Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penerapan Program AuSMART KIDS SAVE AND MANAGE TIMEAy Guna Membangun Kebiasaan Disiplin Sejak Dini Siswa SB At-Tanzil Padang Jawa Malaysia 1,2,3,4 Rizky Novian Hariyadi1. Firdaus2 . Suharti3 . Ahmad Ariyanto Program Studi Manajemen. Universitas Muhammadiyah Semarang. Semarang. Indonesia Korespondensi : rizkinovianh@gmail. Abstrak Tujuan dari program Menabung dan Manajemen Waktu di SB At-Tanzil Padang Jawa adalah untuk membantu anak usia dini menjadi lebih disiplin. Untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penghematan dan manajemen waktu, penelitian ini menggunakan teori dan praktik langsung. Program ini melibatkan aktivitas interaktif yang mendorong siswa untuk menabung dan membuat rencana harian. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa disiplin belajar siswa telah meningkat secara signifikan, serta keterampilan Siswa dalam manajemen waktu. Siswa juga menunjukkan bahwasanya para siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari. Singkatnya, anak-anak harus dilatih untuk mengelola uang dan waktu sejak kecil agar menjadi orang yang bertanggung jawab. Orang tua sangat penting untuk membantu anak-anak belajar kebiasaan baik untuk masa depan. Kata kunci: menabung, keuangan, manajemen Abstract The goal of the save and managing time at SB At-Tanzil Padang Jawa is to assist a disabled child in becoming more disciplined. This study employs theoretical and practical approaches to enhance students' understanding of time management and hedging. This program provides interactive activities that encourage students to take part in and create daily projects. The research findings indicate that student learning discipline has significantly increased, along with student performance in time management. Students also state that they can apply these principles to their daily lives. Specifically, children need to be trained to manage money and time from an early age to become well-adjusted adults. Adults have a great responsibility to assist children in learning appropriate biases until later in life. Keywords: saving, finance, management Submit: Oktober 2024 Diterima: November 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. berkaitan dengan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa literatur kekurangan, yang dapat dipenuhi menggabungkan kedua elemen tersebut. Pengabdian ini menawarkan kebaruan program terpadu yang menggabungkan edukasi tentang menabung dan manajemen waktu dalam satu kerangka pembelajaran di SB At-Tanzil Padang Jawa. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan pemahaman siswa terhadap keuangan, tetapi juga mengembangkan kedisiplinan dalam mengatur waktu, yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya. Problem Pengabdian: Siswa dan siswa SB At-Tanzil Padang Jawa adalah pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini. Mereka menghadapi beberapa masalah, seperti kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya menabung, kecenderungan untuk mengeluarkan uang secara impulsif tanpa mempertimbangkan hasilnya di masa depan, dan ketidakmampuan mereka untuk mengelola uang saku dan waktu secara Berbagi waktu antara bermain, belajar, dan istirahat adalah tantangan bagi siswa (Pulungan et al. , 2019. Kurniawati. Hipotesisnya adalah bahwa siswa dapat memperoleh kedisiplinan yang lebih baik dan lebih pandai mengelola uang dan waktu mereka dengan menerapkan program manajemen waktu dan menabung. Tujuan dari studi ini adalah untuk membangun program yang dapat membantu siswa memahami pentingnya menabung dan manajemen waktu serta membangun kebiasaan yang baik untuk masa depan. METODE PELAKSANAAN Untuk meningkatkan pemahaman siswa SB At-Tanzil Padang Jawa tentang pentingnya rancangan pengabdian masyarakat ini menggabungkan pendekatan pendidikan masyarakat dan pelatihan. Kegiatan ini ditujukan untuk siswa kelas satu, dan diadakan di SB At-Tanzil Padang Jawa. Subjek pengabdian adalah siswa kelas satu. PENDAHULUAN Salah satu kebiasaan yang penting untuk dibangun sejak dini adalah menabung, terutama di Indonesia, yang memiliki dibandingkan negara-negara Asia lainnya (Welan et al. , 2. Hal ini menyebabkan banyak anak yang tidak tahu bagaimana mengelola keuangan, yang berarti mereka harus dididik untuk menabung. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa menabung dapat membantu anak-anak memenuhi kebutuhan di masa depan (Marlina & Iskandar, 2. Menurut Budianto . , kegiatan sosialisasi menabung yang dilakukan di sekolah dasar dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk mengajarkan siswa tentang manajemen keuangan. Menurut Arifudin . , pendidikan anak usia dini berpusat pada perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kemampuan komunikasi anak. Ini sangat relevan untuk menabung dan mengatur waktu. Melibatkan anak-anak menabung juga dapat mengajarkan mereka kesabaran dan pentingnya merencanakan untuk mencapai tujuan keuangan (Ningrum & Pratiwi, 2. Namun, masalah yang dihadapi adalah budaya konsumtif yang berkembang pesat sebagai akibat dari pengaruh media sosial, yang mendorong anak-anak untuk berbelanja lebih sering (Siswa et al. , 2. Oleh karena itu, pendidikan yang tepat diperlukan untuk menerapkan manajemen waktu yang efektif dan mengelola uang dengan bijak (Saragih et , 2020. Kurniasari et al. , 2. Studi penelitian sebelumnya (State of the Ar. menunjukkan bahwa pendidikan keuangan untuk anak-anak tidak hanya mengajarkan mereka cara menabung, tetapi juga membangun karakter dan kedisiplinan mereka (Budianto, 2. Studi telah menunjukkan bahwa manajemen waktu membantu siswa belajar. (Zebua & Santosa, 2. Namun, tidak banyak penelitian yang menggabungkan pendidikan menabung dengan manajemen waktu, terutama yang Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) dengan sekitar 12 orang. Wawancara dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data tentang pemahaman awal siswa tentang waktu dan manajemen keuangan. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah program pemahaman dan perubahan perilaku siswa. Kegiatan tersebut memberikan pelatihan tentang pentingnya menabung, cara-cara dasar untuk mengelola uang, dan cara mengelola waktu dengan baik. Untuk mengajarkan siswa tentang pengelolaan waktu dan menabung, kegiatan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi dan Untuk mendapatkan kesimpulan yang lengkap, evaluasi kegiatan dilakukan dengan menganalisis data kuantitatif dari kuesioner dan data kualitatif dari Buku, alat tulis, dan media presentasi adalah sumber daya yang digunakan dalam kasus ini untuk manajemen keuangan dan waktu. Material ini berasal dari sumber lokal dan organisasi pendidikan yang terkenal. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan memberikan instruksi yang jelas bagi pembaca yang ingin melakukan hal yang sama, menekankan pentingnya kerja sama antara pengelola pendidikan dan masyarakat. Penelitian sebelumnya tentang pendidikan keuangan di sekolah dasar mendorong modifikasi metode ini (Budianto, 2020. Marlina & Iskandar. Untuk memberikan pendekatan yang lebih holistik dan relevan bagi siswa, komponen manajemen waktu telah dimasukkan ke dalam program. Oleh karena itu, diharapkan program ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi perkembangan finansial dan keterampilan organisasi siswa di masa depan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengabdian: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SB At-Tanzil Padang Jawa melibatkan 12 siswa, dan beberapa temuan penting ditampilkan dalam hasilnya. Sebelum program dimulai, hanya 25% siswa yang memahami pentingnya menabung dan 20% yang mampu mengelola uang saku mereka dengan baik. Namun, data dari kuesioner yang diberikan setelah program menunjukkan peningkatan besar: 75% siswa sekarang memahami pentingnya menabung Vol. 8 No. November 2024 dan 60% mampu mengelola uang saku mereka dengan lebih baik. Menurut wawancara dengan siswa, mereka juga merasa lebih percaya diri dalam mengatur keuangan sederhana. Banyak dari mereka mengatakan mereka telah mulai menabung, seperti menabung uang saku setiap minggu. Hasil diskusi pengabdian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan kebiasaan finansial siswa diperbaiki oleh kursus yang mengajarkan manajemen waktu dan menabung. Peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya menabung . ari 25% menjadi 75%) menunjukkan bahwa instruksi dan praktik yang digunakan efektif. Ini sejalan dengan teori bahwa menanamkan kebiasaan keuangan yang baik dan meningkatkan literasi keuangan di usia dini dapat dilakukan (Marlina & Iskandar, 2. Dalam hal pengelolaan uang saku, peningkatan dari dua puluh persen menjadi enam puluh persen menunjukkan bahwa pelatihan yang menggunakan model dan contoh berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam pengelolaan keuangan. Studi Budianto pemahaman siswa dapat diubah jika mereka berpartisipasi dalam kegiatan edukasi keuangan secara aktif. Siswa dapat lebih mudah memahami ide-ide yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan yang interaktif dan relevan. Manajemen waktu sangat penting. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Zebua & Santosa . menunjukkan bahwa memiliki strategi manajemen waktu yang efektif membantu siswa belajar lebih Dengan memasukkan materi yang berkaitan dengan manajemen waktu ke dalam program ini, siswa tidak hanya akan belajar tentang hal-hal tentang keuangan tetapi juga tentang cara mengatur waktu mereka dengan lebih efektif. Secara pengabdian ini menunjukkan bahwa mengajarkan siswa cara menabung dan manajemen waktu yang baik dapat mengubah perilaku finansial mereka. Ini juga menekankan betapa pentingnya kerja sama antara masyarakat dan sekolah untuk membangun karakter dan kebiasaan baik Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) sejak dini. Untuk mencapai hasil yang lebih optimal, upaya dapat dikonsentrasikan pada pengembangan program berkelanjutan yang menggabungkan kedua elemen ini. Vol. 8 No. November 2024 jadwal harian, termasuk jadwal lima waktu untuk sholat, bertujuan untuk mendorong mereka untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu dalam jangka panjang. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga agar anak mereka disiplin. Dalam beberapa hari ke depan, setelah materi diberikan, siswa menunjukkan peningkatan dalam pembelajaran dan kurang bermain. Siswa juga langsung makan bersama dan tidur siang saat jam istirahat. Untuk anak sekolah dasar, kegiatan sosialisasi gemar menabung ini mungkin menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan mendidik siswa tentang pentingnya menabung secara Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa menjadi pintar dalam manajemen keuangan dan cerdas dalam pengelolaan uang sejak usia dini. Beberapa anak mungkin menganggap menabung sebagai cara untuk mengajar atau menghalangi mereka untuk menggunakan uang yang KESIMPULAN Berdasarkan pelaksanaan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa program edukasi SB At-Tanzil Padang Jawa Malaysia, tentang manajemen waktu dan kebiasaan menabung mencapai tujuan. Hipotesis awal bahwa pendidikan finansial dan pengelolaan waktu dapat membantu siswa menjadi lebih disiplin dan lebih memahami apa artinya menabung dan mengelola uang saku mereka. Hasil menunjukkan bahwa siswa sekarang lebih mampu mengatur waktu mereka untuk bermain, belajar, dan istirahat. Mereka juga lebih disiplin dalam melakukan aktivitas harian mereka. UCAPAN TERIMA KASIH Dengan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya, yang telah memberi mereka kemampuan untuk melaksanakan dan menyelesaikannya. Universitas Muhammadiyah Semarang, tempat Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional diadakan. Bapak Dr. Firdaus, . , sebagai dosen pembimbing, telah memberikan bimbingan dalam penyusunan artikel ini. Orang tua penulis Gambar 1. Penyampaian Materi Menabung dan Manajemen Waktu Saya memberikan materi tentang waktu yang tepat untuk masing-masing aktivitas karena siswa masih kesulitan membedakan antara belajar, bermain, dan beristirahat saat belajar manajemen waktu. Mereka telah diajarkan kapan waktu istirahat dan belajar di sekolah, tetapi mereka cenderung lebih banyak menghabiskan waktu untuk Meminta siswa untuk membuat Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) yang selalu mendoakan dan membantu Mereka yang berpartisipasi dalam Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional yang penyusunan artikel ini Selain itu. Bapak Mat Jalal, yang bertanggung jawab atas SB AtTanzil Padang Jawa, bertanggung jawab atas penyediaan tempat istirahat dan tempat Vol. 8 No. November 2024 Welan. Prasetyo. , & Lestari. Budaya Indonesia: Tantangan dan solusi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12. , 5570. Zebua. , & Santosa. Manajemen waktu dalam pendidikan: Pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15. REFERENSI