JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 10/C/C3/DT. 00/2025 Volume 13. N0,1. Halaman 17 Ae 32 https://doi. org/10. 35891/heritage. Komunikasi Kelompok Fanbase: Konformitas Dalam Mendukung Idola Pada Event Sousenkyo 2024 Sarah Amelia. Wininda Qusnul Khotimah. Hendri Prasetya Program Ilmu Komunikasi. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Jakarta. Indonesia *Corresponding Author Email: saraahaml909@gmail. Article History. Submitted: 01 Maret 2025 Accepted: 21 April 2025 Published: 23 April 2025 Kata-kata Kunci: Komunikasi Kelompok. Fanbase. Konformitas ABSTRAK Sousenkyo merupakan rangkaian acara pemilihan member untuk masuk kedalam single terbaru JKT48 yang melibatkan penggemar dan membutuhkan biaya finansial untuk voting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku konformitas dalam fanbase Gracias selama masa kampanye event Sousenkyo 2024. Penelitian ini berfokus pada bentuk perilaku konformitas dan dinamika komunikasi fanbase dalam mendukung idola pada event Sousenkyo 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan teori konformitas dan teori percakapan Hasil penelitian ini menunjukan adanya bentuk konformitas dalam fanbase yang meliputi konformitas normatif dan konformitas informasional. Kolaborasi dan produktivitas fanbase Gracias memberikan hasil yang optimal, sehingga menempatkan Shania Gracia pada perigkat ke-8 dalam event Sousenkyo Fanbase Group Communication: Conformity in Idol Support during the 2024 Sousenkyo Event Keywords: Group communication. This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRACT Sousenkyo is a series of events to select members for JKT48's latest single, involving fans and requiring financial costs for voting. This study aims to describe the conformity behavior of the Gracias fanbase during the 2024 Sousenkyo event campaign. This study focuses on the forms of conformity behavior and the dynamics of fanbase communication in supporting idols during the 2024 Sousenkyo event. This study uses a descriptive qualitative approach with acase study method. Data collection was conducted through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis was performed using the Miles and Huberman modelwith conformity theory and group conversation theory. The results of this study shows that the forms of conformity within this fanbase includenormative conformity and informational conformity. The collaboration and productivity of the Gracias fanbase yielded optimal results, placing Shania Gracia in 8th placein the Sousenkyo 2024 event. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . bagian dari kelompok tersebut (Suminar & PENDAHULUAN Komunikasi Meiyuntari, 2. Menurut pertukaran pesan antar anggota kelompok untuk Hestone (Yulaykah, mencapai suatu tujuan. Menurut Deddy Mulyana konformitas didorong oleh dua aspek yaitu (Mulyana, 2. Komunikasi kelompok adalah pengaruh informasi dan pengaruh normatif. sekelompok individu yang saling berinteraksi Pengaruh informasi yaitu kondisi dimana individu dengan saling mengenal dan memiliki tujuan menginginkan untuk bertindak secara benar, bersama, dan menganggap bahwa mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. Kelompok juga karena percaya bahwa pendapat atau keputusan sebagai wadah untuk saling berbagi informasi, yang dikatakan oleh anggota lain lebih baik pengalaman, maupun pengetahuan antar anggota. daripada pendapat pribadinya. Pengaruh normatif. Komunikasi kelompok sangat penting dalam aspek ini berkaitan dengan keinginan individu konteks sosial maupun komunitas dan organisasi agar mudah disukai atau diterima dalam suatu baik dalam pengambilan keputusan, kohesivitas kelompok dan tidak dapat penolakan dalam kelompok, juga untuk para anggota kelompok Dalam aspek ini, individu berusaha keberlangsungan kelompok tersebut (Harilama et Konformitas berhubungan erat dengan , 2. Konformitas merupakan kecenderungan sosialisasi, oleh karena itu komunikasi kelompok seseorang untuk mengubah tingkah laku atau dapat menghadirkan adanya konformitas. Fanbase keputusan agar diterima dalam suatu kelompok. atau komunitas penggemar merupakan salah satu Menurut Kiesler dan Kiesler . (Rakhmat, bentuk dari komunikasi kelompok. Komunikasi kelompok dapat digunakan untuk saling bertukar kepercayaan menuju . kelompok sebagai informasi, menambah wawasan, memperteguh akibat tekanan kelompok yang riil atau yang ataupun merubah sikap dan perilaku (Rakhmat Konformitas dapat terjadi jika Agustini et al. , 2. Konformitas Fanbase merupakan tempat di mana orang-orang yang memiliki minat dan tujuan yang keinginan dari anggota lainnya untuk melakukan Fanbase di Indonesia sendiri sangat hal yang sama. Konformitas menjadi hal yang beragam dan mengalami perkembangan yang cukup penting karena dapat mempengaruhi opini semakin signifikan, semakin mudahnya terhubung dan perilaku individu pada norma yang ada dalam dan berinteraksi satu sama lain didukung oleh kelompok sebagai bentuk penyesuaian terhadap teknologi yang semakin maju. Kegiatan dari aturan kelompok agar dapat diterima menjadi fanbase ini bertujuan untuk mendukung idola, juga membangun relasi antar anggota. Fanbase di ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Indonesia telah menjadi wadah untuk para umum dapat berpartisipasi dalam menentukan penggemar untuk bertukar informasi, berbagi anggota pilihan yang berhak ikut serta dalam kegembiraan, juga membuat relasi semakin luas video musik single terbaru. dan erat (Riska & Diniah, 2. Komunitas penggemar JKT48 didominasi Dalam konteks fanbase, teori percakapan melakukan survei pada tahun 2020 diketahui mendukung penelitian ini. Keberhasilan fanbase bahwa 78,1% FJKT adalah laki-laki. Lalu, 21,9% bukan hanya diukur dari seberapa banyak adalah Perempuan. JKT48 memiliki anggota dukungan untuk idola, namun juga diperlukan sebanyak 34 anggota inti, dan 25 anggota trainee adanya efektifitas kelompok untuk mencapai masing-masing tujuan tersebut. Teori pencapaian kelompok Pada penelitian ini, penulis melakukan (Group Achievement Theor. yang dikemukakan oleh Stogdill pada tahun 1959 yang mempunyai merupakan bentuk fanbase dari Shania Gracia tiga asumsi dasar faktor yang mempengaruhi yang menjabat sebagai kapten JKT48. Fanbase pencapaian dari kelompok yaitu Masukan dari Gracias ini didirikian sejak tahun 27 Februari anggota . , variabel perantara . ediating Dalam grup Line, fanbase Gracias memiliki variable. , dan keluaran dari kelompok . 419 anggota. Kegiatan yang rutin dilakukan oleh (Sari, 2. fanbase Gracias ini dengan mengadakan project oleh laki-laki. Dilansir dari Kumparan. com yang Gracias Komunikasi kelompok dalam fanbase perayaan show, pembuatan merchandise, ataupun saat Shania Gracia ulang tahun. penggemar, para anggota kelompok merasa saling Dalam event Sousenkyo, fans merasa terhubung karena memiliki ketertarikan yang terikat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung idolanya. Selama periode pemungutan Indonesia mempunyai banyak fanbase, suara dalam acara tersebut, komunikasi antara salah satunya adalah FJKT atau sebutan untuk anggota fanbase pun meningkat. Komunikasi fans JKT48. JKT48 adalah grup idola sejak 2011 yang beraliran J-Pop dan diadaptasikan dari grup memperlihatkan bagaimana interaksi sosial dalam idola asal jepang yaitu AKB48 dan memiliki fanbase Gracias dapat membentuk keputusan konsep Aoidols you can meetAo yang memberikan individu dalam berdiskusi mengenai strategi kedekatan emosional dan berinteraksi secara mendukung idola. langsung dengan penggemar (JKT48 Official Web Dalam masa kampanye sendiri harus Site, n. Salah satu bentuk dari konsep idols you berdasarkan perencanaan strategi yang telah can meet adalah event Sousenkyo yaitu sebuah disusun sebelumnya pada saat proses diskusi rangkaian untuk pemilihan anggota single terbaru (Nugroho et al. , 2. Pada event ini, para dari grup idola JKT48 dan para fans ataupun penggemar harus mengeluarkan biaya dengan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . jumlah yang tidak sedikit agar idolanya masuk pengaruh konformitas dengan perilaku prososial kedalam daftar senbatsu atau istilah untuk anggota pada fandom NCTZen namun sangat lemah. terpilih yang akan membawakan lagu single Semakin lemahnya konformitas dalam suatu terbaru, juga video musiknya. kelompok, semakin lemah juga tindakan antar Agar penelitian ini dapat lebih terfokus anggota untuk berperilaku prososial. pada masalah penelitian dan dapat menghasilkan Merujuk pada hasil penelitian terdahulu kebaruan, peneliti melakukan studi pada penelitian yang telah dikemukakan dan berkaitan dengan terdahulu yang sejenis dengan tema penelitian penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti. Pada yang dilakukan. Penelitian mengenai Perilaku Konformitas Sosial Remaja Terhadap Musik K- Namun, dibutuhkannya penelitian Pop Sebagai Bentuk Identitas Sosial Unit Kegiatan Mahasiswa Hallyu Up! Edutainment mempengaruhi konformitas serta dinamika dalam Bandung yang dilakukan oleh Listia Maulida Putri Sebagai perbandingannya fokus utama et al. , . dengan menggunakan metode penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti penelitian kualitatif. Penelitian ini menunjukan bahwa konformitas mendorong anggota UKM komunikasi fanbase dalam mendukung idola pada Hallyu Up untuk menyesuaikan diri dengan event Sousenkyo 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berpakaian, dan individu juga mencoba gaya berbicara agar dapat diterima dalam kelompok. komunikasi kelompok pada fanbase khususnya Namun. Sousenkyo keterbatasan mengenai minimnya pembahasan membutuhkan dukungan dari penggemar juga sebagai ajang loyalitas para fanbase kepada idolanya dan dapat memicu perilaku konformitas konformitas dalam penggemar secara khusus. yang lebih kuat dalam fanbase karena dipicu oleh Maka dari itu, penelitian ini mengisi kesenjangan keterikatan emosional, juga adanya dorongan dari sosial media yang digunakan fanbase Gracias konformitas fanbase dalam mendukung idola, dalam masa kampanye untuk berinteraksi dan terutama dalam event kompetitif seperti event persuasi untuk menyuarakan dukungan terhadap Sousenkyo 2024. Selanjutnya. Penelitian Event Sousenkyo ini memiliki karakter konformitas dan perilaku prososial dalam fandom unik yang dapat memicu konformitas yang NCTZEN yang dilakukan oleh (Pramedita & berbeda dibanding situasi kelompok yang lebih Putri, 2. menggunakan pendekatan kuantitatif. umum, juga adanya persaingan dari fanbase Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya member JKT48 lainnya. Hal ini memerlukan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . dukungan dari penggemar berkontribusi secara Informan yang terlibat dalam peneltian ini finansial dengan jumlah yang tidak sedikit dan kampanye dukungan hingga diskusi kelompok. mendukung Gracia pada masa kampanye event Topik ini cukup relevan, melihat event Sousenkyo Sousenkyo diadakan lagi pada tahun 2024, yang sebelumya berdasarkan usia dengan status jabatan meliputi ketua, admin, dan anggota aktif. Sebagaimana Informan dijabarkan dalam tabel berikut: dikalangan penggemar. No. Nama Umur Status / Jabatan Lama Laila Mufida (LM) Ketua 4 tahun Imelda Ellisa (IE) Admin Sosial Media 2 tahun 7 Tri Handayani (TH) Anggota Aktif 2 tahun METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif pendekatan yang berfokus pada studi kasus yang bersifat alami, bersifat mendasar dan naturalistis (Ummah, 2. Tujuan dari penelitian kualitatif ini untuk mendapatkan deskripsi yang mendalam dari subjek yang diteliti dan penelitian kualitatif juga memperlihatkan bagaimana realitas sosial dipahami menurut pemahaman dan pengalaman Sumber: Hasil penelitian dengan informan Tabel 1. Informan Penelitian Paradigma (Patton, 1980. Abdi, 2. Paradigma yang pengetahuan berasal dari interaksi dan hasil Subjek penelitian ini melibatkan anggota fanbase Gracias yang masih aktif maupun pasif dan mengikuti event Sousenkyo 2024. Objek penelitian Penelitian ini mengumpulkan data dengan Wawancara yang dilakukan pada tanggal 15 Januari 2025, untuk menggali dan memahami pandangan anggota fanbase mengenai adanya perilaku konformitas dalam kelompok Observasi dilakukan untuk melihat bagaimana para anggota menunjukan dukungannya pada event Sousenkyo 2024 pada media sosial X. Dokumentasi sebagai data pendukung, dengan memanfaatkan dokumen ini adalah perilaku konformitas yang terlihat selama masa dukungan event Sousenkyo 2024. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . yang dilakukan oleh Fanbase Gracias selama Kesimpulan masa event Sousenkyo 2024. (Rahayu et al. , 2. Reduksi data merupakan Sumber data dibagi menjadi dua yaitu proses pemilihan hingga merangkum informasi primer dan sekunder. Dalam penelitian ini, yang didapatkan, penyajian data dilakukan untuk peneliti mengambil data primer dengan cara melakukan wawancara mendalam dengan anggota fanbase Gracias dan observasi langsung. Lalu Kesimpulan untuk data sekunder, diambil dari dokumentasi menarik kesimpulan. Penelitian ini menggunakan yang diambil dari beberapa sosial media pada saat tringulasi data. Tringulasi merupakan teknik untuk Sousenkyo Lokasi Selanjutnya dilakukan di Mall FX Sudirman. Jakarta Pusat melakukan pencocokan dengan berbagai sumber merupakan titik kumpulnya fanbase (Berg 2009. Eriyanto, 2. Tringulasi juga Gracias, dengan pengambilan data mulai dari berfungsi sebagai validasi data, dengan demikian tanggal 2 September 2024 yang dimana pada hasil analisis menjadi kredibel. Sousenkyo 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Peneliti berperan sebagai instrumen atau Fanbase alat data, yang tidak bisa terpisahkan dari kegiatan penggemar untuk mendukung idola secara resmi yang sedang diteliti (Arkunto, 2006. Fiantika, et al membuat orang tertarik untuk masuk kedalam fanbase tersebut dengan berbagai alasan. Fanbase instrumen penelitian dengan jenis wawancara. Gracias menggunakan media sosial sebagai Wawancara wadah untuk berkomunikasi dengan anggota dan mendalam dengan membuat pedoman wawancara seluruh penggemar Shania Gracia yaitu aplikasi berupa aspek-aspek yang ingin digali dari Line. Discord. Instagram, dan X terkait hal-hal yang akan dibahas pada pembuatan proyek. Dalam Observasi melakukan pengamatan akun sosial media yang digunakan mulai dari masa kampanye, tahap satu Fanbase Gracias juga memiliki hingga tahap final event Sousenkyo 2024 digelar. agenda pada setiap bulan mengadakan gathering Dokumentasi dilakukan dengan cara menangkap online guna mempererat solidaritas. layar dari media sosial atau forum online yang Gracias, dokumentasi selama event Sousenkyo 2024. Analisis Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan terlihat adanya beberapa hastag yang selalu dipakai. Khususnya pada event Sousenkyo, fanbase ini menciptakan hastag #NowOrNever penelitian ini menggunakan model Miles & #MenabunGrecehan. Huberman yang meliputi proses reduksi data, #SekaliLagi? yang ikut serta dalam kampanye ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Selain tersebut berasal dari Shania Gracia sendiri sebagai keterlibatan tersebut menimbulkan rasa tanggung kode bagi para penggemar mendukung dirinya jawab atau adanya keterlibatan emosional dalam pada event Sousenkyo 2024 ini. mendukung idola, dan menganggap bahwa dirinya sebagian dari kelompok. Dari wawancara bersama informan TH yang mengatakan Auawalnya sih aku diajak sama temen buat gabung di fanbase ini. Pertamanya aku nge-idol sendiri, terus diajak masuk fanbase, gabung, dan ternyata lebih seru. Jadi banyak temen dan pengalaman. karena kita banyak laluin waktu bareng, jadi udah berasa kaya Sumber: akun X . Gracias Gambar 1. Aktifitas fanbase Gracias dalam keluarga sendiriAy Dalam akun X . Beberapa unggahan dari gambar tersebut, fanbase Gracias menekankan program cashback voting, di mana para pendukung yang dapat menyumbangkan suara dengan ketentuan yang Strategi terorganisir dan memaksimalkan partisipasi untuk dukungan melalui sistem yang menarik dan Dalam akun X fanbase Gracias juga sering kali mengajak para penggemar untuk mendukung Gracia dalam event Sousenkyo ini dengan mengirimkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. yang telah mereka buat September November pada masa kampanye Sousenkyo 2024 dan menawarkan strategi cashback. memperlihatkan adanya konformitas normatif yang di mana hal ini menjadikan informan untuk mendapatkan penerimaan, saat informan awalnya hanya mengidolakan secara individu merasa terdorong untuk berpartisipasi dalam fanbase pengalaman yang dirasakan, sehingga membuat informan merasa lebih terhubung dengan idola dan memperkuat rasa identitas dalam fanbase Gracias. Dapat keterlibatan individu dalam fanbase, bukan hanya dipengaruhi oleh rasa suka terhadap idola, namun adanya kebutuhan untuk diakui, dan solidaritas yang tinggi. Dalam sebuah fanbase atau kelompok Perilaku Konformitas dalam Fanbase Gracias Konformitas dapat terlihat saat individu merasa terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan agar dapat berkontribusi secara aktif untuk idola, dan seiring berjalannya waktu tentu mempunyai norma atau aturan yang harus ditaati oleh seluruh anggota yang dapat membuat Dari hasil observasi yang dilakukan, dalam event Sousenkyo ini membutuhkan biaya dan waktu cukup banyak dalam mendukung idola. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Peneliti menyimpulkan bahwa hal ini masuk pada Dalam hal ini dapat terlihat bahwa seluruh konformitas aspek ketaatan. Ketaatan menjadi hal anggota Fanbase Gracias taat dalam mengikuti yang cukup penting, para penggemar yang ingin ataupun memantau event Sousenkyo ini mulai dari mendukung Shania Gracia secara maksimal tentu kampanye hingga tahap akhir. Fanbase Gracias harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. juga memiliki peraturan yang harus ditaati dan Selain itu, para penggemar juga harus bertujuan untuk menjaga kenyamanan seluruh menghabiskan waktu yang cukup banyak dalam anggota fanbase. Peraturan yang dibuat demi mengikuti event Sousenkyo ini dengan memantau perkembangan voting dari tahap 1, tahap 2, tahap Fanbase Gracias, juga untuk meningkatkan rasa 3, hingga berinteraksi dengan penggemar lain. kepercayaan dan keamanan sesama anggota Dengan peraturan yang jelas dan tegas, dapat membuat anggota merasa lebih nyaman dalam berinteraksi yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dalam grup fanbase. Konformitas anggota fanbase dalam event Sousenkyo 2024 Pada tanggal 15 Desember 2024 acara Sousenkyo telah berlangsung dan menepatkan Sumber: Grup Line Gracias Gambar 2. Aturan-aturan dalam fanbase Dalam grup line, fanbase ini memiliki note Gracia pada peringkat ke-8 dan berhasil masuk Senbatsu dengan total suara sebanyak 63. 277 dan dana vote sejumlah Rp. 00,-. mengirimkan kegiatan atau kata-kata yang berbau bullying atau sara. Dengan adanya peraturan, sebagai acuan untuk mengontrol anggota fanbase agar dapat berperilaku sopan dan santun dan juga dapat menjaga nama baik fanbase Gracias. Ketaatan juga dapat berupa kepatuhan anggota terhadap peraturan yang telah diterapkan. Sejalan Sumber: Twitter/Bima13_ dengan teori konformitas bahwa konformitas Gambar 3. Rekapitulasi keseluruhan hasil voting dan dana pada event Sousenkyo individu untuk menyimpang karena ada rasa Pada tabel yang merupakan rekapitulasi kecemasan akan adanya penolakan (Freedman, et hasil voting tahap 1, tahap 2, dan tahap final yang al 1. menampilkan nama anggota dengan jumlah suara ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . yang Hal ini menunjukkan terdapat sistem kolektif yang terbagi menjadi dua yaitu kelompok kenaikan, kuning untuk posisi tetap dengan inti yang berkomitmen konsisten untuk menabung estimasi keseluruhan biaya lebih dari Rp. dan membayar kas, juga adanya anggota yang Miliar. dikenai kas wajib saja. Terlihat bahwa admin Kolom Kesuksesan Gracia yang masuk kedalam Senbatsu Sousenkyo bukan hanya bergantung pada transformasional sesuai dengan teori percakapan bakat dan kerja kerasnya, namun juga besarnya kelompok yang membuat anggota termotivasi dukungan dan kerjasama seluruh penggemar yang secara aktif dalam kegiatan yang memerlukan memiliki loyalitas yang tinggi. Fanbase Gracias komitmen tinggi. Adanya penggunaan hastag dan aktif dalam berkampanye untuk memilih Gracia sistem menabung melalui QRIS dapat sebagai alat masuk kedalam Senbatsu Sousenkyo dan juga berdiskusi mengenai strategi yang akan digunakan sehingga para anggota merasa terdorong untuk dalam kampanye ini seperti menarik beberapa orang yang konsisten untuk menabung, juga kelompok dan terciptanya rasa tanggung jawab adanya strategi menggunakan Cashback. Dalam untuk mendukung idola secara finansial. Selain memiliki strategi untuk menabung. Fanbase Gracias juga mengeluarkan beberapa #MenabunGrecehan dan donasi dana melalui Merchandise pada tanggal 10 Oktober 2024 dan QRIS. Fanbase Gracias berhasil mengumpulkan dana dari hasil penjualan tersebut sebagai alat dana dengan total sebesar Rp. 396,- mulai bantu untuk mendukung Gracia. Mereka bekerja dari tanggal 12 September 2024 Ae 30 November sama untuk meningkatkan peluang Gracia untuk masuk kedalam Senbatsu Sousenkyo. Sebagai Dalam penggemar, pasti setiap individu memiliki rasa bersama informan LM mengatakan bahwa AuUntuk keinginan untuk idolanya maju dan berkembang SSK sendiri kan kita juga ngumpulin 45 orang terutama dalam event yang cukup ketat dan harus yang emang mau konsisten untuk nabung Rp, bersaing dengan anggota JKT48 lainnya. 000 perbulan dibikin grup sendiri dari bulan Rasa solidaritas dalam fanbase official juni sampai november. Kalau untuk seluruh anggota kas wajib bayar Rp. 000,-. Di X hastag #MenabunGrecehan untuk semua fans anggota lainya yang sudah memberikan vote Shania Gracia mereka bisa nabung atau vote lewat kepada idola. Dalam wawancara yang dilakukan QRIS yang kita sediain. Kalau dirasa dari Fanbase bersama informan IE, yang mengatakan bahwa Gracias nya sendiri nominal terlalu besarAy Aukalau fanbase keluarin merch saat Sousenkyo kemarin sih aku pasti beli, karena aku tau uangnya ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . bakal di pakai buat apa. Jadi ngerasa pengen didukung melalui keterlibatan anggota dalam punya andil dalam dukung Gracia di event Sousenkyo ini. Merchnya kepake atau engga, tetep menentukan strategi pada event ini. Banyaknya beliAy. perilaku Black Campaign oleh oknum-oknum Hal ini juga didukung oleh informan TH untuk menjatuhkan idola dan membuat para yang menyatakan Audulu kayanya gak pengen beli penggemar terpengaruh agar tidak membantu . deh, tapi ternyata sekarang harus voting ataupun idola tersebut tidak dapat ikut serta Atau paling ngga aku punya satu lah, belinya dalam Sousenkyo karena dianggap bermasalah. pun yang dirasa paling ke pakaiAy Berdasarkan observasi yang dilakukan. Dalam wawancara tersebut, saat anggota dalam akun X fanbase Gracias, banyak dari merasa terdorong untuk berpartisipasi dalam penggemar Gracia yang mendukung dengan Meskipun, hastag #MenabunGrecehan dan mengirimkan informan menyadari bahwa merchandise tersebut gambar bukti transfer karena mereka sudah mungkin belum tentu akan terpakai. Hal ini mendukung Gracia lewat kode QRIS yang telah menunjukkan bahwa keinginan untuk memilki Selain itu juga fanbase yang aktif andil dalam mendukung idola lebih besar daripada dalam persuasif dikampanye event Sousenkyo ini. nilai fungsional dari merchandise tersebut. Dapat Hal ini membuat anggota lainnya terdorong untuk disimpulkan bahwa dukungan yang diberikan oleh melakukan hal yang sama. informan merupakan bentuk perilaku konformitas dengan aspek kekompakan yang didasari adanya memenangkan Gracia pada event Sousenkyo ini. Sejalan dengan teori konformitas dengan aspek kekompakan yang menjelaskan bahwa faktor yang sangat penting dalam menghasilkan konformitas adalah kekompakan perilaku ataupun pendapat kelompok, individu yang dihadapkan dengan keputusan kelompok yang kompak akan merasa dibawah tekanan untuk mengikuti. Menurut Sumber: Twitter. com/#MenabunGrecehan (Sears, 1. semakin kohesif suatu kelompok. Gambar 4. Para penggemar terdorong Kumpulan anggaran dari sosial media X Kekompakan untuk menabung pada fanbase Gracias menunjukkan dukungan finansial para penggemar pada idola melalui donasi ke akun fanbase perilaku konformitas aspek kekompakan ini juga ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Gracias, 2. konformitas dapat dipengaruhi oleh adanya #MenabunGrecehan #SekaliLagi #NoworNever pengaruh normatif yang terjadi dalam suatu sebagai simbol kampanye untuk mendukung kelompok, saat anggota mengikuti harapan yang Gracia dalam Senbatsu Sousenkyo 2024. Bukti orang lain untuk disukai dan diterima oleh transaksi yang dibagikan menunjukkan antusiasme anggota lain dalam kelompok. dan solidaritas fanbase penggemar juga adanya Ajakan semangat kolektif serta keterlibatan aktif para merupakan bagian dari komunikasi kelompok yang bersifat persuasif. Dimana komunikasi ini Dalam hal ini, individu merasa mempunyai menciptakan percakapan yang membuat anggota keterikatan dengan anggota lain. Peningkatan merasa dekat secara emosional dengan anggota Strategi ajakan ini juga menunjukan Sousenkyo, keputusan anggota untuk berpartisipasi dalam dengan adanya pengaruh sosial yang diberikan fanbase, tidak hanya didorong oleh admin atau anggota lain ataupun admin saat menyuarakan Namun, adanya interaksi horizontal antar dukungan untuk Shania Gracia seperti memakai anggota yang dapat memperkuat kohesi dalam hastag saat memposting sesuatu tentang idolanya dan juga ajakan untuk menabung seperti hasil wawancara dengan informan TH bahwa Aukadang Dinamika kelompok dalam berdiskusi aku juga suka mancing yang lain untuk nabung. Dalam Jadi mereka ada keinginan untuk nabung juga karena udah diajakinAy Untuk memenangkan Shania Gracia Dalam pernyataan tersebut, terlihat bahwa dalam event ini, membutuhkan kerja sama dan para admin ataupun anggota yang cukup sering keputusan untuk tercapainya strategi yang telah dalam menabung, aktif dalam AmemancingA Hal ini sejalan dengan aspek kesepakatan anggota lain untuk ikut berpartisipasi dalam bahwa kesepakatan dalam anggota kelompok Yang di mana hal ini membuat memiliki peran cukup penting dalam terbentuknya anggota lain berkonformitas untuk mengikuti (Sears et al. , 1. perilaku yang ditunjukkan sehingga memotivasi Saat kelompok sepakat mengenai strategi, individu untuk berkontribusi, meskipun awalnya individu merasa memiliki tekanan secara sadar mereka mungkin belum memiliki keinginan untuk maupun tidak sadar untuk merubah pandangan Perilaku memberikan dukungan sesuai dengan kelompok. Dalam fanbase Gracias, kepada idola, juga keterlibatan dalam berdiskusi kesepakatan anggota dapat terlihat dari bagaimana mereka menentukan kebulatan suara. Fanbase kekompakan serta adanya pengaruh normatif. Gracias terbiasa untuk melakukan polling atau Menurut Baron & Byrne (Risyawirasthi & Dewi, voting jika ada saran atau pandangan yang ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . berbeda dari kelompok, terlihat pada Grup Line mempengaruhi anggota kelompok untuk merubah Gracias melakukan voting saat pemilihan hastag Saat individu merasa bahwa yang akan naikkan dalam kampanye Sousenkyo mayoritas anggota sepakat dengan salah satu 2024 untuk mendukung Shania Gracia. Dengan hastag tersebut, mungkin individu tersebut merasa melakukan voting, anggota kelompok dapat ada tekanan untuk memilih hastag tersebut juga. menyampaikan pandangan dan pendapat mereka Hal hingga kesepakatan tercapai. terhadap ketua dan admin fanbase, anggota bersedia untuk mengesampingkan pandangan pribadinya, juga menganggap penting untuk mencapai kesepakatan dalam fanbase dalam menjaga kohesi dalam fanbase. Hal ini sejalan menekankan pentingnya kolaborasi antar anggota Sumber: Grup Line Donatur Gracias total 33 orang berpartisipasi dalam grup donatur. Dari beberapa opsi, mayoritas memilih AoNow or NeverAo dengan voting sejumlah 27 suara yang di mana jauh lebih unggul dari opsi hastag lainnya. Dalam wawancara bersama TH yang menyatakan bahwa AuMeskipun kita beda-beda pendapat harus ada ketok palunya. Karena sebagai anggota aku percaya aja sih sama adminnya. Kalau keputusannya gini, berarti itu yang terbaik. Walaupun aku berbeda pendapat, tapi yaudah adminnya tau deh mana yang terbaik untuk Dalam wawancara yang telah dilakukan, keterbukaan dalam fanbase Gracias. Kesepakatan kepercayaan yang tinggi dalam kelompok, mereka lebih mudah untuk menerima dan mengikuti hasil keputusan kelompok bahkan jika mereka memiliki pendapat yang berbeda. Aspek kesepakatan ini juga didorong adanya pengaruh informatif, ketika menyesuaikan diri dengan pandangan atau aturan kelompok, karena menganggap hal tersebut sebagai suatu sumber informasi yang lebih akurat dan jelas. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan (Widarti et al. , 2. yang menjelaskan bahwa pengaruh informasional dapat terjadi karena adanya kepercayaan, keyakinan, dan keinginan diri sendiri untuk dapat percaya Gracia. Jadi ikutin kesepakatanAy Saat seluruh anggota fanbase menaruh pemungutan suara dalam penilihan hastag dengan memperkuat kohesi dalam fanbase tersebut. Gambar 5. Hasil Voting Hastag Gambar sepenuhnya kepada informasi atau kesepakatan. Ini keinginan untuk terlihat benar dan melihat bahwa anggota lain memiliki lebih banyak informasi. Meskipun sejalan dengan penelitian sebelumnya. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . namun penelitian ini menghadirkan konteks untuk melakukan apa yang diharapkan, sehingga kepercayaan dalam fanbase sebagai ruang yang memiliki struktur terorganisir yaitu admin menjadi sumber informasi terpercaya dalam pengarahan keputusan kelompok. Dalam dilakukan, mayoritas menyebutkan bahwa admin Strategi diskusi voting yang dilakukan oleh fanbase Gracias ini untuk mencapai kesepakatan berpartisipasi dalam program menabung walaupun dan memperkuat kohesivitas dan membangun tidak dengan cara yang memaksa, namun adanya adanya rasa saling percaya antar anggota. Fanbase motivasi untuk berpartisipasi juga datang dari Gracias melibatkan semua anggota dalam proses keinginan anggota atau penggemar untuk melihat pengambilan keputusan yang dapat memicu Shania Gracia maju dalam event Sousenkyo. adanya rasa memiliki, sehingga meningkatkan Penggemar merasa memiliki kewajiban efektivitas strategi yang diusulkan untuk hastag untuk mendukung idola seperti anggota lainnya. yang akan dipakai untuk kampanye Sousenkyo Hal ini dapat membuat anggota kelompok merasa Hal ini, teori percakapan kelompok bahwa mereka mereka memiliki peran penting dalam mendukung Shania Gracia khususnya pada event Sousenkyo 2024. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Pujirahayu & Rakhmaditya keputusan dan mencapai kesepakatan. Pada proses Dewi Noorizki, 2. bahwa dalam aspek input, anggota bukan hanya memberikan pendapat ketaatan dalam voting, yang seharusnya dilakukan Namun, mendapatkan informasi mengenai secara sukarela namun tekanan dari kelompok strategi dari para admin fanbase tersebut. Pada membuat individu rela melakukan hal tersebut walaupun ada ketidakinginan dalam dirinya. Gracias Gracias menggunakan sistem voting sebagai metode untuk Namun, mencapai kesepakatan. Hal ini mencerminkan menggambarkan peran emosional dari keterlibatan adanya kolaboratif yang diadopsi oleh fanbase. dukungan kolektif ini. Berbeda dengan penelitian sebelumya yang menekankan pada tekanan sosial Solidaritas dan ekspetasi fanbase dalam secara umum. Penelitian ini menemukan adanya rasa memiliki terhadap idola sehingga keterlibatan event Sousenkyo Konformitas anggota bukan hanya bentuk ketaatan dalam adanya harapan kelompok terhadap anggotanya, fanbase, tapi didorong oleh rasa emosional dan hal ini membuat anggota melakukan apa yang loyalitas pada idola. Shania Gracia Harapan ini dapat mendorong anggota ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Seperti yang telah dipaparkan pada hasil penelitian dalam bahwa kohesi kelompok dapat mempengaruhi konformitas. Fanbase Gracias sendiri memiliki kohesi kelompok yang kuat dan dorongan untuk berkonformitas lebih tinggi. Konformitas dalam fanbase Gracias didorong oleh interaksi antar anggota dan keterlibatan Sumber: w. Dalam gambar terssebut merupakan hasil perkembangan perolehan suara dari Shania Gracia Senbatsu Hal membangun solidaritas dan dukungan terhadap Gambar 6. Hasil peringkat Gracia mengalami penurunan. Namun, kekuatan fanbase terlihat jelas disini, karena Gracia kembali pada tahap ke 3 dengan peringkat ke 8 dengan total Shania Gracia. Semakin besar interaksi dan rasa kebersamaan dalam suatu kelompok, semakin tinggi juga rasa untuk berkonformitas. Penggemar merasa terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan kampanye ini melalui voting, pembelian merchandise sebagai bentuk dukungan kepada Selain itu, ditemukan adanya perilaku suara yang meningkat. kampanye event Gracias ini dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam fanbase, seperti SIMPULAN menabung untuk memenangkan Shania Gracia Perilaku konformitas seringkali ditemui Senbatu Sousenkyo, pada kelompok. Dalam sebuah fanbase, perilaku menggunakan hastag yang telah ditentukan dari ini untuk menunjukkan bentuk rasa kepedulian fanbase, dan pembelian merchandise. penggemar terhadap idola, konformitas juga dapat Strategi memicu peningkatan rasa kebersamaan dalam menunjukkan adanya kerjasama yang solid antar suatu fanbase. JKT48 sering kali membuat event ataupun mengeluarkan merchandise mulai dari penggalangan data untuk voting melalui QRIS video call, light stick, birthday T-Shirt, hingga yang telah disebarkan melalui akun X. Peneliti event Sousenkyo ini guna untuk meningkatkan mengelompokkan bentuk perilaku konformitas interaksi dengan para penggemar. Seringnya yang ditunjukkan dalam fanbase Gracias ini interaksi antar penggemar dengan idola, membuat penggemar melakukan pembelian tersebut agar ketaatan berdasarkan teori konformitas. selalu terhubung dan mendukung idolanya. didukung adanya normatif dan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Dinamika kelompok dalam fanbase Gracias pembaca ataupun peneliti selanjutnya mengenai menunjukan adanya interaksi yang baik dan dua interaksi sosial dalam kelompok fanbase yang arah, struktur peran yang jelas, juga kohesivitas dapat mempengaruhi perilaku konformitas untuk berkolektif khususnya dalam event Sousenkyo. Peneliti menyadari bahwa penelitian ini memiliki Anggota merasa ada dorongan untuk mengikuti Keberhasilan Shania konsumtif dan tekanan sosial dalam komunitas. Gracia yang menempatkan posisi ke-8 Sousenkyo bukan hanya bergantung pada bakat individu. Namun juga pada dukungan yang besar dari para berkomitmen untuk kontribusi, dan peran dari struktur fanbase yang mampu menggerakan berbagai cara untuk keberhasilan di event ini. Kolaborasi dan keterlibatan anggota fanbase Gracias ini menjadi kunci dalam mencapai tujuan dan meningkatkan produktivitas fanbase. Komunikasi kelompok dalam fanbase, dapat strategi, hingga memperkuat sollidaritas antar anggotanya dengan menggunakan media sosial sebagai wadah untuk koordinasi. Terjadinya konformitas ini dipicu oleh dinamika komunikasi antar anggota fanbase melalui media sosial secara dua arah, lalu menyesuaikan diri dengan aturan yang telah diterapkan seperti cara berkontribusi dalam voting, dan menginternalisasi loyalitas. Individu merupakan bagian dari komitmen pribadi, mereka menyumbangkan dana, hingga merasa bangga menjadi bagian dari kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat berguna dan menjadi sumber refrensi tambahan bagi DAFTAR PUSTAKA