Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan Consumer Cyclicals Dan Consumer Non-Cyclicals Cilvia Cahyani Putri* dan Vidyarto Nugroho Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara Jakarta *Email: cilviacahyanip@gmail. Abstract: This article discusses research on the effect of sales growth, firm size, profitability, and liquidity on firm value in the consumer cyclical and non-cyclical sectors listed on the Indonesia Stock Exchange 2020-2022. The method used in this research is a quantitative descriptive approach. Company financial reports on the IDX are used as the primary research data source in the consumer cyclical and consumer non-cyclical Testing using the F test yields information that there is an influence from sales growth, firm size, profitability, and liquidity on firm value/company value. Testing with the t-test yields information that sales growth positively affects firm value. significant positive effect is shown by firm size on firm value, while profitability shows a significant positive effect. Meanwhile, the negative effect is not significant, as indicated by liquidity on firm value. Keywords: Profitability. Sales Growth. Firm Size. Firm Value. Liquidity Abstrak: Artikel ini membahas mengenai penelitian tentang pengaruh sales growth, firm size, profitability, dan liquidity pada nilai perusahaan/firm value di sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Laporan keuangan perusahaan dalam kategori consumer cyclicals dan consumer noncyclicals di BEI digunakan sebagai sumber primer data penelitian. Pengujian menggunakan uji F menghasilkan informasi bahwa adanya pengaruh dari sales growth, firm size, profitability, dan likuiditas terhadap firm value/nilai perusahaan. Pengujian dengan uji t menghasilkan informasi bahwa sales growth memiiliki pengaruh positif terhadap firm value. Pengaruh positif signifikan ditunjukan oleh firm size terhadap firm value, sedangkan pengaruh positif signifikan oleh profitability terhadap firm value. Sedangkan pengaruh negatif tidak singifikan ditunjukan oleh liquiditas pada nilai perusahaan/firm value. Kata Kunci: Profitabilitas. Sales Growth. Ukuran Perusahaan. Firm Value. Likuiditas Pendahuluan Pada era globalisasi, perusahaan-perusahaan di sektor consumer cyclicals serta consumer non-cyclicals mulai menunjukan dominansi khususnya di Indonesia. Perusahaan tersebut memiliki tujuan utama yaitu untuk masuk ke tahap peningkatan Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. value perusahaan seiring berkembangnya waktu. Perusahaan perlu meningkatkan daya saing dengan kualitas produk yang lebih baik, mencari segmen pasar baru, memilih sumber daya berkualitas, dan mengikuti tren terkini agar dapat mencapai hal tersebut. Perusahaan juga harus memaksimalkan keuntungan dengan mengelola sumber daya, modal,-aset, serta pinjaman dengan cara yang lebih baik. Nilai perusahaan/firm value digambarkan dalam sebuah harga saham yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Hal ini menjadi sebuah ukuran dari keberhasilan manajemen yang dilakukan untuk menciptakan keuntungan bagi setiap yang memiliki saham. Firm value/nilai perusahaan, menjadi sebuah sudut pandang penting bagi setiap investor atas pendugaan keberhasilan perusahaan dalam menciptakan keuntungan. Firm value dapat diukur dengan cara menggunakan suatu variabel yaitu Price to Book Value (PBV). PBV mampu memberikan gambaran mengenai nilai dari pasar sahan sebuah perusahaan yang dibandingkan dengan nilai bukunya. Sehingga dapat terjadi beberapa hal yang mampu mempengaruhinya seperti pertumbuhan penjualan, firm size hingga profitability serta Sales growth mampu memberikan cerminan atas peningkatan yang terjadi pada penjualan yang dilakukan perusahaan di masa depan. Pertumbuhan dari penjualan yang meningkat maka value sebuah perusahaan akan semakin besar. Firm size juga mampu memberikan pengaruh dimana pada perusahaan yang lebih besar akan memiliki kecenderungan nilai perusahaan yang lebih tinggi dikarenakan kepercayaan yang dimiliki investor juga lebih tinggi. Profitabilitas juga apabila semakin tinggi maka mampu meningkatkan nilai perusahaan dikarenakan kinerja perusahaan yang baik terlihat dan kemudian diikuti dengna peningkatan jumlah investor. Kemampuan sebuah perusahaan untuk menyelesaikan kewajiban dalam jangka pendek seperti liquidity mampu memberikan pengaruh kepada nilai perusahaan. Apabila tingkat likuiditas sebuah perusahaan semakin baik, maka perusahaan memiliki kekampuan membayar hutang jangka pendek lebih baik. Hal ini juga turut mampu meningkatkan value perusahaan/firm value. Hasil pemaparan latar belakan menunjukan bahwa penelitian yang dilakukan untuk menguji mengenai pengaruh sales growth, ukuran perusahaan, profitability, dan liquidity terhadap firm value pada perusahaan consumer cyclicals dan consumer noncyclicals yang telah terdaftar di BEI 2020-2022. Tujuan penelitian ini ialah untuk menduga faktor yang mampu memberikan pengaruh pada nilai perusahaan. Melalui pemahaman yang strategis mengenai faktor ini maka perusahaan mampu memutuskan langkah yang tepat dalam rangka melakukan peningkatan nilai perusahaan. Kajian Teori Signalling Theory. Teori sinyal menurut (Spence, 1. merupakan teori yang melibatkan manajemen dan investor dalam memberikan informasi relevan. Manajemen memberikan sinyal positif atau negatif berdasarkan informasi yang berasal dari aspek finansial serta non-finansial dalam rangka menampilkan prospek yang dimilik Tujuan dilakukan hal ini ialah untuk mendapatkan calon investor yang mampu meningkatkan dari value yang dimiliki perusahaan dengan dicerminkan oleh peningkatan volume perdagangan saham. Teori ini menjelaskan mengapa manajemen berusaha memberikan informasi kepada investor untuk mempengaruhi persepsi mereka terhadap perusahaan (Suwardjono, 2. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. Agency Theory. Teori ini juga pernah disampaikan oleh Supriyono . sebagai sebuah gagasan yang mampu memberikan gambaran yang terjadi antara pemberi kontrak dengan agen. Hal ini terjadi karena adanya komitmen pemberi kontrak untuk bekerja dengan tujuan tertentu untuk memberikan wewenang kepada agen dalam mengambil sebuah tindakan. Sedangkan (Jensen & Meckling, 1. berbeda dengan mengatakan bahwa teori keagenan yaitu konsep yang menjelaskan adanya sebuah hubungan yang terjadi ketika seorang prinsipal memberikan tugas kepada agen dalam melaksanakan banyak jasa dan menjalankan wewenangnya dalam pengambilan Berdasarkan teori tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian utama dari teori tersebut mengenai keterkaitan dua belah pihak yaiu investor serta perusahaan, dimana hubungan antara para pihak diikuti dengan perjanjian yang menurutnya investor memberi kuasa kepada perusahaan menjalankan bisnis dan menentukan keputusan terbaik bagi investor. Firm Value. Menurut (Nur, 2. , indikator firm value merupakan sebuah nilai saham yang diperdagangkan dalam bursa. Definisi ini menggambarkan sebuah peningaktan harga dari saham sebuah perusahaan memiliki keterkaitan dengan peningkatan nilai dari perusahaan tersebut. Firm value secara definisi menurut Jihadi et , . yang menganggap sebuah perusahaan mampu menjadi cerminan evaluasi dari seorang investor dalam menilai keberhasilan perusahaan serta berkaitan dengan harga saham pada bursa. Menurut Grace & Nugroho . , firm value yang mengalami peningkatan dapat dicirikan dengan adanya harga saham yang mengalami peningkatan di bursa. Apabila nilai harga bursa semakinntinggi maka nilai perusahaan mengalami peningkatan yang tinggi juga. Sales Growth. Candrarin & Cahyaningsih . mengartikan sales growth sebagai sebuah pertumbuhan dari pendapatan yang dimiliki perusahaan secara tahunan yang dikerjakan perusahaan setiap tahun dimana apabila semakin besar maka kinerja perusahaan akan semakin membaik. Pertumbuhan penjualan mampu dimanfaatkan oleh pihak luar ataupun dari perusahaan untuk dijadikan parameter dalam menilai perusahaan secara efektif serta efisien (I. Dewi & Sujana, 2. Akan tetapi, sales growth apabila mengalami peningkatan perlu difikirkan mengenai modal perusahaan yang juga semakin besar untuk melaksanakan operasional. Sehingga resiko peminjaman hutang dapat terjadi dikemudian hari yang juga dapat memberikan dampak tertentu kepada para investor. Firm Size. Firm size merupakan skala sebuah perusahaan yang menjadi pertimbangan dalam rangka melakukan peningkatan nilai perusahaan (Anderson & Sha. Ukuran dari sebuah perusahaan dapat memberikan pengaruh terhadap pendapatan dan keuntungan yang didapatkan sebuah perusahaan (Aji & Atun, 2. Menurut Chandrawati & Sha . menyatakan bahwa apabila perusaahaan semakin memiliki ukuran yang besar maka pertumbuhan perusahaan juga akan ikut membaik sehingga nilai perusahaan juga mampu mengalami peningkatan. Ukuran perusahaan juga diartikan sebagai sebuah kapasitas perusahaan untuk mampu menyediakan jumlah serta beragam jenis produksi dan jasa dalam menjalankan bisnisnya. Profitability. Menurut Palupi & Hendiarto . Profitability ialah sebuah perbandingan yang mampu memberikan gambaran keuangan yang dimiliki perusahaan apabila perusahaan mengalami peningkatan profit maka mampu disebut mengalami kinerja yang baik sehingga mampu memberikan dampak pada peningkatan return yang diperoleh investor. Investor mampu menilai profitability dalam menduga efektivitas Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. pada pengelolaan manajemen atas sumber ddaya yang adaa dalam sebuah perusahaan dalam memproduksi dan menghasilkan laba atau keuntungan (Aurelian & Sha, 2. Liquidity. Liquidity dapat didefinisikan sebagai sebuah kapasitas perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya dalam jangka pendek (Nur, 2. Liquidity diartikan sebagai sebuah ukuran besar atau kecil sebuah aktiva lancar yang terdiri dari surat berharga hingga piutang dan kas (Anderson & Sha, 2. Likuiditas perusahaan yang semakin besar maka kepercayaan kreditur terhadap perusahaan akan semakin meningkat sehingga mampu meningkatkan nilai perusahaan (Lumoly et al. , 2. Kaitan Antar Variabel Hubungan Antara Sales Growth Terhadap Firm Value. Sales Growth ialah tingkat pertumbuhan yang terjadi dari penjualan yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan tiap tahun. Sales growth yang semakin mengalami peningkatan maka kinerja perusahaan akan semakin meningkat. Menurut (Candrarin & Cahyaningsih, 2. , sales growth diartikan sebagai sebuah level dari pertumbuhan atas penjualan yang dilaksanakan perusahaan per tahunnya. Sales growth dapat digunakan sebagai indikator oleh investor dalam memandang prospek yang dimiliki perusahaan untuk Penjualan yang meningkat maka pendapatan perusahaan juga akan mengalami peningkatan yang secara tidak langsung akan menambah value dari Akan tetapi, sales growth yang mengalami peningkatan butuh juga peningkatan pada modal yang cukup besar untuk menjalankan operasional. Sehingga menyebabkan utang perusahaan yang meningkat. Maka itu, suatu perusahaan akan memiliki utang perusahaan yang lebih besar sehinga berdampak terhadap pandangan para investor yang ingin berinvestasi terhadap perusahaan yang menyebabkan penurunan terhadap nilai perusahaan. Hubungan Antara Firm Size Terhadap Firm Value. Firm size merupakan kategori yang menduga ukuran besar atauu kecilnyaa sebuahh perusahaan. Perusahaan yanghberukuran besar akan lebih mudah untuk memperoleh dana dari pihak eksternal atau investor. Dana dapat digunakan untuk memperluas usaha, sehingga laba yang diperoleh ikut meningkat. Firm size dengan nilai yang besar mampu memberikan informasi bahwa perusahaan tersebut tumbuh dengan nilai yang besar dan diprediksikan memperoleh kemudahan dalam memasuki pasar modal disebabkan akan adanya peningkatan atas ketertarikan investor dalam memberikan modal kepada perusahaan. Firm size dengan nilai yang besar juga mampu memberikan gambaran mengenai perusahaan yang tengah mengalami perkembangan serta pertumbuhan yang baik sehingga mampu meningkatkan value dari perusaahaan. Respon positif tersebut dapat memberikan peluang yang baik untuk meningkatkan value perusahaan. Menurut Anderson & Sha . menyatakan Firm size memberikan pengaruh positif atas nilai Signaling theory juga menyatakan bahwa perusahaan yang memiliki kapasitas besar mampu memberikan tanda baik kepada investor sehingga dapat menarik minat investor untuk memberikan investasinya kepada perusahaan besar. Hal ini dikarenakan perusahaan besar dianggap mampu memberikan peluang keuntungan besar. Sehingga respon demikian mampu menjadi prospek dalam meningkatkan value Hubungan Antara Profitability Terhadap Firm Value. Profitability ialah sebuah kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk mendapatkan laba selama durasi periode Profitability dengan angka yang tinggi mampu memberikan gambaran Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. mengenai tingkat efektifitas pengelolaan yang tepat dari sebuah perusahaan. Nilai profitability yang tinggi memberikan informasi yang baik untuk calon investor dalam menanamkan saham di sebuah perusahaan dalam rangka memperoleh return. Laba yang semakin besar yang diperoleh sebuah perusahaan maka akan diikuti oleh return yang semakin besar. Sehingga hal ini mampu menjadi value yang baik bagi perusahaan. Nur . menyatakan profitability mampu memberikan pengaruh yang baik terhadap Hubungan Antara Liquidity Terhadap Firm Value. Liquidity merupakan kapasitas perusahaan untuk mampu memenuhi kewajiban dalam kurun waktu pendeknya. Perusahaan harus mempertahankan tingkat likuiditas agar kreditur memberikan pinjaman kepada perusahaan. Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan kinerja perusahaan yang meningkat sehingga perusahaan perlu memperoleh laba yang besar (Anderson & Sha 2. Pengembangan Hipotesis Sales Growth. Penelitian yang telah dilakukan Sari & Hermuningsih . menemukan adanya pengaruh negatif dengan nilai yang signifikan dari sales growth terhadap firm value. Ha1: Pertumbuhan Penjualan memiliki pengaruh negatif yang signifikan pada firm value. Ukuran perusahaan yang besar yang dilihat dari aset yang tinggi mampu memikat ketertarikan investor untuk berinvestasi di perusahaan yang Ha2 : Ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap firm value. Profitability. Menurut teori sinyal. Semakin tinggi profit yang dihasilkan oeh suatu perusahaan maka ketika ada pada kondisi yang menguntungkan, dapat menarik minat investor untuk memberikan investasinya. Ha3 : Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap firm value. Liquidity. Likuditas yang tinggi oleh sebuah perusahaan memberikan gambaran yang semakin baik pada kemampuan perusahaan tersebut untuk memenuhi kewajibannya. Ha4 : Likuiditas memiliki pengaruh yang positif serta signifikan pada firm value. Gambar 1. Model dan Hipotesis Penelitian Metodologi Penelitian ini adalah sebuah penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan data dari laporan kkeuangan tahunan suatu pperusahaan, yang dapat diakses dari situs resmi Bursa Efek Indonesia . Subjek penelitian melibatkan perusahaan Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI 2020-2022. Sales growth, ffirm size, pprofitability, dan liquidity merupakan variabel independen sedangkan firm value meruppakan variabel dependen. Sampel ditentukan dengan beberapa kriteria seperti berasal dari kategori perusahaan consumer-ccyclicals dan consumer-non-cyclicals yang telah terlisting di BEI selama periode 2019-2021, serta yang memiliki laporan keuangan dengan catatan terakhir 31 Desember dengan nilai mata uang Rupiah. Tabel 1. Ringkasan Operasional Variabel Sumber Pengukuran Jihadi et al PBV = Variabel Firm value (Y) Sales Growth (X. Firm Size (X. Profitability (X. Liquidity (X. Skala Rasio Hung. Choung dan Ha . Chandrawati Size = & Sha Grace dan ROA = Nugroho Cristy dan Dewi . Rasio Rasio Rasio Rasio Hasil Analisis Statistik Uji asumsi klasik digunakan untuk mengevaluasi kondisi data dan memverifikasi model analisis yang tepat. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov memiliki nilai signifikansi yang lebih dari 0. 05 (Ao0. 085 > 0. yang menginformasikan bahwa secara normal data terdistribusi. Uji multikolinearitas menunjukkan nilai tolerance sales growth (X. 842 > 0. 10 dan Aonilai VIFAo sales growth (X. 187 < 10. Nilai Aotolerance firm sizeAo (X. 857 > 0. 10 dan Aonilai VIFAo firm size (X. 167 < 10. Nilai Aotolerance profiitabilityAo (X. 604 > 0. 10 dan Aonilai VIF profitabilityAo (X. 655 < 10. Nilai Aotolerance liquiditAoy (X. 676 > 0. 10 dan Aonilai VIF liquidityAo (X. 478 < 10. Sedang nilai VIF setiap variabel independen menunjukkan <10, sehingga menginformasikan tidak adanya multikolinearitas. Uji heteroskedastisitas menunjukan bahwa variabel yang diteliti memiliki p-value > 0. 05 atau tidak ada heteroskedastisitas. Uji Durbin-Watson menunjukan nilai sebesar 2. 131 hal ini memiliki makna yaitu model yang dibentuk tidak menunjukan adanya permasalahan mengenai autokorelasi. Hasil Pengujian Koefisien Determinasi (Adjusted R. Tabel 2. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model Adjusted R2 Std. Error Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. Nilai koefisien determinasi (Tabel . memiliki nilai R adjusted 0. 056 dimana dapat diartikan sebagai informasi bahwa terdapat keragaman variabel dependen sebanyak 6% yang dapat dijelaskan informasi oleh variabel independen seperti sales growth, firm size, profitability dan liquidity (X. , sedangkan sisanya yakni 94. 4% variasi variabel dependen firm value (Y) dijelaskan oleh faktor-faktor lain. Hasil Uji F Tabel 3. Hasil Uji F ANOVAa Model Regresi F value Galat Total Sign. Uji F menghasilkan informasi F hitung > F tabel . 490 > F 2. dengan p-value 009 < 0. 05, sehingga berdasarkan hipotesisnya bahwa terjadi penolakan Ho serta penerimaan Ha sehingga model regresi pada penelitian ini layak. Dapat disimpulkan sales growth, ukuran perusahaan, profitability, serta likuiditas memiliki pengaruh yang signifikan secara bersama kepada firm value (Y). Hasil Uji t Tabel 4 menunjukan hasil ujii t serta analisa regresi berganda yang memiliki persamaan atau model yang terbentuk pada penelitian ini ialah sebagai berikut: AoY = -0. 094 X1 0. 007 X2 3. 193 X3 - 0. 007 X4 EAo Berdasarkan uji parsial menunjukkan nilai signifikansi pada X1 adalah 0. 746 > 0. Hal ini menginformasikan bahwa pertumbuhan penjualan secara tidak signifikan memberikan pengaruh kepada nilaii perusahaan. Nilaii koefisiensi pada sales growth (X. 094 yang menunjukkan arah positif. Kesimpulan atas pengujian tersebut adalah sales growth memiliki efek yang sifatnya positif akan tetapi tidak secara signifikan mempengaruhi firm value. Tabel 4. Hasil Uji t dan Analisa Regresi Berganda Coefficientsa Model 1 Konstat SIZE ROA Koefisien Tak Tertrandarisasi Std. Error Koefisien Standar Beta Sig. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 959-968 Putri dan Nugroho: Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Firm Value Pada Perusahaan. Firm size (X. menunjukan koefisien unstandar adalah 0. 007 dengan standar error Tidak ada pengaruh yang terjadi secara signifikan pada firm size kepada firm value, karena nilai t . tidak signifikan . >0. Profitability (X. menunjukan koefisien unstandar adalah 3. 193 dengan standar error sebesar 1. Terjadi pengaruh yang sifatnya signifikan dari profitabilitas terhadapp nilai perusahaan, karena nilai t . <0. liquidity (X. : Koefisien unstandar adalah 007 dengan standar error sebesar 0. Tidak ada pengaruh yang signifikann dari likuiditass terhadap nilaii perusahaan, karena nilai t (-0. tidak signifikan . >0. Diskusi