Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BANGUNAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Decision Support System for Building Material Supplier Selection using Simple Additive (SAW) Method Evasaria Magdalena Sipayung, l1874@lecturer. Erik Lokasurya, eriklokasurya@gmail. * dan Sonna Kristina, sonna@ithb. Program Studi Informatika. Universitas Bunda Mulia Program Studi Sistem Informasi. Institut Teknologi Harapan Bangsa Program Studi Teknik Industri. Institut Teknologi Harapan Bangsa ABSTRACT XYZ Store is a retail store that sells goods in the form of building materials located in Bandung Regency. This shop sells types of cement products, water pumps and PVC pipes where this shop gets its products by ordering from suppliers. This shop is having difficulty choosing a supplier because it takes time to determine a supplier. Suppliers are contacted by telephone to ask about the availability and price of the building materials needed. If the supplier has the goods, he will buy them immediately and not ask other suppliers. The criteria used in determining suppliers are based on price and availability of goods. The criteria required by this shop are price, product availability, expiry date and delivery speed in accordance with the shop's condition when the goods are needed. The aim of this research is to create a decision support system that can provide supplier recommendations so as to help in selecting suppliers that match the criteria using the Simple Additive Weighting (SAW) method. Supplier selection decision support systems can provide the best alternative suppliers by ranking suppliers with the best This web-based SPK was developed using the programming language PHP. Javascript and using an SQL database. Keywords: decision support system, criteria. SAW, supplier ABSTRAK Toko XYZ merupakan toko retail yang menjual barang berupa bahan bangunan yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Jawa Barat. Toko ini menjual jenis produk semen, pompa air serta pipa PVC dimana toko ini mendapatkan produknya dengan memesan pada supplier. Toko ini mengalami kesulitan dalam memilih supplier dikarenakan membutuhkan waktu dalam menentukan supplier. Supplier dihubungi lewat telepon untuk menanyakan kesediaan dan harga bahan bangunan yang dibutuhkan. Jika supplier memiliki barang maka akan langsung membelinya dan tidak menanyakan ke supplier lainnya. Kriteria yang digunakan dalam menentukan supplier berdasarkan harga dan ketersediaan barang. Kriteria yang dibutuhkan oleh toko ini adalah harga, ketersediaan produk, jatuh tempo dan kecepatan pengiriman yang sesuai dengan keadaan toko saat memerlukan barang. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi supplier sehingga membantu dalam memilih supplier yang sesuai dengan kriteria dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Sistem pendukung keputusan pemilihan supplier dapat memberikan alternatif supplier terbaik dengan cara membuat ranking supplier dengan kinerja terbaik SPK berbasis web ini dikembangkan dengan bahasa pemograman php. Javascript dan menggunakan database SQL Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, kriteria. SAW, supplier Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 PENDAHULUAN pertimbangan yang harus dipilih untuk mendapatkan supplier terbaik. Aspek tersebut mencakup harga, ketersediaan barang, ketepatan waktu pengiriman dan jatuh tempo yang diberikan oleh supplier. Pada dasarnya setiap bisnis memiliki tujuan untuk mendapatkan laba semaksimal Hal ini dapat dicapai dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan memilih supplier yang tepat. Pada bisnis jenis ritel tentunya supplier memegang peranan yang sangat penting karena supplier menjadi salah satu proses penting dalam perusahaan untuk mendapatkan barang yang nantinya akan dijual kepada Maka dari itu proses seleksi agar mendapatkan supplier yang tepat harus dilakukan sebaik mungkin, sehingga baik kualitas barang sesuai dengan kriteria Perusahaan . Kesalahan dalam pemilihan supplier berdampak pada kualitas spare part dan biaya yang telah dikeluarkan dalam pembelian bahan baku dari supplier . Dengan sistem pencatatan yang dilakukan oleh toko sekarang ini, tentunya pemilihan supplier tidak akan dapat dilakukan secara akurat, hasil pemilihan ini berakibat pada kerugian material maupun non-material. Kerugian material dimana harga modal yang diterima oleh toko seharusnya mendapatkan harga yang terendah tetapi dengan referensi pemilihan manual yang sekarang dilakukan tidak memiliki waktu yang cukup untuk membandingkan harga setiap supplier. Toko ini tidak memiliki catatan kinerja mengevaluasi kinerja supplier yang menyangkut kecepatan pengiriman maupun ketersediaan produk, yang berakibat pada kurang maksimalnya keuntungan. Hal ini dikarenakan oleh metode pencatatan dokumen transaksi pembelian fisik berupa faktur tetapi tidak seluruh transaksi dapat Masalah tersebut dikarenakan keterbatasan sistem pembelian terhadap supplier yang sekarang dilakukan sehingga kinerja supplier tidak dapat dibandingkan satu sama lainnya, baik mengevaluasi kinerja supplier baik dalam hal pengiriman, ketersediaan produk yang dibutuhkan, hingga fluktuasi harga yang ditawarkan. Toko XYZ merupakan toko yang menjual barang berupa bahan bangunan yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Sebagai penjual bahan bangunan tentunya toko ini memerlukan supplier yang memiliki kualitas kinerja yang baik. Pada satu jenis barang terdapat beberapa supplier yang memberikan penawaran kerja sama. Pada kenyataannya satu jenis merk produk terdapat rata-rata lima supplier bahkan supplier baru dapat muncul menawarkan produk yang sama, selain satu supplier dapat menawarkan jenis barang dengan merk yang berbeda pula, hal itu mengakibatkan pemilihan supplier harus Tidak menutup kemungkinan pula bahwa supplier baru yang menawarkan produknya menjadi pilihan toko ini. Untuk mendapatkan supplier yang memiliki kinerja yang baik, toko ini harus melakukan seleksi terhadap supplier yang memberikan penawaran kerja sama. Penawaran kerja Saat ini pembelian produk pada supplier dapat dilakukan melalui bantuan teknologi informasi. Banyak perusahaan yang menggunakan teknik ini untuk mendapatkan pilihan supplier yang tepat agar dapat memaksimalkan keutungan Tapi perusahaan menyadari hal itu, terdapat beberapa perusahaan ritel yang belum menyadari pentingnya bantuan teknologi. Biasanya Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 bobot preferensi yang sudah ditentukan, selain itu SAW juga dapat menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif perangkingan setelah menentukan bobot untuk setiap atribut. menyadari hal itu masih memakai sistem menggunakan insting untuk melakukan proses pembelian pada supplier. Sehingga proses pembelian terhadap supplier tidak didasarkan pada aspek yang dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan. Karena tidak ada pencatatan data-data transaksi yang telah dilakukan. Analisis Masalah Toko XYZ memperoleh bahan bahan dengan melakukan pembelian kepada Pembelian didefinisikan sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan atas barang atau jasa yang diperlukan oleh perusahaan dan dapat diterima tepat pada waktunya dengan mutu yang sesuai serta harga yang menguntungkan. Pembelian terjadi untuk memenuhi kebutuhan dan pemenuhan kebutuhan tersebut ada dua macam, yaitu untuk dikonsumsi dan untuk dijual kembali . Toko ini memerlukan supplier yang dapat bekerja sama dengan Baik dalam hal harga yang murah, jatuh tempo yang sesuai, ketersediaan barang dan kecepatan pengiriman. Toko ini melakukan pencatatan data transaksi pembelian pada buku pembelian, sehingga ada beberapa transaksi yang belum dapat tercatat karena keterbatasan waktu. Dengan banyaknya data transaksi yang masuk pemilik toko tidak memiliki waktu yang cukup untuk mencatat seluruh transaksi, apalagi mengevaluasi kerja sama dengan supplier. Sehingga pemilihan supplier didasarkan pada ingatan pemilik sendiri, ataupun memilih supplier baru yang datang ketika barang memang dibutuhkan. Hal itu mengakibatkan kerugian, karena tidak seluruh supplier memiliki harga yang Selisih harga yang hanya sedikit pun dapat mempengaruhi keuntungan toko dikarenakan kuantitas transaksi yang sangat Maka dari itu perlu melakukan penilaian supplier dan pengambilan keputusan berdasarkan hasil penilaian supplier serta dapat melakukan evaluasi untuk memajukan perusahaan menjadi lebih baik . Dalam sehari toko ini dapat mengajukan rata-rata minimal tiga PO (Purchase Orde. pada supplier untuk setiap produknya. Sehingga waktu untuk mencatat data transaksi pembelian pun sangat sedikit, mengingat adanya proses Maka dari itu dibutuhkan sistem yang dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan dan dapat membandingkan aspek berdasarkan kriteria Perusahaan. Hasil pencatatan dan evaluasi tersebut dapat digunakan sebagai perbandingan untuk memilih supplier yang tepat dan memberikan keuntungan terbesar. METODOLOGI PENELITIAN Metode pengambilan keputusan yang dapat digunakan adalah Multi Criteria Decision Making (MCDM). MCDM merupakan suatu metode pengambilan keputusan untuk menetapkan alternatif terbaik dari beberapa alternatif sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pengambil keputusan . MCDM memiliki dua kategori yakni Multiple Objective Decision Making (MODM) dan Multiple Attribute Decision Making (MADM). Pemilihan supplier pada toko ini menggunakan 4 kriteria terdiri dari harga, kecepatan pengiriman, jatuh tempo, dan ketersediaan barang. Metode pendukung Keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal dengan metode penjumlahan Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut . Kelebihan dari metode SAW dibanding dengan model pengambil keputusan lainnya terletak pada kemampuannya untuk melakukan penilaian secara lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 penjualan pada toko ini. Pemilik tidak dapat mencatat transaksi dengan akurat, apalagi dapat mengevaluasi supplier dengan kerja sama terbaik. Toko XYZ memfokuskan penjualan grosirnya pada produk semen, pipa PVC, dan pompa air. Setiap produk tersebut memiliki beberapa merk, setiap merk tersebut memiliki masing-masing supplier yang memasok produk tersebut. Setiap produk yang dijual memiliki supplier yang beragam ditunjukkan pada Tabel 1. Ada juga beberapa supplier baru yang menawarkan kerja sama pada toko ini. Maka dari itu proses pemilihan supplier yang dilakukan pada saat ini tidak memungkinkan pemilik mendapatkan hasil yang sesuai dengan kriteria kebutuhan ketersediaan barang serta kecepatan pengiriman supplier menjadi aspek penting selain harga yang murah. Setelah melakukan pemeriksaan pada stok, maka jika ada barang yang harus dipesan bagian gudang akan melaporkan stok yang kurang tersebut pada pemilik toko. Pemilik akan mengkonfirmasi ketersediaan barang dan harga yang ditawarkan oleh supplier. Analisis Solusi SPK pemilihan supplier dapat memberikan alternatif supplier dengan kinerja terbaik sesuai dengan kebutuhan toko ini. Kebutuhan proses yang ada pada SPK ditunjukkan pada Gambar 1. Proses-proses yang ada terdiri dari data barang, supplier, dan membuat transaksi pembelian. Data transaksi pembelian tersebut disimpan sebagai data order. Proses melakukan penentuan prioritas kriteria yang diberikan bobot sesuai prioritas yang dibutuhkan. Proses perhitungan dengan metode SAW, hasil dari perhitungan, dan menampilkan hasil alternatif supplier dengan kinerja Tabel 1. Supplier dan Produk Produk Chrysta Mentari Giplon. Maspion Holis Jaya Megalon. Maspion Semen 80 Holcim. Garuda. Bima Kopo Jaya Triliun. Megalon Cipta Warna Megalon. Pralon Sarana Bangun Maspion. Triliun. Megalon Semen Holcim Holcim PT. Catur Semen Tigaroda MKI Semen Tigaroda. Garuda Berkat Pompa Senjaya Pralon. Triliun Nipsea Pompa Alisha Buana Pembangunan Aneka Ragam Triliun Semen Tigaroda. Garuda. Bima PVC Sinar Makmur Pompa Tekad Semen Tigaroda. Garuda. Bima Diagram Sistem Usulan Input Proses Data Barang Database TB Anyar Data Supplier Data Order Penentuan bobot kriteria supplier yang dibutuhkan Output Hasil Perhitungan bobot kriteria dengan metode SAW Phase Nama Supplier Gambar 1. SPK Pemilihan Supplier HASIL DAN PEMBAHASAN Ketersediaan bahan bangunan ditangani oleh bagian gudang yang melakukan pemeriksaan stok setiap kali ada pemesanan dari pelanggan. Tidak semua pelanggan menginginkan pengiriman pada yang hari yang sama, maka bagian gudang dapat mengatur stok tersebut sesuai dengan Perancangan keputusan pemilihan supplier menggunakan metode SAW menggunakan Data Flow Diagram (DFD) . dan Entity Relationship Diagram (ERD) . Context Diagram Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 SPK pemilihan supplier ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 4. ERD SPK Pemilihan Supplier Gambar 2. Context Pemilihan Supplier Diagram Physical data model digambarkan dengan skema relasi yang dihasilkan, terlihat relasi antar entitas dan tabel bentukan yang terbentuk karena adanya relasi dua entitasnya. Setelah mendapatkan skema relasi ini, maka database untuk sistem DSS evaluasi supplier sudah dapat Skema relasi dapat dilihat pada Gambar 5. SPK Adapun proses yang ada pada SPK ini terdiri dari memasukan data barang, supplier, dan membuat transaksi pembelian. Data transaksi pembelian tersebut disimpan sebagai data order. Proses melakukan penentuan prioritas kriteria yang diberikan bobot sesuai prioritas yang dibutuhkan. Proses perhitungan dengan metode SAW, hasil dari perhitungan, dan menampilkan hasil alternatif supplier dengan kinerja terbaik sesuai dengan kebutuhan Toko XYZ. Proses yang ada digambarkan dengan DFD ditunjukkan pada Gambar 3. Gambar 5. Skema Relasi SPK Pemilihan Supplier SPK pemilihan supplier dikembangkan berbasis web menggunakan Bahasa pemograman PHP dan database MySQL . Pengujian dari fungsi sistem dengan menggunakan black box testing. Pengujian dengan menggunakan metode black box testing merupakan pengujian pada bagian antarmuka pengguna sistem . ser interfac. dilakukan dengan cara memasukkan input dan memperlihatkan output yang dihasilkan oleh sistem. Pengujian ini dilakukan agar dapat memastikan apakah sistem berhasil diimplementasikan dan siap digunakan Gambar 3. DFD Level 1 SPK Pemilihan Supplier Pada SPK ini. ERD terdiri dari entitas barang dan supplier dan relationship antara barang dan supplier ditunjukkan pada Gambar 4. Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 . Pengujian dilakukan pada semua proses yang ada dan hasilnya semua berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Hasil evaluasi kinerja supplier ditunjukkan pada Gambar 6. Kecepatan pengiriman . Jatuh . Ketersediaan produk . Total Tabel 3. Perhitungan Bobot Kriteria Cost/Benefit Cost Cost Benefit Benefit Kepentingan Alternatif/ Kriteria Harga Kecepatan Pengiriman Jatuh Tempo Ketersediaan Produk MKI PT Catur Pembagi Alternatif adalah supplier yang akan dibandingkan, supplier yang dalam perhitungan ini dibandingkan adalah MKI dan PT Catur sebagai pemasok Semen Tiga Roda, lalu kriteria diisi sesuai data pembelian yang telah didapatkan. Pada kolom pembagi dapat dilihat nilai yang diambil sesuai dengan keterangan cost dan benefitnya, ketika kriteria mempunyai keterangan benefit maka nilai yang terbesarlah yang menjadi sebaliknya jika mempunyai keterangan cost maka nilai terkecilah yang diambil sebagai Langkah selanjutnya setelah mendapatkan pembagi adalah menghitung nilai normalisasi masing-masing kriteria sesuai dengan alternatif supplier yang akan Langkah perhitungan normalisasi juga didasarkan dengan keterangan masingmasing kriteria, rumus masing-masing Ada 4 kriteria pemilihan supplier yang digunakan pada SPK pemilihan supplier pada toko xyz terdiri dari harga, kecepatan pengiriman, jatuh tempo, dan ketersediaan Keempat kriteria diberikan keterangan cost atau benefit, hal ini berpengaruh pada perhitungan SAW, dimana cost berarti kriteria yang diambil mempunyai nilai paling kecil, sedangkan jika mempunyai keterangan benefit, berarti nilai yang diambil adalah nilai yang Setelah diberikan keterangan cost atau benefit lalu kriteria tersebut diberikan bobotnya masing-masing Tabel 2. Hasil Perhitungan Kriteria Bobot Harga . tempo 0,1 SPK pemilihan supplier mendapatkan alternatif supplier terbaik sebagai pemasok bahan bagunan di toko ini. Contoh perhitungan bobot kriteria pemilihan supplier semen tiga roda ditunjukkan pada Tabel. Gambar 6. Hasil Evaluasi Supplier Evaluasi supplier dan mendapatkan alternatif supplier terbaik dengan cara mengisi barang mana yang ingin suppliernya dievaluasi. Lalu memasukan bobot masing-masing kriteria dengan mengurutkannya pada combo box yang telah disediakan. Setelah seluruh field terisi dan tombol submit ditekan, maka hasil alternatif supplier akan ditampilkan pada tabel yang telah disediakan sistem. Hasil perhitungan evaluasi supplier ditampilkan dalam bentuk tabel. Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Vol. V (No. : 409 - 416. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 keterangan cost atau benefit adalah pada Tabel 4. supplier yang ditampilkan berdasarkan evaluasi kinerjanya. Tabel 4. Perhitungan Penentuan Altermatif DAFTAR PUSTAKA