Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 IbM GURU CERDAS GEOGEBRA Sukmawarti. ,Hidayat. ,Firmansyah. ,Abdul Mujib. Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu 2 No. 93 Medan e-mail: bundasukma. umn@gmail. ABSTRAK Tujuan program pengabdian ini adalah untuk membantu guru mendesain pembelajaran matematika dengan menggunakan software Geogebra. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan disain pembelajaran matematika berbantuan software Geogebra. Kegiatan yang dilakukan melalui 4 tahap, yaitu: tutorial, workshop, simulasi . rill and practic. , dan games Sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SMP Negeri 5 Tebingtinggi yang berada di Desa Teluk Karang Kecamatan Bajenis Kotamadya Tebingtinggi. Target khusus yang dicapai adalah guru matematika SMP Negeri 5 Tebingtinggi mampu mendisain pembelajaran matematika dengan bantuan sotfware geogebra. Luaran yang dihasilkan berupa produk disain pembelajaran matematika dalam bentuk lembar aktivitas matematika berbantuan Geogebra version 3. Katakunci: Disain Pembelajaran Matematika. Software Geogebra ABSTRACT The purpose of this community service program is to help teachers designing mathematics learning using Geogebra software. The implementation method used is mathematics learning design training assisted with Geogebra software. Activities are carried out through four stages, namely: tutorials, workshops, simulation . rill and practic. , and games instructions. As a partner in this community service program is SMP Negeri 5 Tebing Tinggi. Specific target achieved is mathematics teachers of Tebing Tinggi at SMP Negeri 5 Tebing Tinggi capable of designing mathematics learning assisted with Geogebra software. The output is in the form of mathematics learning design products in mathematics activity sheet assisted with Geogebra version 3. Keyword: Mathematics Learning Design. Geogebra Software PENDAHULUAN Teknologi informasi (TI) banyak berperan dalam bidang Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Teknologi dimanfaatkan dalam pembelajaran sebagai teknologi utama Sebagai teknologi utama. TI difungsikan sesuai dengan materi pelajaran dan sebagai teknologi interaksi pembelajaran antara guru dan siswa. Sedangkan sebagai teknologi pendukung. TI digunakan sebagai media pembelajaran dan Gambaran pola pemanfaatan TI dalam pembelajaran diilustrasikan sebagai berikut: Gambar 1. Pola Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 Saat sekarang ini tehnologi informasi merupakan hal yang tidak asing bagi sekolah-sekolah, baik yang berada di kota maupun di daerah pinggiran kota. Begitu juga bagi SMP Negeri 5 Tebingtinggi yang berada di pinggiran kota Tebingtinggi, tepatnya di desa Teluk Karang Kecamatan Bajenis. Daya tampung sekolah ini sebanyak 1000 siswa yang tersebar dalam 26 kelas. Sekolah ini termasuk SMP yang relatif baru di kota Tebingtinggi, sehingga guru-gurunya relatif berusia muda yang merupakan usia produktif, yaitu masih memiliki perkembangan TI. Jumlah guru matematika yang ada sebanyak 8 orang yang berpendidikan sarjana pendidikan matematika. Sarana yang tersedia disekolah disamping ruang kelas yang standar, ada laboratorium komputer yang memiliki 18 unit PC dengan 1 server dan 5 unit infocus. Tenaga teknisi khusus laboratorium belum ada, namun untuk pengelolaan Laboratorium Komputer ditugaskan seorang guru PPKn sebagai Kepala Laboratorium. Selama Laboratorium dimanfaatkan hanya untuk praktik Microsoft Office bagi Jaringan Wifi belum ada, namun bagi guru yang memiliki Notebook telah menggunakan Modem untuk melakukan koneksi internet. Pemanfaatan TI oleh guru dalam pembelajaran matematika masih kurang, dimana dari delapan guru matematika hanya satu guru yang penyajian materi. Sesuai dengan lokasinya, maka siswa disekolah ini sebagian besar berasal dari daerah pinggiran kota. Intake siswa yang rendah merupakan salah satu faktor yang menentukan KKM Matematika di sekolah tersebut Menurut informasi dari guru matematika, umumnya kemampuan matematika siswa masih rendah, salah satu penyebabnya adalah minat belajar matematika yang rendah. Tetapi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) minat mereka cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah dikarenakan pembelajaran TIK yang telah memanfaatkan media Komputer. Terkait dengan permasalahan IPTEK. SMP Negeri 5 Tebingtinggi memiliki beberapa masalah, yaitu: . Tidak ada teknisi khusus bidang TIK di sekolah. Pelatihan TIK yang berkaitan dengan disain pembelajaran . Guru tidak memiliki software pembelajaran matematika. Guru tidak mahir dalam software-software matematika yang ada di internet. Sebenarnya tehnologi informasi dapat dengan mudah dimanfaatkan dalam pembelajaran. Penggunaan TI mendukung interaksi antara guru. Sebagaimana tuntutan kurikulum 2013 yang berbasis sains dan teknologi, dimana pembelajaran harus dikaitkan dengan teknologi. (Badan PSDMPK-PMP Kemendikbud, 2. Teknologi dapat dimanfaatkan dalam penyajian materi pelajaran dan dapat juga dimanfaatkan sebagai teknologi interaksi pembelajaran antara guru dan siswa. Pemanfaatan teknologi dalam menggunakan bantuan softwaresoftware matematika, salah satunya software Geogebra. GeoGebra adalah software open source di bawah GNU (General Public Licens. dan tersedia gratis di w. Dengan didownload secara langsung, atau Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 Geogebra dapat di instal langsung dari GeoGebra WebStart. Karena software ini berbasis Java, maka software ini independen dan berjalan pada setiap sistem operasi. Selain itu. GeoGebra adalah multibahasa tidak hanya di menu, tetapi juga dalam perintah, serta diterjemahkan oleh relawan dari seluruh dunia ke dalam lebih dari 35 (GeoGebra (Hohenwarter, 2. Namun Pemanfaatan komputer sebagai Computere Basic Instruction (CBI) oleh guru dalam pembelajaran matematika memerlukan rancangan khusus agar sesuai dengan materi karakteristik siswa, dan juga menarik. Untuk itu perlu dibuat suatu desain pembelajaran berbasis komputer. Hal ini dapat dilakukan bagi guru-guru matematika di SMP Negeri 5 Tebingtinggi, mengingat: . Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Guru memiliki minat yang tinggi terhadap perkembangan media pembelajaran berbasis TIK. Guru cukup potensial untuk matematika menggunakan software Geogebra version 3. METODE PELAKSANAAN Model pembelajaran berbasis TI sangat mewarnai pengembangan perangkat lunak dalam sistem Pembelajaran berbasis TI dengan sofware Geogebra version 3. bermanfaat untuk membantu guru dalam mengajar dan membantu siswa dalam belajar. Untuk melaksanakan program pengabdian ini dilakukan 4 tahap kegiatan, yaitu: tutorial, workshop, simulasi . rill and practic. , dan games instruction. Kegiatan yang dilakukan sebagai berikut: Tabel 1. Tahap Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Tutorial Deskripsi Kegiatan - Menjelaskan tentang mendisain pembelajaran. - Menjelaskan penggunaan software Geogebra dalam pembelajan matematika. Workshop Pembimbingan dalam membuat disain pembelajaran berbasis IT dengan software geogebra Simulasi Peserta mempraktekkan hasil (Drill and disain pembelajaran yang Practic. Games Pengembangan disain Instruction pembelajarn berbasis TI dengan menggunakan software geogebran dalam kelas. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembelajaran dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru. Disain pembelajaran berbasis TI yang ditawarkam bisa berbentuk tulisan, suara, warna, gambar, gerak, simulasi, mesin mengajar dan sebagainya. Prinsip yang digunakan ini sejalan dengan prinsip belajar conditioning operan, belajar melalui serangkaian stimulusrespon dan belajar bermakna (Arsyad. Pelaksanaan masyarakat ini telah dilakukan dalam 4 kegiatan, yaitu tutorial, workshop. Simulasi, dan games instruction. Serangkaian kegiatan yang dilakukan ini memberikan dampak potitif bagi Deskripsi kegiatan yang telah dilakukan serta hasil dari kegiatan dapat dilihat pada tabel Deskrifsi dan Hasil Kegiatan. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 Tabel 2. Deskripsi dan Hasil Kegiatan Deskripsi Kegiatan Hasil Kegiatan Tutorial - Pembukaan - Kesepakatan - Mensepakati Kontrak dan kontrak pelatihan jadwal pelatihan dan jadwal - Peserta mendapat - Menjelaskan tentang disain tentang mendisain - Peserta mendapat - Menjelaskan tentang Software software Geogebra GeoGebra, dalam pembelajan Work-shop - Pembimbingan dalam membuat fiture dengan software geogebra - Pembimbingan membuat disain matematika dengan software geogebra Simulasi Peserta menerapkan hasil rancangan disain pembelajaran luas lingkaran berbasis software geogebra Peserta mampu - konstruksi Geometri Dasar - Disain pembelajaran luas Peserta mampu software geogebra 0 dalam membelajarkan luas Games Instruction Pengembangan disain pembelajarn berbasis Peserta TI dengan pemanfaata software software geogebran di geogebra version 3. dalam kelas. di dalam kelas untuk konsep luas Hasil kegiatan workshop dalam bentuk disain pembelajaran matematika salah satunya desain pembelajaran konsep luas daerah Adapun Langkah-langkah mengkonstruksinya sebagai berikut: Buat slider a untuk menentukan banyaknya partisi lingkaran, dan slider R untuk menentukan panjang jari-jari lingkaran. Pada Menu toolbar. Klik tool slider, maka akan muncul jendela seperti pada gambar di bawah. Terdiri dari jenis slider (Bilangan. Sudut, dan Bilangan bula. , nama slider, interval, dan incremen (Penambaha. Slider (Tampilan Slider vertikal atau horisonta. , dan Animasi. Buat lingkaran dengan pusat A dan jari-jari yang sudah ditentukan, yaitu R. Klik tool Circle with Centre and Radius, klik pada layar grafik, maka akan muncul kotak dialog yang menanyakan panjang jari-jari, ketik R artinya kita membuat lingkaran dependent dengan pusat A dan jari-jari bergantung pada slider R. Coba geser slider R! . erlebih dahulu aktifkan tool Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 Membuat titik B pada lingkaran Klik tool point, kemudian klik pada lingkaran yang berpusat di titik A dan berjari-jari R. Maka kita peroleh titik B yang terletak pada lingkaran. Coba geser titik B! Jika titik B bergerak mengelilingi lingkaran, maka titik B terletak pada lingkaran. Membuat titik bebas C yang mewakili titik pusat lingkaran A. Aktifkan tool titik kemudian tentukan sebuah titik C di luar lingkaran sebelah kanan. Membuat sequensi . titik mempartisi lingkaran. Pada Input Bar ketikkan : Kemudian enter. Keterangan: Rotate[B,360/a*i. A] artinya kita melakukan rotasi titik B dengan pusat A sebesar 360o/a. Dimana a adalah slider. Jadi besar sudutnya bergantung pada slider a. Variabel menyatakan besarnya pengali sudut dari 1 sampai dengan a. Membuat partisi lingkaran. Pada Input bar ketikkan : Sequence[CircularSector[A. Rotate[B, . - . * 360A / a,A]. Rotate[B, i* 360A / a,A]], i, 1, . Keterangan: Sircular sector adalah juring Perintah untuk membuat juring adalah sircularsector[A,B,C) dimana A pusat lingkaran. B dan C adalah titik-titik pada lingkaran. Membuat segmen CD yang panjangnya sama dengan R. Pada tool line, klik tool segment with fixed lenght, maka akan muncul jendela pajang segment. ketik R kemudian enter. Posisikan ruas garis CD vertikal. Membuat titik DAo yang merupakan rotasi searah jarum jam dari titik D sebesar 180o/a dengan pusat rotasi titik C. Ketik: Membuat Juring CDDAo. Pada input bar, ketik: Membuat CAo merupakan hasil rotasi titik C sebesar 360o/a dengan pusat rotasi DAo. Ketik : Membuat Juring DAoCCAo. Pada input bar, ketik: Dengan cara yang sama dengan sebelumnya kita buat titik DAoAo yang merupakan hasil rotasi titik DAo dengan pusat titik CAo. Kemudian buat juring CAoDAoAoDAo. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 13 Membuat sequensi titik C sequensi titik D. Ketik : Ketik: Selanjutnya kita buat juring: Maka lingkaran yang dinamis. Membuat CAoDAoAoDAo Ketik: Sequence[Sector[Translate[Circle [C'. D''], i Vector[D'. D'']]. Translate[D'', i Vector[D'. D'']]. Translate[D', i Vector[D'. D'']]], i, 1, a / 2 - . Membuat CAoDAoAoDAo Ketik: Sequence[Sector[Translate[Circle [D'. C], i Vector[C. C']]. Translate[C, i Vector[C. C']]. Translate[C', i Vector[C. C']]], i, 1, a / 2 - . enter Pemanfaatan GeoGebra dapat membentuk partisi dari sebuah lingkaran menjadi bangun datar segi empat yang bersifat Slider a menyatakan banyaknya partisi lingkaran, dan gambar disamping lingkaran merupakan rekonstruksi partisi lingkaran yang dibangun menjadi sebuah segiempat. Slider a dapat digeser-geser. Jika a semakin besar atau , maka semakin banyak partisi lingkaran, sehingga bangun segi empat yang terbentuk semakin mirip dengan Membuat juring yang sebangun CDDAo sebagai penutup. Pertama buat titik E: Ketik : Kemudian buat titik F dan G: Ketik : Sehingga menghitung luas didekati e dengan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 menghitung luas persegipanjang yang Kegiatan pembelajaran ini dapat membantu guru dalam membelajarkan konsep luas lingkaran. Pemanfaatan Software GeoGebra yang bersifat dinamis membantu pemahaman konseptual siswa terhadap materi pelajaran Siswa dapat belajar pendekatan saintifik. Hasil dari kegiatan IbM ini memberikan pengetahuan kepada guru-guru matematika SMP Negeri 5 Tebingtinggi. Bentuk pengetahuan tersebut berupa pemanfaatan software GeoGebra pembelajaran matematika. Hasil yang dicapai ditekankan pada disain lembar kerja bagi siswa sesuai tuntutan Luaran yang dihasilkan adalah perangkat disain pembelajaran matematika berbantuan sftware GeoGebra. Perangkat disain dapat berupa LAS (Lembar Aktivitas Sisw. dan media peraga visual, yang dapat digunakan guru sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih Pelaksanaan kegiatan IbM ini mendapatkan perhatian yang serius dari guru-guru sekolah mitra, karena ternyata kegiatan seperti ini belum pernah diadakan. Kegiatan yang pelatihan kurikulum 2013 hanya sebatas sosialisasi saja, tanpa terapan dan pendampingan. Ketertarikan guru mengikuti kegiatan ini dikarenakan kegiatan ini memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan potensi Selain itu model kegiatan yang dilakukan sangat interaktif dan dapat merespon setiap peserta. Setelah kegiatan IbM ini dilaksanakan, tim pelaksana optimis bahwa guru-guru peserta pelatihan dapat mengembangkan perangkat software GeoGebra pada materi Indikator keberhasilan program ini adalah 80% peserta pelatihan mampu membuat matematika berbantuan software GeoGebra. Diharapkan pada masa yang akan datang guru-guru mitra mengembangkan perangkat disain pembelajaran matematika yang lain. Dengan berbantuan software GeoGebra dapat membuat guru kreatif dan inovatif. Dengan demikian guru-guru yang selama ini cederung menggunakan metode ceramah dengan media seadanya dapat bergeser menerapkan software-software pembelajaran yang KESIMPULAN Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan terlaksana dengan baik dan lancar, serta mendapat respon yang positif dari peserta. Peserta juga mampu menggunakan software Geogebra, dan dapat mendisain perangkat pembelajaran matematika berbasis software GeoGebra. Namun untuk memotivasi guru bereksplorasi dalam mengembangkan disain pembelajaran, perlu diadakan kompetisi mendisain media pembelajaran matematika berbasis Geogebra, selain kegiatan pelatihan dan workshop. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 No. 2 November 2017 DAFTAR PUSTAKA