Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) AUDIT REPORT LAG DENGAN REPUTASI KAP SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2023 Angel1. Angela Lie2. Windy3. Sulia4. Mie Mie5 Universitas Mikroskil sulia@mikroskil. Volume 6 Nomor 1 Desember 2024 e-ISSN Juni p-ISSN 2715-9892 Informasi Artikel Tanggal masuk 19 Mei 2025 Tanggal revisi 28 Mei 2025 Tanggal diterima 30 Juni 2025 Kata Kunci: Audit Report Lag. Reputasi KAP. Bursa Efek Indonesia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling diperoleh 406 perusahaan. Pengujian ini menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3. Secara parsial ditunjukkan bahwa Solvabilitas. Profitabilitas. Likuiditas, dan Opini Audit tidak berpengaruh namun. Audit Tenure dan Ukuran Perusahaan secara signifikan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag. Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Solvabilitas. Profitabilitas. Likuiditas. Audit Tenure, dan Opini Audit terhadap Audit Report Lag. Akan tetapi mampu memoderasi pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Audit Report Lag. Abstract: This study aims to analyze the effect on Audit Report Lag with KAP Reputation as a moderating variable in companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2023. The sampling technique is purposive sampling obtained 406 companies. This test uses the SmartPLS Partially it is shown that Solvency. Profitability. Liquidity, and Audit Opinion have no effect, however. Audit Tenure and Company Size have a significant negative effect on Audit Report Lag. KAP Reputation is unable to moderate the effect between the variables Solvency. Profitability. Liquidity. Audit Tenure, and Audit Opinion on Audit Report Lag. However, it is able to moderate the effect of Company Size on Audit Report Lag. PENDAHULUAN Audit report lag mengacu pada lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan audit laporan keuangan perusahaan, dihitung mulai dari tanggal berakhirnya tahun buku perusahaan dengan tanggal penerbitan laporan auditor. Semakin pendek audit report lag, maka semakin besar manfaat dan kegunaan laporan keuangan yang telah diaudit. Perusahaan yang terlambat melaporkan laporan keuangan auditannya dianggap memiliki kinerja yang kurang baik kepada publik sehingga peraturan otoritas jasa keuangan menetapkan bahwa laporan keuangan tahunan wajib disertai laporan audit dan harus disampaikan kepada otoritas jasa keuangan paling lambat 90 hari setelah tanggal berakhirnya tahun buku. Hal ini diatur dalam peraturan otoritas jasa keuangan Nomor 14/POJK. 04/2022 (Otoritas Jasa Keuangan, 2. Audit report lag juga terdapat pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini. Nama Perusahaan PT. Mahaka Media Tbk (ABBA) Tabel 1. Fenomena Audit Report Lag Keterangan Merujuk pada pengumuman BEI, sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan interim yang berakhir per 30 Juni 2021, dan sesuai dengan ketentuan II. peraturan nomor I-H tentang sanksi. Bursa Efek Indonesia (Burs. telah memberikan peringatan tertulis I kepada PT. Mahaka Media Tbk (ABBA) atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan yang berakhir per 30 Juni 2021 yang Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) PT. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) diaudit oleh akuntan publik. Mengacu pada ketentuan II. nomor I-H tentang sanksi. Bursa akan memberikan peringatan tertulis II dan denda sebesar Rp50. 000,00 . ima puluh juta Rupia. , apabila mulai hari kalender ke-31 hingga hari kalender ke-60 sejak lampaunya batas waktu penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat tetap tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan. Hingga per tanggal 30 November 2021. ABBA belum menyampaikan laporan keuangan yang berakhir per 30 Juni 2021 yang diaudit oleh akuntan publik (Vauzi, 2. Berdasarkan ketentuan i. peraturan bursa nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi yang mengatur Laporan Keuangan Auditan tahunan, batas waktu penyampaian LK Auditan Tahunan paling lambat pada akhir bulan ke-3 . setelah tanggal laporan keuangan auditan tahunan (Bursa Efek Indonesia, 2. Akan tetapi. PT. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) emiten tambang emas milik Sandiaga Uno dan Garibaldi Thohir menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2022 MDKA akan disampaikan pada akhir April 2023 atau mengalami perlambatan satu bulan dari batas akhir penyampaian laporan keuangan tahunan telah audit yakni 31 Maret. Corporate Secretary PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) dalam keterangan resmi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan bahwa keterlambatan penyampaian laporan keuangan MDKA karena adanya proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) anak usaha perseroan yakni PT. Merdeka Battery Materials yang tengah berlangsung (Muchtar, 2. Pada Tabel 1 dapat dilihat setidaknya terdapat puluhan perusahaan di Bursa Efek Indonesia tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan auditan tahunan secara tepat waktu per Permasalahan tersebut melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian mengenai apa saja yang dapat mempengaruhi audit report lag. KAJIAN LITERATUR Solvabilitas Rasio solvabilitas berhubungan dengan keputusan pendanaan di mana perusahaan lebih memilih pembiayaan hutang dibandingkan modal sendiri. Semakin besar utang perusahaan maka auditor akan lebih teliti dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam melakukan pengauditan. Hasil penelitian terdahulu menyatakan solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag (Prasetyo & Rohman, 2. Adapun rumus menghitung solvabilitas sebagai berikut (Darmawan, 2. Total Debt Debt to Asset Ratio (DAR) = Total Asset Semakin baik reputasi KAP maka pengaruh solvabilitas terhadap audit report lag akan semakin besar karena KAP dengan reputasi yang baik diyakini dapat bekerja secara optimal dalam mengawasi sejauh mana perusahaan didanai dengan utang sehingga adanya reputasi KAP yang baik dapat meminimalisir audit report lag. Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu: H1a : Solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag H2a : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan solvabilitas terhadap audit report lag Profitabilitas Perusahaan dengan laba yang rendah memiliki audit report lag yang lama. Kurangnya kinerja perusahaan juga menyebabkan manajemen perusahaan terlambat menerbitkan laporan keuangan Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) sehingga sesuai dengan hasil penelitian terdahulu menyatakan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag (Prabowo & Zulfikar, 2. , (Utami & Yanti, 2. , (Salim & Larisa, 2. , dan (Prasetyo & Rohman, 2. Adapun rumus menghitung profitabilitas sebagai berikut (Ompusunggu & Wage, 2. Laba Setelah Pajak Return on Asset (ROA) = Total Aktiva Semakin baik reputasi KAP, maka pengaruh profitabilitas terhadap audit report lag akan semakin besar karena perusahaan dengan profitabilitas tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mampu memberikan keuntungan besar sehingga auditor merasa perlu untuk lebih cermat dan berhatihati dalam melakukan audit untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang dihasilkan dapat mencerminkan kinerja perusahaan yang sebenarnya untuk mengurangi resiko informasi yang tidak Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu: H1b : Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag H2b : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan profitabilitas terhadap audit report lag Likuiditas Likuiditas merupakan indikator mengenai kemampuan perusahaan membayar semua kewajiban finansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia (Darmawan, 2. Perusahaan dengan likuiditas tinggi membuat manajemen akan lebih cepat menyampaikan laporan sehingga proses audit yang dilakukan lebih cepat. Hasil penelitian terdahulu menyatakan likuiditas berpengaruh positif terhadap audit report lag (Tampubolon & Siagian, 2. Rumus untuk mencari rasio lancar atau current ratio yang digunakan sebagai berikut (Kasmir. Current Asset Current Ratio (CR) = Current Liabilities Semakin baik reputasi KAP maka pengaruh likuiditas terhadap audit report lag akan semakin besar dikarenakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya, yang memungkinkan auditor dari reputasi KAP yang baik dapat membantu dan mempercepat proses penyelesaian audit yang lebih efisien. Oleh karena itu, adanya reputasi KAP yang baik dapat meminimalisir audit report lag. Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu : H1C : Likuiditas berpengaruh positif terhadap audit report lag. H2C : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan likuiditas dan audit report lag. Audit Tenure Audit tenure merupakan jangka waktu perikatan antara auditor (KAP) dan audit yang terkait dengan penggunaan jasa audit yang telah disepakati secara terus Ae menerus tanpa perubahan auditor lainnya (Syofyan, 2. Semakin panjang waktu perikatan maka proses audit akan semakin lama. Sehingga, perusahaan lebih memilih perikatan jangka pendek untuk mempercepat proses audit. Hasil penelitian terdahulu menyatakan audit tenure berpengaruh negatif terhadap audit report lag (Arumningtyas & Ramadhan, 2. Rumus untuk mencari audit tenure adalah (Mufidah & Laily, 2. Audit Tenure = Jumlah tahun perikatan auditor dengan perusahaan Semakin baik reputasi KAP maka pengaruh audit tenure akan semakin besar karena KAP dengan reputasi baik akan mempengaruhi perikatan jangka waktu yang disepakati terkait penggunaan jasa audit sehingga reputasi KAP yang baik dapat meminimalisir audit report lag. Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu : H1d : Audit tenure berpengaruh negatif terhadap audit report lag. H2d : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan audit tenure dan audit report lag. Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Opini Audit Opini audit dalam penelitian ini dihitung dengan dengan menggunakan variabel dummy, opini audit wajar tanpa pengecualian diberi nilai 1 sedangkan opini audit selain wajar tanpa pengecualian beri nilai 0. Auditor yang memberikan opini wajar tanpa pengecualian menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan dengan baik dan sesuai dengan standar akuntansi. Hal ini cenderung mempercepat proses penerbitan laporan audit karena tidak ada masalah signifikan yang perlu diatasi. Hasil penelitian terdahulu menyatakan opini audit berpengaruh positif terhadap audit report lag (Prasetyo & Rohman, 2. dan (Zahrani et al. , 2. Adapun rumus menghitung opini audit sebagai berikut (Handoko et al. , 2. 1 = Perusahaan yang mendapat unqualified opinion 0 = Perusahaan yang mendapatkan opini selain unqualified opinion Semakin baik reputasi KAP maka pengaruh opini audit akan semakin besar karena auditor dari KAP dengan reputasi baik dipercayai memiliki kredibilitas tinggi dalam memberikan opini berkualitas sesuai standar dalam industri akuntansi sehingga reputasi KAP yang baik dapat meminimalisir audit report lag. Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu : H1e : Opini audit berpengaruh positif terhadap audit report lag. H2e : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan opini audit dan audit report lag. Ukuran Perusahaan Perusahaan besar memiliki sistem pengendalian internal yang lebih baik, tekanan dari pemangku kepentingan untuk publikasi laporan keuangan tepat waktu, serta kapasitas finansial yang Oleh sebab itu, perusahaan besar cenderung menyelesaikan audit lebih cepat dibandingkan dengan perusahaan kecil. Hasil penelitian terdahulu menyatakan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag (Prasetyo & Rohman, 2. , (Prabowo & Zulfikar, 2. , (Utami & Yanti, 2. , (Salim & Larisa, 2. , dan (Zahrani et al. , 2. Adapun rumus menghitung ukuran perusahaan sebagai berikut (Harahap, 2. Size = ln(Total Ase. Semakin baik reputasi KAP maka pengaruh ukuran perusahaan akan semakin besar karena KAP besar memiliki auditor yang berkualifikasi tinggi dan berpengalaman, cakupan geografis yang lebih luas, serta sumber daya keuangan yang memadai untuk memberikan pelatihan kepada auditor. Hal ini memungkinkan auditor untuk menangani audit perusahaan besar dengan kompleksitas yang lebih tinggi sehingga reputasi KAP yang baik dapat meminimalisir audit report lag. Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis penelitian yaitu : H1f : Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag. H2f : Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan ukuran perusahaan dan audit report lag. METODE Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian dengan tingkat variasi yang lebih rumit, karena meneliti sampel yang lebih banyak, akan tetapi penelitian kuantitatif lebih sistematis dalam melakukan penelitian dari awal sampai akhir (Sahir, 2. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021 Ae 2023. Data penelitian diperoleh melalui laporan keuangan yang diunduh melalui situs resmi BEI yaitu w. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan studi kepustakaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021 Ae 2023 yang berjumlah 908 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Purposive Sampling adalah metode pemilihan sampel dalam penelitian kuantitatif yang bergantung pada keahlian seorang Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) peneliti dalam menentukan anggota populasi mana yang paling relevan dan bermanfaat bagi tujuan penelitian (Kusumastuti et al. , 2. Kriteria yang akan digunakan dalam pemilihan sampel yaitu: Perusahaan yang terdaftar secara berturut-turut di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Perusahaan yang menghasilkan laba di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Tabel 2 Kriteria Pengambilan Sampel Keterangan Populasi Penelitian: Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023 Kriteria: Perusahaan yang tidak terdaftar secara berturut-turut di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023 Perusahaan yang tidak menghasilkan laba di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023 Jumlah Sampel Jumlah Pengamatan . tahun x . Jumlah . Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang disesuaikan dengan bentuk konstruk dari model penelitian, yaitu konstruk formatif. Konstruk formatif mengasumsikan bahwa setiap indikator mendefenisikan atau menjelaskan karakteristik domain konstruknya dengan arah indikatornya, yaitu dari indikator ke konstruk. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square Ae Structure Equation Modelling dengan menggunakan uji two-stage dengan menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3. Uji two-stage approach adalah metode yang digunakan untuk menguji efek moderasi dengan menggunakan konstruk formatif (Ghozali, 2. Model penelitian yang digunakan pada outer model dalam penelitian ini yaitu: = 0 11 22 33 44 55 66 7Z A = Audit Report Lag 0 = Konstanta 1- 7 = Koefisien Jalur 1 = Solvabilitas 2 = Profitabilitas 3 = Likuiditas 4 = Audit Tenure 5 = Opini Audit 6 = Ukuran Perusahaan A = Standard Error Model Penelitian yang digunakan pada inner model dalam penelitian ini yaitu: = 0 11 22 33 44 55 66 7Z 8. Z] 9. Z] 10. Z] 11. Z] 13. Z] A = Audit Report Lag 0 = Konstanta 1- 13 = Koefisien Jalur 1 = Solvabilitas 2 = Profitabilitas 3 = Likuiditas 4 = Audit Tenure 5 = Opini Audit 6 = Ukuran Perusahaan Z = Reputasi KAP . _Z] = Interaksi antara Solvabilitas dan Reputasi KAP Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) . _Z] = Interaksi antara Profitabilitas dan Reputasi KAP _Z] = Interaksi antara Likuiditas dan Reputasi KAP _Z] = Interaksi antara Audit Tenure dan Reputasi KAP _Z] = Interaksi antara Opini Audit dan Reputasi KAP _Z] = Interaksi antara Ukuran Perusahaan dan Reputasi KAP A = Standard Error HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut hasil pengolahan data yang dilakukan. Sample Means Tabel 3. Sampel Means Mean Solvabilitas . ) 0,431 Profitabilitas . ) 0,074 Likuiditas . ) 3,196 Audit Tenure . ) 1,816 Opini Audit . ) 0,989 Ukuran Perusahaan . ) 29,068 Audit Report Lag () 83,111 Reputasi KAP (Z) 0,360 Tabel 4. Distribusi Frekuensi Audit Tenure Frequency Percent 42,77 32,85 24,38 Total Tabel 5. Distribusi Frekuensi Opini Audit Frequency Percent 1,15 98,85 Total Tabel 6. Distribusi Frekuensi Audit Report Lag Frequency Percent 80,13 >90 19,87 Total Tabel 7. Distribusi Frekuensi Reputasi KAP Frequency Percent 63,96 36,04 Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Total Uji Outer Model Uji Outer Model bertujuan untuk memastikan bahwa indikator yang digunakan valid dan reliabel dalam mengukur konstruk yang diinginkan. Pengujian ini dapat diketahui dengan melihat nilai toleransi dan nilai Variance Inflation Factor (VIF). Variabel Tabel 8. Hasil Pengujian Outer Model VIF Keterangan Solvabilitas . ) 1,544 Lulus Uji Collinearity Profitabilitas . ) 1,146 Lulus Uji Collinearity Likuiditas . ) 4,831 Lulus Uji Collinearity Audit Tenure . ) 1,018 Lulus Uji Collinearity Opini Audit . ) 1,414 Lulus Uji Collinearity Ukuran Perusahaan . ) 1,493 Lulus Uji Collinearity Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai VIF semua variabel dalam penelitian ini lebih kecil dari 5 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel dalam penelitian ini memenuhi pengujian outer model dan tidak terjadi multikolonieritas. Uji Kelayakan Model (Model Fi. Dalam penelitian dengan menggunakan metode analisis model persamaan struktural, sebelum dilakukan pengujian hipotesis, peneliti harus melakukan pengujian kelayakan keseluruhan model. Tabel 9. Hasil Pengujian Kelayakan Model (Model Fi. Cut-off Value Hasil Model Kesimpulan NFI Kriteria >0,9 1,000 Model Fit SRMR <0,08 0,001 Model Fit RMStheta <0,12 atau mendekati 0 0,163 Model Fit Chi-Square >0,05 atau 0 0,099 Model Fit Dapat dilihat dari tabel 9 bahwa nilai dari NFI sebesar 1,000 yaitu lebih besar dari 0,9, nilai SRMR atau Standardized Root Mean square sebesar 0,001 yaitu lebih kecil dari 0,08, nilai RMStheta atau root mean square residual covariance sebesar 0,163 yaitu mendekati 0, dan nilai Chi-Square yaitu lebih besar dari 0,05 yaitu 0,099. Dari hasil tabel di atas, maka disimpulkan bahwa penilaian model tersebut dapat dikatakan memenuhi kriteria model fit atau standar kelayakan model. Uji Inner Model Uji Inner Model . nalisis persamaan structura. merupakan model struktural dalam PLS-SEM yang mengevaluasi hubungan kausalitas antar variabel yang tidak dapat diukur secara langsung. Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Gambar 1. Diagram Path Model Analisis Uji R-Square Pengujian nilai R-Square digunakan untuk mengetahui besarnya nilai dari variabel endogen yang dapat dijelaskan oleh variasi variabel eksogen dan sisanya merupakan bagian nilai dari variabel lain yang tidak termasuk di dalam model. Tabel 10. Hasil Pengujian R-Square R-Square R-Square Adjusted 0,202 0,193 Pada tabel 10, dapat terlihat model penelitian masuk ke dalam kategori model penelitian lemah. Hal in dikarenakan bahwa hasil pengujian nilai R-Square Adjusted sebesar 0,193 yang lebih kecil dari 0,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel eksogen dan variabel moderasi dalam model penelitian tidak mampu menjelaskan variasi variabel endogen. Uji Signifikansi Tabel 11. Hasil Pengujian Signifikansi Original Sample (O) T-Statistics (|O/STDEV|) P-Values Solvabilitas . ) -> Audit Report Lag () 0,014 0,403 0,687 Profitabilitas . ) -> Audit Report Lag () -0,034 1,404 0,161 Likuiditas . ) -> Audit Report Lag () -0,070 1,254 0,210 Audit Tenure . )-> Audit Report Lag () -0,128 5,175 0,000 Opini Audit . ) -> Audit Report Lag () -0,099 0,231 0,817 Ukuran Perusahaan . ) -> Audit Report Lag () -0,296 8,486 0,000 Reputasi KAP . -> Audit Report Lag () Interaksi 1 _Z -> Audit Report Lag () -0,061 0,860 0,390 -0,033 0,847 0,397 Interaksi 2 _Z -> Audit Report Lag () 0,004 0,168 0,867 Interaksi 3 _Z -> Audit Report Lag () 0,029 0,417 0,677 Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Interaksi 4 _Z -> Audit Report Lag () 0,021 0,843 0,399 Interaksi 5 _Z -> Audit Report Lag () -0,031 0,053 0,958 Interaksi 6 _Z -> Audit Report Lag () -0,188 4,914 0,000 Berdasarkan tabel 11, dapat disimpulkan hasil pengujian Signifikansi dari hasil path coefficient yang didapatkan setelah melewati proses bootstrapping sebagai berikut: Pengaruh Solvabilitas terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample 0,014 (Positi. T-Statistics 0,403 < 1,96, dan P-Values 0,687 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Solvabilitas tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Hal ini menandakan bahwa baik perusahaan dengan utang tinggi maupun rendah akan mengalami waktu penyelesaian audit yang serupa, dimana pengendalian internal dari perusahaan yang baik dan terstruktur membuat auditor bekerja lebih cepat dan efisien, tanpa banyak hambatan untuk memverifikasi data atau mengidentifikasi resiko terkait utang dan kewajiban lainnya. Bahkan, jika solvabilitas perusahaan rendah memiliki pengendalian internal yang kuat dapat mempercepat proses audit dan mengurangi waktu yang dibutuhkan. Pengaruh Profitabilitas terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample -0,034 (Negati. T-Statistics 1,404 < 1,96, dan P-Values 0,161 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Hal ini menandakan bahwa prosedur standar audit dilakukan berdasarkan peraturan yang telah terstandarisasi, yang tidak dipengaruhi oleh profitabilitas perusahaan dan jika pengendalian internal perusahaan kuat, auditor bisa lebih cepat menyelesaikan meskipun profitabilitas rendah. Pengaruh Likuiditas terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample -0,070 (Negati. T-Statistics 1,254 < 1,96, dan P-Values 0,210 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Perusahaan dengan likuiditas tinggi mungkin lebih mampu untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk audit yang lebih cepat, sehingga audit report lag bisa lebih pendek. Namun, ini tidak selalu terjadi karena ada banyak faktor lain yang mempengaruhi durasi audit sedangkan perusahaan dengan likuiditas rendah mungkin mengalami kesulitan dalam menyediakan data yang diperlukan untuk audit, yang bisa memperpanjang audit report lag. Namun, sekali lagi, faktor-faktor lain seperti kualitas manajemen dan kompleksitas transaksi juga sangat mempengaruhi. Pengaruh Audit Tenure terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample -0,128 (Negati. T-Statistics 5,175 > 1,96, dan P-Values 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Audit Tenure secara signifikan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Hal ini menandakan potensi kehilangan objektivitas, ketergantungan pada prosedur yang sudah ada, meskipun auditor yang berpengalaman dapat memiliki pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan, hal ini bisa memperlambat proses audit jika auditor tidak efisien dalam menanggapi masalah. Oleh karena itu, audit tenure yang lebih lama perlu melakukan pendekatan yang terus diperbarui dan pengelolaan yang baik untuk menjaga efisiensi dalam proses audit. Pengaruh Opini Audit terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample -0,099 (Negati. T-Statistics 0,231 < 1,96, dan P-Values 0,817 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Opini Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Opini Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag dikarenakan tidak semua perusahaan yang menerima opini wajar tanpa pengecualian dari auditor mengalami proses audit yang pendek daripada perusahaan yang menerima opini selain wajar tanpa pengecualian. Auditor yang berpengalaman tidak mengalami kendala dalam mencari bukti audit dengan mendokumentasikan semua bukti yang diperoleh, termasuk jenis, sumber, dan kecukupan bukti tersebut. Selain itu. Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) opini audit diberikan setelah semua prosedur audit selesai, sehingga opini itu sendiri bukan penyebab utama lamanya penyelesaian proses laporan keuangan auditan. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Audit Report Lag Nilai Original Sample -0,296 (Negati. T-Statistics 8,486 > 1,96, dan P-Values 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Ukuran Perusahaan secara signifikan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag dikarenakan perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki struktur yang lebih kompleks, dengan banyaknya entitas anak perusahaan sehingga semakin banyak transaksi yang harus Oleh karena itu, auditor memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan pemeriksaan yang menyeluruh. Selain itu, perusahaan besar sering kali memiliki lebih banyak pemangku kepentingan dan persyaratan regulasi yang lebih ketat, baik dari pemerintah maupun standar internasional seperti IFRS atau US GAAP yang dapat menambah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pemeriksaan sebelum laporan keuangan dapat disahkan. Pengaruh Solvabilitas terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample -0,033 (Negati. T-Statistics 0,847 < 1,96, dan P-Values 0,397 > 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Solvabilitas terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Pada penelitian ini Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Solvabilitas dengan Audit Report Lag karena KAP tidak dapat mengubah kondisi keuangan perusahaan yang mempengaruhi solvabilitas. Bahkan, dengan reputasi terbaik. KAP tidak bisa mengurangi jumlah utang atau kewajiban jangka panjang yang harus diperiksa secara rinci oleh auditor. Pengaruh Profitabilitas terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample 0,004 (Positi. T-Statistics 0,168 < 1,96, dan P-Values 0,867 > 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Profitabilitas terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Pada penelitian ini Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Profitabilitas dengan Audit Report Lag karena audit report lag dipengaruhi oleh kompleksitas laporan keuangan yang tidak bergantung pada profitabilitas perusahaan. Reputasi KAP lebih berfokus pada kualitas audit dan tidak bisa mengubah keuntungan ataupun kerugian suatu Sehingga, baik Big Four atau non Big Four tidak akan memoderasi hubungan profitabilitas dengan audit report lag. Pengaruh Likuiditas terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample 0,029 (Positi. T-Statistics 0,417 < 1,96, dan P-Values 0,677 > 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Likuiditas terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Likuiditas dengan Audit Report Lag karena rasio lancar mengindikasikan bahwa semakin besar angka rasio maka semakin kuat kemampuan perusahaan dalam menjamin setiap utang lancar dengan harta lancarnya, kualitas pengelolaan internal perusahaan, tingkat kompleksitas laporan keuangan, dan keterbatasan sumber daya KAP lebih berperan dalam menentukan durasi audit daripada reputasi KAP sehingga Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh Likuiditas dengan Audit Report Lag. Pengaruh Audit Tenure terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample 0,021 (Positi. T-Statistics 0,843 < 1,96, dan P-Values 0,399 > 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Audit Tenure terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Audit Tenure dengan Vol. 6 No 2 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Audit Report Lag karena KAP dengan reputasi tinggi umumnya memiliki sistem audit yang lebih baik, audit tenure yang lama tetap dapat menyebabkan proses audit yang lebih lama karena auditor mengikuti prosedur yang ada. sehingga Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh Audit Tenure dengan Audit Report Lag. Pengaruh Opini Audit terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample -0,031 (Negati. T-Statistics 0,053 < 1,96, dan P-Values 0,958 > 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh antara variabel Opini Audit terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Opini Audit dengan Audit Report Lag pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20212023. Pada penelitian ini Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Opini Audit dengan Audit Report Lag dikarenakan KAP dengan reputasi big four ataupun non big four tetap harus mengikuti standar audit yang tercantum dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), sehingga opini yang diberikan tetap bergantung pada kondisi laporan keuangan perusahaan, bukan pada siapa yang melakukan audit sehingga Reputasi KAP tidak mampu memoderasi pengaruh Opini Audit dengan Audit Report Lag. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Audit Report Lag dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi Nilai Original Sample -0,188 (Negati. T-Statistics 4,914 > 1,96, dan P-Values 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan variabel Reputasi KAP secara signifikan mampu memoderasi pengaruh antara variabel Ukuran Perusahaan terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 Ae 2023. Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan Ukuran Perusahaan dengan Audit Report Lag pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Pada penelitian ini Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan Ukuran Perusahaan dengan Audit Report Lag dikarenakan KAP bereputasi tinggi, seperti Big Four, memiliki sumber daya manusia yang terampil, berpengalaman, dan terlatih dalam menangani audit perusahaan besar. Dengan kapasitas ini. KAP bereputasi tinggi dapat menangani permasalahan perusahaan besar lebih baik daripada KAP dengan reputasi rendah dan mampu mempersingkat audit report lag pada perusahaan besar sehingga Reputasi KAP mampu memoderasi pengaruh Ukuran Perusahaan dengan Audit Report Lag. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian diatas disimpulkan bahwa: Secara parsial. Solvabilitas. Profitabilitas. Likuiditas. Opini Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag. Namun. Audit Tenure dan Ukuran Perusahaan secara signifikan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Reputasi KAP tidak mampu memoderasi hubungan Solvabilitas. Profitabilitas. Likuiditas. Audit Tenure, dan Opini Audit terhadap Audit Report Lag. Namun. Reputasi KAP mampu memoderasi hubungan Ukuran Perusahaan dengan Audit Report Lag pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. DAFTAR PUSTAKA