BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 Analisis Akuntabilitas Dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Blt-Desa 40% Pada Masa Pandemi Di Desa Sedayulawas Agus Wahid Suyoto1. Rani Oktafia2 1Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi. Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kabupaten Lamongan. Indonesia Email : 1 aguswahidsuyoto@gmail. com , 2 ranioktafia17@gmail. bstrak-Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan BLT-Desa, untuk mengetahui pengaruh transparansi terhadap pengelolaan BLT-Desa, untuk mengetahui pengaruh simultan akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolaan BLT-Desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji hipotesis. Penelitian ini bersifat asosiatif yaitu untuk mengetahui pengaruh atau hubungan dua variabel atau lebih. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan BLT-Desa secara positif dan signifikan, sementara untuk transparansi tidak menunjukkan adannya pengaruh terhadap pengelolaan BLT-Desa. Namun, secara simultan akuntabilitas dan transparansi berpengaruh terhadap pengelolaan BLT-Desa. Kata kunci: Akuntabilitas. Transparansi. Pengelolaan BLT-desa. Abstract-The purpose of this study is to determine the effect of accountability on the management of BLTvillage, determine the effect of transparency on the management of BLT-village, to determine the simultaneous effect of accountability and transparency on the management of BLT-village. This study is a quantitative study using hypothesis testing. Is associative, namely to determine the effect or relationship of two or more variables. The results of this study indicate that there is a positive and significant effect of accountability on BLT-village management, while transparency does not show any effect on BLT-village management. However , simultaneously accountability and transparency have an effect on the management of BLT-Village. Keywords: Accountability. Transparency. BLT-village Management. PENDAHULUAN Pandemi covid-19 yang melanda dunia yang menyebar sejak maret 2020 silam menjadi permasalahan global karena seluruh dunia turut terdampak pandemi ini tak terkecuali di negara Indonesia. Banyaknya angka kasus positif covid-19 yang terus meningkat dibarengi dengan meningkatnya kemiskinan akibat hilangnya mata pencaharian setelah diberlakukannya regulasi mengenai pembatasan sosial berskala besar dalam masa pandemi covid-19, membuat masyarakat Indonesia mengalami kondisi yang sulit khusunya bagi masyarakat menengah kebawah. Tak terkecuali masyarakat pedesaan terutama desa Sedayulawas kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur. Dalam upaya mencegah dan menanggulangi perekonomian di tingkat desa, pemerintah memberikan dana transfer berupa pemanfaatan dana desa yang memiliki beberapa keunggulan diantaranya yaitu dialokasikan langsung dalam anggaran pendapatan belanja Negara (APBN), dapat dijadikan sebagai dana untuk program aksi cepat/darurat, dapat mendukung program untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi, sistem sudah tersedia dan terbiasa digunakan sehingga bisa di aplikasikan ke beberapa program, dapat ditujukan untuk mengembangkan kinerja pemerintah desa melalui pengelolaan yang diterapkan, serta sistem monitoring, evaluasi, transparansi dan pertanggung jawaban tersedia dan diatur dalam perundangundangan sehingga dapat dioptimalkan oleh pemerintah desa (Muhaimin, 2. Pada masa pandemi covid-19 terjadi perubahan regulasi berkali-kali yang mengharuskan pemerintah desa mengikuti arahan sesuai aturan yang telah ditetapkan. Perubahan tersebut dimulai dari PERMENDESA PDTT Nomor 11 tahun 2019 diubah ke PERMENDESA PDTT Nomor 13 tahun 2020, sampai yang terbaru yaitu PERMENDESA PDTT Nomor 07 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa. Hal ini diperlukan sebab pandemi covid-19 berdampak serius terhadap sistem perekonomian dan sistem keuangan Negara yang mengakibatkan terjadinya beberapa perubahan dan program yang difokuskan pada penanggulangan bencana darurat dan mendesak merupakan salah satu usaha pemerintah dalam upaya pencegahan dampak pandemi Pemerintah melakukan beberapa perubahan anggaran dengan mempertimbangkan tingkat Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 32 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 kebutuhan masyarakat namun tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Salah satu yang mengalami perubahan akibat adanya pandemi covid-19 yakni anggaran bidang penanggulangan bencana dari PERMENDESA PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa dirubah menjadi PERMENDESA PDTT Nomor 6 tahun 2020 yang kemudian mengalami perubahan menjadi PERMENDESA PDTT Nomor 7 tahun 2020, perubahan ketiga kembali dilakukan yaitu PERMENDESA PDTT 13 Tahun 2020 dan yang terbaru yaitu PERMENDESA PDTT Nomor 07 Selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini, pemanfataan dana desa mengalami fluktuasi diakibatkan oleh pandemi covid 19 yang melanda. Pandemi covid-19 ini menjadi permasalahan yang sangat krusial dan cukup kompleks di tahun 2021. Permasalahan dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tengah kondisi pandemi tak kunjung selesai ditambah dengan kondisi masyarakat yang semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga permasalahan seputar perekonomian masyarakat ini menjadi hal yang sangat penting untuk diatasi lebih serius. Menurut (Mahamurah, 2. Dana desa sebagai sebuah instrument untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera, penggunaan dana desa untuk memaksimalkan suatu desa dilakukan melalui beberapa tahapan penting, khususnya dalam bidang perencanaan supaya penggunaan dana desa dapat digunakan dengan lebih optimal terutama ketika pandemi covid-19 menyerang, disisi lain kebutuhan turut meningkat serta tidak ada yang tahu pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi di tingkat desa. Kebijakan tersebut dengan memberikan BLT-Desa kepada masyarakat terdampak covid-19. Menurut PERMENDESA No. 07 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 dalam pasal 6 berisi tentang penggunaan dana desa untuk pemulihan ekonomi, program prioritas nasional, mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam serta bantuan langsung tunai Hal ini juga sesuai dengan Peraturan Presiden No. 104 tentang rincian anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) tahun 2020 pasal 5 ayat . dana desa digunakan untuk program perlindungan sosial berupa 40% untuk bantuan langsung tunai dana desa. Dalam hal ini akuntabilitas dan transparansi dibutuhkan untuk pengelolaan BLT-Desa yang baik. Akuntabilitas adalah rangkaian wujud dari adannya suatu keharusan untuk memperoleh tanggungjawab atas kesuksesan maupun kegagalan dari adannya suatu organisasi dalam mengejar hasil akhir dari rancangan yang sudah ditetapkan secara teratur dan berkelanjutan (Mustofa, 2. Akuntabilitas pemanfaatan dana desa untuk BLT-Desa akan mudah tercapai apabila penyajian laporan pertanggungjawaban disajikan dengan lengkap. Pemerintah desa harus bisa menyusun laporan pertanggungjawaban yang baik dan mudah dipahami serta berdasarkan standar yang ditentukan pemerintah pusat. Penyaluran BLT-Desa bergantung pada kemampuan pemerintah desa untuk menyusun laporan pertanggungjawaban secara lengkap dan diwaktu yang tepat. Sedangkan Transparansi adalah membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak deskriminatif tentang pengelolaan keuangan dalam setiap tahapannya baik perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pertanggungjawaban, maupun hasil pemeriksaan dengan tetap memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan dan rahasia desa. Transparansi ditandai oleh apakah kebijakan, regulasi, program, anggaran dan kegiatan pemerintahan terbuka pada publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simultan akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolaan BLT-Desa. METODE 1 Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan data penelitian kuantitatif. Menurut (Creswell, 2012:. penelitian kuantitatif adalah menjelaskan bagaimana satu variabel memengaruhi variabel lainnya. Adapun penelitian ini bersifat Asosiatif yaitu untuk mengetahui pengaruh atau hubungan dua variabel atau lebih, yaitu antara variabel bebas . dan variabel terikat . 2 Populasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) populasi merupakan semua jumlah orang atau penduduk suatu daerah, jumlah individu maupun kelompok yang memiliki cirri-ciri yang sama. Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 33 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 jumlah penduduk baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu ruang tertentu, sekelompok orang, benda atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel atau suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berhubungan dengan masalah penelitian. Adapun populasi pada penelitian ini adalah masyarakat desa Sedayulawas yang menerima BLTDesa 3 Teknik Sampling Menurut (Sugiyono, 2017:. penentuan jumlah sampel untuk penelitian yaitu: ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30 Ae 500, bila sampel dibagi dalam kategori maka jumlah sampel minimal 30%. Dalam penelitian ini sampel diambil berdasarkan non probability sampling dengan sistem pengambilan secara purposive sampling, yaitu sampel yang diambil berdasarkan pertimbangan peneliti, sehingga yang dijadikan responden adalah orang yang benar-benar mengetahui masalah yang diteliti oleh penulis. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu : Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan langsung tunai desa yang tercantum pada S. K Kepala desa dan memenuhi 6 kriteria sesuai dengan peraturan menteri keuangan No. 190 tahun 2021. Sampel pada penelitian ini diambil dari 30% jumlah populasi yaitu 179 X 30% = 54 Penelitian ini dilakukan di desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. 4 Teknik Pengumpulan Data Observasi Menurut (Widyoko, 2014:. observasi merupakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur yang muncul dalam suatu gejala pada objek penelitian. Kuisioner . Menurut (Arikunto, 2. kuisioner yaitu sekumpulan pertanyaan yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden terkait dengan pribadinnya maupun hal-hal lain yang terkait dengan materi penelitian. Teknik ini dilaksanakan dengan memberikan pertanyaan tertutup untuk memudahkan penelitian dalam melakukan analisa data. Dokumentasi Menurut (Sugiyono, 2015:. dokumentasi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung penelitian. Sumber data Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu : pertama, data primer yang diperoleh melalui kuisioner yang dibagikan secara langsung kepada responden yang menerima bantuan langsung tunai dana desa di desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Kedua, data sekunder yang menurut (Sugiyono, 2018:. sumber data sekunder berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dalam arsip yang berhubungan dengan penelitian yang akan Peneliti tinggal memanfaatkan data tersebut menurut kebutuhannya, data sekunder penelitian ini diperoleh dari dokumen-dokumen pemerintah desa didesa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. 5 Teknik analisis data Uji validitas data Pada penelitian ini uji validitas akan dilakukan dengan bantuan program Statistical Package For Social Sciences (SPSS) 20 untuk menentukan nomor-nomor yang valid dan gugur. Kriteria penilaian uji validitas adalah, apabila r hitung lebih besar dari r tabel maka item kuisioner valid sedangkan, apabila r hitung lebih kecil dari r tabel maka item kisioner tidak valid. Uji reliabilitas Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuisioner yang merupakan indicator dari Dalam penelitian ini menggunakan one shot atau pengukuran sekali saja yaitu pengukurannya hanya sekali saja dan kemudian hasilnya dibandingkan dengan pernyataan. Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 34 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 Menurut ( Nunally, 1960 : dala Ghazali 2. suatu variabel dikatakan reliabel jika member nilai cronbach alpha lebih besar dari 0,60. Uji hipotesis Uji hipotesis pada penelitian ini yaitu : regresi linier berganda, uji T dan uji F. Analisis regresi linier berganda merupakan suatu metode statistic dimana variabel bebas atau variabel terikat lebih dari satu. Regresi berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh dua atau lebih variabel bebas secara bersama sama-sama terhadap satu variabel terikat. Y = a b1X1 b2X2 e Uji signifikansi parameter individual . Uji t digunakan untuk mengetahui apakah model regresi yang terbentuk variabelvariabel bebasnya (X1 dan X. secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (Y). ditentukan dengan tingkat signifikansi 5% dan 2 sisi dengan derajat kebebasan df= . -k-. Jika t hitung < t tabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak, jika t hitung > t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Uji signifikansi simultan . ji F) Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas X1 dan X2 secara bersama Ae sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (Y). ditentukan dengan signifikansi 5% dengan derajat kebebasan df2 = . -k-. Jika f hitung < f tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak, jika f hitung > f tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Uji koefisien determinasi Menurut (Ghozali, 2. , koefisien determinasi (R. digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen. Besarnnya koefisien determinasi dapat dilihat pada nilai adjust R square. HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Sedayulawas termasuk desa yang padat penduduk kurang lebih sekitar 17. Desa Sedayulawas menerima anggaran dana desa pada tahun 2022 kurang lebih sebesar Rp. 000, dan digunakan untuk BLT-Desa sebesar Rp. 000 dengan jumlah KPM sebanyak 179, hal ini sesuai dengan peraturan presiden Nomor 104 pasal 5 ayat . Penerimaan BLT-Desa didesa Sedayulawas didata melalui RT-RT setempat dengan syarat penerima bantuan BLT-Desa tidak boleh menerima bantuan PKH. BNPT. PRAKERJA dan UMKM. BLT-Desa didesa Sedayulawas untuk tahun 2022 sendiri sudah terlaksana untuk 6 bulan dengan 3 tahap. Tahap 1 dilaksanakan pada Kamis 31 Maret 2022 dengan pencairan sebesar Rp. 000 untuk bulan Januari. Februari dan Maret. Tahap 2 dilaksanakan pada Rabu 27 April 2022 dengan pencairan sebesar Rp. 000 untuk bulan April. Tahap 3 dilaksanakan pada jumAoat 10 Juni 2022 dengan pencairan sebesar Rp. 000 untuk bulan Mei dan Juni. 1 Uji validitas Akuntabilitas (X. Tabel 1 Hasil uji validitas akuntabilitas Item pertanyaan R hitung R tabel Keterangan X1. 0,764 0,263 Valid X1. X1. X1. X1. X1. 0,653 0,693 0,730 0,499 0,491 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa masing-masing item pertanyaan didapatkan nilai r hitung yang lebih besar dan positif dibandingkan dengan nilai r tabelnya yang sebesar 0,263. Oleh karena itu, masing-masing pertanyaan dalam variabel akuntabilitas adalah valid. Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 35 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 Transparansi (X. Tabel 2 Hasil uji validitas transparansi Item pertanyaan R hitung R tabel Keterangan X2. 0,592 0,263 Valid X2. X2. 0,588 0,641 0,263 0,263 Valid Valid X2. X2. 0,744 0,723 0,263 0,263 Valid Valid X2. 0,687 0,263 Valid Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa masing-masing item pertanyaan didapatkan nilai r hitung yang lebih besar dan positif dibandingkan dengan nilai r tabelnnya yang sebesar 0,263. Oleh karena itu, masing-masing pertanyaan dalam variabel transparansi adalah valid. Pengelolaan BLT-Desa (Y) Tabel 3 Hasil uji validitas pengelolaan BLT-Desa Item Pertanyaan Y10 Y11 Y12 R Hitung 0,391 0,482 0,463 0,534 0,526 0,411 0,467 0,509 0,676 0,809 0,769 0,819 R Tabel 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 0,263 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa masing-masing item pertanyaan didapatkan nilai r hitung yang lebih besar dan positif dibandingkan dengan nilai r tabelnya yang sebesar 0,263. Oleh karena itu, masing-masing pertanyaan dalam variabel pengelolaan BLT-DD adalah 2 Uji Reliabilitas Tabel 4 Hasil uji reliabilitas akuntabilitas Cronbach's Alpha N of Items Tabel 5 Hasil uji reliabilitas transparansi Cronbach's Alpha N of Items Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 36 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 Tabel 6 Hasil uji reliabilitas pengelolaan BLT-Desa Cronbach's Alpha N of Items Dari tabel hasil uji reliabilitas di atas, maka dapat diketahui bahwa nilai dari variabel akuntabilitas adalah sebesar 0,715, nilai dari variabel transparansi adalah sebesar 0,744, dan nilai dari variabel pengelolaan BLT-DD adalah sebesar 0,773. Hasil cronbach alpha dari setiap variabel tersebut telah menunjukkan bahwa nilainnya lebih dari 0,60. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa semua variabel dalam penelitian ini telah reliable. 3 Uji hipotesis Analisis regresi linier berganda Tabel 7 Hasil uji analisis regresi linier berganda Model Unstandardized Coefficients Standard Coefficie Beta (Constan. Akuntabili Transpara Std. Error Sig. Collinearity Statistics Toleranc VIF Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai konstan 5,734 sedangkan nilai variabel akuntabilitas (X. sebesar 0,602, variabel transparansi (X. sebesar 0,077. Oleh karena itu, persamaan regresi yang diperoleh adalah : Y = a b1X1 b2X2 e Y = 5,734 0,602X1 0,077X2 e Persamaan regresi linear diatas dapat diketahui bahwa : Nilai konstanta . sebesar 5,734 artinya jika variabel akuntabilitas (X. dan variabel transparansi (X. bernilai 0 maka pengelolaan BLT-DD (Y) nilainnya adalah 5,734. Nilai koefisien pada variabel akuntabilitas (X. adalah sebesar 0,602. Nilai tersebut berarti bahwa apabila akuntabilitas dalam pengelolaan BLT-DD mengalami kenaikan 1%, maka BLT-DD akan mengalami kenaikan sebesar 0,602. Sebaliknya, apabila terjadi penurunan dalam akuntabilitas pengelolaan BLT-DD sebesar 1% maka BLT-DD juga akan mengalami penurunan sebesar 0,602. Koefisien regresi variabel Transparansi (X. sebesar 0,077. Nilai tersebut berarti bahwa apabila terjadi kenaikan transparansi dalam pengelolaan BLT-DD sebesar 1% maka BLT-DD akan meningkat sebesar 0,077. Sebaliknya, apabila terjadi penurunan transparansi dalam pengelolaan BLT-DD sebesar 1% maka BLT-DD juga akan mengalami penurunan sebesar 0,077. Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 37 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 4 Uji T Tabel 8 Hasil uji T Model Unstandardized Coefficients (Constan. Akuntabili Transpara Std. Error Standard Coefficie Beta Sig. Collinearity Statistics Toleranc VIF Dari hasil pengujian uji t diatas, dapat disimpulkan bahwa : Variabel Akuntabilitas Variabel akuntabilitas (X. secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pengelolaan BLT-DD (Y), hal ini dapat dilihat pada t hitung sebesar . lebih besar dari t tabel sebesar . dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000> 0,05. Artinya akuntabilitas (X. berpengaruh signifikansi terhadap pengelolaan BLT-DD (Y). maka dapat dikatakan hipotesis X1 diterima. Variabel Transparansi Variabel transparansi (X. secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pengelolaan BLT-DD (Y), hal ini dapat dilihat pada t hitung sebesar . lebih kecil dari t tabel sebesar . dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,194> 0,05. Artinya transparansi (X. tidak berpengaruh signifikansi terhadap pengelolaan BLT-DD (Y). maka dapat dikatakan hipotesis X2 ditolak. 5 Uji F Tabel 9 Hasil uji F Model Regressi on Residual Sum of Squares Total Mean Square Sig. Pada tabel ANOVA atau F test diatas didapat nilai F hitung sebesar 13,811 dimana nilai tersebut lebih besar dari 3,18 dengan signifikansi sebesar 0,00. Nilai signifikansi tersebut menunjukkan nilai yang lebih kecil dari 0,05. Oleh Karena itu, model regresi dapat digunakan untuk memprediksi pengelolaan BLT-DD. Dengan kata lain bahwa akuntabilitas dan transparansi secara bersama-sama berpengaruh terhadap pengelolaan BLT-DD. 6 Uji koefisien Determinasi Tabel 10 Hasil uji koefisien determinasi Mode Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 38 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 Berdasarkan tabel output SPSS model summary diatas, besarnya adjusted R 2 adalah 0,326 atau sebesar 32,6% . Hal tersebut berarti variabel pengelolaan BLT-DD dapat dipengaruhi oleh variabel dari kedua variabel independen, yaitu akuntabilitas dan transparansi sebesar 32,6%. Sedangkan sisanya yang sebanyak 67,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel dalam penelitian ini. 1 Pengaruh Akuntabilitas (X. terhadap pengelolaan BLT-DD (Y) pada masa pandemi covid19 (Studi kasus desa Sedayulawa. Berdasarkan hasil analisis dan uji hipotesisi yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pengelolaan BLTDD di desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Akuntabilitas berpengaruh sebab adannya regulasi permendesa No. 07 tahun 2021. Perpes No 104 dan PMK No. 190 Tahun 2021, yang didalamnya berisi prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 dan juga sanksi bagi pemerintah yang tidak melaksanakan BLT-DD, hal ini mengakibatkan pemerintah desa harus melaksanakan dan bertanggungjawab atas pengelolaan BLT-DD dengan baik terelebih di masa pandemi covid-19. Hal ini juga sesuai dengan hasil uji data yang telah dilaksanakan, diperoleh nilai t hitung dalam variabel akuntabilitas ini sebesar 5,215 sedangkan nilai t tabelnya adalah sebesar 2,007. Selanjutnya, nilai signifikansi yang diperoleh variabel akuntabilitas ini adalah sebesar 0,000 dimana nilai statistik yang harus dipenuhi adalah nilai signifikansi tidak boleh lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara akuntabilitas dengan pengelolaan BLT-DD di desa Sedayulawas. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurfitriani dan Sukmawati . yang melakukan penelitian dengan judul pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan desa . tudi pada pemerintah desa di kabupaten garu. Dimana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan desa dan transparansi tidak berpengaruh terhadp pengelolaan keuangan desa. 2Pengaruh Transparansi (X. terhadap pengelolaan BLT-DD (Y) pada masa pandemi covid19 . tudi kasus desa Sedayulawa. Berdasarkan hasil uji analisis dan uji hipotesis yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa transparansi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pengelolaan BLT-DD di desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Hal ini terjadi sebab transparansi kurang terikat dengan regulasi yang ada. Sesuai dengan hasil uji data yang telah dilaksanakan, diperoleh nilai t hitung dalam variabel transparansi ini sebesar -1,317 sedangkan nilai t tabelnya adalah sebesar 2,007. Selanjutnya nilai signifikansi yang diperoleh variabel transparansi ini adalah sebesar 0194, dimana nilai statistik yang harus dipenuhi adalah nilai signifikansi tidak boleh lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara transparansi terhadap pengelolaan BLT-DD di desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pamungkas dkk . yang melakukan penelitian dengan judul Aupenggunaan dana desa pada masa pandemi covid-19 di kabupaten SumbawaAy. Dimana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penyajian laporan pertanggungjawaban dan aksebilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan BLT-Dana Desa. Berdasarkan hasil olah data nilai koefisien regresi variabel akuntabilitas (X. adalah 0,602 dan transparansi (X. adalah 0,077. Nilai koefisien variabel akuntabilitas adalah yang paling besar dibandingkan nilai koefisien variabel transparansi. Hasil uji F, dimana nilai F hitung sebesar 13,811 yang lebih besar dari F tabel yang sebesar 3,18 dengan signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu, bahwa akuntabilitas dan transparansi secara bersama-sama berpengaruh terhadap pengelolaan BLT-DD di desa Sedayulawas pada masa pandemi covid-19. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan BLT-DD pada desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari uji analisis dan uji Agus Wahid | https://journal. id/index. php/bullet | Page 39 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 32-41 hipotesis yakni terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara akuntabilitas dengan pengelolaan BLT-DD di desa Sedayulawas. Transparansi tidak berpengaruh terhadap pengelolaan BLT-DD pada desa Sedayulawas kecamatan Brondong kabupaten Lamongan. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari uji analisis dan uji hipotesis yakni tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara transparansi terhadap pengelolaan BLT-DD di Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong. Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Akuntabilitas dan transparansi berpengaruh secara simultan terhadap pengelolaan BLT- DD. Selain itu terdapat beberapa implikasi dalam penelitian yang dilakukan antara lain Akuntabilitas memegang peranan penting terhadap pengelolaan BLT-DD sebab perencanaan, pengelolaan dan pertanggungjawaban yang baik akan menjamin terlaksanannya suatu kegiatan dengan baik. Transparansi di desa Sedayulawas tergolong baik sebab masyarakat mudah mendapatkan informasi yang dinginkan namun masih ada beberapa informasi yang kurang. Pemberian BLT-DD ini awalnya pro-kontra karena masyarakat menganggap pembagian bantuan BLT-DD tidak merata. Pemberian BLT-DD ini membantu masyarakat yang terdampak covid-19 baik secara langsung maupun tidak. Dalam proses pencairan BLT-DD mengalami sedikit kendala sebab ada beberapa masyarakat yang belum melaksanakan vaksin. Dalam penentuan KPM BLTDD harus diulang beberapa kali karena ada beberapa masyarakat yang mendapat bantuan secara Penentuan KPM BLT-DD ditentukan melalui RT dari setiap desa. Meskipun ada beberapa kendala saat pencairan BLT-DD namun pembagian BLT-DD di desa Sedayulawas terlaksana dengan baik dan tertib. Jika perencanaan, pengelolaan dan pertanggungjawaban dilaksanakan dengan baik maka pengelolaan BLT-DD akan terlaksana dengan baik. Jika adanya keterbukaan dari pemerintah desa kepada Masyarakat desa maka Masyarakat tidak akan berprasangka buruk terhadap pemerintah dalam menjalankan tugasnnya. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menyadari bahwa penelitian ini bukanlah penelitian yang sempurna. Sehingga peneliti merasakan keterbatasan dalam penelitian, yakni Penelitian ini hanya berfokus pada pengaruh variabel akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolaan BLT-DD sedangkan masih ada variabel lain yang dapat digunakan seperti monitoring dan evauasi penyaluran BLT-DD. Penelitian ini hanya berfokus di desa Sedayulawas, penelitian selanjutnya bisa mengembangkan pada desa yang lain dengan kondisi yang sama untuk melakukan analisis pengelolaan BLT-DD. Metode pada penelitian ini masih tergolong sederhana sehingga kedepan dapat dilakukan penelitian dengan pengembangan lebih lanjut dan metode yang lebih luas serta dapat dipertanggungjawabkan hasilnya. Penelitian ini dilakukan dalam waktu singkat sehingga tidak semua proses pengelolaan BLT-DD bisa diteliti dengan observasi langsung. REFERENCES