latar belakang fenomena akan memberi mereka pemahaman yang lebih baik tentang makna fenomena tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi (Observatio. Observasi yaitu pengumpulan data dan informasi melalui pengamatan dan pencatatan langsung terhadap objek penelitian yang meliputi kegiatan pencatatan terhadap objek dan kejadian-kejadian untuk mendapatkan informasi tentang fenomena-fenomena yang diteliti dalam BUMDes Berkah Bersama. Observasi yang digunakan adalah observasi non-partisipan artinya peneliti tidak terlibat atau tidak terjun melakukan aktivitas yang dilakukan kelompok yang diteliti, dan hanya sebagai pengamat independen. Wawancara (Intervie. Wawancara adalah suatu teknik atau cara pengumpulan data dengan mengadakan pembicaraan atau tanya jawab secara lisan antara orang yang mewawancarai dengan yang Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara mendalam tentang Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Studi Kasus Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong yaitu yang dilakukan di BUMDes Rakatsepakat. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Dokumentasi (Documentatio. (Sugiyono, 2. dokumentasi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung penelitian. Dokumentasi mengumpulkan data kemudian ditelaah. Teknik dokumentasi ini bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan masalah penelitian, yaitu mengenai permasalahan Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Di Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Dokumen yang adalah dokumen yang berupa dokumen pemerintah, hasil penelitian, fotofoto dan lain sebagainya yang berkaitan dengan BUMDes yang digunakan sebagai data penunjang dalam mengeksplorasi masalah Analisis Data Analisis data merupakan cara untuk menganalisis data secara akurat dan seksama. Dalam hal ini peneliti dilibatkan sedemikian rupa agar mendapatkan kesimpulan dan dapat dirumuskan dengan tepat, baik benar. (Sugiyono, 2. analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang Penelitian ini menggunakan Model Interaktif Miles and Huberman (Sugiyono, 2. mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Gambar 2 Komponen dalam Analisis Data (Interactive Mode. Sumber : Miles and Huberman (Sugiyono,2. Menurut Miles dan Huberman mengemukakan bahwa dalam analisis data terdapat empat langkah. Data Collection (Pengumpulan Dat. Kegiatan utama pada setiap penelitian adalah pengumpulan data. Dalam penelitian kuantitatif pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi atau gabungan ketiganya . Pengumpulan data dilakukan berhari-hari, berbulan-bulan, sehingga data yang diperoleh akan banyak. Pada situasi/obyek yang diteliti, semua yang dilihat dan didengar direkam semua. Dengan demikian penelitian akan akan memperoleh data yang sangat bervariasi. Data Reduction (Reduksi Dat. Data yang diperoleh dilapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Seperti telah dikemukakan, semakin lama peneliti ke lapangan, maka jumlah data akan semakin banyak, kompleks dan rumit. Mereduksi data berarti merangkum, memilih dan memilih halhal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas dan mempermudah peneliti untuk melakukan mencarinya bila diperlukan. Reduksi data dapat dibantu dengan peralatan elektronik seperti komputer mini, dengan memberikan kode pada aspek-aspek tertentu. Data Display (Penyajian Dat. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplaykan data. Dalam penelitian kualitatif penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk tabel, grafik, pie chart, pictogram dan sejenisnya. Dalam hal ini Miles and Huberman menyatakan bahwa yang paling penting sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat Dengan mendapatkan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami tersebut. Conclusion Drawing/Verifying (Kesimpula. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat mendukung pada tahap pengumpulan data Apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Sedangkan temuan dapat berupa gambaran suatu atau deskripsi suatu objek yang sebelumnya masih remangremang atau gelap sehingga sesudah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Deskripsi atau penjelasan pada temuan penelitian merupakan penjabaran dan penjelasan mengenai data-data yang telah didapatkan dan hasil pengamatan atau obsevsi yang dilakukan oleh peneliti selama proses penelitian berlangsung. Berhubung jenis data pada penelitian ini adalah jenis data kualitatif maka, data yang akan diperoleh adalah data yang benbentuk kata dan kalimat wawancara, observasi serta data atau yang merupakan hasil dokumentasi lainnya. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Dalam penelitian ini pada kata-kata dan tindakan orang yang diwawancarai adalah merupakan sumber utama dalam penelitian, yang kemudian sumber data ini dicatat oleh peneliti menggunakan alat tulis dalam bentuk catatan Berdasarkan teknik data analiis data kualitatif, data- data yang didapatkan tersebut dianalisis selama penelitian berlangsung. Data-data yang telah didapatkan kemudian melalui observasi lapangan, wawancara, dan kajian pustaka kemudian dituangkan dalam bentuk diskripsi Mendapatkan informasi maupun keterangan mengenai Efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, maka peneliti kemudian melaksanakan penelitian dengan cara mewawancarai 5 . orang yang bertindak sebagai informan, guna memberikan informasi yang dikehendaki peneliti, yang dimana kelima informan tersebut menurut peneliti sudah mampu mewakili dan memberikan keterangan atau informasi tentang bagaimana Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama di Desa Maburai. Dari informan tersebut, peneliti mampu mengetahui efektif atau tidaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama di Desa Maburai. Efektivitas pada suatu BUMDes mampu menunjukkan sejauh mana rencana dan sasaran serta tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud. Semakin banyak rencana dan sasaran, serta tujuan yang tercapai, maka semakin efektif pula BUMDes Berikut ini merupakan penjelasan pada saat peneliti mewawancarai setiap informan yaitu dari Sekretaris Desa. Ketua BUMDes Sejahtera Abadi, dan Masyarakat, guna untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Pada penelitian ini teori yang digunakan oleh peneliti adalah teori Efektivitas menurut (Richard M. Steers, 2. yang dikutip dari Ducan yaitu Pencapain Tujuan, integrasi, dan Adaptasi. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Pencapaian Tujuan Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan pada hasil wawancara diatas maka peneliti menyimpulkan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong yang peneliti telah teliti dengan menggunakan indikator Pencapaian Tujuan dapat dikategorikan Efektif. Integrasi Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari pada hasil wawancara diatas maka dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama dalam meningkatkan pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Berdasarkan indikator Integrasi dikategorikan Efektif. Adaptasi Berdasarkan hasil dari analisis wawancara yang telah didapatkankan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milk Desa (BUMDe. dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong berdasarkan pada indikator Adaptasi dikategorikan sebagai kategori Efektif. Rekapitulasi Efektivitas BUMDes dalam meningkatkan PAD Tabel 2 : Hasil Rekapitulasi Sumber data : Peneliti 2025 Pembahasan Hasil Penelitian Dari hasil rekapitulasi jawaban hasil wawancara tersebut serta dari pengamatan dan analisis yang dilakukan oleh peneliti. Maka peneliti menyimpulkan atau membahas dengan didukung JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 teori oleh (Richard M. Steers, 2. , yaitu Pencapain Tujuan. Integritas, dan Adaptasi, yang kemudian indikator tersebut menjadi tolak ukur dalam mengetahui dan menganalisis Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong dengan hasil Efektif dapat dilihat pada uraian hasil penelitian berikut ini. Pencapaian Tujuan Pencapaian Tujuan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Untuk mengukur kerberhasilan dalam suatu program dapat dilihat dari seberapa jauh program tersebut dalam mencapai tujuannya. Dimana dalam hal ini yang diartikan sebagai pencapain tujuan adalah upaya pencapaian tujuan dipandang sebagai suatu proses. Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama yang dikemukakan teori oleh (Richard M. Steers, 2. yang dapat dilihat dari indikator Pencapaian Tujuan maka dapat diketahui bahwa Efektivitas Badan usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai sudah Efektif, hal ini dapat dibuktikan dengan hasil dari wawancara dengan kelima informan yang berdasarkan pada indikator Pencapaian Tujuan. Maka, berdasarkan pada indikator Pencapain Tujuan menurut teori (Richard M. Steers, 2. maka Efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Desa Maburai dapat dikategorikan Efektif. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yakni pada penelitian yang dilakukan (Rubiyanti dan Rozak, 2. , (Nurchayuni, 2. , dan (Alfina Saputri, 2. Yang telah menyimpulkan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa sudah Efektif dan sudah berjalan dengan baik. Integrasi ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Dalam konteks ini, integrasi berkaitan dengan sejauh mana Badan Usaha Milik Desa mengembangkan sosialisasi serta mendorong meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADe. BUMDes Berkah Bersama telah melaksanakan sosialisasi dan pelaporan pertanggungjawaban setiap tahunnya. Meski belum semua masyarakat terlibat secara langsung dalam proses tersebut, namun sebagian besar masyarakat Desa Maburai sudah mengetahui unit-unit usaha yang dijalankan BUMDes dan turut merasakan manfaatnya. Berdasarkan indikator integrasi dari teori (Richard M. Steers, 2. efektivitas BUMDes Berkah Bersama dalam meningkatkan PADes di Desa Maburai dapat dikategorikan efektif. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan sosialisasi yang rutin serta adanya partisipasi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa BUMDes telah mampu membangun komunikasi dan menjalankan usahanya. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yakni pada penelitian yang dilakukan oleh (Rubiyanti dan Rozak, 2. , (Nurchayuni, 2. , dan (Alfina Saputri, 2. Yang telah menyimpulkan bahwa Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Efektif dan sudah berjalan dengan baik. Adaptasi Pada indikator Adaptasi digunakan untuk tujuan guna mengukur kemampuan organisasi yang dalam hal Ini adalah BUMDes untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Adaptasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh BUMDes terhadap usaha yang dikembangkan dan dijalankan dalam hal menyesuaikan diri atau berkembang sesuai sebagaimana lingkungannya. yang berkaitan dengan kesesuain pelaksanaan program dengan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 keadaan dilapangan serta sumber daya manusia. Efektivitas Pengelolaan BUMDes Berkah Bersama sudah mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar terhadap usaha yang dijalankan BUMDes Berkah Bersama di Desa Maburai sudah dapat menunjang keberhasilan Efektivitas Badan Usaha Milik Desa yang dikemukakan oleh (Richard M. Steers, 2. yang dapat dilihat dari indikator Adaptasi, jadi berdasarkan pada indikator Adaptasi. Maka Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Berkah Bersama meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Maburai dapat dikategorikan Efektif. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yaitu penelitian yang dilakukan oleh (Rubiyanti dan Rozak, 2. , (Nurchayuni, 2. , dan (Alfina Saputri. Yang menyimpulkan bahwa Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa sudah Efektif dan sudah berjalan dengan baik. Kesimpulan Berdasarkan hasil dari penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Efektivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. di Desa Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Kabupaten Tabalong, telah berjalan secara efektif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti mengajukan saran adalah sebagai Kepada Pengurus dan Petugas Pengelola BUMDes, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui pengembangan kerja sama dengan pihak Kepada Bapak Kepala Desa Maburai, diharapkan dapat memberikan dukungan kebijakan dan fasilitasi anggaran guna mendorong kemajuan BUMDes secara ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Kepada Aparat Desa Maburai, diharapkan dapat berperan aktif dalam mendampingi, program BUMDes kepada masyarakat. Kepada Masyarakat Desa Maburai, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan dukungan terhadap BUMDes, baik sebagai pengguna layanan, pemberi pengembangan usaha. DAFTAR PUSTAKA