e-ISSN: 2963-1181 JURNAL ECONOMINA Volume 2. Nomor 8. Agustus 2023 Homepage: ejournal. id/index. php/economina PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA Dani Pramesti Setiowati1. Novia Tatyana Salsabila2. Idel Eprianto3 1,2,3 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Corresponding Author: danipramestis@gmail. com1, noviatatyana90@gmail. eprianto@dsn. Article History ABSTRAK Received : 26-07-2023 Revised : 31-07-2023 Accepted : 05-08-2023 Penelitian sebelumnya atau terkait sangat penting dalam penelitian atau makalah akademis. Studi sebelumnya atau terkait membantu memperkuat teori dan fenomena hubungan atau pengaruh antar variabel. Artikel ini memberikan gambaran umum tentang faktor-faktor yang mempengaruhi Manajemen Laba yaitu: Ukuran Perusahaan. Leverage, dan Profitabilitas, sebuah studi literatur akuntansi. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengembangkan hipotesis tentang pengaruh antar variabel yang akan digunakan dalam penelitian selanjutnya. Hasil dari tinjauan pustaka ini adalah sebagai berikut: . Ukuran Perusahaan berpengaruh pada Manajemen Laba. Leverage berpengaruh pada Manajemen Laba. Profitabilitas berpengaruh pada Manajemen Laba. ABSTRACT Kata Kunci: Leverage. Manajemen Laba. Profitabilitas. Ukuran Perusahaan Keywords: Company Size. Leverage. Profit Management. Profitability Previous or related research is very important in research or academic papers. Previous or related studies help strengthen theories and phenomena of relationships or influences between This article provides an overview of the factors affecting Profit Management namely: Company Size. Leverage, and Profitability, a study of accounting literature. The purpose of writing this article is to develop hypotheses about the influence between variables that will be used in future research. The results of this literature review are as follows: . Company Size has an influence on Profit Management. Leverage has an effect on Profit Management. Profitability has an effect on Profit Management. PENDAHULUAN Laba merupakan salah satu sumber informasi dalam laporan keuangan. Menurut PSAK No. tujuan pelaporan keuangan adalah memberikan suatu informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan. Laba merupakan salah satu informasi potensial yang terkandung dalam laporan keuangan dan merupakan suatu informasi yang sangat penting bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. org/10. 55681/economina. JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Menurut Yahaya et al. , . manajemen laba adalah upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk mempengaruhi atau memanipulasi laba yang dilaporkan dengan menggunakan metode akuntansi tertentu atau mempercepat transaksi pengeluaran atau pendapatan, atau menggunakan metode lain yang dirancang untuk mempengaruhi laba jangka Tindakan yang dilakukan manajer ketika menggunakan pertimbangan dalam laporan keuangan dan penyusunan transaksi untuk mengubah laporan keuangan memiliki tujuan memanipulasi besaran laba kepada kinerja ekonomi perusahaan atau untuk mempengaruhi hasil perjanjian . tergantung pada angka-angka yang dihasilkan. Manajemen laba atau yang sering disebut earning management. Menurut Santana dan Wirakusuma . manajemen laba adalah proses yang disengaja, dengan batasan standar akuntansi keuangan unuk mengatur pelaporan laba pada tingkat tertentu. Manajemen laba dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengubah metode akuntansi dan mengubah estimasi dan kebijakan akuntansinya. Manajemen laba merupakan masalah yang sering muncul dalam setiap perusahaan. Permasalah ini sulit untuk dihindari karena menyangkut adanya keuntungan individu semata dan juga keuntungan perusahaan. Manajer melakukan manajemen laba bertujuan untuk mewujudkan kepentingan pribadinya, yaitu dengan cara mengatur besarnya laba yang akan dilaporkan ke stakeholder. Manajer yang mengelolah perusahaan akan lebih menguasai tentang informasi mengenai perusahaan dibandingkan dengan pihak lainnya. Menurut Scott . 5: . menyatakan ada beberapa bentuk dalam manajemen laba, yaitu: . Taking a bath. Income minimization. Income maximization. Income smoothing. Manajemen laba dilakukan dengan cara melaporkan besaran laba yang dimanipulasi kepada para pemegang saham yang nantinya hasil perjanjian dapat dipengaruhi pada angka Ae angka akuntansi yang dilaporkan. Menurut Scott . melakukan manajemen laba dengan beberapa motivasi, yaitu: . Perencanaan Bonus. Kontrak Hutang Jangka Panjang. Motivasi Politik. Motivasi Pajak. Pergantian CEO. Penawaran Saham Perdana. Salah satu fenomena manajemen laba terjadi pada PT Garuda Indonesia Tbk di tahun 2018 silam. Saat itu perseroan melaporkan untung US $5 juta atau setara Rp 70,02 miliar. Padahal, setelah ada penyesuaian pencatatan, maskapai penerbangan ini merugi US $175 juta atau setara Rp 2,45 triliun. Alhasil, total sanksi denda yang harus diterima manajemen Garuda saat itu mencapai Rp 1,25 miliar. Sanksi denda tersebut tak hanya diterima oleh Garuda Indonesia sebagai entitas perusahaan, tapi juga pada pengurus perseroan, baik direksi maupun komisaris . Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi manajemen laba pada penelitian ini diantaranya adalah ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas. Ukuran perusahaan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi manajemen Dimana ukuran perusahaan dapat didefinisikan sebagai tolak ukur dalam membedakan besar atau kecilnya suatu perusahaan (Rahdal, 2. Semakin besar suatu perusahaan maka PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2138 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. perusahaan harus mampu dalam memenuhi ekspektasi dari investor atau pemegang saham karena ukuran perusahaan sangat mempengaruhi terjadinya manajemen laba. Menurut Brigham dan Houston . ukuran perusahaan adalah ukuran besar kecilnya suatu perusahaan yang ditunjukkan atau dinilai oleh total aset, total penjualan, jumlah laba, beban pajak dan lain-lain. Sedangkan menurut Hartono . ukuran perusahaan merupakan besar kecilnya perusahaan dapat dihitung dengan total aktiva/ besar harta perusahaan dengan menggunakan perhitungan nilai logaritma total aktiva. Dengan begitu ukuran perusahaan adalah skala dimana perusahaan dapat digolongkan dalam ukuran besar atau kecilnya perusahaan tersebut dengan mengukur total aktiva, log size, harga pasar saham, dan lain-lain. UU No. 20 Tahun 2008 menggolongkan ukuran perusahaan ke dalam 4 kategori yaitu . Usaha Mikro, . Usaha Kecil, . Usaha Menengah, dan . Usaha Besar. Variabel lain yang mempengaruhi manajemen laba yaitu leverage. Leverage adalah tingkat sampai sejauh mana sekuritas dengan laba tetap . tang dan saham prefere. digunakan dalam struktur modal suatu perusahaan (Brigham dan Houston, 2. Rasio leverage dapat menajadi tolak ukur dalam melihat perilaku manajer dalam manajemen laba sebagai salah satu usaha peningkatan laba perusahaan. Penggunaan utang yang terlalu tinggi akan membahayakan perusahaan karena perusahaan akan masuk dalam kategori extreme leverage yaitu keadaan dimana perusahaan terjebak dalam tingkat utang yang tinggi dan sulit untuk melepaskan beban utang tersebut (Astuti et al. , 2. Tingkat leverage yang tinggi akan menyebabkan risiko kebangkrutan, sehingga manajemen laba adalah salah satu cara untuk memanipulasi laporan keuangan agar terlihat menarik dimata investor (Suheny, 2. Leverage adalah hutang yang digunakan oleh perusahaan untuk membiayai asetnya dalam rangka menjalankan aktivitas operasionalnya (Gunawan et al 2. Jika suatu perusahaan mengalami kebangkrutan maka modal yang pertama kali digunakan untuk melunasi segala hutang perusahaan, jadi semakin banyak modal perusahaan akan semakin baik di mata investor. Sebaliknya, apabila hutang perusahaan lebih banyak maka akan terlihat jelek dimata investor, untuk menghindari hal ini penggunan hutang akan dilakukan dalam menajemen laba bagi perusahaan yang memiliki banyak hutang. Rasio leverage dihitung menggunakan indikator Debt Equity Ratio (DER). Tujuan perusahaan menggunakan leverage adalah untuk melihat seberapa besar modal hutang perusahaan digunakan untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, selain itu juga dapat menjelaskan hubungan antara total aset dan saham biasa, atau menggunakan hutang untuk meningkatkan keuntungan menggunakan modal (Agustina et al 2. Perusahaan yang mempunyai rasio leverage yang tinggi, berarti proporsi hutangnya lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi aktivanya akan cenderung melakukan manipulasi dalam bentuk manajemen laba sehingga perusahaan yang memiliki leverage tinggi cenderung mengatur laba yang dilaporkan dengan menaikkan atau menurunkan laba periode masa datang ke periode saat ini. PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2139 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Profitabilitas adalah hasil akhir dari sejumlah kebijakan dan keputusan yang dilakukan oleh perusahaan (Brigham dan Houston, 2. Perusahaan memiliki tujuan yang ingin dicapai yaitu mendapatkan laba atau keuntungan semaksimal mungkin. Mendapatkan laba yang maksimal sudah menjadi tuntutan perusahaan maka perusahaan dapat bertindak untuk kepentingan ketentraman pemilik, karyawan serta menumbuhkan mutu baru produk dan membuat investasi baru (Sakdiyah et al. , 2. Akan tetapi, tingkat profitabilitas yang terlalu tinggi akan memberikan kesimpulan bagi investor bahwa perusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi. Hal ini menimbulkan kecurigaan investor terhadap perusahaan seperti adanya monopoli, serta akan meningkatkan ekspektasi dan tuntutan investor terhadap perusahaan. Oleh karena itu manajer akan berusaha membuat laba perusahaan tetap stabil setiap tahunnya dengan melakukan manajemen laba (Jeniffer dan Sudirgo, 2. Rasio profitabilitas merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan dalam penilaian yang dilakukan oleh para investor terhadap kinerja perusahaan guna dalam pengambilan keputusan investasi yang akan dilakukan. Rasio ini dapat digunakan untuk membandingkan antara berbagai komponen yang ada di laporan keuangan, mengutamakan pada laporan neraca dan laporan laba rugi. Dapat melakukan pengukuran untuk beberapa periode. Yang bertujuan untuk melihat perkembangan perusahaan dalam rentan waktu tertentu, baik menurun atau meningkat, sekaligus mencari penyebab perubahan tersebut. Profitabilitas pada suatu perusahaan ditunjukan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi, pada dasarnya ialah rasio ini menunjukan efesiensi perusahaan (Nursophia et al, 2. Semakin tinggi ROA yang dihasilkan perusahaan, semakin tinggi pula laba bersih yang dihasilkan dari setiap dana yang tertanam dalam total aset. Maka sebaliknya, jika semakin rendah ROA yang dihasilkan maka semakin rendah pula laba bersih yang dihasilkan dari setiap dana yang tertanam dalam total aset. Menurut Kasmir . hasil pengukurannya dapat dijadikan evaluasi kinerja manajemen selama ini, apakah manajemen telah berkerja secara efektif atau tidak. Menurut Kasmir . jenis Ae jenis rasio profitabilitas yang bisa digunakan yaitu: . Profit Margin (Profit Margin on Sale. Return On Investment (ROI) atau Return On Asset (ROA). Return On Equity (ROE). Laba per Lembar Saham (Earning Per Shar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas secara simultan dan parsial terhadap praktek manajemen laba pada perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan yang akan dibahas guna membangun hipotesis untuk riset selanjutnya yaitu: Apakah Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Manajemen Laba? Apakah Leverage berpengaruh terhadap Manajemen Laba? Apakah Profitabilitas berpengaruh terhadap Manajemen Laba? PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2140 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Berikut adalah penelitian terdahulu terkait dengan penelitian Ukuran Perusahaan(X. Leverage (X. , dan Profitabilitas (X. yang memengaruhi Manajemen Laba (Y) yang Tabel 1: Penelitian terdahulu yang relevan Author Hasil Riset Terdahulu Persamaan Dengan Artikel Ini Perbedaan Dengan Artikel Ini Dilla Febria Profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen Leverage dan manajerial tidak terhadap manajemen Ani Khiarotul. Sunarto . Ukuran perusahaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen Kepemilikan manajerial, leverage, dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen Riski Kurniawan. Fuad . Profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan leverage dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba Ukuran perusahaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan manajerial, leverage, dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba Ukuran komite dan profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan manajerial dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba Profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen Ukuran komite berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba manajerial dan ukuran dewan komisaris tidak terhadap manajemen Ignatia Maria Saniamisha. Tjhai Fung Jin Leverage, corporate strategy, cash holding, dan profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Leverage dan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen Corporate strategy dan cash holding berpengaruh secara signifikan terhadap PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2141 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . sedangkan ukuran perusahaan, kepemilikan institusioanl, komisarisa independent, dan dividen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba Hadi. Sucipto. Umi Zulfa Dhea Kania Paramitha. Farida Idayati . Good corporate governance, financial distress, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba Profitabilitas dan likuiditas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba org/10. 55681/economina. Profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen sedangkan ukuran terhadap manajemen Good corporate financial distress, dan ukuran perusahaan tidak terhadap manajemen Likuiditas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan ukuran perusahaan tidak terhadap manajemen METODE PENELITIAN Artikel ilmiah ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif dan penelitian kepustakaan atau (Library Researc. Menyelidiki teori dan hubungan atau pengaruh antar variabel dalam buku dan jurnal online yang bersumber dari Mendeley. Google Cendekia. SINTA Kemendikbud, dan media online lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan Kajian teori dan penelitian terdahulu yang relevan maka pembahasan artikel literatur review ini dalam konsentrasi Manajemen Laba adalah: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2142 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Pengaruh Ukuran PerusahaanTerhadap Manajemen Laba Ukuran perusahaan dapat didefinisikan sebagai upaya penilaian besar atau kecilnya sebuah perusahaan. Ukuran perusahaan akan sangat penting bagi investor dan kreditur, karena akan berhubungan dengan risiko investasi yang dilakukan. Perusahaan dengan ukuran yang lebih besar memiliki akses yang lebih besar untuk mendapatkan sumber pendanaan dari berbagai sumber. Oleh karena itu, perusahaan yang besar memiliki dorongan yang lebih besar untuk melakukan perataan laba dibandingkan dengan perusahaan kecil, karena perusahaan besar diteliti dan dipandang dengan lebih kritis oleh para investor. Hal tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Astari dan Suryanawa . dan Rahdal . , hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Maulidah dan Santoso . , juga menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen Pengaruh Leverage Terhadap Manajemen Laba Leverage adalah sebuah tingkat kemampuan dari perusahaan dalam kegunaan aset atau dana yang mempunyai beban secara tetap dalam rangka mewujudkan sebuah tujuan dari perusahaan untuk dapat memaksimalkan nilai kekayaan pemilik dari Leverage sebagai salah satu usaha dalam peningkatan laba perusahaan, dapat menjadi tolak ukur untuk melihat perilaku manajer dalam hal manajemen laba. Perusahaan yang memiliki financial leverage tinggi akibat besarnya utang dibandingkan aset yang dimiliki perusahaan, diduga melakukan manajemen laba karena perusahaan terancam default, yaitu tidak dapat memenuhi kewajiban membayar utang pada waktunya, sehingga semakin besar leverage yang digunakan dalam perusahaan maka peluang mengalami kerugian juga semakin besar. Hal tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Astari dan Suryanawa . , hasil penelitiannya menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Selain itu, penelitian Pramesti dan Budiasih . dan Rahdal . , juga menemukan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama satu periode waktu tertentu pada tingkat penjualan, aset dan modal saham Pada umumnya nilai profitabilitas suatu perusahaan dapat digunakan sebagai indikator untuk mengukur kinerja suatu perusahaan, semakin besar rasio profitabilitas maka semakin tinggi efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan untuk setiap aset yang ditanam. Ketika profitabilitas yang diperoleh perusahaan kecil ada periode tertentu akan mendorong manajemen untuk melakukan praktek manajemen laba dengan cara menjadikan laba pada periode berjalan lebih tinggi daripada laba PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2143 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Sebaliknya, ketika profitabilitas perusahaan tinggi pada perode tertentu, maka manajemen melakukan praktek manajemen laba dengan cara menjadikan laba pada periode berjalan lebih rendah daripada laba sesungguhnya. Hal tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Selviani . Purnama . dan Rahayu . , hasil penelitiannya menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Conceptual Framework Kerangka pemikiran dalam artikel ini adalah sebagai berikut, dan didasarkan oada definisi masalah, studi teoritis, penelitian sebelumnya yang bersangkutan, dan diskusi tentang pengaruh antar faktor. Ukuran Perusahaan (X. Manajemen Laba (Y) Leverage (X. Profitabilitas (X. Gambar 1. Conceptual Framework H1: Hubungan positif antara Ukuran Perusahaan dan Manajemen Laba H2: Hubungan positif antara Leverage dan Manajemen Laba H3: Hubungan positif antara Profitabilitas dan Manajemen Laba Berdasarkan gambar conceptual framework di atas, maka: Ukuran Perusahaan(X. Leverage (X. , dan Profitabilitas (X. , berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba (Y). Selain ketiga variabel eksternal yang mempengaruhi manajemen laba, masih banyak variabel lain yang mempengaruhinya, antara lain: Kepemilikan Manajerial (Febria, 2. Kepemilikan Institusional (Kurniawan & Fuad, 2. Ukuran Dewan Komisaris (Kurniawan & Fuad, 2. Ukuran Dewan Komite (Kurniawan & Fuad, 2. Kualitas Audit (Kurniawan & Fuad, 2. PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. LEVERAGE. DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA . Oe 2144 Setiowati et al JURNAL ECONOMINA 2 . org/10. 55681/economina. Good Corporate Governance (Sucipto & Zulfa, 2. Financial Distress (Sucipto & Zulfa, 2. Corporate Strategy (Saniamisha & Jin, 2. Cash Holding (Saniamisha & Jin, 2. Komisaris Independen (Saniamisha & Jin, 2. Dividen (Saniamisha & Jin, 2. Likuiditas (Paramitha & Idayati, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hipotesis, tinjauan literatur terkait dan ulasan, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: . Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap manajemen laba. Leverage berpengaruh terhadap manajemen laba. Profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen laba. Saran Bersumber pada kesimpulan tersebut, maka saran atas artikel ini yaitu selain ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas, masih luas variabel lain yang mempengaruhi manajemen laba dalam perusahaan dari semua jenis dan tingkatan, oleh karena itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahuinya. Temukan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi manajemen laba di luar variabel yang dipaparkan dalam artikel ini. Variabel lain semacam kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, ukuran dewan komite, dan sebagainya. DAFTAR PUSTAKA