Aksiologiya Aksiologiya:: Jurnal JurnalPengabdian PengabdianKepada KepadaMasyarakat Masyarakat Vol. No. Mei 2021 Hal 182 Ae 190 Vol. No. Februari 2020 Hal 131 Ae 137 ISSN2528-4967 dan danISSN ISSN2548-219X 2548-219X. ISSN Keikutsertaan Suami PenerapanMendorong Project Based Learning untuk Meningkatkan dalam Program Keluarga Berencana Kemampuan Guru-Guru Sekolah tentang Dasar Sidoarjo Menulis Melalui Perbaikan Pemahaman Metodedalam Kontrasepsi Kreatif Cerita Anak Dedik Sulistiawan1. Siti Fatimah2. Joharotul Laila Ummu Hana3. Ficky Ari Setyorini . Masulah Kurniawan Candra4. Oetami Riezki Cahyani . Inayah Shafira6. Syariatul FKIP. Universitas Muhammadiyah Surabaya Dirgantara Email: arisetyorini@fkip. um-surabaya. mmasulah@gmail. Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan ABSTRAK E-mail: dedik. sulistiawan@ikm. , fatimahcute1999@gmail. joha@gmail. Pengabdian masyarakat ini, fickykurniawan47@gmail. bertujuan melatih guru-guru sekolah, rcahyanitami@ dasar untuk menulis sastra anak. Pelatihan ini didesain sejalan dengan program gerakan literasi nasional, shafira@yahoo. , dirgantaratara99@gmail. salah satunya adalah program literasi sastra, di tingkat 1Pengabdian masyrakat ini Corresponding Dediksekolah Sulistiawan bermitra dengan lima sekolah dasar di bawah pengelolaan Muhammadiyah Sidoarjo. Setiap sekolah mengirim dua guru perwakilan mereka untuk mengikuti pelatihan menulis kreatif yang dilaksanakan ABSTRAK sejak Juli hingga September 2019. Kegiatan ini menggunakan metode Project Based Learning di mana Partisipasi guru dilibatkan untuk membuat sastra dalam Proses pelatihan pria merupakan salah satu yang masih learningIndonesia. yang terdiri dari 16keluarga jam workshop kreatif secara di beberapa negara Program yang berfokus dan 32 jamdisesi yang menganut Sesi luring dilakukan masyarakat yang adanya kesan dan sastra anak. Sedangkan hal pengaturan Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong keikutsertaan suami dalam program keluarga Menggunakan berencana melalui perbaikan pemahaman tentang metode kontrasepsi. Setelah mengikuti kegiatan penilaian mastery learning, sebanyak 90% . akni 9 dari 10 pesert. berhasil menuntaskan proyek ini, diharapkan para suami memiliki wawasan yang luas tentang metode kontrasepsi. Pengabdian penulisan cerita anak. Lebih lanjut, para peserta menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan kepada masyarakat ini dilakukan terintegrasi melalui kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan manfaat bagi mereka, mengenalkan mereka akan pengetahuan literasi sastra dan meningkatkan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan tahun 2020 di Dusun Modalan, kemampuan menulis sastra anak khususnya dalam bentuk cerita gambar dan cerita pendek. Banguntapan. Bantul pada tanggal 19 sampai dengan 20 Februari 2020. Pendekatan yang dilakukan Kata Kunci: sekolah dasar. project based dan edukasi tentang mitos dan fakta seputar metode kontrasepsi dan keluarga berencana. Program pengabdian kepada masyarakat ini terbukti secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan pria dalam isu ABSTRACT keluarga berencana (Mean difference=27,40. 95%CI=12,64 Ae 42,17. p-value=0,. Keterlibatan dari proses masalah menjadikan This aims to enhance school teachersAo benar-benar Hal through children literature creative writing project. The training project designed was in line the need of thesecara in formal education in primary The program was conducted by partnering with five elementaryschools under the management of Muhammadiyah Organizationin Sidoarjo. Each school registered their representative teachers to joinKunci: the creative which was held fromJuly Kata until September 2019. The activity employed Project Based Learning in which the teachers were involved in children literature writing The training procedure was designed by implementing blendedPlanning learning consisting 16-hour Encouraging Male Participation in the Family Program offline creative writing workshop and 32-hour online coaching session. The offline sessions were Through Improving Understanding of the Contraception Methods conducted to build the teachersAo basic knowledge on creative writing and children literature. The online coaching sessions facilitated the participants to consult their drafts and revise them based on ABSTRACT the facilitatorAos feedback. Measured by mastery learning assessment, 90% of participants . out of 10 participant. were successfully accomplished the writing project. For more, the participants one beneficial of the challenges of to family planning program on in many agreedMale that involvement this programiswas for them their knowledge Indonesia. The and their writing ability to create children literary works like picture book and short story. adopts a patriarchal structure, causes the perception that women have responsibilities in regulating promote husbandsAo Keywords:This teacher ofinvolvement After engaging in this activity, it is hoped that the husbands will have broad insights into contraception Copyright A 2020. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Copyright A 2021. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. http://journal. um-surabaya. id/index. php/Axiologiya/index DOI: http://dx. org/10. 30651/aks. http://journal. um-surabaya. id/index. php/Axiologiya/index DOI: http://dx. org/10. 30651/aks. Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 This community development was carried out through the Field Study Experience (PBL) of Faculty of Public Health Universitas Ahmad Dahlan in Dusun Modalan. Banguntapan. Bantul, from 19 to 20 February 2020. Through village group meetings, the approach taken was a medium of community involvement and education about the rumors and truth about contraception and family planning practices. This community service initiative has been shown to substantially increase male knowledge on family planning issues . ean difference = 27. 95% CI = 12. p-value = Community involvement in the process of determining priority problems makes interventions become a community need. This indirectly causes the target to engage actively during the activity, consequently increasing their understanding of family planning. Keywords: contraception. family planning. male involvement. PENDAHULUAN Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu cara yang digunakan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Hal ini seiring dengan penduduk Indonesia serta tingginya angka kematian ibu dan kebutuhan akan kesehatan reproduksi. Menurut World Population Data Sheet 2013. Indonesia merupakan negara kelima di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak, yaitu 249 juta. Di antara negara ASEAN. Indonesia dengan luas wilayah terbesar tetap menjadi negara dengan penduduk terbanyak, jauh di atas negara anggota yang lain (Kementerian Kesehatan RI. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 menunjukkan bahwa angka kesuburan total . otal fertility rate/ TFR) adalah 2,4 anak, yang berarti bahwa seorang wanita di Indonesia melahirkan ratarata 2,4 anak selama hidupnya. Tren ini telah menurun dibandingkan dengan hasil SDKI dari 2002-2003 ke SDKI 2012. Meskipun angka kelahiran untuk wanita berusia 2024 tahun telah menurun dari 138 kelahiran per 1. 000 wanita di SDKI 2012 menjadi 111 di SDKI 2012, namun terjadi peningkatan pada wanita berusia 30 -34 tahun, dari 103 kelahiran per 1. 000 wanita di SDKI 2012 menjadi113 di SDKI 2017 ( BPS. BKKBN. Kementerian Kesehatan, dan ICF International, 2. Meningkatnya TFR merupakan dampak langsung dari tingginya proporsi kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi . nmet nee. pada wanita usia subur. Unmet need merupakan salah satu tantangan yang masih dihadapi oleh beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia. Unmet need selalu dikaitkan dengan angka kematian ibu akibat kejadian kehamilan yang tidak diinginkan . nwanted pregnanc. (Lumbantobing et al. , 2. Hal ini disebabkan karena kehamilan tidak diinginkan kebanyakan berakhir dengan aborsi yang tidak aman . nsafe abortio. (Darroch et al. , 2011. Mohammed et , 2. Persentase unmet need di beberapa daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta meningkat setiap tahun. Pada tahun 2018, kabupaten dengan persentase unmet need terendah adalah Kabupaten Gunung Kidul . ,80 perse. dan yang tertinggi adalah Yogyakarta . ,14 perse. Sementara Kabupaten Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 Bantul merupakan kabupaten dengan proporsi unmet need tertinggi kedua setelah Kota Yogyakarta, yaitu 10,55 persen (Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, 2. Pemerintah Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) terus berupaya masyarakat dalam program KB. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. BKKBN memilih tanggung jawab dalam menyelenggarakan komunikasi, informasi dan edukasi di bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) kepada seluruh Pasangan Usia Subur (PUS) (BKKBN. Tidak hanya untuk perempuan, pemerintah juga berupaya melibatkan laki-laki dalam program KB. Sejak tahun 1999, perhatian terhadap keikutsertaan kaum lakilaki dalam program KB telah mulai digagas dan. Sebelumnya, program KB hanya berfokus pada kaum perempuan sehingga terkesan bahwa perempuanlah yang memiliki tanggung jawab dalam hal pengaturan Pendekatan yang dilakukan antara lain menempatkan laki-laki agar dapat memperoleh informasi tentang KB yang benar, mendukung pasangan menggunakan alat kontrasepsi tertentu, serta membantu mempertahankan dan meningkatkan kesehatan ibu hamil, merencanakan persalinan aman oleh tenaga medis (Sutinah, 2. Meskipun demikian, upaya untuk melibatkan laki-laki dalam program KB menemui jalan yang tidak mudah. Pada tahun 2019, dari 37. 885 orang peserta KB baru di Daerah Istimewa Yogyakarta, hanya 7% di antaranya adalah laki-laki. Meskipun demikian, angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 6% (Bappeda DIY, 2. Hal ini mengindikasikan bahwa sebenarnya laki-laki merupakan kelompok yang cukup potensial untuk didorong menggunakan kontrasepsi. Dalam beberapa studi, lakilaki memiliki pengetahuan yang baik tentang metode kontrasepsi, namun hanya sedikit sekali yang mau menerapkan metode kontrasepsi tertentu (Joshi, 2015. Kabagenyi et al. , 2. khususnya di negara berkembang, tak terkecuali Indonesia (Haryanto. Rendahnya keterlibatan suami dalam program KB disebabkan oleh beberapa hal yaitu efek samping yang dirasakan dari metode kontrasepsi wanita yang mengganggu aktivitas seksual, terbatasnya pilihan kontrasepsi pria termasuk ketakutan dan kekhawatiran terkait vasektomi, persepsi bahwa kesehatan reproduksi adalah domain wanita, dan perbedaan preferensi fertilitas (Dral et al. , 2018. Kabagenyi et al. , 2. Selain itu, rendahnya tingkat pendidikan dan penghasilan, jenis pekerjaan di sektor informal, lemahnya kebijakan dan program KB, serta praktik budaya patriarki menyebabkan rendahnya partisipasi pria dalam program KB (Joshi, 2. Keterpaparan informasi tentang KB dari media masa dan petugas kesehatan juga merupakan faktor yang mendorong partisipasi pria dalam program KB (Bishwajit et , 2. Permasalahan Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 masyarakat dengan topik AuMendorong Keikutsertaan Suami dalam Program Keluarga Berencana Melalui Perbaikan Pemahaman tentang Metode Kontrasepsi di Dusun Modalan. Banguntapan. BantulAy. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, para suami memiliki wawasan yang luas tentang metode kontrasepsi sehingga partisipasinya dalam program KB METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam waktu 2 hari, yaitu mulai tanggal 19 sampai dengan 20 Februari 2020 di Balai Pertemuan Dusun Modalan. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta. Khalayak Sasaran. Kegiatan hari pertama melibatkan 20 orang ibu-ibu dasawisma dalam rangka . usyawarah masyarakat dusu. dan menentukan prioritas masalah kesehatan yang akan diintervensi. Kegiatan hari kedua melibatkan 19 bapak-bapak di RT. 5 sampai 9 Dusun Modalan. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai sasaran intervensi program Metode Pengabdian. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan tahun Sebelum dilakukan kegiatan pengabdian, terlebih dahulu dilakukan asesmen awal . aseline assessmen. menggunakan teknik survei cepat berbasis rumah tangga. Hari pertama merupakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Dusun (MMD). Kegiatan ini merupakan pertemuan dalam rangka konfirmasi hasil temuan selama baseline assessment penggunaan kontrasepsi di Dusun Modalan. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Pertemuan ini merupakan yang akan dilakukan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat. Teknik yang digunakan dalam memprioritaskan masalah kesehatan adalah metode Urgency. Seriousness, and Growth (USG). Pada hari kedua pengabdian masyarakat dilakukan edukasi penggunaan beberapa jenis alat/ metode kontrasepsi serta mitos dan faktanya. Inovasi edukasi tentang KB dilakukan dengan menggunakan permainan Aumitos atau faktaAy. Kegiatan ini dilakukan selama 200 Indikator Keberhasilan. Indikator pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan para suami terkait metode kontrasepsi setelah dilakukan edukasi. Metode Evaluasi. Sebelum diberikan pre-test, serta post-test setelah intervensi dilakukan sebagai bentuk evaluasi atas ketercapaian indikator keberhasilan. Uji t sampel Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 berpasangan . aired t-tes. digunakan perubahan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah pemberian HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat hari pertama dihadiri oleh ibu-ibu dasawisma RT. 5-9 Dusun Modalan. Kepala Dusun Modalan, dan kader kesehatan Dusun Modalan sebanyak 20 orang. Kegiatan ini konfirmasi hasil temuan selama baseline assessment penggunaan Setelah memaparkan hasil baseline assessment, dilakukan dikusi mengenai prioritas masalah dan solusi atas temuan yang dipaparkan. oleh 19 orang bapak-bapak yang tinggal di RT. 5-9 Dusun Modalan. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Berdasarkan musyawarah dengan masyarakat Dusun Modalan, pengetahuan masyarakat tentang metode kontrasepsi dan rendahnya partisipasi suami dalam program KB merupakan masalah yang perlu mendapatkan penanganan segera. Oleh karena itu, intervensi yang disepakati yaitu melakukan edukasi kepada para bapak di Dusun Modalan Desa Banguntapan Kabupaten Bantul dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman jenis dan metode kontrasepsi modern. Selain itu, melalui intervensi ini diharapkan para Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. S Jurnal Pengabdianjuga Kepada Masyarakat. Vol. No. ,sikap Agustus 2020 positif Hal 1 Ae 8 Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara /Aksiologiya: Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Agustus 2020 Hal 1Ae8 Tabel 1. Jurnal Skoring Masalah Menggunakan Metode Urgency. Seriousness, melakukan edukasi kepada para bapak di intervensi ini diharapkan Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara /Aksiologiya: and Growth (USG) Dusun Modalan Desa Banguntapan memiliki sikap positif Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Agustus 2020 Hal 1Ae8 melakukan edukasi kepada para bapak di intervensi ini diharapkan para bapak juga Skor Masalah Skor harapan Total dapat kontrasepsi Kabupaten memiliki Bantul dengan Modalan Desa Banguntapan sikap positif terkait metode Bobot bapak juga program KB. Kabupaten Bantul dengan harapan dapat Dusun Modalan Banguntapan sikap positif terkait metode 8 Desa 4 kontrasepsi 8 pelaksanaan 24Selain Urgency itu,15 KB. Kabupaten Bantuljenis harapan dapat 7 Selain 8 itu,4 jenis 6dan metode 32 16program 24 KB. Seriousness kontrasepsi meningkatkan Dusun Kriteria Growth Total Skor tul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara /Aksiologiya: No. Agustus 2020 Hal 1 Ae 8 Selain Keterangan: A: Keikutsertaan KB kepada para bapak di B:intervensi iniSuami Dukungan KB bapak juga Desa Banguntapan C:memiliki Dukungan Keluarga dalam KB metode engan harapan dapat D:kontrasepsi Dukungan Kader dalam KB mendukung aman jenis dan metode E:pelaksanaan KB. Pengetahuan Kontrasepsi Selain itu, melalui Pada hari kedua, dilakukan kegiatan intervensi yang dihadiri Gambar 1. Atas : Proses Asesmen Awal. Bawah Kiri ke kanan: Musyawarah Masyarakat Dusun. Edukasi Mitos vs. Fakta Kontrasepsi, dan Penjelasan Metode Gambar 1. Dari Kiri ke Kanan: Proses Asesmen Awal. Musyawarah Masyarakat Kontrasepsi Dusun. Edukasi Mitos vs. Pria Fakta Kontrasepsi, dan Penjelasan Metode Kontrasepsi Pria Gambar 1. Dari Kiri ke Kanan: Proses Asesmen Awal. Musyawarah Masyarakat Dusun. Edukasi Mitos vs. Fakta Kontrasepsi, dan Penjelasan Metode Kontrasepsi Pria Peserta pelatihan sangat antusias Error! Not a valid bookmark selfGambar Kiri ke memberikan Kanan: Prosesinformasi Asesmenbahwa Awal. Musyawarah dalam mengikuti kegiatan pelatihan Dari Dusun. Edukasi Mitos perubahan Fakta Kontrasepsi, dan tentang Penjelasan Metode K rata-rata skor pengetahuan Peserta Error! Not a valid selfyang disampaikan metode memberikan kontrasepsi antara dalam mengikuti ini Selain pada melakukan Aumitos atau edukasi adalah dibuktikan itu, rata-rata skor pengetahuan Peserta pelatihan antusias uji t sampel Error! Not a vali faktaAy, peserta menyampaikan beberapa 27,4 poin. Menggunakan yang disampaikan kepada narasumber. Selain Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 terkait metode kontrasepsi sehingga mendukung pelaksanaan program KB Peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini dibuktikan dengan banyaknya kepada narasumber. Selain itu, pada melakukan permainan Aumitos atau faktaAy, peserta menyampaikan penggunaan metode kontrasepsi. Dari sebanyak 19 orang peserta, sebanyak 16 orang mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir serta mengikuti evaluasi . re dan posttes. Tabel 2 memberikan informasi bahwa rata-rata perubahan skor kontrasepsi antara sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi adalah sekitar 27,4 poin. Menggunakan uji t sampel berpasangan pada tingkat kemaknaan 5%, intervensi yang diberikan terbukti secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan Dengan demikian, edukasi menggunakan pendekatan bermain Aumitos atau faktaAy cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan para suami/ laki-laki tentang metode strategi antara lain pendidikan atau konseling berbasis pasangan, pengambilan keputusan bersama mengenai penggunaan kontrasepsi, memobilisasi pria sebagai mitra untuk menciptakan kesadaran dan kemauan untuk mengadopsi metode kontrasepsi, dan mengizinkan serta mendukung pasangan untuk menggunakan metode kontrasepsi modern (Comrie-Thomson et al. , 2019. Gebrie et al. , 2017. Koren et al. , 2. Lebih lanjut, sebuah studi merekomendasikan tiga macam pendekatan, yaitu melibatkan pria sebagai klien secara eksklusif, diikuti dengan melibatkan pria sebagai mitra, dan melibatkan pria sebagai agen perubahan (Adamou et al. , 2. Sebagai klien, upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong secara aktif pria untuk menjadi akseptor KB. Sedangkan sebagai mitra, pria didorong agar mau mendukung penggunaan kontrasepsi modern untuk diri mereka sendiri atau pasangan mereka. Selain itu, pria juga didorong untuk mau berbagi dalam pengambilan keputusan masalah kesehatan reproduksi dengan Adapun sebagai agen perubahan, pria perlu mendapatkan pelatihan tentang kesetaraan gender Tabel 2. Perubahan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Intervensi Kelompok Mean ASD Sebelum Intervensi 42,52 A16,74 Sesudah Intervensi 69,93 A18,87 Mean Difference 95% CI p-value 27,40 12,64 - 42,17 0,001* *Paired t-test, signifikan pada Upaya untuk melibatkan suami dalam program KB telah dilakukan di beberapa negara melalui beberapa sehingga mereka memiliki sikap yang positif terkait norma gender (Adamou et al. , 2. Dedik Sulistiawan. Siti Fatimah. Joharotul Laila Ummu Hana. Ficky Kurniawan Candra. Oetami Riezki Cahyani. Inayah Shafira. Syariatul Dirgantara/ Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 182 - 190 Pengetahuan tentang kontrasepsi peran sentral dalam hal keterlibatan pria dalam keluarga berencana sebagaimana hasil dari beberapa studi terdahulu (Ghanotakis et al. Kriel et al. , 2019. Mahmood et al. , 2. Kurangnya informasi dan pemahaman di kalangan pria dapat mengakibatkan asumsi yang salah tentang efek samping dan sikap negatif terhadap metode kontrasepsi. Selain itu, hal ini dapat mendorong kesalahpahaman antara fakta dan mitos tentang program KB (Kriel et al. , 2. Intervensi isu gender berbasis masyarakat yang terdiri atas pendidikan bagi pria dalam rangka membangun pengetahuan tentang KB terbukti mampu meningkatkan akses pria dalam penggunaan layanan kesehatan, khususnya KB (Ghanotakis et al. , 2. Selain itu, pelibatan pria secara aktif dan terus menerus menurut studi terdahulu terbukti mampu meningkatkan partisipasi dalam KB dan secara umum safe motherhood. Strategi yang dilakukan antara lain dengan membentuk motivator KB pria, memilih waktu yang tepat misalnya akhir pekan dalam penyelenggaraan kegiatan KB yang melibatkan pria, serta mendesain tempat kerja yang mengkampanyekan keterlibatan pria dalam KB dan upaya safe motherhood (Ouma et al. , 2. SIMPULAN Program pengabdian kepada masyarakat dengan metode edukasi mitos dan fakta tentang kontrasepsi terbukti secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan pria dalam isu keluarga berencana. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam dari proses penentuan prioritas masalah menjadikan intervensi yang dilakukan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat. Hal ini disebabkan karena rasa memiliki . ense of ownershi. merupakan salah satu kunci keberhasilan kegiatan yang melibatkan masyarakat . ommunity DAFTAR PUSTAKA