Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI SMAN 11 KOTA JAMBI Joko Saputra1. Zuhri Saputra Hutabarat2 Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Batanghari Jambi Abstract This study aims to find out the school environment influences learning outcomes in the Economics Subject of Class XI Students at SMAN 11 Jambi City. This research is included in the associative class of causality. Classified as associative because this research is to find out whether or not there is a relationship between the variables being Categorized as causality, because this study aims to determine whether the observed variables have a certain causal relationship as theoretically suspected. The results showed a significance value of less than 5% is obtained, so it can be concluded that the school environment (X) has an effect on learning outcomes (Y) at SMAN 11 Jambi City. This means that there is a linear relationship between the school environment (X) and learning outcomes (Y) at SMAN 11 Jambi City. Keywords : School Environment. Learning Outcomes PENDAHULUAN Peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan Nasional dan merupakan bagian integral dalam upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh. Dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 dinyatakan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan memiliki peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Upaya peningkatan kualitas manusia ditujukan untuk mewujudkan kader-kader bangsa yang akan melaksanakan pembangunan di masa Kader-kader bangsa yang berkualitas atau dikenal dengan istilah sumber daya manusia inilah yang menentukan keberhasilan pembangunan. Untuk itu, salah satu cara menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas adalah melalui pendidikan. Alumni Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UNBARI Dosen Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UNBARI Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memegang peran signifikan dalam proses pengajaran. Pendidikan dapat mengubah pandangan hidup, budaya dan perilaku Pendidikan juga berfungsi mengantar manusia menguak tabir kehidupan sekaligus menempatkan dirinya sebagai pelaku dalam setiap perubahan. Untuk mewujudkan hal tersebut harus didukung dengan lingkungan sekolah yang baik serta memiliki guru dengan kemampuan komunikasi yang baik dalam upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Tak terkecuali pula dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 11 Kota Jambi. Sudah menjadi suatu kewajiban yang mutlak bagi guru menciptakan siswa-siswi yang berprestasi dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin ketat saat ini. Selain itu pula merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi guru jika siswa-siswi didiknya dapat mencapai hasil hasil belajar yang Lingkungan Sekolah merupakan lingkungan yang berpengaruh dan bermakna bagi siswa dalam proses belajar mengajar yang ada di sekolah, baik itu dalam lingkungan sosial maupun lingkungan nonsosial. Lingkungan Sekolah meliputi lingkungan fisik sekolah seperti lingkungan kampus/sekolah, sarana dan prasarana belajar yang ada, sumber-sumber belajar, media belajar dan seterusnya, lingkungan sosial yang menyangkut hubungan siswa dengan teman-temannya, guru-gurunya serta staf sekolah yang lain. Lingkungan Sekolah juga menyangkut lingkungan akademis yaitu suasana dan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar, berbagai kegiatan kokurikuler dan lain-lain. Berdasarkan observasi yang dilakukan lingkungan Sekolah yang ada SMAN 11 Kota Jambi juga masih mengalami masalah dengan kelengkapan fasilitas sekolah yang kurang memadai, hal ini dapat dilihat dari jumlah alat peraga/media pembelajaran yang ada belum cukup memadai, misalnya jumlah LCD yang dimiliki sekolah hanya 2 buah. Selain itu kualitas guru dan komunikasi guru dalam menyampaikan materi dengan cara yang cepat dan monoton. Hal ini, dapat dilihat pada saat siswa menerima materi Salah satu siswa disuruh untuk membaca materi dari buku, siswa yang lain Kemudian guru menjelaskan lagi dan begitu seterusnya. Sehingga siswa cenderung ramai sendiri, mengobrol dengan temannya, ada beberapa siswa yang mengerjakan PR pelajaran lain dan kurang memperhatikan pembelajaran yang sedang Situasi dan kondisi pembelajaran di atas menyebabkan siswa pasif dan suasana belajar menyenangkan sebagaimana yang diharapkan belum terwujud. Menurut Gronlund . , hasil belajar adalah suatu bagian pelajaran misalnya suatu unit, bagian ataupun bab tertentu mengenai materi tertentu yang telah dikuasai oleh siswa. Sementara, menurut Sudjana . , hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman Hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah perubahan mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotoris yang berorientasi pada proses belajar mengajar yang dialami siswa. Artinya, hasil belajar itu berhubungan dengan tujuan instruksional dan pengalaman belajar yang dialami siswa. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 adalah perubahan pada kognitif, afektif dan konatif sebagai pengaruh pengalaman belajar yang dialami siswa baik berupa suatu bagian, unit, atau bab materi tertentu yang telah diajarkan. Lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang berpengaruh dan bermakna bagi siswa dalam proses belajar mengajar yang ada di sekolah. Menurut Sukmadinata . lingkungan sekolah memegang peranan penting bagi perkembangan belajar Sementara, menurut TuAou . , lingkungan sekolah diartikan sebagai lingkungan dimana para siswa dibiasakan dengan nilai-nilai tata tertib sekolah dan nilai-nilai kegiatan pembelajaran berbagai bidang studi yang dapat meresap ke dalam kesadaran hati nuraninya. Maka, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah adalah lingkungan dimana kegiatan belajar mengajar berlangsung dimana para siswanya dibiasakan dengan nilai-nilai kegiatan pembelajaran berbagai bidang studi. Untuk mewujudkan pendidikan maka harus didukung dengan lingkungan sekolah yang baik serta memiliki guru dengan kemampuan komunikasi yang baik dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa. Secara teori banyak faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Adapun kerangka berpikir dalam penelitian ini dapat digambarkan, sebagai berikut: Gambar 1 Kerangka Berpikir Lingkungan Sekolah Hasil Belajar METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam golongan asosiatif kausalitas. Digolongkan asosiatif karena penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antar variabel yang Dikategorikan kausalitas, karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variable-variabel yang di amati mempunyai hubungan sebab akibat tertentu seperti yang diduga secara teoritis. Selain itu, berdasarkan tujuan penelitian, penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian penjelas . ksplanatory researc. yaitu suatu penelitian yang menjelaskan masing-masing variable melalui pengujian hipotesis. Dimana pengujian ini dilakukan dengan analisis persamaan regresi linear berganda yang dilanjutkan dengan pengujian koefesien determinasi (R. , uji t dan uji F untuk pengujian hipotesis dengan menggunakan alat bantu SPSS 21. for windows. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Tanggapan responden atau siswa terhadap lingkungan sekolah pada siswa SMA Negeri 11 Kota Jambi dapat dilihat dari pilihan kriteria jawaban setiap item pertanyaan yang telah dikembangkan berdasarkan indikator dari variabel lingkungan sekolah dan hasil belajar yang sesuai pada SMA Negeri 11 Kota Jambi. Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 Tabel 1 Distribusi Frekuensi Skor Lingkungan Sekolah No. Kelas 58 - 61 62 - 65 66 - 69 70 - 73 74 - 77 78 Ae 81 82 Ae 86 Jumlah Absolut Frekuensi Relatif % Kumulatif Pada tabel berikut akan digambarkan variabel lingkungan sekolah pada SMAN 11 Kota Jambi berdasarkan dari sebaran kuesioner yang telah dilakukan. Untuk memperoleh gambaran secara umum mengenai variabel lingkungan sekolah pada SMAN 11 Kota Jambi, akan diuraikan seperti yang terlihat pada tabel, sebagai berikut: Tabel 2 Frekuensi Tanggapan Responden Terhadap Lingkungan Sekolah Tanggapan Responden Skor SKS Dimensi 1: Hubungan Guru Dengan Siswa Skor Rata-Rata Dimensi 2: Hubungan Siswa Dengan Siswa P10 Skor Rata-Rata Dimensi 3: Ruang dan Tempat Belajar P11 P12 P13 P14 Skor Rata-Rata Dimensi 4: Fasilitas Kelas P15 P16 Skor Rata-Rata Dimensi 5: Alat Pembelajaran P17 P18 Skor Rata-Rata No Item Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 Tanggapan Responden Skor Keterangan SKS Dimensi 6: Perpustakaan Sekolah Sebagai Penunjang Pembelajaran P19 Baik P20 Baik P21 Baik P22 Baik Skor Rata-Rata Baik Dimensi 7: Ventilasi Kelas dan Penerangan Kelas P23 Baik P24 Baik P25 Baik P26 Baik Skor Rata-Rata Baik Rata- Rata Persentase Baik Skor Rata-Rata Variabel Lingkungan Sekolah No Item Pengujian normalitas data dalam suatu penelitian secara ilmiah dapat dilakukan dengan menggunakan teknik Uji Kolmogorov Smirnov-Test (Uji K-S) sebagai pengukur terhadap instrumen penelitian yang dijadikan tolok ukur dalam suatu penelitian. Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Lingkungan_Sekolah Normal Parameters Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Hubungan . antara variabel lingkungan sekolah (X) terhadap hasil belajar (Y) siswa kelas XI di SMAN 11 Kota Jambi. Untuk menguji Hipotesis akan diuji dengan menggunakan alat Statistik Koefisien Korelasi. Dari struktur analisis linear akan dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat signifikansi dan nilai koefisien dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik untuk substruktur dari analisis regresi linear sederhana maupun analisis regresi linier berganda. Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 Tabel 5 Hasil Analisis Estimasi Regresi Variabel Lingkungan Sekolah (X) Terhadap Hasil Belajar (Y) Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error (Constan. X_Lingkungan_Sekolah Sig. Beta Dependent Variable: Y_Hasil_Belajar Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMAN 11 Kota Jambi Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji parsial . diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah (X) berpengaruh terhadap hasil belajar (Y) pada SMAN 11 Kota Jambi. Artinya, terdapat hubungan linier antara lingkungan sekolah (X) dengan hasil belajar (Y) pada SMAN 11 Kota Jambi. Lingkungan Sekolah merupakan lingkungan yang berpengaruh dan bermakna bagi siswa dalam proses belajar mengajar yang ada di sekolah, baik itu dalam lingkungan sosial maupun lingkungan nonsosial. Lingkungan Sekolah meliputi lingkungan fisik sekolah seperti lingkungan kampus/sekolah, sarana dan prasarana belajar yang ada, sumber-sumber belajar, media belajar dan seterusnya, lingkungan sosial yang menyangkut hubungan siswa dengan teman-temannya, guru-gurunya serta staf sekolah yang lain. Lingkungan Sekolah juga menyangkut lingkungan akademis yaitu suasana dan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar, berbagai kegiatan kurikuler dan lain-lain. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan diketahui secara umum lingkungan sekolah pada SMAN 11 Kota Jambi dikategorikan baik, meskipun ada beberapa point yang mesti diperbaiki. skor tertinggi berada pada dimensi ke tujuh AuVentilasi Kelas dan Penerangan KelasAy, hal ini menjelaskan bahwasanya siswa berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada SMAN 11 Kota Jambi, ventilasi dan penerangan kelas yang ada saat ini sudah sesuai dengan harapan peserta didik. Ventilasi kelas yang ada mampu menjaga sirkulasi udara yang ada dalam kelas dapat terjaga dengan baik. Ventilasi kelas yang ada mampu menjaga sirkulasi udara yang ada membuat udara menjadi lebih segar. Kualitas jendela yang ada sangat baik, sehingga ruangan kelas menjadi terang. Penerangan ruang kelas seperti lampu yang tersedia sangat baik, sehingga sangat membatu dalam proses belajar mengajar yang berlangsung disaat kelas menjadi gelap. Sedangkan skor yang paling rendah berada pada dimensi ke keenam AuPerpustakaan Sekolah Sebagai Penunjang PembelajaranAy. Hal ini menjelaskan bahwasanya berdasarkan hasil survey yang dilakukan diketahui bahwa peserta didik menilai Perpustakaan Sekolah Sebagai Penunjang Pembelajaran saat ini belumlah sesuai Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 Fasilitas perpustakaan yang ada belum mampu memberikan kenyamanan saat Penerangan yang ada pada perpustakaan kurang baik. serta buku yang tersedia pada perpustakaanpun kurang lengkap, sehingga belum mampu menunjang materi yang diberikan di kelas. Meskipun dimensi memiliki skor rata-rata yang rendah, akan tetapi skor yang diperoleh masih dalam kategori baik. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah, komunikasi guru, dan motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada SMA Negeri 11 Kota Jambi, baik secara parsial maupun secara simultan. Secara rinci kesimpulan dalam penelitian ini akan dijabarkan satu persatu berdasarkan hipotesis yang telah diajukan sebagai berikut: Lingkungan sekolah secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Artinya terdapat hubungan linier antara lingkungan sekolah dengan prestasi belajar pada SMAN 11 Kota Jambi. Semakin baik lingkungan sekolah akan meningkatkan hasil belajar, sebaliknya semakin buruk lingkungan sekolah yang ada, maka akan berdampak semakin menurunya hasil Saran Diharapkan ke depan pihak sekolah sedapat mungkin meningkatkan kelengkapan sarana dan prasarana sekolah yang memadai agar siswa lebih terangsang untuk belajar ekonomi lebih lanjut, sehingga pencapaian prestasi belajar ekonomi akan lebih optimal. Diharapkan ke depan guru dapat lebih bergairah dan bersungguh-sungguh dalam memberikan materi kepada peserta didik. Dengan lebih banyak lagi membaca bukubuku referensi terkait materi yang diberikan, sehingga guru lebih menguasai materi ajar dengan baik, akan lebih mudah dalam memberikan contoh-contoh yang sederhana, sehingga lebih mudah difahami oleh peserta didik. Guru sebagai pendidik hendaknya juga dapat memotivasi siswa dalam belajar dengan cara sering memberi tugas agar siswa dapat terus belatih dan menguasai materi yang diberikan. pemberian umpan balik baik berupa nilai maupun penghargaan bagi yang berhasil menyelesaikan tugas, serta sanksi bagi siswa yang tidak menyelesaikan tuganya. Penelitian ini perlu di tindak lanjuti lagi untuk melihat faktor apa saja yang dapat mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran ekonomi. Scientific Journals of Economic Education Volume 7. Nomor 1. April 2023 SJEE ISSN : 2597-8853 DAFTAR PUSTAKA