JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 IMPLEMENTASI PSAK 65 PADA LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PT. TELKOM INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAK Miptaqul Rohma. Dyana Afendi. Universitas Pawyatan Daha Kediri rahmamipta@gmail. com , dyanaafendi@gmail. Abstrak Didapatkan hasil bahwa PT. Telkom Indonesia Tbk. sudah menerapkan PSAK 65 dalam laporan keuangan konsolidasinya dibuktikan dalam imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajar dimana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau ketika penyesuaian dicatat diluar periode pengukuran. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, nilai tercatat piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya masing-masing sebesar Rp4. 657 miliar dan Rp4. 217 miliar. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang timbul dari informasi tambahan yang didapat selama periode pengukuran, yang tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akusisi, tentang fakta dan kondisi yang ada pada saat tanggal akuisisi. Kata Kunci: PSAK 65. Konsolidasi, dan Goodwill Abstract It was found that PT. Telkom Indonesia Tbk. has applied PSAK 65 in its consolidated financial statements evidenced in the contingent consideration classified as equity or financial liabilities. Amounts classified as financial liabilities are subsequently remeasured at fair value where changes in fair value are recognized in profit or loss or when adjustments are recorded outside the measurement Changes in the fair value of the contingent consideration that qualify as measurement period adjustments are adjusted retrospectively, with the related adjustments to goodwill. As of March 31, 2021 and December 31, 2020, the carrying values of the Group's trade receivables that were past due but not impaired were Rp. 4,657 billion and Rp. 4,217 billion, respectively. Measurement period adjustments are adjustments arising from additional information obtained during the measurement period, which may not exceed one year from the acquisition date, about facts and conditions that existed at the acquisition date. Keywords: PSAK 65. Consolidation, and Goodwill JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 Pendahuluan Dalam perkembangan bisnis, sebuah perusahaan harus memiliki beberapa strategi untuk bersaing, salah satunya dengan melakukan kombinasi bisnis. Lampiran A PSAK 22 mendefinisikan bahwa kombinasi bisnis merupakan suatu peristiwa atau transaksi dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas satu atau lebih suatu bisnis. Dalam kegiatan bisnis, setiap perusahaan diharuskan untuk membuat laporan keuangan. Adapun standar yang mengatur laporan keuangan konsolidasi terdapat pada PSAK 65 . yang berisi tentang laporan keuangan konsolidasi yang disusun atas dasar satu tahun atau 12 bulan dalam rentang 1 Januari sampai dengan 31 Desember setiap tahun. Bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki cabang perusahaan dalam suatu wilayah masing-masing tetap beroperasi sebagai suatu badan hukum. Kedua perusahaan secara normal terus mengoperasikan sistem akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. Karenanya, isu pertama adalah bagaimana membukukan cabang perusahaan itu ke dalam pembukuan perusahaan pusat. Isu akuntansi kedua adalah mengenai penggabungan laporan perusahaan pusat dan cabang yang terpisah dalam laporan dari suatu badan gabungan usaha. Laporan seperti ini di sebut laporan konsolidasi (Baker E. R et al. Pengendalian atas kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak bisa berubah atau berkurang oleh beberapa alasan. Berkurangnya pengendalian tersebut bisa dikarenakan tanpa pengaruh dan pengaruh signifikan. Berikut penjelasannya: Berkurangnya kepemilikan tanpa pengaruh investor . ntitas indu. sebagian besar punya 85 persen saham investee . ntitas Dalam buku Akuntansi Keuangan Menengah . oleh Hery. Investee adalah perusahaan yang memiliki kepemilikan bagian hanya sebesar 20 persen, sehingga tidak memiliki pengaruh signifikan. Perlakuan Akuntansi Di dalam transaksi ekuitas, penjualan entitas induk tidak disarankan karena bisa menghilangkan pengendalian. Dalam PSAK 65 . disebutkan, jika entitas induk kehilangan pengendalian entitas anak, maka menghentikan pengakuan aset dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatat ketika pengendalian hilang dan mengakui setiap sisa investasi terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian. Laporan konsolidasian menggambarkan aspek ekonomi suatu entitas yang beroperasi secara individu tetapi berada dalam satu pengendalian. Penyusunan laporan keuangan JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 konsolidasi di Indonesia mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 4 revisi 2009: Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri, yang sekarang menjadi PSAK 65 revisi 2013: Laporan Keuangan Konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri disajakian terpisah pada PSAK 4 revisi 2013: Laporan Keuangan Tersendiri. Entitas pengendali atau entitas induk diwajibkan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian, tetapi tetap dibolehkan untuk menyusun laporan tersendiri sebagai informasi tambahan. Pada setiap akhir periode, entitas anak harus menyerahkan laporan keuangannya kepada entitas induk, kemudian entitas induk mengkonsolidasi laporan tersebut dengan laporan keuangan individunya sehingga Laporan Konsolidasian bulan, yakni per 1 Januari sampai dengan 31 Desember tiap tahun. (Golrida Karyawati, 2012. Penyusunan laporan keuangan konsolidasi juga penting setelah dilakukan penyesuaian dan eliminasi dari saldo yang terdapat dalam kertas kerja konsolidasi, sehingga membuat anak perusahaan dan induk seolah-olah menjadi satu entitas. Pentingnya penyusunan laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang menerapkan kombinasi bisnis membuat penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai laporan keuangan konsolidasi, yang sekarang diatur dalam PSAK 65, dalam penelitian karya tulis tugas akhir ini. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini yakni sebagai berikut: Untuk menganalisa dan mengetahui penyesuaian antara laporan keuangan konsolidasi PT. Telkom Indonesia Tbk dan Entitas Anak dengan peraturan PSAK 65 yang berlaku. Laporan Keuangan Konsolidasi Menurut Baker . 1, p. , laporan keuangan konsolidasi memaparkan posisi keuangan dan hasil dari kegiatan bisnis milik entitas induk . ontrolling entit. dan satu atau lebih entitas anak . ontrolled entitie. dengan asumsi semua entitas merupakan suatu perusahaan atau entitas. Perusahaan yang menjadi pemegang mayoritas kepemilikan atau saham beredar suatu perusahaan lain memerlukan konsolidasi. Pencatatan berdasarkan PSAK. N0. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa untuk menyajikan posisi keuangan, hasil usaha dan arus kas dari satu kelompok perusahaan secara keseluruhan, maka disusunlah laporan keuangan konsolidasian yang menyajikan keadaan perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha sebagai satu kesatuan ekonomi . conomic entit. , walaupun masing-masing perusahaan atau JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 entitas merupakan entitas yang berbadan hukum tersendiri. Sebuah entitas tidak menyajikan laporan keuangan konsolidasi jika masih merupakan anak perusahaan dari entitas lain, instrumen keuangan induk tidak diperdagangkan secara publik, perusahaan induk belum mengajukan dan tidak mengajukan kepada organisasi pengawas untuk menerbitkan instrumen keuangan di pasar publik dan entitas induk menghasilkan laporan keuangan konsolidasi yang sesuai dengan standar pelaporan keuangan. Hal yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah adanya data yang akurat tentang aktiva dan kewajiban yang dimiliki induk perusahaan dan anak perusahaan baik sebelum dan sesudahaanya penggabungan usaha . ussines combinatio. , terdapat banyak hal yang bersifat pengimplementasian yang tidak diatur secara spesifik dan rinci, sehingga untuk mengetahui perlakuan yang lazim atau alternatif yang ada, harus merujuk kedalam praktek atau pelaksanaan pada masing-masing entitas. Hal ini dapat dipahami, mengingat bahwa masih terdapat pernedaan atau juga kerancuan penerapan teori tentang entitas . ntity theor. dan teori tentang induk perusahaan pada berbagai transaksi, sehingga tidak semua teknik yang dilakukan atau diterapkan secara konsisten dengan berdasarkan pada konsepnya, walaupun secara mayoritas teknik yang diterapkan berlandaskan pada teori induk perusahaan. Keterbatasan Laporan Konsolidasi Karena hasil operasi dan posisi keuangan dari masing-masing perusahaan yang dimasukan dalam laporan keuangan konsolidasi tidak diungkapkan, maka kinerja atau posisi dari satu atau lebih perusahaan dapat disembunyikan oleh kinerja baik dari perusahaan lainnya. Tidak semua saldo laba konsolidasi tersedia untuk deviden induk perusahaan karena sebagian dapat mencerminkan bagian induk perusahaan atas laba anak perusahaan yang belum dibagikan. Begitu pula karena laporan keuangan konsolidasi termasuk aset anak perusahaan, tidak semua aset yang ditampilkan tersedia untuk pembagian deviden induk Karena rasio-rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi dihitung berdasarkan informasi gabungan, rasio-rasio tersebut tidak mewakili perusahaan mana pun yang dikonsolidasi, termasuk induk perusahaan. Akun-akun yang sama dari perusahaan-perusahaan berbeda yang digabungkan dalam konsolidasi, bisa jadi tidak seluruhnya dapat diperbandingkan. Informasi tambahan tentang masing-masing perusahaan atau kelompok perusahaan yang termasuk dalam konsolidasi sering sekali diperlukan untuk penyajian wajar. JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 tetapi tambahan pengungkapan tersebut dapat menyebabkan catatan atas laporan keuangan menjadi sangat banyak. Persyaratan Akuntansi Laporan keuangan konsolidasi diatur di dalam PSAK 65 tentang laporan keuangan Adapun pedoman penerapannya diatur dalam lampiran B, merupakan bagian tidak terpisahkan dari PSAK 65, yang berisi penjelasan mengenai penerapan PSAK 65. Bagian ini juga memiliki kekuatan hukum/pengaturan yang sama dengan bagian lain PSAK 65. Beberapa hal mengenai persyaratan akuntansi dalam lampiran B PSAK 65 diantaranya: Prosedur Konsolidasi Hal ini diatur dalam paragraf PP86 lampiran B PSAK 65, dimana prosedur konsolidasi . Aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, serta arus kas sejenis milik entitas induk dengan entitas anak digabungkan. Jumlah tercatat dari investasi induk di setiap entitas anak dan bagian entitas induk pada ekuitas setiap anak dihapuskan . , dijelaskan lebih lanjut dalam PSAK 22 mengenai perhitungan goodwill. Aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra perusahaan sebagai transaksi antar entitas dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh . aba atau rugi yang timbul dari transaksi dalam kelompok usaha yang diakui dalam aset dieliminasi seluruhny. Penurunan nilai yang diakibatkan dari kerugian kelompok usaha mengharuskan adanya pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian. Kebijakan Akuntansi yang Sama Dalam menyusun laporan keuangan konsolidasian memungkinkan adanya perbedaan penggunaan kebijakan akuntansi antar anggota kelompok usaha dengan entitas induk. Dalam kasus tersebut, laporan keuangan kelompok usaha tersebut dilakukan penyesuaian guna memastikan keseragaman. Pengukuran Dalam laporan keuangan konsolidasi, entitas induk memasukkan penghasilan dan beban JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 entitas anak sejak tanggal perolehan hak kendali sampai dengan tanggal ketika entitas kehilangan hak atas kendali terhadap entitas anak. Jika terdapat transaksi sebelum memperoleh pengendalian, induk perusahaan tidak perlu memasukkannya. Sebagai contoh, beban depresiasi diakui entitas induk sebesar nilai wajar aset terkait dan dilaporkan dalam laporang keuangan konsolidasian setelah tanggal akuisisi. Hak Suara Potensial Dalam mengalokasikan proporsi perubahan ekuitas pada entitas induk dan anak, didasarkan pada proporsi kepemilikan yang ada, tidak dengan konversi hak suara potensial dan derivatif lainnya. Akan tetapi hal tersebut dikecualikan dalam keadaan tertentu. Tanggal Pelaporan Periode pelaporan entitas induk dan anak harus sama dalam laporan keuangan Apabila terdapat perbedaan, entitas anak harus membuat informasi keuangan tambahan yang memuat tanggal yang sama dengan laporan keuangan konsolidasi entitas induk guna mempermudah proses penyusunan laporan. Metode Jenis penelitia yang di gunakan yakni penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. menurut Sugiyono . 9:1. metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/artistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Metode penelitian yang menggunakan metode deskriptif yakni dengan memberikan gambaran tentang keadaan yang sesungguhnya, kemudian dipergunakan dalam memecahkan permasalahan melalui cara pengumpulan, penyusunan, analisis, lalu diinterpretasikan agar dapat ditarik Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada penelitian ini diperoleh secara indirect melalui jurnal, berita, buku, laporan, karya ilmiah dan lembaga pemerintahan yang telah diterbitkan oleh pihak tertentu. Data Sekunder menurut Sugiyono . 9: . data sekunder merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau lewat dokumen. Objek JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 Menurut Sugiyono . pengertian objek penelitian adalah Ausuatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetakan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannyaAy. Objek peneliatiannya bersumber dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) melalui situs resmi w. Teknik Pengumpulan Data Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh data, maka metode pengumpulan data merupakan langkah yang paling vital dalam suatu penelitian. Peneliti yang melakukan penelitian tidak akan mendapatkan data yang diinginkan jika tidak mengetahui metode dalam pengumpulan data. Menurut Sugiyono . pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut Teknik Analisis Data Alat analisis data yang dipakai dalam menjawab permasalahan pertama yaitu memakai alat analisis deskriptif kuantitaf terkait dengan implementasi PSAK 65 pada laporan keuangan Dalam Teknik analisis data bertujuan untuk menyampaikan dan pembatasan penemuan hingga menjadi data yang teratur. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data yang dinyatakan dalam angka-angka. Hasil dan Pembahasan PT Telkom Indonesia (Perser. Tbk (Telko. adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 52. 09%, sedangkan 47. 91% sisanya dikuasai oleh publik. Uji penurunan nilai aset tidak lancar dan goodwill. Penerapan metode akuisisi dalam suatu kombinasi bisnis mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis tertentu oleh Grup menimbulkan goodwill, yang tidak diamortisasi namun diuji bagi penurunan nilai setiap tahunnya dan setiap tahun terdapat indikasi penurunan nilai. Walaupun manajemen berkeyakinan bahwa asumsi yang digunakan adalah tepat dan memiliki dasar yang kuat, perubahan signifikan pada asumsi tersebut dapat mempengaruhi secara material evaluasi atas nilai terpulihkan dan dapat menimbulkan penurunan nilai sesuai PSAK 65: Penurunan Nilai Aset. JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 Dalam kombinasi bisnis terdapat aturan bahwa: Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas anak dikonsolidasi sejak tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Data Entitas Anak (PT. Telkom Indonesia Tbk. Sumber: w. JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 Sumber: w. Grup telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan nilai historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha pihak ketiga dalam menilai jumlah yang jatuh tempo. Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, nilai tercatat piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya masing-masing sebesar Rp. 657 miliar dan Rp. 217 miliar. Dapat disimpulkan bahwa piutang usaha yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya, termasuk piutang usaha yang belum jatuh tempo dan juga tidak diturunkan nilainya, adalah terutang dari para pelanggan dengan tingkat ketertagihan yang baik dan diharapkan dapat terpulihkan. Kesimpulan Dari analisa pembahasan diatas dapat disimpulan bahwa PT Telkom Indonesia (Perser. Tbk (Telko. telah menerapkan PSAK 65 dalam laporan keuangan konsolidasi. Dimana PT Telkom Indonesia (Perser. Tbk (Telko. adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 52. 09%, sedangkan 47. 91% sisanya dikuasai oleh publik. Imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajar dimana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau ketika penyesuaian dicatat diluar periode pengukuran. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, nilai tercatat piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya masing-masing sebesar Rp4. 657 miliar dan Rp4. 217 miliar. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang timbul dari JUMBA: Jurnal Manajemen. Bisnis, dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 Tahun 2023 e-ISSN: 2828-8815 informasi tambahan yang didapat selama periode pengukuran, yang tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akusisi, tentang fakta dan kondisi yang ada pada saat tanggal akuisisi. Saran Adapun saran yang dapat disampaikan oleh penulis adalah sebagai berikut: Dalam penyajian laporan keuangan terkait akun goodwill lebih spesifik lagi karena didalam laporan keuangan ada juga entitas asosiasi, sehingga perhitungan dan pembagian goodwill lebih jelas dan bisa dibaca dalam laporan keuangan tahunan. Daftar Pustaka