SISTEMATIC LITERATUR REVIEW (SLR) HAMBATAN DALAM KOMUNIKASI PENDIDIKAN Miftah Khairina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Corresponding Author : miftahkhairina0812@gmail. Article Info ABSTRACT Article history: Educational communication has a crucial role in improving studentsAo oral communication skills. Through teacher-student interaction and the use of supportive learning methods, students can develop the skills of speaking, listening and understanding information Active learning, class discussions, and the application of technology in the educational process also enrich studentsAo oral communication experiences. The research method used in this article is library research. Library research is a type of qualitative research that generally does not go into the field to search for data This research aims to find out how communication influences the learning process, teacherstudent interactions, and its impact on achieving educational goals. The research may also aim to identify what influences the effectiveness of educational Educational communication has an important role in improving oral communication skills. Through teacher-student interaction and structured learning, students can develop effective speaking skills and gain a better understanding of oral communication. Received : 21/05/2025 Acceptence : 21/05/2025 Published : 21/05/2025 Available online https://journal. id/index. php/jedutech E-ISSN: x-x This is an open access article under the CC BYSA license Keywords: Educational Communication. Roles and Oral Communication PENDAHULUAN Dalam dunia pendidikan, peran komunikasi tidak dapat dipandang sebelah mata, khususnya dalam konteks pengembangan keterampilan berkomunikasi lisan. Komunikasi pendidikan menjadi landasan utama yang membantu siswa mengasah kemampuan berbicara dan mendengarkan dengan efektif. Dalam era informasi ini, keterampilan berkomunikasi lisan menjadi semakin vital, tidak hanya dalam proses pembelajaran tetapi juga dalam persiapan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang peran komunikasi pendidikan dalam membentuk keterampilan berkomunikasi lisan menjadi suatu keharusan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan progresif. Dalam pendidikan komunikasi merupakan sarana bagi guru dalam menyelenggarakan proses belajar dan pembelajaran dimana guru akan membangun pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan. Melalui komunikasi guru sebagai Journal homepage: https://journal. id/index. php/jedutech JeduTech : Journal of Educational Technology sumber menyampaikan informasi dalam hal ini materi pembelajaran kepada penerima yaitu siswa dengan menggunakan simbol-simbol baik lisan, tulisan, dan bahasa nonverbal. Sebaliknya siswa akan menyampaikan berbagai pesan sebagai respon kepada guru sehingga terjadi komunikasi dua arah guna meningkatkan keberhasilan komunikasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yaitu terjadinya perubahan tingkah laku dalam diri siswa. Guru merupakan orang yang dianggap mampu mentransfer materi ajar, gagasan, wawasan lainnya kepada siswa haruslah dipandang sebagai sebuah proses belajar Tetapi guru juga tidak boleh anti kritik, justru dengan kritik dan saran itu akan menambah wawasan lain dan umpan balik dalam belajar akan semakin hidup dan Jangan sampai guru memiliki sifat otoriter atas semua kebijakan di sekolah saat mengajar, jangan jadikan siswa sebagai objek (Wisman, 2. Justru sebaliknya, siswa harus dijadikan subjek dalam sebuah pembelajaran. Disinilah pentingnya seorang guru memiliki komunikasi yang lancar, baik dan mampu menggerakkan siswa untuk melakukan interaksi. Membuat suasana belajar menyenangkan, nyaman, dan tak tertekan. Guru bukan hanya sebagai orang yang mengajar, tetapi lebih dari itu yakni sebagai orang tua, rekan, maupun sahabat. Karena ada siswa yang tidak mau terbuka kepada orang tua, tetapi kepada guru bisa terbuka terkait dengan persoalan atau masalah yang sedang dihadapinya, sehingga rasa kasih sayang dari seorang guru kepada siswa akan menjadikan motivasi tersendiri. Kemudian guru yang berperan sebagai teman harus mampu membuat siswa bergaul dengan leluasa dalam artian ada batasnya. Jelas ini akan menambah percaya diri siswa dalam belajar. Karena pada hakikatnya tujuan komunikasi itu adalah bagaimana bisa dan mampu merubah suatu sikap . , pendapat . , perilaku . , ataupun perubahan secara sosial . ocial Dalam aktivitas pendidikan,komunikasi juga mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam membangun interaksi dan menyampaikan pesan edukatif, berupa materi belajar dari pendidik kepada peserta didik agar materi belajar dapat diterima dan dicerna dengan baik,dapat berpengaruh terhadap pemahaman dan perubahan tingkah laku peserta didik (Effendy, 2. Keberhasilan mewujudkan tujuan pendidikan sangat tergantung kepada efektivitas proses komunikasi pendidikan yang berlangsung di sekolah antara pendidik dengan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Untuk menciptakan komunikasi yang efektif dalam proses pembelajaran, tenaga pendidik harus memahami konsep dasar ilmu komunikasi, tujuan dan fungsi komunikasi, komponen komunikasi, komunikasi efektif, dan tidak kalah pentingnya adalah komunikasi pendidikan. E-ISSN x-x METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan pada artikel ini adalah studi pustaka . ibrary Penelitian kepustakaan merupakan jenis penelitian kualitatif yang pada umumnya tidak terjun ke lapangan dalam pencarian sumber datanya. Penelitian kualitatif adalah salah satu metode penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang kenyataan melalui proses berfikir induktif. Dalam penelitian ini, peneliti terlibat dalam situasi dan setting fenomenanya yang diteliti. Peneliti diharapkan selalu memusatkan perhatian pada kenyataan atau kejadian dalam konteks yang diteliti. Dalam penelitian kualitatif peneliti melaksanakan kegiatan penelitian secara objektif terhadap kenyataan subjektif yang diteliti. Dalam hal ini subjektifitas berlaku terhadap kenyataan yang diteliti, dalam arti kenyataan tersebut dilihat dari sudut mereka yang diteliti (Adlini et al. , 2. Penulisan ini dilakukan melalui studi pustaka. Studi pustaka adalah penelitian yang dilakukan dengan mengkaji mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, yang diantaranya artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang berisi teori-teori yang relevan dengan masalah-masalah penelitian. Adapun metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penelusuran jurnal-jurnal yang terdapat pada beberapa media elektronik seperti digital library, buku, internet, dengan melalui google cendekia dan penelitianpenelitian terdahulu (Mahanum, 2. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis anotasi bibliografi . yang artinya suatu kesimpulan sederhana dari suatu artikel, buku, jurnal, atau beberapa sumber tulisan lain. Sedangkan bibliografi diartikan sebagai suatu daftar sumber dari suatu HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah proses penyampaian informasi-informasi, pesan-pesan, gagasan-gagasan atau pengertian-pengertian, dengan menggunakan lambanglambang yang mengandung arti atau makna, baik secara verbal maupun nonverbal dari seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok orang lainnya dengan tujuan untuk mencapai saling pengertian dan/atau kesepakatan bersama (Rudy, 2. Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. Komunikasi pendidikan adalah aspek komunikasi dalam dunia pendidikan . nteraksi edukati. , atau komunikasi yang terjadi pada bidang-bidang pendidikan. JEduTech: Journal of Educational Technology JeduTech : Journal of Educational Technology Jadi segala interaksi yang terhubung dalam semua aspek pendidikan yang saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lainnya dapat dikatakan sebagai komunikasi pendidikan. Harus disadari bahwa komunikasi dalam pendidikan merupakan elemen dasar yang sangat penting kedudukan dan peranannya dalam mewujudkan keberhasilan proses pendidikan yang dijalankan. Komunikasi dalam pendidikan dapat mempengaruhi pencapaian mutu pendidikan. Proses belajar mengajar tidak bisa dilepaskan dari komunikasi pendidikan, oleh karena itu, penting bagi tenaga pendidik untuk terampil berkomunikasi serta memahami ilmu dan prinsip-prinsip komunikasi efektif dalam pendidikan. Proses belajar dan mengajar yang terjadi di kelas merupakan proses komunikasi antara guru dan peserta didik. Komunikasi yang lancar mempunyai andil yang cukup besar dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru. Sebagai sebuah proses transfer pengetahuan . ransfer of knowledg. , proses pembelajaran pada kenyataannya tidak hanya tergantung pada penguasaan materi pembelajaran oleh sang guru. Tetapi hal sesungguhnya yang sangat berperan adalah bagaimana komunikasi pendidikan tersebut dijalankan, bagaimana proses transfer pengetahuan dan keterampilan dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan Oleh karena itulah, maka kita perlu menyadari bahwa komunikasi atau bagaimana seorang guru mengomunikasikan materi pembelajaran kepada peserta didik menjadi salah satu kondisi yang sangat mendukung keberhasilan proses Semakin baik proses komunikasi, maka semakin baik peserta didik menerima penyampaian materi tersebut dan selanjutnya pemahaman peserta didik akan meningkat. Dalam kegiatan belajar mengajar, komunikasi antar pribadi merupakan suatu keharusan, agar terjadi hubungan yang harmonis antara pengajar dengan peserta Keefektifan komunikasi dalam kegiatan belajar mengajar ini sangat tergantung dari kedua belah pihak. Akan tetapi karena pengajar yang memegang kendali kelas, maka tanggung jawab terjadinya komunikasi dalam kelas yang sehat dan efektif terletak pada tangan pengajar. Kualitas pendidikan yang diharapkan sangat bergantung pada kemampuan tenaga pendidik dalam melakukan komunikasi kepada peserta didik . iswa/mahasiswany. saat proses belajar mengajar berlangsung. Komunikasi yang efektif akan mempengaruhi pada efektivitas transfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Komunikasi Lisan Komunikasi verbal diartikan sebagai komunikasi tatap muka dengan menggunakan mulut . dalam penyampaian informasi ketika berbicara dengan rekan kerja seperti tatap muka, rapat, dan percakapan melalui telepon. Proses komunikasi di dalam sekolah sebagai institusi yang menyelenggarakan pendidikan adalah komunikasi internal, yang arah komunikasinya dapat bersifat: . ari atas ke bawah atau dari bawah ke ata. , yaitu komunikasi antara kepala sekolah E-ISSN x-x dengan guru atau kepala sekolah dengan staf tata usaha. horizontal, yaitu komunikasi antara guru dengan guru. guru dengan guru. diagonal, yaitu komunikasi antara guru dengan staf tata usaha. Didalam komunikasi antarpribadi guru dan juga siswa sangat diperlukan adanya sikap keterbukaan satu sama lain, empati, berpikir positif, dukungan dan kesetaraan diantara keduanya, dan komunikasi yang seperti itulah yang bisa meminimalisir kesenjangan diantara pengajar dan peserta didik, meminimalisir saling tidak percaya dan menaikkan rasa ingin tau siswa dan termotivasi dalam belajar. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja seoarng guru dalam menjalankan tugas adalah lingkungan kerja yaitu segala sesuatu yang ada di sekitar guru, yang dapat mempengaruhi dirinya dalam melaksanakan tugas. Lingkungan kerja yang nyaman dan aman akan membuat guru juga ikut merasa nyaman dalam bekerja sehingga tugas yang dikerjakan oleh para guru juga bisa dilaksanakan dengan baik dan itu mempengaruhi kepuasan kerja guru. KESIMPULAN Komunikasi pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi lisan. Melalui interaksi guru-murid dan pembelajaran yang terstruktur, siswa dapat mengembangkan keterampilan berbicara yang efektif dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang komunikasi lisan. Dalam konteks ini, guru sebagai fasilitator komunikasi memainkan peran kunci dalam mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Melalui interaksi yang efektif, siswa dapat belajar mengorganisir ide, mengartikulasikan pemikiran, dan memperkaya kosakata mereka. Penerapan teknik presentasi, diskusi kelas, dan proyek kolaboratif juga dapat membantu siswa membangun kepercayaan diri dan mengatasi hambatan dalam berkomunikasi secara Dengan demikian, komunikasi pendidikan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk keterampilan komunikasi siswa untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari dan karir mereka. DAFTAR PUSTAKA