NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3. Agustus 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 392-401 DOI: https://doi. org/10. 55606/nusantara. Available online at: https://prin. id/index. php/nusantara Edukasi Kepada Masyarakat Kelompok Nelayan Tentang Digitalisasi Pemasaran Ikan Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Nelayan Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Pati Education for Fishermen's Groups About Digitalization of Fish Marketing to Increase the Income of Fishermen's Groups in Bajomulyo Village. Juwana District. Pati Adenanthera Lesmana Dewa1*. Agus Aji Samekto2. Dhanan Abimanto3 Universitas Maritim AMNI. Indonesia Korespondensi penulis : adenanthera@unimar-amni. Article History: Received: Mei 12, 2025. Revised: Juni 18, 2025. Accepted: Juli 30, 2025. Published: August 01, 2025. Keywords: community service, digitalization, fish marketing, fishermen, income. Abstract: Community service activities are one form of implementation of the Tri Dharma of Higher Education which aims to have a direct impact on improving the quality of life of the community. AMNI Maritime University conducted community service activities in Bajumulyo Village. Juwana District. Pati Regency, as a form of support for the coastal community economic empowerment program launched by the Pati Regency Government. This activity involved lecturers, students/cadets, and the local community in an active and collaborative manner. The enthusiasm of the Bajumulyo Village community in participating in various series of activities demonstrated the need and awareness of the importance of technological adaptation, especially in terms of digitalizing the marketing of fish catches. The main objective of this activity was to increase the income of fishing groups through the use of digital media as a means of promotion and distribution of marine products. The method of implementation of the activity was carried out through a participatory approach in the form of direct training and coaching, field observations, interviews with local fishermen, and literature studies to strengthen the conceptual framework and practices in the Training materials included digital marketing strategies, the use of e-commerce platforms, social media, and attractive fishery product packaging techniques. Indicators of the success of this program were an increase in fishermen's ability to use digital technology to market their products and an increase in the income of fishing families after participating in the program. Observations indicate that this training has had a positive impact on community understanding of the importance of digitalization in marketing fish catches. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Universitas Maritim AMNI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bajumulyo. Kecamatan Juwana. Kabupaten Pati, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa/taruna, serta masyarakat setempat secara aktif dan kolaboratif. Antusiasme masyarakat Desa Bajumulyo dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan menunjukkan adanya kebutuhan dan kesadaran terhadap pentingnya adaptasi teknologi, khususnya dalam hal digitalisasi pemasaran hasil tangkapan ikan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan kelompok nelayan melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan distribusi hasil laut. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan dan coaching langsung, observasi lapangan, wawancara dengan nelayan setempat, serta studi pustaka untuk memperkuat kerangka konsep dan praktik di lapangan. Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, media sosial, serta teknik pengemasan produk perikanan yang menarik. Indikator keberhasilan dari program ini adalah adanya peningkatan kemampuan nelayan dalam menggunakan Edukasi Kepada Masyarakat Kelompok Nelayan Tentang Digitalisasi Pemasaran Ikan Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Nelayan Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Pati teknologi digital untuk memasarkan produknya dan bertambahnya penghasilan keluarga nelayan setelah mengikuti program. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman masyarakat akan pentingnya digitalisasi dalam memasarkan hasil tangkapan ikan. Kata kunci: digitalisasi, nelayan, pemasaran ikan, pendapatan, pengabdian masyarakat. PENDAHULUAN Pemasaran digital . igital marketin. merupakan salah satu bentuk transformasi teknologi yang semakin penting dalam dunia usaha, termasuk sektor perikanan. Dalam era modern ini, pemasaran hasil produksi tidak lagi terbatas pada metode konvensional, tetapi telah merambah ke berbagai platform digital yang dapat memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan efisiensi transaksi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, terutama melalui smartphone dan internet, menjadi katalis utama dalam perkembangan digital marketing (Lilimantik, 2. Sayangnya, pemanfaatan teknologi ini belum sepenuhnya diadopsi oleh pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk kelompok nelayan di daerah pesisir. Desa Bajomulyo, yang terletak di Kecamatan Juwana. Kabupaten Pati, merupakan salah satu kawasan pesisir yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani tambak. Meskipun desa ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dari hasil tangkapan laut dan tambak, pemasaran hasil perikanan masih didominasi oleh cara-cara Minimnya pengetahuan nelayan terhadap strategi digital marketing menjadi hambatan utama dalam meningkatkan nilai ekonomi dari hasil tangkapan mereka. Hal ini diperparah oleh kurangnya pendampingan dalam pemanfaatan teknologi sebagai sarana pemasaran, baik melalui media sosial, marketplace, maupun website usaha. Dalam kondisi demikian, diperlukan intervensi berupa program edukasi dan pelatihan yang tidak hanya mengenalkan konsep digital marketing, tetapi juga memberikan pendampingan praktik langsung kepada nelayan. Tujuannya adalah untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan serta membuka akses yang lebih luas kepada pasar digital. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dirancang sebagai solusi partisipatif untuk meningkatkan kemampuan kelompok nelayan dalam mengelola dan memasarkan produk mereka secara lebih modern, adaptif, dan berdaya saing tinggi (Nasir et al. , 2. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada peningkatan pemahaman nelayan terhadap konsep dasar digital marketing, pengenalan platform digital yang dapat digunakan dalam memasarkan hasil perikanan, serta strategi komunikasi yang efektif untuk menarik konsumen. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup aspek literasi digital dasar, seperti penggunaan aplikasi media sosial, pengambilan foto produk yang menarik, serta pembuatan konten pemasaran yang NUSANTARA - VOLUME 5 NOMOR 3. AGUSTUS 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 392-401 sederhana namun berdampak. Pendekatan pelatihan ini penting untuk menciptakan interaksi aktif antara pemateri dan peserta agar materi yang disampaikan tidak hanya dipahami tetapi juga dapat diterapkan secara mandiri oleh nelayan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan proses pemasaran digital yang tepat dan efisien kepada kelompok nelayan, serta memotivasi mereka agar mampu mengikuti perkembangan zaman dalam strategi pemasaran. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan diversifikasi produk olahan perikanan agar nelayan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan segar, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah melalui produk olahan. Harapannya, nelayan Desa Bajomulyo dapat menjadi pelaku usaha yang adaptif terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat dan dinamika pasar digital (Kurnianti, 2. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan digital masyarakat nelayan dalam bidang pemasaran. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, diharapkan nelayan dapat meningkatkan daya saing produknya, memperluas jaringan pemasaran, serta pada akhirnya meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan (Suyadi et al. , 2. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi perubahan paradigma dalam cara masyarakat nelayan memandang teknologi dan pemasaran modern. Jika sebelumnya pemasaran hanya dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) secara langsung, maka setelah pelatihan ini diharapkan mereka mulai berani mencoba strategi digital seperti promosi melalui Facebook. WhatsApp Business, hingga marketplace lokal. Dengan begitu, program PKM ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menjadi fondasi perubahan sosial dan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir di era digital. METODE Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Maritim AMNI Semarang pada tanggal 10 Mei 2025, bertempat di Desa Bajomulyo. Kecamatan Juwana. Kabupaten Pati. Jawa Tengah. Pemilihan lokasi kegiatan berdasarkan pada karakteristik desa tersebut sebagai komunitas nelayan yang aktif namun belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran hasil tangkapan ikan. Kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif, yaitu dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga pelatihan dan Edukasi Kepada Masyarakat Kelompok Nelayan Tentang Digitalisasi Pemasaran Ikan Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Nelayan Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Pati Tujuannya adalah agar materi yang diberikan kontekstual dan relevan dengan kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat nelayan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: observasi awal, penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, dan evaluasi. Observasi awal dilakukan oleh tim pelaksana guna mengetahui kondisi pemasaran dan pemahaman masyarakat terhadap teknologi digital. Tahap ini juga digunakan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi oleh nelayan dalam memasarkan hasil tangkapan mereka. Selanjutnya, kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilakukan secara klasikal di balai desa dengan materi yang meliputi pengenalan digital marketing, strategi pemasaran online, penggunaan media sosial (WhatsApp Business. Facebook Marketplac. , serta pengenalan marketplace lokal. Tim juga memberikan simulasi langsung berupa praktik membuat akun bisnis dan menyusun konten promosi Untuk memperkuat hasil pelatihan, dilakukan sesi pendampingan langsung dan dialog interaktif dengan peserta guna memastikan pemahaman materi dan kemampuan aplikasi mereka di lapangan. Metode wawancara informal digunakan untuk menilai kebutuhan dan persepsi peserta terhadap materi yang diberikan. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui diskusi kelompok terfokus (FGD), umpan balik peserta, serta observasi keterlibatan selama sesi praktik. Dengan pendekatan ini, kegiatan tidak hanya bersifat satu arah, tetapi mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai subjek perubahan. Hasil dari evaluasi ini juga akan menjadi bahan pertimbangan untuk perencanaan kegiatan lanjutan yang lebih mendalam dan berkelanjutan. HASIL Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Maritim AMNI Semarang pada tanggal 10 Mei 2025 di Desa Bajomulyo. Kecamatan Juwana. Kabupaten Pati, dilakukan melalui pendekatan edukatif dan Program ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada kelompok nelayan dalam memanfaatkan digitalisasi pemasaran sebagai solusi atas kendala pemasaran hasil tangkapan ikan yang selama ini masih bersifat konvensional. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi dan pelatihan langsung, dengan materi utama berjudul AuDigitalisasi Pemasaran Ikan untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok NelayanAy, yang disampaikan oleh Dr. Adenanthera Lesmana Dewa. sebagai narasumber NUSANTARA - VOLUME 5 NOMOR 3. AGUSTUS 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 392-401 Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pengantar mengenai pentingnya digital marketing di era digital saat ini. Digital marketing dipahami sebagai bentuk promosi dan pemasaran produk melalui media digital seperti media sosial, website, atau platform daring Tujuan utamanya adalah untuk menjangkau konsumen dengan cara yang cepat, efisien, dan luas. Dalam konteks kelompok nelayan, penggunaan digital marketing diarahkan pada bagaimana mereka dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan hasil tangkapan secara langsung ke konsumen akhir tanpa melalui perantara. Kegiatan ini dilengkapi dengan pendampingan teknis berupa pembuatan akun WhatsApp Business, penggunaan Facebook Marketplace, serta penyusunan konten promosi sederhana untuk produk perikanan. Seiring berjalannya pelatihan, peserta juga dikenalkan dengan berbagai strategi pemasaran digital yang relevan, seperti Search Engine Optimization (SEO). Search Engine Marketing (SEM), dan Content Marketing. Misalnya, peserta diajarkan bahwa memiliki website sederhana atau akun media sosial yang aktif akan meningkatkan visibilitas produk mereka secara daring. Selain itu, penggunaan konten informatif seperti video singkat tentang proses penangkapan ikan atau tips menyimpan ikan segar dapat meningkatkan ketertarikan Penjelasan ini diperkuat dengan simulasi praktik langsung dan diskusi kelompok untuk menyesuaikan strategi dengan kondisi nyata masyarakat nelayan. Dinamika kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, terutama dari kelompok muda nelayan yang lebih akrab dengan teknologi. Beberapa peserta mulai mempraktikkan langsung dengan mengunggah foto hasil tangkapan ke grup jual-beli lokal, dan beberapa di antaranya mendapatkan respons positif dari calon pembeli. Aktivitas ini menandai perubahan perilaku awal yang penting, yakni beralih dari pola pemasaran pasif ke pola pemasaran proaktif melalui media digital. Proses ini juga memunculkan pemimpin lokal . ocal leade. di kalangan peserta, yang dengan sukarela memandu rekan-rekannya yang lebih senior Edukasi Kepada Masyarakat Kelompok Nelayan Tentang Digitalisasi Pemasaran Ikan Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Nelayan Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Pati atau kurang paham teknologi. Dampak lain dari kegiatan ini adalah munculnya kesadaran baru terhadap pentingnya diversifikasi produk. Dalam sesi diskusi akhir, beberapa ibu rumah tangga nelayan mengusulkan pengolahan hasil tangkapan menjadi produk seperti ikan kering, abon ikan, atau keripik ikan. Kesadaran ini menjadi pintu masuk bagi transformasi sosial berbasis ekonomi Selain menjawab masalah keterbatasan daya simpan, diversifikasi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas di luar pasar lokal. Kegiatan PKM ini dengan demikian tidak hanya mentransfer pengetahuan teknis, tetapi juga mendorong kreativitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara lebih produktif dan bernilai tambah. Transformasi yang terjadi dalam komunitas nelayan Bajomulyo bukan hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif. Masyarakat mulai membentuk kelompok kecil berbasis minat atau kemampuan teknologi untuk saling mendukung. Mereka juga mulai mengembangkan pranata sosial baru yang memungkinkan berbagi peran dan tanggung jawab dalam kegiatan pemasaran daring. Hal ini menjadi tanda awal terjadinya perubahan struktur sosial ke arah yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital. Evaluasi dari kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa terbantu dan termotivasi untuk mencoba hal baru dalam strategi Beberapa bahkan mengusulkan agar kegiatan lanjutan tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga pada pengemasan, pelabelan, dan pengelolaan keuangan usaha. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil menjadi katalis transformasi sosial berbasis teknologi di kalangan nelayan Bajomulyo. Tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis, tetapi juga membentuk kesadaran baru yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. Diharapkan, dampak dari kegiatan ini dapat terus bergulir melalui dukungan pendampingan lanjutan dan kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan komunitas nelayan secara lebih sistematis. NUSANTARA - VOLUME 5 NOMOR 3. AGUSTUS 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 392-401 DISKUSI