AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Analisis Layanan Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Masalah Kenakalan Peserta Didik Di SD GMIT 02 Kalabahi Mani Imelda BlegurA. Frits Donasius KamengmauA. Boy Adrian GerimuA. Hedrawati Mauring 4. Jefri Suro Pati5. Petrus Mau Tellu Dony6. Melki Imamastri Puling Tang7 Universitas Tribuana Kalabahi Email: mnyimeldablegur@gmail. com1, kamengmaudonasius@gmail. boyzzgerimu@gmail. com3, whatymauring502@gmail. com4, jefrisuropati@gmail. petrusdony2@gmail. com6, melkipulingtang2@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan biimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SD Gmit 02 Kalabahi . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya layanan bimbingan konseling dalam mengatasi masalah kenakalan peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada 20 november 2024 dengan subjek guru bimbingan dan koseling dan guru kelas V SD Gmit 02 Kalabahi. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data mendapat kesimpulan bahwa masalah yang sering dilakukan peserta didik merupakan kenakalan wajar sesuai dengan tahap perkembangan anak sekolah dasar, contonya:saling menggangu ,saling mengejek,maki ,bullying . Kenakalan seperti ini merupakan hal yang wajar sesuai dengan tahap perkembangan anak. Layanan BK di Sekolah dasar dasar sangat penting dan bermanfaat bagi peserta didik untuk perubahan karakter peserta didik di kemudian hari dan daapt meningkatkan potensi diri SD Gmit 02 merupakan salah satu satuan pendidikan jenjang SD yang berlokasi di jalan Diponegoro NO. 31 Kalabahi ,Nusa Tenggara Timur ,Kecamatan Teluk mutiara ,Kabupaten Alor ,Nusa Tenggra Timur merupakan sekolah swasta yang berdiri sejak 1981. SD Gmit 02 Kalabahi berada dinaungan kementrian dinas kebudayaan . pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah kenakalan peserta didik sangat baik walapun masih banyak keterbatasan sarana dan prasarana namun guru dapat menangani dengan baik . Jenis-jenis layanan bimbingan dan koseling yang sering dilakukan oleh guru yaitu:layanan mediasi,layanan pembelajaran,layanan informasi dan layanan konseling individual. Kata Kunci: Sekolah Dasar. Peserta Didik. Masalah. Bimbingan Konseling PENDAHULUAN Membangun dan menciptakan generasi muda bangs yang ideal pendidikan di jenjang dasar sangatlah diperlukan. Seperti yang kita ketahui pendidikan yang berkualitas yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 tinggi adalah dasar kemajuan suatu negara. Menurut Suryani et al, . Untuk mendorong pertumbunhan dan perkembangan manusia,pendidikan yang berkualitas tinggi sangat penting. Tentu saja perkembangan setiap individu berbeda satu sama lain, dan hal ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu bawaan sejak lahir ,pengaruh lingkungan atau bahkan Lingkungan sekolah adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan seseoorang pendidikan Setianingsih, . Menurut Qonita et al . Proses bantuan terus menerus dari konselor kepada konseli untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kemampuan menyelesaikan masalah mereka dikenal sebagai bimbingan konseling . selain itu, bagian dari fungsi bimbingan konseling ,pemahaman membantu peserta didik memahami diri mereka dan potensinya ,penyebaran membantu peserta didik memilih jurusan atau sekolah sesuai dengan bakat,dan pencegahan membnatu peserta didik mengantisipasi dan menghindari masalah Telaubanua . Bimbingan disekolah dasar dilakukan oleh guru kelas tidak oleh guru khusus seperti di SMP dan SMA. Sebagai guru BK di sekolah guru kelas harus mempertimbangkan berbagai layanan yang diberikan. Namun jelas bahwa guru kelas tidak dapat melakukanya secara mandiri karena karena banyak tugas yang ahrus diselesaikan oleh guru dan seringkali pendidik tidak memiliki kualifikasi BK. Pada akhirnya ,bimbingan konseling yang diberikan akan kurang berdampak dan mengubah peserta didik. Yuliani et al . mengemukankan pendapat bahwa Masalah yang dihadapai peserta didik pada era sekarang semakin beragam karena kemajuan teknologi dan masa puberetas yang lebih cepat dari generasi sebelumnya. Peserta didik sekolah dasar sering menghadapi masalah seperti. malas belajar, tidak ada keinginana untuk belajar,ketidak stabilan emosi ,kesulitan bergaul dengan teman ,pembulian , bertengakar dan kehilangan rasa percaya diri. Dengan mengetahui kesulitan yang dihadapii oleh peserta didik yang masih terbilang pada sekolahh dasar antara 6 dan 12 , jelas bahwa anak-anak ini masih bergantung pada orangtua dan guru ,untuk menyelesaikan masalah mereka Pangestu et al yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Penelitian lebih lanjut diiperlukan untuk pentingnya bimbingan konseling disekolah dasar karna dukungan teori diatas , masalah umum yang dihadapai , dan berbagai kondisi bimbingan konseling daoat focus sepenuhnya pada pemenuhan pertumbuhan peserta METODE PENGABDIAN Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. penelitian ini dilaksanakan pada 20 november 2024 dengan subjek guru BK SD GMIT 02 Kalabahi Metode pengumpulan data termasuk observasi ,wawancara dan dokumentasi. wawancara kemudian ditulis sebagai hasil penelitian. Observasi yang di ambil yaitu observasi terstruktur,dimana observasi dirancang secara sistematis tentang apa yang di amati,kapan dan dimana tempatnya Hermetia . wawancara dilakukan untuk mendapatkan data secara langsung yaitu : jenis layanan yang diberikan guru kepada siswa ,stigma negative mengenai guru bimbingan konseling ,jenis masalah peserta didik, tantangan dalam pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah dasar. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: . Tahap persiapan : mencari refrensi dari berbagai sumber baik buku,jurnal ataupun artiken yang terkait dengan penelitian, melakukan pengajuan penelitian kepada Guru BK di SD GMIT 02 Kalabahi. Tahap pelaksanaan penelitian : melakukan observasi bentuk- bentuk konseling di sekolah dasar. Tahap akhir menganalisis hasil wawancara HASIL PENGABDIAN DAN PEMBAHASAN Analisis layanan bimbingan konseling dalam mengatasi masalah kenakalan peserta didik disekolah dilakukan dengan prosedur penelitianya yaitu tahap persiapan ,tahap pelaksanaan penelitian,dan tahap akhir. Pada tahap pelaksanaan penelitian. Peneliti melakukan observasi dan wawancara. Pengamatan observasi bentuk-bentuk layanan bimbingan konseling di sekolah yaitu: sarana prasana,proses pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling oleh guru kelas dan proses integrase muatan BK pada saat pembelajaran berlangsung. Hasil pengamatan Bentuk-bentuk layananbimbingan koseling yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 disekolah saangat baik. berdasarkan hasil wawancara dari narasumber peneliti mendapatkan informasi terkait pertanyaan yang diajukan Jenis masalah peserta dalam bimbingan konseling Jenis masalah yang dilakukan peserta didik merupakan kenakalan yang wajar sesuai dengan tumbuh kembangan anak sekolah dasar seperti itu dan biasanya kenakalankenakalan yang mendasar tidak menuju kearah yang berbahaya contohnya . mengangu ,saling mengejek, maki dan wajar sesuai dengan perkembangan anak. Sebagai seorang siswa pasti selalu melakukan interaksi social karena mereka sedang pada tahap perkembangan atau kematangan dan kemandirian Setiowati et al . Peserta didik membutuhkan bimbingan untuk mencapai kematangan karena mereka kurang memahami wawasan tentang diri mereka sendiri dan lingkungan social mereka. utri & hanifa . pada umumnya jenis malah yang sering dihadapi oleh peserta didik bebedabeda,permasalah-permasalahan-permasalahan yang terjadi tersebut diantaranya seperti gambar dibawah ini Gambar 1. 1 jenis-jenis masalah peserta didik yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Jenis jenis layanan bimbingan konseling di sekolah dasar Layanan bimbingan dan konseling dapat maksimal jika dilakukan oleh orang yang ahli , seperti konselor atau guru BK ,layanan yang optimal dapat memberikan kepada peserta didik . Khususnya sekolah dasar,guru BK sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasi masalah yyang semakin meningkat yang dihadapi peserta didik . Guru BK harus memeberikan dukungan yang menyeleruh kepada peserta didik agar mereka dapat tumbuh seiring dengan kemajuan mereka dan memahami tanggung jawab yang dihadapi mereka . ustika et al . Guru sekolah dasar harus menerapkan tujuh layanan bimbingan dan konseling yaitu: oreintasi , informasi , penempatan dan penyaluran, pembelajaran , konseling indvidu ,bimbingan kelompok , dan konseling kelompok ini dikakukan untuk memastikan bahwa masalah yang dapat dihadapi peserta didik diselesaikan secepat mungkin dan tindak mengangu proses pembelajaran . Gambar 1. 2 bentuk-bentuk layana bimbingan dan konseling Namun dalaam hasil wawancara layana yang sering dilakukan guru untuk memberikan layanan bimbingan konseling di kelas yaitu : . Layanan mediasi Bimbingan dan konseling yang di berikan konselor juga dikenal sebagai guru pembimbing ,kepada dua atau lebih individu yang tidak setuju satu sama lain dikenal sebagai mediasi. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Seperti halnya konsultasi , terdapat penuturan guru terhadap layanan mediasi contohnya. siswa dapat menggunakan mediasi untuk menyelesaikan masalah antara siswa lainya . ini dilakukan agar kesepakatan yang dicapai adil dan memuaskan bagi semua pihak yang . Layanan pembelajaran Bimbingan dan konseling yang dikenal sebagai penguasaan konten memungkinkan peserta didik mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik ,memilih materi pendidikan yang sesuai dengan kecepatan dan kesulitan belajar mereka, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar . namun anak-anak mengalami kesulitan belajar mendapatkan bantuan melalui konseling grur BK. Layanan informasi Layanan ini sering dilakukan untuk memberikn bantuan kepada peserta didik menemukan dan memahami diri, social, sekolah, karir dan pendidikan tinggi , sehingga membantu mereka mendapatkan tujuan hidup . Layanan konseling individu dan kelompok. Konseling individu adalah jenis bimbingan dan konseling dimana peserta didik memiliki kesempatan untuk berbicara secara langsung dengan pendidik mereka untuk membahas dan memecahkan masalah mereka Tanod et . konseling dapat datang sendiri atau di berikan surat panggilan dan peserta didik dapat ,melakukanya dengan datang ke ruang Bk untuk mendapatkan informasi kapan bertemu dengan guru BK Disi lain konseling kelompok adalah jenis bimbingan dan konseling dimana peserta didik memiliki kesempatan untuk berbicara tentang masalah mereka dan menyelesaikan melalui dinamika yang ada dalam kelompok . Masalah yang dibahas adalah masalah yayng dialami semua anggota kelompok . Layanan ini diberikan saat terjadi masalah atau insidental. Perubahan Siswa Setelah Diberlakukan Layanan Konseling Individual Layanan konseling individual ini sangat penting karena karakter siswa terbentuk 3 komponen yaitu orangtua,guru dan masyarakat iu yang mempengaruh perkembangan anak, sebelum diadakan BK Cara mengatasi siswa yang bermasalah hanya di tegur saja namun setelah adanya BK setiap masalah anak dibuat pembukuan atau pendataan, jadi siswa yang melakukan masalah/kenakalan ditulis dalam buku kejadian sesuai dengan hari kejadianya kapan?,permasalahanya apa?tindak lanjut dari guru bagaimana ? dan yang terakhir tindak lanjut dari orangtua sehingga perkembangan anak ini selalu terkontrol. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Siswa yang membuat masalah akan dibuatkan surat pernyataan dan ditanda tangani oleh orangtua siswa semakin berkurang kenakalanya ,presentasenya semakin menurun, tidak seperti yang awal-awal istilahnya semakin membaik. surat peringatan biasanya ada tiga tahapan teguran jika masih melakukan kesalahan maka orangtua siswa akan di panggil untuk mengahadap ke sekolah. Tantangan Dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling Gambar 1. 3 tantangan pelaksanaan bimbingan dan konseling Kemajuan teknologi menyebabkan tantangan dan resiko muncul diera digitas . Orang dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru ,dan mereka yang mamapu melakukanya menang dalam bersaing. Untuk mengatasi hal ini konselor harus memiliki komitmen yang kuat terhadap profesi mereka dan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka di era teknologi saat ini juga dapat bermanfaat dalam lingkungan Virtual Yulianti et al . SD GMIT 02 tidak memiliki guru khusus untuk bimbingan konseling namun ada satu guru penjas yang selalu menangani BK Dan menangani peserta didik yang Peran guru BK di sekolah dasar sangat dibutuhkan karena perkembangan zaman untuk generasi muda akan mengahadapi banyak tantangan dan masalah . Dalam sarana dan prasarana SD GMIT 02 tidak memiliki ruangan khusus untuk bimbingan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Hal ini sejalan dengan studi yang dilakukan oleh Amalianingsih dan Herdi . , menunjukan sarana dan prasarana yang tidak tersedia untuk layanan bimbingan dan konseling adalah kendalala dalam pelaksanaan layanan tersebut. Adapu tantangan yang sering dihadapi adalah kadangan-kadang pemanggilan orangtua tidak datang menemui guru mereka merasa malu , sebenarnya panggilan orangtua bukan berarti menyudutkan mereka tetapi agar komunikasi anatar guru dengan orangtua sangat penting untuk membantu pribadi anak. Solusi dan harapanan meningkatkan efektifitas bimbingan dan konseling Untuk memperhatikan beberapa peningkatan berikut: Sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana sangat penting untuk menunjang dan meningkatkan bimbingan konseling diantaranya . Menyediakan ruang khusus BK. Memberi peserta didik ruang BK yang reprensentif ,nyaman dam mudah di . untuk membuat layanan BK lebih mudah di askes ,seperti layanan konseling online, website informasi tentang layanaan BK , dan aplikasi pendidikan . BK telah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Peningkatan mutu guru. memenuhi kualifikasi dengan semua pendidikmemiliki kualifikasi akademik ,seperti S1 atau S2 dalam bidang pendidikan atau bidang Guru jugaa harus memiliki sertifikat profesi guru yang dikeluarkan oleh mentri pendidikan kebudayaan. Pengembangan pelatihan berkelanjutan yaitu mengadakan pelatihan dan semioinar rutin untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan guru tentang berbagai topik pendidikan, seperti kurikulum , pedagogi, dan TIK. Dorongan untuk mengejar gelar tinggi ,seperti magister atau doctor . Pengembangan karir dan pengembangandengan memberikan guru kesempatan untuk maju dalam karirnya, seperti promosi jabatan atau penujuk sebagai guru ahli dan beri penghargaan intensif pada guru yang berhasil yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Gambar 2. 1 Proses integrasi muatan BK dalam materi pada saat Gambar 2. 3 Ruang BK Gambar 2. 2 wawancara dengan guru penjas yang menangani BK Wiwin indrawati Sp. Gambar 2. 4 wawancara dengan guru KESIMPULAN Sekolah dasar biasanya tidak memiliki guru bimbingan konseling karena tidak memiliki guru bimbingan konseling. Akibatnya guru kelas atau guru matapelajaran berfungsi sebagai guru BK sekaligus dan mereka seringkali tidak melakukan yang terbaik untuk membantu peserta didik mendapat bimbingan dan bantuan yang mereka butuhkan Layanan BK di SD sangat penting dan bermanfaat bagi peserta didik . Peserta didik yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 1. Februari 2025. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 diharapkan mencapai potensi terbaik mereka dan menjadi orang yang sukses di masa depan dengan layanan BK yang baik. Masalah yang sering dilakukan peserta didik merupakan kenakalan wajar sesuai dengan tahap perkembangan anak sekolah dasar, contonya:saling menggangu ,saling mengejek,maki ,bullying . Kenakalan seperti ini merupakan hal yang wajar sesuai dengan tahap perkembangan anak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahan tentang layanan bimbingan konseling di SD GMIT 02 Kalabahi sangat baik walapun masih banyk keterbatasan sarana dan prasara namun guru yang menangani BK Tidak pernh merasa kesulitan mengatasi msalah yang dilakukan oleh peserta didik di sekolah, apaun konflik yang di lakukan pasti dapat di tangani dengan baik. SARAN Berdasarkan kesimpulan di atas , peneliti memberikan saran bagi guru BK dan guru kelas agar SD GMIT 02 kalabahi lebih meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling agar baik dan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilanya untuk mendampingi dan memahami kebutuhan peserta didik. DAFTAR PUSTAKA