Volume: 22 Nomor 2. September 2024 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 STRATEGI PENETAPAN HARGA KELAPA SAWIT PETANI PLASMA PADA PT. ADINUSA CAKRA MANDIRI DI KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Darmansah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Kapuas. Alamat. Jl. Oevang Oeray No. Sintang. Indonesia, email: darmansah070@gmail. Abstract: : The pricing of Fresh Fruit Bunches (FFB) . alm fruit can be aimed at protecting plasma farmers such as setting a basic price so that price certainty for farmers is obtained and production incentives are obtained as well as to protect consumers through the determination of the highest price in accordance with the price in the market. Suggestions for this research: It is better to maintain the quality of oil palm fresh fruit bunches (FFB) in plantations owned by plasma farmers at PT. Adinusa Cakra Mandiri In Sepauk District, the company must continue to help in the selection of plasma oil palm land so that the fruit continues to be of high quality. The determination of palm FFB prices should be socialized to farmers who own plasma land through the company's partner cooperatives. Keywords: Determination Strategy. Palm Oil Price. Penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS ( buah sawit dapat ditujukan untuk melindungi petani plasma seperti penetapan harga dasar sehingga diperoleh kepastian harga bagi petani dan insentif produksi sekaligus untuk melindungi konsumen melalui penetapan harga tertinggi sesuai dengan harga di pasaran. Saran untuk penelitian ini : Sebaiknya didalam menjaga kualitas Tandan Buah segar (TBS) sawit pada kebun milik petani plasma pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Di Kecamatan Sepauk, pihak perusahaan mesti terus membantu pemiliharaan lahan sawit plasma agar hasil buahnya terus berkualitas. Penetapan harga TBS sawit sebaiknya pihak perusahaan dapat melakukan sosialisasi kepada petani pemilik lahan plasma melalui koperasi mitra perusahaan. Kata Kunci : Strategi Penetapan. Harga Kelapa sawit. PENDAHULUAN Berkembangnya perkebunan sawit di permintaan minyak nabati akibat Revolusi Industri pertengahan abad ke19. Dalam pengelolaan perkebunan sawit di Indonesia ada yang dilakukan oleh rakyat dan perusahaan besar, baik pemerintah maupun swasta. Dalam manajemen pengelolaan yang masingmasing perusahaan mempunyai seni dan cara tersendiri mulai dari land clering, menghasilkan minyak, yang dikelola dengan wadah organisasi yang berbedabeda. Perkebunan merupakan salah satu produk andalan dari Indonesia untuk meningkatkan perekonomian negara, karena dalam enam tahun terakhir keuntungan ratarata peningkatan. Dalam perdagangan kita mengenal istilah harga, penentuan harga FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 merupakan salah satu aspek terpenting dalam kegiatan perdagangan. Harga menjadi sangat penting diperhatikan mengingat harga menentukan laku dan Jika salah didalam menentukan harga maka akan berakibat fatal dalam produk yang ditawarkan. Harga merupakan satu-satunya unsur dalam perdagangan yang menghasilkan keuntungan dan pendapatan jualan barang dan jasa. Oleh karena itu harga sebanding dengan penawaran nilai kepada konsumen. Bagi mereka yang mempunyai modal besar mereka yang berusaha secara mandiri untuk membuat suatu usaha. Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan (PIR-BUN) adalah suatu perkebunan dengan mempergunakan perkebunan besar sebagai inti yang perkebunan rakyat di sekitarnya sebagai plasma dalam suatu sistem kerjasama yang saling menguntungkan dan (Departemen Pertanian. Tujuan pengembangan PIR-BUN adalah untuk mengangkat harkat hidup petani dan keluarganya dengan cara meningkatkan produksi dan pendapatan usaha tani melalui pengembangan kebun. Tujuan lainnya adalah tetapi lebih luas yaitu pembangunan masyarakat pekebun yang berwiraswasta, sejahtera dan selaras dengan lingkungannya, dan mewujudkan perpaduan usaha yang didukung oleh suatu sistem usaha dengan memadukan berbagai kegiatan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 produksi pengolahan dan pemasaran hasil dengan menggunakan perkebunan besar sebagai inti dalam suatu kerjasama yang saling menguntungkan. (Saputro et mengungkapkan dari hasil penelitian di delapan lokasi PIR-BUN Ausebagai integrasi antara inti plasma adalah adanya ketepatan jadwal panen dan kelancaran angkutan produksi Tandan Buah Segar (TBS)Ay. Dari sisi perusahaan, tampaknya kerjasama ini memberikan dampak positif. Tingkat pendapatan PIR-Bun dipengaruhi oleh pendapatan dari kebun, dalam hal ini kelapa sawit dan kurang dipengaruhi oleh hasil dari tanaman pangan serta pendapatan Hal ini wajar karena sesuai tujuan bahwa komoditi utama adalah Perkebunan merupakan mata pencahrian kedua terbesar di Kalimantan Barat terutama di kawasan Timur Kal-Bar seperti di Kabupaten Landak. Sanggau. Sekadau, sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu karena pada awalnya enam kabupaten tersebut memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit sehingga merupakan obyek melakukan investasi pada pertanian khususnya perkebunan sawit, selain itu kualitas jenis tanah yang cukup menunjang untuk ditanam pohon sawit walaupun tidak lebih subur dari tanah di pulau jawa. Riau dan Sumatra. Kabupaten Sintang perkebunan sawit sudah hampir merata keberadaannya di setiap Kecamatan yang dikelola oleh FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 berbagai investor yang datang dari luar pulau Kalimantan diantaranya adalah PT. Sinar Mas. PT. Sintang Agro Mandiri. PT. Nusa Cakra Mandiri dan masih banyak perusahaan-perusahaan perkebunannya di Kabupaten Sintang yang pada umumnya menggunakan pola kemitraan Inti-Plasma. Sebagian besar petani plasma didatangkan dari pulau jawa dan pulau lainnya dalam upaya memberikan lapangan kerja warga transmigrasi namun seiring dengan perjalanan waktu maka pada zaman reformasi ini petani plasma sudah tidak lagi hanya didominasi oleh warga transmigrasi dengan adanya perubahan perundangundangan dari kementerian perkebunan. PT. Adinusa Cakra Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor perkebunan sawit yang juga ikut andil membukan lahan perkebunannya di kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang berdiri pada tahun 2016. Perusahaan ini juga menerapkan sistem kerjasama kemitraan kepada masyarakat setempat dari lahan yang dikelolanya serta pembagian hasil lahan plasma kepada masyarakat sebagai petani plasma melalui Koperasi Unit Desa (KUD) : Mitra Tua Tiga Benua. Dalam perjanjian awal, setiap petani plasma harus menjual hasil ke PT. Adinusa Cakra Mandiri di Kecamatan Sepau. yang menangani pengelolaan pembangunan TBS disesuaikan dengan harga pasaran TBS P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 pada saat penjualan buah sawit oleh Kebijakan harga dapat ditujukan untuk melindungi petani ditingkat petani seperti penetapan harga dasar sehingga diperoleh insentif produksi tetapi dapat juga untuk melindungi konsumen melalui penetapan harga tertinggi, juga kebijaksanaan harga jual TBS petani. Peraturan Menteri Pertanian Ripublik Indonesia Nomor /PERMENTAN KB. 120/1/2018 tntang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah sawit (TBS) Produksi Pekebun. Berdasarkan pelaksanaan penetapan Indek K dan harga pembelian tandan buah segar pekebun Gubernur Kalimantan Barat Nomor 63 Tahun 2018 pasal 2 yakni Penentapan Harga TBS memperhatikan Standar Mutu Tandan Buah Segar (TBS) buah sawit dari aspek : Kualitas TBS sawit umur tanaman serta harga di pasaran pada saat pembelian dilakukan oleh perusahaan pada petani Adapun daftar harga Tandan Buah Segar (TBS) hingga akhir April 2021 sebagai sebuah informasi dapat dilihat pada tabel 1. dibawah ini : Tabel 1. Daftar Harga Tandan Buah Segar (TBS) Di Kalimantan Barat Berdasarkan Usia, bulan April 2021 FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 No. USIA TANDAN HARGA BUAH SAWIT TBS Umur 3 Tahun Rp 857,92 Umur 4 Tahun Rp 008,76 Umur 5 Tahun Rp 191,41 Umur 6 Tahun Rp 243,54 Umur 7 Tahun Rp 331,09 Umur 8 Tahun Rp 395,03 Umur 9 Tahun Rp 450,12 Umur 10-20 Tahun 506,52 Umur 21 Tahun Rp 402,24 Umur 22 Tahun Rp 390,44 Umur 23 Tahun Rp 380,60 Umur 24 Tahun Rp 282,22 Umur 25 Tahun Rp 228,12 Sumber data : Dinas Perkebunan Propinsi Kalimantan Barat. Mei 2021 Dari data pada tabel 1. diatas bahwa Indek K : 90,07%. Harga CPO Rp 921,63, sedangkan harga Kernel Rp 276,40. Harga Tandan Buah Segar (TBS) yang jomplang dan tidak seragam dihampir semua daerah sentra sawit di Indonesia menjadi salah satu permasalahan yang dikeluhkan oleh petani swadaya di daerah-daerah Pemerintah P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 mekanisme penetapan harga TBS kelapa sawit untuk memberikan perlindungan dalam perolehan harga wajar dari TBS Kelapa sawit produksi pekebun dan menghindari persaingan tidak sehat diantara pabrik kelapa sawit. Peraturan Permentan No. 1/PERMENTAN/KB. 120/1/2018, Tanggal 2 januari 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa sawit Produksi Pekebun. Berdasarkan Petunjuk Pelaksana Penetapan Indek K dan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit produksi pekebun Kalimantan Barat Nomor 63 Tahun 2018 pasal 2 tentang penetapan harga TBS Pekebun : Harga TBS yang disepakati kedua belah pihak adalah berdasarkan harga yang ditetapkan oleh pemerintah mutu/standar TBS yang ditetapkan oleh Dirjenbun (Perdirjenbu. Sebelum pengelolaan dan pembelian TBS kelapa sawit kelompok pekebun. Pihak PKS harus menganalisa rendemen rata-rata kelompok pekebun. Rendemen ratarata kelompok pekebun sebagaimana dimaksudkan ayat . dapat dilanjutkan secara periodik. Apabila rendemen yang dihasilkan sebagaimana yang dimaksudkan ayat . dan ayat . lebih rendah dan atau lebih tinggi dari rendemen rata-rata yang dikeluarkan oleh Dirjen Perkebunan sebagai koreksi atas sebagaimana dimaksud ayat . FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Nilai harga TBS yang dibayar kepada pekebun adalah nilai yang diperoleh dari jumlah TBS yang diterima pabrik sebagaimana dimaksud ayat ($) dan dikurangi grading . eleksi kualitas mut. , biaya transfer dan potongan pajak yang diatur pemerintah. Grading (Seleksi kualitas Mutu TBS) sebagaimana yang dimaksud ayat . adalah buah mentah 0%, buah matang minimal 95%. Buah lewat matang maksimal 5% janjang kosong 0%, abnormal maksimal 5%, tangkai panjang tidak ada dan buah dura maksimal 2%. Nilai harga TBS yang dibayar kepada pekebun adalah nilai yang diperoleh dari jumlah TBS yang diterima pabrik kelapa sawit (PKS) setelah dikoreksi sebagaimana dimaksud ayat . dan dikurangi Grading . eleksi kualitas murn. biaya transfer dan potongan pajak yang diatur pemerintah. Menurut (Angipora penetapan harga memiliki 5 tahap yaitu: Mengestimasi untuk permintaan barang Pada tahap ini seharusnya permintaan barang atau jasa yang dihasilkan secara total yang akan melakukan penentuan harga terhadap barang baru. Mengetahui terlebih Kebijaksanaan yang dilakukan oleh perusahaan dalam penentuan harga persaingan barang yang terdapat di pasar serta sumber-sumber penyebab Seperti barang sejenis yang P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 dihasilkan oleh perusahaan lain barang pengganti atau substitusi. Barang lain yang dihasilkan oleh perusahaan lain yang sama-sama menginginkan uang Dalam menentukan sebuah pangsa pasar yang dapat diharapkan oleh kalangan perusahaan yang ingin bergerak maju lebih cepat dan tentu selalu mengharapkan market share yang lebih besar. Memang harus disadari bahwa untuk mendapatkan market share yang lebih besar ditunjang oleh kegiatan promosi dan kegiatan lain dari persaingan non harga, disamping dengan penentuan harga tertentu. Strategi harga. Memilih strategi harga untuk mencapai target pasar terda- pat beberapa strategi harga yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai target pasar yang sesuai Menurut (Birusman 2. beberapa metode penetapan harga . ethods of price determinatio. yang perusahaan, yaitu: Au Metode Taksiran (Judgemental Metho. perusahaan yang baru saja berdiri biasanya memakai metode ini. Metode Berbasis Pasar (Market-Based Pricin. Metode Berbasis Biaya (Cost-Based Pricin. Ay. Tandan Buah Segar (Fresh Fruit Bunch. FFB) adalah bagian dari tanaman kelapa sawit yang berisi buah sawit. Tandan buah segar diperoleh melalui proses panen dari tanaman kelapa sawit. Setelah dipanen, tandan buah segar pengolahan menjadi produk-produk olahan seperti minyak sawit, minyak inti sawit, dan lainnya. Tandan buah segar memiliki beberapa komponen, termasuk FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 buah sawit dan inti sawit. Buah sawit mengandung inti sawit yang memiliki kandungan minyak yang bisa diambil dan diolah menjadi berbagai produk Sedangkan bagian lain dari tandan buah segar, seperti cangkang dan ampas, dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produk-produk lain seperti bahan bakar, pakan ternak, dan lainnya. Menurut (Kotler dan Keller. Kualitas produk merupakan suatu kemampuan produk dalam melakukan fungsi-fungsinya, meliputi daya tahan, kehandalan, ketelitian, yang diperoleh produk dengan secara keseluran. Perusahaan harus selalu meningkatkan kualitas produk atau jasanya karena peningkatan pelanggan merasa puas dengan produk atau jasa yang diberikan dan akan membeli kembali produk tersebut. Pada buah sawit kualitas juga menjadi hal yang diutamakan untuk menghasilkan CPO minyak sawit yang bagus dan mampu untuk bersaing di pasaran baik harga maupun jumlah permintaan domestik dan pasaran Kualitas dan kuantitas CPO dihasilkan dari buah sawit yang mempunyai tingkat kematangan yang Tinggi rendahnya kualitas CPO dipengaruhi oleh tingkat kematangan pada saat buah dipanenkan. Menurut (Lubis 2012:. Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq. ) adalah tanaman penghasil minyak nabati berkualitas tinggi, karena minyak yang dihasilkan dibandingkan minyak yang dihasilkan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 dari tanaman lain. Produk tanaman kelapa sawit adalah produk multi fungsi, antara lain untuk pembuatan minyak margarin, minyak goreng, bahan baku tekstil dan juga sebagai bahan kosmetik. Kebutuhan tanaman kelapa sawitdalam sistem yang dikembangkan FAO yaitu daerah tropis dengan temperatur harian selama 24 jam > 20 oC dan periode pertumbuhan Ou 270 hari per tahun. Malaysia dan Indonesia merupakan dua negara utama penghasil minyak sawit yang menguasai sekitar 85% pangsa pasar dunia. Umur tanaman kelapa sawit maksudnya usia tanaman sawit yang masih produktif didalam menghasilkan buah secara maksimal setiap kali Batas waktu usia produktif dari setiap jenis tanaman sawit berbeda antara jenis satu dengan yan lainnya tergantung pada cara pemiliharaan dan jenis bibit yang ditanamkan namun demikian perbedaannya hanya beberapa Menurut (Tampubolon 2. Kelapa sawit mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah Dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan, sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5 pohon terdapat 1 tandan buah matang panen. Ciri tandan matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas/jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau sedikitnya ada 10 buah yang lepas dari tandan yang beratnya 10 kg atau lebih. Tanaman menghasilkan tandan buah segar (TBS) yang dapat dipanen pada saat tanaman berumur 3 atau 4 tahun. Produksi TBS FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 yang dihasilkan akan terus bertambah seiring bertambahnya umur dan akan mencapai produksi yang optimal dan maksimal pada saat tanaman 7 berumur 9 Ae 14 tahun, dan setelah itu produksi TBS yang dihasilkan akan mulai menurun pada umur 25 Ae 26 tahun. Menurut (Risza 2. semakin luas komposisi umur tanaman remaja dan renta, semakin rendah pula 12 tingkat Sedangkan semakin banyak tanaman dewasa dan teruna Menurutnya pula tanaman kelapa sawit biasanya dibagi atas 6 kelompok umur , yaitu: 0 - 2 Tahun 11 bulanAe muda . elum menghasilka. 3 - 4 tahun Ae remaja ( sangat 5 - 12 tahun Ae teruna . engarah nai. 12-20 tahun Ae dewasa . osisi 21- 25 tahun Ae tua . engarah turu. 26 tahun keatas - renta . angat Secara umum produksi dan produktivitas tanaman kelapa sawit dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu bahan tanam . , tanah, lingkungan dan cara atau teknis budidaya sawit. Untuk mendapatkan produksi optimum, selain faktor genetis, tingkat dan umur Menurut (Lubis, 2012:. AuRata-rata Bobot TBS per tandan (K. Populasi Produktivitas Tanaman Sawit. faktor lingkungan seperti kerapatan tanaman merupakan salah satu faktor yang menentukan besarnya produksiAy P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Dasar Hukum Penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit diatur melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permenta. Nomor 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun, sebagai dasar mekanisme TBS Perkembangan regulasi penetapan harga TBS dimulai dengan berlakunya Permentan Nomor 627 Tahun 1998 tentang Ketentuan Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Petani . Permentan Nomor 395 Tahun 2005 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Permentan Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun, kemudian Permentan Nomor 14 Tahun 2013 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. dan terakhir diatur melalui Permentan Nomor 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 6 yaitu harga pembelian TBS ditetapkan oleh gubernur. Gubernur dibantu oleh timpenetapan harga pembelian TBS dengan keanggotan berasal dari unsur: a. Pemerintah Daerah Provinsi Kabupaten/Kota b. Perusahaan dan/atau asosiasi pengusaha kelapa sawit c. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Perwakilan kelembagaan pekebun atau asosiasi pekebun kelapa sawit. Dengan bantuan tim penetapan harga, pemerintah dapat menetapkan kebijakan tentang harga sawit yang berlaku di daerah tersebut. Seharusnya dengan adanya kebijakan tersebut harga yang diterima petani semuanya sama rata, sehingga tidak ada ketimpangan harga antara petani. Penerapan kebijakan pemerintah inilah yang menjadi faktor utama harga yang diterima petani. Tujuan kebijakan memberikan perlindungan dalam perolehan harga wajar dari TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun dan menghindari persaingan tidak sehat diantara pabrik kelapa sawit. Perlu kesepahaman semua stake holders Implementasi Permentan Nomor 01 Tahun 2018 yang akan dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Gubernur, antara lain : Mekanisme Perhitungan Penetapan Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Penetapan Harga TBS Hak dan Kewajiban Kemitraan Perusahaan. Pemilik PKS . Wajib menerima dan mengolah TBS mitra. Wajib membayar TBS dengan harga yang ditetapkan oleh Wajib membina dan membimbing pekebun dalam bentuk penyuluhan langsung dalam hal teknik budidaya kelapa sawit. Pekebun Kelapa sawit wajib menyerahkan TBS pada PKS perusahaan mitra. Wajib mutu sesuai dengan permentan. Wajib menerima bayaran TBS sesuai dengan ketetapan tim penetapan harga TBS. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Menetapkan formula yang disebut rumus harga TBS : a. Pola mitra yang mewajibkan PKS mengolah TBS dengan biaya proses dibebankan pada perolehan CPO dan Kernel, b. Biaya yang dikeluarkan adalah biaya yang dibutuhkan untuk menjadikan TBS menjadi CPO dan Kernel dan proses penjualan, c. Harga CPO dan kernel adalah harga Fob . okal ekspo. Biaya tersebut akan dikeluarkan merupakan kompensasi yang disebut dengan Faktor Au K Ay . Harga TBS ditetapkan di pabrik disebut mill gate ( bukan di farm gat. Hubungan Mitra yang dijembatani oleh Pemerintah sebagai Regulator antara Pabrik Kelapa Sawit dan Pekebun Kelapa sawit Berdasarkan penjelasan di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa kebijakan pemerintah dalam penetapan harga TBS sangat diperlukan untuk mengatur mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk memberikan perlindungan dalam perolehan harga wajar dari TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun dan menghindari persaingan tidak sehat di antara pabrik kelapa sawit. METODE PENELITIAN Penelitian metode deskriptif dengan pendekatan Metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan menggambarkan /melukiskan keadaan subjek / obyek penelitian . eseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lai. pada FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak, atau sebagaimana adanya. Menurut )Nawawi 2012:. AyMetode deskriftif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subjek/objek . eorang, masyarakat, dan lain-lai. pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang nampak atau sebagaimana adanyaAy. Dalam metode ini, peneliti bisa saja fenomena-fenomena tertentu sehingga merupakan suatu studi komparatif. Menurut (Arikunto menyatakan AySubjek penelitian atau penelitian adalah satuan tertentu yang diperhitungkan sebagai subjek penelitianAy. Dalam penelitian sosial subyek penelitian adalah manusia. Menurut (Sugiyono 2. AyAda mengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dukomen dan gabungan /triangulasiAy. Penelitian teknik-teknik pengumpulan data dengan cara : Dalam mengumpulkan data - data penulis membutuhkan alat bantu . nstrumen Dalam penelitian ini peneliti menggunakan 3 alat bantu yaitu : Pedoman wawanca. Pedoman Observasi. Dokumentasi. Menurut (Sugiyono 2. data adalah proses mencari dan sistematis data wawancara, catatan lapangan, dan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan kedalam unitunit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum lapangan, dan setelah di lapangan. Analisis merumuskan dan menjelaskan masalah, berlangsung terus sampai penulisan hasil penelitian. Analisis data menjadi pegangan bagi penelitian selanjutnya sampai jika mungkin, teori yang AugroundedAy. Berdasarkan pernyataan di atas, analisis data dalam penelitian kualitatif sebelum peneliti memasuki lapangan yaitu dengan melakukan studi pendahuluan atau pra-penelitian untuk menentukan fokus permasalahan. Pada saat penelitian berlangsung dilapangan analisis data dilakukan secara interaktif yaitu pada saat pengumpulan data Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Sawit tingkatannya tergantung kepada pola pemiliharaannya yang benar, karena dengan adanya perawatan dan maintenance yang baik dan searah menguntungkan peningkatan hasil yang perawatan pemeliharaan piringan, pasar pikul, gawangan, pemupukan dan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Kualitas TBS Sawit ada pengaruhnya dengan lamanya masa angkutan dari lahan menuju pabrik sawit Tidak, karena pada saat proses pengangkutan TBS tidak ditentukan kualitas nya. Karena semua TBS yg sudah di panen akan di angkut kepabrik untuk dilakukan penimbangan. Kualitas TBS juga dipengaruhi oleh musim hujan ataupun musim kering Ada, musim yang berubah mempengaruhi kualitas TBS secara matang fisiologis maupun matang morfologis, pada saat musim hujan peningkatan buah matang secara fisiologis dan morfologis meningkat dan tergantung pada jenis variates tanaman itu sendiri. Sedangkan pada musim kering kualitas TBS menjadi menurun yang mengakibatkan buah matang hanya secara morfologis saja. Standar Harga sesuai dengan kualitas TBS yang telah ditetapkan oleh Pemerintah selama ini. Hasilnya adalah selain ada perbedaan waktu masa pemiliharaan, pergantian musim dan lamanya waktu TBS buah sawit yang telah dipanen menuju pabrik yang digunakan belum dapat digunakan dengan lancar selain jarak tempuh dari kebun sawit menuju pabrik relatif jauh. Tingkatan kualitas TBS buah sawit tergantung kepada pola pemiliharaan kebun baik itu kebun milik inti maupun kebun plasma, karena dengan adanya perawatan yang baik. Kualitas TBS Sawit ada pengaruhnya dengan lamanya masa angkutan dari lahan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 menuju pabrik sawit hal ini disebabkan semakin lama TBS buah sawit belum masuk pabrik maka kualitas TBS buah maksimalnya 24 jam harus sudah diolah oleh pabrik untuk menjadi minyak bentuk CPO. Selain itu juga kualitas Tandan Buah sawit (TBS) ditentukan oleh beberapa faktor utama yaitu pemiliharaan dan perawatan yang dilakukan termasuk jenis pupuk serta jumlah pemupukan yang dilakukan, waktu masa panen yang dilakukan maksudnya semakin tua usianya kebun sawit pada masa produktif maka semakin bagus kualitas TBS buah sawit yang dihasilkan dan faktor lainnya adalah lamanya waktu angkutan TBS buah sawit menuju pabrik juga menentukan kualitas TBS itu sendiri. Pohon kelapa sawit baru berbuah sekitar tiga sampai empat tahun setelah Ketika buah satuan itu mulai jatuh dari tandan buah segar (TBS), itu berarti sudah siap panen. Setelah buah pasir hasil kebun kelapa sawit per hektare yaitu 130 pohon per hektare berat janjang rata-rata 5 kilogram per pohon untuk umur 4 tahun x 2 kali panen per bulan. Pada awal tahun 2019 lahan sawit milik petani plasma baru dilakukan penanaman secara bertahap. Tanaman sawit petani plasma mulai panen yang menghasilkan terhitung di umur tanaman 48 bulan sehingga pada tahun 2023 Tanaman sawit petani plasma baru menghasilkan Tandan Buah (TBS) penghasilan kepada petani plasma yang dikelola melalui Koperasi Mitra FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Tuah Tiga Benua ( MTTB ) namun demikian belum dapat dipanenkan secara merata disebabkan usia masa tanam yang berbeda. tidak bisa di lakukan panen dalam tahun yang sama, sebab sawit petani plasma di tanam pada tahun yang berbeda. Dengan demikian tidak semua petani plasma pada tahun 2023 telah menerima hasil dari lahan plasma yang mereka miliki. Umur tanam pohon sawit dari pertama yang sering disebutkan dengan buah pasir yakni pada usia 38 bulan akan tetapi buah sawit yang dihasilkan masih belum normal secara kualitas minyak CPO yang dihasilkan oleh sebab itu hasil petani plasma dari buah sawit pada usia 38 bulan masih relatif kecil perkilogramnya masih murah, untuk 1 hektar berkisar anatara 300 ribu hingga 500 ribu rupiah yang diterima setiap kali penjualan dari hasil panen yang diterima melalui koperasi per 2 minggu setiap kali panen (Penghasilan bersih petani Usia penghasilan normal tanaman sawit yang dapat menghasilkan buah yang banyak serta berkualitas TBSnya yakni pada usia 48 bulan. Namun demikian tidak semuanya tanaman sawit baik milik perusahaan (Int. maupun milik plasma hasil yang diperolehnya sama, tergantung kepada usia masa Semakin telah lama masa tanamnya maka semakin produktif yang dihasilkan oleh tanaman sawit jika pemiliharaannya telah sesuai dengan standar dan maksimal oleh pihak perusahaan. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Lahan milik petani plasma yang diserahkan untuk dikelola oleh pihak perusahaan sebesar 2 hektar per-kepala keluarga dilakukan penanaman tanaman sawitnya secara bertahap sehingga usia masa tanamnya juga berbeda satu dengan yang lainnya demikian pula pada saat dilakukan pemanenan juga Kegiatanan penanaman tanaman sawit milik petani plasma pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang dimulai sejak tahun 2019 dan ada juga pada tahun 2020 sehingga masa panennya juga bertahap antara satu lahan dengan lahan plasma lainnya. Paling cepat usian panen buah pertama pada lahan sawit plasma yakni pada bulan Januari 2022 buah pasir dan tahun 2023 hasil panennya telah normal karena sudah ada tanaman petani plasma yang telah berusia 48 bulan dan hasilnya telah berkualitas serta produktif. hingga saat ini. Penetapan harga TBS kelapa sawit produksi pekebun berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Nomor 11/PERMENTAN/KB. 120/1/2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun yang bertujuan memberikan perlindungan kepada pekebun dalam memperoleh harga wajar TBS dan Membatasi persaingan usaha yang tidak sehat antar perusahaan perkebunan. Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun yakni sesuai dengan usulan indeks K FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Perusahaan Perkebunan telah ditetapkan harga TBS Rp1,783. 90/kg dan umur lebih dari 10 291,81/kg. Perhitungan indeks K bulan Januari 2023,usulan diusulkan oleh PTPN VII sebesar 72,97%, sedangkan usulan indeks K tertinggi oleh PT. Sumber Indah Perkasa yaitu sebesar 84,79%. Harga pasaran Tandan Buah Segar ( TBS ) harus di real di berdasarkan umur tanaman dan kualitas dan jika ada terjadinya kesepakatan kontrak harga mesti berdasarkan harga yang ditetapkan oleh dinas terkait dan di setujui oleh pihak perwakilan pengurus koperasi plasma. KESIMPULAN DAN SARAN Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit milik petani plasma pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Di Kecamatan Sepauk kualitasnya telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan seperti jenis bibit tanaman sawit, pemiliharaan, waktu panen serta pendistribusiannya telah memenuhi syarat mutu yang dibutuhkan sehingga hasil panen buah sawit baik harga dan kualitas minyak yang dihasilkan dapat bersaing pasaran baik dalam negeri maupun luar negeri. Umur tanam pohon sawit milik petani plasma pada pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Di Kecamatan Sepauk setiap lahan dilakukan secara berbeda dikarenakan penanamannya bertahap dari tahun 2019 sedangkan usia panennya tercepat pada usia 38 bulan yakni tahun 2022 dalam bentuk buah P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 pasir sedangkan panen TBS secara normal dilakukan pada usia tanam 48 bulan yakni pada bulan Januari 2023. Harga Pasaran Tandan Buah Segar (TBS) PT. Permentan. Keputusan Gubernur yang dilakukan merujuk kepada harga TBS sawit serta CPO di pasaran dunia setiap Artinya harga TBS sawit petani plasma harga jualnya sesuai dengan harga pasaran saat dilakukan penjualan TBS sawit kepada pihak Disarankan Sebaiknya didalam menjaga kualitas Tandan Buah segar (TBS) sawit pada kebun milik petani plasma pada PT. Adinusa Cakra Mandiri Di Kecamatan Sepauk, pihak perusahaan mesti terus meningkatkan perbaikan infrastruktur jalan di sekitar lahan plasma milik petani sehingga distribusi buah sawit dari lahan menuju pabrik dapat berjan dengan lancar dan terus membantu pemiliharaan lahan sawit plasma agar hasil buahnya terus Usia tanam pada kebun sawit plasma sebaiknya dapat diatur tidak terlalu jauh perbedaan rentang waktu dengan lahan yang lainnya sehingga masa panen buahnya dapat dilakukan dalam jumlah yang banyak dengan demikian lebih efesien dari biaya angkut serta waktu yang relatif singkat. Hasil penetapan harga TBS sawit sebaiknya pihak perusahaan dapat lebih transparan melalui sosialisasi lewat koperasi sebagai mitra petani dengan demikian petani kronologis jumlah pendapatan yang mereka terima setiap kali panen. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 DAFTAR PUSTAKA Arikunto ( 2. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta. Pustakaraya.