Setiawan dkk PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN SERANGAN STROKE TERHADAP PENGETAHUAN WARGA RT 40 PLAJU ILIR Setiawan1. Shinta Maharani2. Rahmalia Afriyani3 1,2,3 Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Siti Khadija Palembang Jalan Demang Lebar Daun Lorok Pakjo Palembang Email: setiawanlingga14@gmail. Abstrak Stroke merupakan kegawatdaruratan neurologi yang mendadak karena hipoperfusi pada pembuluh darah otak dan jika tidak diatasi berakibat kematian sel dalam beberapa menit, sehingga menimbulkan defisit neurologis bahkan dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan serangan stroke terhadap pengetahuan warga Rt. 40 Kelurahan Plaju Ilir Palembang. Penelitian ini menggunakan metode Pre experimental dengan one group pre test dan post test dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian ini dilakukan di RT 40 Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan Plaju Palembang dan dilakukan pada bulan Oktober 2021. Berdasarkan analisa bivariate, hasil uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai p-value = 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan serangan stroke terhadap pengetahuan warga Rt. Kelurahan Plaju Ilir Palembang. Dengan dilaksanakan pendidikan kesehatan dapat mempengaruhi pengetahuan warga rt 40 tentang pencegahan serangan strok. Kata kunci : Pendidikan kesehatan. Pencegahan serangan stroke Abstract The aim of this research was to know is there any influence of health education on prevention of stroke toward the knowledge of Urban Village 40 thAos residence at PlajuIlirAos district of Palembang. The method of this research waspre experimental with one group pre-test and post-test, the total sample was 33 respondents through purposive sampling. This research was conducted at Urban Village 40 thAos residence at PlajuIlirAos district of Palembang and it was held in October 2021. Based on bivariate analysis, the result of statistic result was found that p-value=0. 000<0. 05, it concluded that there were a influence in giving health education on prevention of stroke towardknowledge of Urban Village 40thAos residence at PlajuIlirAos district of Palembang. It concluded that by giving health education on prevention of stroke could influencetoward knowledge of Urban Village 40thAos residence at PlajuIlirAos district of Palembang. Keywords : Health education. Prevention of stroke Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Setiawan dkk PENDAHULUAN Penyakit yang berkaitan dengan proses usia lanjut disebut penyakit degeneratif seperti Stroke. Hipertensi. Osteoarthritis. Osteoporosis. Kataraks senilis. Diabetes mellitus tipe 2, penurunan fungsi luhur . , dan sebagainya. Peningkatan dan pemantapan upaya kesehatan para lanjut usia karena di pelayanan dasar, khususnya Puskesmas melalui konsep Puskesmas Santun Usia Lanjut. Terdiri dari upaya pencegahan penyakit (Preventi. , upaya peningkatan kualitas kesehatan (Promoti. , (Kurati. , pengembalian fungsi tubuh (Rehabilitati. (Misbach, 2. Secara global stroke merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak nomor 2dan penyebab disabilitas terbanyak Kematian terkait stroke secara global sebanyak 70% -80% terjadi pada negara negara berkembang. Di Benua Asia kejadian stroke haemoragik sekitar 30% dan Iskemik (Budiarto, 2. Data Riset Kesehatan dasar Stroke di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur Ou 15 tahun sebanyak 10,9 per 1000 penduduk Indonesia mengalami stroke (Riskesdas. Stroke merupakan kegawatdaruratan neurologi yang mendadak . karena oklusi atau hipoperfusi pada pembuluh darah otak, sehingga jika tidak segera diatasi maka akan terjadi kematian sel dalam beberapa menit, kemudian menimbulkan defisit neurologis dan menyebabkan kecacatan atau kematian. Di Indonesia data nasional menunujukkan stroke penyebab kematian tertinggi yaitu 15,4% dan penyebab utama kecacatan pada kelompok usia dewasa. Stroke berulang . , merupakan salah satu komplikasi yang sering timbul setelah pasien pulang dari perawatan di rumah sakit. Pasien yang pernah menderita stroke memiliki risiko untuk terkena serangan stroke sekunder. Serangan stroke sekunder ini bisa lebih fatal dari stroke pertama, karena bertambah luasnya kerusakan otak yang terjadi akibat serangan stroke sebelumnya (Mulyatsih. Pendidikan kesehatan diarahkan untuk melakukan perawatan diri terhadap keluarga sendiri dan bertanggung jawab terhadap kesehatan mereka sendiri. Pendidikan kesehatan ini dapat mencakup beberapa bidang, termasuk promosi kesehatan dan kesakitan/disabilitas dan dampaknya pada klien dan keluarga (Amila et al. , 2. Pendidikan kesehatan ditujukan untuk peningkatan pengetahuan berhubungan erat dengan motivasi pencegahan stroke pada penderita hipertensi. Pemberian edukasi tentang stroke dan memotivasi penderita hipertensi untuk mencegah stroke dilakukan secara rutin setiap 1 bulan sekali dapat meningkatkan perilaku pencegahan stroke menjadi lebih baik (Safitri & Agustin. Data survey awal di RT. 40 Kelurahan Plaju Ilir Palembang menunjukan bahwa dari total 202 orang warga terdapat 56. berusia 36-45 tahun . ewasa akhi. dan 12,9% berusia 46-55 tahun . ansia awal. Hasil wawancara dengan sepuluh orang warga, dua orang warga mengatakan bahwa stroke adalah penyakit komplikasi biasa Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Setiawan dkk diderita saat sudah lanjut usia, enam orang penatalaksanaan stroke dan pencegahan stroke yang tepat. METODE Jenis Penelitian Desain penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan eksperimen rancangan non designs (Pre eksperime. yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan stroke terhadap tingkat pengetahuan warga Rt. 40 kelurahan Plaju Ilir Palembang. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan One Group Pretest- Posttest Design. Waktu dan Tepat Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4-10 November 2021 Target/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Rt. 40 yang Hypertensi Tahun Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Jadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden. Prosedur Prosedur penelitian ini terdiri dari 4 Tahap pertama adalah seluruh responden penelitian diwajibakan untuk mengisi terlebih dahulu kuisioner tingkat pengetahuan selama 10 menit. Tahap kedua yaitu pemberian Pendidikan kesehatan berupa cerama tentang pencegahan stroke dilakukan selama 40 menit yang terdiri dari 5 menit pembukaan 30 menit penyampaian materi dan 5 menit penutup. Tahap ketiga adalah responden diwajibkan mengisi kembali kuisioner tingkat pengetahuan selama 10 menit. Tahap keempat adalah pengumpulan serta analisa data. Data. Instrumen. Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan data primer yaitu berupa skor pengetahuan sebelum dan setelah Pendidikan kesehatan. Instrumen menggunakan lembar pertanyaan dengan pilihan ganda untuk mengukur skore pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan serangan stroke dengan hasil uji validitas dan realiabelitas didapatkan nilai r: 0. Sedangkan instrumen untuk intervensi ataupun pendidikan kesehatan dengan menggunakan media leaflet yang terdiri dari : Pengertian Stroke. Macam-macam stroke, tanda gejala stroke, penyebab Stroke. Sepuluh . langkah pencegahan stroke. Teknik pengumpulan data dengan cara Teknik Analisa Data Analisa data terbagi menjadi dua tahapan yaitu Analisa data univariat untuk melihat sebaran data skor pengetahuan sebelum dan sesudah Pendidikan kesehatan. dan tahap kedua adalah Analisa data bivariat untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pencegahan Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon diarena data tidak terdistribusi secara normal uji normalitas data menunujkan bahwa pvalue: 0. 002 untuk skor pengetahuan sebelum Pendidikan kesehatan dan pvalue 0. 000 untuk skor pengetahuan setelah dilakukan Pendidikan kesehatan. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Setiawan dkk HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil dari uji analisis yang dilakukan pada penelitian sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan adalah sebagai berikut. Berdasarkan uji normalitas, data menunjukkan tidak terdistribusi normal sehingga penelitian ini menggunakan Wilcoxon . Hasil uji dengan menggunakan uji Wilcoxon di dapatkan pvalue = 0,000 yang artinya p-value < = 0,05 . Tabel 1. Analisa data Univariat Variabel Mean Median 95 % CI LowerUpper Pretest Posttest Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa rata-rata skor pengetahuan warga Rt 40 Plaju Ilir Palembang dalam pencegahan serangan stroke sebelum dilakukan pendidikan Kesehatan adalah 00 (SD: 9. sedangkan setelah diberikan pendidikan Kesehatan adalah 00 (SD: 7. Tabel 2. Analisa Bivariat Variabel Median Min - P-Value Max Pengetahuan Pendidikan Pengetehuan Pendidikan 60,00 0,000 70,00 Hasil uji statistik didapatkan nilai pvalue = 0,000 < 0,05, maka dapat Ada pendidikan kesehatan tentang pencegahan pengetahuan pada warga rt. 40 kelurahan Plaju Ilir Kota Palembang Berdasarkan hasil penelitian dengan Wilcoxon. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,000 < 0,05, maka dapat Ada pendidikan kesehatan tentang Pencegahan Serangan Stroke pengetahuan pada warga rt. 40 kelurahan Plaju Ilir Kota Palembang Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Bakri et al. terdapat pengaruh kesehatan tentang perawatan pasien stroke terhadap tingkat pengetahuan keluarga di poliklinik neurologi Rumah sakit Stella Maris Makasar. Responden yang memiliki keinginan dan minat besar untuk dapat mempelajari dan menerapkan metode perawatan pasien stroke ini. Mereka akan lebih senang jika dapat melakukan perawatan pada keluarga yang stroke secara mandiri di rumah masing. Hal ini selain lebih santai, mereka juga dapat mengurangi pengeluaran biaya perawatan di Rumah Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Setiawan dkk Sakit. Menurut peneliti hal ini sejalan dengan data bahwa Sebagian besar mereka adalah ibu rumah tangga dan karyawan dari pabrik dengan penghasilan yang mungkin hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini yang mendorong mereka menyimak dengan baik Pendidikan Kesehatan yang diberikan oleh tim peneliti saat penelitian ini berlangsung. Lebih lanjut menurut Supriani et al. menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan stroke. Pendidikan kesehatan telah memberikan perubahan positif terhadap perilaku masyarakat, karena pendidikan kesehatan mempunyai banyak manfaat yang sangat membantu masyarakat dalam memahami materi dan ilmu. Hal ini dibuktikan dengan perilaku mencegah stroke menjadi lebih baik setelah mendapatkan sebelumnya yang sebagian besar berperilaku negatif menjadi berperilaku positif. Dengan demikian pendidikan pendidikan kesehatan yang diberikan pemateri mampu merubah perilaku responden tentang pencegahan Menurut Kosasih et al. , . Edukasi kesehatan terbukti berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan pasien dan keluarganya mengenai stroke, kesiapan pasien stroke, peran keluarga psykologis yang diperlukan pasien stroke, dan persiapan perawatan pasien stroke di Lebih lanjut Notoatmodjo, . Bahwa peningkatan prilaku masyarakat di bidang Kesehatan. Perubahan prilaku individu, keluarga, dan masyarakat bahwa perubahan prilaku sebagai sasaran utama penyuluhan kesehatan dalam membina prilaku sehat dan lingkungan sehat serta berperan aktif dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ang optimal sesuai dengan konsep sehat sehingga menurunkan angka kesakitan dan kematian. Berdasarkan hasil penelitian dan teori terkait serta penelitian sebelumnya maka peneliti berasumsi bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada warga RT. 40 kelurahan Plaju Ilir Palembang. Pemberian pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan warga yang ditunjukan melaui peningkatan Pendidikan kesehatan KESIMPULAN Skore rata-rata pengetahuan responden tentang pencegahan serangan stroke kesehatan adalah 54. % CI Lower-Upper :51. , median 00 dengan standar deviasi 9. dengan skor min-mak 40-70. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor pengetahuan tentang pencegahan stroke sebelum diberikan pendidikan kesehatan di rt. 40 Kelurahan Plaju Ilir Palembang adalah antara Skor pengetahuan tentang pencegahan serangan stroke sesudah diberikan pendidikan kesehatan adalah 68. % CI Lower-Upper :65. 00 dengan standar deviasi 550 dengan skor min-mak 60-80. Dari estimasi interval dapat disimpulkan Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Setiawan dkk bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor pengetahuan tentang pencegahan serangan stroke sesudah diberikan pendidiksn kesehatanpada warga Rt. 40 kelurahan Plaju Ilir Palembang adalah antara 65. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Pencegahan Serangan Stroke terhadap tingkat pengetahuan pada warga rt. 40 kelurahan Plaju Ilir Kota Palembang dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05 SARAN Disarankan kepada tokoh masyarakat dan took agama berkerjasama dengan pelaksanaan promosi kesehatan khususnya pendidikan kesehatan tentang pencegan stroke secara berlaka . kali per bula. dan dalam pengadaan benner atau spanduk tentang dampak stroke, tatacara pencegahan stroke dan penatalaksaan stroke DAFTAR PUSTAKA