RANCANG BANGUN APLIKASI KEUANGAN UMKM BERBASIS MOBILE DENGAN METODE WATERFALL Audie Devanugraha. Eddy Muntina Dharma. I Gst. Agung Pramesti Dwi Putri. Program Studi Teknik Informatika. Primakara University. Denpasar Selatan. Bali. audiedevanugraha@gmail. eddy@primakara. , pramesti@primakara. ABSTRACT The definition of MSME (Micro Small and Medium Enterprise. is a productive business owned by individuals or business entities that have met the criteria stated by the laws as micro-enterprises. More clearly, the definition of MSMEs is regulated in the Law of the Republic of Indonesia No. 20 of 2008 concerning SMEs. The law states that MSMEs are classified in accordance with the type of business, namely micro, small and medium enterprises. Keywords: MSME. Design ABSTRAK Adapun pengertian dari UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menenga. adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan agar dapat disebut sebagai usaha mikro. Secara lebih jelas, pengertian UMKM dan kriteria usaha yang termasuk didalam UMKM diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa UMKM diklasifikasikan berdasarkan jenis usahanya yakni usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. Kata Kunci: UMKM. Rancang Bangun cara konsumsi barang serta jasa yang merupakan motor penggerak di balik pandemi, pendorong transformasi menuju era digital . Sebagian besar UMKM masih menggunakan cara manual dan belum ada aplikasi yang dapat digunakan untuk mencatat penjualan. Banyak juga UMKM yang kesulitan dalam pengelolaan keuangan, seperti mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha, tidak memiliki akuntan yang baik dan tidak memiliki perencanaan keuangan . Pelacak ekonomi digital Yudi Candra mengatakan hanya 5% di Indonesia. sudah berbasis digital, selebihnya masih sangat konvensional, sedangkan di Amerika Serikat penggunaan metode numerik sudah mencapai 90%. Untuk alasan ini, aplikasi untuk UMKM diperlukan untuk pendaftaran Metode yang dapat dipergunakan pada perancangan aplikasi keuangan ialah metode Waterfall, metode Waterfall memiliki kelebihan seperti alur kerja yang jelas, menggunakan SDLC untuk membuat sistem kerja menjadi jelas dan mudah diakses. Hasil dokumentasi yang baik, karena tiap informasi PENDAHULUAN Pengertian UMKM ialah usaha manufaktur yang dipunyai oleh orang perseorangan ataupun badan usaha yang sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk memenuhi syarat sebagai usaha mikro. Berdasar pada data yang didapatkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada tahun 2020, total UMKM kini menyentuh angka 6,19 juta dengan kontribusi pada PDB sejumlah 61,97% ataupun 573. Rp 89 triliun. Kontribusi UMKM atas perkembangan ekonomi Indonesia diantaranya mampu menarik hingga 97% dari keseluruhan tenaga kerja yang ada serta mendatangkan 60% dari keseluruhan investasi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa UMKM memegang peranan yang sangat berarti pada pembangunan Indonesia. Tingginya pertumbuhan jumlah UMKM di Indonesia tak lepas dari beragam hambatan yang dialami masyarakat Indonesia pada masa pandemi Covid-19, yang membawa perubahan 18 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 10. Nomor 1. Januari 2024 akan terdokumentasi secara lengkap yang dapat didistribusikan secara akurat kepada anggota Dapat menghemat uang, klien tidak mengganggu pekerjaan tim aplikasi, tidak seperti Agile dimana pelanggan dapat memasukkan komentar untuk melakukan pengeluaran yang lebih besar. Penggunaan metode Waterfall dinilai cocok untuk mengimplementasikan aplikasi skala besar dan kecil . Waterfall ialah jenis pola metodologi pengembangan aplikasi yang tergolong pada siklus hidup klasik, di mana ditekankan kepada pengembangan dibagi menjadi fase yang terurut dan tersistematis. Pada model disamakan dengan waterfall, yang mana tiap langkah dilakukan dengan berurut sejak awal sampai akhir . Dengan penjelasan di atas, setiap langkah dari metode ini tidak dapat Dengan demikian, dapat dilihat bahwa perbedaan mendasar antara metode Waterfall dan metode Agile terletak dalam langkah SDLC. Model tersebut juga memiliki kriteria tahap pengembangan perangkat lunak yang relatif kurang repetitif juga fleksibel. Sebab, prosesnya mengacu kepada satu arah sejalan pada yang dijelaskan sebelumnya . TINJAUAN PUSTAKA Waterfall Waterfall ialah sebuah pola pengembangan aplikasi yang tergolong pada siklus hidup klasik, dimana penggunaannya menekankan pada fase pengembangan yang terurut juga Pada pengembangan, pendekatan ini bisa diibaratkan layaknya air terjun, yang mana tiap tahapan pengembangan aplikasi dilakukan dengan bertahap dari atas ke bawah . UMKM Pemerintah sudah menentukan definisi UMKM dan kriteria yang dipunya, serta contoh-contoh UMKM. Pengertian UMKM diatur dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil dan Menengah. UMKM didefinisikan selaku usaha yang dijalankan oleh perorangan, rumah tangga ataupun usaha kecil. Klasifikasi UMKM dilangsungkan melalui penghitungan pagu pendapatan tahunan, jumlah kekayaan ataupun aset, dan total pegawai yang Sementara usaha yang tak tergolong UMKM tergolong usaha besar, yaitu usaha yang efisien secara ekonomi yang dijalani oleh badan usaha dengan kekayaan bersih ataupun pendapatan penjualan harian, tahun lebih tinggi dari usaha menengah, termasuk BUMN ataupun swasta, patungan, ventura serta perusahaan asing yang melaksanakan kegiatan ekonomi di Indonesia . Bahasa Pemrograman Bahasa . rogramming languag. merupakan instruksi standar yang dijalankan dalam menginstruksikan komputer untuk melakukan fungsinya. Bahasa pemrograman tersebut ialah seperangkat aturan sintaksis serta semantik mendeskripsikan kerja program komputer. Bahasa tersebut memberi kemungkinan pemrogram untuk menetapkan dengan tepat data apa yang hendak diproses oleh komputer, bagaimana data tersebut disimpan/ditransmisikan, hingga tindakan apa yang harus dilakukan pada kondisi lain secara bersamaan. Flutter Flutter ialah platform yang dipergunakan oleh pengembang untuk membuat aplikasi yang mampu lintas platform yang berbasis kode tunggal. Dengan artian, aplikasi yang diciptakan pada beragam platform, termasuk ponsel Android, iOS, web, dan METODE PENELITIAN Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, seperti yang digambarkan pada gambar 1. Devanugraha. Dharma. Putri. Rancang Bangun Aplikasi Keuangan UMKM BerbasisA19 Deskripsi barang Gambar 1. Waterfall Halaman barang Jadi berdasarkan gambar 1, maka Langkahlangkah pemngembangan sistem aplikasi UMKM berbasis dapat dijelaskan sebagai Analisa Pada tahap ini, dilakukan analisa kebutuhan fungsional sebagai berikut: Foto barang Tabel 1. Analisa kebutuhan Input Penjelasan Halaman registrasi User melakukan registrasi menggunakan e-mail Halaman login User dapat login ke menggunakan e-mail Input Penjelasan password yang telah di buat di halaman Halaman logout User dapat logout jika telah login. Halaman home User dapat melihat list harga dan barang yang sudah ditambah. Tambah barang User dari halaman home Stok barang List barang Hapus barang Input Harga jual Keuntungan tambah barang ini terdapat harga beli, harga jual, nama barang, foto barang, stok barang dan deskripsi barang. User deskripsi barang dari barang sebelumnya. User dapat melihat halaman barang yang deskripsi, harga beli, harga jual dan stok User dapat melihat halaman barang. User dapat melihat list barang di halaman User dapat melihat halaman barang dan jika stok sudah habis barang akan terhapus dengan sendirinya. Penjelasan User barang dari halaman User menambahakan harga tambah barang. User dapat melihat keuntungan dari hasil dengan cara harga harga jual dikurang harga beli. 20 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 10. Nomor 1. Januari 2024 Desain Berikut ini adalah gambar diagram Gambar 3. Diagram UML Use Case Gambar 2. Diagram Use case Berikut Diagram Sequence Berikut ini adalah gambar diagram Database NoSQL UML Gambar 4. Login Sequence Diagram Devanugraha. Dharma. Putri. Rancang Bangun Aplikasi Keuangan UMKM BerbasisA21 Gambar 5. Logout Sequence Diagram Gambar 7. Melihat pesanan Sequence Diagram Gambar 8. Melihat statistik Sequence Diagram Gambar 6. Melihat barang Sequence Diagram 22 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 10. Nomor 1. Januari 2024 Gambar 11. Menambah pesanan Sequence Diagram Gambar 9. Memasukan barang Sequence Diagram Gambar 12. Menghapus barang Sequence Diagram Gambar 10. Memeriksa status login Sequence Diagram Gambar 13. Mengubah barang Sequence Diagram Devanugraha. Dharma. Putri. Rancang Bangun Aplikasi Keuangan UMKM BerbasisA23 menggunakan Windows 10 Pro, dan untuk perangkat mobile menggunakan Android 12. Gambar 14. Register Sequence Diagram Implementasi Pada tahap desain, digunakan aplikasi Flutter dan bahasa Dart. Kelebihan Flutter adalah sebagai Tampilan desain yang bagus. Framework simple. Biaya pembuatan efektif. Dokumentasi yang lengkap. Testing Blackbox testing merupakan cara yang dipakai pengembang untuk mengetes apakah aplikasi masih ada bug atau sudah baik. Blackbox testing ini dilakukan dengan cara pengembang mengetes aplikasinya sendiri apakah sudah berjalan dengan baik atau Deployment Pada penelitian ini tidak sampai tahap Deployment HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini adalah gambar diagram pohon mengenai lajur aplikasi tersebut. Perangkat yang digunakan: Hardware Hardware yang digunakan untuk mengembangkan sistem ini adalah sebagai berikut: CPU : Ryzen 5 3600 Ram : 16GB Storage : 1TB OS : Windows 10 Pro Gambar 15. Diagram pohon Spesifikasi Hardware mobile yang digunakan adalah sebagai CPU: Octa core OS : Android 12 Storage : 50MB Software Software yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah Berikut ini adalah tampilan UI dari aplikasi. Gambar ini adalah gambar halaman untuk register yang selanjutnya akan dibawa ke halaman login. 24 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 10. Nomor 1. Januari 2024 Gambar 16. Register Berikut ini adalah halaman login dimana user memasukan email dan password yang telah dibuat dan akan masuk ke halaman home. Gambar 17. Login Berikut ini adalah halaman home dimana user bisa memasukan barang dan melihat list barang. Gambar 18. Home Berikut ini adalah halaman barang dimana user dapat menambahkan barang Gambar 19. Halaman barang Berikut ini adalah halaman edit barang dimana user bisa mengedit barang yang sudah di post. Devanugraha. Dharma. Putri. Rancang Bangun Aplikasi Keuangan UMKM BerbasisA25 Gambar 20. Edit barang Berikut ini adalah halaman Invoice dimana user bisa melihat barang apa saja yang sudah Gambar 22. Order barang Berikut ini adalah halaman tambah barang dimana user dapat menambahkan gambar, nama, stok, deskripsi dan harga barang. Gambar 21. Invoice Berikut ini adalah halaman order dimana user bisa memasukan barang yang telah terjual Gambar 23. Tambah barang 26 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 10. Nomor 1. Januari 2024 Berikut ini adalah gambar halaman dashboard dimana user bisa melihat keuntungan dan penjualan per bulan metodenya jelas, terstruktur dan mudah untuk dibuat oleh satu orang. DAFTAR PUSTAKA