Analisis pemilihan aplikasi pembayaran DANA JBB 10, 1 Eddy Madiono Sutanto*. Yessica Yessica Business Management Program. Petra Christian University. Siwalankerto No. 121-131/ Wonocolo/ Surabaya/ 60236. Jawa Timur/ Indonesia ABSTRACT Of the various types of e-wallet payments available. DANA is one of the fast growing payA Received 26 Maret 2020 ment applications in Indonesia. Within three a half month only it got half million users. Revised 13 Oktober 2020 What are the cause factors? Why do users like it? This study aimed to analyze quanA Accepted 15 Oktober 2020 titatively what factors influence consumers in using the DANA. It used confirAmatory factor anaAlysis model to test the model. ItAos expected to contribute on e-wallet payment JEL Classification: business strategy. The sampling technique used in this study was to use a questionnaire. M31. M37. Z33 The respondents are 100 who had used the DANA payment application. The obtained data were processed using the CFA factor analysis method . onAfirmaAtory analysis facto. The results show that there are three main factors that inAfluAence the choice of DANA DOI: 14414/jbb. payment applications incluAdAing conveAnience, compaAtiAbiAlity, and knowledge. ABSTRAK Dari berbagai macam e-wallet payment yang ada. DANA ialah saAlah satu apliAkasi pembayaran yang ada yang sangat cepat tumbuh di Indonesia. Dalam waktu tiga setengah bulan DANA telah mencapai satu juta pengguna yang merupakan platform yang paling cepat dibandingkan dengan yang lainnya. Apa faktor penyebabnya? Mengapa DANA begitu diminati? Penelitian ini berAtujuan untuk meAnganaliAsis secara kuantiAtaAtif faktorfaktor apa yang memAApengaAruAhi konsuAmen dalam menggunaAkan aplikasi. Hasil penilitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam penentuan strategi bisnis khususnya bisnis e-wallet payment. Untuk menguji model yang dikembangkan akan digunakan model anaA lisis faktor konfirmatori. Teknik peAngamAbilan sampel yang diAguAnaAkan dalam peAneAlitian ini adalah deAngan menggunakan angAket. Responden sebanyak 100 yang pernah mengA gunakan aplikasi pembayaran DANA. Hasil peAneAlitian meAnunjukkan bahwa terdaApat tiga faktor utaAma yang mempengaruhi peAmilihan aplikasi pembayaran DANA, meliputi conveAnience, compatibility, dan knowAledge. Keyword: Factor analysis. Payment applications. E-wallet. Technology acceptance model. PENDAHULUAN Saat ini kemajuan teknologi informasi terus berkembang dalam membantu Journal of dupan manusia. Menurut Kemkominfo . , di Indonesia penggunaan internet mencaApai 82 juta orang dan mencapai peringkat ke-8 Business and Banking Liu dan Tai . menyebutkan bahwa sebelumnya konsumen belum terbiasa dengan internet dan hanya memperlaAkuAkannya sebagai ISSN 2088-7841 sarana untuk mengumpulkan informasi. Saat ini, secara bertahap konA suAmen mulai menerima internet dalam melakukan transaksi pembelian. Volume 10 Number 1 Mei - Oktober 2020 Telah terjadi peA katan permintaan transaksi digital tanA pa uang tunai dengan pembayaran mobile dan penerapannya telah meAngalami peningkatan drastis di seluruh dunia. Dengan menggunakan konsep dan mengeksplorasi berbaAgai aspek layanan, konAsumen dan penjual mendapatkan solusi baru yang cepat dan A STIE Perbanas Press muAdah dalam melakukan transaksi pembayaran melalui smartAphoAne dan 2020 Analisis Pemilihan dapat memApengaruhi niat perilaku dan penggunaan teknologi (Alalwan. Rana. Dwivedi. Yogesh & Algharabat 2. Berbagai peneAlitian telah mengkonfirmasi bahwa konsumen lebih meAAnyukai teknologi yang menyeAdiakan layanan yang cepat, nyaman dan bermanAfaat pada satu Pembayaran e-wallet berarti layanan pembayaran apa saja yang dilakukan melalui perangkat seluler. Hal ini menyebabkan terjadinya fenomeAna meningkatnya kebutuhan konsumen dalam mobilitas ketika pembayaran untuk transaksi. Metode pembayaran saat ini membeAriAkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya kepada konsumen yang bermanfaat dalam berurusAan dengan uang. Metode pembayaran yang paling populer di IndoA nesia adalah sistem mobile banking khususnya melalui smartphone based apps yang berarti sistem pembayaran dilakukan melalui aplikasi di perangkat seluler yang dapat diunduh . melalui playstore ataupun appstore (PwC Indonesia 2. Fenomena ini memAbuat para pebisnis di Indonesia berlomba-lomba memulai bisnis membuat platform pembayaran berbasis aplikasi smartphone. Teknologi seluler tidak hanya berAkemAbang dengan pat, tetapi juga memiliki keuntungan menjangkau konsumen bagi perusahaan (Pea & BrajkoviN 2. Salah satu smartphone based apps payment yang populer adalah pengAgunaan e-wallet. BamAbang RobiAoin. Leonardus Ari Wardana, dan Suyoto . menyebutkan bahA e-wallet merupakan bagian dari teknologi dan metode pemA yang telah dikemAbangkan di Indonesia sebagai sistem pembayaran deA ngan teknologi NFC (Near Field Communicatio. , pembayaran dengan teknologi barcode, dan teknologi pembayaran dengan menggunakan One Time Password (OTP) atau dengan menggu-naAkan token. Survei yang dilakukan oleh KPMG menunAjukAkan bahwa pertumbuhan pengAgunaan e-wallet sebagai sistem pembayaran di IndoAnesia telah naik diAbandingkan dengan credit cards, cash on delivery, debit cards, bank transfer, dan prepaid Pada tahun 2014 sistem e-wallet masih lebih sedikit dibandingkan dengan sistem pembayaran melalui credit card, namun pada tahun 2019 diperkirakan sistem e-wallet justru meAleAbihi dari sistem pembayaran credit card dalam nilai transaksi penggunannya. Studi sebelumnya telah mengidentifikasi pendorong utama seseA orang yang dapat mempengaruhi niat pengunaan atau adopsi produk teknologi seperti misalnya: sikap terhadap media sosial, perceived ease of use, perceived usefulness, use contexts, needs of specific users, trust, flow, dan satisfaction (Chiang 2013. Kim. Mirusmonov & Lee 2010. Liang & Yeh 2011. Zhou 2. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Datan dan Gyrler . menjelaskan bahwa faktor yang mempengaAruhi konsuAmen dalam mengadopsi sistem pembayaran melalui third party payment seperti e-wallet adalah reputasi dari provider, pengaruh lingkungan, kepercayaan konAsumen terhadap provider, kegunaan dan kemudahan yang didapat, serta faktor mobiAliAtas. Mu dan Lee . menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi konsuA men dalam penggunaan e-wallet adalah faktor kompatibilitas dengan menyesuaikan kebuAtuhan dari konsumen itu sendiri, kehadiran yang mencerminkan penerimaan dari proAvider yang digunakan di berbagai tempat dalam satu negara, fitur komunikasi yang diAsediakan sebagai fitur tambahan, serta peAngaAruh dari lingkungan sosial Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh (Zhao & Xi 2. , faktor yang menjadi alasan konsumen berniat menggunakan e-wallet yaitu berdasarkan keuntungan dan keA rugian yang didapat oleh konsumen. Keuntungan diukur berdasar perceived benefit dan perceived convenience, sedangkan kerugian diukur berdasarkan risiko dan biaya yang timbul dari penggunaan. Di Indonesia aplikasi pembayaran e-wallet yang dapat mempermudah tranA saksi konsumen terus berkembang, diantaranya ialah OVO. Go-Pay. LinkAja. DANA, i. Saku dan DOKU (Nena Zakiah 2. Platform yang dipilih ialah DANA sebuah startup yang berdiri pada tahun 2017 dan diperkenalkan secara resmi pada tanggal 21 Maret 2018 sebagai salah satu layanan pembayaran digital di Indonesia. Adapun yang menjadi alasan meneliti DANA ialah karena capaian keberhasilan yang fantastis sekalipun masih pemula. Menurut CEO DANA, dalam waktu tiga setengah bulan DANA telah mencapai satu juta pengguna yang merupakan platform yang paling cepat dibandingkan dengan yang lainnya (Agustin Setyo Wardani 2. JumAlah pengguna DANA tercatat naik 50% sejak awal tahun ini. Chief Communication Officer DANA Chrisma Albandjar mencatat bahwa frekuensi transaksi di platform DANA tergolong stabil (Cindy Mutia Annur 2. DANA adalah peruA sahaan rintisan Indonesia yang bergerak di bidang teknologi finansial yang menyeAdiaAkan infra-struktur yang meA mungkinkan masyarakat Indonesia untuk melakuA kan pemA dan transaksi secara non-tunai dan non-kartu secara digital, baik onAline mauAApun offline dapat berjalan dengan cepat, praktis dan tetap terjamin keamananAnya (Ainun Nadhifah 2. Dompet digital DANA hadir deA ngan konsep open-platform, artiAnya, aplikasi DANA dapat masuk dan digunakan dalam berbagai platform yang berbeda, baik offline mauA pun onAline, tetapi tetap terintegrasi. Konsep open platAform ini, selain daApat terhubung dengan berbagai bentuk alat pembayaran lain. DANA juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, termasuk pendidikan, layanan publik, layanan soAsial, hingga pedagang kaki lima. DANA juga sudah dapat digunakan di beberaApa platform dan aplikasi seperti Bukalapak. TIX ID, serta BBM, dan akan hadir dalam berbaAgai merAchant lainnya. DANA dibangun di Indonesia dan didukung oleh programAmer InA donesia, deAngan investor kelas dunia yaitu PT Elang Mahkota TeknoA logi Tbk (EMTEK) sebagai pemegang saham mayoritas dan Ant Financial (Ariyanti 2. Vincent selaku CEO DANA menekankan bahwa DANA berbeda dengan layanan transaksi keuangan digiA tal lainnya (Ainun Nadhifah 2. Infrastruktur DANA memiliki tingkat keamanAan tinggi, selevel dengan tingkat keamanan perbankan. DANA juga memiliki Data Center (DC) dan Data Recovery Center (DRC) di Indonesia, yang diklaim termasuk paling canggih dan dapat menangani skaA labilitas transaksi yang tinggi. Dari fenomena capaian DANA yang sangat cepat bagi ukuran peA mula bisnis aplikasi pembayaran e-wallet mendorong pertanyaan peAneA litian apa faktor-faktor penyebabnya. Dengan diketahuinya hal tersebut secara empiris akan berguna bagi para pengambil keputusan bisnis menetapkan strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemiA an aplikasi pembayaran DANA. Penelitian dilakukan kepada konsumen yang mengA apliAkasi DANA/ JBB 10, 1 Analisis Pemilihan RERANGKA TEORITIS DAN HIPOTESIS Mobile Payment Financial technology dalam bentuk mobile payment dapat direalisasikan dalam dua cara, yaitu dengan menyediakan pembayaran e-wallet sebaAgai bagian dari sisAtem, dan dengan melibatkan berbagai metode pembayaran seperti di terminal POS, di mesin penjual otomatis, atau transfer uang antar konsumen (Mu & Lee 2. Teknologi seluler sebagai baAgian yang sangat erat terintegrasi dengan tersedianya layanan third party payment akan membuat hidup lebih mudah secara progresif dan memiliki banyak keuntungan perusahaan untuk menAjangkau konsuAmen (Pea & BrajkoviN Fitur seperti penggunaan individual, informasi dan layanan yang dipersonalisasi, serta umpan balik dari pengAguna menjadikan teknologi seluler lebih ungAgul. Electronic Wallet Mobile payment termasuk didalam kategori electronic wallet, yang termasuk tranAsaksi non-tunai, tidak menggunakan media seperti kartu, dan melakukan transaksi melalui media electronic (Amoroso & MagAniA er-Watanabe 2. Kegunaan e-wallet itu sendiri ialah untuk menyediaA kan konsumen dan pedagang dengan alat pembayaran elektronik yang dapat menangani biaya transaksi kecil secara efektif. Komite Sistem Pembayaran dan Penyelesaian Bank untuk Penyelesaian InternasioAnal mendefinisikan e-wallet seAbaAgai Auaplikasi prabayar multiguna yang daA pat diisi ulang yang dapat digunakan untuk ritel kecil atau pembaAyarAan lain sebagai ganti koinAy. Tidak seperti kartu debit atau kredit, tranAsaksi menggunakan dompet elektronik dilakukan tanpa keterlibatan langAAsung perantara keuangan dan beban biaya. Menurut Olsen. Hedman dan Vatrapu . e-wallet ialah dompet digital priA badi yang berisi instrument pembayaran elektronik seperti mata uang virtual, dan pemAbayaran kebutuhan lainnya. Hadirnya e-wallet bukan sebagai pengganti transaksi tunai, tetapi sebagai komplemen terhadap uang tunai. Lingkungan untuk e-wallet yang masih belum matang dan terbuka lebar terhadap peluang untuk terjun ke dunia e-wallet meAnimbulkan kompetisi bagi kalangan pebisnis. Lembaga bank hingga non-bank berbonAdong-bondong membuat produk e-wallet untuk dijual ke pasar. Lingkungan e-wallet akhirnya semakin ramai dan semakin banyaknya komApetitor membuat peAsaing di dunia e-wallet semakin sengit. Technology Acceptance Model (TAM) Model penerimaan teknologi (Technology Acceptance Model/TAM) adalah merupakan salah satu model yang dibangun untuk menganalisis dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi diterimanya pengAgunaan teknologi computer (Davis 1989. Adam. Nelson & Todd 1992. Szajna, 1994. Igbaria. Iivari dan Maragahh 1995. Venkatesh dan Davis, 2. Technology Acceptance Model (TAM), yang pertama kali diperkenalkan oleh Davis, adalah sebuah aplikasi dan pengembangan dari Theory of Reasoned Action (TRA) yang dispesialisasikan untuk memodelkan penerimaan pemakai . ser acceptanc. terhadap sistem inforA Tujuan TAM di antaranya yaitu untuk menjelaskan faktor peAnenAtu penerimaan teknologi berbasis informasi secara general serta menjelaskan tingkah laku pemakai akhir . nd-use. teknologi informasi deAngan variasi yang cukup luas serta populasi pemakai. Secara ideal sebuah model merupakan pemakai. Suatu model seyogianya merupakan prediksi, dibarengi dengan penjelasan, sehingga dapat mengidentifikaAsi mengapa sistem tertentu mungkin tidak dapat diterima, sehingga diAperlukan mengambil langkah revisi dalam rangka mengambil langkah perbaikan, untuk mengatasinya. Pada akhirnya, maksud dan tujuan TAM tak lain adalah untuk nyediakan dasar dalam rangka mengetahui pengaruh dari faktor ternal terhadap kepercayaan internal, sikap, dan niat. TAM diformuAlasikan untuk mencapai tujuan ini melalui pengidentifikasian seA jumAlah kecil variabel pokok, yang didapatkan dari penelitian sebelumA nya terhadap teori maupun faktor penentu dari penerimaan tekAnologi, serta menerapkan TRA sebagai latar belakang teoretis dalam memoAdelA kan relasi antara-variabel. Konstruksi asli TAM sendiri yang dirumuskan oleh Davis . , adalah persepsi kegunaan . erceived useAfulnes. , persepsi kemudahan pemakaian . erceived ease of us. , sikap . , niat perilaku . ehavioral intentio. , penggunaan sebenarnya . ctual us. dan ditambahkan beberapa perspektif eksternal yaitu, pengalaman . xA perienc. serta kerumitan . TAM adalah suatu model yang cukup lengkap dan pernah diaplikasikan manakala ingin menelaah meA ngenai proses transisi pembayaran tiket pengguna bus Transjakarta dari hard cash dengan menggunakan uang elektronik . -mone. Sejak perAtama kali diperkenalkan pengunaannya kepada para pengguna TransAjakarta pada tahun 2014 (Andi Muttya Keteng 2. Penelitian ini menggunakan teori TAM untuk menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi konsumen untuk menggunakan atau mengadopsi metode pembayaran e-wallet. Banyak model telah digunakan dalam penelitian sebeAlumAnya tentang perilaku konsumen dalam mengA gunakan teknologi baru. Di antaraAnya. TAM (Technology Acceptance MoA de. muncul sebagai model yang paling berpengaruh daripada model yang lain seperti Theory of Reasoned Action. Theory of Planned Behavior, dan Unified Theory of Acceptance and Use Technology (Davis, 1. Di sisi yang lain. Liu dan Tai . menjelaskan bahwa ada tiga variabel yang mempengaruhi niat konsumen untuk menerapkan teknologi baru, yaitu ease to use, usefulness . obility, convenience, compatibility, knowledge, trust, ris. , safe to use . rust, ris. Tiga variabel yang diusulkan juga meAruApakan faktor utama untuk mengukur sikap konAsumen terhadap tekAnologi baru. Tiga variabel di atas dijabarkan lebih terperinci menjadi sembilan variabel. Menurut Lai . untuk menjelaskan permasalahan penerimaan teknologi baru, maka digunakan TAM sebagai teori dasar. Oleh karena itu. TAM dianggap sebagai moA del yang berguna untuk mempelajaA reaksi dan perilaku konsumen ketika produk baru diluncurkan. TAM merupakan pengembangan dari TRA (Theory of Reasoned Actio. yang pada mulanya dikembangkan oleh Azjen. Dalam penelitian ini konsumen mengguAnaAkan layanan third party payment tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, naAmun juga lebih memperhatikan pengalaman selama proses konsumsi (Fishbein & Ajzen, 1. Technology Acceptance Model (TAM) dan tinjauan literatur di atas, memiliki model penelitian awal yang diusulkan mencaA kup sembilan faktor yang bedampak pada niat konsumen untuk menggunakan third parA ty payment melalui mobile dan faktor-faktor ini secara signifikan berAkaitan dengan niat konsumen seperti mobilitas, kenyamanan, kompatibilitas, pengetahuan pembaAyarAan, kemudahan penggunaan, keguAnan, risiko. JBB 10, 1 Analisis Pemilihan kepercayaan, dan keamanan saat diguAnaAkan (Liu & Tai 2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Dompet Digital . -walAle. Menurut Liu dan Tai . berbagai faktor yang mempengaruhi konsumen daAlam penggunaan e-wallet yang berdasarkan teori TAM yang meliputi ease to use dan usefulness . obility, convenience, compatibility, knowA ledge, trust, ris. dan safe to use . rust and ris. , sebagai berikut: Mobility. Mobilitas adalah penentu yang digunakan untuk menguAkur tingkat seorang individu merasakan manfaat yang diterima dalam konteks waktu, ruang, dan akses layanan. Metode pembayaran e-wallet yang lebih flekAAsibel untuk diAguAnaAkan terlepas dari waktu, ruang dan sangat sesuai deAngan gaya hidup mobile dan akAtif saat ini. Bisnis saat ini sudah berkembang sesuai dengan jaman. TransakAsi berAbelanja dapat dilakukan secara online melalui jaringan internet. Dengan pemAbaAyaran e-wallet, maka layanan dapat memungkinkan pengAguna untuk mengAakses inforAmasi untuk menyeAleAsaiAkan proseA dur pembayaran secara akurat dan efekAtif di lokasi mana pun, terlepas dari penghitungan waktu Convenience. Kenyamanan adalah kemudahan dan kenyamanan pengAA gunaan serta pencapaian manfaat melalui penggunaan yang didorong dari portabilitas dan akAsesiAbilitas langsung. Kenyamanan layanan ponsel sebagai pendukung third party payment didefinisikan sebagai kelincahan, aksesibilitas dan ketersediaan, dan flekAsiAbilitas waktu dan ruang. Compatibility. Kesesuaian didefinisikan sebagai keselarasan . entang pendapat dan paha. dan efektivitas operasional dari layanan baru dibandingkan dengan niAlai-nilai tradisional dari layanan yang ada. kesesuaian adalah kombinasi nilai-nilai inovatif, potensial, dan terA sedia, itu juga merupakan integrasi operasi yang efektif dari tekAnoA logi baru untuk meningkatkan kinerja pekerjaan. Faktor inovasi deA ngan layanan pembayaran menggunakan seluler yang sesuai deAngan kebutuhan dan gaya hidup konsumen, sehingga dapat meAningAkatkan kesadaran akan manfaat bagi konsuAmen saat mengAguAnaAkan layanan Knowledge. Pengetahuan membantu konsumen untuk melakukan trankAsaksi jual beli produk atau layanan dengan mudah. PengetaA huAan layanan dapat memabantu konsuAmen mengidentifikasi inovasi dan keinginan dari tekAnoAlogi baru, sehingga meneArapAkan layanan leA bih cepat dan lebih mudah. DeAngan konAsumen mengetahui tentang sistem tersebut, maka konsumen daApat mengAidentifikasi baAgaiAmana kinerja yang diAlakukan dari pembayaran e-wallet, apa manfaat yang didapat dan mengapa produk atau layanan itu penting bagi mereka Trust. Kepercayaan didefinisikan sebagai kesediaan untuk mengAguA nakan layanan baru dengan rasa nyaman, aman, dan menerima risiko. Kepercayaan adalah keseA diaan individu untuk mengambil risiko agar kebutuhan mereka terpenuhi. KeperAcayaan pada kemampuan teknologi seluler yang dapat meA rangi risiko transaksi dan kepercayaan tentang penyedia layanan akan meA nuhi harapan Kepercayaan pada sistem pembayaran e-wallet akan mema bantu mengurangi kebuA an untuk memahami, mengendalikan, dan memantau kegiatan pengguna, sehingAga memungkinkan pengA guna untuk menggunakan layanan dengan mudah dan efiAsien. Risk. Risiko menjadi hal yang sangat diperhatikan baik konsumen maupun bagi peAngembang layanan pembayaran e-wallet. Risiko iaAlah kurangnya keamanan selama proses pembayaran karena kesalahan tak terduga atau transaksi yang dilakukan tanApa kejujuran. Risiko yang berkemungkinan terjadi seperti hilangnya akun tersebut dengan diambil alih oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab yang mengaAkiAbatkan kerugian. Tanpa langkah-langkah yang tepat, transaksi yang salah dapat terA jadi yang mengakibatkan kerugian yang tidak diinginkan bagi pengguna. Model Penelitian Model penelitian ini (Gambar . disusun berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) yang meA hat variabel ease to use, usefulness dan safe to use. Terdapat enam variabel yang memApengaruhi pengguna dalam pemilihan penggunaan atau adopsi pembayaran e-wallet. Variabelvariabel yang diteliti berdasarkan Liu dan Tai . ialah mobility, convenience, compatibility, m-payAment knowledge, trust, dan risk. METODE PENELITIAN Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengguna aplikasi pembayaran DANA. Per April 2019. DANA telah mencapai kisaran lima belas juta pengguna aktif (Cindy Mutia Annur 2. Untuk populasi yang diketahui jumlahnya, maka jumlah sampel penelitian diAhitung deA ngan menggunakan rumus menurut Sugiyono . Dengan tingAkat margin of error 10% . , maka jumlah sampel yang akan diAambil adalah sebagai berikut: n = N/1 Na2 = 15. 000/1 15. 2 = 99. 99 sampel : Jumlah sampel : Jumlah pengguna aplikasi pembayaran DANA : Margin of error Hasil dari perhitungan di atas ialah 99,99 sampel yang dibulatkan menAjaAdi 100 sampel. Sampel penelitian difokuskan pada pengguna yang telah bertransaksi mengA gunakan akun DANA pribadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Gambar 1 Model Penelitian Sumber: Liu dan Tai, 2016 JBB 10, 1 Analisis Pemilihan Teknik Analisis Data Data yang telah dikumpulkan dengan instrumen angket kemudian diolah dan dianalisis dengan Program SPSS 17 for Windows. Analisis data ini berAA tujuan untuk menyajikan temuan empiris berupa data staAtisAtik deskriptif yang menajelaskan mengenai karakteristik responden khuAsusnya dalam huAbungannya deAngan variaAbel-variabel yang diguAnaAkan untuk menguji hipotesis peneAlitian (Augusty Ferdinand 2. Di samping itu, dilakukan analisis faktor digunakan untuk mengaA nalisis data dengan menggunakan meAAtoAde analisis faktor deskriptif. DeA ngan menggunakan analisis faktor ini, maka daApat diAketahui faktor apa yang paling berpengaruh bagi pengguna dalam pemilihAan pengguAnaAkan pembayaran e-wallet DANA. Analisis dilakukan deAngan mengeAlomApokAA kan tiap faktor berdasarkan niAlai rata-rata pengguna dalam fakAtor yang paAling berApengAaruh atau nilai tertinggi. SeAAtiap rata-rata nilai tertinggi dari inAdikator tiap faktor akan meAwakili faktor tersebut sebagai faktor yang berApengAaruh (Singgih Santoso 2. Untuk menganalisis data, digunakan metode analisis faktor konfirAmatori (ConAfirmaAtory Factor Analysi. Analisis faktor konfirmatori dimulai dengan penenAtuan jumlah faktor terlebih dahulu. Analisis faktor konfirmatori dimulai dengan angAgapan adanya teori yang sudah kuat untuk suatu konstruk atau model penelitian terAtentu (Singgih Santoso. Menurut Liu dan Tai . bahwa faktor mobility, convenienA ce, comapatAiAbility, m-payment knowledge, trust, risk meAmiliki pernyataan indikator yang sudah diAteliti, maka faktor konfimatori akan menguji data yang sekaArang dengan proses factorAing. Ini yang disebut keAgiatan konfirmasi terAhadap AoisiAo konstruk tersebut. Jika pernyataan indikaAtor dari faktor tersebut ternyata tidak sama dengan teori yang ada, maka dikaAtakan tiAdak semua indikator secara valid mengukur pemilihan pengA guAnan pembayaran e-wallet. Variabel dalam penelitian ini ialah faktor yang mempengaruhi pemilihan apliAkaAsi pembayaran DANA. Variabel yang diteliti ialah mobility, convenience, comApatiAbiAliAty, knowAledge, trust, risk. Pernyataan indikator dalam penelitian ini dikemAbangakan dan diamoAdifiA kasi berdasarkan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Liu dan Tai . ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Dalam sebuah penelitian deskripsi data digunakan untuk memberikan gamAbarAan data yang diteliti. Dengan adanya deskripsi data ini akan mempermudah pemAbaca unAtuk mengetahui paparan data dalam peneA litian secara lebih terperinci dan jeAlas (Sahid Raharjo, 2. Profil responden yang didapatkan dalam penelitian ini adalah beA ruApa profil jeAnis kelamin dan usia. Tabel 1 menunjukkan bahwa dalam penelitian ini terdapat responden peremApuan sebanyak 55 orang dan laki-laki sebanyak 45 orang, meski demikian hal ini tidak menunjukkan bahwa pengguna DANA mayoritas adalah kaum perempuan. Tabel 2 menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 30Ae39 tahun denAgan jumlah 61 orang. Pada dua kategori usia lainAnya memiAliki jumlah responden yang berimbang dan kategori usia di bawah 20 tahun tidak ada responden yang sesuai deAngan kriteria yaitu pengguna aplikasi DAANA. MeskiApun demikian hal ini tidak meAnunjukkan bahwa tidak ada JBB 10, 1 Tabel 1 Jenis Kelamin Responden Jenis Kelamin Frekuensi Persentase Laki-laki Perempuan Total Sumber: Data Diolah Tabel 2 Usia Responden Usia Frekuensi Persentase 20Ae29 tahun 30Ae39 tahun > 40 tahun Total Sumber: Data Diolah pengguna DANA pada usia di bawah 20 tahun dan pengAguna terbanyak yang berusia 30Ae39 tahun. Analisis Deskriptif Mean Variabel yang Merupakan Faktor yang MempengaAruhi Pemilihan Aplikasi DANA Analisis deskriptif mean dalam penelitian ini merupakan analisis mean dari seluruh varibel yang diduga merupakan faktor penyebab pengAguA nan DANA sebaAgai salah satu aplikasi pembayaran dalam melakukan transaksi pembayaran resAponden. Dari seluruh variabel yang dikemukakan pada Lampiran 1, menunjukkan tiga variaA bel tertinggi dengan nilai 4,54, 4,61 dan 4,69 dengan pernyataan AuMenurut saya, pembaAyarAan mengAgunakan DANA sangat sesuai dengan layanan pembayaran saat iniAy (COM. AuMenurut saya. DANA merupakan bentuk inovasi dalam transaksi pemAAbaAyarAanAy (K. , dan nilai tertinggi AuMenurut saya, saya memiliki cuAkup pengeAtaA huan unAtuk bertransaksi menggunakan DANAAy (K. Dari tiga nilai mean tertingAgi ini meAnunAjukAkan bahwa responden merasa peggunaan aplikasi DANA sesuai deAngan layanan pembayaran saat ini yang mudah, praktis dan mengikuti jaman. ResAponden merasa bahwa aplikasi pembayaran DANA ialah salah satu aplikasi yang berA inovasi dalam bertransaksi. variabel yang memiliki nilai mean tertinggi menunAjukAkan bahAAwa responAden memiliki pengetahuan tentang bertransaksi mengA gunakan aplikaA si DANA yang menA jadi salah satu variabel yang mempengaruhi pengguna daAlam memilih dan mengAguA nakan aplikasi pembayaran DAANA. Variabel dengan nilai mean terendah terdapat pada variabel deA ngan pernyatan AuMenurut saya, saya mengetahui kinerja DANA dalam transaksi keuanganAy. Hal ini menunjukkan bahwa responden tidak memahami kinerja transaksi keuangan yang dimiliki oleh DANA. Hal ini dapat disebabkan karena pengetahuan terkait kianerAja transaksi keuangan dari aplikasi pembayaran tidak diketahui secara umum. Analisis Pemilihan Tabel 4 KMO dan BartlettAos Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling AdequaAcy 0,919 BartlettAos Test of Sphericity Approx. Chi-Square 1,315E3 Sig. 0,000 Sumber: Data Diolah Tabel 5 Measure of Sampling Adequency (MSA) Faktor Nilai MSA Keterangan 0,950 Bisa Dilanjutkan 0,951 Bisa Dilanjutkan 0,946 Bisa Dilanjutkan CON1 0,949 Bisa Dilanjutkan CON2 0,918 Bisa Dilanjutkan CON3 0,965 Bisa Dilanjutkan COM1 0,938 Bisa Dilanjutkan COM2 0,832 Bisa Dilanjutkan 0,974 Bisa Dilanjutkan 0,886 Bisa Dilanjutkan 0,893 Bisa Dilanjutkan 0,827 Bisa Dilanjutkan 0,928 Bisa Dilanjutkan 0,908 Bisa Dilanjutkan 0,950 Bisa Dilanjutkan 0,926 Bisa Dilanjutkan 0,866 Bisa Dilanjutkan 0,867 Bisa Dilanjutkan Sumber: Data Diolah Analisis Faktor Sebagaimana dalam lampiran 1, terdapat 18 pernyataan indikator dalam penelitian ini yang kemudian dilakukan analisis faktor dengan mengA gunakan software SPSS. Tujuan analisis faktor ini adalah data summaryA zaAtion, yaitu mengidentifikasi adanya hubungan antar variabel dengn kan uji korelasi dan data reduction, yaitu setelah melakukan korelasi kemudian dilaAkuAkan proAses membuat sebuah variabel set baru yang dinamakan faktor untuk mengagantikan seAjumAlah variabel tertentu. Untuk itu dilakukan beberapa langkah, sebagai berikut: Uji Kaiser Meyer Olkin (KMO) dan BartlettAos Test of Sphericity Uji KMO and BartlettAos Test digunakan untuk uji awal apakah data yang ada dapat diurai menjadi sejumlah faktor (Singgih Santoso, 2. Berikut hasil uji KMO and BartlettAos Test yang ada pada Tabel 4. Angka KMO and BartlettAos test adalah 0,919 dengan signifikansi 0,0000. karena angka tersebut sudah di atas 0,5 dan signifikansi jauh dibawah 0,05 . ,000 < 0,. , maka variabel dan sampel yang ada sudah bisa dianalisis dengan analisis faktor. Tabel 6 Communalities Initial Extraction 1,000 0,689 1,000 0,699 1,000 0,652 CON1 1,000 0,635 CON2 1,000 0,718 CON3 1,000 0,666 COM1 1,000 0,706 COM2 1,000 0,588 1,000 0,556 1,000 0,745 1,000 0,646 1,000 0,815 1,000 0,766 1,000 0,763 1,000 0,563 1,000 0,647 1,000 0,645 1,000 0,680 Sumber: Data Diolah Uji Measure of Sampling Adequency (MSA) Uji MSA dilakukan untuk mengetahui variabel mana yang harus dikeA luarAkan dari penelitian dan variabel manakah yang dapat lebih lanjut Dari hasil uji MSA pada Tabel 5 dapat dilihat semua variabel memiliki nilai MSA > 0,5 yang berarti bahwa variabel tersebut bisa diprediksi dan bisa diAanaAliAsis leAbih lanjut. Output Communalities Output communalities ini menunjukkan nilai variabel apakah mampu untuk menjelaskan faktor atau tidak. Pada dasarnya adalah jumlah varians . isa dalam perAsentaAs. dari suatu variabel mula-mula yang bisa dijelaskan oleh faktor yang ada. Hasil nilai output communalities pada Tabel 6 menunjukkan bahwa seluruh variabel meAmiAAliki nilai extraction > 0,50 yang dianggap mampu menjelaskan faktor (Sahid Raharjo, 2. Dapat disimpulkan bahwa semua faktor dapat dipakai dan dapat diAA lanjutkan dengan tahapan mereduksi faktor. Total Variance Explained Total variance explained menunjukkan nilai dari masing-masing variabel yang diAanalisis. Menurut Sahid Raharjo . bagian Initial Eigenvalues menunjukkan faktor yang terbentuk. Pada bagian ExAtractAion Sums of Squared Loadings menunjukkan jumA lah variasi atau banyaknya faktor yang dapat terbentuk, hasil output pada Tabel 7 terdapat tiga variasi faktor, yaitu 9,824. 1,243 dan 1,111. JBB 10, 1 Analisis Pemilihan Tabel 7 Total Variance Explained Component Total Initial Eigenvalues Total ExAtractAion Sums of Squared Loadings 9,824 9,824 1,243 1,243 1,111 1,111 0,870 0,728 0,605 0,529 0,461 0,430 0,421 0,361 0,287 0,265 0,248 0,233 0,182 0,128 0,075 Sumber: Data Diolah Component Matrix Component matrix ini menunjukkan nilai korelasi atau hubungan antara masing-masing variabel dengan faktor yang akan terbentuk. Diketahui bahwa tiga faktor adalah jumlah yang paling optimal, pada Tabel 8 menunjukkan distribusi kedelapanbelas variabel tersebut ada tiga faktor yang terbenAtuk. Angka-angka yang ada pada tabel tersebut adalah factor loadings, yang menunAjukAkan besar korelasi antara suatu variabel dengan faktor 1, faktor 2 dan faktor 3. ProAses penentuan variabel mana akan masuk ke faktor mana dengan melakukan perbanAdingAan besar korelasi (Singgih Santoso, 2. Rotated Component Matrix Component matrix hasil dari proses rotasi (Rotated Component Matri. memAAperlihatkan distribusi variabel yang lebih jelas dan nyata (Singgih Santoso, 2. BerAik A ut hasil dari rotated component matrix pada Tabel 9. Dari Tabel 8 semua variabel telah direduksi menAjadi tiga faktor (Sahid Raharjo, 2. , yaitu: A Faktor 1 adalah pernyataan M1. M2. M3. CON1. CON2. CON3. K1. K3 T1. T2. T3. R1. R2, dan R3. Hal ini dapat dilihat dari nilai korelasi tiap variabel terhadap faktor yang terbentuk adalah nilai yang tertinggi dibandingkan dengan kedua fakator besar lainnya. A Faktor 2 adalah pernyataan COM1 dan COM2. Hal ini dapat dilihat dari nilai koAreAlasi tiap variabel terhadap faktor yang terbentuk adalah nilai yang tertinggi dibandingkan dengan kedua faktor besar lainnya. A Faktor 3 adalah pernyataan K2 dan K4. Hal ini dapat dilihat dari nilai korelasi tiap variabel terhadap faktor yang terbentuk adalah nilai yang tertinggi dibanAdingAkan dengan kedua faktor besar lainnya. Pembahasan Menurut Liu dan Tai . faktor yang mempengaruhi pengguna daA lam penggA unaan aplikasi pembayaran yang berdasarkan teori TAM yang meliputi ease to use dan usefulness . obility, convenience, compatibility, knowledge, trust, ris. dan safe to use . rust and ris. Dari hasil analiA sis di atas menunjukkan bahwa dari delapan belas komponen, deAngan menggunakan proses factoring bisa direduksi menjadi tiga faktor. DeA ngan ini diperoleh tiga faktor utama yang mempengaruhi pengguna dalam mengAgunaAkan DANA. Faktor 1 terbentuk dari gabungan beberapa variabel meliputi AuPemA bayaran DAANA tidak tergantung waktuAy. AuPembayaran DAANA tidak tergantung tempatAy. AuPembayaran DAANA dapat dilakukan kapanApunAy. AuPembayaran DAANA nyaAman karena pengguna selalu membawa ponselAy. AuPembayaran DAANA nyaman karena dapat digunakan dalam konAdisi apa punAy. AuPembayaran DAANA nyaman karena layanan pembayaran e-wallet tidak ruAmitAy. AuPembayaran DAANA meAtode pemAbayaran yang efektifAy. AuPembayaran DAA NA memberikan layanan keuangA an yang akuA sesuai dengan nilai tranAsaksi actualAy. AuPembayaran DAANA memberikan layanan sistem keuangan yang proAfesional . idak sering terjadi error dari Tabel 8 Component Matrix Component 0,794 -0,152 -0,190 0,826 -0,084 0,095 0,763 -0,225 -0,140 CON1 0,768 -0,211 -0,022 CON2 0,812 -0,228 -0,080 CON3 0,784 -0,159 -0,162 COM1 0,777 -0,102 -0,304 COM2 0,576 0,287 -0,416 0,743 0,000 0,060 0,593 0,605 0,166 -0,507 -0,091 0,616 0,559 0,708 -0,045 0,817 0,031 0,314 0,818 -0,067 0,300 0,733 0,134 0,089 0,763 0,111 0,227 0,764 -0,100 0,226 0,787 -0,164 0,185 Sumber: Data Diolah JBB 10, 1 Analisis Pemilihan aplikas. Ay. AuPembayaran DAANA memberikan layanan keuangAan yang aman daAlam pengAgunan aplikasiAy. AuPembaAyaran DAANA tidak terdapat risiko orang lain mengetahui transaksi pengAgunaAy. AuPembayaran DAANA tidak terdapat risiko, dan tidak terdapat risiko kehilangan akunAy. Dari variaAbel yang telah diuraikan, maAka akan memberikan nama convenience untuk faktor perAtama. Faktor 2 terbentuk dari variabel yang merupakan variabel dari fakA tor comApaAtiAAbiAlity yang ditemukan oleh Liu dan Tai . , yaitu: AuPemA bayaran mengAguAnakan DANA sangat sesuai dengan perAkemAbaAngan tekA nologiAy dan AuPembayaran mengAguAnakan DANA sangat sesuai deAngan laAyanAan pembayaran saat iniAy, sehingga diberikan nama comApatiAbility. Dalam hal ini faktor kedua menjelaskan bahwa DANA diApanAdang seA bagai aplikasi yang sangat sesuai dengan perkembangan tekAnoAlogi saat Faktor 3 terbentuk dari variabel yang merupakan variabel dari fakA tor knowAledge yang ditemukan oleh Liu dan Tai . , yaitu: AuSaya meA miliki cukup pengetahuan untuk bertransaksi mengagunakan DANAAy dan AuDANA merupakan bentuk inovasi dalam transaksi pembaA yarAA anAy, sehingga diberikan nama knowAledge. Dalam hal ini faktor ketiga menjelaskan bahwa DANA dipandang sebagai aplikasi yang diAketaAhui dan dikenal oleh pengguna. Dalam faktor ini dapat dikeAtahui bahwa pengguna memiliki cukup pengetahuan untuk bertransaksi menggunaA kan DANA dan DANA diApanAAdang sebagai bentuk inovasi dalam tranA saksi pembaAyarAan. Tabel 9 Rotated Component Matrix Component 0,625 0,533 0,118 0,746 0,292 0,238 0,650 0,476 0,048 CON1 0,699 0,373 0,081 CON2 0,717 0,445 0,073 CON3 0,632 0,504 0,112 COM1 0,543 0,626 0,139 COM2 0,179 0,625 0,406 0,631 0,284 0,279 0,313 0,106 0,797 -0,115 -0,777 -0,168 0,155 0,277 0,845 0,786 0,090 0,375 0,819 0,105 0,284 0,581 0,250 0,404 0,674 0,141 0,415 0,758 0,148 0,222 0,784 0,196 0,165 Sumber: Data Diolah Dari analisis deskriptif profil responden yang menunjukkan bahwa jumlah resA den perempuan lebih banyak dibandingkan dengan responden laki-laki daA lam pengA gunaan aplikasi pembayaran DANA. Dari data yang didapat, profil dari pengguna aplikasi pembayaran DANA menunjukkan jumlah responden terbanyak pada usia 30Ae39 Pada usia lebih dari 40 tahun mencapai jumlah responden terA banyak kedua dengan 22 responden dan rentang usia 20Ae29 taAhun meA miliki jumAlah 17 responden. Dalam penelitian ini ditemukan ada dua responden dengan usia diAbawah 20 tahun dan mereka tidak mengAguA nakan aplikasi pembayaran DANA sebaAgai alat pembayaran sehingAga mereka tidak dihitung dalam responden penelitian ini. Meski demiAkian hal ini tidak bisa menunjukkan bahwa mayoritas pengguna DAANA ialah kaum perempuan usia 30Ae39 tahun. Dari data deskriptif mean variabel yang merupakan faktor memA peAngaruhi pemiAlihan aplikasi DANA yang memiliki nilai tertinggi ada pada variabel knowAledge deAngan pernyataan AuSaya memiliki cukup peA ngeAtahuan untuk bertranAsaksi menggunakan DANAAy. Dari pernyataan mean yang tertinggi ini meAnunjukkan bahwa faktor yang mempeAngaAruhi respon dalam pemilihan aplikasi pemAbayaran DANA ialah pengetahuan akan bertransaksi menggunakan DANA. ResponAden merasa bahAAwa ia dapat menggunakan aplikasi pembayaran tersebut. SIMPULAN. IMPLIKASI. SARAN.