JIGE 4 . JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION id/index. php/jige ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG AuRANAAy DI DESA CIBATU KECAMATAN CIKARANG SELATAN KABUPATEN BEKASI (Ditinjau dari Aspek Teknis. Aspek Pasar dan Pemasaran, dan Aspek Keuanga. Retna Widianingsih1. R Wening Ken Widodasih2. Kurbandi Satpatmantya BR3 1,2,3 Universitas Pelita Bangsa Indonesia History Article Article history: Received Mei 18, 2023 Approved Mei 27, 2023 Keywords: Business Feasibility Analysis. LPG Gas, market and marketing aspects, technical aspects, financial ABSTRACT In Indonesia, the use of gas is a more economical alternative, one example is the conversion of kerosene to 3kg LPG. According to BPS statistical data, the use of LPG in Indonesia exceeds 83. 36% of households using LPG for cooking. The purpose of this study is to assess the business feasibility of the "Rana" LPG gas base both from a non-financial and financial perspective. Non-financial variables, such as market and marketing characteristics, as well as technical variables, are used in the analysis. While the financial analysis tools used to determine whether or not a business is feasible to develop use Payback Period (PP). Break Event Point (BEP). Net Present Value (NPV), and Internal Rate of Return (IRR) This study uses a qualitative data collection approach such as interviews, observation, and documentation. Based on the findings of non-financial aspects such as market and marketing aspects, as well as technical aspects, the "Rana" LPG Gas Base is feasible to develop, while the findings of the financial aspects show that the "Rana" LPG Gas Base Business is feasible to run, with the calculation results producing a Payback Period (PP) of 1 year 11 months 2 weeks. Net Present Value (NPV) of Rp. 23,461,447. Break Even Point (BEP) of Rp. 461,447 ABSTRAK Di Indonesia, penggunaan gas merupakan alternatif pengganti yang lebih ekonomis, salah satu contohnya adalah konversi minyak tanah ke LPG 3kg. Menurut data statistik BPS, penggunaan LPG di Indonesia melebihi 83,36% rumah yang menggunakan LPG untuk memasak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan bisnis pangkalan Gas LPG "Rana" baik dari segi non-finansial maupun finansial. Variabel nonfinansial, seperti karakteristik pasar dan pemasaran, serta variabel teknis, digunakan dalam analisis. Sedangkan alat analisis finansial ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1131 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . yang digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usaha untuk dikembangkan menggunakan analisis Payback Period (PP). Break Event Point (BEP). Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR). Penelitian ini menggunakan pendekatan pengumpulan data kualitatif seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan aspek non finansial seperti aspek pasar dan pemasaran, serta aspek teknis. Pangkalan Gas LPG "Rana" layak untuk dikembangkan, sedangkan hasil temuan aspek finansial menunjukkan bahwa Usaha Pangkalan Gas LPG "Rana" layak untuk dijalankan, dengan hasil perhitungan menghasilkan Payback Period (PP) sebesar 1 tahun 11 bulan 2 minggu. Net Present Value (NPV) sebesar Rp. Break Even Point (BEP) sebesar Rp. A 2023 Jurnal Ilmiah Global Education *Corresponding author email: retnawidianingsih09@mhs. PENDAHULUAN Perkembangan bisnis mengharuskan setiap individu untuk berfikir kreatif serta inovatif dalam mengembangkan bisnisnya guna mencapai kesejahteraan hidup individu dalam ekonomi setiap bisnis patut untuk berkembang sehingga pada tahapan eksklusif dilakukan eskpansi bisnis dalam suatu rencana Pengembangan bisnis patut memiliki beberapa kriteria yang harus di perhitungkan. Menurut Kasmir dan Jakfar, . Studi kelayakan bisnis adalah kegiatan yang menyelidiki secara ekstensif bisnis atau usaha yang akan dioperasikan untuk menentukan apakah perusahaan tersebut layak atau tidak. Analisis bisnis, termasuk analisis pasar dan pemasaran, dapat digunakan untuk menentukan apakah bisnis dapat dikembangkan atau tidak. Proses penyempurnaan serta manufaktur dapat disimpulkan sebagai satu sistem dari proses pengembangan dengan maksud untuk mengidentifikasi, memperkirakan, mendistribusikan, dan menentukan harga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain analisis pasar dan pemasaran terdapat analisis teknis yang merupakan faktor untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis terhadap penentuan lokasi, investasi yang dilakukan, kapasitas produksi, kapasitas bahan baku, serta teknologi yang digunakan. Menururt Dedi & Nurdin . Aspek keuangan merupakan salah satu aspek yang dilakukan untuk mengatur seluruh keuangan yang ada di perusahaan dan dapat menjadi salah satu kunci dari sebuah bisnis, karena jika aspek lain tergolong feasible sedangkan aspek keuangan menghasilkan hasil yang tidak feasible, maka bisnis tidak akan berjalan dengan lancar karena tidak memberikan keuntungan secara ekonomi. Permintaan manusia terhadap sumber daya alam cenderung tidak terbatas, terkait dengan perihal persediaan sumber daya alam yang semakin menipis. Suatu bentuk permasalahan yang sering di hadapi masyarakan yaitu mengenai bahan bakar khususnya bahan bakar minyak (BBM). Menurut Dewi, . Pemerintah Republik Indonesia melakukan konversi bahan bakar minyak tanah kepada Liquified Petroleum Gas (LPG) seberat 3 kilogram pada tahun 2007. Pembangunan infrastruktur persediaan dan pendistribusian LPG tabung 3 kg, termasuk perluasan titik-titik penjualan sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Penggunaan LPG di Indonesia berdasarkan data BPS mencapai 83,36% rumah tangga yang menggunakan LPG untuk memasak. ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1132 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Gambar 1. 1 Rasio Penggunaan Gas Rumah Tangga Menurut Shilvina . pada tahun 2021 Mayoritas rumah tangga di Indonesia menggunakan Liquified Petroleum Gas (LPG). Penyaluran LPG tabung 3kg untuk Sub Penyalur. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota melakukan proses distribusi sesuai dengan sistem administrasi. Menurut Tetguh . Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota telah bersepakat untuk menyediakan LPG tabung 3kg menjadi kebutuhan pokok serta barang penting di tingkat daerah, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota berwenang untun menetapkan LPG tabung 3kg ke titik serah di sub penyalur. Pangkalan Gas LPG AuRanaAy merupakan salah satu dari beberapa titik pendistribusian LPG tabung 3kg yang dapat ditemukan di JL Teuku Umar Kp Tegalluhur Rt 03/02 Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. METODOLOGI Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mencakup aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, dan aspek keuangan. Aspek keuangan meliputi berbagai perhitungan, termasuk Arus Kas. Break Event Point (BEP). Net Present Value (NPV). Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Sugiyono . mendefinisikan penelitian kualitatif memiliki beberapa langkah, termasuk pengumpulan data observasi dan dokumentasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Aspek Pasar dan Pemasaran Segmentasi Pasar (Segmentin. Analisis data menunjukan bahwa segmentasi pasar pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy telah sesuai dengan kebutuhan konsumen terutama dari warga sekitar, dimana di setiap konsumen memiliki kuotanya masing masing terutama usaha mikro (Rumah Maka. dan ibu Ae ibu rumah tangga di beri kouta sebanyak 80% serta pengecer / penyalur diberi kouta sebanyak 20% kouta tersebut sesuai dengan kesepakatan pangkalan dengan pihak yang bewenang. Sasaran Pasar (Targetin. Terdapat berbagai target pasar yang dilakukan oleh Pangkalan Gas LPG AuRanaAy. Sebelum mengimplementasikan produk gas yang dituju, usaha ini melakukan riset pasar terlebih dahulu terhadap produk yang akan mereka jual. Beberapa survei yang dilakukan seperti menentukan keperluan mendasar konsumen seperti halnya masyarakat yang dekat dengan pangkalan gas ini yang harus dilayani dan dipenuhi, menentukan kelompok masyarakat yang akan dilayani. Survei tersebut dilakukan dengan tujuan agar Pangkalan Gas LPG AuRanaAy dapat menyerang target pasar yang sesuai dengan produk mereka yaitu Gas LPG 3kg. Setelah mendapatkan hasil riset, untuk itu mereka menargetkan masyarakat umum terutama kepada masyarakat yang memiliki toko-toko yang ada disekitar, rumah makan, serta ibu-ibu rumah tangga. ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1133 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Posisi Pasar (Positionin. Pangkalan Gas LPG AuRanaAysudah tepat dalam memilih posisi pasar. Dimana pangkalan gas ini sangat berdekatan dengan toko Ae toko sembako, serta rumah makan yang memang memerlukan gas lpg untuk mereka beraktivitas dalam jualanya. Usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sangat cepat dan tepat waktu. Dapat disimpulkan Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sudah terjamin kualitas nya. Usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy menempatkan tempat lokasi yang strategis sehingga dengan mudahnya orang Ae orang untuk melakukan pembelian terghadap Gas LPG tabung 3kg. Perspektif pasar dan pemasaran yang dieksplorasi meliputi bauran pemasaran perusahaan, yang terdiri dari 4P: produk, harga, promosi, dan lokasi. Produk (Produc. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik usaha, usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy hanya lebih berfokus memperjual belikan tabung Gas LPG 3kg. Produk Gas LPG 3kg AuRanaAy bekerja sama dengan PT. Bahagia Sukses. Harga (Pric. Harga yang ditetapkan relatif standar yaitu Rp. 750,-. Penentuan harga jual tersebut merupakan harga yang telah di tetapkan oleh pertamina. Jika terdapat kesalahan dalam penetapan harga jual, maka akan berdampak buruk terhadap perusahaan dan permintaan pasar akan turun. Di sisi lain terdapat pula pesaing dengan produk yang sama dangan harga jual yang Promosi (Promotio. Bentuk promosi yang dilakukan usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy yaitu dengan cara menawarkan langsung kepada konsumen Ae konsumen yang ada di sekitas Desa Cibatu melalui mulut ke mulut seperti dari konsumen satu ke konsumen lainnya dan pembuatan banner. Tempat (Plac. Lokasi usaha pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy berlokasikan di Jl. Teuku Umar Kp. Tegalluhur Rt. 03/02 Desa. Cibatu Kecamatan. Cikarang Selatan Kabupaten. Bekasi. Lokasi usaha ini sangat strateis berada di pinggir jalan, mudah dijangkau, serta banyak dilalui oleh konsumen dan mudah dilihat oleh konsumen. Aspek Teknis Menurut Ichsan et al. , . Menurut Ichsa et al . , faktor yang perlu diperhatikan adalah rencana usaha dan lokasi perusahaan, jumlah bahan baku, jenis teknologi yang digunakan, kapasitas produksi serta jenis dan jumlah investasi diperlukan. Pangkalan Gas LPG AuRanaAy ternyata tidak semuanya optimal dalam aspek teknologi. Pangkalan Gas LPG AuRanaAy masih menggunakan syistem tradisional dalam menginput data yang akan diberikan pada mitra kerjanya, yang dimana syistem ini membutuhkan waktu yang lama dalam menganalisis data yang ada. Peralatan utama yang digunakan dalam Pangkalan Gas LPG AuRanaAy adalah Ember. APAR Alasannya menggunakan peralatan tersebut untuk mengantisipasi adanya kebocoran tabung gas, serta Langkah pertama dalam memulai usaha Pamgkalan Gas LPG AuRanaAy adalah memilih lokasi. Kunci sukses membangun usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy ini adalah pemilihan lokasi yang tepat, yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan rumah gudang yang juga dapat dijadikan sebagai lokasi usaha. Aspek Keuangan . Biaya Investasi Table 1 Biaya Investasi Rincian Biaya Investasi Pangkalan Gas LPG AuRanaAy Biaya Investasi Jumlah Unit Harga Satuan Jumlah Biaya Timbangan Ember APAR Cemguard Spanduk ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1134 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Gas Detektor Papan Nama Tabung Total Biaya Investasi Biaya Operasional Biaya Variabel Stempel Rp. 000 x 3pcs Nota Rp. 3000 x 10pc Rp. = Rp. = Rp. Rp. Biaya Tetap Operasional Tabung Gas Listrik = Rp. = Rp. Rp. Total Biaya Operasioal Rp. Pendapatan Perbulan = Penjualan 13 Hari/Bulan x Harga Satuan = 2. 860 Tabung x Rp. = Rp. Keuntungan Perbulan = Total Penjualan Ae Total Biaya Operasional = Rp. 000 Ae Rp. = Rp. Total Biaya Operasional Setahun = Rp. 000 x 12 bulan = Rp. Pendapatan Setahun = Rp. 000 x 12 bulan = Rp. Total Keuntungan Setahun = Rp. 000 x 12 bulan = Rp. Laba Rugi Table 2 Laporan Laba Rugi Laporan Laba Rugi Pangkalan Gas LPG AuRanaAy Penjualan Rp. Biaya Operasional Rp. Laba Operasi Rp. Penyusutan Rp. Laba bersih sebelum pajak Rp. Pajak Rp. ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1135 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Laba bersih setelah pajak Rp. Arus Kas E) Break Event Point (BEP) Break Event Point (BEP) adalah suat8 kondisi penjualan produk yang harus dicapai, dimana biaya pengeluaran dan biaya pendapatan dapat seimbang. Perhitungan Break Event Point (BEP) Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sebagai berikut: Biaya Tetap (FC) Biaya Variabel (VC) Harga Jual (P) = Rp. = Rp. = Rp. BEP Penjualan = FC / ( P Ae VC ) x P = 45. 000 / ( 18. 750 Ae 16. 000 ) x 18. = 45. 000 / ( 2. 750 ) x 18. = Rp. Hasil nilai BEP pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAyakan terwujud jika penjualan nya 658 unit, dan pejualan dalam rupiah dapat tercapai jika mampu menyentuh nilai Rp. 909 untuk mencapai tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa nilai BEP yang dihasilkan dari perhitungan diatas tingkat pencapaiannya bisa dikatakan seimbangan dimana biaya pendapatan dan biaya pengeluaran tidak mengalami keuntungan ataupun kerugian yang signifikan. F) Net Present Value (NPV) Net Present Value adalah selisih angka dari jumlah kas masuk dengan jumlah kas keluar di setiap tahun (Nilai Bersih Sekaran. Untuk suku bunga yang sudah ditentukan sebekumnya yakni 6% pertahun. Perhitungan Net Present Value (NPV) Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sebagai berikut: ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1136 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Berdasarkan perhitungan di atas hasil NPV yang diperoleh sebesar Rp. 447 dengan demikian usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy layak untuk di jalankan karena NPV lebih besar dari pada 0. Internal Rate of Return (IRR) Internal Rate of Return (IRR) adalah metode yang digunakan untuk menghitung tingkat pengembalian internal atas investasi. Investasi diterima jika IRR lebih besar dari suku bunga yang ada. Sebaliknya, jika IRR lebih kecil dari suku bunga yang ditetapkan, investasi ditolak. Dengan metode interpolasi, hasil IRR sebagai berikut: Pv Kas Bersih Pv Kas Bersih 746 Ae Selisih Maka Presentase perbedaannya = 16. 390 / 1. = 12,1 Sehingga nilai IRR adalah = 11% 12,1% dari hasil interpolasi didapatkan nilai IRR = 23,1% dengan demikkian kegiatan usaha pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy dianggap layak karena IRR > tingkat suku bunga 6%. Payback Periode (PP) Payback Periode (PP) adalah tingkat pengambilan investasi memerlukan waktu tertentu, beberapa laporan aliran kas sangat diperlukan untuk menghitung tingkat investasi awal. Dibawah ini adalah perhitungan nya: ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PANGKALAN GAS LPG A- 1137 Widianingsih et. al / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Jadi, waktu yang diperlukan untuk mengembalikan investasi adalah 2 atau 1 tahun 11 bulan 2 minggu. KESIMPULAN Pemilik pangkalan Gas lpg bernama bapak Rana, pangkalan gas lpg ini di bangun pada tahun 2016, bapak Rana memulai usaha dengan modal sendiri sebesar 61. 000 Jt. Usaha ini berada di Jl. Teuku Umar Kp. Tegalluhur. Rt. 03/02. Desa. Cibatu. Kecamatan. Cikarang Selatan. Kabupaten. Bekasi. Hasil analisis aspek non finansial yang terdiri dari aspek pasar dan pemasaran serta aspek teknis pada usaha pangkalan Gas LPG AuRanaAy dinyatakan layak karena posisi pasarnya sangat strategis untuk di jangkau dan di kenal oleh orang-orang, serta hasil yang didapat menunjukan keseluruhan aspek dapat mendukung pengembangan pada usaha Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sehingga analisis kelayakan usaha pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy layak untuk dikembangkan. Sedangkan hasil dari aspek keuangan Hasil analisis aspek finansial pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy dikatakan layak dengan hasil perhitungan pada tahun pertama Break event point menunjukan bahwa BEP jumlah produksi sebesar 16. 658 unit dan BEP berdasarkan jumlah rupiah sebesar Rp. Net present value (NPV) sebesar Rp. 447 dan hasil dari perhitungan Internal Rate of Return (IRR) yakni sebesar 23. 1% hasil dari usaha ini dinyatakan layak untuk dilakukan, dan payback period (PP) menunjukan bahwa hasil dari Pangkalan Gas LPG AuRanaAy Cibatu Cikarang Selatan dinyatakan layak karena tingkat pengembalian selama 1 tahun 11 bulan 2 SARAN Berdasarkan hasil pembahasan diatas peneliti memerikan saran kepada pemilik usaha yaitu untuk input data penjualan pada Pangkalan Gas LPG AuRanaAy sebaiknya manggunakan sistem seperti komputer untuk mempermudah dan mempercepat mengelola data perusahaan. DAFTAR PUSTAKA