JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. June 2025 Page 232-244 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah KEPEMIMPINAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM MENANAMKAN KARAKTER PERSPEKTIF AL-QUR'AN Mursal Aziz1. Muhammad Hasbie Ashshiddiqi2. Rosidah3 1,2,3 STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara. Indonesia Email: mursalaziz7@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 2 March 2025 Final Revised: 21 April 2025 Accepted: 26 May 2025 Published: 13 June 2025 Keywords: Teacher Leadership PAUD Character and the Qur'an ABSTRACT Early Childhood Education (PAUD) has a fundamental role in the formation of children's character which will later influence their behavior and morals in the future. Teacher leadership in PAUD is not only limited to teaching, but also includes the role as a guide to children's character. This article aims to examine the leadership of PAUD teachers in instilling character values in children, with an approach based on the perspective of the Qur'an. Using a library research method, this article analyzes the texts of the Qur'an that are relevant to the principles of leadership, as well as the application of these values in the context of early childhood education. The novelty of this study lies in the perspective of the in-depth application of the Qur'an in the map of ideal leadership characteristics for PAUD teachers, including the values of honesty, compassion, discipline, and justice. The results of this study found that from the perspective of the Qur'an, a teacher's leadership must include exemplary behavior, wisdom, and patience, all of which play a role in forming children's character in a gentle and understanding manner. This study also suggests that the application of these principles in teaching practice can optimize the process of forming children's character and strengthen children's moral foundations from an early age. Through this literature research, it is hoped that it can provide a contribution to the development of educational practices based on the spiritual values contained in the AlQuran. ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran mendasar dalam pembentukan karakter anak yang nantinya akan mempengaruhi perilaku dan moral mereka di masa depan. Kepemimpinan guru dalam PAUD tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga mencakup peran sebagai pembimbing karakter anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan guru PAUD dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak, dengan pendekatan berbasis perspektif Al-Qur'an. Menggunakan metode penelitian pustaka, artikel ini menganalisis teks-teks Al-Qur'an yang relevan dengan prinsip-prinsip kepemimpinan, serta penerapan nilai-nilai tersebut dalam konteks pendidikan anak usia dini. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada perspektif penerapan Al-Qur'an secara mendalam dalam peta karakteristik kepemimpinan yang ideal bagi guru PAUD, termasuk nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, kedisiplinan, dan keadilan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dalam perspektif Al-Qur'an, kepemimpinan seorang guru harus mencakup keteladanan, hikmah, dan kesabaran, yang kesemuanya berperan dalam membentuk karakter anak dengan cara yang penuh kelembutan dan pengertian. Penelitian ini juga menyarankan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik mengajar dapat mengoptimalkan proses pembentukan karakter anak dan memperkuat landasan moral anak sejak usia dini. Melalui penelitian pustaka ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai spiritual yang termaktub dalam Al-Qur'an. Kata kunci: Kepemimpinan Guru. PAUD. Karakter dan Al-QurAoan. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses pembentukan karakter seorang anak. Pada masa ini, nilai-nilai dasar yang akan membentuk perilaku, sikap, dan pemikiran anak di masa depan mulai ditanamkan. Oleh karena itu, guru PAUD memiliki peran yang sangat krusial, tidak hanya dalam memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter anak agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Kepemimpinan yang diterapkan oleh guru PAUD sangat mempengaruhi proses ini, karena guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan pembimbing dalam pembentukan karakter anak. Al-QurAoan merupakan petunjuk yang haq dan dapat dibuktikan kebenarannya sebagai cahaya petunjuk yang kebenarannya dapat dibuktikan dengan ilmu-ilmu pendukung sehingga sejatinya seorang muslim wajib mempercai kebenaran Al-QurAoan (Mursal Aziz & Zulkipli Nasution, 2. Al-QurAoan adalah salah satu dari empat kitab yang wajib diimani. Beriman kepada kitab Al-QurAoan berarti membenarkan secara mutlak bahwa Allah mempunyai kitab-kitab yang diturunkan kepada Rasul-rasulnya yang merupakan cahaya petunjuk yang semuanya kandungannya adalah kebenaran (Aziz. Kitab suci Al-QurAoan adalah sumber inspirasi petunjuk kehidupan umat Islam (Aziz. Mempelajari Al-QurAoan merupakan sesuatu yang harus dilakukan baik dalam pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler (Mursal Aziz et. al, 2. Al-Qur'an sebagai petunjuk kehidupan umat Islam memberikan prinsip-prinsip kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk dalam Banyak ajaran Al-Qur'an yang menekankan pentingnya nilai-nilai moral dan karakter, seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, kesabaran, dan kebijaksanaan, yang harus diterapkan oleh pemimpin dalam pendidikan. Perspektif Al-Qur'an tentang kepemimpinan guru PAUD dapat memberikan wawasan baru dalam upaya menanamkan karakter pada anak usia dini. Kepemimpinan guru adalah keterampilan seorang individu yang memiliki pengetahuan untuk mempengaruhi, memberi semangat, membimbing, melarang, dan melakukan berbagai tindakan lainnya, dengan tujuan agar seseorang yang sebelumnya tidak mengetahui dapat menjadi paham dan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah (Nasution, 2. Sebagai pemimpin dan pendidik, guru seharusnya siap menghadapi kemajuan era digital yang berkembang pesat. Perkembangan ini juga akan mempermudah guru dalam menyajikan pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa (Septiana & Hidayati, 2. Profesi guru PAUD perlu ditingkatkan dalam hal kepemimpinan (Anu, 2. Kepemimpinan guru adalah kemampuan serta upaya guru dalam mempengaruhi siswa dengan cara-cara seperti memberikan dorongan, memotivasi, dan mengatur agar tujuan bersama dapat tercapai. Kepemimpinan itu sendiri merujuk pada kemampuan untuk mempengaruhi individu atau kelompok sehingga tujuan yang diinginkan dapat terlaksana (Yanti, 2. Fungsi kepemimpinan guru berperan sebagai pembimbing, model dan mentor (Suyadi, 2. Pentingnya kepemimpinan guru dalam penanaman karakter telah banyak dibahas. Namun, penerapan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kepemimpinan guru PAUD masih jarang mendapat perhatian mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kepemimpinan guru dalam menanamkan karakter anak, khususnya dalam konteks AlJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an Qur'an, serta bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan yang ada dalam Al-Qur'an dapat ditanamkan dalam praktik pendidikan anak usia dini. Melalui pendekatan penelitian pustaka, artikel ini akan menganalisis dan menganalisis ajaran-ajaran Al-Qur'an yang relevan dengan kepemimpinan guru PAUD, serta memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam pembentukan karakter anak. Dengan mengkaji perspektif Al-Qur'an terhadap kepemimpinan guru PAUD, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini yang lebih holistik, yang tidak hanya mengutamakan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter yang baik sesuai dengan ajaran-ajaran Meskipun banyak penelitian yang membahas peran kepemimpinan dalam pendidikan anak usia dini, sebagian besar penelitian tersebut lebih fokus pada aspek pengelolaan kelas, teknik pengajaran, dan pengembangan kurikulum, tanpa memberikan perhatian yang cukup terhadap peran guru sebagai pemimpin dalam pembentukan karakter anak. Sebagian besar literatur yang ada lebih mengutamakan pendekatan psikologi pendidikan dan teori kepemimpinan umum, sedangkan penerapan nilai-nilai spiritual dan moral yang terkandung dalam Al-Qur'an dalam kepemimpinan guru PAUD masih terbatas. Banyak kajian yang menekankan pentingnya karakter dalam pendidikan anak usia dini, namun hanya sedikit yang mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan yang diajarkan dalam Al-Qur'an dapat diimplementasikan dalam konteks PAUD secara Hal ini menciptakan kesenjangan antara teori kepemimpinan dalam pendidikan yang mengacu pada ajaran agama, khususnya Al-Qur'an, dan praktiknya di lapangan. Penelitian yang menghubungkan kepemimpinan guru PAUD dengan ajaran Al-Qur'an secara holistik masih jarang, padahal nilai-nilai Al-Qur'an sangat relevan untuk dijadikan dasar dalam pembentukan karakter anak yang berlandaskan pada moral dan spiritualitas. Oleh karena itu, keselarasan utama dalam penelitian ini adalah minimnya kajian yang secara spesifik mengintegrasikan ajaran Al-Qur'an dalam kepemimpinan guru PAUD, serta praktik penerapan nilai-nilai tersebut dalam menanamkan karakter pada anak usia Kesenjangan ini membuka peluang untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dapat diterapkan dalam pembentukan karakter anak pada tingkat PAUD. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka . ibrary Researc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggali pemahaman mengenai kepemimpinan guru PAUD dalam menanamkan karakter pada anak-anak, berdasarkan perspektif Al-Qur'an, melalui kajian literatur yang relevan. Sumber data dalam penelitian ini adalah literatur tertulis yang mencakup buku, jurnal ilmiah, artikel, tesis, disertasi, serta sumber-sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan topik kepemimpinan guru, karakter pendidikan, serta tafsir dan tafsiran Al-Qur'an tentang pendidikan dan kepemimpinan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka, yang meliputi langkahlangkah berikut: Identifikasi Sumber Literatur. Peneliti akan mengidentifikasi sumber-sumber literatur yang relevan mengenai kepemimpinan guru PAUD, pendidikan karakter anak usia dini, dan pandangan Al-Qur'an mengenai pendidikan. Sumber ini akan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an dicari melalui perpustakaan, database jurnal akademik, serta sumber online yang Klasifikasi dan Pemilihan Literatur. Literatur yang ditemukan akan diklasifikasikan sesuai dengan topik penelitian, yaitu kepemimpinan guru, pendidikan karakter, dan perspektif Al-Qur'an. Sumber yang relevan dan memiliki kualitas ilmiah akan dipilih untuk analisis lebih lanjut. Analisis Literatur. Peneliti akan menganalisis isi literatur yang diperoleh dengan fokus pada konsep-konsep penting terkait kepemimpinan guru PAUD dalam perspektif Al-Qur'an, serta aplikasinya dalam menanamkan karakter anak. Dokumentasi. Semua literatur yang dianalisis akan didokumentasikan untuk bahan referensi dalam penulisan laporan penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kepemimpinan Guru dalam Perspektif Al-Qur'an Kepemimpinan dalam Al-QurAoan, diartikan sebagai tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan amanah, adil, dan penuh kasih sayang. Misalnya saja dalam Surat Al-Imran . Allah berfirman: cU aAcEE aE eIa Ea aN eI aOEa eO aE eIa AA a A aE eOA a aA Aa a aI ae aI aIIA A eI aN eI aO e a e aA eA a AA a A eECa eEA a A aaE eIAa eacO aI eI a eOEaEa a a AeAA a AEaOA u aAcEE O ac eE aI aaO aE aEOeIA a Aa eIa Aa aaO acE eEA a AEa aN eI aOa aO e aN eI AaO eaEa eI a Aa a a AcEE acaIA Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhamma. berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan . Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. (Ali 'Imran/3:. Ayat ini menjelaskan bahwa kepemimpinan yang baik tidak hanya mengandalkan kekuatan atau otoritas, tetapi lebih pada kelembutan, kasih sayang, dan komunikasi yang Dalam konteks PAUD, seorang guru harus mampu menjadi teladan dan pemimpin yang bijaksana yang memberikan contoh perilaku yang baik bagi anak-anak. Guru diharapkan dapat membimbing anak-anak dengan penuh kasih sayang dan memperhatikan kebutuhan mereka baik secara fisik, emosional, maupun moral. Diantara ayat Al-Qur'an yang dapat dikaitkan dengan konsep kepemimpinan, khususnya dalam konteks kepemimpinan guru, yang mencakup tanggung jawab, keteladanan, kasih sayang, dan keadilan antara lain yaitu: Surat Al Ahzab . e AcEE aO eEOa eO aIA a A eO aEA ( AcEE aEaO Ue A a A EaCa e aEIa Ea aE eI Aa eO aA a AcEE a aeO aA a AaE a a aOa aE aA a AIa aE aI eI aEIa Oa e aOA )21 :33/AaEA Sungguh, pada . Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, . bagi orang yang mengharap . Allah dan . hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah. (Al-Ahzab/33:. Ayat ini menekankan bahwa teladan adalah salah satu aspek penting dalam Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an Seorang pemimpin, dalam hal ini guru, harus menjadi teladan yang baik bagi anak-anak. Guru harus menunjukkan akhlak yang mulia, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, agar anak-anak dapat meniru perilaku positif tersebut. Surat Al-Baqarah . aAcEEA a A Aa aNa aI eO aN eI a a e aIA AEac aIN aI acI Oa a a aOEa eO aaE a eA aA aAcEE aOCa a aE a O a aEa eOa aO ONA a AcEEa eE aI ea aO eE a eE aIa aOA u aAEaO eE Ea aI eOIA a A aA a A eaEa eA a AcEE a eO AaeEA a A a eA a aA aN eI aa e EacAA a caAEIA a A aO E aE acIA Mereka . entara Talu. mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan Daud membunuh Jalut. Kemudian. Allah menganugerahinya (Dau. kerajaan dan hikmah . Dia . mengajarinya apa yang Dia kehendaki. Seandainya Allah tidak menolak . sebagian manusia dengan sebagian yang lain, niscaya rusaklah bumi ini. Akan tetapi. Allah mempunyai karunia . ang dilimpahkan-Ny. atas seluruh alam. (Al-Baqarah/2:. Ayat ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab seorang pemimpin untuk menegakkan keadilan dan menjaga keseimbangan. Dalam konteks guru, ini mengingatkan bahwa guru bertanggung jawab atas perkembangan moral dan karakter anak-anak, serta harus menjaga keberagaman dalam pemahaman dan kebutuhan masing-masing anak. Surat Al-Mumtahanah . a A aE eI a eI a a ac eO aN eI aO a eC aA A eO aEa eO aN eIA a A aI Eac aOeIa Ea eI OaCa aEa eO aE eI aAOA A aaE aO eIN O aE aIA a aAcEEA a AEO aeI aOEa eI O ea a a eO aE eI aI eI a aOA aAcEE O ac eE aI eC a aOeIA a A acaIA Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. (Al-Mumtahanah/60:. Ayat ini mengajarkan tentang keadilan dalam kepemimpinan. Seorang guru harus berlaku adil kepada semua siswa, tanpa memandang latar belakang atau keadaan mereka. Keadilan ini akan menumbuhkan rasa saling menghargai dan mendorong anak-anak untuk belajar dengan baik. Surat Al-Qasas . e aA CaEA AO eaEa aIO aeIA a aA ae O aN aI OeeaA ca A e a e a eNa acaI aO ae aI aI e a e a ea eECa aOA Salah seorang dari kedua . itu berkata. AuWahai ayahku, pekerjakanlah dia. Sesungguhnya sebaik-baik orang yang engkau pekerjakan adalah orang yang kuat lagi dapat Ay (Al-Qasas/28:. Ayat ini menggambarkan pentingnya kemampuan dan kepercayaan dalam memilih seorang pemimpin. Guru sebagai pemimpin dalam pendidikan anak usia dini perlu menunjukkan integritas dan tanggung jawab, serta memiliki kemampuan untuk mengelola kelas dan memberikan pendidikan yang berkualitas. Surat Al-Maidah . a aA OeeaOac aN Eac aOeIa aIIa eO aE eOIa eO Ca acO aIOeIa a EaEA A eO a acaE a e aEa eO a e aEa eO A a Ae aO aaE Oae a aIIac aE eIA a A aN a a a eE aCA a AI a aI Ca eOIA aAcEE a aOe a aI a e aIEa eOIA a AN aaO a eC aA a AcEE acaIA a A aEE ac eC OO aOacCaOA Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak . karena Allah . saksi-saksi . ang bertinda. dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil karena . itu lebih dekat pada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan (Al-Ma'idah/5:. Ayat ini mengingatkan para pemimpin, termasuk guru, untuk mengisyaratkan keadilan dalam setiap tindakan, bahkan ketika menghadapi tantangan atau perbedaan. Keadilan adalah salah satu ciri utama dalam kepemimpinan yang baik, yang harus diterapkan oleh guru dalam mengelola hubungan dengan murid-muridnya. Surat At-Tahrim . AEa eO aN aI E aiO aE a aaE a a acaEA U A aE eI aO a eN aE eO aE eI IA a a AA a ca acOCa eO aNa EIA a aA OeeaOac aN Eac aOeIa aIIa eO Ca eO a eIAA a A aO eE a aA aAcEE aI ee a aI a aN eI aO aO eA aEa eOIa aI Oae aI a eOIA a AaO eA a a eOIA Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (At-Tahrim/66:. Ayat ini mengingatkan kita tentang pentingnya tanggung jawab moral yang harus diemban oleh seorang pemimpin, termasuk guru, untuk membimbing dan mendidik dengan penuh perhatian agar anak-anak tumbuh dengan nilai-nilai yang baik dan benar, yang dapat menjauhkan mereka dari perilaku buruk. Pendidikan Karakter dalam PAUD menurut Al-Qur'an Al-Qur'an mengajarkan banyak nilai yang dapat menjadi dasar dalam pendidikan karakter anak usia dini. Surah Luqman . :12-. memberikan petunjuk mengenai cara mendidik anak. Pada ayat tersebut mengajarkan bahwa syukur dan hikmah adalah nilai penting dalam pendidikan karakter. Guru PAUD dapat menanamkan nilai-nilai ini kepada anak dengan cara mengajarkan pentingnya bersyukur dan menghargai apa yang Selain itu, taqwa . , kejujuran, kerja keras, dan disiplin merupakan nilai-nilai yang dapat diinisiasi dalam pendidikan karakter anak-anak sejak dini. Pendidikan karakter anak dalam Al-Qur'an dapat ditemukan dalam banyak ayat yang mengajarkan nilai-nilai moral dan etika, yang bertujuan untuk membentuk kepribadian yang baik. Berikut beberapa aspek pendidikan karakter yang diajarkan dalam Al-Qur'an untuk anak antara lain yaitu: Tanggung Jawab dan Akhlak Baik Al-Qur'an mengajarkan pentingnya membentuk akhlak yang baik sebagai dasar dari karakter anak. Dalam Surat Al-Ahzab . :70-. AAEae Ea aE eI a e aIEa aE eI aO aO e aA e Ea aE eI aIa eO a aE eIA e caA OA A a eOUA a AcEE aOCa eOEa eO Ca eO UaEA a A eeOaOac aN Eac aOeIa aIIaO acCaOA A a eO UIA a AcEE aO aA a A eOEaN AaCa e a Aa eO UA a AaO aI eI O aac aA Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Dia (Alla. akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar. (Al-Ahzab/33:70-. Ketaatan kepada Orang Tua Ketaatan kepada orang tua merupakan nilai yang Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an sangat ditekankan dalam Al-Qur'an. Dalam Surat Luqman . Allah berfirman: A aIO aeI a aI e aE e aE eOA a e AA eOIaA ca A aO aOA a AAEaN Aa eOA a AIa a aO aE a eO aN a aIEaeNa a acIN aO eNIUA a AaE eIA a aA EO aO eNI acOAA AAO aeA a AO eE aIA ca aO aE aO aE aO eEa aEA Kami mewasiatkan kepada manusia . gar berbuat bai. kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami,) AuBersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ay Hanya kepada-Ku . Selambat-lambat waktu menyapih ialah sampai anak berumur 2 tahun. (Luqman/31:. Kesabaran dan Ketekunan Al-Qur'an juga mengajarkan pentingnya kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Dalam Surat Al-Baqarah . Allah berfirman: u a a aOeIA ca AA ae aOEA ca A OeeaOac aN Eac aOeIa aIIaO e a a eOIa eO aEA AcEE aI a EA a AA EO a acaIA Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan . epada Alla. dengan sabar dan Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Al-Baqarah/2:. Kejujuran dan Amanah Kejujuran dan amanah . emegang kepercayaa. adalah bagian dari pendidikan karakter yang sangat ditekankan dalam Al-Qur'an. Dalam Surat Al-Ahzab . Allah berfirman: A aO eE aa aE aOeIa a eI Oace aI eEIa aN aO a eAa eCIa aI eI aNA e A aA a AI OA ca AEaO EA a A aO eaEa eA a aAIa eaEa aIIaA a A aIacA a aAI aIacN aEIA a AA AEa eO UI a aN eO UaEA a e AaO a aIEa aNA a AaE eIA Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia . sangat zalim lagi sangat bodoh (Al-Ahzab/33:. Saling Menghormati dan Menjaga Hubungan Sosial Dalam Surat Al-Hujurat . :1. Allah berfirman: A A a A eeOaOac aN Eac aOeIa aIIa eO aaE aO e ea Ca eOI aI eI Ca eOIA a A aI eI aIA a A eeO a eI Oac aE eOIa eO aO Ue aI eI aN eI aO aaE aIA A eO aC a e aA a aA aaE e aI eEAA a A aE eI aO aaE aIaa a eO a eaEa eECaA a aA eeO a eI Oac aE acI aO Ue aI eI aN acI aO aaE eaE aI a eO a eIAA a eA aA a AI aO aI eI Eac eI Oaae a ca aA OeeaOac aN Eac aOeIa aIIaO e aIa eaO aEaO Ue aIIA aAE aE aI eOIA AOE aiOEa aN aIA AE aI acaIA ae a AaE eO aIA ca AA A aO ac a a a aE eI a eI Oac e aE aE Eae aI a a eO aN aI eOUA ca AE aI aeI acO aaE a aA U A aE eI a eA a A eO aO aaE aO eae ac eA a AA a Aa eA AcEE acaO ac aOeIA a AcEE acaIA a a aE a eN a aI eO Na aOacCaOA Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain . boleh jadi mereka . ang diolok-olokkan it. lebih baik daripada mereka . ang mengolok-olo. dan jangan pula perempuan-perempuan . engolok-olo. perempuan lain . boleh jadi perempuan . ang diolok-olok it. lebih baik daripada perempuan . ang mengolok-olo. Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang Seburuk-buruk panggilan adalah . setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. Panggilan fasik adalah panggilan dengan menggunakan kata-kata yang mengandung penghinaan atau tidak mencerminkan sifat seorang mukmin. Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. (AlHujurat/49:11-. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Al-Qur'an juga mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan. Dalam Surat Al-Baqarah . Allah berfirman: Ae aO aaE a eC a eaON acaI aOA a A a AaO eE aI aOA a A aI eE aI aOA a aA aOOaeAaiEa eOIaEA a aAe Ca eE N aaO aUO Aa e aaEaO EIA e AaOA a a AcEE O ac E ac acO aOeIa aOO ac eE aIA a a A aN eIa Aa aa A a A acN eIa Aae a eON acaI aI eI aOA aA aN aOeIA Ae a aI a aE aIA a AcEEa acaIA Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhamma. tentang haid. Katakanlah. AuItu adalah suatu Ay. Maka, jauhilah para istri . ari melakukan hubungan inti. pada waktu haid dan jangan kamu dekati mereka . ntuk melakukan hubungan inti. hingga mereka suci . abis masa hai. Apabila mereka benar-benar suci . etelah mandi waji. , campurilah mereka sesuai dengan . yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan . Haid adalah darah yang keluar bersama jaringan yang dipersiapkan untuk pembuahan di rahim perempuan. Keluarnya secara periodik, sesuai dengan periode pelepasan sel telur ke Kondisi seperti itu yang dianggap kotor dan menjadikan perempuan tidak suci secara syarAoi, termasuk tidak suci untuk digauli suaminya. (Al-Baqarah/2:. Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Guru PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter anak. seperti yang digambarkan dalam Surat Al-Ahzab . e AcEE aO eE aO eO aIA a A eO aEA AcEE aEaO Ue A a A EaCa e aEIa Ea aE eI Aa eO aA a AcEE a aeO aA a AaE a a aOa aE aA a AIa aE aI eI aEIa aO e aOA Sungguh, pada . Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, . bagi orang yang mengharap . Allah dan . hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah. (Al-Ahzab/33:. Ayat ini menekankan pentingnya penerapan kepemimpinan. Guru PAUD harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anak, karena anak usia dini sangat dipengaruhi oleh perilaku orang dewasa di sekitarnya. Dalam konteks ini, guru PAUD bertindak tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral yang membentuk karakter anak melalui perilaku sehari-hari, interaksi positif, dan pemberian nasihat yang bijak. Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Pendidikan Karakter Dalam pendidikan PAUD, nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an dapat diterapkan melalui berbagai metode seperti: Pendekatan berbasis teladan: Guru menunjukkan nilai-nilai karakter yang baik melalui tindakan dan sikap sehari-hari. Cerita dan kisah-kisah Islami: Penggunaan kisah-kisah dalam Al-Qur'an yang mengajarkan tentang keteladanan, kesabaran, keberanian, dan ketakwaan, untuk menginspirasi anak-anak. Pemberian tugas dan tanggung jawab: Anak-anak diajarkan untuk memiliki rasa tanggung jawab melalui kegiatan kelompok atau tugas sederhana di kelas. Pembiasaan doa dan dzikir: Menerapkan kebiasaan berdoa dan berdzikir di pagi Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an hari sebelum memulai aktivitas sebagai cara untuk menumbuhkan kedisiplinan dan kedekatan dengan Tuhan. Pembahasan Kepemimpinan Guru PAUD dalam Menanamkan Karakter Guru PAUD memiliki kedudukan yang sangat vital dalam membentuk karakter anak, karena anak pada usia dini sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Dalam perspektif Al-Qur'an, kepemimpinan guru tidak hanya berbicara tentang kemampuan mengajar, tetapi juga tentang bagaimana seorang guru dapat menjadi contoh yang baik dan mengembangkan karakter anak melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Guru PAUD perlu membangun kedekatan emosional dengan anak-anak sehingga mereka merasa aman dan dihargai. Dengan kedekatan ini, nilai-nilai positif yang diajarkan akan lebih mudah diterima oleh anak. Gaya kepemimpinan seorang guru di kelas perlu disesuaikan dengan model yang Setiap model atau tipe kepemimpinan guru memiliki ciri khas yang berbeda, yang sangat bergantung pada kepribadian dan cara mengajar guru tersebut. Selain itu, guru juga harus dapat memilih berbagai aspek kepemimpinan yang mendukung kelancaran proses pembelajaran, karena gaya kepemimpinan yang diterapkan berhubungan erat dengan pencapaian tujuan pembelajaran yang diinginkan (Muhammad. Kepemimpinan guru PAUD dalam menanamkan karakter sangat penting karena pada usia dini, anak-anak sedang dalam tahap pembentukan kepribadian. Guru PAUD memiliki peran sebagai teladan yang memberikan arahan dan pengaruh positif dalam perkembangan karakter anak. Guru PAUD harus menjadi contoh yang baik bagi anak Sikap, perilaku, dan cara berbicara guru akan dicontoh oleh anak-anak. Kepemimpinan yang baik dimulai dengan menunjukkan nilai-nilai positif, seperti jujur, disiplin, empati, dan tanggung jawab. Guru PAUD perlu menggunakan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan dalam mengajarkan nilai-nilai karakter. Misalnya, melalui cerita, permainan, atau kegiatan kelompok yang mengajarkan pentingnya sikap jujur, kerja sama, atau menghargai orang lain. Guru PAUD perlu menanamkan nilai empati sejak dini, seperti mengajarkan anak untuk peduli dengan perasaan teman, membantu teman yang sedang kesulitan, dan memahami perasaan orang lain. Ini penting untuk membentuk karakter sosial yang baik. Kepemimpinan yang lembut dan penuh kasih sayang, seperti yang diajarkan dalam Al-Qur'an, sangat penting untuk menciptakan iklim belajar yang nyaman bagi anak-anak. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk berkembang secara optimal tanpa rasa takut atau Guru juga harus mampu memberi motivasi dan dorongan agar anak-anak memiliki kemampuan sosial yang baik, seperti berbagi, bekerja sama, dan membantu Tantangan dalam Implementasi Kepemimpinan dalam PAUD Tantangan utama dalam merancang karakter melalui kepemimpinan guru PAUD adalah adanya perbedaan latar belakang anak-anak. Setiap anak datang dari lingkungan keluarga yang berbeda, dengan nilai dan pola asuh yang bervariasi. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan pendekatan pengajaran karakter agar sesuai dengan kebutuhan setiap anak. Selain itu, kurang bagi pelatihan sebagian guru PAUD mengenai penerapan nilai-nilai Al-Qur'an dalam karakter pendidikan juga menjadi tantangan. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an Banyak guru yang belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam proses belajar mengajar, khususnya dalam konteks PAUD. Fungsi guru tidak hanya mengajar dan mendidik, tetapi juga harus memahami peranannya sebagai pribadi yang terpanggil untuk mendampingi peserta didik dalam proses belajar. Di lembaga PAUD, guru merupakan sosok sentral yang berinteraksi langsung dengan anak didik, berperan sebagai manajer, pemimpin, dan teladan (Cahyaningrum, 2. Implementasi kepemimpinan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menghadapi sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian dan strategi khusus. Banyak lembaga PAUD, terutama di daerah terpencil atau kurang berkembang, menghadapi keterbatasan sumber daya, baik itu dalam hal fasilitas pendidikan, bahan ajar, maupun perangkat pembelajaran. Hal ini menyulitkan guru untuk menerapkan kepemimpinan yang efektif dan menyelenggarakan pembelajaran yang optimal. Tidak semua guru PAUD memiliki keterampilan dan pengetahuan kepemimpinan yang memadai. Beberapa guru mungkin kurang terlatih dalam hal pengelolaan kelas, penerapan karakter, atau keterampilan sosial yang penting untuk membimbing anak-anak dengan baik. Al-QurAoan memberikan solusi dalam menghadapi tantangan dalam implementasi terhadap permasalahan kepemimpinan dalam pendidikan anak usia dini antara lain yaitu: Kepemimpinan yang bijaksana/hikmah a Aa eO aE aaEa a eE a eE aI a aO eE aI eO aA A aI acaI aacEa N aaO a eEa aI a aI eIA a eAO aA a A a eE aA a A a ea aEOA a AIa a aO a eaE aN eI aEaca eO aNA u aA a eO aEN aON aaO a eEa aI a eE aI eN a aOeIA a A acEA a A eIA Serulah . ke jalan Tuhanmu dengan hikmah. dan pengajaran yang baik serta debatlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang paling tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia . yang paling tahu siapa yang mendapat petunjuk. (AnNahl/16:. Hikmah adalah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil. Ayat ini mengajarkan pentingnya kepemimpinan yang bijaksana dan menggunakan pendekatan yang penuh pengertian dalam menghadapi berbagai tantangan dalam mendidik anak. Kepemimpinan yang sabar n AA aeA a AA aEA a e A acaIA ca AA eO aEA A aIEaO EA a A acaaE Eac aOeIa aIIa eO aOA AIa Ea aA eO aeA a AaE eIA a AC i aO aaOA a A aO aaOA a AA eO a eE aA Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran. (Al-'Asr/103:2-. Ayat ini mengingatkan kita bahwa untuk menghadapi tantangan, kita perlu saling mendukung dalam kebenaran dan kesabaran, dua sifat yang sangat diperlukan dalam menjalankan kepemimpinan yang efektif di PAUD. Kepemimpinan yang kolaborasi ee a ca AcEE aO aaE EA a A a aiO aA AeO aO aaE eECa a aE aiO a aOA a A OeeaOac aN Eac aOeIa aIIa eO aaE a aEac eOA aE aIOeIa eEaOeA a A eN a eE a aA a AI aO aaE eE aNA Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an a a AA eacO aE eIA a A eaO aO aaE aOe a aIIac aE eIA e AI aO eaa eOIa Aa UeaE aI eI ac a aN eI aO a aeOIU aOaa aEa eE a eI a a AI a aI Ca eOI a eIA a AeE a aA AI aOacCaOA a AEaO eEa a aOE ac eC OO aO aaE a a aOIa eOA a A aI eE aI ae a eE a a aI a eI a ea eaO aO a a aOIa eOA a AEaO eaEae aI aO eEa aeOA a AcEEA a A a eO a eE aCaA a AcEE acaIA a Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syiar-syiar . Allah, jangan . elanggar kehormata. bulan-bulan haram, jangan . ewan-hewan kurba. dan qalAAoid . ewan-hewan kurban yang diberi tand. , dan jangan . ula menggangg. para pengunjung Baitulharam sedangkan mereka mencari karunia dan rida Tuhannya! Apabila kamu telah bertahalul . enyelesaikan ihra. , berburulah . ika ma. Janganlah sekali-kali kebencian(-m. kepada suatu kaum, karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas . epada merek. Tolong-menolonglah kamu dalam . kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya. (Al-Ma'idah/5:. Ayat ini menekankan pentingnya kerjasama dalam kebaikan, yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan, di mana guru, orang tua, dan masyarakat saling membantu dalam mengatasi tantangan dan mendukung perkembangan anak. Kepemimpinan yang peduli aA aI eE aI eI aE a aOOa aC eO aI eOIA a A aN eI a eO aEOa a a e Oa e aI a eOIa a eE aI e a eOA a A aO eE aIe aIIa eOIa aO eE aIe aI Ia a eA a a aOOa eI aN eOIA a a ca a EO a aOOae a eOIA A aOe a aEOeIA a AcEE aO aA ca AEA AOa e a aI aN aIA a AcEEA a aA eOEN OE aiOEA a AcEEa acaIA a aAE EO a aOO aa eOa eOIA Orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh . makruf dan mencegah . mungkar, menegakkan salat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (At-Taubah/9:. Ayat ini menunjukkan bagaimana pemimpin yang peduli akan mengajak umatnya untuk berbuat baik, mencegah kemungkaran, dan menjalankan ibadah dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan di sini mencakup perhatian terhadap kemaslahatan umat dan kesejahteraan bersama. Kepemimpinan yang visioner AEac aIA a e aA aEaCA aO aEaCA a AEac aI a eECaEa aIA a AOA a AIa aI eIA a AaE eIA e A Eac aA A a eC ae aO aacEa eaEa eE a aIA AEaCA e A a eC ae a aeI aaEa EacA u AIa aI Ea eI Oa eEa eIA ae a AaE eIA Bacalah dengan . nama Tuhanmu yang menciptakan! Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia, yang mengajar . dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (Al-'Alaq/96:1-. Ayat ini mendorong untuk terus menambah ilmu dan pengetahuan agar dapat menjalankan kepemimpinan dengan lebih baik. Dengan mengikuti prinsip-prinsip yang terkandung dalam ayat-ayat ini, guru PAUD dapat menghadapi tantangan dalam penerapan kepemimpinan dengan lebih bijaksana, sabar, dan efektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang baik dan mendukung perkembangan karakter anak. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Kepemimpinan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menanamkan Karakter Perspektif Al-Qur'an Berdasarkan beberapa ayat Al-QurAoan yang diuraikan di atas, meskipun tantangantantangan ini ada, dengan pendekatan yang tepat, kepemimpinan guru PAUD dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter anak secara optimal. Untuk mengatasi tantangan dalam implementasi kepemimpinan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dapat merujuk pada beberapa prinsip yang diajarkan dalam Al-Qur'an yang berkaitan dengan kepemimpinan, kesabaran, komunikasi yang baik, dan pentingnya kerjasama. KESIMPULAN Penelitian ini mengungkapkan bahwa kepemimpinan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan karakter pada anak-anak, terutama melalui penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Dalam perspektif Al-Qur'an, kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan perintah atau arahan, tetapi lebih kepada menjadi teladan yang baik, mengedepankan kasih sayang, kelembutan, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. Hal ini sangat relevan dalam konteks PAUD, dimana anak-anak sangat dipengaruhi oleh contoh yang diberikan oleh orang dewasa di sekitar mereka, terutama guru. Pendidikan karakter yang diterapkan oleh guru PAUD, berdasarkan ajaran AlQur'an, mencakup nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, kedisiplinan, dan syukur, yang semuanya dapat ditanamkan sejak usia dini. Guru sebagai pemimpin di ruang kelas tidak hanya mengajarkan pengetahuan akademik, tetapi juga bertanggung jawab dalam membentuk moral dan karakter anak. Dengan menggunakan pendekatan berbasis teladan dan komunikasi yang penuh kasih, guru PAUD dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan karakter anak. Namun tantangan dalam penerapan kebijakan ini, seperti perbedaan latar belakang keluarga anak dan kurangnya pelatihan guru mengenai integrasi nilai-nilai Islam dalam karakter pendidikan, perlu diatasi. Untuk itu, penting untuk meningkatkan pelatihan guru, memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua, serta mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Secara keseluruhan, penanaman karakter pada anak usia dini, yang dipimpin oleh guru yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an, akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi pekerti luhur dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan keutuhan dan moral yang baik. REFERENSI