JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 VOL. No. 02 Desember - 2025 PENGARUH WAKTU DAN JASA PENGIRIMAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN E-COMMERCE SAAT TANGGAL KEMBAR Afroh Fauziah1. Tatang Permana2*). Dwi Novi Wulansari3 1,2,3 Jurusan Teknik Logistik. Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri. Universitas Pendidikan Indonesia. Jl. Dr. Setiabudi No. Isola. Kec. Sukasari. Kota Bandung. Jawa Barat. Indonesia 40154 Email: permana@upi. ABSTRAK Masa diskon tanggal kembar dalam e-commerce sering menyebabkan lonjakan aktivitas transaksi yang berdampak pada kualitas layanan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu dan jasa pengiriman terhadap kepuasan konsumen selama periode tanggal kembar di platform Shopee bulan Januari sampai Mei 2025 berdasarkan karakteristik konsumen. Variabel independen terdiri atas waktu pengiriman (XCA) dan jasa pengiriman (XCC), sedangkan variabel dependen adalah kepuasan konsumen (Y). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 400 responden melalui teknik purposive sampling. Validitas diuji dengan korelasi Pearson dan reliabilitas dengan CronbachAos Alpha. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, dan regresi linear berganda . enis kelamin, usia, profesi, dan penghasilan bulana. menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu dan jasa pengiriman sama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, namun jasa pengiriman memiliki pengaruh yang lebih dominan pada hampir seluruh kategori. Kelompok usia muda, perempuan, dan pelajar lebih sensitif terhadap waktu pengiriman, sementara pekerja serta responden berpenghasilan tinggi lebih mengutamakan kualitas Strategi pengiriman yang adaptif berdasarkan karakteristik konsumen diperlukan untuk meningkatkan kepuasan konsumen terutama saat tanggal kembar. Kata kunci: Kepuasan Konsumen. Waktu pengiriman. Jasa pengiriman. E-commerce. Tanggal Kembar. ABSTRACT The growth of e-commerce has changed consumer shopping behavior, especially during major discount events such as double-date promotions, where delivery becomes a key challenge. This study aims to analyze the effect of delivery time and shipping service on customer satisfaction on the Shopee platform during the double-date discount period from January to May 2025. A quantitative descriptive approach was used with a Likert scale questionnaire distributed to 400 respondents using purposive sampling. Validity was tested using Pearson correlation and reliability with CronbachAos Alpha. Data were analyzed through normality, multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation tests, and multiple linear regression using SPSS. The results indicate that both delivery time and shipping service have a positive effect on satisfaction, with shipping service having a more dominant influence, especially among working and higher-income consumers. Younger and female respondents were more sensitive to delivery time. The study concludes that the quality and timeliness of delivery play a crucial role in shaping customer satisfaction during major promotional periods. Keywords: Customer Satisfaction. Delivery Time. Shipping Service. E-commerce. Double-Date Copyright . Journal Industrial Engineering & Management (JUST-ME) 2025 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. DOI: https://doi. org/10. 47398/just-me. JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 VOL. No. 02 Desember - 2025 PENDAHULUAN Perkembangan mendorong pertumbuhan dunia bisnis secara pesat, termasuk di sektor logistik yang mengalami transformasi signifikan dalam berbagai aspek Proses logistik kini tidak hanya berjalan secara offline, tetapi juga berkembang melalui bisnis online, terutama di sektor ecommerce. E-commerce telah menjadi tren global yang mengubah pola konsumsi masyarakat dari transaksi konvensional menjadi belanja daring. Melalui e-commerce memungkinkan konsumen untuk membeli barang dan jasa dengan lebih mudah, tanpa terbatas oleh faktor geografis (Chaffey, 2. Pertumbuhan e-commerce dalam laporan eConomy SEA 2023 oleh Google. Temasek, dan Bain & Company, menyatakan sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi digital Indonesia, dengan nilai transaksi yang terus meningkat. Percepatan ini turut dipicu oleh kemajuan sistem pembayaran digital serta strategi pemasaran agresif, seperti kampanye diskon besar pada momen seperti Harbolnas dan promo tanggal kembar (Kledo. Namun, meskipun diskon besar menjadi daya tarik utama, kepuasan konsumen tidak hanya ditentukan oleh harga murah, tetapi juga oleh kualitas layanan yang diberikan, terutama dalam aspek waktu dan jasa pengiriman. Shopee merupakan salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia yang secara konsisten menjalankan kampanye diskon berskala besar guna menarik lebih banyak konsumen. Platform ini telah berkontribusi dalam mengubah perilaku belanja masyarakat dari transaksi langsung menjadi belanja secara daring (Sun & Creech, 2. Salah satu strategi pemasaran Shopee yang menonjol adalah kampanye berbasis tanggal kembar, seperti 9. 9 Super Shopping Day, yang menawarkan berbagai promo dan diskon guna menarik konsumen (Schmitt, 1. Kepuasan pada konsumen menjadi fokus utama karena mereka yang langsung merasakan dan menilai kualitas produk atau layanan. Dalam dunia digital dan e-commerce, kepuasan menjadi indikator penting dalam membangun loyalitas dan hubungan jangka panjang dengan pasar (Mastarida, 2. Secara akademis, konsumen juga mudah dijadikan objek penelitian, seperti melalui kuesioner Likert, karena keterlibatan langsung membuat hasil penelitian lebih konkret dan aplikatif (Sugiyono, 2. Kualitas memengaruhi kepuasan konsumen dalam berbelanja daring. Meskipun produk berkualitas dan harganya menarik, keterlambatan pengiriman dapat menurunkan kepuasan. Pengiriman tepat waktu menunjukkan bahwa layanan sesuai keterlambatan bisa menandakan layanan yang kurang optimal dan menimbulkan keluhan (Juniariska dkk. , 2. Meski ada promosi dari platform e-commerce, kepuasan konsumen tetap dipengaruhi oleh performa jasa pengiriman. Keterlambatan sering terjadi saat masa promo besar akibat lonjakan pesanan (Ismail, 2. Data dari Asosiasi Logistik Indonesia . menunjukkan bahwa saat puncak promo online, volume pengiriman bisa melonjak hingga 280% dibandingkan hari biasa. Pada Oktober 2023, transaksi e-commerce bahkan mencapai 361,54 juta, menciptakan tekanan besar bagi perusahaan logistik untuk memproses paket dalam waktu yang sangat singkat. Masa diskon besar menghadirkan tantangan karena tingginya permintaan dapat membebani sistem logistik, sehingga menimbulkan risiko keterlambatan dan penurunan kualitas layanan Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana waktu pengiriman dan layanan jasa pengiriman memengaruhi kepuasan konsumen selama periode ini. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan yang bermanfaat bagi platform e-commerce, penjual, maupun penyedia jasa untuk mengoptimalkan layanan terlebih fokus pada pengiriman dan peningkatan kepuasan, terutama selama masa tanggal kembar, sekaligus membantu konsumen dalam membuat keputusan berbelanja yang lebih baik. ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) VOL. No. 02 Desember - 2025 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan analitis untuk menganalisis pengaruh waktu (X. dan jasa pengiriman (X. terhadap kepuasan konsumen (Y) pada platform e-commerce Shopee selama periode diskon tanggal kembar bulan Januari sampai Mei Pendekatan kuantitatif dipilih untuk memungkinkan analisis statistik terhadap hubungan antarvariabel (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna platform Shopee yang melakukan transaksi selama event tanggal kembar . 1 hingga . di tahun 2025, dengan jumlah populasi sebesar 50 juta transaksi (Katadata, 2. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih responden yang memenuhi kriteria, yakni pernah berbelanja di Shopee saat periode tersebut dan menggunakan jasa pengiriman. Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 400 responden dengan margin error 5% (Sekaran & Bougie, 2. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah kuesioner berbasis skala Likert . Ae. dimana skor 1 menunjukkan ketidaksetujuan yang dan 5 menunjukkan persetujuan yang sangat kuat (Sugiyono, 2019. Junaidi & Widjaja, 2. Pengumpulan data dilakukan dalam dua tahap: Uji Validitas dan Reliabilitas. Uji dilakukan pada 40 responden awal . % dari sampel Validitas diuji menggunakan nilai korelasi Pearson (> 0,. , sedangkan reliabilitas menggunakan CronbachAos Alpha (> 0,. (Hair et al. , 2. Pengumpulan Data Utama. Setelah instrumen dinyatakan layak, kuesioner disebarkan ke 360 responden tambahan hingga total Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi skor masing-masing variabel. Sedangkan analisis inferensial mencakup: Uji Normalitas (Kolmogorov-Smirno. Uji Multikolinearitas (VIF < 10. Tolerance > 0,. Uji Heteroskedastisitas (Glejser, sig. > 0,. Uji Autokorelasi (Durbin-Watso. Regresi Linear Berganda, untuk menguji pengaruh waktu dan jasa pengiriman . ariabel independe. terhadap kepuasan konsumen . ariabel depende. , serta menghitung Koefisien Determinasi (RA), uji F simultan, dan uji T parsial . < 0,. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistika Deskriptif Karakteristik Responden A Jenis Kelamin Tabel 1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Laki - Laki Perempuan Total Jumlah Responden Persentase A Usia Tabel 2. Responden Berdasarkan Usia Usia < 20 Tahun 20 - 50 Tahun < 50 Tahun Total Jumlah Responden Persentase 17,3% 65,8% A Profesi Tabel 3. Responden Berdasarkan Profesi Profesi Pelajar. Mahasiswa Pekerja (Pegawai Swasta. Pegawai Negeri Sipil (PNS). TNI/Polri. Wirausaha. Lainny. Tidak Bekerja. Ibu Rumah Tangga. Pensiunan Total Jumlah Responden Persentase Pendapatan Bulanan Tabel 4. Responden Berdasarkan Pendapatan Bulanan Penghasilan < Rp 3. 000 (Di bawah UMR) Rp 3. 000 - Rp 5. (Setara UMR) > Rp 5. 000 (Di atas UMR) Total Jumlah Responden Persentase 30,5% 7,5% P. ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) VOL. No. 02 Desember - 2025 Frekuensi Berbelanja seluruh item pertanyaan memiliki r hitung yang lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,3120. Tabel 8. Uji Validitas Tabel 5. Responden Berdasarkan Frekuensi Belanja Frekuensi Belanja Setiap bulan saat tanggal kembar Kadang-kadang . -3 kali dalam 5 bula. Jarang . urang dari 2 kali dalam 5 bula. Total Jumlah Responden Persentase 20,8% 45,5% 33,8% Pemilihan Jasa Pengiriman Tabel 6. Responden Berdasarkan Pilihan Jasa Pengiriman Jasa Pengiriman Antaraja Reguler JNE Reguler Pos Reguler SiCepat Reguler Ninja Xpress ID Express SPX Standart J&T Express Antaraja Economy SiCepat Halu SPX Hemat J&T Economy Kargo Instant Same Day Next Day Total Jumlah Responden Persentase 1,5% 12,5% 0,3% 3,8% 2,5% 0,3% 36,5% 1,7% 17,8% 1,5% 0,5% 1,2% Uji Validitas Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (Pearson correlatio. dengan r tabel untuk menentukan setiap butir pernyataan dalam kuesioner memiliki kelayakan dalam mengukur variabel yang diteliti. Suatu pernyataan dinyatakan valid jika nilai r hitung > r tabel, sementara jika r hitung < r tabel, maka pernyataan tersebut dianggap tidak valid. Tabel 7. R Tabel Uji Validitas Perhitungan statistik dilakukan terhadap 40 responden (N = . , sehingga nilai r tabel dapat diperoleh dengan rumus df = N - 2, yaitu 38 dengan tingkat signifikansi untuk uji dua arah 0,05. Dengan demikian, diperoleh r tabel = 0,3120. Berdasarkan tabel 8, secara keseluruhan dari semua item pertanyaan variabel X1, variabel X2, dan variabel Y dapat dinyatakan valid karena Variabel X1. X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. X2. X2. Y1. Y1. Y1. Y1. Y2. Y2. Y2. Y2. r hitung 0,777 0,709 0,782 0,867 0,677 0,795 0,844 0,674 0,866 0,798 0,899 0,795 0,885 0,874 0,876 0,913 0,893 0,735 0,664 0,849 0,757 0,743 r tabel 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Data diolah penulis dari SPSS, 2025 Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan nilai CronbachAos Alpha, yang berfungsi untuk menilai tingkat keandalan setiap Suatu variabel dianggap reliabel jika nilai CronbachAos Alpha lebih besar dari 0,60, karena menunjukkan bahwa butir pertanyaan dalam kuesioner memiliki konsistensi internal yang baik. Tabel 9. Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha Waktu Pengiriman (X. 0,796 Jasa Pengiriman (X. 0,805 Kepuasan Konsumen (Y) 0,779 N item Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Sumber : Data diolah penulis dari SPSS, 2025 Berdasarkan hasil diketahui bahwa nilai Cronbach's Alpha lebih dari 0,6. Nilai 0,6 menunjukkan tingkat reliabilitas yang cukup, sementara rentang 0,7 Ae 0,9 menandakan reliabilitas yang baik. Oleh karena itu, setiap variabel yang diuji yakni X1. X2, dan Y memiliki tingkat reliabilitas yang baik, sehingga instrumen penelitian ini memiliki konsistensi yang memadai dalam mengukur variabel yang telah ditetapkan. ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) VOL. No. 02 Desember - 2025 Analisis Statistika Inferensial Uji Normalitas Uji memastikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi normal, sehingga memenuhi asumsi dalam analisis statistik Pengujian dilakukan dengan SPSS menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov. Uji Heterosdestisitas Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi terdapat ketidaksamaan varians dari residual pada setiap Jika heteroskedastisitas, maka hasil analisis regresi bisa menjadi tidak valid. Pengujian ini dilakukan menggunakan SPSS dengan metode Glejser. Tabel 11. Uji Heteroskedastisitas Variabel Waktu Pengiriman Jasa Pengiriman Gambar 1. Uji Normalitas Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,63, yang berarti lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 atau 0,63 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal, sehingga memenuhi salah satu asumsi untuk analisis statistik parametrik. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas dilakukan untuk memastikan bahwa variabel independen dalam model regresi tidak memiliki hubungan yang terlalu kuat satu sama lain. Pengujian ini menggunakan nilai Collinearity Statistics dalam SPSS, dengan parameter Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF). Tabel 10. Uji Multikonearitas Variabel Waktu Pengiriman Jasa Pengiriman Collinearity Statistics Tolerance VIF 0,629 1,59 0,629 1,59 Sumber : Data diolah penulis dari SPSS, 2025 Berdasarkan hasil uji, nilai Tolerance untuk kedua variabel, yaitu Waktu dan Jasa Pengiriman adalah 0,629, sedangkan nilai VIF masing-masing sebesar 1,59. Nilai ini masih berada di bawah ambang batas umum, yaitu Tolerance > 0,10 atau 0,629 > 0,10 dan VIF < 10 atau 1,59 < 10. Sehingga tidak terdapat masalah multikolinearitas dalam model regresi, dan kedua variabel ini layak digunakan untuk analisis lebih lanjut. Nilai Signifikansi 0,656 0,360 Nilai Heteroskedastisitas 0,05 0,05 Sumber : Data diolah penulis dari SPSS, 2025 Berdasarkan hasil, nilai signifikansi untuk variabel Waktu Pengiriman adalah 0,656 dan Jasa Pengiriman adalah 0,360. Kedua nilai tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 atau 0,656. 0,360 > 0,05, sehingga tidak terdapat gejala Dengan demikian, model regresi memenuhi asumsi homoskedastisitas . dan asumsi regresi terpenuhi. Uji Autokerelasi Uji mengetahui apakah terdapat hubungan antar residual dalam model regresi, menggunakan metode Durbin-Watson, yang membandingkan nilai dL dan dU. Ketentuan nilai Durbin Watson terlihat pada tabel 12 untuk 400 responden (N = . dan 2 variabel independen yakni waktu dan jasa pengiriman . Tabel 12. Tabel Durbin Watson Tabel 13. Uji Autokorelasi Nilai Durbin Watson 2,034 Nilai dL 1,826 Nilai dU 1,846 dU < DW < . - dU) . ,846 < 2,034 < 2,. = Tidak ada autokorelasi . Dari hasil perhitungan. DW berada dalam rentang dU hingga . - dU), sehingga tidak terdapat autokorelasi dalam model regresi, yang berarti model memenuhi asumsi regresi linear. Uji Regresi Linear Berganda Persamaan sebagaimana berikut. AA. Hasil analisis uji regresi linear berganda berdasarkan karateristik responden, dilakukan pada JOURNAL INDUSTRIAL ENGINEERING AND MANAGEMENT (JUST-ME) ISSN : 2723-0341 ISSN : 2745-7303 VOL. No. 02 Desember - 2025 SPSS dengan perolehan output yang telah diolah terlihat sebagaimana table 14 berikut. Tabel 14. Hasil Uji Regresi Responden No. Kategori Golongan Laki Ae Laki Jenis Kelamin Perempuan < 20 Tahun Usia 20 - 50 Tahun > 50 Tahun Pelajar. Mahasiswa Profesi Penghasilan Bulanan Pekerja (Pegawai Swasta. Pegawai Negeri Sipil (PNS). TNI/Polri. Wirausaha. Lainny. Tidak Bekerja. Ibu Rumah Tangga. Pensiunan < Rp 3. 000 (Di bawah UMR) Rp 3. 000 - Rp 5. (Setara UMR) > Rp 5. 000 (Di atas UMR) Regresi Linear Berganda Y = 0,764 . X1 . X2 Y = -0,018 . X1 . X2 Y = -1,345 . X1 . X2 Y = 0,453 . X1 . X2 Y = 2,953 . X1 . Y = -0,593 . Y = 0,713 . Y = 2,133 . Y = 0,830 . Y = -0,303 . Y = -1,915 . Sumber : Data diolah penulis dari SPSS, 2025 Berdasarkan hasil output, terlihat bahwa pengaruh variabel independen (XCA dan XCC) terhadap kep uasan konsumen menunjukkan pola yang beragam. Secara umum. XCC menunjukkan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan XCA, karakteristik individu, kepuasan lebih banyak dipengaruhi oleh jasa pengiriman itu sendiri. Meskipun besarnya pengaruh bervariasi, kedua variabel tetap menunjukkan hubungan positif terhadap kepuasan konsumen di seluruh kategori, yang menandakan bahwa XCA dan XCC sama-sama memiliki peran dalam membentuk persepsi responden terhadap layanan pengiriman yang Untuk angka konstan pun bermacammacam dari positif sampai negatif yang menandakan tingkat kepuasan konsumen awal saat konstan atau X=0. KESIMPULAN Waktu pengiriman (X. memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen di semua Semakin cepat dan tepat waktu proses pengiriman, semakin tinggi kepuasan yang dirasakan konsumen. Pada kelompok usia dibawah 20 tahun dan profesi pelajar maupun mahasiswa, waktu pengiriman berperan cukup dominan dalam membentuk kepuasan, menunjukkan bahwa segmen muda lebih sensitif terhadap kecepatan waktu pengiriman. Responden perempuan cenderung menunjukkan pengaruh waktu pengiriman yang lebih tinggi dibanding laki-laki. Pada kelompok pendapatan menengah dan tinggi, sensitivitas terhadap waktu pengiriman relatif lebih kecil dibanding kualitas jasa pengiriman. Hal ini menunjukkan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam pengantaran menjadi aspek penting terutama bagi segmen yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap efisiensi layanan. Jasa (X. pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan konsumen selama tanggal kembar. Dalam hampir seluruh karakteristik konsumen, jasa pengiriman memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan waktu pengiriman. Hal ini terlihat terutama pada kelompok pekerja dan konsumen dengan penghasilan di atas UMR, yang lebih mengutamakan jasa bagi kepuasan mereka. Kelompok laki-laki, pekerja . egawai swasta. PNS. TNI/Polri, wirausaha, dan lainny. , serta konsumen berpenghasilan menengah keatas menunjukkan bahwa kualitas jasa pengiriman menjadi faktor yang menentukan pembentukan Kelompok penghasilan setara dan di atas UMR menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi apabila jasa pengiriman berkualitas baik, dibanding waktu pengiriman saja. Selain itu, kelompok usia lanjut dan responden yang tidak bekerja cenderung memiliki tingkat kepuasan dasar yang tinggi meskipun pengaruh variabel independen relatif lebih rendah. DAFTAR PUSTAKA