ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air sebagai Dasar Evaluasi Perencanaan Sistem Pengolahan Air Bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Analysis of Water Needs and Its Availability as a Basis for Evaluation of Clean Water Treatment System Planning in Bumi Citra Lestari Housing. North Cikarang District. Bekasi Regency Abdur Rosyid Firdaus 1*). Rukmini Aliman2. Nasirudin2 1 Department of Human Capital Management. P T Sarana Komunikasi Data. Kabupaten Bekasi. Indonesia 2 P rogram Studi Magister Teknik Lingkungan. Fakultas P ascasarjana. Institut Teknologi Yogyakarta . Yogyakarta. Indonesia *) Corresponding Article history: Received: 22 March 2025 Revised: 1 July 2025 Accepted: 30 July 2025 Kata kunci: Kebutuhan air bersih Ketersediaan air bersih Penyediaan air Strategi pengelolaan air author: rosyid691@gmail. ABSTRAK Air merupakan materi esensial dalam kehidupan dengan banyak manfaat di dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan yang berbeda tergantung pada lokasi dan tingkat kehidupan. Kabupaten Bekasi mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup pesat seiring dengan perkembangan kota, sehingga berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih. Penelitian ini menganalisis perkembangan populasi lima tahun terakhir, 2018 Ae 2023, dari Desa Waluya. Kecamatan Cikarang Utara. Kabupaten Bekasi, dengan tujuan menganalisis pasokan dan kebutuhan air bersih hingga tahun 2029. Hasil analisis menunjukan bahwa pasokan air bersih yang disalurkan dari PT Bangkit Jaya Anugrah hanya mampu memenuhi kebutuhan hingga tahun 2024, sementara kebutuhan di masa mendatang diperkirakan mengalami defisit sebesar 6,5 liter/detik hingga Konsumsi air perkapita di perumahan ini masih di bawah standar yang ditetapkan oleh pemerintah maupun standar perumahan lainnya, tetapi dipastikan akan mengalami peningkatan di kemudian hari. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, disarankan penambahan pasokan produksi air bersih serta perawatan sistem perpipaan agar kebocoran dapat Selain itu, penggunaan bak tampungan seperti tandon atau toren diharapkan dapat memastikan ketersediaan air bersih, khususnya selama jam puncak. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pengolahan air bersih. ABSTRACT Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Keywords: Clean water needs Clean water availability Water provision Clean water management Water is an essensial material for life and its use for daily needs varies depending on location and standard of living. Bekasi Regency has experienced significant population growth alongside urban development, which has led to an increased demand for clean water. This study analysed population data from the past five years, from 2018 to 2023 from Waluya Village. North Cikarang District. Bekasi Regency. The purpose of this research is to predict the demand for clean water in 2029. The results showed that clean water demand in Bumi Citra Lestari Real Estate was estimated to only be able to meet the needs until 2024. In 2029 it is estimated that there would be a shortage of clean water supply averaging 6. 5 litres/second. Per capita water consumption in this real estate was still below the standards set by the government and other housing standards, but would certainly increase in the future. To meet this demand, it is recommended to increase the supply of raw clean water to the facility and maintain the piping system so that leakage can be minimised. In addition, the use of reservoirs such as reservoirs or AutorenAy is expected to ensure the availability of clean water, especially during peak hours. The findings of this study were expected to serve as a basis for future water treatment policy making. PENDAHULUAN Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah yang terdapat di Provinsi Jawa Barat dan menjadi salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di provinsi Jawa Barat. Saat ini Kabupaten Bekasi berkembang menjadi tempat tinggal kaum urban dan sentra industri. Jumlah penduduk Kabupaten Bekasi mencapai 3. jiwa dan Kecamatan Cikarang Utara pada tahun 2023 menjadi kecamatan terpadat keempat dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi dengan jumlah penduduk sebanyak 800 . ,98%). Kepadatan penduduk di daerah ini tidak diimbangi dengan ketersediaan air bersih yang tinggi. Hingga tahun 2024. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi baru mampu memenuhi 35% kebutuhan air minum masyarakat Kabupaten Bekasi (Bekasi Dalam Angka, 2. Cakupan kebutuhan air ditentukan dari dasar ketersediaan air baik dari segi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas (Sumpala, 2. Standar kebutuhan air bersih domestik dipergunakan untuk menghitung kebutuhan air bersih di tempat hunian pribadi seperti untuk mandi, masak, cuci dan sanitasi (Evayanti, 2. Standar Kebutuhan Air Bersih Non Domestik merupakan standar kebutuhan air bersih di luar air bersih domestik untuk keperluan hunian pribadi. Pemakaian air bersih non domestik digolongkan menjadi 2 . yaitu penggunaan untuk kebutuhan komersial atau industri dan penggunaan untuk kebutuhan fasilitas umum seperti gedung pemerintah, rumah sakit, sekolah, dan rumah ibadah (Basri, 2. Perumahan Bumi Citra Lestari adalah salah satu perumahan yang cukup padat di Kabupaten Bekasi. Salah satu permasalahan pasokan air bersih ke perumahan ini adalah masih belum tercukupi kebutuhan air bersih sehingga mengganggu aktivitas pemukim perumahan ini. Menurut Putra. Dewi, dan Busono . , kondisi seperti ini sering terjadi di perumahan klaster dan menjadi tangangan tersendir i bagi Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 pengembang . Pada permasalahan ini, penduduk perumahan terpaksa membeli air bersih tambahan untuk memasak karena kualitas dan kuantitas yang ada belum baik. Sebagian besar masyarakat juga mengusahakan air bersih dengan membuat sumur sendiri terutama selama musim kemarau (Bisri & Saves. Pasokan air melalui PDAM dan Pamsimas masih belum mencukupi karena seringnya terjadi masalah distribusi air, kualitas, dan kuantitas air bersih dihasilkan (Kurniawan et al. , 2. Tujuan penelitian ini untuk memprediksikan kebutuhan air bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari hingga 2029. METODOLOGI Lokasi Penelitian Pelaksanaan penelitian dilakukan pada Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya. Kecamatan Cikarang Utara. Kabupaten Bekasi. Provinsi Jawa Barat, pada koordinat 6A27Ao07,94AoAoU dan 107A18Ao44,59AoAoT. Perumahan ini terdiri dari 6. 336 rumah dan mulai dibangun dan ditempati mulai tahun 2003 dan terus berkembang sampai dengan saat Luas kawasan perumahan ini adalah sekitar 200 ha dan berpotensi untuk terus berkembang hingga tahun 2040. Rata-rata kebutuhan lahan untuk membangun 1 . unit rumah adalah 60 m2. Gambar 1. Peta Objek Penelitian Posisi unit pengolahan air bersih PT. Bangkit Jaya Anugrah yang memasok air bersih pada Perumahan Bumi Citra Lestari dapat dilihat pada Gambar 2. Di dalam memproduksi air bersih. PT. Bangkit Jaya Anugrah menggunakan bahan baku air sungai di sekitarnya. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Gambar 2. Posisi Pengolahan Air Minum PT Bangkit Jaya Anugrah Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data secara deskriptif-kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisa kebutuhan air bersih dan ketersediaan air bersih di lokasi penelitian untuk 5 . tahun kedepan pada kebutuhan dan ketersediaan air bersih di tahun 2024 - 2029. Sumber data sekunder penelitian didapatkan dari pemerintah Desa Waluya dan PT Bangkit Jaya Anugrah sebagai perusahaan pengolahan air bersih seperti di dalam Tabel 1. Tabel 1. Sumber Data dan Data Sekunder Penelitian Pemerintah Desa Waluya PT Bangkit Jaya Anugrah Data jumlah penduduk tahun 2019-2023 Peta sumber air baku Data fasilitas umum tahun 2019-2023 Data jumlah sambungan langsung aktif tahun Data jumlah penggunaan air tahun 2019-2023 Data jumlah produksi air tahun 2019-2023 Pengolahan Data Pengolahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode geometrik karena metode ini yang paling mendekati untuk memperkirakan jumlah penduduk di masa mendatang (Marta et al. , 2. Untuk keperluan proyeksi penduduk, metode ini digunakan bila data menunjukkan peningkatan yang pesat dari waktu ke waktu (Nofrizal & Saputra, 2. Rumus untuk menghitung proyeksi jumplah penduduk adalah sebagai berikut: Pn = Pt . Keterangan: Pn = Jumlah penduduk pada n tahun r = Rasio kenaikan penduduk rata-rata Pt = Jumlah penduduk pada akhir data. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 = jumlah penduduk pada awal tahun data. n = jumlah tahun proyeksi. t = Interval waktu tahun data . Pemenuhan kebutuhan air bersih dalam memproyeksikan jumlah air bersih akan diperhitungkan berdasarkan kriteria Perencanaan Dirjen Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dengan masing-masing kategori (Dirjen Cipta Karya, 2. Kebutuhan air bersih menggunakan metode perhitungan dapat diklasifikasikan untuk jumlah kebutuhan terhadap domestik/rumah tangga, non domestik/fasilitas umum, kebutuhan air bersih total, yang mana kebutuhan tersebut akan ditambahkan 20% faktor kehilangan air (Djana, 2. Menurut penelitian Lasi . untuk menghitung kebutuhan air bersih menggunakan metode rumus berdasarkan SNI 19-6728. tentang penyusunan neraca kebutuhan air bersih dengan cara mengalikan jumlah penduduk dengan kebutuhan air liter/orang/hari sebagai berikut : Qmd = Pn Qt = Qmd 20% . Keterangan: Qmd = kebutuhan air bersih. Pn = jumlah penduduk tahun n. q = kebutuhan air perorang/hari. fmd = faktor hari maksimum . ,15 Ae 1,. Qt = kebutuhan air total. 20% = faktor kehilangan air Kerangka Alur Penelitian Penelitian ini mengumpulkan data sekunder dan data primer untuk kemudian diolah dan dievaluasi. Selengkapnya alur penelitian ini dapat dilihat di dalam Gambar 2. Gambar 3 Kerangka Alir Penelitian Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Data Penduduk Berdasarkan data jumlah penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya didapatkan data jumlah penduduk dan pertumbuhannya selama 5 . tahun terakhir dapat diperhatikan dalam Tabel 2. Tabel 2. Data Penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari Jumlah Pertambahan Tahun Jiwa Jiwa 594 NA -0,1 -0,2 2023* 6. 835 10,4 Jumlah 57,5 0,3% Sumber: Data Pemerintah Desa Waluya . Keterangan: * data ini tidak dimasukkan di dalam perhitungan karena anomali yang disebabkan oleh penyesuaian internal data desa. Proyeksi jumlah penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari 5 . tahun kedepan tahun 2025 - 2029, dianalisis dengan menggunakan metode geometri . Prosentase perkembangan populasi ini menggunakan data perkembangan populasi tahun 2018 Ae 2023 seperti di dalam Tabel 2. Dari proyeksi tersebut, kemudian dihitung jumlah kebutuhan air bersih Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya dari sektor domestik dan non domestik berdasarkan kriteria perencanaan air minum Dirjen Cipta Karya tahun 2000. Hasil perhitungan pertumbuhan penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya pada tahun 2024 sampai dengan 2029 dengan menggungkan rumus . dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil Perhitungan Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari Tahun Jumlah (Jiw. Keterangan: n = tahun ke Berdasarkan hasil analisis di atas diperoleh jumlah penduduk perumahan Bumi Citra Lestari akan sebanyak 22. 274 jiwa pada tahun 2029 dan jumlah rumah di dalam perumahan Bumi Citra Lestari adalah sekitar 5. 568 unit berdasarkan asumsi 1 keluarga terdiri atas 4 orang sesuai dengan yang diatur dalam SNI 03-1733-2004 dengan rumah sederhana luas antara 32,01 m2 Ae 36,0 m2 (Suryo, 2. Dengan demikian perumahan Bumi Citra Lestari pada tahun 2025 akan bergeser kelas menjadi Kota Kecil karena Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 jumlah penduduk di atas >20. 000 jiwa (Dirjen Cipta Karya, 2. Perubahan kelas ini mengakibatkan perubahan kriteria kebutuhan air bersih (Tabel . Tabel 4. Kriteria Kebutuhan Air Bersih Kota Berdasarkan Jumlah Penduduk Kategori Kota Berdasarkan Jumlah Jiwa Uraian Kota Metro Kota Besar Kota S edang Kota Kecil Desa 000 s/d 000 s/d 000 s/d > 1. Konsumsi Unit S ambungan Rumah (S R) L/O/H Konsumsi Unit Hidran Umum (HU) L/O/H Konsumsi Unit Non Domestik L/O/H (%) Kehilangan Air (%) Hari Maksimum (F. Jam Puncak (F. Jumlah Jiwa Per S R Jumlah Jiwa Per HU Jam Operasi Volume Reservoir (%) S R : HR 50:50 s/d 80:20 80:20 70:30 70:30 Cakupan Pelayanan (%) 50:50 s/d 80:20 Sumber : Direktorat Jendral Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum . Analisis Data Pelayanan Berdasarkan jumlah penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya data pelayanan air bersih yang didapatkan data pelanggan resmi dari unit pelayanan perusahaan air bersih PT Bangkit Jaya Anugrah disajikan pada Tabel 5. Tabel 5. Data Pelayanan Air Bersih Jumlah Rumah Pertambahan Tahun Jumlah Layanan (KK) Layanan (KK) Rerata Sumber : Data Pelayanan PT Bangkit Jaya Anugrah . 0,03 0,04 0,04 0,07 0,02 0,04 Hasil perhitungan pertumbuhan pelayanan air bersih pada penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya pada tahun 2024 sampai dengan 2029 dengan menggunakan rumus . dapat dilihat pada Tabel 6. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Tabel 6. Hasil Proyeksi Pertumbuhan Pelayanan Air Bersih Perumahan Bumi Citra Lestari Tahun Jumlah (P. Keterangan: n = tahun ke. Pt = sambungan air bersih ke rumah Hasil analisis di atas diperoleh jumlah pelayanan air bersih pada penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya pada tahun 2029 mengalami peningkatan 710 pelayanan sambungan air bersih. Analisis Kebutuhan Air Domestik Prediksi kebutuhan air bersih domestik pada tahun 2029 dihitung dengan mengacu pada hasil proyeksi pertambahan masing-masing jenis pelanggan, perhitungan tersebut dihitung sesuai dengan asumsi setiap perubahan data dianggap selalu positif dikarenakan kebutuhan air bersih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari Ae hari (Bisri & Saves, 2. Hasil perhitungan proyeksi dapat dianalisis bahwa proyeksi kebutuhan air bersih Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya pada tahun 2029 sebesar 25,8 liter/detik, kebutuhan harian maksimum sebesar 38,7 liter/detik dan debit jam puncak sebesar 58,0 liter/detik (Tabel . Tabel 7. Rekapitulasi Prediksi Kebutuhan Air Bersih Penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari . iter/deti. Kebutuhan Proyeksi Jumlah Kebutuhan Air Debit Jam Tahun Harian Penduduk Bersih (P. Puncak (F. Maksimum (F. Analisis Kebutuhan Non Domestik Prediksi kebutuhan air bersih non domestik dilaksanakan dengan berpegangan pada analisa perkembangan terakhir terhadap fasilitas sosial ekonomi berdasarkan standar Direktorat Jenderal Cipta Karya. Departemen Pekerjaan Umum . Pada tahun 2024 Perumahan Bumi Citra Lestari masih tergolong kriteria Desa dengan jumlah penduduk sebesar 19. 975 (<20,. namun pada tahun 2025 Ae 2029 total penduduk dihitung sudah mencapai >20,000 sehingga dapat digolongkan masuk kriteria Kota Kecil Tabel 8 sebagai berikut : Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Tabel 8. Tingkat Konsumsi Air Non Domestik Konsumsi Air Per Kapita Faslitas Umum Kriteria Desa Kriteria Kota Kecil Sekolah 5 l/murid/hari 10 l/murid/hari Tempat Ibadah 3. 000 l/unit/hari 3. 000 l/unit/hari Puskesmas 200 l. unit/hari 2. 000 l/unit/hari Perkantoran 10 l/pegawai/hari Sumber: Direktorat Jenderal Cipta Karya. Departemen Pekerjaan Umum . 1 Analisa Kebutuhan Air Bersih Fasilitas Pendidikan Fasilitas Sekolah meliputi jumlah seluruh guru dan murid/siswa dari SD. SMP dan SMA di Perumahan Citra Lestari. Desa Waluya pada tahun 2018 Ae 2023 maka dapat diproyeksikan untuk presentase pertumbuhan yang disajikan pada Tabel 9 sebagai Tabel 9 Data Jumlah Jiwa Pada Fasilitas Pendidikan Perumahan Bumi Citra Lestari Nama Sekolah Pertambahan Tahun Total SDN 02 SDN 03 SDIT BL SMAN 3 Jiwa r (%) --2019 1,6% -1,3% 3,1% 1,5% 2,1% Total 7,0% rata - rata 1,7% Perhitungan proyeksi pada tahun 2018 Ae 2023 bertumbuh sebesar 1,7%, sehingga dapat digunakan untuk mengetahui proyeksi pertumbuhan jumlah jiwa pada fasilitas pendidikan di tahun 2024 Ae 2029 yang disajikan pada Tabel 10. Tabel 10. Proyeksi Kebutuhan Air Bersih Pada Fasilitas Pendidikan Perumahan Bumi Citra Lestari (Liter/Deti. Tahun Fasilitas Pendidikan Jumlah Murid lt/murid/hr 1,7% Jumlah . t/h. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 lt/detik . 0,121 0,246 0,250 0,254 0,259 0,263 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Hasil perhitungan proyeksi kebutuhan air bersih pada fasilitas pendidikan pada tahun 2024 Ae 2029 mengalami kenaikan setiap tahun, pada tahun 2029 diproyeksikan kebutuhan sebesar 0,263 liter/detik. 2 Analisa Kebutuhan Air Bersih Fasilitas Perkantoran Kebutuhan air bersih di fasilitas perkantoran di Desa Waluya hanya berupa kantor kelurahan dan diasumsikan tidak ada perubahan jumlah staf kelurahan hingga tahun 2029, untuk itu perhitungan kebutuhan air di tahun 2029 menggunakan angka tertinggi atau angka kebutuhan air bersih di tahun 2023. Fasilitas Perkantoran meliputi jumlah seluruh pegawai yang ada kantor Desa Waluya yang terletak di Perumahan Citra Lestari, pada tahun 2018 Ae 2023 disajikan pada Tabel 11. Tabel 11. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Pada Fasilitas Perkantoran Perumahan Bumi Citra Lestari (Liter/Deti. Fasilitas Perkantoran Tahun Total lt/jiwa/hari total lt/hari lt/det 0,002 0,003 0,003 0,003 0,004 0,004 Hasil perhitungan di atas kebutuhan air bersih untuk fasilitas kantor pada tahun 2023 sebesar 0,004 liter/detik, dengan demikian besaran liter tersebut dipakai untuk kebutuhan pada 2024 Ae 2029. 3 Analisa Kebutuhan Air Bersih Fasilitas Kesehatan dan Tempat Ibadah Fasilitas kesehatan meliputi jumlah Puskesmas Desa Waluya yang terletak di Perumahan Citra Lestari dan fasilitas tempat ibadah pada tahun 2018 Ae 2023 disajikan pada Tabel 12 dan Tabel 13. Tabel 12. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Pada Fasilitas Kesehatan Perumahan Bumi Citra Lestari (Liter/Deti. Puskesmas/Klinik/ Analisa Kebutuhan Fasilitas Kesehatan Tahun Bidan Bersalin lt/unit/hari jumlah . t/h. lt/detik 0,042 0,042 0,056 0,056 0,056 0,056 Jumlah tempat ibadah diprediksi tidak mengalami perubahan hingga tahun 2029 karena jumlah selama periode tahun 2018 hingga 2023 juga tidak berubah Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 jumlahnya yaitu sebanyak 9 unit. Kebutuhan air bersih untuk tempat ibadah tahun 2029 menggunakan data yang sama. Tabel 13. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Pada Fasilitas Tempat Ibadah Perumahan Bumi Citra Lestari Tempat Fasilitas Tempat Ibadah Tahun Ibadah lt/unit/hari jumlah . t/h. lt/detik 2018 - 2023 0,313 Hasil perhitungan diatas kebutuhan air bersih untuk fasilitas kesehatan pada tahun 2023 sebesar 0,056 liter/detik dan fasilitas tempat ibadah pada tahun 2023 sebesar 0,313. Maka dengan demikian besaran liter tersebut dipakai untuk kebutuhan pada 2024 Ae Total kebutuhan air bersih non domestik meliputi terhadap fasilitas pendidikan, fasilitas perkantoran, fasilitas kesehatan dan fasilitas tempat ibadah, dijadikan satu untuk melihat jumlah kebutuhan total air bersih non domestik pada tahun 2024 - 2029 disajikan pada Tabel 14. Tabel 14. Perhitungan Proyeksi Kebutuhan Air Bersih Non Domestik di Perumahan Bumi Citra Lestari (Liter/Deti. Fasilitas Umum Tahun Total Pendidikan Perkantoran Kesehatan Tempat Ibadah 0,121 0,004 0,056 0,313 0,493 0,246 0,004 0,056 0,313 0,618 0,250 0,004 0,056 0,313 0,622 0,254 0,004 0,056 0,313 0,627 0,259 0,004 0,056 0,313 0,631 0,263 0,004 0,056 0,313 0,636 Total kebutuhan Air Bersih Perhitungan kebutuhan air bersih pada Perumahan Bumi Citra Lestari diproyeksikan di tahun 2024 Ae 2029 disajikan pada Tabel 15. Tabel 15. Proyeksi Kebutuhan Air Bersih Pada Perumahan Bumi Citra Lestari (Liter/Deti. Non Kehilangan Harian Jam Domestik Kebutuhan Domestik Air Maksimum Puncak Tahun Hasil perhitungan di atas terhadap total kebutuhan air bersih dengan estimasi kehilangan air sebesar 20% pada tahun 2029 pada kebutuhan domestik sebesar 25,8 Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 liter/detik, proyeksi kebutuhan air total harian maksimum sebesar 39,6 liter/detik dan pada jam puncak sebesar 59,4 liter/detik. PT Bangkit Jaya Anugrah saat ini memproduksi air bersih sebesar 25 liter/detik dan jika tidak ada penambahan kapasitas atau produksi air bersih hingga tahun 2029 maka neraca kebutuhan air bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari dapat digambarkan seperti di dalam Gambar 4. Gambar 4 Grafik Proyeksi Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih Periode 2024 Ae 2029 di Perumahan Bumi Citra Lestari Potensi kekurangan pasokan air bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari, seperti di dalam Gambar 4, harus segera diantisipasi mengingat saat sekarangpun, di Kabupaten Bekasi baru sekitar 35% masyarakat tersambungkan dengan pasokan air Selain mengganggu aktivitas sehari-hati, ancaman kesehatan dan tingginya biaya tambahan untuk membeli air bersih juga menjadi pertimbangan bagaimana pentingnya hal ini segera diantisipasi. Sumber pasokan bahan baku air yang selama ini dipakai oleh PT. Bangkit Jaya Anugrah yaitu sungai atau air permukaan dapat ditambah berupa air tanah melalui sumur dalam atau sumur bor seperti yang dipelajari oleh Putra et al. dan Djana . Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih total pada tahun 2029 adalah 33,0 liter/detik atau sama dengan 2. 200 liter/hari maka konsumsi air berih total per kapita adalah 2. 200 liter/hari dibagi dengan total proyeksi populasi Perumahan Bumi Citra Lestari, 22. 274 orang . ihat Tabel . , menjadi 128 liter/hari/orang. Dibandingkan dengan kriteria konsumsi air bersih yang dibuat oleh Direktorat Jendral Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum . ihat Tabel . , maka konsumsi air per kapita di perumahan ini belum memasuki atau lebih kecil daripada kelas konsumsi air bersih kriteria Kota Kecil yaitu sebesar 130 liter/hari/orang. Hal ini dapat dijelaskan dengan posisi perumahan ini yang sebagian besar penduduknya adalah karyawan yang sepanjang hari tidak ada di rumah karena harus bekerja. Aktivitas rumah tangga di siang hari seperti masak dan mencuci kemungkinan tidak dilakukan di rumah. Para penduduk perumahan makan siang di tempat makan di sekitar kantor atau pabrik dan mencuci pakaian di jasa pencucian laundry yang marak di sekitar perumahan. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 Prediksi proyeksi konsumsi air bersih total di perumahan ini jauh lebih rendah daripada penelitian yang dilakukan oleh Pangesti dan Ariesmayana . di sebuah perumahan di Kabupaten Serang menunjukkan konumsi air bersih per kapita di tahun 2029 adalah sebesar 193,7 liter/hari/orang. Berbeda dengan perumahan, maka apartemen susun atau rusun memiliki tingkat konsumsi air bersih yang lebih kecil karena kegiatan perawatan taman, pencucian mobil tidak dilaksanakan di dalam Penelitian Rahman. Wardhani, dan Halomoan . di sebuah rusun di Kabupaten Sumedang berhasil mengidentifkasi konsumsi air bersih sebesar 85,0 liter/hari/orang. Di pemukiman sederhana di pantai Desa Pinggirpanas. Kabupaten Sumenep konsumsi air bersih dipengaruhi oleh ketersediaan air bersih dari sumur yang tergantung pada musim. Di dalam penelitian tersebut Setiawan. Tricahyono, dan Dahlia . menyimpulkan bahwa selama musim penghujan konsumsi air bersih masyarakat desa ini sebesar 52,7 liter/hari/orang dan selama musin kemarau sebesar 44,0 liter/hari/orang. Sementara di area pertambangan batubara di Kalimantan Timur kebutuhan air bersih jah lebih tinggi, mencapai 229 liter/hari/orang karena seluruh pekerjaan domestik dan penunjang lainnya dilakukan di lokasi camp (Amin. Rajagukguk, & Wulandari, 2. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan analisis dan pembahasan di Perumahan Bumi Citra Lestari. Desa Waluya. Kecamatan Cikarang Utara. Kabupaten Bekasi, maka dapat disimpulkan sebagai Menurut perhitungan proyeksi pertambahan penduduk di perumahan, maka pasokan air bersih dari PT. Bangkit Jaya Anugrah yang digunakan untuk kebutuhan domestik dan non domestik hanya dapat dipenuhi hingga tahun 2024. Pada tahun-tahun selanjutnya hingga tahun 2029, akan terjadi defisit pasokan air bersih rata-rata sebesar 6,5 liter/detik. Hasil perhitungan konsumsi air per kapita di perumahan ini masih lebih kecil daripada kriteria/standar konsumsi yang ditentukan oleh pemerintah maupun terhadap perumahan lainnya walaupun demikian, perlu selalu diantisipasi adanya peningkatan konsumsi air bersih di perumahan. Guna memenuhi kebutuhan permintaan air bersih di perumahan maka direkomendasikan untuk menambah pasokan air baku dari sumur bor, tidak cukup dari sungai/air permukaan saja dan menjaga atau merawat sistem perpipaan distribusi air bersih agar kebocoran air bersih dapat ditekan sekecil mungkin. Untuk Pemakaian Non Domestik diharapkan untuk menggunakan bak tampungan air/tandon/toren untuk memastikan keterbutuhan air bersih untuk pemenuhan ketersediaan air bersih oleh fasilitas Ae fasilitas umum pada jam puncak. Abdur Rosyid Firdaus et al. /Environmental Insight Journal. Vol. No. July 2025 ENVIRONMENTAL INSIGHT JOURNAL e-ISSN 3090-6105 Volume 1. Number 2. Page 90 - 104. July 2025 DAFTAR PUSTAKA