Kelola: Journal of Islamic Education Management Oktober 2024. Vol. 9 No. 2 Hal 246 -252 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola PENGEMBANGAN E-MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI TERINTEGRASI LAGU NASYID GONTOR DI SMA NEGERI 4 PALOPO 1Zakiyah Ummu Zahrah, 2Zuhri Abu Nawas, 3Andi Riawarda Institut Agama Islam Negeri Palopo E-mail: zakiyahummuzahra@gmail. com, zuhriabunawas@iainpalopo. a_riawarda@gmail. Abstract This research discusses the development of an E-module for Islamic Religious Education and Characteristics Integrated with Nasyid Gontor Songs at SMA Negeri 4 Palopo. This research aims: To test the validity of the Islamic Religious Education and Character Education e-module integrated with Gontor nasyid songs in class. Knowing the effectiveness of the PAI learning emodule integrated with Gontor nasyid songs at SMA 4 Negeri Palopo. This type of research is R&D (Research and Developmen. , with the ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. development model. The subjects in this research were class X students at SMA Negeri 4 Palopo for the 2023/2024 academic year. Data collection techniques in this research are analysis sheets, validation sheets, practicality questionnaires, and learning outcomes tests. The data analysis techniques used are qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this research show that the e-module for Islamic Religious Education and Character in terms of validity has met the valid criteria with a score of 88,15% by media experts, 95% by material experts, and 81. 81% by language experts. Fulfills practical criteria with a score of 97% by educators and 91% by students. The e-module for Islamic religious education and character education integrated with Gontor nasyid songs is also effectively used in learning because 92% classical completion and 84% multiple-choice tests have been obtained. Thus, the e-module for Islamic religious education and character education integrated with the Nasyid Gontor song in the material of achieving success with competition in goodness and work ethic is suitable for use in the learning process. Keywords: E-Module. Islamic Religious Education and Character. Nasyid songs. Gontor Abstrak Penelitian ini membahas tentang Pengembangan E-modul Pendidikan Agam Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor di SMA Negeri 4 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terintegrasi lagu nasyid Gontor di kelas X SMA Negeri 4 Palopo, mengetahui praktikalisasi e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terintegrasi lagu nasyid Gontor di kelas X SMA Negeri 4 Palopo, mengetahui efektivitas e-modul pembelajaran PAI terintegrasi lagu nasyid gontor di SMA 4 Negeri Palopo. Jenis Penelitian ini yaitu R&D ( Research and Developmen. , dengan model pengembangan ADDIE (Analyisis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X SMA Negeri 4 Palopo tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar analisis, lembar validasi, angket praktikalitas, tes hasil belajar. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dari segi kevalidan telah memenuhi kriteria valid dengan perolehan skor 88,15% oleh ahli media, 95% oleh ahli materi 81,81% oleh ahli bahasa. Memenuhi kriteria praktis dengan perolehan skor 97% oleh Vol 9. No. Oktober 2024 Pengembangan E-Modul . pendidik dan 91% oleh Siswa. E-modul pendidikan agama Islam dan budi pekerti terintegrasi lagu nasyid gontor juga efektif digunakan dalam pembelajaran karena telah diperoleh ketuntasan klasikal 92% dan 84% tes pilihan ganda. Dengan demikian e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terintegrasi lagu nasyid Gontor pada materi meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: E-Modul. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Lagu Nasyid. Gontor PENDAHULUAN Dasar pendidikan agama Islam adalah al-QurAoan dan hadis, karena dari keduanya kemudian terurai nilai-nilai pendidikan Islam. Akan tetapi nilainilai pendidikan agama Islam itu tidak hanya terdapat dalam al-QurAoan dan hadis saja melainkan dari karya seni dan sastra manusia juga. Manusia dalam kehidupannya tidak bisa lepas dari yang namanya seni. Dalam karya seni termuat keindahan dan naluri manusia cinta akan keindahan. Ada beberapa macam seni yang ada di dunia ini, misalnya seni tari, seni rupa, dan seni Akan tetapi dari sekian banyak seni yang ada, salah satu bidang seni yang banyak diminati adalah seni musik. Music merupakan salah satu bahasa universal yang mudah dinikmati sekaligus menjadi media atau sarana untuk mengekspresikan jiwa. Siswa melakukan proses belajar melalui pengalaman hidupnya, dari segala yang dilihat, didengar, dan dirasakan. Pengalaman yang menarik dan menyenangkan akan berdampak positif bagi perkembangan belajar siswa. Proses belajar yang efektif akan berjalan dengan baik apabila siswa berada dalam kondisi senang dan bahagia. Pendidikan Islam dituntut untuk melakukan antisipasi di era ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang, baik itu dalam dataran pemikiran maupun tindakan. Pada tahap ini Pendidikan Agama Islam harus melakukan akurasi dan antisipasi, termasuk kejelian dalam mengidentifikasi permasalahan yang ada. Sebab dalam sistem pendidikan itu masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Dari problematika tersebut, bukan hanya pendidikan agama Islam saja yang berkewajiban mencari solusi dari problematika yang ada, akan tetapi seluruh kalangan masyarakat, termasuk semua pekerja seni seperti tayangan-tayangan televisi, film, para penulis lagu dan kalangan masyarakat luas lainnya, karena perlu diketahui bahwa pendidikan bukan hanya dari pendidikan formal saja, melainkan lebih banyak terletak pada pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Selama ini bimbingan dan pendidikan agama yang diterapkan dalam lingkungan sekolah masih menggunakan pola dan alur tradisional. Berbagai media pembelajaran pendidikan agama Islam yang dapat diterapkan pada sebuah lembaga pendidikan salah satunya adalah media pembelajaran yang diintegrasikan dengan lagu-lagu keislaman. Untuk itu pembelajaran Pendidikan Agama Islam mulai diarahkan untuk mampu mengembangkan kreativitas dan inovatif yaitu salah satunya dengan mengembangkan media Darmo Budi Suseno. Lantunan Sholawat Nasyid Untuk Kesehatan dan Melejitkan IQ. EQ. SQ. (Yogyakarta: Media Insani, 2. , 7. Vol 9. No. Oktober 2024 248 | Zakiyah dkk. Sehingga para siswa menjadikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam lebih menarik dan tidak mudah mengalami kejenuhan, yang nantiya materi yang mereka pelajari dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 2 Dengan demikian peneliti tertarik untuk mengembangkan media pembelajaran pendidikan agama Islam yang diintegrasikan dengan lagu nasyid Gontor, yang mana lagu nasyid Gontor ini mengandung nilai-nilai keagamaan dan juga nilai-nilai pendidikan salah satu contohnya lagu nasyid Gontor yang berjudul belajar dan berdoa, man jadda wajada, teruskanlah untuk menuntut ilmu, belajar bahasa. Allah bersamamu, hormatilah guru dan sabar dan syukur. Berdasarkan wawancara dengan salah satu guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 4 Palopo terkait dengan proses pembelajaran dan permasalahan yang dialami guru dan siswa. Adapun masalah yang terjadi yaitu rendahnya prestasi belajar siswa yang disebabkan oleh motivasi belajar siswa yang rendah. Siswa terlihat kurang bersemangat dalam mengikuti Rendahnya motivasi belajar siswa dapat dilihat dari perilaku mereka di sekolah, seperti mereka enggan mengikuti pembelajaran secara maksimal seperti terlambat masuk kelas, mengantuk, tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR), tidak terlibat aktif ketika diskusi kelas/kelompok, membuat keributan di kelas jika guru tidak hadir. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis melakukan penelitian dengan judul AuPengembangan E-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terintegrasi lagu nasyid Gontor di kelas X SMA Negeri 4 PalopoAy METODE Penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Developmen. Penelitian research and development adalah proses penelitian yang digunakan untuk mengembangkan produk penelitian. Penelitian pengembangan memiliki karakteristik berbeda dengan penelitian pada umumnya, bercirikan produk. Produk-produk pendidikan yang dihasilkan dapat berupa kurikulum yang spesifik untuk keperluan pendidikan tertentu, metode mengajar, media pendidikan, buku ajar, modul, kompetensi tenaga kependidikan, sistem evaluasi, model uji kompetensi, penataan ruang kelas untuk model pembelajaran tertentu, model unit produksi, model manajemen, sistem pembinaan pegawai, sistem penggajian dan lain-lain3. Romlah. Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Contextual Teaching and Learning sebagai upaya meningka tkan kualitas pembelajaran Guru, di SMP Kota Malang. Vol. No. Agustus https://w. com/publications/162355/implementasi-model-pembelajaran-pendidikanagama-islam-dengan-pendekatan-konteks Sugiyono. Metode Penelitian Penddiikan Pendekatan (Kuantitatif Kualitatif dan R&D), (Bandung Alfabeta, 2. , h 297. Kelola: Journal of Islamic Education Management Pengembangan E-Modul . Research & Development dipahami sebagai kegiatan penelitian yang dimulai dengan research dan diteruskan dengan development. Kegiatan research dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan pengguna . eeds assessmen. sedangkan kegiatan development dilakukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran. Dalam hal ini peneliti menggunakan jenis penelitian model ADDIE4. Tahap analisis Tahap ini merupakan tahap awal dari model ADDIE yang dilakukan dalam mengembangkan suatu produk. Pada penelitian ini, peneliti melakukan analisis kebutuhan siswa maupun guru terhadap kegiatan Tahapan analisis kebutuhan dilakukan dengan menganalisis ketersediaan sumber belajar serta media yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran. 5 Hasil analisis tersebut akan diperoleh melalui lembar angket yang diberikan kepada 1 guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas X merdeka II SMAN 4 Palopo. Tahap perancangan (Desig. Setelah mendapatkan hasil dari tahap analisis, tahap selanjutnya adalah tahap desain atau perancangan media pembelajaran, pengumpulan referensi, format/isi produk, pembuatan produk. Pada tahap ini juga peneliti menyusun instrumen yang akan digunakan untuk menilai media Instrumen memperhatikan beberapa aspek penilaian dan indikator. Selanjutnya peneliti membuat rubrik penilaian sehingga validator dapat menilai media pembelajaran yang dikembangkan dengan mudah. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini meliputi: Pembuatan desain E-modul dan penyusunan instrumen Tahap Pengembangan (Developmen. Tahap pengembangan adalah tahap penyempurnaan produk dalam bentuk bahan ajar yang siap diimplementasikan melalui uji validasi dan revisi dari beberapa validator. Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut: Pembuatan draft E-modul. Uji Validitas Media Pembelajaran, dan Revisi Hasil Uji Validitas. Tahap Implementasi (Implementatio. Tahap ini biasa disebut tahap uji coba produk dimana produk yang telah dinyatakan valid oleh validator siap untuk diuji cobakan. Implementasi ini dilakukan guna untuk mengetahui tingkat kepraktisan dan keefektifan emodul yang dikembangkan. Tahap Evaluasi (Evaluatio. Tahap evaluasi ini terdiri dari dua jenis evaluasi yakni evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Evaluasi formatif dilakukan diakhir tahapan Endang Mulyatiningsih. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan, (Bandung: Alfabeta, 2. , h 185. Nyoman Sugiharti. Kadek Yudiana. ADDIE Sebagai Model Pengembangan Media Instruksional Edukatif (MEI) Mata Kuliah Kurikulum dan Pengajaran. Vol, 15. No. 2 Juli 2018. https://ejournal. id/index. php/JPTK/article/view/14892. Vol 9. No. Oktober 2024 250 | Zakiyah dkk. media pengembangan ADDIE. Sedangkan evaluasi sumatif akan dilakukan di akhir pengembangan media pembelajaran setelah melakukan uji validitas dan uji praktikalitas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan data validasi, data praktilitas, dan data efektivitas. Data validasi diperoleh dari lembar validasi oleh para ahli, sedangkan data praktilitas diperoleh dari uji praktikalitas berupa angket respon guru dan siswa. Selanjutnya untuk melihat efektivitas penggunaan produk dapat dilihat dari hasil penyelesaian soal dengan pencapaian skor di atas KKTP. PEMBAHASAN Validasi Produk E-modul Sebelum melakukan validasi produk, ada tahap awal dari model ADDIE yang dilakukan dalam mengembangkan suatu produk. Pada penelitian ini, peneliti melakukan dua kegiatan analisis yakni analisis kebutuhan dan analisis tujuan pembelajaran. Peneliti melakukan analisis terhadap kebutuhan siswa maupun guru terhadap kegiatan pembelajaran. Sejalan dengan itu, untuk mengetahui apakah produk yang ingin dikembangkan dibutuhkan atau tidak, peneliti mengumpulkan informasi melalui penyebaran angket kepada siswa dan guru. Angket kuesioner guru berisikan 8 butir pertanyaan yang berkaitan dengan media pembelajaran dan metode yang digunakan saat proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan angket kuesioner siswa berisi 12 butir pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, media pembelajaran, dan metode pembelajaran yang digunakan di dalam kelas. Adapun responden kuesioner dalam penelitian ini terdiri dari 25 siswa kelas X Merdeka II dan 2 guru Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti SMA Negeri 4 Palopo. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli terhadap media e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor, perolehan skor hasil validasi yakni 88,15%. Hal tersebut menunjukan bahwa e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor dari segi media dan desain memenuhi kriteria sangat valid. oleh ahli terhadap materi e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor, dengan perolehan skor hasil validasi yakni Hal tersebut menunjukan bahwa e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor dari segi materi memenuhi kriteria sangat valid. hasil validasi oleh ahli bahasa terhadap e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor, sebagaimana yang terlihat pada tabel 4. 10 menunjukan perolehan skor hasil validasi yakni 81,81%. Hal tersebut menunjukan bahwa e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor dari segi bahasa memenuhi kriteria sangat valid. Kepratisan E-Modul Hasil uji kepraktisan oleh pendidik dan peserta didik terhadap emodul, masing-masing diperoleh skor 98% dan 91% dengan nilai rata-rata Kelola: Journal of Islamic Education Management Pengembangan E-Modul . Apabila dikonversikan ke tabel 3. 12 maka termasuk kedalam kategori sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Efektivitas E-Modul Perolehan hasil belajar menggunakan e-modul adalah 87% . oal pilihan gand. 93% . oal uraia. sedangkan untuk kelas kontrol memperoleh skor 63% dan 40%. Dari perolehan ketuntasan klasikal yang diperoleh tersebut menunjukan bahwa penggunaan e-modul efektif digunakan dalam pembelajaran karena hasil belajar siswa telah melebihi ketuntasan klasikal Ou 75% dari jumlah peserta didik yang telah mencapai skor Ou 75. Evaluasi Adapun hasil evaluasi formatif dari tahapan model ADDIE adalah: pada tahap analisis diperoleh hasil yang menyimpulkan bahwa belum pernah digunakan media pembelajaran yang inovatif seperti e-modul dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran terkesan monoton, oleh karena itu peneliti melakukan pengembangan media pembelajaran berupa e-modul yang nantinya dapat digunakan dalam proses pembelajaran. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji validitas terhadap e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor pada materi Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja. telah diperoleh hasil dari beberapa validator yakni, ahli media 88,15%, ahli materi 95% dan ahli bahasa 81,81% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil uji praktikalitas oleh pendidik dan peserta didik terhadap e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor pada materi Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja diperoleh skor 97% oleh pendidik dan 91% oleh peserta didik dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji efektivitas e-modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor pada materi Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja di kelas X telah diperoleh ketuntasan klasikal 92% tes uraian dan 84% tes pilihan ganda yang menunjukan bahwa emodul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terintegrasi Lagu Nasyid Gontor pada materi Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja efektif digunakan dalam pembelajaran DAFTAR PUSTAKA