Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Available online at http://jurnal2. stkip-andi-matappa. id/index. php/poligon Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika 3. Tahun Terbit 2025. Halaman 1-17 PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI SMP NEGERI 4 PANGKAJENE Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3. Nur Asriyanti Jabir4 1, 2, 3,4 STKIP Andi Matappa *Email: sindyyo86@gmail. Received: 14 Desember 2024. Revised: 6 April 2025. Accepted: Tanggal Pusblish 6 juli 2025 ABSTRAK Penerapan Media Pembelajaran Komik Digital Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Materi Relasi Dan Fungsi SMP Negeri 4 Pangkajene. Skripsi. Dibimbing oleh Vivi Rosida dan Ahmad Budi Sutrisno. Pd. Program studi pendidikan matematika STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Media Pembelajaran Komik Digital Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperiment One Grup Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas Vi A di SMP Negeri 4 Pangkajene tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 24 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil analisis statistic deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pemahaman konsep siswa sebelum penerapan media pembelajaran komik digital sebesar 62,83 dengan standar deviasi sebesar 3,667. Sedangkan skor rata-rata pemahaman konsep siswa setelah penerapan media pembelajaran komik digital sebesar 88,95. Sedangkan standar deviasi sebesar 3,290. Hasil analisis statistika inferensial dengan uji ttest menggunakan paired t-test menunjukkan thitung > ttabel . ,063 E-30,. yang dalam artian bahwa ada perbedaan pemahaman kosep siswa sebelum dan setelah penerapan media pembelajaran komik digital dengan data berdistribusi normal menggunakan uji normalitas. Selanjutnya uji Gain Ternormalisasi diperoleh hasil 0,81 yang menunjukkan berada dalam kategori tinggi yaitu 0,70 O g < 1,00 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Kata kunci : Media Pembelajaran. Komik Digital. Pemahaman Konsep PENDAHULUAN Pendidikan menurut UU No. 22 tahun 2003 merupakan usaha sadar yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk meningkatkan kekuatan spiritual keagamaan mengendalikan diri. Kepribadian dan kecerdasan akhlak mulia satu cara untuk mewujudkan tujuan Pendidikan nasional yaitu dengan meningkatkan Pendidikan dalam berbagai bidang pendidikan, salah satunya This is open access article under the CC-BY-SA-licens Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 adalah matematik. Dunia pendidikan mempunyai peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia lebih berkualitas di masa yang akan datang. Salah satu proses penting dalam dunia pendidikan adalah kegiatan pembelajaran. Pada Saat proses pembelajaran terjadi transfer ilmu antara siswa dengan guru maka dalam proses pembelajaran selain seorang guru harus memahami materi seorang guru juga dituntut untuk menguasai strategi-strategi dalam penyampaian materi dengan cara memanfaatkan perkembangan perkembangan teknologi dan informasi saat ini dalam proses Matematika berasal dari bahasa latin mathainein atau mathemata yang berarti belajar atau hal yang dipelajari. Dalam bahasa Belanda disebut wiskunde atau ilmu pasti,yang kesemuanya berkaitan dengan penalaran. Menurut Auguste Comte . , matematika bukanlah ilmu melainkan alat berpikir logis. Matematika merupakan bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin disampaikan. Namun setelah dilaksanakan observasi pendahuluan di sekolah SMP Negri 4 Pangkajene, aktivitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum sesuai dengan yang diharapkan. Materi yang didapat siswa hanya informasi yang lebih membuat guru aktif, sedangkan siswa hanya mendengarkan dan menyalin dalam buku catatan. Pemahaman konsep belajar yang rendah, dan tidak dapat digunakan untuk permasalahan yang kompleks yang melibatkan logika berpikir dan tingkat pemahaman. Pada pembelajaran matematika belum semua menggunakan masalah matematika tidak rutin yang kontekstual. Pembelajaran lebih banyak berorientasi pada banyaknya materi yang diberikan dengan soal-soal yang rutin. Dari hal tersebut mengakibatkan siswa tidak terbiasa untuk berpikir kritis dan kesulitan untuk memecahkan masalah dan menyebabkan prestasi siswa dalam matematika masih belum maksimal. Media pembelajaran ialah suatu perantara yang dapat menjembatani proses penyampaian informasi atau materi belajar yang disampaikan sehingga lebih memudahkan diserap dan dipahami siswa (Rohani, 2. Media berfungsi sebagai sarana berupa gambaran untuk siswa yang dapat memotivasi aktivitas belajar, memperjelas, dan memudahkan analisis konsep abstraksi membuat lebih sederhana dan relatif mudah dipahami (Hasan, 2. Sementara itu, untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang efektif tidak hanya berfokus pada hasil belajar siswa, melainkan bagaimana proses pembelajaran yang efisien mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, yang dapat meningkatkan mutu pendidikan dan perubahan perilaku dengan mengiplementasikannya dalam kehidupan. Pada dasarnya siswa yang masih duduk Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 dibangku sekolah dasar masih berpikir secara abstrak, sehingga diperlukannya media pembelajaran untuk mempermudah siswa menguasai dan mengetahui materi yang Karena itu, pemakaian media ketika proses belajar begitu penting guna menunjang materi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan setelah diterapkan media pembelajaran komik digital di SMPN 4 pangkajene. Hasil penlitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat untuk beberapa pihak diantaranya : . Bagi Siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi bentuk pendukung dan motivasi dalam belajar bagi siswa dan bermanfaat untuk membantu siswa lebih tertarik dan lebih menyukai mata pelajaran matematika, sehingga dalam memahami materi menjadi lebih mudah dan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui cerita dalam komik yang berbasis kontekstual, dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang diajarkan guru,. Bagi Guru. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi guru yaitu inovasi cara mengajar yang kreatif agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan dapat mempermudah serta memberikan pemahaman materi lebih dalam kepada siswa guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam belajar, meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan keterampilan guru dalam penggunaan berbagi metode pembelajaran,. Bagi Sekolah. Sebagai bahan masukan agar lebih meningkatkan kembali mutu pembelajaran, sebagai bahan pertimbangan terhadap peningkatan kinerja guru dan upaya peningkatan kualitas pengelolaan pengajaran. II. METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Kuantitatif merupakan suatu proses menemukan pengetahuan yang yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menemukan keterangan mengenai apa yang ingin diketahui sabta nuryani, 2018. Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian kuantitatif adalah penelitian Penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan dan meramalkan yang akan terjadi pada suatu variabel manakala diberikan suatu perlakuan tertentu pada variabel lainnya. Variabel dan Desain Penelitian Variabel penelitian merupakan kegiatan menguji hipotesis, yaitu menguji kecocokan antara teori dan fakta empiris di dunia nyata. Penelitian ini memiliki dua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat atau independence variabel merupakan sebab yang diperkirakan dari beberapa perubahan dalam variabel terikat, biasanya dinotasikan dengan simbol (X). Dengan kata lain, variabel bebas merupakan variabel yang mengetahui atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variabel terikat. Sedangkan dependent variable merupakan factor utama yang ingin dijelaskan atau diprediksi dan dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, biasanya dinotasikan dengan (Y). Adapun desain yang digunakan dalam penelitian adalah desain pre-eksperimental. Model pre-eksperimental yang dipilih adalah model one-grup pretest-posttest. Untuk posttest untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan . pada penerapan media pembelajaran komik digital. Definisi Operasional Variabel Media pembelajaran komik digital Berdasarkan definisi yang dijelaskan maka dalam penelitian ini definisi komik digital adalah sebuah cerita yang dirancang dalam bentuk sketsa kartun menarik yang didalamnya terdapat berbagai karakter yang memiliki kaitan erat dengan isi cerita, sehingga pembaca dengan mudah menangkap dan memahami isinya serta pembaca merasa terhibur, memiliki format digital sehingga mampu dibaca dengan menggunakan peralatan elektronik seperti handphone, laptop. LCD, dan sebagainya. Pemahaman konsep matematika Pemahaman konsep adalah kemampuan seseorang untuk dapat memahami dan mengungkapkan kembali yang sudah di pahami dalam bentuk yang lebih mudah serta mampu mengaplikasikan konsep-konsep tersebut. Pemahaman konsep saat diperlukan siswa untuk mencapai hasil belajar yang baik. Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian pengaruh media pembelajaran komik matematika digital akan dilaksanakan di kelas Vi A SMP Negri 4 Pangkajene Jl. Andi burhanuddin, jagong, kec. Pangkajene dan kepulauan provinsi Sulawesi selatan. dengan materi relasi dan fungsi. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah tersebut dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 di Kelas Vi A yang dimulai pada bulan Januari 2023 hingga Februari Populasi dan Sampel Populasi Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vi SMPN 4 Pangkajene berjumlah 47 siswa yang terbagi dalam 2 Sampel Sampel adalah sebagian dari jumlah populasi yang dipilih untuk sumber data, mitha octavyan . 3 : 39-. Dalam Penelitian ini sampel yang digunakan adalah kelas ViA sebanyak 24 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan atau menyediakan berbagai data yang diperlukan dalam kegiatan penelitian Instrumen yang digunakan sangat menentukan terhadap keberhasilan suatu kegiatan penelitian, sebab data yang diproleh untuk menjawab masalah penelitian atau menguji hipotesis diperoleh melalui instrumen. Tes Pemahaman konsep Tes yang dimaksud disini adalah tes kemampuan Pemahaman konsep matematika berupa tes uraian, yang digunakan sebagai tolak ukur kemampuan Pemahaman konsep matematika peserta didik. Lembar observasi Lembar observasi merupakan alat bantu yang digunakan ketika pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan terhadap fenomena yang diselidiki. Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data adalah cara-cara yang ditempuh dan alat-alat yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan datanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: Tes Tes adalah sederet pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengukuran, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki individual atau kelompok. Metode ini digunakan untuk mengukur pencapaian hasil Pemahaman konsep siswa. Tes ini dilakukan dua kali yaitu dengan pretest dan posttest. Observasi Observasi adalah melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan. Teknik ini digunakan oleh peneliti untuk mengetahui tentang keadaan siswa, lokasi madrasah, guru, sarana dan prasarana sekolah serta segala hal yang berhubungan dengan topik penelitian. Teknik Analisis Data Uji Prasyarat Uji prasyarat diperlukan untuk mengetahui apakah analisis data untuk pengujian hipotesis dapat dilanjutkan atau tidak. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diambil berasal dari populasi berdistribusi normal atau tidak. Nilai yang digunakan adalah post test dan uji yang digunakan adalah uji Kolmogorov-Shapiro-Wilk, dengan bantuan SPSS 20,0 dengan ketentuan sebagai berikut: Jika nilai Asymp. Sig. -taile. < 0,05 maka data tersebut berdistribusi tidak normal. Jika nilai Asymp. Sig. -taile. Ou 0,05 maka data tersebut berdistribusi normal. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk melihat sampel yang digunakan apakah memiliki tingkat kemampuan yang sama atau tidak. Dalam hal ini yang digunakan dalam uji homogenitas ini adalah uji F. Untuk memudahkan perhitungan hipotesis, peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS 20 dengan dasar pengambilan keputusannya adalah sebagai berikut: Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 . Jika nilai signifikansi < taraf nyata () 0,05 maka dikatakan variabel dua atau lebih kelompok populasi data adalah tidak sama . idak homoge. Jika nilai signifikansi Ou taraf nyata () 0,05 maka dikatakan variabel dua atau lebih kelompok populasi data adalah sama . Uji T-test Uji t-test digunakan untuk mengetahui Penerapan media pembelajaran komik digital terhadap Pemahaman konsep Matematika siswa. Uji ini dilakukan dengan bantuan program komputer SPSS 20. 0 for windows, yaitu uji paired t-Test. Hipotesis yang akan diuji berbunyi sebagai berikut: H0 : Tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas ViA di SMP 4 H1 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan penerapan media pembelajaran koimik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas ViA SMP 4 pangkajene. Uji Gain Ternormalisasi Uji gain ternormalisasi digunakan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar antara sebelum dan sesudah pembelajaran. Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya peningkatan sebelum dan sesudah pembelajaran menurut Hake . adalah sebagai berikut. ycycoycuyc ycyycuycycycyceycycOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc ycycoycuyc ycoycaycoycycnycoycaycoOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc Gain ternormalisasi . = i. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Hasil penelitian ini memaparkan tentang proses pengolahan data baik yang menggunakan analisis deskriptif maupun menggunakan analisis inferensial. Analisis Deskriptif Hasil penelitian ini hanya dikategorikan pada aspek kognitif, analisis deskriptif menunjukkan tentang karakteristik distribusi skor dari masing-masing variabel penelitian dan merupakan jawaban dari masalah yang dirumuskan. Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Pretest Sebagai gambaran awal tentang pemahaman konsep matematika siswa pada bahasan relasi dan fungsi kelas Vi A SMP Negeri 4 pangkajena sebelum penerapan media pembelajaran komik digital Apabila dikelompokkan kedalam lima kategori, maka diperoleh distribusi frekiuensi dan presentase pencapaian pemahaman konsep matematika siswa pada tabel 4. 2 berikut ini : Tabel 4. Distribusi Frekuensi dan Presentase Pencapaian Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Pretest Rentang Skor Kategori Frekuensi Presentase 0 Ae 34 Sangat Kurang 35 Ae 54 Kurang 55 Ae 74 Sedang 75 Ae 84 Baik 85 Ae 100 Sangat Baik Jumlah Sumber: Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 Sangat kurang Kurang Sedang Baik Sangat baik 0-34 35-54 55-74 75-84 85-100 Gambar 4. 1 persentase pretest Sedangkan skor rata-rata pemahaman konsep matematika siswa berdasarkan indikator pemahaman konsep sebelum penerapan media pembelajaran komik digital, dapat dilihat pada tabel berikut: Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Tabel 4. 3 Deskripsi Skor Rata-Rata Pemahaman Konsep (Pretes. Pemahaman Konsep Matematika siswa No. Indikator sebelum Penerapan media komik Presentaser Kriteria skor (%) Menyatakan ulang sebuah 61,45% Sedang 63,54% Sedang 53,12% Sedang 56,25% Sedang 51,04% Sedang 66,66% Sedang 67,70% Sedang Mengklasifikasi menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya Memberi contoh dan non contoh dari konsep Menyajikan konsep dalam representasi matematika Mengembangkan perlu dan syarat cukup suatu konsep Menggunakan, memilih prosedur tertentu Mengaplikasikan pemecahan masalah Sumber: Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 Posttest Apabila hasil posttest pencapaian pemahaman konsep matematika siswa dikelompokkan kedalam lima kategori, maka diperoleh distribusi frekuensi dan presentase pencapaian pemahaman konsep matematika siswa pada tabel 4. 5 berikut ini: Tabel 4. Distribusi Frekuensi dan Presentase Pencapaian Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Posttest Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Rentang Skor Kategori Frekuensi Presentase 0 Ae 34 Sangat Kurang Kurang Sedang Baik S 35 Ae 54 u 55 Ae 74 b 75 Ae 84 Sangat Baik r 85 Ae 100 Jumlah Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 Sangat kurang Kurang Sedang Baik Sangat baik 0-34 35-54 55-74 75-84 85-100 Gambar 4. 2 Persentase posttest Sedangkan skor rata-rata pemahaman konsep matematika siswa berdasarkan indikator pemahaman konsep setelah penerapan media pembelajaran komik digital dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 4. Deskripsi Skor Rata-Rata Pemahaman Konsep (Posttes. Pemahaman Konsep Matematika No. Indikator siswa setelah Penerapan media komik digital Presentase Kriteria (%) Menyatakan ulang sebuah konsep 98,95% Sangat baik Mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat 81,25% Sangat baik tertentu sesuai dengan konsepnya Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Memberi contoh dan non contoh dari 84,37% Sangat baik 85,41% Sangat baik Mengembangkan syarat perlu dan syarat 84,25% Sangat baik 83,33% Sangat baik Mengaplikasikan konsep atau algoritma 94,79% Sangat baik Menyajikan bentuk representasi matematika cukup suatu konsep Menggunakan, memilih prosedur tertentu ke pemecahan masalah Sumber: Hasil analisis Data Hasil Analisis Statistika Inferensial Uji prasyarat Uji prasyarat diperlukan untuk mengetahui apakah analisis data untuk pengujian hipotesis dapat dilanjutka atau tidak. Uji Normalitas Uji Normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diambil berasal dari populasi berdistribusi normal atau tidak. Nilai yang digunakan adalah nilai pretest dan posttest dan uji yang digunakan adalah uji Kolmogorov-shapiro-wilk dengan berbantuan program SPSS. Tabel 4. 7 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-shapiro-wilk Kolmogorov-Smirnova Statisti Shapiro-Wilk Sig. PRETEST Statisti Sig. ,139 ,200* ,928 ,086 ,166 ,086 ,928 ,087 PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA POSTTEST PEMAHAMAN Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 KONSEP MATEMATIKA This is a lower bound of the true significance. Lilliefors Significance Correction Sumber: Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 . Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang digunakan memiliki varians homogen atau tidak. Uji homogenitas menggunakan rumus uji F dengan kriteria sebagai berikut: Hipotesis: H0 : data bersifat homogen H1 : data tidak bersifat homogen Kriteria pengujian H0 diterima apabila FhitungCFtabel dengan taraf signifikasi a=5%=0,05. Data yang digunakan adalah data pretest siswa mengenai pemahaman konsep sebelum diberi perlakuan berupa media komik digital. Dengan perhitungan uji F diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Homogenitas Data pretest Ae posttest Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Levene Sig. Statistic PEMAHAMAN Based on Mean ,072 ,790 KONSEP Based on Median ,132 ,718 MATEMATIIKA Based ,132 45,94 ,718 SISWA and with adjusted df Median Based on trimmed ,055 Sumber: Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 . Uji T-test Uji t dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel terikat. Dalam penelitian ini, uji t dilakukan untuk mengetahui perbedaan Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . ,815 Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 pemahaman konsep matematis siswa. Pengujian ini peneliti lakukan dengan bantuan program SPSS 25. 0 for windows, yaitu uji paired t-test. Berikut ini hipotesis yang akan di uji berbunyi : H0 : Tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas ViA di SMP 4 H1 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan penerapan media pembelajaran koimik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas ViA SMP 4 pangkajene. Tabel 4. Uji t Data Pretest-posttest Pemahaman Konsep Matematis Siswa Paired Samples Test Paired Differences Pair 1 Std. Std. 95% Confidence Deviat Error Interval of the Mean Difference PRETEST Ae POSTTEST 4,236 Lower Upper -24,336 ,865 Sig. 27,91 Sumber: Hasil analisis data penelitian. Tahun : 2024 . Uji Gain Ternormalisasi Uji gain ternormalisasi (N-Gai. dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematis siswa setelah diberikan perlakuan. Peningkatan ini diambil dari data nilai pretest - posttest yang didapatkan oleh siswa. Gain ternormalisasi atau yang disingkat N-Gain merupakan perbandingan skor gain actual dengan skor gain Dari hasil analisis rata-rata pemahaman konsep pretest siswa 62,83 dan ratarata pemahaman konsep posttest siswa 88,95. Maka uji gain dapat diketahui dari perhitungan manual berikut: ycycoycuyc ycyycuycycycyceycycOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc Gain ternormalisasi . = ycycoycuyc ycoycaycoycycnycoycaycoOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . ,000 Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 88,95 Oe 62,83 95,00 Oe 62,83 26,12 32,17 = 0. Pembahasan Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Pangkajene yang beralamat di jalan Andi Burhanuddin. Kelurahan Jagong. Kecamatan Pangkajene. Kabupaten Pangkep. Penelitian ini berlangsung selama 1 minggu, dimulai pada tanggal 31 Mei 2024 sampai 07 Juni 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas Vi A tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil materi relasi dan fungsi. Penelitian ini diawali dengan melakukan observasi kesekolah, membuat perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian, penelitian ini berlangsung dengan 5 kali pertemuan dimana pertemuan pertama dan terakhir itu proses pengerjaan soal pretest dan posttest. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2024 diawali dengan perkenalan kemudian dilanjutkan dengan memberikan tes awal . sebanyak 5 soal essay yang memuat indikator pemahaman konsep matematika, dengan materi relasi dan fungsi yang dikerjakan selama 80 menit untuk mengetahui pencapaian pemahaman konsep matematika siswa sebelum diterapkan media pembelajaran komik digital, dimana seluruh instrumen penelitian telah divalidasi oleh tim validator. Kemudian pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 03 Juni 2024 dengan menerapkan media pembelajaran komik digital. dengan materi Relasi dan fungsi dengan sub materi yaitu pendefinisian relasi, pertemuan ketiga dilaksanakan pada tanggal 04 Juni 2024 dengan menerapkan media pembelajaran komik digital, dengan materi relasi dan fungsi, dan pertemuan keempat dilaksanakan pada tanggal 05 Juni 2024 dengan menerapkan media pembelajaran komik digital, dengan materi Relasi dan Fungsi . enunjukkan suatu fungsi dengan himunan pasangan berurutan, diagram panah, rumus fungsi, tabel dan grafi. Dalam media pembelajaran siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan lembar kerja peserta didik (LKPD) yang akan siswa diskusikan bersama. Pertemuan kelima pada tanggal 06 Juni 2024 yaitu dengan memberikan tes akhir . ost tes. sebanyak 5 soal essay yang juga memuat indikator pemahaman konsep matematika dengan materi Relasi dan fungsi yang dikerjakan selama 80 menit untuk mengukur pencapaian Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 pemahaman konsep matematika siswa setelah diterapkannya media pembelajaran komik Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas Vi A di SMP Negeri 4 Pangkajene. Berdasarkan hasil penelitian yang relevan dilakukan oleh Silvia Wanda Agustin, 2023. Hasil dari penelitian yaitu nilai rerata kelas eksperimen lebih tinggi daripada rerata kelas control, berdasarkan uji hipotesis terdapat perbedaan dengan nilai sig. Mega Fitrianti Setya Nurman, 2023. Hasil penelitian pembelajaran bahasa Indonesia kelas i A SDN Lubang Buaya 13 menunjukkan terdapat beberapa siswa yang nilai bahasa indonesianya kurang baik. IV. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: Tingkat pemahaman konsep matematika siswa pada tiap indikator pemahaman konsep sebelum penerapan media pembelajaran komik digital pada materi Relasi dan fungsi berada pada rata-rata 62,83 dari jumlah sampel 24 siswa. Dengan demikian pencapaian pemahaman konsep matematika siswa sebelum diterapkan media pembelajaran komik digital berada dalam kategori sedang. Dengan menggunakan Media pembelajaran komik digital maka diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa setelah penerapan media pembelajaran pada materi relasi dan fungsi berada pada rata-rata 88,95 sehingga bisa dismpulkan bahwa pencapaian pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan setelah di terapkan media pembelajaran komik digital. Berdasarkan data hasil penelitian tentang Aupenerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa pada materi relasi dan fungsi di SMPN 4 Pangkajene,Ay maka dapat disimpulkan bahwa media komik digital berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan setelah Hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji gain ternormalisasi yaitu sebesar 0,81 yang artinya terdapat korelasi antara penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan mengenai pengaruh penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa, maka dapat diajukan beberapa saran sebagai berikut: Copyright A Tahun Terbit. Poligon: Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: x-x-x . ISSN x-x . Poligon : Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 3 . Tahun 2025, - Halaman 1-17 Sindi1. Vivi Rosida2 . Ahmad Budi Sutrisno3 Menjadikan media pembelajaran komik digital sebagai salah satu alternatif dalam proses pembelajaran guna membantu pemahaman konsep matematika siswa. Guru yang menggunakan media pembelajaran komik digital dalam proses belajar mengajar di kelas, harus bisa memfungsikan perannya sebagai motivator dan fasilitator dalam membimbing dan memecahkan masalah yang dihadapi siswa. Bagi peneliti lain yang menggunakan media pembelajaran komik digital diharapkan untuk dapat melanjutkan dan mengkaji lebih dalam tentang pengaruh penerapan media pembelajaran komik digital terhadap pemahaman konsep matematika siswa. DAFTAR PUSTAKA